Udah... Beli Samsung Aja! - Review Samsung Galaxy A36 (YouTube Video)
[Musik] Samsung Galaxy A36 5G, sebuah smartphone cantik yang baru aja Samsung luncurkan dan punya warna yang sangat eye catching banget. Kita coba bahas satu-satu dari semua yang ada di HP cantik ini. Kalau kita perhatikan, sejak Samsung Galaxy A31, perkembangan desain dari seri ini memang tidak terlalu radikal ya. Karena biasanya setiap seri perubahannya hanya sedikit. Saya pribadi setuju dengan cara seperti ini karena memang desainnya sangat subjektif dan saat kita sudah nyaman dengan sebuah desain, biasanya kita butuh waktu yang lama untuk bisa menerima desain yang baru. Dan sepertinya Samsung tidak mau mengambil risiko itu. Itulah kenapa untuk desain mereka memilih jalur yang aman dan secara pribadi saya suka. Walau HP ini enggak murah, ternyata kita bisa melihat beberapa bagian di HP ini yang terlihat tidak simetris. Kalau kalian lihat bagian bawah, slot SIM tray dan port USB type C-nya terasa agak ke bawah gitu. Tapi ini hal yang wajar karena kesan premiumnya tetap terasa ya. Pokoknya kalau udah pegang langsung kalian pasti akan setuju dengan apa yang saya bilang. Segitu aja bahas soal desainnya. Sekarang kita lanjut ke layar. Seperti biasa, layar dari HP-HP Samsung nyaris tidak pernah ada komplain ya menggunakan Super AMOLED dengan 120 Hz dan punya tingkat brightness sampai 1900 nit dalam kondisi ukuran layarnya sendiri sebesar 6,7 inch dan sudah pakai kaca pelindung Corning Gorilla Glassic. Bentar dulu. Ini punya gua mau sih? Punya lu lah. Punya gua ya. Oke, lanjutin. Ih, sebel Anda. Figuranya cuma sekelebat. Minimal mah lucu gitu loh, Om. Ukuran layarnya sendiri sebesar 6,7 inch dan sudah pakai kaca pelin Corning Gorilla Glass Victus Plus. Kalaupun harus komplain, paling saya akan komplain tentang tidak adanya anti gores bawaan dalam paket penjualan. Ya, jadi benar emang punya gua segede gini lu tuh merasa kurus apa gimana sih? Enggak ini emang lu enggak pernah beli yang orang? Gua enggak pernah beli itu apalagi ada slingnya enggak punya gua. Oh, ya udah gitu. Om capek banget kalau dari awal ukuran layarnya sendiri sebesar 6,7 inch dan sudah pakai kaca corning bawaan dalam paket penjualan. Jadi ya mau enggak mau demi keamanan kita harus membeli antigores atau temper glass lagi ya. Dan satu hal lagi komplain saya terhadap HP R jutaan ini adalah basel bagian bawahnya masih terasa tebal. Untuk layar sendiri sudah pasti warnanya bagus dengan panel super AMOLED ya. Responsivitas layarnya juga no komplain menurut saya. Pokoknya spesifikasi layarnya membuat HP ini terasa pantas dibandrol dengan harga segitu. Sedangkan untuk performance-nya sendiri, HP ini pakai Snapdragon 6 gen3. Sebuah eso midrange yang performanya menurut saya ngebut ya. Experience penggunaannya sejauh ini nyaman-nyaman aja, nyaris enggak ada komplain ya. Enggak kerasa lemot, tetap kerasa smooth, baik untuk penggunaan casual ataupun untuk bermain game. Angka-angka yang didapat dari aplikasi benchmark sintetis juga lumayan tinggi untuk sebuah SOC mid range. Untuk Anutu dia dapat angka Rp540.000-an. Sedangkan di aplikasi Geekbench performa single core-nya ada di angka 1015 dan performa multiore-nya ada di 2.835. Performa SOC ini stabil ya dengan tingkat stabilitas hingga 99,7%. Artinya saat digunakan dalam waktu yang cukup lama dia tidak mengalami gejala throtling. Main game berat di HP ini juga masih kerasa cukup nyaman menurut saya. Gensin Impact bisa berjalan dengan cukup baik di settingan mid to low. Call of Duty Mobile juga berjalan lancar. Game favorit saya, Smash Legend juga smooth di HP ini. Dan terakhir main Hunar of King juga bisa jalan tanpa ada kendala dan terasa cukup kompetitif. Enggak cuma nerf