Jungkat

Unboxing Samsung Galaxy S26 Ultra & Nyobain Settingan Baru (YouTube Video)

  • 01/01/1970

Halo, apa kabar semuanya? Jumpa balik lagi di Meza di Project Review. Dan setelah di video sebelumnya sempat hands on di tempat acara, sekarang sudah ada unitnya. Nah, ini adalah unit sampel made in Korea yang tentu bukan Indonesia. Ini adalah Hero Color Cobalt Violet. Langsung aja kita buka. Nah, ini dia. Nah, di kondisi sekarang syuting di kamar warnanya lebih kelihatan ya. tadi waktu sebelumnya tuh yang bisa dapetin warnanya secara lebih bagus karena situasi pencahayaan dan segala macam. Nah, sekarang jauh lebih kelihatan. Nah, ini adalah hero color atau warna jagoan buet Galaxy S26 series. Oke, kita buka aja langsung. Oke, ini dia dengan layar barunya. Nyalain dulu sebentar. Eh, isi kotaknya Samsung itu adalah kabel doang ya, cuma ada kabel USBC sama sim ejector. Nah, yang cukup menarik sebenarnya pas tadi di acarnya unpack itu yang di peluncurannya, satu poin yang entah kenapa tidak dimention Samsung adalah soal chargernya. Jadi, buat yang udah tahu kan emang ada peningkatan nih ngecasnya sekarang jadi 60 watt. Tapi Samsung sama sekali tidak ngebahas soal kepala chargernya ya. Kepala charger 60 watt yang baru itu tidak ada diomongin. Jadi kayak ya udah kalian bisa pakai charger mana aja. Oke, sekarang saya set up dulu dan habis itu nanti kita balik lagi setelah beres. One eternity later. Nah, oke. Jadi sekarang ini udah di-etting si Galaxy S26 Ultranya ya. Agak lama tadi sebenarnya karena lumayan banyak yang di-download-download gitu aplikasinya. Dan langsung aja ee hal pertama yang pasti udah mesti dikasih tahu kan dari segi layar. Ini udah layar 10 bit, akhirnya Samsung pakai 10 bit seperti yang udah sempat diomongin di video hands on ya sebelumnya. Habis itu ada fitur si privacy display. Mungkin ini kita tunjukin lagi kali ya. Jadi kita tuh bisa masuk ke menu setting ya. Di menu setting itu bisa kalian cari di menu display. Menu display di sini. Habis itu di bagian bawah dia ada yang namanya nih privacy display. Kita nyalain dan kita bisa masuk ke aplikasinya. aplikasi ke menunya, ke aplikasinya lagi ke menunya. Kita bisa lihat di sini option-nya seperti apa aja. Dia ada conditions untuk dia nyala ya. Jadi dia nyalanya kapan itu kita bisa set ya dan pattern, password ya atau di aplikasi tertentu aja misal kalian punya aplikasi banking segala macam atau mungkin galeri ya misalnya contoh nih kita nyalain ya di galeri doang ya. Kalau yang di samping nah ini kan masih bisa kelihatan tuh masih aman-aman aja. Tapi kalau begitu saya buka galeri dia langsung gelap. Nah, mungkin ada yang bilang kalau yang ini, "Wah, kok enggak gelap-gelap banget? Masih kelihatan." Betul itu masih kelihatan. Tapi kalau kita lagi ke setting gitu, kita back. Nah, ini ada yang maximum di bawah ya. Maximum privacy protection. Ini dinyalain aja kalau misalnya emang mau yang lebih solid ya. Lagi-lagi nih. Kalau misalnya sekarang kan bukan di aplikasi galery yang tadi sudah dietting. Kalau misalnya kita masuk ke galery, tek nah kalau maksimum dia baru benar-benar lebih enggak kelihatan. Jadi kalau dari samping ini enggak kelihatan, dari bawah enggak kelihatan ya. Dari atas juga enggak kelihatan. Ini fitur yang kalau menurut saya keren banget sih ya. Jadi emang bukan kayak semacam anti gores anti spy kayak yang kita udah familiar aja gitu, tapi ini udah di level teknologi layarnya gitu. M dari pixel karena ada kayak siklus buka tutupnya gitu. Jadi piksel lebar sama yang rapat yang di tengah gitu yang kayak untuk ngelebar supaya bisa kita lihat dari samping sama yang bukan ya. Ternyata bisa dibikin seperti itu supaya bisa kelihatan. Habis itu apaalagi