Jungkat

United E-Motor C2000 : Seharga Scoopy (YouTube Video)

  • 11/08/2025

Kalian udah nendang-nendang pintu bahkan ngehancurin rumah tapi belum dibeliin Vespa, mungkin kalian harus alihin buat beli yang ini. Karena yang ini harganya separuh harganya Vespa dan udah listrik. Kita bahas motor ini. [Musik] Hai guys, welcome Back to Autonet Max dengan saya Satria Katana dan yes, di sebelah saya ada sebuah bukan Vespa jetnya ya, ini adalah United C2000 sebuah motor listrik kelihatan ya dia ada platnya, ada biru-birunya dan kalau kalian biasanya lihat motor kayak begini itu enggak punya plat nomor. Karena wajar kebanyakan ada banyak banget ya motor bukan motor lebih tepatnya sepeda listrik yang bentuknya ala-ala Vespa seperti ini. Enggak ada plat nomornya tentunya malah mungkin ada kayuhannya di sampingnya. Yang ini enggak. Ini adalah motor listrik dapat plat nomor dan tentunya juga ada STNK-nya. Nah, ini sebenarnya bukan motor yang benar-benar baru banget karena United ah launching motor ini tuh di akhir tahun 2024 kemarin. Tapi ya kita baru dapat kesempatan review-nya kali ini dan kita bisa bawa motor ini buat nyobain langsung gimana rasa riding-nya dan kita mau explore dikit seperti apa kelengkapan dari motor ini. By the way, mungkin beberapa dari kalian bosan ya kalau mobil banyak mobil Cina mulu. Motor sekarang banyak motor listrik. Tapi ya gimana lagi ya emang banyaknya seperti itu. Kita juga sebagai reviewer kadang bosan juga. Tapi ya udah enggak apa-apa kita bahas motor ini mulai dari desainnya dulu. Nah, kalau bagian atasnya berasa Vespa banget. Makin ke bawah kalau kita lihat tamengnya ini malah kesannya kayak pusot janggo. Kenapa? Karena desainnya aja kalau kita bandingin dengan Vespa dia enggak ada dasi di bagian tengahnya. Sedangkan kalau kita lihat kayak Vilano ataupun Stylo dia justru ada kesan ala-ala dasi gitu ya. Kayak Vilano. Saya sendiri pengguna Vilano gitu ya. Dia ada LED Del tengah yang kesannya seperti dasi. Nah, di sini enggak ada. Dia malah ada logo E-Motor dan ada United logonya di bagian tengahnya bawah seperti ini. Dibikin kotak kayak gini dan dia konsisten ya. Warna silvernya itu ada di bagian atas di lampu, ada di stangnya, bahkan di list frame dari tamengnya ini juga masih ada warna silvernya. Di logo tengahnya juga ada warna silvernya. Sparbard-nya juga masih ada list warna silvernya seperti ini. Tapi kalian harus ingat ini bukan chrome. Ini warna silver ya. Jadi kalau baret ya baret gitu ya. Nah, ke bawah kita lihat dia juga menggunakan veleg warna silver. Suspensinya dia juga warna silver. Jadi senada ya warna silver-silvernya ini dia menggunakan rem cakram dengan ee kaliper dua piston dan bannya ini profilnya 100/70 R12. Bannya dari Casendo ya, Casendo Molis. Jadi memang ini kayaknya ban yang khusus buat motor listrik. Tapi kalau kalian coba ngolong ke sini ini kelihatan banget kalau kopongnya ya. Itu aja. Kita lihat ke bagian sampingnya yuk. Nah, di bagian samping kelihatan banget kalau motor ini sebenarnya dimensinya enggak kecil-kecil amat. Bahkan kita akan cantumin ya perbandingannya dengan mungkin Vespa, Grand Vilano, dan Stylo di bawah. Kalian lihat dimensinya lumayan loh, mirip banget sama Vespa Primavera ataupun sprint yang 150 cc. Nah, di sini tentunya ada jok tentunya dia ada embosnya united-nya di sini dengan warna coklat ya. Dan coklatnya bukan satu warna, dia dibikin kayak tuton gitu ya. Di bagian sini dia ada handle yang gede banget gripnya di bagian belakang seperti