USAHA PEMECAHAN REKOR DIMULAI! CHERY RANGE CHALLENGE (1/3) (YouTube Video)
Pergi bertiga banget nih. Kita bertiga kita belum pernah loh pergi sama dia. Makanya nih agak beda nih video kali ini. Hai. Siap jalan jauh Rif. Diobi kan enggak kita gantian semuanya. Aman aman aman aman. Konsepnya gimana ini? Oke jadi selamat datang di channel Fitra Eri. Ini di belakang kami adalah Cherry 38 CSH. Cherry super hybrid yang diklaim bisa melaju lebih dari 1000 km sekali isi bensin dan sekali charge karena ini adalah plugin hybrid. Dan kami mendapatkan berita dari Cherry bahwa tim internal mereka berhasil mencatatkan jarak yang spektakuler dengan mobil ini berapa? 133 km. Wah, bentar nih ya, Om. kita nih reviewer. Iya. I kan kita terbiasa nyetir ngetes mobil. Iya. Hah? Masa enggak bisa kayak mereka? Nah, itu dia. Makanya perjalanan ini kami adakan. Kami ingin melihat apakah kami bisa mengalahkan tim internal. Sebentar mau nanya ya. Boleh nyalain AC-nya yang dingin enggak? Bolehlah. Sebentar. Enggak ada. Ada kondisinya. Ada kondisi ya? Iya. Iya. I ya. Jadi AC tetap dinyalakan. Nah, kita sudah minta ke Cherry semua data pengetesan pada saat itu. AC-nya di posisi berapa, tekanan bannya berapa, setelan hybridnya gimana, setelan hybridnya gimana dan kita akan ikuti itu. Tapi kita akan tambah satu handicap lagi. Kita akan bawa satu orang lagi. Karena waktu itu cari dua orang. Kita berdua bentar. Kok gua jadi kayak beban banget ya? Enggak jahat banget sih. Kan gua di sini datang kan untuk kita bersama-sama membantu mengetes mobil ini. Berat lu berapa? 70. Iya, itu sama dengan dikit sih. Apaan sih? Biar dikit berarti sama gua. Iya, tapi enggak apa-apa karena agak capek juga kalau nyetir jauh. Heeh. Dan ee waktu itu tim Cherry itu mereka berdua dan mereka tambah bagasi, barang-barang yang besar gitu ya. Mungkin setara sama beratnya Arif. Ah, iya bisa. Gua enggak bawa barang. Gua enggak bawa barang. Oke, enggak apa-apa. Nah, oke. Perjalanannya juga kami rutenya akan ikuti. Sama rutenya dari mulai dari Jakarta ini about ini Jabo Detabek lah ini kan. Nah, sekarang mobil ini di ee markasnya Omobi di daerah mana ini? Jabod Detabek. Jabod Detabek. Jababek. Jabod Detabek. Kita konsep nyetirnya gimana nih? Gantiannya nih, Om? Enggak pasti gue dulu. Oke. Channel gue nih paling dong. Tapi karena perjalanan ini akan sangat panjang, video ini akan ada di tiga channel. akan ada di channel Fitra Eri yang sekarang Anda lihat. Kemudian akan berlanjut di channel Om Mobi, Om Mobi dan finish sampai Mogok. Enggak tahu ya nanti kita sampai mogok apa enggak di channel Arif Muhammad. Di channel Arif Muhammad ya. Oke, sekarang kita langsung jalan dan karena ini channel Fitrai ee saya nyetir. Apa jalannya ke mana? Kita akan jalan ke arah timur. Arah timur di mana ini? Cabut gimana nih? Cabutimana? Ya cabut aja. Buka kuncinya. Jalannya sekarang nih, Om. Sekarang. Let's go. Balik toilet doang enggak, Om? Y tinggal aja. I, Om. Suit, suit, set. Enggak ada. Suit. Enggak, enggak ada. Dulu su dulu. Enggak ada. Oke, baterai udah penuh ya. Baterai full nih. Kita foto dulu. Udah diriset belum nih? Belum. Entar AC AC matiin dulu nih. Jangan sampai membuang energi percuma nih. Loh, kok mana nyalain lagi sih? Enggak, ini mau dimatiin. Iya, ini udah. Oke. Oke. Ini jarak kita riset ya. Cara kita riset ini enggak bisa diriset konsumsi energinya enggak bisa langsung masalah. Yang penting kita udah reset. Kita mulai 0 km. Bismillahirrahmanirrahim. Modenya kita pasti EV dulu. Dibilang bisa 92 kilo. Tapi kalau AC kita nyalain enggak berubah dia. Eh, berubah. Wah, mobil jadi 88. 