UDAH? GINI DOANG UPGRADE-NYA!? - Samsung Galaxy Z Flip5 VS Samsung Galaxy Z Flip6 (YouTube Video)
Kedua smartphone ini mungkin bukan smartphone lipat dengan hardware terbaik yang ada di pasaran, cuman pastinya yang paling laku, setidaknya di Indonesia. Ini adalah Samsung Galaxy Z Flip 6 dan ini Samsung Galaxy Z Flip 5. Di video ini, saya akan bahas semua. Apa yang improve, apa yang downgrade, worth buat upgrade apa nggak, pokoknya semua. Semua adalah opini pribadi saya sebagai pengguna flip sejak generasi pertama sampai sekarang. No endorse-endorse club. So, mari kita mulai! Samsung Galaxy Z Flip 5 sempat menorehkan prestasi sebagai smartphone lipat paling laku di Indonesia. Menurut saya, salah satu kunci kenapa Z Flip 5 laku adalah perubahan desain yang sangat tepat. Cover screen yang dulu seuprit di Z Flip 4 jadi gede di Z Flip 5 ini. Secara looks lebih keren dan cover screennya juga jadi lebih fungsional. Tapi di Z Flip 6, layar ini nggak berubah. Bukan hal buruk ya, tapi bikin sektor desain tuh tidak terlihat improve dari varian sebelumnya. Hal yang berbeda dari desain itu ada di frame kamera yang kini punya warna. Hal baik karena ngasih aksen tambahan gitu ya. Soalnya kalau di Z Flip 5 ini, warnanya hapenya tuh kayak cuma setengah doang. Kemudian bedanya lagi ada di desain yang sekarang tuh jadi lebih mengotak. Jujur, walau desain kotak ini kelihatan lebih gagah, saya lebih suka desain dengan tepian yang membulat di Z Flip 5. Kenapa? Jadi gini, smartphone flip adalah sebuah bentuk baru dari smartphone compact. Untuk mengoptimalkan bentuk compactnya, saya lebih suka menggunakan Z Flip 5 saya tanpa casing. Tinggal lipat, nih plet, langsung masuk kantong. Ya tinggal lipat, terus langsung masukin kantong. Kalau ada chat WhatsApp, tinggal bales via cover screennya. Enak banget, sempet tanpa casing beberapa bulan sampe Samsung keluarin casing Pokemon ya. Well kalau ada Pokemonnya mah saya udah nggak bisa nahan lah. Tapi itu cerita lain lah ya. Intinya saya tuh suka pake Z Flip 5 tanpa casing. Kalau di Z Flip 6, karena sekarang pinggirannya kotak, pake HP ini tanpa casing tuh nggak senyaman si Z Flip 5. Itu kekurangan pertamanya. Makanya pas pake Z Flip 6, saya tuh lebih memilih untuk pake flip suitcase-nya. Mana sekarang? Bisa nyala lagi. Nah kalau yang ini kelebihan dari Z Flip 6. So memang di acara launching, Samsung tuh nggak banyak ngomongin soal hardware ya. Mostly soal AI dan bagaimana AI ini tuh ngebantu kita di kebutuhan sehari-hari. Apalagi soal aksesoris, nggak dibahas belas. Jadi yang kalian lihat ini adalah flip suitcase generasi terbaru. Selain ngasih animasi di cover screen, dia juga bisa nyala kayak begini. Keren banget. Masalahnya adalah kartu flip suitcase yang baru ini nggak bisa dipake di Z Flip 5. Nggak mau nyala atau bahkan nggak mau jalan animasi di flip covernya. Tapi semua kartu flip suitcase yang lama bisa aktif di Z Flip 6. Kayaknya ada suatu mekanisme baru di Z Flip 6 yang bisa ngasih power ke kartu flip suitcase baru biar nyala kayak begini ya. Kalau kalian suka flip suitcase yang bisa nyala kayak begini, ya mau nggak mau harus ambil Z Flip 6 jadinya. [Irwan]: Alay tadi bang. [Mouldie]: Hah? [Irwan]: Alay. [Mouldie]: Keren tau alay dari mana sih. [Irwan] : Kayaknya bau banget kayak diskotik bang astagfirullahaladzim. [Mouldie]: Ya Allah! Oh... Kan