Unboxing Samsung Galaxy Tab S12+: Apa Upgradenya? 🤔 (YouTube Video)
entertainment, tetap bisa gaming juga, dan secara performa juga masih oke. Tapi memang secara peningkatan dibandingin sama S11 ya, S11 Ultra atau S11 biasa memang Oke, yo what's up guys, welcome back to my channel YouTube channel sama gua Alvin dan yes di depan gua udah ada tablet [musik] terbaru ya, tablet Android dari Samsung. Ini dia Samsung Galaxy Tab S12 Plus yang versi ada 5G-nya. Yes, finally Samsung baru aja rilis tablet versi terbaru yang mana sekarang varian nya juga agak berubah dikit dibanding generasi sebelumnya. Di mana sebelumnya kan kalau S11 itu ada yang reguler, S11 aja tanpa plus. Jadi enggak ada plus di varian nya lalu sama S11 Ultra. Nah, sekarang S12 dia balik lagi varian plus nya, tapi varian ultra nya juga tetap ada sama ada beberapa pembaruan lainnya. Makanya kita bahas lengkap di video kali ini jadi langsung aja tanpa basa-basi lagi kita mulai videonya. Let's go. [mendengus] Yang udah jadi new normal sekarang sayangnya ya produk-produk gadget dari Samsung sampai Apple udah enggak dapat charger. [musik] Ya, memang bisa beli terpisah sih di toko, cuma ya bisa berjuta-juta cuy. Makanya ini gua pengen rekomendasi charger yang cocok ya, harga affordable dan pas banget ya buat Samsung hingga produk Apple. Yaitu Rapa Power Zen Pro 60 watt. Yes, jadi charger ini tuh compatibility nya lengkap banget mulai dari protokol baru Apple yaitu power delivery 3.2 AVS up to 60 watt dan pastinya juga Samsung dengan super fast charging 3.0 yang nanti pastinya kita juga akan tes di Tab S12 Plus video ini. Bentuknya kecil banget buat charger ukuran 60 watt ya, jadi gampang buat dibawa-bawa yang mana teknologi pendinginan nya juga dapat upgrade sekarang ya. Jadi charger nya bisa dibilang adem lah. Dan sekarang satu charger aja makanya udah bisa buat ngecas semua gadget kalian dengan kecepatan maksimal. Tapi pilihan warna nya juga banyak jadi kalian bisa pilih sesuai dengan selera kalian. Harga nya ini cuma di 200 ribuan aja dengan garansi sampai 2 tahun. Makanya langsung aja cek link paling pertama di kolom deskripsi dan langsung aja kita mulai ke [musik] unboxing nya. Oke, yang pertama kita langsung bahas saja untuk dari segi harga di mana untuk Tab S12 Plus versi Wi-Fi itu starting dari 21.999.000, sedangkan versi yang 5G itu nambah sekitar 1,5 juta di 23.499. Kalau kalian pengin versi Ultra itu starting-nya dari 25.499 dan untuk yang versi 5G-nya nambah sekitar 2,5 juta 27.999. Kalau kita bahas harga tuh enakan di awal apa di akhir sih? Coba kalian komen di bawah dan jangan lupa kasih jempol kalau kalian suka videonya. Seperti yang kita tahu Samsung sudah pabrik di Indonesia jadi sudah di dibuat di Indonesia. ini varian warna grey ya 256 GB. Jadi memang cuma ada satu versi saja untuk Tab-nya sendiri 256 GB storage sama yang Ultra juga 256 dengan RAM 12 GB yang bedanya tadi cuma dari versi 5G sama Wi-Fi saja. Kalau kalian notice juga paketnya agak tebal ya guys kali ini ya karena memang sekarang di versi S12 ini sudah jadi bundle satu, sudah jadi bundle satu, sudah dibundling jadi satu ya si keyboard sama S Pen-nya. Kalian bisa lihat dari gambar depan walaupun memang enggak ada gambar keyboard-nya gitu tapi kita lihat dari dalam ya. Uh, oh bukanya begini guys ininya sekarang. Bukan dibuka ke atas. Eh [tertawa] Mario Uh, oke nah ini nih. Ya ada satu kantong sebelum si tabletnya ya. Kita coba lihat kita dapat apa. Nah, oke jadi ini untuk aksesorisnya yang