UPGRADENYA KEBANGETAN | Hands On Fold 7 & Flip 7 2025 (YouTube Video)
Oke, jadi sekarang saya ada di Jakarta dan saya diudang Samsung untuk hands on si Samsung Galaxy Fold 7 yang upgrade-nya gila sih ini terlalu banyak ya contohnya bobotnya sekarang lebih enteng dibandingkan S25 Ultra padahal ini kalau dibuka 8 inch terus dari sisi dimensi seperti rumor yang beredar dia juga lebih tipis kalau misalkan dibuka 4,2 mili kalau ditutup sekitar 8,9 9 mili selisih beberapa mili aja dibandingkan S25 Ultra. Ya memang kalau dari beberapa fiturnya ada yang dipangkas untuk bisa dapat dimensi setipis dan juga seenteng ini sih. Apa aja itu? Yuk, kita bahas. Kalau kita ngomongin HP foldable ya, ya Samsung itu termasuk yang pionir atau yang pertama kali bikin HP fold yang dijual secara komersial ya. Enggak cuman project aja, tapi dulu itu kan bulky ya. Sampai akhirnya beberapa kompetitornya masuk juga dengan perang ketipisan. Entah itu cuman selisih 1 mili, 2 mili, intinya perang tipis lah. Di Volsek aja ya. Tebelnya itu sekitar 5,6 mili pas dibuka dan 12,1 mm pas ditutup. Tapi sekarang dia berhasil diet habis-habisan dan jadi lebih kurus dan lebih ringan. Bahkan yang menarik yaitu tadi dia lebih ringan dibandingkan S25 Ultra dengan bobotnya itu cuman 215 gr. Posisi tertutup seperti ini 8, sekian mm dan kalau dibuka itu 4,2 mm. Dan sekarang kalau kalian lihat di bagian krisnya atau lipitan tengahnya itu udah enggak terlalu terlihat kayak dulu ya. Kalau misalkan dilihat dari beberapa angle sih masih kelihatan tipis, tapi kalau kita lihat dari tengah tuh sama sekali enggak kelihatan. Kayak lebih enak bawa ini gitu ketimbang S25 Ultra. Apalagi kalau misalkan saya pakai casing-nya UAG ini tebal banget dan lumayan berat. Soal build quality walaupun dia tipis tapi dia pakai titanium armor dan juga titanium light. Hinschinnya pun juga diperbarui dengan Advance Titanium. Nanti gambarnya kalian bisa lihat di footage sini ya. Karena materialnya itu benar-benar ekstra sekarang dan hasilnya sekarang kalau misalkan kita tutup angselnya itu benar-benar kerasa lebih premium, lebih padat gitu. Dan kalau kalian lihat enggak ada gap sama sekali tuh benar-benar ketutup rapat. Dan sekarang kalau kalian lihat dia udah bisa dibuka hampir presisi ya hampir 180 derajat. Karena di fold 6 itu kalau dibuka melebar kayak gini masih sekitar 178 derajat lah. Tapi kalau ini udah rata. Untuk sertifikasinya tetap dia pakai IP8 water dust and resistance. Dan ya saya mau coba ikutin ritualnya David ya karena udah enggak ada orang Samsung. Karena kalau ada orang Samsung saya enggak enak nih kalau dimasukin kolam ya. Harusnya sih aman-aman aja Pit. Maaf ya Pit ya. Ini diikutin dulu ya. Ya, harusnya sih IP 48 itu bisa nyemplung 1 m 30 menit ya. Tapi ini kita gini-giniin aja biar ngikut David. Siapa tahu view-nya kayak view-nya David gitu kan ya. Namanya rezeki kita enggak ada yang tahu. Upgrade lain juga ada di layar ya. Layarnya sekarang brightness-nya itu udah setara sama S25 Ultra. Jadi 2.600 nits. Ini jujur aja kalau kalian lihat keringat saya itu udah kayak jagung-jagung ya. Karena di sini panas banget. Mungkin karena saya orang Malang yang ke Jakarta jadi belum terbiasa ya. Tapi kelihatan enggak ya brightness-nya ya? Ini bagian depannya ya, masih bisa terlihat dengan jelas. Terus kalau saya buka set. Nah, ini ini coba mentokin juga. Mentok juga brightness-nya masih terlihat dengan sangat jelas juga. Terus ketika posisi terbuka seperti ini, ukurannya itu 8 inch. Jadi udah hampir kayak tablet ya, tablet yang mini-mini itu kan 8 inch jadi gede. Dan kalau kalian perhatikan di