Jungkat

TWS Murah, Opsi Upgrade Menarik utk Mencoba ANC - Review Soundpeats C30 (YouTube Video)

  • 16/02/2026

TWS 300.000-an dari Sound Pitch ini punya dukungan kodex luck ya. Konektivitasnya juga sudah pakai Bluetooth 6.0. Adukan aplikasi lengkap dengan pengaturan equalizer secara manual. Ada hybrid ANC dengan janji peredaman hingga 52 dB. Ada juga dukungan transparency mode. Total waktu pakai dalam sekali isi ulang penuh dijanjikan sampai 10 jam atau sampai 52 jam dengan charging case-nya. Enggak ketinggalan. Ada juga rating IP54, 6 mikrofon INC, serta dukungan fast charging di earbuds TWS ini. Oke, ini dia Soundpit C30 ya. Soundpit C30. Eh, belum tahu Sound Pits. Merek ini tuh udah menghadirkan cukup banyak produk audio mereka ke Indonesia loh. Bahkan beberapa kali produk mereka masuk ke rekomendasi TWS yang sudah kami buat sejak tahun 2024. Bahkan yang satunya ini juga hadir di CIS ya. Nah, hadirnya Soundpit C30 ini tentunya makin meramaikan pasar TWS terjangkau di Indonesia. Kalau menurut Soundpit, produk ini disiapkan sebagai pilihan menarik dan terjangkau. Khususnya untuk yang baru ingin mencoba TWS dengan active noise canceling. Kita akan bahas kualitasnya seperti apa yang ditawarkan oleh TWS ini ya, dari sisi audio maupun sisi noise cancelling-nya. Tapi sebelum itu kita lihat dulu isi paket penjualan dan desain dari Soundpit C30. Nah, untuk paketjalnya tentunya ada sepasang earbud Soundpit C30 disertai dengan charging case-nya. Lalu ada tiga ear tip yang juga disertakan di sini ya, ukurannya S, L, dan M ini yang terpasang secara standar di earbudge-nya. Lalu ada juga kabel USB A 2C untuk charging case, ada paket dokumen dan bonus stiker. Earbud Soundpit C30 ini menggunakan desain dengan tangkai dan earp. Kurang lebih seperti ini bentuknya ya. Desainnya disebut sebagai premium metallic design. Di bagian tangkai yang menyatu dengan body earbuds itu ada ornamen logo Soundpits. Area logo ini juga jadi tempat untuk sensor touch input untuk pengendalian TO ya. Ada touch inputnya. Nah, di ujung bawah tangkai ada satu lubang mikrofon. Sementara di sisi dalam tangkai ada dua pin. Ini untuk charging earbud saat dipasang ke charging case. Beralih ke body earbud. Di bagian atas ini ada dua buah lubang. satu lubang untuk udara dari driver dan satu lagi kemungkinan untuk mikrofon yang ada dalam earbuds. Sementara di sisi dalam body earbuds ada penanda earbuds kanan atau kiri dan satu lubang mikrofon lagi. Ya benar ya total ada en mikrofon di sistem TWS ini secara keseluruhan. Nah, di ujung earbud tentunya ada nozle untuk speaker atau driver TWS. Nozel ini punya diameter 4,4 mm. Untuk driver yang digunakan, Soundis menyebutkan bahwa diameternya ada di 12 mm titanium plated PU Composite diafram. Soundp juga menyebutkan bahwa earb ini punya rating IP54. Jadi masih relatif aman kalau kita kehujanan saat pakai TWS ini. Nah, untuk pilihan warna sayangnya saat ini hanya tersedia warna black atau hitam ini aja ya. Tapi elegan kok ya. Oke, sekarang kita lihat charging case dari TWS ini. Case ini pakai desain clam shell dengan permukaan luar yang punya tekstur skin light seperti kulit gitulah ya. Tekstur ini membuat kita tidak merasa licin saat memegangnya. Ada logo Soundpit di permukaan atas case ini. Nah, saat case dibuka terlihat ada tempat untuk kedua earbud. Lampu indikator ada di sisi depan case. Sementara konektor USBC untuk isi ulang baterai itu ada di sisi kanan. Tidak ada tombol ya di body case ini. Nah, untuk janji d tahan baterai, Sounds