ada... Kan saya suka diskotik ya. Nggak, nggak, nggak. Canda, canda, canda. Tidak... [Irwan]: Dia suka dunia malam guys. Security apa gimana bang? [Mouldie]: Oh bukan... Dunia malam itu. Mencari hantu bang saya bang. Ghostbuster. Terakhir buat bagian desain, sekalian disclaimer ya, perbandingan ini mungkin nggak fair ya. Karena yang saya bandingkan adalah Z Flip 5 yang saya gunakan full selama setahun dengan Z Flip 6 yang masih baru. Setelah setahun digunakan, Samsung Galaxy Z Flip 5 saya punya sedikit perubahan. Ketika di posisi terbuka, ini tuh nggak kayak lurus 180 derajat lagi. Kalian bisa lihat pas lagi ditaruh di meja kayak begini. Buat sebagian orang mungkin bukan masalah besar ya, tapi pasti ada yang nggak seneng ya Lihat HPnya tuh agak bengkok dikit kayak begini. Kayak tendangan pisangnya David Beckham. Ini udah versi kedua. Yang mereka tidak tahu, ini sudah ada versi revisinya. Lebih apa? Lebih family friendly. Dia berusaha terlalu keras sepertinya guys. Apaan ya bengkoknya? Ya aman, aman. Mungkin ini alasan kenapa Z Flip 6 itu tuh sekarang pake engsel baru yang lebih kuat. Jadi dia tuh bisa lebih mempertahankan posisinya dengan lebih baik. Engsel yang lebih kuat ini juga jadi nilai plus pas pake HP ini buat konten. Sudut dari engselnya bisa diatur lebih luas daripada sebelumnya. Nih nih nih, liat ya liat ya. Ini kan segini nih. Nih bisa segini tuh, ya kan? Oh, yang ini yang ini. Segi tutup-tutup. Tuh, nggak bisa dia. Jadi harus kayak... Segini, kan bedanya jauh banget. Yang 6 sudutnya se minimumnya kemana? Segini. Masih bisa? Nih, segini bisa. Itu aja beberapa poin perbedaan desain dari Z Flip 6 dengan Z Flip 5. Sekarang mari kita bahas hardware-nya. Pertama udah pasti chipsetnya diupdate ya. Sekarang pake Qualcomm Snapdragon 8 Gen 3. Tapi kalau kalian berharap nilai benchmarknya akan setinggi smartphone Snapdragon 8 Gen 3 lainnya, bersiaplah kecewa. Nilai benchmark dari Z Flip 6 ini bahkan nggak jauh beda sama Z Flip 5. Kenapa kayak begini? Well tentu jawabannya adalah untuk meng... meng... konser... mengkonservasi bat... konservasi ya? mengkonservasi baterai. Pilih DC-nya nggak ada yang lebih rumit bang. Apa ya? Menghemat kali ya harusnya ya? Kalo konservasi maka mengutam ya? [Irwan]: Bukannya kalo booking itu kita... [Mouldie]: Booking apa? Hah? Mengkonser... [Mouldie]: Kan nggak bisa juga? Kita ganti aja ya, menghemat, menghemat. Ya kenapa kayak begini ya? Jawabannya adalah untuk lebih menghemat baterai. Performa yang lebih tinggi bakal menghabisin baterai lebih cepet. Makanya Z Flip 6 ini sengaja Samsung tweak agar lebih efisien. Lagi pula kayaknya kamu nggak akan beli Z Flip 6 untuk main game Genshin Impact juga kan? Ya terus ngapain pak isinya berlengken agentry bang? Kan biar gaya bang! Nah kan? Nggak bisa jawab? Susah sih bener... Kan yang beli kan cuma karena lipatnya bang, bukan karena SoC-nya. Nggak nggak, ini kalo pertanyaannya beneran saya jawab beneran nih. Jawab beneran pak! Baik, jadi kenapa pake Snapdragon Agentry? Karena pertama NPU-nya lebih tinggi. Itu dibutuhin buat AI. Chipset yang lebih... ISP yang lebih bagus. Biar hasil kamera juga ya setara flagship. Itu ada di Agentry. Alasannya di situ, tapi dia tweak performance-nya. Biar lebih hemat baterai. Agentry nggak melulus soal performance kan? Nggak nggak. Karena SoC, CPU, dan chip- chip