Unboxing Samsung Galaxy S26 Ultra Resmi Indonesia (YouTube Video)
Bismillah. Alhamdulillahirabbil alamin. Wasalatu wasalam ala rasulillah. Eh, waktunya kita hari ini unbobol unboxing sambil ngobrol Samsung Galaxy S26 Ultra. S26 Ultra. Yuk kita obrol. Nobech review bareng Nobotch review. Setelah biasanya saya ini bermain-main dengan Samsung Galaxy base model S25, S23, S24. tahun ini ee saya ingin merubah sedikit kebiasaan itu bermain-main dengan yang versi ultra. Alasannya cukup simpel karena emang ada beberapa capability yang ada di Samsung Galaxy Ultra Series tidak hadir di base model dan tahun ini rasa-rasanya udah kepentok tuh ya berasalnya di tahun lalu sih kayak mulai dari telennya, perekaman eh video tidak bisa ke SSD eksternal yang base dan segala macamnya. Dan tahun ini ee sepertinya upgrade-an dari S26 Ultra itu memang sangat-sangat menarik ya. Eh, untuk dilewatkan itu sayang seperti privacy screen-nya, terus juga kemampuan ee daya tahan baterainya yang someh somehow ternyata tahun ini efisien sekali dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Terus juga apalagi em udah sih ya. Oh, APV mode buat merekam video yang datanya besar banget, tapi menarik banget. Lat-latnya sepertinya untuk kita jajal, untuk kita coba. Jadi, tanpa perlu berlama-lama, mari kita unbox Samsung Galaxy S26 Ultra. Kita coba, ya. Bismillahirrahmanirrahim. Ini dia Samsung Galaxy S26 Ultra yang akan kita jajal selama beberapa bulan bahkan mungkin 1 tahun ke depan. Beda banget dibandingin yang biasanya pakai base model. Tahun ini udahlah yang ultra. Warnanya enggak kalem, enggak hitam, enggak putih. Tapi ini yang warna cobalt violet. Emak susah mungkin menangkap di kamera warnanya saat ini, tapi sebisa mungkin saya coba optimize ya untuk bisa nangkap warnanya. Yang saya lihat di layar handphone sih sama yang di depan mata nih sama nih. Jadi kalau misalnya cahayanya itu enggak mencrang banget emang kelihatannya lebih kayak seperti biru abu hitam ya. Cuman kalau kena cahaya banget-bangetan. Nah ini kayak begini. Warna ungunya lebih kelihatan. Jadi ungunya bukan yang soft. Emang cukup pekat. Saking pekatnya ini jadi cukup gelap ya. Oke, seperti biasa eh Samsung kalau misalnya punya dalaman experience unboxing-nya itu emang bukan yang gimana-gimana gitu ya. Karena kita udah ngerti lah dalamnya itu ada SIM card ejector, quick start guide dan juga kabel data type C to type C. Halas. Selesai. Itu aja sisanya langsung berhubungan dengan handphone-nya. Ih, Samsung Galaxy S26 Cobalt Violet. Bentukannya ya seperti ini. Ada kamera bump yang mirip banget dengan Galaxy Fold 7. Jadi ya emang seperti ini estetik kameranya saya suka. Ini dikelat dulu kali ya. Terus kalau kita lihat bagian sampingnya ya teman-teman sudah tahulah ya tombol volume power. Di bagian bawah tentu apalagi kalau bukan speaker USB type C mic dan juga port untuk SIM card tray. SIM card-nya tentu seperti biasa ya, hanya SIM card aja, SIM 1, SIM 2, enggak ada lagi yang lain as always. S P dan kalau diperhatiin SPEN-nya ini sebenarnya di ujung sekali ya. Banyak yang bilang, "Oh, berarti kalau begini enggak bisa dibalik dong." Kalau misalnya selama ini kita biasa masuk-masukin aja enggak bisa keputar kiri atau kanan. Ya bisa ini. Kalau misalnya kita putar seperti ini bisa tapi jadinya ada yang nih lihat enggak? Ada kayak satu part yang nongol sendirian. On the top ada mic dan bagian depan tentu screen. Dan itu dia selesai unboxing Samsung Galaxy S26 Ultra. Kali ini eh saya juga alhamdulillah dikirimin casing langsung sama Samsung Indonesia. Yang pertama itu adalah eh design for Samsung dari Spiget. Namanya adalah C11 magnet case Chronos. Nah, desainnya ini persis kayak begini. Kalau misalnya pakai case seperti ini, good news-nya adalah nah masih kelihatan ya warna apa namanya? Eh, untuk warna si Violet yang ada di handphone ini. Dan kita enggak berhenti di sana karena dikirimin juga satu buah casing sama case Folia. pentinglah