menyebutkan bahwa earbud TWS ini bisa bertahan sampai 10 jam dengan kodeks AAC dan ANC tidak aktif. Ya, kalau dengan case daya tahannya total jadi sekitar 52 jam. Jadi case ini harusnya bisa digunakan untuk mengisi ulang kedua IRB sekitar 4 kali. Sementara dengan ANC aktif daya tahan irbatnya tuh jadi 7 jam. Soundfish juga menjanjikan isi ulangnya cepat ya dengan isi ulang 10 menit membuat TWS ini bisa digunakan selama 3 jam. Untuk bobot sepasang IRB TWS ini lengkap dengan ear tip yang M itu sekitar 9,4 gr atau 4,7 gr untuk setiap earbud-nya. Nah, untuk charging case bobotnya 34,6 gr. Jadi total bobot TWS ini kalau dibawa-bawa sama case-nya adalah 44 gr. Oke, sebelum TWS ini bisa kita pakai untuk menikmati musik tentunya kita harus pairing dulu dengan perangkat yang akan kita gunakan ya. Bagaimana cara pairingnya? Nah, untuk pairing pertama secara umum yang kita perlukan adalah membuka case dalam kondisi kedua earbud ada dalam case. TWS otomatis masuk ke mode pairing. Sementara untuk pairing ulang kita harus tekan touch area di kedua earbud selama 6 detik dalam case ya. Nah, kemudian TWS akan masuk ke mode pairing lagi. Kalau kita butuh merreset TWS ke kondisi pabrik, kita bisa lakukan cara yang sama tapi tahan lebih lama lagi sekitar sampai 10 detikan gitu ya. Oke, setelah pairing berhasil sangat disarankan dulu untuk mencoba ketiga earp yang disertakan. yang pas di tengah kita akan membantu mendapatkan kualitas suara optimal dan kekedapan yang lebih baik. Nah, saat mencoba earp yang disertakan, kami merasa bahwa earp ukuran M sebenarnya sudah cukup besar dengan kami ya. Yang umumnya tuh kita pakai L atau XL untuk merek-merek yang lain. Oke, langsung aja kita coba pakai TOS ini. Kita coba lihat dulu opsi pengendalian lewat gesture-nya itu seperti apa saja ya. Untuk pengendalian media itu ada tap satu kali di irbat kiri untuk volume down, tab satu kali dibat kanan untuk volume up, tap dua kali di irbat kiri atau kanan untuk play atau pause, tab tiga kali dibad kiri untuk switch game mode itu aktif atau nonaktif, lalu tap tiga kali di irbat kanan untuk memanggil voice assistant, tap dan tahan 1,5 detik di irbat kiri itu untuk masuk ke mode ANC. Tap dan tahan 1,5 detik di irbat kanan untuk next track. Sementara untuk pengendalian panggilan ya pada saat telepon ya tap dua kali diirbat kiri atau kanan untuk menerima panggilan atau menutup panggilan tap dan tahan 1 seteng detik di irbat kiri atau kanan untuk menolak panggilan masuk kalau butuh mengubah fungsi gester kita bisa lakukan dari app nih ya soundpits menjadi app pitch audio untuk pengendalian TWS ini. Aplikasi ini bisa kita dapatkan di Google Play kalau kita pakai smartphone Android. Nah, setelah app-nya terinstal, kita bisa daftarkan TWS Pix C30 ini dan setelah itu app langsung bisa kita gunakan untuk mengatur TWS ini. Selain pengaturan fungsi gesture, ada apa lagi di sini? Tentunya ada pengaturan untuk noise canceling. Ada opsi noise cancelling normal dan transparent di situ ya. Untuk noise cancelling kita bisa atur juga mode yang digunakan dengan opsi indoor, outdoor, traffic mode, dan adaptive noise cancellation. Ada juga switch untuk environmental adaptation. Lalu tentunya ada pemantauan sisa baterai di kedua earbud dan di charging case. Ini tampil sebagai indikator baterai ya yang sayangnya enggak dipir dengan angka persentase sisa baterainya ada berapa. Nah, ada apaagi? Ada switch untuk double device connection dan disable touch. Kalau mau pakai movie mode alias mode dengan