TUTORIAL MUDAH BELAJAR MOBIL MANUAL | CARA PAKAI TRANSMISI MANUAL DI TANJAKAN | ASIKNYA PAKAI MANUAL (YouTube Video)
Koh, gua nyari R3 yang irit banget. Bisa info tipe dan tahun berapa? Oke, kalau nyari mobil irit sebenarnya tahun enggak gitu pengaruh banget ya, tapi kalian harus mikirin transmisinya kalau mau irit. Nah, kalau di R3 ini ada beberapa jenis. Ada yang transmisi matic, ada yang transmisi manual, dan ada yang matic plus hybrid. Kalau kalian memang fokusnya irit BBM aja biasa antara manual atau yang matic hybrid. Cuman kalau kalian fokusnya ke efisiensi biaya secara overall ya manual udah enggak ada yang ngalahin. Karena apa? Manual itu perawatannya lebih simpel. Kedua, dari segi irit BBM juga pasti lebih irit karena transmisi manual itu secara overall lebih ringan bobotnya dibanding transmisi matic. Untuk perawatan jangka panjangnya juga pasti lebih mudah karena kalau matic hybrid itu perawatan jangka panjangnya agak lebih makan biaya. Yang gua tahu itu kalau R3 hybrid akinya aja dia harus pakai aki khusus, enggak bisa aki sembarangan. Makanya gua rekomen ambil yang R3 GX ini tapi transmisinya manual. Kenapa? Karena selain irit dan efisien tadi, mobil ini punya beberapa fitur basic addon dari yang tipe bawahnya yang kepakai semua menurut gua. Kalau kemarin itu kita udah pernah review R3 yang GL yang warna hitam tuh, sekarang kita review bedanya yang GX sama GL. Yang GX ini dia punya beberapa fitur yang cukup oke menurut gua. Yang pertama ini bukan fitur sih. Kalau yang ini bukan fitur ya, cuman melainkan cosmetik. Velegnya jauh lebih stylish. Dia warnanya dual color gitu, twoon warna silver dan ada kombinasi gun metal warna abu-abu. Untuk ukuran sih sama, ring 15. Oke, sekarang kita masuk ke fitur nih, Guys. Fitur yang paling gua suka di sebuah mobil di GX ini sudah dikasih smart keyless entry. Jadi enggak pakai kunci-kunci colok nih. Kalian mau ngunci tuh tinggal pencet tadi. Kalau kalian mau buka kantungin aja. Nah, tinggal pencet. Itu fitur pertama. Fitur kedua yang paling kepakai juga auto retrack spion. Jadi spionnya kalau mau dilipat itu tinggal pencet tombol, enggak perlu pakai buka kaca tarik-tarik spion. Kemudian fitur berikutnya lagi adanya engine start stop button. Kalau yang GL kemarin masih colok-colok kunci ini kita tinggal pencet tombol. Bagian setir kurang lebih sama flat bottom. Cuman di sini kita dikasih audio steering switch di tipe GX. Untuk head unit juga beda. Dia bawaannya JVC. Turun ke bawah. Climate controlnya eh sori di AC-nya. Kalau yang GL itu kemarin hanya pengaturan fans speed dan dingin dan dingin banget. Kalau di GX ini kita dikasih climate control di mana AC-nya ini kita bisa atur ke cooler atau heater beda ya. Kalau yang GL kemarin kan biru semua nih. Kalau ini bisa biru atau merah. Fitur berikutnya di tipe GX kita juga udah dikasih rear defoger. Ada tombolnya di sini. Terus ada ini turun ke sini. Kemarin di GL enggak dikasih AC di cup holdernya. Kalau di sini dikasih nih di tipe GX. Oke, overall sih itu aja bedanya kalau dari fitur. Oh, sama ini joknya di tipe GX kita dikasih he adjuster. Jadi cari posisi duduk yang enak buat masing-masing pasti lebih gampang nih untuk setir. Sama ya. Selain fitur kita bahas kosmetik lagi. Tadi kan di eksterior udah ya, veleg. Nah, kalau di GX cosmetick di interior kita dikasih wood panel nyambung sampai ke