Jungkat

Unboxing Xiaomi 14T Indonesia - ADA CHARGERNYA KOQ (YouTube Video)

  • 26/09/2024

Halo Sob! Saatnya kita melakukan video unboxing dari Xiaomi 14T. Ya, kalau misalnya video ini publish, itu artinya saya sedang berada di Jerman untuk ngetes smartphone ini. Tapi sekarang itu saya masih di studio karena kita unboxing dulu si produknya. Akhirnya saya bisa nge-share video ini ke kalian karena ini sebenarnya adalah salah satu smartphone yang ditunggu-tunggu sama Xiaomi fans di rumah ya, karena 13T itu cukup ngehit. Bahkan sampai saat ini mungkin ada yang nggak kebagian produknya. Tapi tenang aja, penerusnya telah datang dan mungkin, bukan mungkin sih, sudah dipastikan ini akan lebih baik dari 13T. Langsung saja kita mulai unboxingnya! Yang pertama kalian lihat box-nya dulu ya. Ini adalah box yang nanti retail dijual di Indonesia. Dan kalian bisa lihat disini karena ini sudah ada tulisan kami buatan Indonesia. Terus juga di bagian belakang, kita akan lihat spesifikasinya sekalian saya baca dulu. Karena ketika membuat video ini, saya benar-benar belum buka dan belum mendapatkan brief teknis apapun dari Xiaomi. Nah, disini kita bisa lihat bahwa yang pertama dia pakai MediaTek Dimensity 8300 Ultra, sebuah chipset yang sebenarnya sudah dipakai di Poco X6 Pro. Jadi chipsetnya sama, tapi kameranya lebih baik karena dia collab sama Leica. Mungkin biar lebih dekatnya kalian bisa lihat ya. Ini adalah spesifikasinya. Ada 67W Hyper Charge. Kalau di GSM Arena 90W soalnya. Jadi ya namanya juga hape belum launching, GSM Arena belum tau, tapi saya tau duluan. Nah, ini ada 144Hz AI Display. Ada Xiaomi Custom Image Sensor. Jadi, image sensornya karena dia pakai MediaTek, seperti teman-teman sudah tau biasanya MediaTek itu ISP-nya tidak sebagus Snapdragon, tapi itu adalah sebuah cara buat para pabrikan sebenarnya dia bikin custom image atau custom chip buat image sensornya sendiri. Jadi, Xiaomi punya custom itu. Dan dia itu ada tulisan Leading AI Experience. Untuk fitur-fitur AI-nya mungkin akan saya bahas di video berikutnya ya. Sekarang kita unboxing dulu apa saja yang kalian dapat dari paket pembelian. Karena, konon katanya Xiaomi ini mengikuti jejak Samsung yang tidak memberikan charger. Itu sebenarnya untuk di global. Dan mungkin kita akan melihat bahwa akan semakin banyak pihak-pihak pabrikan yang tidak memberikan charger. Karena semakin kesininya kan mereka ingin mengurangi jejak karbon ya. Jadi, bukan cuma masalah apa namanya, ah, itu menggimit doang. Enggak, sebenarnya memang kalau brand global seperti ini sudah punya awareness sama lingkungan yang jauh lebih baik. Lanjut aja kita buka produknya. Dan ini dia. Ini pertama kali saya akan melihat desain dari Xiaomi 14T. Karena desainnya berbeda guys. Daripada 13T dan yang lain-lain. Pertama kali kalian akan dapat ini. Dapat selamat bergabung menjadi bagian keluarga besar Xiaomi. Biasanya terima kasih ini ada foto mas Alvin ya. Tapi kan udah nggak ada lagi. Jadi, terima kasihnya langsung dari Xiaomi sebagai brand. Terima kasih atas keputusan cerdas anda untuk memilih produk Xiaomi. Dan ya, nanti kalian bisa baca sendiri ya kalau beli ya. Oke, lanjut aja. Kita buka di box pertama. Ini adalah box yang biasanya isinya adalah aksesoris atau case. Dan pertama ini dapat sebuah kartu ejector. Sebuah kartu ejectornya standart aja. Kartu garansi sama kitab-kitab. Dulu mah kitab ya, sekarang cuma selembar begini doang. Karena mereka tahu kalian tidak akan baca. Ini casingnya, kita akan lihat casingnya. Oh casingnya, casing biasa ya. Senang sih saya bukan TPU yang tembus pandang. Kalau tembus pandang itu lama-lama jadi kuning. Jadi ini tuh menurut saya lebih baik lah. Walaupun nanti akan menutupi keindahan desain. Tapi apakah desainnya indah? Kita lihat nanti. Dan kalau yang versi Indonesia, kalian akan dapat charger. Tenang saja, Xiaomi masih tahu ya. Kalau di kita nggak ngasih charger, pasti kena bully. Sama Om Deddy. Ada chargernya, ada chargernya, ada chargernya. Karena nggak mau kena bully Jagat Review, ya mereka kasih charger. Charger ini 67W. Sama seperti spesifikasi di luar ya. Nggak kayak Realme yang ngasih chargernya lebih tinggi daripada spesifikasi si HP-nya. Dan itu dia isi dari boxnya. Sekarang kita rapiin dulu bentar. Desainnya adalah seperti... Wow! Wow. Kotak begini ya? Nah gitu bukannya. Ini kalian bisa lihat nih spesifikasinya. Leica Sumilux Optical Lens. Xiaomi Custom Image Sensor. Sama kayak yang di belakang kayaknya. Media Dimensity 8300 Ultra dengan Next Gen 144Hz AI Display. Hmm... Di display ini ada AI-nya. Apa ya fitur ini ya? Nanti akan dibahas setelah saya coba-coba produknya ya. Dan saya dapet timinya apa? Biasanya kalau datang ke acara launchingnya itu, kita akan dikasih brief explanation. Kalau misalnya... Apa sih yang beda ada AI-nya itu kenapa? Jadi saya belum bisa ngomong hari ini. Mungkin di postingan selanjutnya atau mungkin di Instagram atau di story ya. Jadi kalian follow aja sosial media Sobat Ape. Desainnya cukup tegas. Kotak banget. Tapi nggak apa. Nggak bikin sakit di tangan. Dan bagian belakangnya kaca. Nggak kayak waktu itu kan pakai vegan leather ya. Ini pakai kaca. Which is... Yes, ada sidik jari yang mempel. Jadi kalian harus waspada di sini. Jadi mungkin keputusan tepat sih untuk ngasih casing seperti ini. Kalian bisa lihat ya