kalau kalian bisa lihat ya secara bentuk yang gede [musik] seperti ini biasanya adalah sebuah keyboard. Coba. Nah, ini dia. Tara, uh oke. Nah ya yes jadi memang untuk yang S12 semua bundling ya, keyboard sama pen-nya. Cuma pen-nya gua enggak tahu di mana. Entar kita lihat keyboard-nya sendiri. Ini dia ada kayak pogo pin-nya ya, sama untuk stand-nya di atas. Dan ini tuh kayak oh, oh iya, enggak bisa diapa-apain sih. Oh, oh jadi sistemnya ditekan gini, tep gitu. Jadi dia kayak bisa ditempel untuk kita simpan atau kalau kita mau berdiriin juga jadinya bisa. Berarti ini di bagian belakangnya nanti ya. Eh, tombol si Galaxy AI dan keyboard-nya sendiri agak tipis sih ya travel-nya ya, tapi masih enak sih menurut gua. Tuh kalau kalian lihat dari samping ya, kayak agak tipis eh, travel key-nya tapi masih ada, masih berasa. Dan masih oke juga. Nanti kita akan tes lebih lanjut ya. 70% untuk layout-nya ya dan ya, ada stand-nya juga. Jadi mungkin bisa satu posisi nih untuk si keyboard-nya. Gitu. Nice, quality-nya enak [musik] bahannya. Kita cek ke ini dia. Uh, tabletnya. Yes, kalau kalian ingat tahun lalu kita itu nyobainnya versi Ultra ya, makanya tahun ini kita pengin cobain yang versi Plus saja karena gua sendiri ngerasa ukurannya ini sekarang 12,6 inci itu menurut-menurut gua secara ukuran itu lebih sweet spot gitu, enggak segede yang si Ultra yang berapa tuh? 15 inci ya hampir ya. Nah, untuk ukuran sendiri memang S12 Plus ini guys, ada beberapa perbedaan dibanding S10 Plus di mana ukuran layarnya dari 12,4 jadi 12,6 inci. Panelnya masih sama Dynamic AMOLED 2X. Kemudian untuk chipset-nya juga ada peningkatan dari Dimensity 1300 Plus yang mana dia itu 4 nanometer jadi Dimensity 1500 di 3 nanometer yang mana memang kalau kita cek itu keluaran 2025, tapi peningkatannya lumayan nih ya dari segi chipset sendiri karena dari S10 dibandinginnya itu naiknya 48% untuk GPU-nya naik 67% dan yang menarik ini NPU ya karena per AI-annya sekarang sudah lebih baik, naiknya 141%. Baterai juga meningkat ya, ini dari 10.090 jadi 10.600 mAh dan yang menarik sebenarnya kalau kita cek dari segi endurance nih, di mana endurance-nya juga naiknya cukup signifikan kalau kita cek di GSM Arena dari 73 jam itu jadi 94 jam. Jadi nambah 20-an jam walau memang sayangnya nih battery cycle-nya kayaknya agak menurun jauh ya. Ini yang kita lihat memang tren terakhir-akhir ini di mana cycle baterai itu turun dan di sini dari 2.000 cycle jadi 1.200 cycle aja. Ini rating dari EU ya yang mana biasanya memang itu cukup official sih bisa dibilang itu untuk tabletnya sisanya yes kita dapat si S Pen ya, S Pen-nya bentuknya simpel kecil gini ya. Dan sayangnya memang kalau dulu di S Pen itu di keyboard-nya dia ada semacam tempat taruh S Pen sekarang itu di S 12 itu balik lagi dia di luar lagi nih kayaknya nempelnya ya. Kemungkinan di sini kalau enggak salah kemarin gua tes. Tuh. Oh, dibalik ya. Yes, jadi bagian kanan atasnya ini ya untuk tabletnya yang mana ini kameranya. Ya, jadi sistemnya magnet nempel. Terus terakhir ada aksesoris terakhir ya. Ada buku-buku, ada kabel charging juga yang berwarna putih ini kalau kita cek. Yes, ya kabel charging warna putih dan terakhir ada si SIM ejector yang mana ini menarik ya karena kita bilang tadi kan ini adalah varian 5G yang mana bisa pakai SIM card artinya dan S 12 Plus ini juga bisa expand micro SD slot. Jadi kita lihat untuk slotnya sendiri. Nah, seperti ini guys. Jadi dia ada slot untuk SIM-nya dan there you go micro SD yang mana