tadi yang udah sempat saya setting adalah di AnTuTu. Buat yang mungkin penasaran nih AnTutunya gimana. Jadi kan dia pakai ya 5 ya, jan 5 dan AnTutu-nya sudah hampir R juta. Anutu versi 11 ya. Angka yang sangat bagus apalagi ditambah dengan si Samsung ini punya vaper chamber yang lebih lebar. Nanti bakal saya tes juga untuk gaming tapi mungkin pembahasan buat review aja kali ya. Jangan sekarang tapi ini udah menarik banget. Ada sinyal yang bagus banget karena tutunya bagus banget ya. kayak segini. Terus apaagi ya? Ee kalau dari UI sebenarnya mirip-mirip aja walaupun di sini sudah menggunakan One UI 8.5 ya. Tapi mungkin kita tunjukin sedikit untuk fitur AI-nya ya. Jadi ada AI baru ya, bukan baru sih sebenarnya jadi ini lebih disempurnakan. Paham? Drawid lime ya. Nah, kalau kita masuk ke menu edit yang gambarnya Galaxy AI ini. Nah, di bagian bawah tuh ada tab-tap edit-nya ya. Paling kiri AI Eraser yang paling e umum. Habis itu ada move. Tapi yang baru tuh di sini ada create sama style. Nah, create ini kalau menurut saya menarik sekali karena sekarang kita bisa milih, habis itu dikasih prom. Kalau sebelumnya kan kita cuma ngelingkerin, habis itu berharap AI-nya ngerti kita pengin apa gitu kan. Kalau sekarang udah bisa di prom. Contoh ini enggak usah dilingkerin, langsung aja kita minta change jacket to blue. Jadi kita minta jaketnya diganti ke warna biru ya. Kita lihat hasilnya kayak gimana. Jreng. Nah, jadi jaketnya. dan ya dan kalau lihat detail kita lihat detail ya ini foto sebelumnya ya ada foto sebelumnya logonya nih logo mereknya enggak di loh canggih deh asli logonya enggak di logo mereknya enggak diiban tapi tetap kelihatan realistis tuh kerutan-kerutan jaketnya segala macam sih oke banget. Terus itu kan ada juga yang untuk security itu buat ee call screening. Cuman call screening ya mesti ada yang nelpon dulu sih jadi belum bisa kita demoin. Tapi coba kita cek di sini. Nah, ini ada menunya call screening. Nah, jadi AI-nya itu akan bertanya sama orang yang nelepon gitu. Misalnya kita ada nomor yang tidak kita save, dia nelepon, nanti bakal diangkat sama AI-nya dulu. ditanyain siapa, kebutuhannya apa segala macam, nanti dia bakal muncul juga di layar keterangannya ya, baru nanti kita bisa memutuskan untuk mau ngangkat atau enggak. Jadi ini menarik banget ya. Jadi kita bisa tahu gitu siapa yang nelpon kalau cuman kayak apa namanya telepon-telepon spam ya atau nawarin kredit segala macam yang kita tidak butuhkan gitu. Ini langsung bisa diblok sama fitur barunya. Ini ini sebenarnya kalau yang blok spam ini udah ada sih dari yang sebelumnya, cuman yang bisa ditanya sama AI itu baru di versi yang ini. Terus apa lagi ya? Ee tadi kita udah ngomongin layar standbit, fitur AI, terus kita anutu juga udah ada Perplexity juga ya. Kita udah bisa pakai Perplexity kalau misalnya kan kalau ditahan gini dia masih pakai Gemini ya pakai Gemini. Tapi kalau pengin diganti sebenarnya bisa kalau pengin pakai Perplexity karena sudah ya bekerja sama di Samsung yang ini. Habis itu oke kita masuk kamera deh ya. Kamera nih banyak yang ditanyain juga karena memang Samsung tidak melakukan perubahan dari segi hardware yang gimana-gimana banget gitu. Masih setia banget ya lensanya ini loh yang di belakang ya. Ketiga lensa jagoannya ini tuh eh tiga keempat lensanya ini masih sama. ya, tapi dengan aperture yang lebih lebar aja ya. Kalau dia masuk ke, Nah, kalau ini masuk ke menu kamera sebenarnya mirip-mirip aja ya. Mirip-mirip tapi memang ada sedikit tambahan untuk fitur yang lebih apa ya, lebih profesional sebenarnya. Jadi kalau kita masalah masuk ke, nah ini yang di bagian more kita lihat di Pro ya kan ada lock ya sebelumnya udah ada lock dari dulu dari