sini udah enggak ada under display kamera yang cuma 4 megapel itu sih. Tapi kalau yang sekarang karena udah 10 megap kameranya yang bagian dalam ini jadi lebih kepakai lah. Ngomongin kamera yap. Jadi kameranya sekarang udah sama kayak kameranya S25 Ultra 200 megap untuk min kameranya. Kalau untuk konfigurasi kamera lainnya masih tetap jadi dari kamera belakang ya yang berubah itu min. Kameranya 200 megapel tapi yang lain ultrawide 12 megapel tetap terus telefoto 10 megapel tetap dan ya kita mungkin coba langsung aja ya kameranya kayak gimana 200 megapel-nya ini mumpung Jakarta belum hujan. Oke jadi ini adalah kualitas kamera depan dari Galaxy Fol 7 yang sebenarnya enggak ada update ya untuk kamera yang ini yang di second screen-nya. Tapi nanti kita coba di main screen-nya karena update-nya lumayan tuh dari 4 ke 10 megapel. Tapi dengan chipset barunya ini yang saya rasain kayak lebih bagus ya kamera depannya ya lebih smooth. Warnanya juga lebih vibrant backl juga lebih oke. Smooth banget nih tuh. Terus damic rnya juga langit masih terlihat. Terus kalau misalkan saya touch di bagian muka saya atau di langitnya sini masih oke loh dannya ya. Terus kalau misalnya kita gunain untuk jalan, stabil banget sih. Stabil parah. Mungkin secara spesifikasi di atas kertas memang kameranya enggak ada perubahan, tapi chipsetnya ada perubahan dengan Snapdragon 8 Elite smooth banget loh ini. Oke, sekarang kita coba untuk kamera belakangnya. Dan kamera belakangnya bisa langsung klip seperti ini aja ya. Nah, untuk main kameranya sekarang udah 200 megapel yang secara video juga lebih oke. Bentar kita coba lihat dari fokusnya tuh ini ya. Fokusnya ke sini pindah ke sini. Smooth habis ke sini pindah ke sini. Widih, gokil. Dan sekarang dia juga bisa pindah. Ini ultrawide ini main kamera. Perpindahannya ya lumayan smooth lah ya. Ini dua kali. Ini kefotonya yang cuma 10 megapel. Nah, ini 10 kali. Ini 12 kali. Wow, memang agak pixelated ya kalau 12 kali. Tapi kalau kita ngomongin main kameranya cakep sih. Dam range cakep, smooth juga. Dan kalau kita gunain untuk jalan kira-kira seperti ini. Autofokus gimana? Autofokus gimana? Sets Lar. Weh, aman juga. Dan kalau misalkan kita gunain untuk nge-vlog kamera belakang, kira-kira seperti ini nih. Nah, ini adalah contoh kalau misalkan HP-nya saya taruh tanpa tripod ya, cuman ya taruh di boot mis saya apa ya? Cepat kayak gitulah ya. Intinya enggak butuh tripod, enggak butuh kameraman. Jadi tahun lagi ng-vlog ala-ala sinematik tinggal jalan S nanti kameranya di situ kita praktikin de ini langsung sayaik jadi sinematik jalan nih set terus ini tinggal ditaruh di sini nih satu potong satu potong aja pertik aja terus kita taruh di sini lag karena dari [Musik] terus buat yang suka sama color editing atau color grading sekarang di fold S juga udah ada lock videonya juga. Bukan cuma kamera belakang, tapi kamera depannya juga ada. Kalau untuk AI-nya sih sebenarnya masih sama aja, cuman ada perbedaan dari segi UI sih. Nah, ini kan udah hilang ya gambar noval di belakang tadi ya. Tuh, ini btw noval dan nyoman dari jagat ya. Terus kalau dihilangin seperti ini dia bakal hilang. Tapi kalau misalkan kita buka set, nah bakalan ada side to side seperti ini. Jadi kita tahu gambar mana yang udah kita hilangin. Ini enggak cuma di magic erasernya aja ya, tapi untuk AI yang lain juga kayak gini. Dan Gemininya sekarang bisa ngomong live ya. Contohnya kalau misalkan saya ngomong kayak gini, Gemini ini daun apa ya? Kok saya enggak tahu ya? Daun yang di video itu mirip daun pakis. Coba baca tulisan warna hijau ini apa ya? Itu adalah rambu