untuk di modul kameranya. Ada 4 buletan di mana ada 3 kamera di sini. Jadi kameranya itu yang pertama adalah 50MP pakai Leica ada OIS. Terus juga 50MP telephoto. Dan terakhir itu adalah 12MP untuk ultra wide. Dan satu lagi ini LED flash dan dia ada dual LED flash ya. Kayaknya yang satu ini buat yang putih dan yang kanan ini buat yang lebih warm. Sekarang kita akan nyalakan HP-nya. Terlebih dahulu. Dan ya ini dia tampilan dari UI-nya Xiaomi ya. Dia pakai Hyper OS. Sebenarnya mungkin ada yang nanya, Niko kelihatannya MIUI sama Hyper OS nggak begitu beda. Sebenarnya kalian akan melihat kemampuan dari Hyper OS itu ketika kalian sudah punya banyak ekosistemnya Xiaomi. Karena mostly nanti semua dari apa yang muncul dari si perangkat-perangkat Xiaomi yang kalian punya ada di sini nih. Mi Home-nya langsung ada di depan. Jadi kadang untuk matikan lampu, untuk mengontrol beberapa fungsi kontrol cepat dari si produk AIoT yang kalian punya dari Xiaomi, itu bisa langsung dari notification, begini. Jadi sama kayak kontrol-kontrol di depan sini lah. Kalian mau matikan, nyalakan semuanya, tinggal sekali pencet aja which is good kalau kalian memang hidup di ekosistemnya Xiaomi. Nah, itu dia. Dan satu lagi mungkin yang saya mau kasih tau adalah di bagian desain sini. Yang berbeda adalah di tombol power-nya ini sekarang tuh ada grigi-griginya which is nice rasanya ya. Jadi enak gitu dipencet dan volume button-nya juga enak banget tactile-nya nih. Dan tampilannya seperti ini, kalian bisa lihat. Khas Xiaomi, di awal kalian bisa milih sih mau ada app drawer-nya apa nggak. Jadi ya kalau kalian suka pakai drawer ya bisa kayak gitu atau kalian lebih suka semua aplikasi tampil di halaman depan juga nggak ada masalah. Dan sekarang kita akan coba kameranya. Nah, di sini dia seperti biasa Leica itu punya 2 gaya ya. Mau Leica vibrant atau Leica authentic. Saya sih lebih suka yang vibrant karena hasil foto tuh kelihatan lebih bagus daripada kondisi aslinya. Jadi ngasih warna yang sedikit lebih oke terus juga kontrasi juga lebih dark. Ya, jadi kayak lebih movie looks gitu. Jadi nggak lebay sih, tapi cakeplah. Dan kita akan mulai dari kamera depan. Dan kamera depannya ini dia pakai ada beautify-nya sedikit ya. Jadi kalau bisa kalian lihat, kelihatan lebih smooth muka saya. Tapi saya mukanya lagi berminyak ya. Jadi kelihatan juga di sini ketangkep dan hasilnya bagus. Dan sekarang untuk misalnya untuk foto, kita akan coba foto motor di sini. Buset cakep coy. Buset cakep coy ini coy. Karena dia punya sensor yang gede, jadi depannya tuh kalau kalian foto nih, kalian... Saya tampilin fotonya aja. Bagian depan dari motor tuh sharp, belakangnya tuh bokeh perlahan. Uh, cakep banget ini. Cakep banget. Ini udah kelihatan beda aja nih. Udah dari sini udah kelihatan beda aja nih. 50MP-nya dan ini kelihatan sangat-sangat. Mungkin ini bisa dibilang kalian dapat kamera yang ada di Xiaomi 14. Dan tentunya dengan harga yang lebih terjangkau. Tapi, MediaTek Dimensity 8300 Ultra itu bukan chipset yang jelek. Ya, memang mungkin dibawah dari Snapdragon 8Gen3. Tapi buat kebutuhan sehari-hari, ya kalian nggak butuh processing power sebanyak itu. Jadi ini mungkin cocok buat kamu yang pengen smartphone yang value for money, kameranya bagus, dan Xiaomi bisa kasih di HP ini. Nah, pertanyaannya adalah harganya berapa? Nah, saya sebenarnya nggak tahu. Tapi mungkin kalian pas lagi liat video ini sudah keluar ya. Dan katanya ada di 6 jutaan. Jadi, kalau melihat smartphone harga 6 jutaan, wah ini head-to-head sama siapa ya? Vivo V40 ini. Dan mungkin kameranya belum saya tes sih sebanyak itu. Karena size-nya juga bagus. Mungkin butuh waktu kali ya. Saya nggak bisa ngasih tahu mana yang lebih bagus. Tapi, this looks promising. Ada IP69? Mungkin nggak ada ya. Nggak kayak di Vivo V40 ya. 8300 Ultra? Ya, kita tunggu aja tanggal mainnya. Untuk video, sedikit saya mau kasih liat video. Tadi ada menu Master Cinema ya. Kita coba liat. Master Cinemanya hidup. Ini fitur baru dengan ngasih warna yang berbeda. Saya kasih liat sampelnya aja sedikit. Itu dia. Ini dengan Master Cinema nyala. Dan ini saya coba dengan Master Cinema mati. Dengan Master Cinema mati, warna yang kamu lihat itu lebih natural. Dengan Master Cinema nyala, warnanya berbeda. Dan itu dulu yang baru bisa saya kasih tahu tentang Xiaomi 14T ini. Tentunya nanti akan ada banyak pembahasan, terutama ketika saya di Jerman. Saya akan kasih banyak sampel-sampel foto yang sudah berapa dipastikan. Foto-fotonya bagus ya. Tungguin aja. Abis ini akan banyak pembahasan saya tentang Xiaomi 14T ini. Nggak akan lama. Mungkin bisa dibilang besok. Atau mungkin saya publis di hari yang sama, saya masih belum tahu juga. Jadi, tentu saja jangan lupa subscribe ke Sobat HAPE kalau kamu mau tahu lebih banyak dari Xiaomi 14T ini. Dan yang paling penting sebenarnya adalah tulis kolom komentar di bawah apa sih yang ingin kamu tahu dari hape ini. Karena tentunya nanti akan saya bahas di video review. Kita akan bahas semuanya di video review. Kalau namanya di SobatHAPE yang namanya video review, kita mau katain, mau apain, bebas ya. Jadi, kalian bisa tulis aja di kolom komentar di bawah. Kamera buluk nggak bang? Atau apa? Tulis aja. Sekian aja dari Mouldie. Kita akan ketemu lagi di video yang lainnya. Mouldie out! Closed Caption by @subbox.id