ini alias behelnya. Dan seperti yang saya bilang ya, warna silvernya dia nyambung dari depan ke belakang seperti ini. Di bagian samping kalau Vespa biasanya kan dia bikin agak menggembung tapi enggak banyak tarikan-tarikan garis yang gimana-gimana banget kan. Di sini rameai banget ya. Ada tarikan garis silvernya, terus ada cowakan masuk ke dalam. Ada logo United-nya di sini. Dan untuk foot step-nya dia di bagian sini dengan model yang dilipat ke samping seperti ini ya. Nah, decknya nih. Kenapa? Karena motor listrik biasanya deck-nya tinggi. Kita cobain aja ya mumpung di samping. Nah, seperti ini kalau kalian lihat. Sebenarnya dibandingkan kemarin kita terakhir nyobain tuh Adora ya. Dia sedikit lebih tinggi tapi enggak setinggi Polytron yang benar-benar kerasa kaki itu lurus banget. Kalau kalian lihat di sini kaki saya masih turun dikit ya. Ya memang bukan proporsi yang enak banget tapi setidaknya dibanding kayak Polytron Yad9 atau mungkin saudara sendiri si United MX Series ini lebih enak. Tapi nanti kita akan jelasin ya. Salah satu yang unik adalah posisi duduknya ini ya. Kenapa? Karena dia stangnya lebar dan dia agak turun. Kesannya kayak pakai Vespa yang lama, bukan FM ya, Vespa Vespa yang zaman dulu ya. Jadi kesannya kayak agak turun tapi stangnya lebar. Entar kita akan bahas di riding-nya deh. Nah, mumpung di depan kita langsung bahas juga untuk kokpitnya. Di sini dia ada speedometer ya digital bukan TFT. Ada logo United, ada ready sini berarti dia udah siap ya. Kalau enggak biasanya P ini karena kita sudah pencet rep udah langsung ready buat jalan ya di sini. Terus di sini dia ada indikator baterainya. High ini maksudnya high L itu low. Ini kita masih ada 96%. Sebelah kiri apa kok kosong? Sebenarnya ini kan dia bisa dua baterai nih. Jadi kalau kita pindah baterai yang posisi satunya akan pindah yang sebelah sini. Di sini ada riding mode ya 1 2 dan nya dan juga ada trip meter. Udah itu aja untuk di bagian ini ya. Ada indikator lampu, ada indikator buat anti rollback atau his-nya itu tetap ada. Nah, spionnya dia masih pakai spion yang bulat ya. Dan ini bagus sebenarnya secara desain, tapi lihat ke belakangnya agak sedikit kurang lebar kalau dibandingin kan spion-spion yang oval. Untuk tombol-tombol di sini ada tombol lampu ya. Jadi lampunya sebenarnya bisa dimatiin banget jadi enggak auto headlamp on. Di sini ada tombol hazard yang kita geser ke kiri tapi kalau kita geser ke kanan ini justru jadi reverse mode. Ini R-nya keluar ya buat mundur. Kita bisa gas. Biasanya motor listrik yang reverse mode itu ditekan lama gitu sambil digas. Tapi di sini enggak. Ini kita lebih gampang pakainya ya. Sini tombol mode buat mode berkendaranya. Dan kita geser ke sebelah kiri ada tombol buat high beam, low beam-nya, tombol untuk se dan ada klaksonnya. Seperti itu klaksonnya. Nah, kalau turun ke bawah di sini ada rumah kunci yang modelnya kayak motor bebek gitu ya. Jadi, kita bisa masukin anak kunci seperti ini buat nyalain. Buat buka joknya tinggal ke kiri seperti motor kebanyakan sekarang. Tapi sebenarnya kalau kita mau nyalain motornya bisa pakai dari killnya. Tekan aja dua kali. Dia langsung nyala matiinnya tinggal unlock aja. Ada gantungan juga di sini ada colokan dan sudah type C. Jadi Apple approve ya ini kalau kalian mungkin kebeli Apple tapi enggak kebeli Vespa bisa beli motor ini. Dan di bagian bawah dia ada untuk tempat penyimpanan tertutupnya yang kita bukanya pakai kunci seperti ini. Enggak gede ya dia kepisah kanan dan