jalur evakuasi. Apakah kamu ingin tahu lebih banyak tentang rambu-rambu evakuasi? Kita tes apakah dia bisa mentransitkan ini ya. Ini kira-kira iconnya buat apa ya? Gemini itu simbol pria yang terbuat dari potongan logam. Apakah kamu ingin tahu lebih banyak tentang simbol jenis kelamin? Dan sekarang di Gemini Live-nya kalau kalian lihat di sini ada tombol untuk share screen. Di layar kamu ada artikel dari Detik News yang membahas tentang BRI CS. Biasanya kan ada yang Instagram itu IG-IG iklannya yang kayak ini game apa sih? Kok kayaknya seru deh. Nah, kalian bisa share screen untuk tahu gameennya apa. Audio RSR-nya sekarang juga otomatis. Jadi buat kalian yang malas untuk ngedit wind-nya atau environment-nya sekarang bisa langsung hilek. Contohnya di belakang saya ini ada suara background musik ya. Entah copyright atau enggak, semoga aja enggak copyright ya. Nah, ini saya harus mendekat. Nah, ini adalah suaranya kalau misalkan kita lagi enggak pakai audio Era. Dan yang kalian dengarkan sekarang adalah suaranya ketika pakai audio eracer. Coba tulis di kolom komentar. Karena ini kurang berisik sih sebenarnya dia di demonya tadi itu bisa lebih berisik lagi. Kurang berisik sih ini. Orang Jakarta itu enggak pernah berisik berarti ya. Berisik di jalan. Oh di jalan sih. Nah kalau untuk varian warnanya dia ada empat ya. Jadi warna yang khusus online itu yang min, terus ada warna biru, warna black sama warna silver. Dan yang paling saya suka sih warna m-nya ya, karena beda gitu. Tapi black-nya juga cakep sih tuh. Dan sekarang saya mau cerita tentang Galaxy Zflip 7 ya. Yang barangnya enggak saya pegang karena barang dibunyya itu cuma dua dan yang review banyak ya nanti saya bantu sama Birol aja lah. Sekarang saya mau cerita dulu apa aja upgrade-nya dari Samsung Galaxy ZFlip 6 ke ZFlip 7. Yang jelas sih dari ukurannya ya, ukurannya sekarang pocket size banget dan yang paling saya suka sih second screen-nya. Second screen-nya sekarang full screen. Baselnya itu cuman berukuran 1,25 mm dan layarnya ukurannya 4,1 inch. Itu gede banget loh ya untuk secondary screen. Plus si secondary screen-nya ini juga udah punya brightness knit sampai 2.600. Refresh r-nya juga 120 Hz. Jadi buat scroll-sroll tanpa harus buka HP-nya tetap masih nyaman. Soal durability Samsung juga ada claim kalau durability-nya ini di-upgrade. Dia pakai armor hings yang lebih kuat. plus sertifikasinya pakai IP8. Cuma sebenarnya yang pengin saya omongin banyak itu di second screen-nya sih. Karena second screen-nya enggak cuma dari segi desain aja yang di-upgrade, dari segi UI-nya pun juga di-upgrade. Karena sekarang kalau misalkan kita buka video dari second screen-nya ada indikatornya. Jadi kalau ngrecord dia bakalan merah, lul dia bakalan kuning, timer juga ada indikatornya. Jadi kalau misalkan saya udah ngebayangin saya nge-vlog pakai secondary screen-nya bakalan enteng dan juga lebih nyaman aja karena ada indikatornya. Jadi saya enggak perlu ngecek-ngeecek lagi. Dan si secondary screen-nya ini juga udah bisa connect langsung sama Gemini. Terus kalau kita pakai Gemininya dari secondary screen terus kita buka Gemininya itu enggak keputus ya, masih tetap kebuka. Cuman sayangnya dengan layar segede itu Samsung masih belum bisa kayak native app yang langsung dibuka secara default gitu. Misalkan kita mau TikTokan atau Instagraman langsung secara default enggak bisa. Bisanya kita harus pakai third app ya. Third app-nya sih bikinan Samsung sih. Aplikasinya itu namanya Goodlock. Sayang banget ya kalau misalkan dibikin default siing menurut saya bakal lebih cakep. Jadi kita bisa