lain yang mendukung... Karena sistem on-chip. Jadi satu paketan tuh. Tampak! Tampak pintar. Hasil dari tweaking Snapdragon Agentry yang lebih pelan ini bisa dilihat di performa baterainya. Dikombinasikan dengan kapasitas baterai yang naik 300mAh, bisa ngasih benchmark ketahanan baterai yang lebih lama 2 jam jika dibandingkan dengan Z Flip 5. Ini hal krusial ya, karena salah satu keluhan saya ketika review Z Flip 5 ini adalah performa baterai. Sekarang kalau pake Z Flip 6, udah nggak harus ngecas di sore atau di deket-deket malam hari gitu. Pake sampe malam aja, baterainya tuh masih sisa 21%. Screen on timenya udah 8 jam lho ini. Oke banget kan? Hadirnya vapor chamber di Z Flip 6 juga jadi hal baru. Soalnya Z Flip 5 ini nggak ada vapor chamber-nya. Pertanyaannya, emang hadirnya vapor chamber ini ngaruh? Jadi buat ngetesnya, pertama saya uji coba buat merekam video 4K 60 fps. Ketika di awal, sebelum pengujian, Z Flip 5 ini punya suhu 32,8 derajat celcius. Dan di Z Flip 6 ada di 34 derajat celcius. Setelah 5 menit perekaman, suhu dari Z Flip 5 di 43,4 derajat, sementara Z Flip 6 di 44 derajat. Lah malah gedean Z Flip 6. Lalu setelah 10 menit, suhu di Z Flip 5 di 42 derajat dan di Z Flip 6 di 42 derajat juga. Jadi sama dong! Terus apa pengaruhnya vapor chamber ini? Untuk lebih memastikan, saya stress test biar ketemu suhu maksimal dari kedua smartphone ini. Hasilnya, 44,6 derajat buat Z Flip 5 dan 44,8 buat Z Flip 6. So, apakah artinya vapor chamber ini nggak ada manfaatnya? Jadi gini, hadirnya vapor chamber itu bukan buat bikin si smartphone lebih dingin daripada smartphone tanpa vapor chamber. Di dalam smartphone ada yang namanya thermal control. Tiap-tiap smartphone itu beda. Mereka punya thermal limit masing-masing. Ketika suhu smartphone mencapai limit, mereka akan menurunkan performa smartphone tersebut. Contoh sih, apa tuh? HP setrika, Asus Zenfone 11 tuh bisa mencapai berapa om? 57 derajat! Tau dah itu di limit apa kagak? Sementara Z Flip ini di limit di sekitar 45 derajat. Bagus, batas anget menurut saya. Nah, fungsi vapor chamber itu keliatan di sini. Lihat hasil stress testnya. Titik terendah performa Z Flip 5 ada di loop keempat, sementara Z Flip 6 di loop kelima. Dan di tiap loopnya juga skor stress test Z Flip 6 ini lebih tinggi. Yang artinya, hadirnya vapor chamber ini bisa ngepush performa Z Flip 6 lebih tinggi dan lebih lama. Cuman selama kamu nggak pake smartphone ini buat task yang berat kayak main game-game mihoyo sih, ya vapor chamber ini bakalan gabut aja. Selanjutnya adalah sektor yang mungkin paling penting, yaitu kamera. Z Flip 6 dapet upgrade kamera, yaitu kamera utamanya jadi 50MP pake ProVisual Engine kayak di S24 Ultra, dan kamera ultrawidenya kini mendukung HDR. Di atas kertas, Z Flip 5 tentu kalah ya, karena kameranya hanya 12MP. Tapi tunggu dulu, coba lihat foto pertama ini. Untuk warna, Z Flip 6 memang terlihat lebih natural ketimbang Z Flip 5 yang agak lebih warm dan saturasi warnanya lebih tinggi ya. Kayak khas Samsung lah. Tapi kalau ngomongin sharpness, Z Flip 5 itu tuh hasil fotonya lebih sharp. Coba lihat zoom in ke bagian putih dari bunga ini. Lebih tajam di Z Flip 5. Di foto kedua juga mengkonfirmasi hal tersebut, bahwa kalau ngomongin sharpness, hasil foto Z Flip 5 memang lebih tajam. Coba lihat foto daging ini, terlihat lebih tasty