Jungkat

TWS Open Fit Anti Berisik | Huawei Freebuds 6 (YouTube Video)

  • 19/06/2025

Serius ini adalah TOS open ear layak kalian coba. R jadi sebuah KTV dengan suara yang berisik. [Musik] Hai semuanya, kembali Reza di Project Review. Dan buat kalian lagi kepikiran beli TWS baru, suaranya bagus, enak dipakainya dan open ear alias enggak masuk ke lubang kuping. Dan ini ada Huawei Free Buds 6. Huawei emang sepertinya lagi rajin banget ya ngis TWS open ear dalam beberapa waktu terakhir ini ya. Jadi kayak untuk ngelengkapin line up mereka lah. Sebelumnya kan mereka udah ada yang namanya free clip itu yang kayak anting. Habis itu ada free art yang udah sempat saya cobain yang sporty banget itu. Nah, sekarang ada Free Bud 6. Nah, kalau dibandingkan dengan dua seri TWS yang sebelumnya sudah saya sebutin, Free Bud 6 ini punya desain yang saya bisa katakan paling umum ya. umum dalam artian dia untuk calon target marketnya mungkin lebih luas ya lebih umum. Huawei nyebutnya sebagai drop plet design ya. Unik dan kayaknya saya belum pernah lihat ada TOS lain yang kayak gini gitu. Biasanya kalau TWS open ear ya itu kan modelnya nyantol begini terus bagian batang atau stemnya itu kecil. Huawei FreeBuds ini punya bentuk yang lebih curvy dengan kontur lengkungannya. Jadi memang masih tetap berasa kecil, enggak kegedean di kuping dan tetap ringan pastinya. Untuk bentuk case-nya sendiri dia tuh kayak gini nih ya. Kalau saya bilang ini bentuknya mirip telur ya. Jadi emang agak lonjong. Di bagian depan ada lampu indikator. Terus di bagian samping dia ada tombol buat pairing. Sedangkan di bagian bawah dia ada port USBC yang kita pakai untuk ngecas. Ini guys ada nanya, "Bang, apakah sudah ada wireless charging?" Jawabannya di free 6 ini belum support wireless charging. Kemudian untuk soft fitting di kuping ini tuh enggak kayak TWS open ear yang sebelumnya pernah saya coba. Kayak ngepas banget di kuping saya. Lekukannya juga nempel natural dan enggak gampang lepas. Paling enggak kalau pas dipakai commoting atau lari-lari santai itu masih aman banget ya. Goyang-goyang gini juga enggak copot gitu. Nah, terus emang sih kalau TWS yang fix begini ukurannya itu cocok-cocokan banget karena satu orang dengan orang lainnya pasti punya ukuran serta bentuk kuping yang berbeda. Nah, yang cukup unik dari Huawei di dalam kotaknya itu dikasih kayak dua pasang earp silikon seperti ini untuk ngebungkus TWS-nya. Jadi mungkin ada yang ngerasa, "Wah, TS-nya nih terlalu loose, terlalu licin di kuping." Nah, pakai ini ya si silikon tadi mungkin bisa ngebantu. Kalau saya sih begini aja udah enak, jadi enggak perlu tambah-tambah lagi. Habis itu gimana nih kalau kita ngomongin dari segi sound quality, suaranya si FreeBD 6 ini? Lagi-lagi surprisingly ini ada di luar ekspektasi awal saya untuk sebuah TOS open ear-nya Huawei. Jadi freebat 6 ini kan punya teknologi dual driver through sound ya. Jarang banget memang TWS open fit ya open ear begini pakai dual driver. Untuk suara dia terdengar powerful, punya mid yang bagus ya. Dengar vokal itu enak, highnya juga cukup dan enggak nyelekit. Bassnya juga ada kok ya dan kedengaran dengan cukup jelas. Meskipun kalau menurut kuping saya yang tidak profesional ini tetap enggak bisa disamain ya basa dengan toos model in ear. Seperti biasa kalau pengin kita twick EQ-nya itu bisa banget lewat aplikasi Huawei AI Live seperti ini. Pilihan preset udah pasti ada, tapi