King loh, saya cuma main Mobile Legends. HP ini bisa kita settingin mentok rata kanan dan terasa sangat smooth. Storage di HP ini berukuran 128 GB, tapi tentunya ada opsi lain yang lebih tinggi ya. Dan kebetulan sekarang lagi ada promo double storage. Jadi kalian akan dapetin storage yang lebih besar saat kalian beli HP ini. Storage-nya sendiri berjenis UFS 2.2 dengan kecepatan tulis di 351 MB/ dan kecepatan baca di 549 MB/s. Kecepatan baca tulis pada storage di sebuah smartphone itu sangat penting menurut saya karena ini sangat berpengaruh terhadap lancar atau enggaknya si smartphone waktu menjalankan aplikasi terutama aplikasi yang memang membutuhkan kecepatan baca tulis yang tinggi seperti game. Untuk fitur HP ini lengkap banget ya. Hampir semuanya ada. Mulai dari konektivitasnya yang lengkap hingga setup dual speaker yang suaranya bagus, enggak kerasa pecah dan cempreng walau kita set volumen-nya ke maksimal. Sertifikasi IP67 juga bisa kita temukan di HP ini. Artinya HP ini bisa tahan dalam air hingga kedalaman 1 m dalam waktu 30 menit. Untuk durability, HP ini punya baterai berukuran 5000 mAh dan udah mendukung fast charging 45 watt. HP ini bisa bertahan 14 jam lebih dalam penggunaan nonstop yang mana menurut saya ini sudah cukup awet dan masih bisa mengakomodasi penggunaan seharian ya. Karena pada praktiknya saat pagi diisi penuh di sore harinya dia masih tersisa 20%. Samsung ngeklaim kalau saat dicharge HP ini bisa terisi penuh dalam waktu 68 menit. Yang mana menurut saya ini akurat ya karena pada saat saya coba si baterai terisi penuh dalam waktu 1 jam 14 menit. Dan kalau ditanya apa yang paling saya suka dari HP Samsung tentu saja adalah One UI 7. Karena UI buatan Samsung ini sangat nyaman dan terlihat sangat matang menurut saya. Saya yakin sebagian orang berpikir software itu tidaklah penting. Tapi menurut saya justru software yang paling penting dalam menentukan apakah experience penggunaan sebuah smartphone itu enak atau enggak ya. Karena bagaimanapun juga saat kita menggunakan smartphone mau tidak mau kita harus berinteraksi dengan software. Bagaimana bisa menggunakan smartphone akan menjadi menyenangkan kalau software-nya dibuat tidak menyenangkan? Itulah salah satu alasan kenapa One UI 7 punya Samsung ini jauh meninggalkan UI dari para kompetitornya. Selain software yang nyaman digunakan, jaminan update software di HP Samsung juga menurut saya salah satu yang terbaik ya. Sekali lagi, merasa diperhatikan oleh brand setelah kita membeli smartphone mereka adalah sebuah privilege. Saya tuh berasa kayak disayang banget aja gitu sama si brand. Untuk fitur-fitur AI juga tentu tidak absen ya. Di HP ini kita akan menemukan beberapa fitur bertenaga AI seperti circle to search untuk mencari apapun yang ada di layar smartphone kita. Terus ada objek eraser yang bisa menghapus objek yang tidak kita inginkan pada foto yang kita tangkap sampai filter yang memungkinkan kita untuk mengambil warna dan style dari foto yang ada yang kemudian bisa kita terapkan ke foto yang kita ambil. Dan soal AI dibandingkan dengan yang lain, menurut saya saat ini AI Samsung ada di peringkat tertinggi ya karena terasa lebih cerdas dibandingkan yang lain. Kita masih ingat bagaimana AI dari Samsung Galaxy S25 Ultra begitu pintar menghapus dan mengganti objek yang dihapus dengan lebih baik ya. Bahkan jauh lebih baik kalau kita compare sama Apple Intelligent yang selama ini mereka kadang-kadangkan akan sangat pintar. Intinya buat software empat jempol buat One UI7. Duanya jempol kaki. Terakhir kita bahas soal kameranya. Di mana HP ini punya setup tiga kamera di bagian belakang dan satu kamera di bagian depan. Kamera utamanya beresolusi 50 megapel yang tentunya sudah