kan hasil foto Z Flip 5? Lebih tajam, warnanya juga lebih gonjreng. Buat foto kucing juga jelas saya lebih suka hasil foto Z Flip 5. Bulu ataupun guratan mata dari si kucing itu tuh keliatan lebih tajam. Pertanyaannya, kenapa kamera Z Flip 5 lebih tajam ketimbang Z Flip 6? Kemungkinan karena ukuran sensor yang lebih besar di Z Flip 6. Sekarang kamera utamanya punya sensor 1 micron. Sebenernya ukuran sensor ini ngasih beberapa kelebihan, kayak bisa menangkap cahaya yang lebih banyak, dan ngasih depth of field yang lebih baik. Contohnya foto anak saya yang satu ini. Backgroundnya tuh lebih bokeh di Z Flip 6 ketimbang Z Flip 5. Padahal ini nggak pake mode portret ya. Cuman ya gitu, karena bisa lebih mudah menghasilkan bokeh, dia juga jadi lebih tidak tajam hasilnya. Sementara untuk foto selfie dengan menggunakan kamera utamanya, terlihat kalau lensa utama Z Flip 6 ini lebih wide ya. Ini juga bisa mempengaruhi ketajaman. Tone wajah dari Z Flip 5 juga kayak ada beautify-nya dikit. Padahal nggak ada opsi beautify di sini. Wajah tuh keliatan lebih celing dan lebih bersih. Kedua hape ini, intelligence optimization-nya ada di level maksimal ya. Tapi di Z Flip 6, muka saya tuh terlihat lebih kucel. Yang mana sebenernya pas foto ini ya emang lagi kucel sih. Belum mandi soalnya. Untuk dynamic range, keduanya sama bagusnya, sama-sama bisa handle foto backlight dengan baik. Sangat sulit untuk melihat perbedaan dari kedua foto ini selain tone warna aja yang agak beda. Improvement di dynamic range baru terlihat di foto ini. Tapi ini tuh sangat-sangat picky banget ya. Area shadow atau bagian langit-langit masjid terlihat lebih bersih di Z Flip 6. So, bisa dibilang dynamic range-nya ada improvement, tapi tipis banget. Nah sekarang mari kita bahas foto lowlight-nya. Harusnya Z Flip 6 punya kelebihan di sini, karena pake ukuran kamera dengan ukuran yang lebih besar. Dan bener aja terlihat di foto ini. Di bagian langit, Z Flip 6 bisa ngasih hasil foto yang lebih minim noise. Tapi kalau soal sharpness mah, tentu masih lebih sharp Z Flip 5. Cuman nggak jauh beda juga sih performa lowlight-nya. Di beberapa kondisi nggak begitu kelihatan bedanya soalnya. Di foto ini yang terlihat bedanya hanya tone warna jalanan yang lebih warm di Z Flip 5. Dan langit yang lebih biru di Z Flip 6. Bisa dibilang untuk urusan lowlight, keduanya ini cukup bagus. Mungkin kudu foto di kondisi yang lebih gelap lagi. Kayak masa depan bangsa. HAHAHAHAHAHA ITU KAN YANG ANDA TUNGGU? HAHAHAHAHA Bener lagi? Eeehhh... Nanti saya ngelamar juga di kementerian kegelapan. [Irwan]: Berarti harus pindah ke IKN bang. [Mouldie]: Masih gelap itu jalanannya. [Irwan]: Iya, belum jadi itu. [Mouldie]: Iya masih gelap jalanannya. [Irwan]: Pak Jokowi itu katanya panas, hasilnya rusak. Kan kalau masing-masing nambahin itu, efek rumah kaca. Jadi mempercepat pemanasan global. [Mouldie]: Abang mau di sini aja nggak bang? Sementara untuk kamera ultrawide, ada improvement di bagian HDR. Noise di area shadow lebih sedikit di Z Flip 6. Tapi ultrawide di Z Flip 5 lebih luas sedikit. Makanya bisa kelihatan di foto ini kalau bagian pohon keambil dikit ya. Buat foto-foto backlight, keduanya masih terhitung bagus. Nah sekarang kita bahas videonya. Untungnya kekecewaan saya itu hanya terjadi di sektor fotografi aja ya. Kelihatan bahwa kayaknya Z Flip 5 