Lihat di YouTube

Video Lainnya

Brand Terkait

Xiaomi 14

Xiaomi 14 merupakan smartphone flagship ringkas yang dipasarkan resmi di Indonesia oleh Xiaomi. Perangkat ini dirancang untuk menghadirkan performa kelas atas, kamera profesional hasil kolaborasi Leica, dan desain yang tetap nyaman digunakan dengan satu tangan. Xiaomi 14 menempati posisi unik di kelas flagship karena menggabungkan kemampuan tinggi dalam bodi yang...

Xiaomi

Xiaomi adalah brand elektronik inovatif dengan produk smartphone, AIoT, dan smart home berteknologi canggih. Xiaomi menghadirkan perangkat berkualitas dengan harga kompetitif, mulai dari HP, tablet, wearable, hingga perangkat rumah pintar.

Xiaomi 14T

Xiaomi 14T merupakan smartphone kelas menengah atas yang resmi dipasarkan di Indonesia oleh Xiaomi sebagai bagian dari lini seri T. Perangkat ini dirancang untuk menghadirkan keseimbangan antara performa tinggi, kemampuan kamera hasil kolaborasi dengan Leica, serta daya tahan yang kuat untuk penggunaan harian. Xiaomi 14T menargetkan pengguna yang menginginkan pengalaman...