katanya bisa di expand sampai 2 terabyte. Oke, kita coba nyalakan. Nah. Oke. Sip, sudah nyala sambil kita nunggu nyala kita pasang ke keyboard case-nya ya. Jadi kita tinggal kayak tempel ke sini. Yes, powered by Android. Dan kalian seperti yang kita bilang, apakah kita tinggal gini. Oh, oh, oke. Lucu nih. Jadi kalau kita lihat dari dalam ya, kalau kita tekan, dia itu kayak sambil ngedorong si Pogo Pin-nya. Tuh. Tuh, ya. Wah, menarik ya. Dan yes, gua set up dulu. Habis ini kita testing-testing dan gua akan share ke kalian kurang lebih experience-nya kayak gimana. Buat kalian yang punya produk Samsung ya, bisa set up dengan cepat. Nih. Kita set up saja. Oke. Oke, Guys. Jadi sudah kita testing ya. Dan di sebelah gua sekarang juga sudah ada si Tab S11 Ultra generasi sebelumnya yang versi lebih gede. Yang mana kita akan coba compare juga secara hasil. Dan sebelum gua compare sendiri, gua juga pengin share beberapa hal yang sama ya. Yang bisa dibilang masih dipertahanin Samsung di generasi terbaru di S12. Terutama yang Plus ini. Yang pertama pastinya adalah IP rating. Yes, ini adalah tablet dengan IP 68 ya. Jadi kalau kalian yang kecemplung air, kena debu, segala macam, ini bakalan tetap aman. Jadi menarik kalau kalian mungkin yang suka dekat-dekat sama air ya. Mungkin dipakai di kamar mandi sambil ngapain gitu. Mandi maksudnya di bathtub ya. Itu bakalan aman. Jadi ya ini yang enggak dimiliki sama kompetitor terutama kayak iPad gitu ya. IP68 water and dust resistant-nya. Kemudian yang kedua juga masih dipertahanin si micro SD slot tadi. Yang mana ini bisa di-expand sampai 2 terabyte storage-nya ya. Plus ini juga 5G jadi bisa pakai SIM card. Dan yang ketiga pastinya layarnya sendiri ya. Dynamic AMOLED 2X dengan rasio tadi 16:10. Yang mana kalau kita buat nonton konten-konten multimedia di YouTube ya, itu pakai 16:9. Jadi rasio black bar-nya masih enggak segede kalau kalian pakai iPad yang mana rasionya kayak mendekati enjoy multimedia menurut gua ini juga jadi salah satu tablet pilihan yang oke banget. Walaupun memang nanti kita coba lihat secara value for money-nya kayak gimana di akhir. Karena gua pengen share dulu untuk peningkatan performance yang mana tadi Samsung udah ngeklaim dari generasi sebelumnya ke generasi sekarang peningkatannya cukup tinggi terutama di bagian AI nya dan di sini gua tes mulai dari AnTuTu Benchmark sekarang udah V12 ya yang mana angkanya sendiri dari Tab S8 Ultra itu di 3.011.000 naik sekitar 10% di Tab S12 Plus di 3,3 juta kurang lebih kayak gitu. Kemudian Geekbench 7 juga ini menunjukkan peningkatan yang menarik karena di CPU single core naiknya cukup tinggi 16% tetapi di multi core ini agak turun ya turun sekitar 9,15%. Nah ini yang mungkin gua juga harus cek double cek karena memang di Tab S12 ini sendiri ketika gua tes di Geekbench terutama yang AI ini ada yang aneh yang mana anomali cuma nanti gua share setelah gua share yang GPU dulu karena GPU nya juga ini peningkatannya kurang lebih lumayan untuk Vulkan naik 10% untuk OpenCL itu di 16%. [musik] Nah Geekbench AI nah di sini yang gua ngelihat agak sedikit aneh karena untuk kita tes CPU GPU itu peningkatannya lumayan banget ya kalau CPU itu peningkatannya sekitar 18% untuk single untuk half nya dia di 50% ya peningkatannya dan di quantize itu 51% sedangkan di GPU nya sendiri kurang lebih sama di belasan persen naiknya ya 15% untuk single 15% untuk half dan quantize nya di 12,8% cuma ketika kita tes di Geekbench AI dengan pakai neural network API