tiktokan, Instagraman, apapun di secondary screen-nya. Dan saya sudah membayangkan sebenarnya yang jadi secondary screen bakalan ketika dibuka kalau buat saya ya. Terus untuk baterai. Baterainya sekarang juga gede. Kalau dulu kan sekitar 4000 m. Sekarang naik jadi 4.300 mamp. Cuman kalau ditanya datain baterainya berapa, jujur saya belum tahu ya. Karena chipsetnya juga udah bukan pakai Snapdragon, dia pakai Exyos 2500 tapi seharusnya kalau secara fabrikasi masih efisien sih. Ini chipset yang seharusnya efisien karena fabrikasinya itu ada di 3 nanom plus baterainya nambah. Klaimnya Samsung sih bisa tahan seharian ya. Dan kalau kita lihat track record-nya Flip, belum ada flip itu yang bisa tahan sampai seharian. Jadi apakah Flip 7 ini benar-benar bisa tahan seharian? Nanti kita bahas di video review-nya. Oh ya, sama satu lagi yang saya suka kalau kita buat vlogging di secondary screen-nya pas open app camera itu kita bisa pakai slider zoom-nya. Jadi bisa ala-ala cinematik tapi pakai secondary screen. Kalau kita ngomongin spesifikasi kameranya, ultrawide-nya itu di 12 megapel, min kameranya 50 megap. Cuman secara software dia ada update. Jadi untuk kameranya ini udah support sama 10 bit HDR video dan sama kayak full 7 dia kebagian juga next gen pro Visual Engine. Oke, jadi adalah kualitas kamera depannya ya, real kamera depan bukan kamera belakang yang saya jadiin kamera depan dari Galaxy Flip 7. Kira-kira seperti ini kalau saya gunain untuk jalan. 60 fps-nya stabil dan gokil. Kalau untuk dynamic range backl di situ ada sunset sebenarnya bukan sunset sih ya. Wah agak kurang kelihatan ya damicisnya ya. Coba deh saya penasaran kalau misalkan kita pakai kamera belakang apakah masih bisa dapat sunsetnya. Nah ini kalau kita pakai kamera belakangnya ya. Tuh kelihatan enggak? Masih ada kan sunsetnya ya? Dan muka saya memang detailnya agak hilang tapi tipis aja. Danik ini sih jelas lebih bagus kamera belakang ya. Dan ini di resolusi 4K 60 FB juga. Skin tone-nya saya suka. Vivit-nya pas, enggak yang terlalu melebar gitu. Dan ya seperti ini. Terus kalau misalkan pakai secondary screen ini bisa pindah. Oh, bisa, Guys. Tuh, bisa pindah ultra wide satu kali, dua kali dan empat kali. 10 kali mentoknya ya. Ini mata doang. Nah, kalau ultrawide dia kayak gini. Coba kita jalan lagi. Apakah dia stabil? Ultrawide-nya enak buat nge-vlog. Dan karena dia enteng, nyaman aja ya. Tuh, dynamic ini juga cakep. Wih, kok saya lebih tertarik flipnya ya? Wah, gimana nih? Kacau kacau. Untuk UI jelas sama kayak full dia kebagian One UI8 basicnya pakai Android 16 yang sebenarnya kalau dibilang apa perbedaannya sama OneUI 7 tipis. Tipis banget. Kalau untuk warna dia ada tiga. Yang paling saya suka sih warna koral ya. Warna merahnya itu merah-merah yang bukan merah partai gitu. Merah yang cakep. Kalau merah partai kan kayak Nora gitu ya. Tapi ini merahnya cakep. Oke, sekarang masuk ke bagian yang mungkin paling sensitif ya. Apa itu? Harga. Untuk lengkapnya kalian bisa lihat di sini aja. Jadi untuk yang full 7 sekarang udah ada varian 16 1 tera. Kalau dulu kan 12 1 tera ya. Jadi sekarang varian RAM-nya lebih nambah. Cuman untuk yang 161 tera ini harganya ada di Rp35 juta kembali R000. Kalau yang 1251 itu Rp31.500 dan yang 12256 28500. Nah, kalau untuk flip 7-nya 12256 itu di Rp1 juta. Yang 12512 di Rp2 juta. Mahal ya kalau dibanding tahun lalu sih naik sekitar Rp500.000 tapi Samsung Indonesia ngasih promo yang lumayan. Total benefitnya itu ada di R juta lebih. Jadi buat yang PO pasal launching itu ada promo double storage seperti biasa. Jadi kalau kalian beli 256 