sebelumnya udah ada lock bisa kita ngerekam 8K ada lock juga ya lock video. Nah, tapi yang baru ya, tapi ini enggak bisa di 8K. Kalau misal kita yang 4K aja ya, lock-nya. Di sini bisa pakai lat ya, udah bisa dikasih warna. Jadi enggak polosannya kan kalau misalnya ini kan. Nah, kalau lock biasa kan dia warnanya emang belum ada gitu. Nanti kita warnain sendiri sebenarnya. Tapi sekarang dikasih lat-nya juga. Jadi latnya kita bisa pilih yang mati, ini yang standar ya. yang standar warnanya sudah keluar bisa pakai yang ada blockbuster juga gitu kan ada yang ini coming of age sama Chromance dan thriller. Jadi sekarang sudah ada pilihan untuk laratnya yang mana kalau menurut saya bakal lebih mempermudah gitu untuk orang-orang mencoba fitur ini. Kalau misalnya yang udah biasa color grading mungkin enggak terlalu perlu ya. Tapi perlu juga sih sebenarnya ya untuk dapat gambaran kurang lebih gimana warnanya nanti setelah di edit-edit gitu di color grading. Ini menarik juga. Habis itu di menu setting-nya ya untuk bagian eh mana tadi ya video formatnya ya. Sekarang ada APV ya. Ada APV untuk Codex Advanced Professional Video. Jadi ini lebih gede lagi ya. Ada APV 422H sama APV 422 LQ ya. Ini bisa kalian cobain juga. Di bawah juga ada keterangannya FPV 422 yang HQ itu full HD 30 fps ya. Jadi dikasih gambaran untuk file size-nya. Ukuran file-nya Full HD 30 FPS aja itu 1,5 gig per menit ya. Kalau yang LQ itu eh low quality mungkin ya artinya. Vo 30 fps aja itu ya 0,75 gig semenit. Jadi itu gede banget. Jadi kalau misalnya kita ngerekam lock 422 HQ ya kita coba aja di sini ya. High bit rate-nya kita nyalain sekalian biar mantap. Kita pentokin. Kita langsung rekam di 8K. APV lock nih ya. APV lock 8K. Ya, ini keterangannya aja bisa ngerekam 5 menit, 4 menit tuh. Jadi emang ini e file saya gede banget. Emang bukan buat pemakaian harian sih ya. Jadi emang buat yang mungkin pengin lebih serius gitu ngerekamnya. Mungkin mau diapa-apain untuk produksi yang lebih serius bisa pakai ini. Tapi kalau untuk orang padema mungkin enggak kepakai. Kita lihat aja file size-nya. Ini 6 gig 6,24 gig untuk video dengan durasi 16 detik. Hilang enggak tuh? Jadi emang ini enggak buat-buat dipakai sehari-hari sih karena akan langsung menyedot langsung menyedot semua storage yang ada di smartphone kalian kayak gitu. Apalagi ya yang kita bisa omongin dari sini. Oke, kalau desain mungkin ya kelihatan mirip-mirip aja sebenarnya sama versi sebelumnya. Masih ada SEN juga walaupun Sen tidak ada apa-apa gitu. Ada yang suka ada yang tidak. Tapi kalau buat saya tetap menarik ada Sens karena akan kepakai kalau buat saya. Habis itu. Oh iya ini baterai. Baterai sama charging ya. Jadi di S26 Ultra ini Samsung masih kekeh dengan 5.500 mAh-nya. ya eh 5.500 5.000 5.000 mAh ya masih 5.000 mAh di saat kompetitor sudah ee 6.000 7.000 R000 gitu ya. Samsung masih tetap dengan 5.000 mAh-nya. Dan untuk ngecasnya sekarang akhirnya sudah ditingkatkan walaupun tidak sampai ratusan tapi paling tidak sekarang sudah naik ke 60 watt yang mana itu kalau misalnya kita colokin nanti dia akan muncul sebagai super fast charging 3.0 ya. Jadi ya kan kalau misalnya colok ada yang 2.0 itu ya 2.0 itu 45. Sekarang yang 3.0 itu adalah yang 60 watt. Oke dah, kayaknya kurang lebih itu sih yang bisa diomongin sementara ini untuk Samsung Galaxy S26 Ultra. Nanti bakal kita lanjutin videonya dengan review. Semoga bisa segera nanti setelah pulang ke Jakarta dibikin review. Tapi kalau kalian ada pertanyaan lain untuk smartphone ini bisa langsung dicek. Buat yang pengin preunter juga udah bisa langsung cek aja di deskripsi di bawah. Saya pamit. Sampai ketemu lagi di video berikutnya seperti biasa. Have a nice day.

