Upgrade Macbook Setelah 3 Tahun, tapi... (YouTube Video)
Wow, hampir 20% naiknya ya. Gua Ah, let's open this. Yap, 20 6 Juni kemarin, Tim Cook announce kalau Apple pada naikin harga. Dan hari ini pas video ini di-shoot tanggal 1 Juli 2026 di Indonesia akhirnya resmi semua barang-barang Apple, enggak semua sih. Mostly kecuali iPhone, itu semuanya pada naik dan harganya wah ngeri banget. Nah, kemarin pas Apple pertama announce ya di luar negeri pada harganya naik, gua cukup panik ya. Dan akhirnya gua decide untuk upgrade laptop yang gua [musik] pakai yaitu MacBook Air. Nah, sebelumnya gua itu pakai MacBook [musik] Air M2 yang ukuran 13 inch dan gua sempat menimbang-nimbang, gua sempat lihat-lihat eh untuk gua upgrade ke MacBook Air yang terbaru dan [musik] sekalian gua juga upgrade ukuran. Cuma memang poin yang sangat menyedihkan di sini adalah ya gua beli ini kemarin pas memang Apple announce dan pas hari ini harganya naik semua. Jadi sebenarnya sejujurnya gua agak sedih pengen bikin video ini karena gua tahu ini buat kalian jadinya kayak ah [menghela napas] ngapain gitu kan. Cuma ya gua pengen share dulu aja ya apa yang gua upgrade di sini dan kenapa gua upgrade sama kita akan testing-testing pastinya ya. Apakah benar eh chipset Apple yang sekarang itu sebagus itu dan apakah dengan harga yang sekarang gimana kondisinya dengan versi-versi yang sebelumnya. Jadi kita bakal langsung aja mulai videonya. Let's go. Oke, ini dia MacBook Air M2 warna midnight yang kurang lebih 3 tahun lalu gua beli ya eh dan sudah ya umurnya kurang lebih 3 tahun dan sekarang memang sudah lumayan uzur, sudah lumayan berasa umurnya menurut gua. Dan kemarin waktu itu memang gua sempat upgrade itu ke MacBook atau bukan MacBook, lebih ke Mac Mini M4 yang mana pas itu gua ngerasa wah lumayan berasa ya upgrade-nya ya, performance-nya kayak responsivitasnya terus juga kebetulan Mac Mini M4 itu gua bisa upgrade SSD-nya. Dan ya itu sekarang jadi desktop PC gua buat di rumah, sedangkan MacBook ini masih sering dipakai buat gua kalau mobile. Nah, gua sejujurnya memang ke sebelumnya sudah berapa nih berarti 3 tahunan pakai ukuran 13 inci ya karena waktu itu MacBook Air itu kan sudah memang cuma ada 13 inci sampai yang MacBook Air M3 waktu itu keluar 15 inci, pernah kita bahas juga dan itu sekarang dipakai sama Anes ya salah satu tim di Base Indo Tech. Makanya gua akhirnya penasaran dan gua memutuskan untuk upgrade ukuran di MacBook Air yang baru ini. Ah. Oke, dan di sini ada invoice-nya. Yes, ini dia guys MacBook Air M5 15 inci yang mana dia pakai 10 core GPU, variannya 16/512 GB. Warnanya sky blue yang harganya 25499 dan gua sendiri kemarin dapat diskon ya sekitar 1 juta yang mana itu adalah harga normalnya sebenarnya yaitu 24.499.000 sebelum harganya naik ya. Hari ini ya pas kita syuting tadi pagi harganya sudah officially naik jadi 28.999.000 rupiah. Jadi naiknya berapa? 4,5 juta. Gila. Dan ya gua cukup bersyukur gua masih bisa dapat, sejujurnya gua enggak tahu tuh bakal naik di 1 Juli ya. Jadi kayak pom bensin ya, biasanya kan bensin kan naiknya di awal bulan gitu kan. Nah, ini bensin katanya agak turun ya, bukan bensin sih, diesel yang turun. Eee, karena terakhir kan bensin juga tiba-tiba naiknya gitu kan, udah enggak awal bulan lagi gitu. Jadi ya, Guys, begitulah kemarin eee hasil dari guts gua, kayak firasat gua, kayak ah dah, langsung beli dulu aja. Nanti baru mikir lagi. [tertawa] Kayak kemarin gua sempat baca beberapa komen dari kalian juga, kayak ya udahlah, beli dulu aja. Karena nanti bakal nyesel, mending nyesel beli daripada nyesel harga naik. Tada! Oke, jadi ini dia ya, MacBook Air yang varian Sky Blue. Ya. Jadi, kemarin gua tuh sempat nyari-nyari warna lain dan ternyata susah banget sekarang nyari warna, gua tuh pengennya warna silver. Ya, karena menurut gua warna-warna yang kayak gini tuh musim banget ya, kayak kemarin waktu itu yang M tuh kan kita