kiri seperti ini. Dan build-nya ya kalian tahu seperti apa. Dan di sini kuncinya juga model seperti ini aja. Kalau tutup tinggal dikitu aja selesai. Udah enggak ada apa-apa lagi di bagian depannya ini. Berikutnya kita buka bagasi dari United C2000 ini. Ini bagasinya lumayan gede ya, bisa muat buat satu tas jas hujan seperti ini. Plus chargernya juga kalau kalian lihat ini ada slot untuk bisa ngecas langsung ke stop kontak dan juga ada untuk views-nya. Nah, untuk kompartemen baterainya ini sendiri bisa dikunci. Jadi, ada locking-nya. Jadi, enggak usah khawatir ya baterainya akan hilang atau dicolong gimana ya. Kita buka aja pakai kuncinya seperti ini. Di sini ada dua slot baterainya. Jadi baterainya ini bisa aja pakai sistem swap karena dia bisa dilepas. Lepasnya kayak gini ya. Buka aja dari locking-nya. Atau kalian bisa langsung cas juga pakai si adapter chargernya. Mau ke baterainya langsung bisa, ke motornya juga bisa. Kita geser ke bagian belakangnya yang tentunya kentara adalah buritan dan juga lampunya yang Vespa banget ya. 1 2 3. Lampu seperti ini. Apanya? Lampunya model kotak seperti ini. Se-nya kanan kiri dan dia sudah full LED semua ya di sini. Tapi lucunya lampunya semuanya di smoke warnanya gelap semua. Kita enggak tahu kita lihat entar ya kalau malam apakah terang atau gimana atau kalau siang juga akan kalau ini kan kondisi siang jujur aja agak sedikit kurang kelihatan ya untuk lampu remnya. Seinnya sih lumayan sih. Belakang sparbard-nya juga pendek banget cuma segini doang cuma ngepas banget buat plat nomor aja. Tapi dia ada mata kucing kanan dan kirinya. Ban belakangnya dia pakai profil 120/70 R12 dan dia juga masih pakai cakram di bagian belakangnya. Swing arm-nya warna silver juga konsisten ya, silver semua nih sampai ke belakang. Tapi kalau kalian lihat agak sedikit kolong ini agak kebuka gitu ya. Kenapa enggak dicover-cover gitu biar enggak terlalu kelihatan gitu ya. Nah, yang paling penting di bagian belakang tentunya adalah motornya. Di belakang ini di hoop-nya jadi dia yang hoop drive ya. Dan dia motornya pakai dari Sinwin. Yang kemarin-kemarin kalau T dan TX Series itu dia pakai motor dari Bos. Tapi yang kali ini dia pakai dari Sinwin dengan eh rated power itu 2000 watt sesuai namanya ya C2000. Jadi sekitar 2 kW. Tapi secara spek eh maksimum power-nya itu di 3.00 watt. Torsinya 121 Nm. Yes. Gede banget seperti motor pada umumnya. Tapi balik lagi itu biasanya dihitungnya dari hook-nya aja. Tapi begitu udah nyampai di jalan ya enggak akan segede itu tentunya. Itu aja sih. Kita langsung coba drivingnya seperti apa yuk. Y kita mulai riding naik si United C2000 ini. Dan seperti biasa naik motor listrik ya pertama kali yang saya mau komentarin tentu adalah posisi duduknya. Kalian lihat deh posisi duduknya ini stangnya agak pendek dan lebar, tapi di satu sisi kursinya agak tinggi. Justru ini ngingetin saya sama Vespa-Vespa yang jadul posisi duduknya ya. Dan di sini e untuk deck-nya memang tidak terlalu rendah, tapi tidak setinggi motor-motor seperti Polytron ataupun Yadea. Jadi kalau kalian lihat kaki saya di sini masih lumayan lurus, enggak sampai nangkring banget nih. Lumayanlah, setidaknya ini butuh adaptasi untuk ergonomi seperti ini. Nah, sekalian kita juga mau bahas speedometernya ini ya, yang pakai layar negatif seperti ini. Angka-angkanya so far kalau malam harusnya terlihat jelas ya. Kalau siang seperti ini kadang memang ada yang kelihatan, ada yang kurang kelihatan, terutama kalau lagi terik. Dan