itu tuh bisa ngasih hasil foto yang lebih tajam. Tapi kalau kita ngomongin soal video, ini tuh beda, beda banget. Z Flip 6 ini memang ngasih improvement yang cukup banyak ya. Yang pertama dari sisi skin tone. Kalau di Z Flip 5, muka saya ini kelihatan lebih putih kayak Beautify gitu. Sementara kalau di Z Flip 6, ini tuh kelihatan sangat-sangat natural gitu. Jadi saya tuh kalau buat konten, itu malah lebih senang pakai kamera belakang kamera depan ini. Ya, kamera utama dari Z Flip 6. Dan untuk yang kamera utamanya kelihatan juga ya bahwa memang lebih wide sedikit daripada Z Flip 5. Dan juga untuk dari sisi pengoperasiannya, saat ini tuh sedang merekam di Ultra HD atau 4K di 30 fps. Di posisi seperti ini, kita tuh bisa ganti lensa. Nah, kalau di Z Flip 6, gampang banget ganti lensanya tinggal klik doang. Tapi kalau di Z Flip 5, pencetan untuk ganti lensanya tuh nggak ada. Jadinya harus dipencet, bentar, gue pencet dulu nih agak repot nih. Dipencet dulu, nah! Baru bisa kayak begini. Nah, tapi kalau di Ultra Wide-nya, justru malah lebih luas si Z Flip 5, dia tuh di 0.5x. Kalau di Z Flip 6, soalnya di 0.6x ya. Dan salah satu kelebihannya sebenarnya ada di bagian Dynamic Range di Ultra Wide. Nah, kalian mungkin bisa lihat di sini bahwa mungkin Z Flip 5 agak lebih terang. Karena ya itulah, kayak pengen ngasih brightness di muka lebih banyak ya. Padahal kalau di Z Flip 6, ini tuh kayak semuanya udah spot on lah. Warna, terus juga sama- sama dukung HDR gitu. Jadi nggak ada penurunan kualitas lah dari sisi video. Nah, kalau mau ganti lagi, gampang banget. Nah, ini dipinch lagi nih. Rempong banget hidupnya. Nggak tau, mungkin harusnya ini bisa diselesaikan sama software sih. Tapi nggak tau kenapa nggak dikasih ya. Dan sebenarnya masih banyak lagi loh untuk urusan UI kamera yang berbeda. Nah, kita bahas satu-satu nih. Perbedaan pertama tadi udah saya sebutin ya. Tidak adanya tombol buat ganti lensa dengan cepat di cover screen Z Flip 5. Padahal menurut saya ini tuh penting. Kadang kita tuh butuh yang Ultra Wide, kadang nggak. Kalau di Z Flip 5, kuruh dicubit gitu buat ganti lensa. Terus, Z Flip itu punya mode yang namanya camcorder mode. Jadi pegang si Z Flip ini dengan posisi pegang kayak camcorder gitu. Jujur awalnya saya ngerasa ini tuh gimmick aja. Apa bedanya sama ngerekam dengan posisi layar terbuka kayak begini kan? Tapi di Z Flip 6, saya ngerasa ini bukan gimmick lagi. Pertama, ada tanda standby dengan dot hijau, persis kayak camcorder beneran. Kalau kita pencet rekam, dotnya berubah menjadi warna merah, dan tulisannya jadi Rec alias sedang merecord. Terus, di bagian jempol ada beberapa tombol yang bisa kita pencet. Mau stop, pause, tombol snap picture, ganti lensa, dan yang terakhir yang saya suka adalah slider zoom in zoom out. Ketika kita zoom in, zoomnya tuh jadi smooth kayak gini. Dan kalau kita zoom out sampai mentok, dia tuh akan otomatis ganti lensa jadi Ultra Wide. Fitur ini nggak ada di Z Flip 5. Makanya kalau kebutuhan kamu itu lebih buat ngonten video, Z Flip 6 ini overall udah ready to use banget. Selanjutnya adalah fitur AI. Ada banyak banget pembaruan fitur AI di Samsung Galaxy Z Flip 6. Kalau dibahas semua, sebenernya bisa jadi video sendiri. Jadi saya pilihin aja beberapa fitur yang emang kadang kepake sama saya di real life gitu. Pertama adalah instant