beli yang Midnight. Terus pas dia M3 keluar yang warna Starlight, yang emas. Nah, di M4 dia keluarin warna si Sky Blue ini dan sekarang M5 juga masih ada yang Sky Blue, tapi gua pengennya tuh yang silver, yang enggak lekang dimakan oleh waktu. Sampai gua tuh berapa kali akhirnya gua cari-cari di toko, ada toko yang bilang ada, gua udah bayar, di-cancel, karena ternyata enggak ada. Gua udah bayar, di-cancel. Dua kali gua kayak gitu, hampir gua jantungan, hampir gua enggak jadi beli ya. [musik] Dan kalau gua baru hari ini mau beli, kelarlah, kita masih nambah tadi berapa? Berjuta-juta. Wah, pusing deh. Nah, ini dia untuk varian yang gua beli, yang standar base modelnya M5 ya, jadi RAM-nya 16 GB, storage-nya 512 GB. Jadi, ini yang base model di mana M4 itu kan base modelnya masih 256, di M5 sekarang base-nya itu di 512. Jadi, udah cukup banget menurut gua ya, karena beberapa sebelum-sebelumnya kan kalau dari M2 itu 8256 base-nya. Pas di M4 dia naikin RAM-nya jadi 16, tapi masih storage-nya 256. Sekarang di M5 dia sudah 512 [musik] base-nya. Nah, satu lagi yang menarik adalah untuk yang varian 15 inci, dia itu GPU-nya dapat yang 10 core. Ya, kalau yang varian 13 inci, dia itu dapatnya starting-nya di 8 core. Jadi, kalau kalian beli yang 15 inci, GPU-nya itu sedikit lebih powerful. Wah. Satu lagi. Wah, full. Mulus, mantap. Uh, Wah, oke. Lebih gede dari yang gua bayangkan. Lumayan berasa juga beratnya. Yes, di bawahnya kita masih dapat ada kabel MagSafe, yang mana sesuai ya sama warna si eh laptopnya atau MacBook Air-nya yang sky blue, dapatnya juga [musik] warna biru ya. Dapat manual, yang mana kan ya sekarang Apple sudah tidak ada stiker-stikeran lagi, jadi ya, demi go green. Last, but not least, dapat charger. [musik] Charger-nya yang ini tuh charger dua buah USB type C. Ya, dan ini yang varian 35 watt ya. Ya, lumayan sih. MacBook Air kayaknya sudah bisa sampai 60 ya. Siap. Satu, dua. Oke, uh. Berat juga. Oh, no. Gua sedikit mulai meragukan keputusan gua untuk naik ke ukuran 15 inci. But man, tetap ya slim-nya MacBook Air tetap yang sangat-sangat slick kelihatannya desainnya ya. Cuma sayangnya itu dia ya, port-nya ya yang tetap sama dengan yang 13, cuma 2 buah USB-C, MagSafe dan 3,5 mm untuk port headphone-nya. And that's it. Ah, ya udah kita coba buka. Kita balik aja ya. Let's open this. Oke, ini yang 15 inch kita coba sedikit compare dengan si yang 13 inch. Lah, logonya MKV HD. Sekarang MacBook Air ini dipakai sama Nata ya, ini di belakang kamera. Jadi eh ya nanti kita bakal aduin. Ini yang M2, M5, gua juga ada yang si M4. Jadi actually sekarang itu gua tuh pakai yang ini, M4 tapi 13 inch. Nah, kebetulan si Daniel ya dia pengen coba downsize karena dia sebelumnya pakai M2 tapi yang 15 inch. Kontennya juga udah ada harusnya di Basic Dot Tech ya. Jadi dia di saat dia pengen turun jadi gua bilang gua tawarin MacBook Air M4 13 inch ini ke dia. Jadi dia bakal pakai ini dan gua akan coba pindah ke sini dan nanti ya mungkin gua akan share juga experience-nya kayak gimana. Sekarang gua setup dulu. Kita akan balik lagi dengan testing-testing-nya. Alrighty, kita udah testing dari tadi ya. Gua coba compare dari benchmark M2 ke M4 sama ke M5 ini buat gua dapat gambaran memang bukan cuma untuk disajiin aja. Jadi gua bisa kasih kalian sedikit impresi ya soal performance dari chip M5 base [musik] ini sendiri. Pertama adalah memang dari segi performance. Kalau kita lihat benchmark Geekbench 6, peningkatan dari M2 ke M5 itu udah sekitaran 50% jadi udah lumayan jauh ya peningkatannya [musik] ya udah 1 setengah kali lebih kencang dan jujur ketika gua waktu itu nyobain kayak ke Mac mini M4 emang berasa banget ya snapiness-nya, responsifnya itu berasa gitu walaupun memang kalau kita lihat mungkin buat kita pakai sehari-hari tuh kayak buka aplikasi, kayak buka browser itu berapa detik doang lebih cepat tapi ya kalau ditumpuk-tumpuk-tumpuk-tumpuk kan