latensi rendah, ada opsinya juga di sini. Lalu ada switch untuk lduc atau LDAC. Nah, untuk lduc ini tidak bisa kita gunakan bersamaan dengan double device connection dan game mode ya. Bagaimana dengan equalizer? tentunya ada akses ke equalizer pakai tombol di bawah ini ya. Secara standar equalizer diatur ke soundpit classic. Kalau mau atur ke peset lain di sini tersedia cukup banyak ya seperti bass boost, trble boost, electronic, pop, rock, dan beberapa lagi juga ada sini ya. Customize EQ tentunya tersedia juga kalau kita butuh mengatur sendiri equalizer sesuai preferensi kita. Ada sembilan band yang bisa kita atur lewat slider seperti ini. Kita bisa membuat lebih dari satu preset ya di customize EQ ini. Dan preset yang kita buat juga bisa kita beri nama kalau dibutuhkan. Ada juga adaptive EQ test. Sayangnya ini bukan fitur untuk membuat necolizer yang sesuai dengan preferensi kita, tapi lebih ke penyesuaian terhadap kemampuan pendengaran dari telinga kita. Lalu masih ada menu yang bisa dibuka dengan menekan tombol garis tiga di area kanan atas. Di dalam menu ini tersedia opsi seperti device information, firmware upgrade, reset, drainage function, fit test, dan fine earbuds. Kurang lebih seperti itu ya isi pengaturan yang tersedia di dalam aplikasi pendukung TWS ini. Lumayan lengkap loh buat TWS Rp300.000-an. Oke, sekarang kita coba TWS ini untuk dengarin musik ya. Kita akan coba dengarkan kualitas suara yang ditawarkan. Untuk pengujian kita coba dulu dengan Kodex AAC ya dengan equalizer diatur ke standar bawaan soundpits yaitu soundpit classic. Nah, di sini kita merasakan bahwa bassnya cukup dominan tapi untungnya masih belum sampai yang berlebihan banget dan tuman bass udah terbilang cukup megah dan menggelegar di sini. Ini memang bukan yang terasa super rapi kayak TWS R jutaan gitu ya. Tapi untuk yang suka bass ini harusnya sudah terbilang sangat memadai. Apalagi TWS-nya kan kelasnya cukup terjangkau ya. Untuk mid ini memang belum yang menghasilkan detail yang super tinggi tapi setidaknya sudah terasa mencukupi untuk suara vokal yang cukup jelas dan rapi. Kalau untuk trbleel, nah ini terasa agak ditahan. Di sini bisa jadi tujuannya untuk menjaga kerapian suara secara umum tapi efek sampingnya detail travel jadi kurang terasa, musik jadi terasa agak kurang berisik dan karakter suara jadi cenderung dark. Di sini secara umum suara yang dihasilkan TW ini masih terasa agak tipis dengan separasi yang terbilang biasa aja apalagi untuk musik yang cukup ramai. Lagi-lagi ini bukan berarti buruk loh ya. Nah, bagaimana kalau kita coba dengan kodex lduck? Nah, saat kami coba pakai luck kedalaman suara terasa jadi lebih baik. Tapi karena travel memang seperti ditahan, lagi-lagi detail di suara tinggi itu masih belum bisa didapatkan. Secara umum ada sedikit peningkatan kualitas suara yang bisa kita rasakan di sini. Nah, bagaimana kalau preset equalizer kita pakai custom EQ? Nah, kami merasa ini bisa membantu untuk mendapatkan karakter suara yang lebih sesuai dengan preferensi kita. Misalnya saat menggunakan trble boost mid dan tribel itu bisa sedikit diangkat membuat suara jadi enggak terlalu dark gitu. Tapi detail travel memang belum bisa diangkat sampai terasa yang bisa menawarkan detail tinggi banget ya. Kerapian suara juga sayangnya jadi sedikit berkurang tapi untungnya ini belum sampai membuat trouble jadi menusuk telinga tetap aman. Nah, ada juga beberapa preset lain yang bisa dicoba tentunya masih ada di customize EQ ya di sini ya. Nah, bagaimana