pengin custom manual pun pastinya bisa. Nah, yang lebih unik dari Free Bud 6 ini sebenarnya adalah dari fitur ANC-nya ya. Active noise cancellingnya itu mantap banget untuk sebuah TWS open ear kayak gini. Solusi yang bagus banget karena menurut saya udah cukup kedap untuk meminimalkan suara dari luar supaya kita bisa lebih fokus dengan media yang kita dengerin. Soalnya kan ya biasanya kalau TWS open ear begini bocor suara itu masih cukup kencang sekalipun udah ada ANC-nya. Namun masih perlu dirusin juga nih sebelum pada salah persepsi dari TWS open begini tentu tidak akan sebagus in ear yang ada ear tips masuk ke kuping. Jadi emang ekspektasinya jangan sampai yang kedap banget kita enggak bisa dengar suara dari luar sama sekali. Oh ya, satu tambahan juga bahwa Freebud 6 sudah support transmisi lostless. Jadi, buat yang emang ngerasa butuh dan care dengan fitur tersebut, Huawei sudah meng-cover di produknya ini. Selain dari segi experience musik yang udah oke tadi, poin lain yang menjadikan Huawei sebagai highlight di produk yang satu ini adalah mikrofonnya. Huawei bilang kalau mereka udah pasang namanya VPU bone conduction microphone dan juga AI c noise algorithm di free Bud 6 ini. Simpelnya Huawei ngeklaim kalau suara mikrofon dari Free Bud 6 ini bakal tetap kedengaran dengan jernih dalam berbagai macam situasi ketika kita lagi pakai bicara. Contoh kita lagi teleponan, lagi meeting dan segala macam. Ada angin kencang atau suara berisik itu bisa langsung direndam supaya lawan bicara tetap bisa dengar omongan kita secara jelas. Untuk lebih dapat gambarannya langsung aja cek sampelnya berikut ini. Nah, sekarang saya lagi cobain untuk perekaman audio sambil video call mengenak WhatsApp dengan di kondisi outdoor ya. Outdoor siang hari ya. Mungkin kita lagi teleponan, lagi di depan kantor segala macam ya. Soalnya seperti ini ya. Kalau misalnya enggak ada distraksi segala macam ya, enggak ada angin yang kencang ya hasilnya bakal ngasakir seperti yang bisa kalian dengarin sekarang. Habis saya bakal cobain ke tempat yang sedikit lebih ekstrem yaitu ke dalam karaoke karena ini memang bisa ngerekam katanya audio itu diminimalisir sehingga kita bisa tetap dengar sekalipun berisik kayak di karaoke kayak apa langsung aja kita cobain sekarang sekarang saya untuk dalam K ya. Jadi sebuah KTV dengan suara yang berisik dan kalian bisa dengar bagaimana perlengkapan dari pribang ada model yang bisa meredam suara ya supaya kita bisa melakukan panggilan telepon dengan lebih clear. Ini suaranya bisa dibilang ekstrem ya dalam TV karena si hingga 9. Ini emang berisik banget. Jadi saya coba cek di sini memang average-nya sudah hampir sudah hampir di angka 90 yang tadi ya. Jadi emang ini suatu kondisi yang berisik dan buat kalian yang mungkin pengin dengarnya kayak gimana sih pas saya ngerekam video ini. Nah itu si ya itu si M6 suara saya ngu ya di tempat yang berisik tadi di dan ini suara dari free budget menurut saya. Oke atau silakan aja di dalam. Jadi kalau kita lihat secara umum dari segi experience audio baik kita dengerin musik maupun melakukan panggilan telepon ini adalah TWS open ear Huawei yang menurut saya paling enak yang pernah saya coba. Fitingnya satu pas banget ya buat saya kualitas suaranya juga bagus dan dia punya ANC dengan tingkat kedap yang sangat baik untuk sebuah TWS Open. Kemudian untuk dari segi baterai, Huawei ngeklaim kalau free bud. Saya udah pakai