Jungkat

Unboxing AirTag 2nd Gen (2026) ft. UAG Monarch Case (YouTube Video)

  • 12/05/2026

Halo semuanya, selamat datang kembali di Icl. Di video kali ini kita mau unboxing kali ya, unboxing ya kan. Di meja gua saat ini udah ada Airtech generasi kedua ya. Ini adalah tracker yang diperkenalkan Apple di bulan Januari ya awal tahun 2026 kemarin. Setelah generasi pertamanya itu dirilis di tahun 2021 kalau enggak salah di bulan April. 5 tahun kemudian, akhirnya Apple ngerilis Airtech generasi kedua dengan beberapa pembaruan-pembaruan dari segi hardware-nya. Sayangnya ini bukan unit resmi Indonesia. Gua sendiri masih nunggu sampai hari ini untuk unit resmi Indonesianya. Jadi sebenarnya kemarin UEG tuh ngonak gue kalau mereka punya koleksi casing terbaru untuk Airtech nih di tahun 2026 yang look-nya ini gil ganteng banget coy. Ini casing airtech terganteng yang pernah gua lihat ya sejauh ini dari yang generasi pertamanya. Nah YuJ nanya tuh sama gua live itech live ya kan? Lu udah megang Airtech Indonesia belum rilis nih? Gua bilang gitu kan. Akhirnya sama UEG dikirimin lah nih airteag yang 4 pack ya. Dan ini belinya itu di Singapura. Kalau gua lihat dari price tag-nya di sini untuk yang empat pack di sekitar 136 ya 137 SGD ya alias Singaporea dolar. Rate-nya kalau kita konversi ke rupiah itu di sekitar 1,8 jutaan ya karena Singaporea dolar per hari ini udah mau nyentuh 14.000 13.700 kalau enggak salah. Jadi ya cukup mengerikan. Padahal kalau kita ngomongin pricagtech generasi kedua ini itu sama persis kayak Airtech yang pertama. cuman karena dolar USD lagi naik, SGD juga lagi naik ya kan ada kemungkinan kalau Airtech 2 versi Indonesianya bakalan naik dibanding yang seri pertamanya. Untuk Airteag pertama kalau kalian lihat di Autorest Reseller Indonesia itu untuk yang satu biji satu pack itu starting di Rp450.000 apa Rp490.000 gitu ya. Sedangkan untuk yang 4 pack itu di Rp1,5 juta. Hopefully untuk RT generasi keduanya jangan jauh-jauh lah kalau emang harganya bakalan naik. Nah, di video kali ini berhubung UAG langsung yang ngirimin gua Airteag ini untuk dicoba dengan casing Monarch for airteag-nya dia ini. Ini by the way compatible juga untuk Airtech 1 juga karena emang bentuknya enggak terlalu jauh beda dengan Airteag kedua. Jadi sekalian mangkanya gua dikirimin juga untuk unit Airteag 2-nya. Walaupun ini bukan yang resmi Indonesia, but it's ok, kita unboxing dulu aja. Mungkin untuk pembahasan detail fitur-fitur upgrade apa aja di Airtech generasi kedua ini, gua akan tetap nunggu unit yang resmi Indonesianya. Di video kali ini mungkin kita akan quick review aja ya sedikit-sedikit dan ya kita lihat untuk di package pembelian di bagian dalamnya. Ini kebalik ya? Oh iya kebalik ya guys ya. Nah di sini ada tiga lembar documentation paper seperti ini ya. Kita simpan aja dan langsung aja kita lihat airteag yang empat pack-nya nih di sini. Uh. Oke ini kita bisa lihat ya ada 1 2 3 4 masih baru semua. Dan di sebelah kirinya sini ada tata cara untuk pairing pertama kalinya nih, Guys. Nah, sebelum kita lanjut buat teman-teman mungkin ada yang nanya nih, "Bang, mendingan beli yang satu biji aja atau langsung empat pack begini?" Ya. Nah, itu sebenarnya tergantung. Balik lagi ke kalian kalian butuhnya berapa pie airtech. Misalnya kalian udah