slow-mo. Biasanya untuk fitur instant slow-mo, kamu tahan lama di video yang kamu suka, terus nanti akan langsung dikasih lihat preview videonya kalau video ini di slow-mo in. Tapi di Z Flip 6, preview yang baru kamu liat barusan itu bisa langsung disave dengan menekan balon yang nongol seperti ini. Di Z Flip 5 nggak kayak begitu. Kudu ke fitur edit dulu dan atur lagi manual gitu. Perbedaan lainnya adalah soal performanya. Z Flip 6 kayak bisa ngasih preview slow-mo lebih cepat. Sementara di Z Flip 5 agak nunggu dikit. Performa NPU dari Snapdragon 8Gen3 memang lebih superior daripada 8Gen2 di Z Flip 5. Keterbatasan hardware inilah yang jadi alasan kenapa nggak semua smartphone Samsung dapet Galaxy AI. Apakah semua fitur AI yang ada di Z Flip 6 ini akan turun ke Z Flip 5? Bisa jadi nggak semua. Selanjutnya, interpreter. Di Z Flip 6 ada beberapa tambahan menu baru. Di mode percakapan, kamu bisa pake cover screen buat nunjukin hasil translate ke lawan bicaramu. Sementara di Z Flip 5, hanya lewat layar utamanya aja. Terus di Z Flip 6 juga ada listening mode atau mode mendengarkan. Misalnya kamu lagi ada di konferensi dengan menggunakan bahasa asing, mode mendengar ini akan langsung menerjemahkan suara ke bahasa yang kamu pilih. Kemudian di Z Flip 6 juga ada fitur yang namanya sketch to image. Jadi foto kamu yang mungkin terlihat membosankan, bisa kamu tambahin gambar yang nanti dengan bantuan AI bisa nampak kayak real. Fitur yang menyenangkan, kepake apa nggak di kondisi real life mah urusan belakangan. Masih ada lagi sebenernya. Cuman beneran deh, kalo dibahas semua ini bakalan panjang banget. Intinya, urusan fitur AI saat ini tuh lebih banyak di Z Flip 6. Apakah Z Flip 5 akan dapet update fitur AI ini? Mungkin aja, tapi ya mungkin tidak semua. Karena performa NPU Z Flip 5 lebih kecil daripada Z Flip 6. Samsung pasti nanti yang milih-milih lah. Mana aja yang bisa dikasih ke Z Flip 5 selama nggak ngerusak user experience-nya. Terakhir, soal speaker. Keduanya udah stereo speaker dan speaker di Z Flip 6 ini sedikit lebih baik. Punya separasi yang lebih jelas, jadi suara gitar sama drum tuh nggak kayak tumpang tindih. Bedanya disitu aja. Kayak kebijakan pemerintah ya bang? [Irwan]: Tumpang tindih bang? [Mouldie]: Sebutkan kebijakan pemerintah yang tumpang tindih. [Irwan]: Nggak tau bang. Soalnya kalau saya bilang, banyak Bang panjang banget soalnya. [Mouldie]: Oh gitu... [Irwan]: Nanti kita di... [Mouldie]: Oh gitu. Ah kamu kayak netizen aja. Kalo kritik itu harus dengan solusi. [Irwan]: EHH!!! Buat apa saya bayar pajak bang? Kalau saya juga yang mikirin [Mouldie]: Udah dong. Jangan curhat gitu dong. Udah dong. Kok dia serius sih guys? Lebih baik kita sudahi aja ya videonya. Dan itu dia perbandingan antara Z Flip 5 dengan Z Flip 6. Di luar dugaan, kamera Z Flip 5 ini bisa ngasih ketajaman foto yang lebih baik. Namun sisanya, Z Flip 6 ini bisa dibilang lebih superior. Semua kekurangan yang ada di Z Flip 5, berusaha diperbaiki sama Z Flip 6. Saya sendiri sebagai pengguna Z Flip 5, akan upgrade ke Z Flip 6 ini. Alasan terbesar kenapa pindah buat saya adalah pertama, soal baterai. Saya mau smartphone yang bisa nemenin saya seharian. Terus alasan kedua adalah kemampuan video konten di Z Flip 6 ini lebih mudah dan lebih bagus hasilnya. Dan alasan ketiga adalah hinge yang lebih kuat. Jujur, setahun