sana. Jadi, overall look interiornya itu lebih mewah ya. Terasa lebih mewah. Di sini juga ada aksen wood panel-nya dan ada sentuhan kecil yang menurut gua bikin bisa bikin lebih nyaman, yaitu ini door trim-nya. Ada lapisan kainnya di arm. Jadi enggak keras-keras bangetlah. Kalau di GL kan kemarin plastik semua full. Ya udah gitu aja review singkatnya ya. Tenang aja jangan dikip karena gua enggak review Mobil R3 lagi melainkan di video ini gua pengen sharing ke kalian seputar informasi mobil manual. mulai dari cara gampangnya gimana, kemudian kalau tanjakan gimana pakainya, dan yang terakhir sharing-sharing seputar ya all about manual transmission lah. Pertama-tama gua kasih kalian dulu tutorialnya ya. Nih perhatiin ya kalau yang punya mobil jangan sampai karpet ngelipat kayak gitu tadi. Soalnya takutnya dia bisa ngehambat atau nyangkut di pedal. Dua, untuk mobil manual yang punya start stop button itu biasanya untuk menyalakan mobilnya kita harus injak kopling. Kalau enggak injak biasanya enggak bisa dinyalain. Coba ya. Kalau matic kan cuman cukup injak rem tuh enggak mau nyala dia tuh. Oke, jadi kalau manual injak kopling, injak rem, nyalain. Tuh lampu hijaunya nyala di sini baru bisa diart baru kita bisa nyalain. Oke, itu tutorial pertama. Nyalain AC dulu ya, panas. Tutorial kedua, cara old school ini nih salah diajarin, salah dalam penyampaiannya aja. Tutorial cara gampang pakai manual tuh sebenarnya simpel. Kalau dulu kan kita tuh sering diajarinnya adalah mobil manual masukin gigi kemudian koplingnya lepas setengah gasnya isi gitu kan. Nah kalau diajarin seperti itu kopling ini kan ada berbagai karakter. Ada yang koplingnya dalam, ada yang koplingnya cuman setengah, ada yang koplingnya membal, ada yang koplingnya empuk. Jadi kalau kalian fokus kopling setengah gas diisi, kalian enggak kalau pindah mobil beda-beda mobil, kalian enggak tahu nih ukuran koplingnya sema. Yang berujung kalau kalian fokus diseimbangin terus ya beda mobil, ganti mobil ya mesti ini lagi, mesti penyesuaian lagi. Kalau dari gua, cara gampangnya adalah kalian masukin gigi satu, kaki kanan enggak usah fokus di gas ya. Kalian fokus di kaki kiri kalian aja. Yang udah pasti turunin rem tangan dulu ya. Oke, fokus di kaki kiri. Kemudian kalian mainin koplingnya. Tuh, kalian rasain saat koplingnya ngisi gas. Tuh. Oke. Tuh. Jadi kalau kalian udah tahu ukuran koplingnya itu akan jadi jauh lebih mudah dalam pakai mobil manual. Lihat ya, kaki gua cuman sebelah nih. Mundur pun sama. Tinggal masuk gigi mundur. Ini karena jalanannya turunan ya, jadi agak mengerikan. Kita coba di jalan lurus yuk. Di jalanan lurus. Nah, kalian kalau mau gampang masuk gigi satu, kaki kanan enggak usah fokus di gas. Fokus otaknya fokus di kaki kiri dulu. Seberapa dalam, seberapa pendek kopling mobil kalian yang kalian pakai. Karena kopling ini beda mobil, beda-beda karakternya. Jadi dengan kalian nyesuaiin gini dulu ya, kalian bisa lebih bersahabat sama mobil tuh. Oh oke. Bukaannya segini udah jalan nih. Tuh baru kalau mobilnya sudah jalan, koplingnya udah dilepas, gasnya isi pelan-pelan. Nah, gitu, Guys. Terus kalau mau ganti gigi, tinggal tuh barusan trik atau tutorial jalan jalanan lurus. Sekarang gua mau kasih lihat kalian tutorial jalanan nanjak. Kalau lagi jalan gini sih terus tanjakan enggak terlalu panik. Tapi kalau yang baru belajar