berasa gitu kayak kita tuh berasa ya jadi semuanya jadi lebih efisien gitu lebih seamless lah lebih cepat. Angka-angkanya bisa kalian lihat di sini ya secara detail gua taruh nih untuk CPU, GPU test sama juga AI-nya karena memang salah satu yang dibicarain sama Apple di M5 ini adalah AI. Jadi kita test lewat Geekbench AI ini cuma untuk nunjukin angka aja karena memang use case utamanya itu adalah kalau kalian ngomongin AI itu adalah AI yang lokal bukan AI yang kita kayak pakai chat GPT, pakai [mendengus] Google Gemini atau yang kayak pakai cloud. Jadi kepakainya nanti adalah memang AI kalau AI-nya mereka itu kebanyakan memang berjalan on device kayak nanti yang kayak misalnya buat hapus-hapus foto, clean up segala macamlah generatifnya itu juga kebanyakan Apple pengennya berjalan dari sini. Dan kalau lihat dari angka sini memang di M5 itu peningkatannya lumayan jauh ya di mana dari M2 ke M4 [mendengus] itu peningkatannya cuma sekitar kayak 3000 poin ya sedangkan ketika naik ke M5 itu peningkatannya sampai 14000 poin untuk quantize score-nya jadi dua kali lipat lebih kencang ya di M5 untuk urusan [musik] AI karena memang kita akan mengarah semuanya ke AI. Satu lagi yang menarik sebenarnya adalah peningkatan kecepatan SSD [musik] yang mana ini sebenarnya dari kemarin waktu bahas si M5 Pro Daniel itu berasa banget pas kita ngedit video ya ketika kita masuk-masukin efek yang bertingkat-tingkat itu memang cara dia baca datanya jadi lebih cepat gitu jadi efeknya tuh biasa yang agak kita masih nunggu ketika kita masukin efek atau visual [musik] atau motion sekarang jadi lebih seamless lebih cepat ya kalau kalian bisa lihat di sini ya, untuk M2, M4, M5 SSD-nya meningkat jauh ya, di mana kecepatannya sampai 6.000-an. Dan dulu di M2 ini sendiri memang gua sendiri upgrade ke SSD-nya 1 TB ya, harganya uh ampun banget kemarin. Cuma memang eh waktu itu M2 kasusnya adalah di storage yang 256 itu speed-nya lemot banget. Nah, sekarang sudah jadi eh lebih kencang, jauh lebih kencang walaupun memang ya kasusnya harganya jadi naik karena memang chip si flash storage-nya yang dipakai buat RAM, buat storage itu mahal banget sekarang. Speedometer untuk kita browsing juga dapat peningkatan yang oke menurut gua walaupun enggak signifikan ya semenjak Apple pakai chipset ARM, pakai basic-nya ARM itu memang jadi smooth banget browsing-nya. Tapi memang di sini angkanya sedikit meningkat ya, enggak sampai 50% memang tapi berasa ada sedikit peningkatan walaupun ya enggak [musik] signifikan banget. Blender di sini juga eh ini yang waktu kemarin jadi fokus di M4 di mana [musik] 3D rendering performance jadi lebih bagus. Dan di sini memang terlihat ya dari M4 ke M5 itu enggak terlalu signifikan peningkatannya di bagian 3D rendering ini. Balik lagi, tadi fokusnya di AI. Cuma kalau ngomongin grafis sendiri, M5 memang sebagai chip itu menarik karena kalau kalian lihat pembahasannya kemarin itu dia GPU-nya juga punya peningkatan power yang kencang karena Apple juga tadi naruh si AI atau neural accelerator-nya itu di GPU core-nya. Jadi, GPU-nya ini kalau kita cek dari 3D Mark Wild Life score-nya sendiri itu peningkatannya juga lumayan dua kali lipat ya. Hampir score-nya dibandingin sama M2. Jadi, buat gaming pun yang mana kemarin pas Apple di WWDC, itu mereka ngerilis namanya Apple GPT 4 game porting tool kit keempat ya, dan bukan GPT AI tapi game porting tool kit di mana sekarang performance dari eh penggunaan si GPT 4 itu jadi lebih bagus. Di mana ini dibahas sama eh Quinn dari Snazzy Labs kalau kalian pengin bahas lebih dicek lebih detail. Cuma gua sendiri enggak terlalu main game di Mac. Gua punya eh konsol atau handheld biasa untuk main gaming. Tapi ya ke depan harapannya Apple bisa bikin device eh khusus untuk gaming ya karena kayak misalnya Apple TV gaming, Apple TV Ultra [musik] mungkin bisa tuh ya karena chip yang M-nya sendiri ini sudah menjanjikan banget