dilengkapi dengan OHS. Lalu kamera keduanya ada lensa ultrawide beresolusi 8 megapel. Dan kamera ketiga adalah lensa makro beresolusi 5 megapel. Sementara kamera depannya beresolusi 12 megapel. Kualitas kamera di HP ini menurut saya bagus ya. Setidaknya sangat bisa diandalkan untuk mengambil foto point and shoot. Dalam kondisi terang foto yang ditangkap cukup tajam, detailnya banyak, warnanya akurat, dan dynamic race-nya juga menurut saya baik. Fitur HDR-nya juga bisa bekerja dengan sangat baik. Dalam kondisi indoor, foto yang ditangkap juga surprisingly bagus ya. Saya sempat bawa HP ini buat jalan-jalan ke IKEA gitu dan foto-foto yang ditangkap oleh HP ini di IKEA terlihat sangat bagus dan tajam. Di kondisi low light, HP ini juga bisa menangkap foto yang cukup tajam, baik itu untuk lensa utamanya ataupun lensa ultrawide-nya. Hanya saja dalam kondisi low light, saya menemukan inconsistensi white balance di beberapa foto yang saya ambil. Dan inkonsistensi white balance juga terjadi di kondisi terang dan kamera depan. Karena beberapa foto selfie yang saya tangkap terlihat agak kebiru-biruan gitu loh. Semoga ini bisa di-improve lagi pas ada update software ya. Untuk selfie menurut saya sudah cukup baik ya. Detailnya tidak overwhelming dan menurut saya 12 megapelan juga sudah cukup ya. Karena pada akhirnya foto selfie kita biasanya hanya akan bayar di media sosial yang mana tentu saja foto tersebut akan mengalami kompresi. Untuk kamera makro beresolusi 5 megapel-nya menurut saya juga e lumayan oke. Walaupun in real life saya nyaris enggak pernah pakai kamera makro. Tapi punya kamera makro beresolusi 5 megapel tentu saja e nice to have lah. Nah, ini adalah hasil perekaman video dari kamera depan di mana HP ini bisa merekam video dengan resolusi 4K di 30 fps. Eh, untuk kualitasnya seperti kali lihat sekarang. Sekarang saya merekam di kondisi indoor sebenarnya. Jadi cahayanya sebenarnya terang, tapi eh karena dia ada AS atau electrical in stabilization, jadi seperti yang kalian lihat eh pada saat movement itu ada sedikit glitching gitu. Itu adalah ee kompensasi gerakan supaya videonya lebih stabil. Ini mungkin enggak akan terjadi kalau kita merekam video di outdoor ya, cahayanya lebih banyak ini. Karena walaupun terang ini bisa dibilang tetap indoor dan sedikit low light gitu. Tapi yang pasti untuk kualitas videonya seperti kaliat sekarang menurut saya ini udah bagus. Untuk handphone R jutaan ini mungkin salah satu yang terbaik menurut saya. Nah, dalam kondisi terang atau cahaya yang cukup ini adalah hasil sampel videonya yang mana menurut saya ini cukup tajam. Ee resolusi 4Knya 30 fps dan kondisi kondisi terang. Beberapa hal yang saya sebut tadi, salah satunya adalah kemampuan perekaman video yang punya beberapa kekurangan atau catatan minimal ee untuk versi software yang sekarang saya pakai gitu. Tapi yang pasti Samsung tetaplah Samsung di mana menurut saya ini adalah smartphone range yang paling matang. Kesimpulannya, HP ini sangat nyaman buat digunakan. Hampir semua skenario penggunaan berjalan dengan sangat baik dan nyaman tentunya. Secara spesifikasi saya yakin kalian bisa menemukan banyak HP lain yang lebih tinggi spesifikasinya di luar sana. Tapi kalau udah ngomongin soal HP Samsung, kita udah enggak ngomongin soal spesifikasi lagi ya. tapi lebih kepada user experience gitu, yang mana enggak mudah untuk membuat smartphone dengan user experience yang baik. Dan menurut saya Samsung berhasil membuat sebuah paket lengkap untuk sebuah HP midagangge. Jangan lupa kalau mau beli, klik aja link di kolom deskripsi di bawah ya. Dan tentu saja saya ingin dengar pendapat kalian. Menurut kalian gimana HP ini? Tulis pendapat kalian di kolom komentar di bawah. Okay.