pake si Z Flip 5 ini, dan tau kalo layarnya udah kagak lurus lagi ini tuh kayak sebel aja gitu pas lagi naruh hape ini di meja, bisa jadi jungkat-jungkit kayak begini. Nggak akan ngeplek kan dia? Ya semoga hinge yang baru di Z Flip 6 ini, bikin Z Flip 6 ini tuh lempeng terus ya, kayak kebijakan pemerintah. Semoga hinge yang baru ini tuh, bisa bikin Z Flip 6 ini tuh lempeng terus sampai tahun depan. Ya sekian aja video perbandingan ini. Semoga membantu. Jangan laporkan kami ke KOMINFO. Dan kita akan ketemu lagi di video berikutnya. Kalo tidak di blokir channel ini. Mouldie out. [Irwan]: Nggak usah khawatir bang. KOMINFO juga nggak ngerti-ngerti amat. [Mouldie]: Wah parah lu. Namanya Irwan, rumahnya di Parung. Namanya Irwan pak. Dia penerima ini rumah Jokowi pak. Closed Caption by @subbox.id
Video Lainnya
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sebuah inovasi radikal lewat kehadiran lini Huawei Pura X Max yang siap menggeser dominasi iPhone dan Samsung. Kehadiran...
Bayangkan jika smartphone andalan Anda tiba-tiba kehilangan sinyal akibat masalah IMEI yang diblokir di Indonesia. Situasi tak terduga inilah yang memaksa seorang...
Ketika hampir semua produsen ponsel berlomba-lomba menyematkan emblem 'Ultra' pada produk andalan mereka, sebuah pertanyaan besar muncul: apakah sang pionir masih...
Persaingan di pasar ponsel pintar kembali memanas setelah sebuah perangkat baru hadir dan langsung mengguncang dominasi merek yang selama ini dikenal sebagai raja...
Tecno Camon 50 Pro 5G sempat dipandang sebelah mata saat pertama kali meluncur karena label harganya yang menyentuh angka 5,5 jutaan terasa terlalu mahal. Namun,...
Samsung tampaknya mulai mengubah strategi di pasar kelas menengah dengan meluncurkan Galaxy A37 dan Galaxy A57 di pertengahan tahun 2026 ini. Langkah berani raksasa...
Pasar ponsel kelas 9 jutaan sedang memanas, dan Bestindotech turun tangan untuk menguji tuntas tiga kontestan yang paling banyak diperbincangkan: Xiaomi 17T, Vivo...
Memulai bisnis laundry sering kali terlihat sebagai ladang uang yang mudah dan menjanjikan, namun realitas di lapangan kerap kali berbicara sebaliknya. Berangkat...
Pasar perangkat audio nirkabel premium bersiap menghadapi guncangan besar lewat kehadiran lini Soundcore Liberty 5 Pro Series. Di tengah dominasi merek-merek mapan...
Pasar ponsel flagship premium baru saja diguncang oleh perangkat Android seharga 32 juta rupiah yang digadang-gadang sebagai daily driver mutakhir. OPPO Find X9...
Perdebatan panjang mengenai takhta kamera smartphone terbaik tampaknya telah mencapai titik balik yang mengejutkan. Di tengah dominasi raksasa seperti iPhone,...
Memilih ponsel kelas menengah terbaru sering kali berujung pada dilema antara performa gaming yang buas atau kenyamanan ekosistem perangkat yang matang. Samsung...
Sistem operasi robot hijau kembali membawa lompatan besar lewat kehadiran Android 17 yang kali ini tidak sekadar bersolek di sektor visual. Google tampak sangat...
Langkah berani Samsung dalam merombak lini audio nirkabelnya lewat Galaxy Buds 4 Pro berhasil mencetak standar baru yang belum pernah dicapai generasi sebelumnya....
Bagi kaum mendang-mending yang enggan melirik jenama asal Tiongkok, bursa ponsel pintar sering kali terasa sempit dan penuh kompromi. Namun, episode terbaru Kotek...

