planning nih, yang satu gua taruh di ransel tas gua, yang satu buat di koper, yang satu buat dikunci mobil, satu lagi buat kunci motor. Atau bisa juga kalau kalian mau hemat kalian tinggal patungan aja sama teman kalian. Ada yang mau beli airtech enggak? Ya kan? Patungan bayarnya belinya yang 4 pack langsung. Jadi jatuhnya bisa lebih murah. Oke, kita ambil satu aja di sini. Alright. Ini untuk desain segala macam. Enggak ada beda sama sekali dari Airtech yang generasi pertama ya. Kita udah bikinin juga video review-nya waktu itu. Dan untuk bukanya kayak gini. Seit. [musik] Iya. Aduh, kalau masih baru tuh kinclong banget ya kan? Makanya harus kita pakaiin casing guys. Alangkah baiknya ya kan. Dan ini untuk bagian depannya. Nah, di sini dia nempel ke bagian dalamnya. ini tinggal kita tarik aja sekaligus dia bakal ngaktifin baterainya. Jadi baterai ini masih keganjung aktif dan ada suaranya seperti ini. Nah, oke dia sudah aktif. Nih, gua kasih lihat dulu untuk airteag pertama gua di sini yang gua taruh di kunci mobil gua nih ya. Ini gua pakai casing dari apa gua lupa nih mereknya. Ee apa ini? Oh oke. Ini dari Spig ya. Dan mostly emang untuk casing airtech itu dia bolong kayak gini depan belakang. Enaknya sih dia bisa nunjukin grafiran nama. Nih gua kasih nama anak gua ya bagian belakangnya ya. Tuh karena sebelumnya ini materialnya tuh gloss kinclong banget. Seiring berjalannya waktu kegesek-gesek, kepentok-pentok jadi kusem kayak gini. Makanya menurut gua penting banget pakaiin casing airteag buat yang pengin ngejaga airteag-nya tetap mulus gitu ya kan. Ini kita copot aja. Dan untuk copotnya kayak gini. Perbandingan Airteag 1 di sebelah kiri dan Airteag 2 di sebelah kanan ya masih menggunakan desain Mentos Style ya kan kalau kita sebutnya kayak permen Mentos tapi jangan ditelan ya guys. Ini entar nyetrum kamu loh. Untuk quick comparison nih 1 samach 2 apa aja yang beda? Jadi di RTX 2 dia punya chip ultra white band terbaru so jangkauannya jadi semakin luas dari 1. Improvementnya sekitar 50%. Terus juga untuk Airtech 2 ini udah compatible precision finding juga yang juga sekarang bisa kalian lacak dengan menggunakan Apple Watch kalian. Terus di 2 ini suaranya jauh lebih keras dibanding Airteag yang pertama kalau misalnya kita pink dari aplikasi Findem My di iPhone kita. Oke, itu untuk quick comparison Airteag 1 versus Airteag 2. Oke, ini mumpung masih kinyis-kinyis ya, langsung aja kita pakaiin baju terbaru dari UEG ya kan. Ini saya beresin dulu sebentar. Nah, oke. Di sini udah ada dua casing Airteagih ya. UAG Monarch. Seperti yang gua bilang tadi, di sini tertulis compatible dengan Airteag generasi pertama dan generasi kedua. Udah ada fitur dust and water resistant build in bottle opener. Jadi bisa buat buka tutup botol ya. Dan kalau kita lihat desainnya ini benar-benar uag banget ya. Keker banget. Bahkan di sini udah certified ya, drop tested military standard 810G dari UAG. Dan kalau kita lihat di bagian belakangnya, ini gayanya pakai baut, Guys. Jadi ini emang gayanya karbiner gitu. Carbiner yang udah dilengkapi pembuka tutup botol yang udah reinforce nih di sini. Oke, kita buka dulu dari yang warna apa ya? Orange lah. Oren ya kan? Oke, kita cek dulu what's in the box-nya. Kalau misalnya ini dibuka. Waduh, kok beneran ganteng? Gil