Video Lainnya
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sebuah inovasi radikal lewat kehadiran lini Huawei Pura X Max yang siap menggeser dominasi iPhone dan Samsung. Kehadiran...
Bayangkan jika smartphone andalan Anda tiba-tiba kehilangan sinyal akibat masalah IMEI yang diblokir di Indonesia. Situasi tak terduga inilah yang memaksa seorang...
Ketika hampir semua produsen ponsel berlomba-lomba menyematkan emblem 'Ultra' pada produk andalan mereka, sebuah pertanyaan besar muncul: apakah sang pionir masih...
Persaingan di pasar ponsel pintar kembali memanas setelah sebuah perangkat baru hadir dan langsung mengguncang dominasi merek yang selama ini dikenal sebagai raja...
Tecno Camon 50 Pro 5G sempat dipandang sebelah mata saat pertama kali meluncur karena label harganya yang menyentuh angka 5,5 jutaan terasa terlalu mahal. Namun,...
Samsung tampaknya mulai mengubah strategi di pasar kelas menengah dengan meluncurkan Galaxy A37 dan Galaxy A57 di pertengahan tahun 2026 ini. Langkah berani raksasa...
Pasar ponsel kelas 9 jutaan sedang memanas, dan Bestindotech turun tangan untuk menguji tuntas tiga kontestan yang paling banyak diperbincangkan: Xiaomi 17T, Vivo...
Memulai bisnis laundry sering kali terlihat sebagai ladang uang yang mudah dan menjanjikan, namun realitas di lapangan kerap kali berbicara sebaliknya. Berangkat...
Pasar perangkat audio nirkabel premium bersiap menghadapi guncangan besar lewat kehadiran lini Soundcore Liberty 5 Pro Series. Di tengah dominasi merek-merek mapan...
Pasar ponsel flagship premium baru saja diguncang oleh perangkat Android seharga 32 juta rupiah yang digadang-gadang sebagai daily driver mutakhir. OPPO Find X9...
Perdebatan panjang mengenai takhta kamera smartphone terbaik tampaknya telah mencapai titik balik yang mengejutkan. Di tengah dominasi raksasa seperti iPhone,...
Memilih ponsel kelas menengah terbaru sering kali berujung pada dilema antara performa gaming yang buas atau kenyamanan ekosistem perangkat yang matang. Samsung...
Sistem operasi robot hijau kembali membawa lompatan besar lewat kehadiran Android 17 yang kali ini tidak sekadar bersolek di sektor visual. Google tampak sangat...
Langkah berani Samsung dalam merombak lini audio nirkabelnya lewat Galaxy Buds 4 Pro berhasil mencetak standar baru yang belum pernah dicapai generasi sebelumnya....
Bagi kaum mendang-mending yang enggan melirik jenama asal Tiongkok, bursa ponsel pintar sering kali terasa sempit dan penuh kompromi. Namun, episode terbaru Kotek...

