juga ada beberapa indikator berwarna hijau ini yang justru agak nyaru kalau di trik siang seperti ee saat ini. Nah, riding mode di motor ini tuh ada tiga dengan batas speed masing-masing dari 20-an sampai ke 40-an lalu naik ke 75 km/j. Dan di sini kalau kita rasa-rasain ya dibandingkan dengan klaimnya dia lebih tinggi sekitar 5 km/h untuk riding mode 1 dan juga 2. Klaim 75 km/h. Di sini sih kita saran kayaknya rading mode 2 harus dinaikin deh. Setidaknya ke 55 km/h. Jadi biar perbedaan antara rading mode 2 dan 3 itu enggak terlalu jauh. Jadi kalau kita pakai dalam kegunaan harian aja sih bisa cukup di riding mode 2. Tapi kalau pengen lebih buru-buru bisa pakai riding mode 3. Riding mode 1 lebih cocok dipakai di dalam komplek-komplek doang ya. Nah, untuk baterai dan juga range-nya ada di bawah. Kalian bisa lihat di info grafis di bawah ya. Pada dasarnya kalau makin kencang kalian pakai ya makin boros. Dan kita lagi pakai yang dual mode bater-nya atau dua baterai dengan range total itu di 125 km. Nah, bantingannya dia ini agak keras ya atau ya lebih tepatnya keras sih khas motor listrik kebanyakan lah. Kalau kita sering nyobain motor listrik, kalian pasti paham bahwa motor listrik itu kebanyakan bantingannya agak kaku ya dan di motor ini juga. Tapi di sini bannya agak lebih lebar. Jadi kita enggak terlalu takut untuk ee slip gitu ya kalau kita lagi nikung-nikung. Tapi balik lagi ya karena ergonominya tadi agak unik jadi perlu pembiasaan. Motor listriknya punya tenaga 3800 watt dan dia kalau kita pakai di riding mode 2 atau 3 bisa dipakai seruntulan banget nih. Enak buat kalian yang suka filtering, buat kalian yang suka e agak ngebut-ngebut dikit gitu ya. Ini perpaduan yang pas antara body size-nya dengan power kalau kita ngomong dari lineup-nya produk United. Nah, ada juga beberapa fitur yang menarik. Yang pertama ada delay 3 detik untuk cut off dari remnya. Biasanya kalau kalian pakai motor listrik itu begitu kalian ngrem itu gasnya langsung cut off dan beberapa orang yang biasanya langsung pindah dari motor biasa atau motor ice ke motor listrik biasanya kagok. Nah, dengan adanya delay selama 3 detik di sini cocok buat kalian yang baru pertama kali nyobain motor listrik. Enggak bikin kagok. Dan kalau kalian kepengen sambil ngerem-ngerem dikit, sambil ngegas-ngegas dikit waktu putar balik ataupun lagi filtering itu lebih aman. Tapi harus ingat ya, ini cuma 3 detik doang. Setelah itu ya dia akan cut off. Anti rollback-nya atau heal start assist-nya juga bisa bekerja ya. Dia bisa menahan motor dengan cukup baik. Bahkan kalau kita udah aktifin satu kali kita pencet rem lagi, dia enggak akan ngeloyor ke belakang ya. Cuma yang pertama kali akan sedikit aja ngeloyor ke belakang buat e ngunci remnya doang dan dia bisa bertahan selama mungkin e yang dibutuhkan. Selain itu untuk rem, untuk tuas pengeremannya agak keras ya untuk depan dan juga belakangnya ya. Yang depannya pakem, yang belakangnya agak kurang sebenarnya tapi kalau kalian butuh pengereman yang lebih e santai, yang lebih empuk, kalian bisa manfaatkan rem belakangnya. Oke, jadi kita udah nyobain langsung riding motor ini dan kita akan masuk kesimpulannya. Secara umum motor ini memang secara looks ya dia menggabungkan look ala Vespa, ala Jango, dan ya beberapa motor-motor clash yang lain ya. Well, mungkin buat beberapa orang ada yang merasa dengan harga 24,9 jutaan di Surabaya ya, di Jakarta itu 23,9 selisihnya dikit cuma se jutaan mungkin dapat motor seperti ini