ganteng banget coy. Dan kayaknya di sini kita dapetin apa? Screw drivernya kah? Oh iya benar guys. Kita dapetin obengnya untuk ngebuka. Ini gimana sih bukanya? Gimana sih bukanya J? Ji Y. Oh gini dari kiri set. Oh gitu bukanya. Ih gil. Kita dapetin obengnya nih di sini. Dan dia bautnya itu pakai kayak baut model bintang gitu guys. Ih, berat juga ya. Sini gua coba pegang. Ini untuk model bautnya nih yang bintang kayak gini. Wow. Wow, di bagian belakangnya ada tagline-nya dia nih. Dan di sini kita dapetin spare satu baut lagi nih ya. Kalau misalnya bautnya misalnya lagi masang kalian tah-tahu bersin gitu kan. Terus bautnya entah ke mana, tahu-tahu ada di Skotland dia. Pertama-tama kita buka dulu nih untuk baut empat biji di sini. Gila ini untuk ukuran casing serius banget sih ya sampai di baut kayak gini. Dan ini solid banget. Ini plastik materialnya yang orange tapi yang ini gil. Oke, ini kita buka dulu aja. Oke, udah kebuka di sini. Dan oh di dalamnya dia tetap dikasih bantalan busa ya, Guys. Jadi biar airteag-nya ini dia bisa nyender dengan sangat-sangat empuk sekali. Dan kita juga dapetin karetnya di pinggiran sini yang harusnya ini bisa ngelindungin dari air masuk ya. Jadi ketahan dari karet ini. Okelah, sekarang kita masukin dulu airteag-nya. Depan mana, yang belakang mana? sama aja ya karena ini bakalan ketutup dan ini benar-benar fit perfectly banget ya dan make sure enggak ada debu-debu karena dia bakal di dalam sini selama yang aku mau. Terus kita tinggal taruh lagi kayak gini. Habis itu kita lurusin lagi. Terus karetnya dimasukin kayak gini. Habis itu tinggal pasang lagi nih tutupnya di atas sini. Oh oke. Ini megang banget ya. Kerasa banget tuh. Karena memang di bagian atasnya dia ada busanya seperti ini. Terus kita tinggal pasang balik aja baut-bautnya, Guys. Sip. Edan. Dan ini bobotnya jadi lebih bertambah ya dibanding yang sebelumnya tadi. Dan gil, ini benar-benar carbiner casing airtech plus pembuka botol yang benar-benar looks-nya nih keren banget. Serius. Ini untuk kita cantilinnya tinggal kita dorong kayak gini. Kalau mau kita kunci, tinggal kita putar aja kayak gini biar dia enggak bisa kebuka-kebuka. Oke, sampai mentok dah. Dia enggak bisa kebuka-kebuka ya. Buat teman-teman yang suka berpetualang, suka naik gunung, pasti udah enggak asing lah dengan aksesoris karbiner seperti ini. Coba gua sampingkan dengan iPhone Cosmic Orange gua. Ini by the way, gua lagi pakai casing-nya dari Cashfolia ya. Mungkin agak kurang nyambung karena emang beberapa hari kemarin gua emang lagi pengen pakai Lader Cas gua pakai aja cash Folia ini. Tapi kita ganti ke UAG yang mana ya? Oke, karena ini orange, gua akan pakaiin yang Patfinder orange pastinya biar matching, Guys. Oke, kita pakaiin set. Ih, ganteng ini baru. Iya kan? Tuh, matching banget. Ah, bukalah satu lagi yang warna biru. Eh, bukan biru ya, ternyata ini kayak warna purple gitu. Warna ungu. Wow, unik juga ya. Uag ada ngeluarin warna ungu. Kita lihat kayak apa warna ungunya UAG RT Case Monark. Ih, lucu. Bagus. Bagus kok. Ini untuk yang varian warna ungunya. Apa sih namanya gua lupa deh ya. Pokoknya code name colornya di sini tulisannya, Guys. Bahkan sampai putarannya untuk lock mechanism ini juga warna purple gitu. Bagian depan, bagian belakangnya. Jadi untuk