nya ya NNAPI itu skornya agak aneh karena di versi yang S11 Ultra itu di 1.198 untuk single nya half precision nya 9.500-an dan quantize nya di 12.000 tapi di S12 Plus ini kita cek single nya di 700-an half precision nya di 700-an juga dan quantize nya di 1.600-an yang mana setelah gua research ternyata kayaknya di versi Android 17 memang ada yang dikurangin sama Google untuk neural network API nya yang mana gua tadi sebenarnya pengen ngebuktiin soal klaim Samsung soal dia naik 60% tapi sebenarnya udah terbukti sih di Geekbench AI CPU di mana tadi ya untuk half dan quantization itu naik sekitar 50-an persen. Jadi, untuk fitur-fitur misalnya kalau kalian pengin ngebersihin foto ya, clean up atau kalian pengin nambahin pakai fitur foto assist, itu harusnya secara processing bisa lebih cepat di Tab S8 Ultra Plus ini ya, karena dengan neural network processing yang lebih kencang. Dan secara kamera pun juga dia masih sama ya. Kalau bedanya mungkin kalau di versi sebelumnya dia ada semacam kayak notch karena bezelnya lebih tipis. Nah, kalau di S8 Ultra Plus karena bezelnya lebih tebal, dia kayak yang merata di seluruh bezelnya. Cuma kameranya di bagian horizontal saja. Oke, ini dia untuk kualitas front camera ya, untuk webcam kalau kalian mau pakai ini untuk meeting. Jadi, kualitasnya oke banget ini lebar banget bisa dibilang ya. Dan posisinya nih resolusi 4K maksimal di 30 FPS. Dan sekali secara kualitas juga kalian bisa lihat eh detailnya juga cukup oke. Cuma memang angle-nya saja dia dengan keyboard ini ya, yang posisinya dia agak naik. Jadi, kalau kalian pengin lebih pas mungkin kayak gini diganjal sedikit. Tapi ya secara kualitas ya, kalian bisa nilai sudah cukup baik. Nah, satu yang menarik juga yang khusus ada di Tab S8 Ultra adalah ada beberapa preloaded apps, [musik] bukan bloatware tapi aplikasi-aplikasi productivity. Dan ada juga plan gratisnya. Misalnya kalau kayak Photoshop itu kalian dapat gratis sampai 4 bulan. Terus ada beberapa aplikasi lain kayak misalnya ada Notion, ada juga buat notes kayak Notability sama GoodNotes ya. Plus ada juga kayak Clip Studio Paint buat yang suka menggambar-gambar. [musik] Dan ada juga Luma Fusion walaupun memang Luma Fusion-nya itu yang belum versi berbayar ya. Jadi, kalian mesti bayar untuk kalian bisa pakai [musik] fiturnya tadi. Oke, jadi ini kita sudah testing-nya beberapa mulai dari gaming sampai ke multimedia dan pastinya charging. Nah, yang menarik untuk dilihat adalah improvement terutama dari sektor efisiensi yang mana chip Dimensity 9000 500 itu sudah 3 nanometer ya. Jadi, gua tes dari game yang ringan sampai yang berat plus ada satu tes bonus yang nanti ya kalian lihat saja sendiri. Mulai dari Mobile Legends, settingannya sudah bisa ultra high ya. Cuma eh satu match-nya itu stabil di 60 FPS saja, enggak ada dibuka di apa refresh rate yang lebih tinggi. Suhu cuma 32 derajat dan baterai juga cuma 3% untuk satu game. Ya ini sudah pasti aman lah ya MLBB kan di layar segede ini ya bisa dibilang ringan tapi ya immersive banget walau ya memang jari jadi mesti agak olahraga. Lanjut ke PUBG Mobile. Catatan kecil grafisnya ini kalian bisa set sampai Ultra HDR tapi frame rate-nya kekunci ya jadi enggak bisa diubah. So makanya gua pakai HDR dengan frame rate yang ekstrem dan menurut gua ini sweet spot lah di mana stabilnya dia 60 FPS suhunya juga 31 30 kecil ya dan satu match itu sekitar 30 menit sampai 40 menit baterai cuma turun 5%. Ya 5% buat 30 menit itu irit banget. Next yang