sudah happy banget ya wajar tapi mungkin ada yang merasa kok gado-gado banget ya itu balikin ke selera kalian masing-masing dan harganya juga jauh kalau dibanding dengan Vespa. Vespa Rp50 juta. Ini cuma Rp2 jutaan. Dan balik lagi ini sebuah motor listrik. Tentunya rasa ridingnya juga beda. Posisi riding kita juga ah nyobain ya. Posisinya malah kayak Vespa jadul. Kalau kalian yang berharap beli motor ini naikannya kayak FM beda beda ya. Apalagi kalau kalian sudah nyobain Vestnet pasti beda dari posisi duduknya beda, suspensinya juga beda. Ini juga motor listrik tentunya enggak ada kesamaannya. Tapi secara umum dibandingkan beberapa motor listrik dari United yang lain, ini adalah salah satu motor yang secara harga dan kegunaannya ini menurut kami paling sweet spot ya. Kenapa? Karena balik lagi motor-motor sekarang motor listrik sudah enggak ada subsidinya. Jadi kalian kalau expect listrik yang harganya under Rp10 juta atau mungkin belasan juta kecil akan susah. Rata-rata mainnya di belasan juta gede bahkan sampai 20 jutaan seperti motor ini. Dan kita sudah ngerasain motor ini memang dia agak kaku untuk bandingan suspensinya tapi posisi duduknya tidak setinggi Polytron Yadea. Tapi memang tidak seenak punyanya Adora kemarin. Dan untuk ngomongomong baterainya dia baterainya juga sudah litium ion. Kalau kalian butuh satu baterai aja juga tinggal beli aja. Tapi kalau kalian butuh dua baterai tinggal nambah sekitar R5 jutaan kalau enggak salah. R,5 juta kalau enggak salah. Dan satu baterainya kita sudah cobain dari Sidoarjo ke Surabaya. dengan jarak sekitar 24 km kemarin itu kita dapat kalau dihitung-hitung full range-nya 0 sampai 0 ya sampai habis kita bisa dapat sekitar 82 kilo. Itu saya pakai mode 2 dan 3 mulu karena mode satunya ya kalian tahu sendiri speed-nya cuma maksimal 30 km/h tentunya kureng banget apalagi kalau perjalanan enggak jauh gitu saya malah kebanyakan di mode 3 tapi masih bisa dapat 82 km. Kalau kalian bisa pakai dua baterai berarti kalian bisa dapat sekitar 160. klaimnya sih 180-an ya, mungkin kalau pakai mode satu mulu ya. Tapi kalau kalian pakai harian mungkin kalian butuh mode 3 lebih banyak karena mode duanya agak tanggung juga. So, balikin aja ke kebutuhan kalian, kondisi finansial kalian, dan cobain aja motornya ya. Ini motor juga kita dapat pinjaman dari United Motor atau United Motor Jatim ya di Integral Motor Indonesia itu posisinya ada dua, ada di Roko Gateway dan juga ada di GR Eri. So, thank you buat teman-teman dari United yang sudah pinjamin kita motor si C2000 ini. Tapi tenang aja, enggak ada campur tangan apapun dari teman-teman United terhadap hasil review kali ini. Dan yang terakhir banget, kita tetap mau ngingetin semua kita dari AutonetX koncern banget buat kalian yang punya anak, punya adik, punya teman, yang udah ngendarain motor seperti ini, mau itu sepeda listrik, motor listrik, please jangan. Walaupun cuma di komplek aja, tapi ingatlah memang ada sih anak-anak yang punya kematangan untuk bisa nyobain motor seperti ini, bawa motor. Tapi secara emosional belum tentu mereka siap. Itu aja sih. Jangan kalau bisa ya. Oke, kayaknya itu aja dari kali ini. Thank you buat-benan nonton sampai akhir. Kalau kalian suka boleh like, share teman-teman kalian. Komen juga di bawah terkait motor ini gimana atau mungkin do yang pernah pakai kalian bisa komen di komen bawah dan juga mampir ke Instagram TikTok Jago Webcut RS. Oke, itu aja sampai ketemu di video selanjutnya. Bye bye.

Lihat di YouTube