tiba-tiba berhenti di tanjakan kayak gini. Nah, ini panik nih pasti nih. Oke, sekarang gua mau kasih lihat tutorialnya. Ini kosong kan? Kalau jalanan nanjak jangan panik. Tari rem tangan. Pertama-tama masukin gigi satu. Buka koplingnya. Rasain sampai gasnya ngisi tuh. Oke. Tandanya itu mobilnya agak getar-getar dikit. Tapi di sini kalian harus isi gasnya. Oke, gasnya isi. Jangan terlalu besar. Baru pelan-pelan rem tangannya di tuh dilepas. Oke, sekali lagi ya. Mumpung lagi kosong nih. Jangan panik. Pokoknya intinya panik itu sumber dari segala masalah kalau panik. Oke, mumpung kosong sekali lagi guys. Tanjakan masuk gigi satu koplingnya lepas sampai dia mau jalan tuh getar-getar dikit. Tapi kalau ditanjakan kalian bantu isi gasnya. Nah, di sinilah baru diisi gasnya. Tapi enggak usah terlalu gede. Oke, kalau udah berasa baru tuh lepas rem tangannya pelan-pelan. Waduh, langsung nyala tangki bensinnya. Gitu, Guys. Tutorial gampang bawa manual di tanjakan. [Musik] Jadi, begitu ya tutorial gampangnya. Semoga bisa membantu buat yang nonton. Tadi kan udah gua tutorin. Satu di jalanan lurus, dua cara gampang di tanjakan. Sekarang gua pengen ngajak kalian keliling-keliling aja. Kita ngobrol-ngobrol santai seputar mobil manual. Ya, seperti yang tadi di tanya di awal video, tipe dan tahun berapa kalau untuk yang irit banget? Kalau menurut gua sih mobil irit itu enggak pengaruh dari tahunnya ya. kecuali beda tahun, beda teknologi itu pengaruh. Tapi kalau masih dalam produk dan teknologi yang sama, tahun sih enggak pengaruh. Yang mempengaruhi adalah tipe transmisinya. Kalau DR3 ini dia ada dua tipe transmisi, automatic sama manual. Dan terakhir ada yang automatic hybrid. Jadi kalau memang fokusnya irit BBM aja biasanya rekomendasinya itu matic hybrid. Tapi kalau fokusnya enggak cuman efisien irit BBM, tapi di efisiensi biaya secara keseluruhan ya manual udah enggak ada yang ngalahin. Karena seperti yang bisa kita tahu transmisi manual itu irit banget dibanding transmisi matic. Kedua, apa namanya? Perawatan, biaya perawatan juga lebih murah. Cenderung lebih murah karena komponen transmisi manual itu lebih simpel dan lebih sedikit dibanding transmisi matic. Kedua, bobotnya transmisi manual itu juga lebih ringan. Jadi udah pasti ngaruh ke ke iritan BBM sama ke ininya apa power mobilnya. Jadi mobilnya berasa lebih kencang kalau manual biasanya. Dan untuk yang R3 gua pakai ini manualnya enak banget ya. Koplingnya empuk. Dia koplingnya agak jauh tapi empuk. Enggak yang membal. Transmisi tuas transmisinya juga enak. Bukan yang serat-serat suka susah dimasukin gitu, tapi ini gampang. Kedua, bicara perawatan memang kalau transmisi manual tetap butuh oli ya, Guys ya. oli transmisi. Cuman yang gua tahu sih olinya enggak semahal oli matic, apalagi matic-matic yang teknologi tinggi kayak DSG, CVT itu pasti kan lebih mahal gitu. Dan apa ya? Sebagai seorang yang hobi nyetir sebagai mungkin orang bilang tuh sebutannya petrol head. Nyetir mobil manual tuh ada sensasi satu sensasi yang enggak bisa dijelasin pakai kata-kata ya. lebih berasanya tuh lebih fun aja. Lebih fun sama lebih seru lah pokoknya nyetirnya. Karena selain fokus ke nyetir, kita juga gonta-ganti gigi gitu. Jadi menurut gua inilah yang mobil-mobil modern tuh sekarang missing. Hilang rasanya di mobil modern. Karena produsen-produsen mobil sekarang fokusnya