tulisan UAG-nya dia warna e merah ya, agak merah marun gitu. Ini perbandingan warna orange sama yang warna purple. Sebenarnya ada satu lagi warnanya tuh kayak warna hijau kalau enggak salah nih kayak gini. Kalian bisa lihat cuman gua cek di marketplace-nya itu lagi sold out dan ya seperti yang kalian lihat di sini untuk pricing-nya UAG Monarch 4 Case Gen 1 dan Gen 2 ini harganya di R70.000-an sampai Rp600.000 lah di sini mungkin karena gua ada voucher atau bagaimana cuman untuk lebih detailnya gua sertakan linknya di description [musik] box di bawah. Well, kalau kita ngomongin soal aksesoris untuk AirTech itu emang banyak banget di luar sana ya. Bahkan kalau kita ngomongin official aksesori dari Apple-nya untuk Airteag ini untuk resmi Indonesianya itu juga harga sekitar Rp450.000-an. Tapi aksesoris Airtech bawaannya itu dia modelnya yang kayak gini, Guys. Jadi kebuka depan sama belakang dia leather gitu style-nya. Tapi ya kekurangannya sama kayak yang diaga, dia bakal baret depan belakang karena keekpose. So, kalau kalian lagi nyari casing airtech yang sudah pasti tidak bakal baret karena ini benar-benar tertutup dengan rapat banget nih ya. kanan, kiri, bawah, atas, depan, belakang. Dan berhubung baterai AirTch itu digantinya sekitar 6 sampai 7 bulan. So, ya at least pada saat baru mau pergantian baterai aja kalian baru buka nih baut-baut dari casing UAG Monarch 4 Airteag ini. Lalu tinggal dipasang lagi once udah keganti baterainya. Dan stay tune untuk di video berikutnya. Once Airtech generasi kedua ini udah resmi di Indonesia. Kita akan bahas review lebih detail fitur baru apa aja yang ada di Airteag 2 ini. Mungkin kita juga bakal compare dengan Airteag 1. Haruskah kita beli? Yada. So, ya stay tune aja. Dan buat teman-teman yang pengen upgrade ke RT kedua, saran gua mendingan tunggu yang resmi Indonesianya aja, Guys. Karena kalau kita lihat dolar Singapura, dolar US, rate-nya lagi ngeri, Guys. Lagi tidak indah gitu. Jadi saran gua mendingan kita tunggu untuk versi yang resmi Indonesia. Harusnya dalam waktu dekat inilah karena perilisannya dia ini udah dari awal tahun 2026 ya udah cukup lama tapi ya hopefully bulan ini udah bisa masuk ke Indonesia untuk Airtech second generation. So, segitu dulu aja untuk video kali ini. Like and share this video again. Cek di description atau YouTube shopping buat link produk UAG Monarch Airtech ini atau mungkin casing UAG Patfinder yang sedang gua gunakan dalam video kali ini. Silakan langsung cek aja di bawah. I'll cat you guys next video. Saya Indra. Until next time, goodbye.

Lihat di YouTube

Video Lainnya

Episode Terakhir.....
Oleh DKID Media
10m 24s

Kabar mengejutkan datang dari jagat media teknologi tanah air seiring keputusan DKID Media untuk menyudahi KOTEK (Komedi Teknologi) tepat di episode kesepuluhnya....

Brand Terkait

iPhone

iPhone adalah smartphone premium dengan kamera pro dan performa tercepat berkat chip Apple Silicon. iPhone menghadirkan desain elegan, keamanan tinggi, dan ekosistem Apple terintegrasi untuk pengalaman terbaik.

Apple

Apple adalah brand teknologi premium dengan produk iPhone, Mac, iPad, Apple Watch, dan AirPods dalam satu ekosistem terintegrasi. Apple menghadirkan inovasi, performa tinggi, dan keamanan terbaik untuk produktivitas serta hiburan modern.