berat nih Wuthering Waves Ultra High di cap 60 FPS rata-ratanya enggak nyampe 60 sih dia di 50-an FPS lah jadi masih playable banget enak dimainin tapi memang pas lagi rame efek combat-nya banyak itu kerasa ada frame drop. Suhu nah ini yang mulai agak naik 35 derajat masih wajar ya buat game seberat ini dan 15 menit main baterai lumayan turun 5%. Next ada tes bonusnya yang mana yes kalau kawan tahu gua penasaran ya selalu nyobain main game PC di Android sekarang dan di sini sudah bisa gua testing pakai game native. Cuma memang hasilnya agak campur aduk. Hades yang mana game bisa dibilang [musik] benchmark ya untuk mobile dengan grafis 3D itu enggak bisa jalan sama sekali layarnya hitam tapi audionya ada. Nah yang menarik Sifu ini awalnya bisa dimainin tapi habis itu frame drop ya kayaknya throttling dan akhirnya nge-freeze jadi enggak bisa main. Yang lancar justru game tenis favorit gua Tennis Elbow 4 itu fix 60 FPS cuma baterainya lumayan boros nih mirip sama Wuthering Waves tadi ya kayak game berat padahal grafisnya bisa dibilang kayak ya grafisnya enggak terlalu ya kentang lah bisa dibilang ya. 15 menit itu sudah sudah kurang 5% tapi suhunya cuma 30 derajat balik lagi optimalisasi sih. Yang mana memang sayangnya itu ya emulasi game PC di Android memang sangat bergantung sama driver GPU. Nah kalau Snapdragon itu memang punya driver yang komunitasnya itu sudah matang gitu ya jadi ya akhirnya di MediaTek sayangnya belum gitu. Jadi, istilahnya tenaganya ada ya, cuma jembatan ya buat MediaTek itu belum ada di driver-nya. Jadi, semoga ke depan ada update biar compatibility-nya lebih luas dan chipset-nya bisa lebih maksimal. Oke, terakhir buat yang beli tablet pasti banyak use case-nya buat nonton ya dan gua juga testing satu episode One Piece live action the season 2 ya durasi action 1 jam itu brightness mentok 100% di kondisi terang volume 80% baterai turun dari 63 ke 53%. Ya, sekitar 10% lah. Jadi, kalau dihitung kasar dari full bisa nonton sampai 10 jam ya, 10 episode dan itu brightness maksimal ya. Jadi, kalau kalian turunin mungkin bisa lebih. Jadi, maraton seharian satu season harusnya aman dan kualitas audionya juga menurut gua udah mantap banget dengan quad speaker-nya. Oke, kesimpulan buat performa sendiri game Android sih aman banget di Tab S8 ini cuma memang impresifnya ya dari segi efisiensi sih. Tablet 12,6 inci baterainya awet, suhunya adem dan menurut gua di sini efek tadi 3 nanometer chip-nya kerasa. Catatannya memang cuma satu, kalau kalian niat beli tablet buat main game PC atau Steam via emulator buat sekarang kayaknya bukan bukan pilihan yang ideal karena faktor driver-nya tadi. Dan enggak lupa, gua juga ngetes untuk charging pakai si Rapha Power Zen Pro 60 watt tadi ya. Nah, dimulai dari baterainya habis total 0% 10 menit dapat 10% terus 40 menit udah 50% 60 menit 75% dan sekitaran 1 jam 40 menit baru full si baterai 10.600 mAh sesuai sama klaimnya Samsung yang artinya charger ini memang sesuai sama standarnya Samsung super fast charging. Kalau di Tab S8 ini bisa sampai 45 watt tapi charger-nya bisa sampai 60 watt. Jadi, masih ada head room yang bikin charger-nya adem. Yang satu lagi yang menarik sebenarnya gua pengen coba adalah si Pro keyboard-nya yang mana katanya udah tersedia buat kedua ukuran ya. Jadi, yang plus ada sama yang ultra ada. Kemarin Nadi sempat ngecekin yang ultra-nya kelihatannya menarik ya dengan build quality metal, bentuknya udah kayak laptop dan dikombinasiin sama ya si ala-ala Dex-nya