support teman-teman creator. Jadi, case folia by photofolia ini adalah satu buah case yang punggawa-punggawanya itu adalah K2G, Droid Lime, E Indratech Lli dan juga Masmobi. Nah, ini kemarin dikirimin eh casing-nya eh casing ya untuk eh apa namanya? Packaging-nya masih belum final packaging tapi barangnya sama. Nah, ini dia nama model case ini adalah shade. Nah, kevlar feeling gitu shade ini. Jadi, begitu dipakaiin, Ye. Mantap, Bu. Lihat pegangannya itu masih enak karena tipis. Kelihatan enggak ya? Jadi, rasa-rasanya tuh ee mirip sama pakai si ZF 7 yang menggunakan si ini si apa namanya ini? Apa sih nama casingnya? Eh, carbon ya. Carbonnya Samsung Galaxy ZF 7. Jadi feel-nya itu sama cakeplah. Thank you C Folia and good luck ya teman-teman untuk dagangannya. Nah, ini dia Samsung Galaxy S26 Ultra yang baru aja kita set dan ini udah full. Iseng-iseng yuk kita foto-foto awal. Settingannya 0,7 seperti biasa di one time zoom terus kita coba cek juga three time zoom terus five time zoom-nya. He. Mungkin pertanyaannya adalah apakah saya ee di awal penggunaan itu berekspektasi bahwa handphone ini punya sensor yang lebih besar untuk telenya? Ee mungkin juga untuk main kameranya. Sure. Tapi untuk yang datang dari pengguna S base model, this is actually looks really good. Terutama dengan bukaan besar yang lebih besar dibandingkan dengan generasi sebelumnya, jadi lebih excited ya untuk e bermain-main dengan handphone yang satu ini. Jadi ya kita coba aja deh nanti beberapa minggu ke depan, beberapa hari ke depan kita akan coba cek termasuk juga nanti ke bagian APV-nya seperti apa gitu ya. Entar kita coba kik lebih lanjut, tapi yang pasti untuk sekarang di sini dulu kali ya. Unboxing sambil ngobrol-ngobrol Samsung Galaxy S26
Video Lainnya
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sebuah inovasi radikal lewat kehadiran lini Huawei Pura X Max yang siap menggeser dominasi iPhone dan Samsung. Kehadiran...
Bayangkan jika smartphone andalan Anda tiba-tiba kehilangan sinyal akibat masalah IMEI yang diblokir di Indonesia. Situasi tak terduga inilah yang memaksa seorang...
Ketika hampir semua produsen ponsel berlomba-lomba menyematkan emblem 'Ultra' pada produk andalan mereka, sebuah pertanyaan besar muncul: apakah sang pionir masih...
Persaingan di pasar ponsel pintar kembali memanas setelah sebuah perangkat baru hadir dan langsung mengguncang dominasi merek yang selama ini dikenal sebagai raja...
Tecno Camon 50 Pro 5G sempat dipandang sebelah mata saat pertama kali meluncur karena label harganya yang menyentuh angka 5,5 jutaan terasa terlalu mahal. Namun,...
Samsung tampaknya mulai mengubah strategi di pasar kelas menengah dengan meluncurkan Galaxy A37 dan Galaxy A57 di pertengahan tahun 2026 ini. Langkah berani raksasa...
Pasar ponsel kelas 9 jutaan sedang memanas, dan Bestindotech turun tangan untuk menguji tuntas tiga kontestan yang paling banyak diperbincangkan: Xiaomi 17T, Vivo...
Memulai bisnis laundry sering kali terlihat sebagai ladang uang yang mudah dan menjanjikan, namun realitas di lapangan kerap kali berbicara sebaliknya. Berangkat...
Pasar perangkat audio nirkabel premium bersiap menghadapi guncangan besar lewat kehadiran lini Soundcore Liberty 5 Pro Series. Di tengah dominasi merek-merek mapan...
Pasar ponsel flagship premium baru saja diguncang oleh perangkat Android seharga 32 juta rupiah yang digadang-gadang sebagai daily driver mutakhir. OPPO Find X9...
Perdebatan panjang mengenai takhta kamera smartphone terbaik tampaknya telah mencapai titik balik yang mengejutkan. Di tengah dominasi raksasa seperti iPhone,...
Memilih ponsel kelas menengah terbaru sering kali berujung pada dilema antara performa gaming yang buas atau kenyamanan ekosistem perangkat yang matang. Samsung...
Sistem operasi robot hijau kembali membawa lompatan besar lewat kehadiran Android 17 yang kali ini tidak sekadar bersolek di sektor visual. Google tampak sangat...


