bakalan dapat 512, kalian beli 512 dapat 1 tera. Kalian beli 1 tera enggak dapat yang 2 tera karena mentok 1 tera. Terus juga ada promo bank sekitar Rp3 juta. Ada program trade in juga. Ada program cicilan yang total benefitnya itu di Rp8,7 juta. Oke, jadi mungkin cukup segitu aja hands on dari Samsung Galaxy F 7 dan juga flip. First impression saya untuk Galaxy Fold 7, buat saya pribadi yang memang pakai Fold 6 ya, ini benar-benar kerasa banget sih bedanya. Soal big quality kerasa beda. Fel genggamnya sekarang juga kerasa lebih nyaman. Entennya bahkan lebih enteng dibandingkan S25 Ultra. Jadi saya galau nih. Ini kan daily driver saya sekarang S Ultra ya. Kayaknya saya mau ganti ke Samsung Galaxy Fold 7 kalau kayak gini caranya nih. Karena kameramnya juga udah 200 megapel sama kayak S25 Ultra. Mungkin kurang detailnya aja, tapi overall h kalau setipis ini, seringan ini, sepremium ini, saya jadi mikir nih beli enggak ya full seven ya? Hah? Kita lihat nanti deh. Kayaknya beli deh, tapi karena kayak enak aja gitu dipakai. saya and see you on the next video.
Video Lainnya
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sebuah inovasi radikal lewat kehadiran lini Huawei Pura X Max yang siap menggeser dominasi iPhone dan Samsung. Kehadiran...
Bayangkan jika smartphone andalan Anda tiba-tiba kehilangan sinyal akibat masalah IMEI yang diblokir di Indonesia. Situasi tak terduga inilah yang memaksa seorang...
Ketika hampir semua produsen ponsel berlomba-lomba menyematkan emblem 'Ultra' pada produk andalan mereka, sebuah pertanyaan besar muncul: apakah sang pionir masih...
Persaingan di pasar ponsel pintar kembali memanas setelah sebuah perangkat baru hadir dan langsung mengguncang dominasi merek yang selama ini dikenal sebagai raja...
Tecno Camon 50 Pro 5G sempat dipandang sebelah mata saat pertama kali meluncur karena label harganya yang menyentuh angka 5,5 jutaan terasa terlalu mahal. Namun,...
Samsung tampaknya mulai mengubah strategi di pasar kelas menengah dengan meluncurkan Galaxy A37 dan Galaxy A57 di pertengahan tahun 2026 ini. Langkah berani raksasa...
Pasar ponsel kelas 9 jutaan sedang memanas, dan Bestindotech turun tangan untuk menguji tuntas tiga kontestan yang paling banyak diperbincangkan: Xiaomi 17T, Vivo...
Memulai bisnis laundry sering kali terlihat sebagai ladang uang yang mudah dan menjanjikan, namun realitas di lapangan kerap kali berbicara sebaliknya. Berangkat...
Pasar perangkat audio nirkabel premium bersiap menghadapi guncangan besar lewat kehadiran lini Soundcore Liberty 5 Pro Series. Di tengah dominasi merek-merek mapan...
Pasar ponsel flagship premium baru saja diguncang oleh perangkat Android seharga 32 juta rupiah yang digadang-gadang sebagai daily driver mutakhir. OPPO Find X9...
Perdebatan panjang mengenai takhta kamera smartphone terbaik tampaknya telah mencapai titik balik yang mengejutkan. Di tengah dominasi raksasa seperti iPhone,...
Memilih ponsel kelas menengah terbaru sering kali berujung pada dilema antara performa gaming yang buas atau kenyamanan ekosistem perangkat yang matang. Samsung...
Sistem operasi robot hijau kembali membawa lompatan besar lewat kehadiran Android 17 yang kali ini tidak sekadar bersolek di sektor visual. Google tampak sangat...
Langkah berani Samsung dalam merombak lini audio nirkabelnya lewat Galaxy Buds 4 Pro berhasil mencetak standar baru yang belum pernah dicapai generasi sebelumnya....
Bagi kaum mendang-mending yang enggan melirik jenama asal Tiongkok, bursa ponsel pintar sering kali terasa sempit dan penuh kompromi. Namun, episode terbaru Kotek...

