dengan volume suara? Menurut kami sudah terasa memadai dan sudah cukup bisa menghadirkan sensasi suara yang heboh di sini ya. Tapi kalau diatur ke atas atau melampaui 75% bass dan mid cenderung jadi terasa berkurang kerapiannya. Suara jadi agak lebih kasar di sini. Secara umum apa yang ditawarkan oleh TW Soundpace C30 ini udah terbilang relatif memadai untuk kelas harganya. Dan untuk karakternya ini cenderung mengarah ke yang menyukai bass ya di sini. Oke, sekarang kita coba noise cancellation dari TWS ini. Kita coba berbagai mode yang tersedia. Noise cancel TWS ini memang belum yang bisa memberikan sensasi luar biasa kedap ya, yang menekan sekali gitu ya. Emang enggak ya, tapi ini wajar untuk TWS dengan harga terjangkau. Suara dari sekitar kita bisa sedikit diredam termasuk noise seperti suara mesin kendaraan. Dan untuk noise dengan volume tinggi memang cenderung masih tembus ya, tapi tentunya tidak sekencang kalau kita tidak pakai noise canceling. Jadi secara umum fitur ANC di Tes ini sudah terbilang mencukupi terutama untuk kelas harganya ya. Kalau mau dipakai di kendaraan umum gitu ya, itu udah enak banget deh. Udah enak banget. Membuat kita jadi tidak perlu meningkatkan volume terlalu tinggi. Itu yang paling penting. Oke, sekarang bagaimana dengan transparan mode-nya? Sayangnya kami merasa ini masih agak kurang transparan ya sebetulnya. Saat kita menekan musik dengan volume rendah pun suara dari sekitar kita tuh terasa tertutupi oleh suara musik. Membuatnya jadi agak sulit terdengar dengan jelas ya suara dari sekitar kita ya. Kalian masih kurang bisa menyarankan transparansi mode ini untuk digunakan beraktivitas di luar ruangan, terlebih di area yang ramai. Oke, sekarang mari kita coba inc-nya ya atau noise canceling di mikrofon dari TWS ini. Seperti ini ya hasil pengujiannya. Oke, sekarang kita lagi di studio micropseling dari LMX ini. Untuk di sini kita menggunakan simulasi suara kebisingan di jalan raya ya. Gimana menurut kalian? Apakah suara saya terdengar dengan jelas atau enggak? Oke, sekarang kita coba skenario pengujian mikrofonnya dengan menggunakan musik yang keras. Gimana menurut kalian? Apakah suara saya terdengar dengan jelas? Oke, jadi itu tadi pengujian mikrofon dari TWS Soundpit C30 yang satu ini. Sekarang kita lanjut ke pengujian berikutnya. Nah, INC di mic TWS ini memang belum benar-benar bisa meredam suara kebisingan di sekitar kita ya. Terkadang masih ada suara yang bisa bocor, tapi ini masih di tingkat yang bisa dimaklumi untuk TWSD kelas harga terjangkau. Suara kita masih bisa terdengar dengan relatif jelas dengan bantuan INC walaupun ada suara berisik di sekitar kita ya. Secara keseluruhan soundpit C30 ini menawarkan kualitas yang terbilang memadai untuk kelas harganya relatif sesuailah ya dengan yang bisa kita harapkan dari TWS di kelas harga Rp300.000-an. Karakter suaranya secara standar mungkin akan cocok untuk yang menyukai bass yang besar. Tapi karena bass yang tidak terlalu berlebihan dengan fine tuning lewat equalizer, TWS ini harusnya tetap akan sesuai dengan kebutuhan banyak orang yang memang mencari TWS terjangkau. Oke, sekarang kita coba cek daya tahan baterai TWS ini. Kita coba dengan kodex AAC dengan volume sekitar 50%. Saat AC aktif, baterai habis di kisaran 6 jam 45 menit. Ini sudah cukup dekat dengan klaim soundpit di 7 jam ya. Sementara saat ANC tidak aktif, kami mendapatkan hasil sekitar 10 jam. Lagi-lagi ini sudah terbilang mendekati klaim dari Soundpit sendiri. Nah, untuk charging kedua