Lihat di YouTube

Video Lainnya

HP Android 32 Juta...
Oleh GadgetIn
15m 11s

Pasar ponsel flagship premium baru saja diguncang oleh perangkat Android seharga 32 juta rupiah yang digadang-gadang sebagai daily driver mutakhir. OPPO Find X9...

Brand Terkait

Samsung

Samsung menghadirkan smartphone Galaxy, tablet, wearable, TV, dan perangkat rumah tangga dalam satu ekosistem terintegrasi. Samsung dikenal dengan teknologi layar terbaik, performa tinggi, dan inovasi global untuk kebutuhan modern.

Samsung Galaxy S26 Ultra

Samsung Galaxy S26 Ultra hadir sebagai smartphone flagship yang menggabungkan teknologi kamera resolusi tinggi dengan performa kelas atas dalam satu perangkat. Perangkat ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan fotografi, produktivitas, dan penggunaan harian dalam satu ekosistem yang terintegrasi. Samsung menghadirkan kombinasi spesifikasi yang kuat untuk mendukung berbagai skenario penggunaan.Perangkat ini menggunakan...

Samsung Galaxy S26

Samsung Galaxy S26 hadir sebagai smartphone flagship yang dirancang untuk memberikan keseimbangan antara performa, kamera, dan kenyamanan penggunaan dalam ukuran yang lebih ringkas. Perangkat ini menggabungkan berbagai fitur penting untuk mendukung aktivitas sehari-hari. Pendekatan yang digunakan berfokus pada kemudahan penggunaan tanpa mengorbankan pengalaman utama.Flagship Ringkas dengan Performa Andal untuk Setiap...

Samsung Galaxy S26+

Samsung Galaxy S26+ hadir sebagai smartphone flagship yang menggabungkan performa tinggi, layar berkualitas, dan kemampuan kamera yang dirancang untuk kebutuhan modern. Perangkat ini menjadi pilihan bagi pengguna yang menginginkan keseimbangan antara desain premium dan fitur lengkap dalam satu perangkat. Samsung menghadirkan pendekatan yang fokus pada pengalaman penggunaan yang konsisten dan...