si Samsung ini menarik untuk kita bisa dapat tablet dengan experience ya rasa-rasa laptop walaupun memang belum kayak laptop banget tetap gitu ya belum bisa menggantiin 100% tapi dengan ya tahu Samsung dengan Android-nya menurut gua lebih fleksibel ya secara penggunaan enggak se istilahnya memang enggak sefokus produktivity kayak iPad tapi kalian bisa tetap enjoy entertainment tetap bisa gaming juga tadi ya dan secara performa juga masih oke tapi sama S11 ya S11 Ultra atau S11 biasa memang enggak terlalu signifikan banget. So itu dia guys Samsung Galaxy Tab S12 Plus gimana pendapat kalian kalau gua lihat sendiri memang tablet ini tuh secara keseluruhan ngasih value for money walaupun memang harganya ya memang tinggi sih ya kayak tadi kita bilang starting dari 21.999.000 cuma kalau kita compare misalnya ke iPad Pro M5 itu harga retail ya starting di 31 juta belum termasuk keyboard dan juga si stylus atau si Apple Pencil-nya memang ini jadi ngasih value yang menarik gitu ya karena hematnya berarti 10 juta walau kalau kalian cek juga iPad Pro M5 di pasaran tergantung kesaktian voucher kalian itu kalian bisa dapatin di harga mungkin 24 25 jadi mirip-mirip mungkin secara harga ya kayak nambah dikit tapi ya balik lagi itu belum termasuk si aksesorisnya jadi ya itu sih yang gua rasa bisa kita bahas dari Tab S12 ini untuk sementara ini mungkin next kita akan coba lebih lanjut lagi soal Tab ini kira-kira apa yang pengen dibahas silakan dikomen langsung di kolom comment section di bawah dan kalau kalian suka videonya boleh kasih tombol jempol ke atas jangan lupa subscribe ke Machine ID channel itu aja nama gua Mas dan thank you so much for watching I'll see you guys on the next video. Ciao. Tapi ya Android tetap lebih bebas walaupun katanya bentar lagi enggak bisa sembarang install uh.
Video Lainnya
Pilihan tablet 5-10 jutaan kini makin beragam dengan keunggulan unik di setiap lini. Simak komparasi mendalam soal layar, performa, dan daya tahan baterai agar Anda...
Lenovo Tab Plus Gen 2 hadir menggebrak pasar lewat performa audio luar biasa dan visual memikat. Pengalaman audio-visual ekstrem ini menawarkan kejutan fitur kelas...
Menjelang gelaran Apple Event September 2026, rumor mengenai bocoran lini iPhone terbaru hingga inovasi aksesoris canggih kian memanas. Simak prediksi deretan...
Membeli gadget mahal sering kali memicu penyesalan, tetapi beberapa perangkat terbukti memberikan nilai jangka panjang yang sepadan. Ketahui deretan investasi...
Kehadiran Huawei MatePad Mini sukses memberikan angin segar di tengah tren pasar yang dipenuhi tablet berukuran raksasa. Membawa dimensi super tipis dan panel...
Mencari gawai ringkas yang benar-benar bisa diandalkan untuk mobilitas ekstrem kini bukan lagi sekadar angan. Lewat gebrakan layar Flexible OLED PaperMatte yang...
Huawei kembali menggebrak pasar tablet lewat gebrakan yang membuat para kompetitornya, termasuk lini iPad Mini, harus waspada. Melalui dimensi super ringkas dan...
Kehadiran HUAWEI MatePad Mini membawa kejutan tak terduga di segmen tablet ringkas yang selama ini nyaman dikuasai oleh iPad Mini. Bersembunyi di balik dimensi...
Kehadiran sistem operasi terbaru Apple selalu memicu rasa penasaran, namun menjajalnya lebih awal lewat versi developer BETA kerap kali menjadi buah simalakama bagi...
Lenovo tampaknya berhasil mendobrak dominasi pasar lewat lini Yoga Tab terbaru, menyajikan alternatif menyegarkan bagi para pencinta gawai yang mulai jenuh dengan...

