earbud dari kosong penuh, waktu yang dibutuhkan adalah sekitar 30 sampai 35 menit. Ini terbilang cepat ya untuk ee tewas yang terjangkau seperti ini. Nah, untuk sekali isi ulang penuh kedua earbuds, baterai cash ini berkurang di kisaran 24%. Jadi, secara umum memang kita bisa mengisi ulang kedua earbud ini sampai penuh sekitar empat kali ngisi. Oke, untuk harganya TW Sound Pits C30 ini dipasarkan dengan harga resmi sekitar Rp399.000. R000. Kalau tertarik langsung aja cek di toko resmi Soundpiece di berbagai platform online. Kita langsung masuk dalam hal yang perlu diperhatikan. Pertama, transparency mode ini masih terasa kurang terbuka dan suara masih mudah tertutup suara dari konten yang kita putar. Ini masih kurang bisa direkomendasikan untuk aktivitas di luar ruangan. Tapi ini umum sih untuk TWS di kelas harga segini ya. Nah, kemudian masih terasa ada penurunan kualitas ee untuk suara saat kita mengatur volume di atas 75% ya. Ya, ini lagi-lagi umum sih ini ya. Lalu e terkait aplikasi, perhatikan ya. Kalau yang direkomendasikan oleh Soundpits itu pits Audio. Kalau kita cek di Google Play, sebenarnya ada juga aplikasi yang namanya Sound Pitch. Fungsinya juga serupa, tapi memang aplikasi pitch audio terasa menawarkan tampilan dan fungsi yang lebih terasa modern di sini. Kemudian di sini ada fitur adaptive EQ, tapi ini ternyata bukan untuk secara otomatis mengkreasikan equalizer sesuai dengan preferensi kita, tapi memang lebih ke adaptasi equalizer, ke kemampuan pendengaran kita. selebihnya karakter tewes ini yang cenderung agak dark mungkin perlu diperhatikan tapi menurut kami ini bukan hal yang buruk ya ini masalah preferensi dan mungkin pilihan musik saja nah dari sisi menariknya kualitas suar yang tawarkan terbilang memadai di kelasnya ya ini lumayan mantap sebetarnya untuk kelas harga segini lalu udah support Blu butot 6.0 kosong dan kodex lduck juga udah ada di sini untuk detail yang lebih tinggi tentunya udah support dual connection jadi bisa connect ke dua device sekaligus ya daya tahan baterai juga bagus sesuai dengan janji soundpitch charging earbud-nya juga kencang ya biasanya ini hal yang dikorbankan di TWS terjangkau lalu ada dukungan pengaturan dan pengendalian lewat aplikasi aplikasi juga sering dilewatkan oleh TWS terjangkau ini lengkap aplikasinya bahkan ada dukungan equalizer dan custom EQ di sini Iya AC mungkin bukan yang super kedap tapi untuk TWS cluster jangkau ANC-nya udah terbilang keren yang satu ini ya. Kemudian dia punya IP rating di IP54. Setidaknya kita enggak akan kena masalah kalau kehujanan atau kalau makainya untuk berolahraga sampai keringetan-keringatan gitu. Aman ya. Nah, oke. Pertanyaannya TWS ini cocoknya untuk siapa? Tentunya melihat harganya ini akan cocok untuk yang mencari TWS di harga terjangkau di kisaran Rp300.000-an. Terutama kalau bass yang rapi adalah yang dicari. Apa yang ditawarkan TWS ini terbilang sesuai dengan yang diharapkan dari kelas harganya ini ya. Selain itu, Tawes ini tentunya juga cocok sebagai opsi upgrade untuk pemilik TWES entry level yang mau coba naik kelas ya. Kalau rasanya kemarin pakai yang Rp150.000-an mungkin. Ah, ini naik kelas nih terasa di sini ya. Banyak fitur yang belum bisa diaseskan di TWES entry level dengan harga Rp200.000 ke bawah yang sudah tersedia di TWS Soundfit C30 ini. Seperti dukungan aplikasi ANC sampai fitur konektivitas yang baru. Secara umum, Soundpit C30 ini termasuk salah satu TWS yang layak dipertimbangkan di kelas harganya.

Lihat di YouTube