dari segi power, dari segi efisiensi. Tinggal ya developer tadi saja pada mau untuk porting gaming mereka ke sini ya ke Apple, ke Mac biar bisa dimainin dengan native. Ya saat ini kita terbatas ya dengan adanya Steam atau Apple App Store saja yang bisa main beberapa game-game. Memang enggak banyak tapi sudah mulai bertambahlah library game yang bisa kita mainin. Nah, sedikit tes di game Cyberpunk ya kita compare dari M2 ke M5. Di M5 sendiri sudah playable banget ya 30 FPS bisa di-adjust naik turun dikit. Cuma kalau di M2 itu enggak playable karena cuma di 20-an FPS bahkan kadang bisa di bawahnya di beberapa skenario. Jadi kalau kalian pengen gaming di Mac ya chip M5 sudah cukup viable walau memang balik lagi ya MacBook menurut gua tetap lebih ke productivity. Oke, terakhir paling dari segi ukuran jujur gua masih belum terbiasa banget ya. Gua akan coba tes lebih lanjut lagi buat pemakaian dan experience lengkapnya kayak gimana. Mungkin utamanya nanti akan lebih ke comparison 13 inci versus 15 inci [musik] karena gua sendiri sekarang ada iPad Pro yang ukuran 13 inci buat gua pakai sehari-hari makanya gua pengen coba Mac yang lebih gede karena gua sekarang fokus memang Mac-nya ini fokus fokusnya pakai Mac itu untuk buat kerja di mana gua kadang butuh multi window yang lebih gede dan ya di layar 15 inci memang lebih mengakomodasi cuma memang ya kita harus bayar dengan bobot yang agak gede, agak berat ya dan dimensi yang juga lebih gede di mana tas gua sekarang itu enggak muat MacBook Air yang ukuran 15 inci ini. So, gua mesti pikir-pikir lagi untuk harus ganti tas juga. Sip, paling itu saja guys untuk video kali ini ya. Semoga bermanfaat dan ya memang balik lagi tadi fokus utama kita harganya yang hmm quite challenging ya dibuat di masa ekonomi sekarang yang semuanya mahal ya dolar naik dan ini salah satu faktor juga karena tadi chip flash storage RAM eh pada naik harga dari device-device Apple juga semua jadi akhirnya kena imbasnya. Setelah sekian lama mereka bertahan ya dengan harga mereka yang sebelumnya mungkin karena udah deal kan dengan harga sebelumnya sekarang udah habis harus dealing baru lagi dan ujung-ujungnya harga jadi naik. Ya let me know gimana pendapat kalian soal ini ya komen aja di bawah karena ya satu tinggal yang enggak yang belum naik adalah iPhone. Ya iPhone bakalan deg-degan sih kita menyambut iPhone 18. Oke itu aja guys thank you semua yang udah nonton boleh kasih tombol jempol kalau kalian suka video ini dan komen di bawah ya kira-kira kalian pengen gua apain nih nanti untuk video review-nya karena sekarang kepikirannya cuma compare ukuran aja secara experience. Nanti juga let me know ada yang kalau ada yang ditanyain penasaran silakan dikomen di bawah harga naik gua udah pusing tapi ya semoga videonya membantu menjadi manfaat buat kalian oke. Itu aja nama gua Mavin I'll see you guys on the next video. Ciao.
Video Lainnya
Mencari jam tangan pintar berkualitas di kisaran satu hingga dua juta rupiah sering kali membingungkan. Jagat Review membedah berbagai pilihan terbaik guna membantu...
Menemukan ponsel kelas atas impian dengan potongan harga drastis tentu memancing rasa penasaran sekaligus keraguan. Mengupas tuntas unit resmi dari program...
Buka Harga Gadget Makin Gak Masuk Akal?? 😭 BIT Podcast COME BACK! untuk mengupas tuntas alasan harga gawai dan laptop yang melambung drastis akibat krisis chip...
Peta persaingan wearable terjangkau pertengahan 2026 kian sengit. Tak sekadar pamer baterai awet, integrasi Health Connect kini jadi standar mutlak. Segera klik...
Di tengah lonjakan harga kebutuhan sehari-hari, menemukan perangkat pendukung produktivitas yang andal tanpa menguras kantong menjadi tantangan tersendiri bagi para...
Kabar mengejutkan datang dari jagat media teknologi tanah air seiring keputusan DKID Media untuk menyudahi KOTEK (Komedi Teknologi) tepat di episode kesepuluhnya....

