ke gimik ya. Terlalu banyak gimik, terlalu banyak radar, terlalu banyak sensor, teknologi lah, apapun disematin ke mobil. Padahal kadang-kadang gua lihat ya teknologinya itu enggak kepakai juga. Mungkin kepakai tapi enggak sesering itulah. Malahan cenderung karena kebanyakan gimik, kebanyakan teknologi tuh jadi cenderung lebih rewel mobilnya karena kan banyak fiturnya jadi ada chance untuk rusaknya tuh lebih banyak tuh. Enak ya mobil manual tuh enggak tahu deh ada sensasi yang enggak bisa gua rasain di mobil matic gitu. Kalau nyetir mobil manual kalau matic kamu manual beda iritnya bisa sampai berapa? Nah, kalau keiritan memang jujur ya kalau dari irit BBM memang sometimes enggak beda terlalu jauh. Misalkan nih, let's say matic konvensional itu 1 banding 12 gitu ya. Kalau di manual 1 banding 13,5 1 banding 14 gitu. Cuman kalau ngincernya efisien secara overall, biaya perawatan, diit BBM, pajak sama budget pas awal udah pasti manual lebih murah ya kan? Soalnya mobil manual itu satu harga belinya pasti lebih murah. Dua, ya tadi perawatan lebih gampang jadi lebih murah dan cenderung harga belinya lebih murah ya pajaknya juga jadi lebih murah gitu guys. Jadi ya video ini gua pengin curhat aja sih. Gua pengen curhat kalau makin lama tuh gua ngerasain mobil-mobil modern tuh missing a point of being a car gitu. Enggak tahu deh terlalu banyak gimik-gimik teknologi yang disematin. Jadi gua sebagai seseorang yang hobi nyetir sangat-sangat enggak tertarik lama-lama sama mobil modern. Everything feels just the same gitu. Cuman begitu-begitu aja. Apalagi kalian kalau yang hobi mungkin BMW gitu ya, kalian pasti ngerasain beda F to drive-nya antara BMW yang E46 manual, E36 manual, apalagi yang E36 tuh pakai Stroker kit inline 6. Wah, itu seru banget, cuy. There is no fancy touch. There is no fancy apa ya? touch screen, teknologi segala macam. There is only a connection between a man and a machine. Itulah yang gua rasain di mobil manual yang bisa gua dapetin hanya di mobil manual gitu. Dan pas kebetulan lagi ini R3 memang mobilnya asik, bantingannya tengah-tengah gitu. Steifnya dapat, empuknya dapat, terus steering response-nya sama F ke jalannya tuh menurut gua enak gitu, akurat. Terus ditambah setirnya flat bottom. Jadi berasa sporty banget mobil ini. Hmm. ini ya. Kalau bawa mobil manual tuh sebagai seseorang yang hobi nyetir lebih fun gitu, lebih apa ya, lebih bikin stress reliever. Cuman memang kalau udah ketemu macet sih ya stres juga ya. Bahkan lebih stres dibanding kalau bawa mobil matic. Jadi segitu aja curhat-curhat mobil manual ya kan tukar-tukar informasi seputar transmisi manual. tutorial gampang pakainya gimana. Dan yang terakhir gua mau info R3 ini mau kita jual. Buat kalian yang minat bisa langsung cek kolom deskripsi untuk info lebih detail. Tapi ada beberapa hal yang pengen gua notice ke kalian. Mobil ini tahun 2019 odometernya baru R30.000-an. Kemudian yang kedua, pajaknya juga menarik banget, Guys. Cuman R, jutaan dan kalian enggak perlu pikirin pajak sampai Mei tahun depan. ini udah nyala sampai Mei 2026 ya. Oke, sekian dulu review singkat bedanya R3 GL dan GX. Review singkat transmisi manual. Semoga video ini bisa membuka wawasan baru buat yang nonton. Jangan lupa mampir ke Instagram gua di Coco Driver 92 dan TikTokco.driver. Thank you for watching guys. See you in the next video.