FreeBD 6 ini sekitar semingguan ya, dari full charge tentunya dari semingguan. Sehari saya pakai sekitar 1 2 jam aja dan baterainya sekarang itu masih sisa banyak ya. Jadi kalau penggunaannya mirip-mirip kayak saya mungkin baru perlu ngecas itu 2 minggu sekali. Ngecasnya juga dikatakan Huawei itu cepat ya, bahwa 5 menit ngecas aja itu bisa dipakai untuk dengar musik sampai 2,5 jam. Nah, karena penasaran di sini saya cobain aja ngecas casing-nya 5 menit dan benar baterai casing-nya itu naik 7% dari 82 ke 89%. Dan ngomongin soal TOS Huawei seperti ini tentu kita enggak bisa lupa dari soal kemampuan koneksinya yang sangat luas ya. Ini sangat universal. Ini salah satu poin jualan yang oke banget karena enggak cuma bisa connect ke sesama produknya Huawei, tapi bisa juga ke Android atau iOS itu lancar semua termasuk dari aplikasi Huawei AI Live-nya ini siap banget buat di-download di Play Store dan juga App Store. Seperti biasa, di sini kita bisa melakukan berbagai macam pengaturan untuk TWS-nya. Equalizer seperti yang tadi sudah saya bahas di awal tentunya bisa diatur di sini. Habis itu ada juga untuk pengaturan kontrol gesture di TWS-nya. Jadi di bagian stem atau batang ini ada sensor sentuh yang bisa kita gunakan buat macam-macam kontrol. Bisa play, bisa rewind, bisa naik semuanya. Bahkan ngatur volume juga smooth sekali dengan swap atas bawah kayak gini. Enggak mau repot-repot, geser naik turunin. Nah, Frebat 6 juga ada fitur yang namanya adaptive sound ya. Jadi, TOS-nya itu udah bisa secara otomatis ngatur volume berdasarkan situasi sekitar kita pas lagi pakai. Nah, terus dari segi koneksi Bluetooth-nya sendiri ini juga udah mantap ya. Jadi saya cobain misal saya lagi di lantai atas nih, HP saya lagi cas, saya pengin tetap pakai TW-nya, saya pakai ke lantai bawah itu ternyata tetap nyambung, suara tetap jernih dan enggak putus-putus. Jadi itu dia dengan harga yang start di R jutaan saja. Huawei FreeB 6 ini menurut saya bisa menjadi pilihan paket lengkap sebuah TOS open fit. Suaranya enak, fiturnya juga lengkap, termasuk ada ANC yang bagus, serta dia bisa melakukan panggilan telepon dengan sangat jernih pada berbagai macam situasi. Kekurangannya saya enggak bilang kurang sih, tapi ini lebih ke preferensi, yaitu seperti fitting yang pastinya bakal berbeda dari satu orang ke orang lainnya. Selain itu dari segi noise cancelling-nya tadi ya, ANC-nya juga ya masih dalam batasan TWS open. Jadi jangan ada ekspektasi bahwa dia bakal sekedap TWS yang model inir. TWS ini bisa kalian beli mulai tanggal 25 Juni nanti dan bisa dapat gratis Huawei Band 9 dan garansi kehilangan sebelah earbuds-nya. Jadi kalau misalnya suatu hari TWS-nya hilang sebelah, kalian enggak perlu beli sepasang baru, tinggal beli sebelahnya aja dengan harga Rp430.000. Nah, jadi itu dia dari si Huawei FreeBD 6-nya Huawei TWS Open Huawei yang menurut saya paling bagus saat ini. Jadi kalau emang kalian cocok dan berminat bisa langsung cek linknya yang ada di deskripsi di bawah. Untuk sekarang kayak segitu aja dulu sedikit omong-omong singkat saya tentang Huawei Free B 6. Makasih banyak nonton sampai habis pamit. Sampai ketemu lagi di video berikutnya dan seperti biasa, have a nice day.

Lihat di YouTube

Video Lainnya

Brand Terkait

Huawei

Hubungkan inspirasi, sinergikan produktivitas dengan ekosistem digital HUAWEI Indonesia. Temukan smartphone premium, tablet, laptop, dan wearable canggih di sini.