88. Eh, kita kemarin suhunya berapa? Ee 23 derajat ya yang Ceri waktu itu ya. Iya. 23 kanan kiri belakang. Eh, blowernya satu Om. Blowernya satu ya, Om. Om, blowernya dua kali Om. Kan belakang udah double blower. Ada blower satu lagi di belakang ya. Ya. Bismillahirrahmanirrahim. Om, tapi kita belum pernah bertiga. Belum pernah nih. Bertiga amat. Agak aneh gitu rasanya. Serah. Seru lah. Oke, jadi sekarang kita punya range bensin itu 1080 km. 1080 dan range baterai itu 86 km. Oke. Oke. Not looking good sih karena ee rekor kanan kanan kanan kita lewat jor dua. Oh, lewat jor du ya. Karena ee rekor dari Cherry itu 133 km. Iya. Sedangkan di sini dibilang kita punya hanya 1166 km. Hmm. Nah, jadi kita lihat. Tapi nanti kan dia bisa berubah, dia dynamic kan. Dan kita juga akan lihat ee pakai baterai aja tuh bisa berapa kilo. Yup, klaimnya 90 ya, Om ya? Klaimnya 90. Oke, let's go. Ini tergantung nih settingan ini kita bisa setting ada beberapa settingan. Settingannya yang inisial aja. Jadi, dia akan pakai baterai sampai memang harus nyala. Ini energy power mode. Power saving mode. Power saving mode. Power saving mode. Uh, initial ya. Udah benar inisial. Oke. Oke. Dia ada tiga ya. Ada initial, ada smart, ada force. Kalau kalau smart itu hybrid. Kalau force itu dipaksa mesinnya nyala buat menuhin baterai. Enggak. Untuk memenuhi kita mau berapa level persennya baterainya. Iya. Buat ngisi baterai. Tapi ini kita sudah nyamain sama si tim Cerry pas nyoba. Sama sudah sama kondisinya sama. Dan kita punya data di sini timer itu setiap kilometer menghasilkan masih berapa persen baterai, berapa level bahan bakar tuh kita punya semua di sini. Nah, Om nyetirnya kakinya sekolah ya, Om? Kayaknya dari kita bertiga gua yang paling sekolah deh kaki de. Sebentar deh. Pembalap. Pembalap kan kalau direk. Tapi nanti yang paling menyenangkan kita lihat siapa ya, Om ya. Tapi mestinya tim kita ini kuat walaupun kita baru sekali jalan bertiga sama dia. Kenapa? Karena dari kita berempat yang udah pernah menang road party cuman kita bertiga. Iya. I. [Musik] Nah, udah kita akan konsisten di 80 sampai 85 km/h. Oke. Untungnya kita bisa pakai e adaptive cruise control dan ada land cube assist-nya juga. Jadi akan Om Fitra Iya. Ini di belakangnya lega ya, Om ya? Bisa reclining juga bisa dan kayaknya bisa lebih lega lagi nih, Om kalau misalnya kayak gini nih. Nah. Oh iya ya. Ya. Itu bisa dimajuin tuh. Aduh enak bisa dilawan untungnya. Tapi tolong e perselisihan ditunda dulu karena kita serius nih. Kita masih di bawah target. Enggak kan itu urusan dia. Iya. Eh ini gini bentar. Kita konsep gantian nyetirnya kita kayak gimana nih? Oke, kita sebenarnya gua penginnya sih nyetir terus sampai seharian, tapi kita harus ngikutin konsep safety driving 200 kilo sekali lah. 150, 200 kilo sekali kita gantian. Berarti ini kurang lebih satu kali. Satu kali 200 kilo sekali. 200 200 kiloan lah. Iya, 200 kilo aja. Oke. Ini kan kita total perjalanan 784 ya. Nanti jadi saya dua kali enggak apa-apa. Om, kenapa kita enggak lewat atas ya, Om ya? Eh, macet kan dari Google Map tagian kan posisi kantornya Om Obobi memang lebih dekat ke tol Jor 2. Jadi kita lewat bawah macet lagi. Tapi kan ceritanya kan kita mau menyaingi record sebelumnya nih. Record sebelumnya enggak ada macet tuh kayaknya ya. Enggak apa-apa kita buktikan dengan eh kondisi yang lebih berat kita bisa nyusul dan kita ada kondisi yang lebih berat lagi. Apa? Jadi kalau lihat di catatannya itu tekanan bannya berapa dia? 38. 38. 38 dingin ya kita 35 ya sekarang ya. 36. T 36. Ah tuh kan kurang 2 PSI. Kurang 2 PSI. Gimana? Harus kita tambahin enggak nih? Nanti kita tambah artinya. Tapi kita udah rugi nih e kita udah jalan sekarang kita udah jalan ee 43,9 kilo. 44 lah ya. He. Artinya itu 44 kilo dengan tekanan ban lebih rendah dibandingkan tim Cherry nih. Iya. Dan ada satu alasan lagi, Om. Apa tuh? Ini di sini detailnya mereka berdua bawa mobilnya. Oh, iya. Kita bertiga. Kita bertiga enggak apa-apa. Artinya justru lebih membanggakan kalau kita bisa ngalahin. Dan itu bukan 133, 1332.3 1332,2 ya jadi bukan 133 ya. Nah, terus sekarang tuh kita sudah jalan 44 kilo. Range-nya untuk listriknya tuh masih 59. 59. Tadi mulainya 92 ya. Tadi tuh mulainya 86. Artinya ketika dia ngelihat bahwa kita nyetirnya itu eco driving, dia nambah tuh range-nya tuh. Oke. Tapi ini macet banget sih di bawah sih. Enggak, enggak jalan ini. Jalan ini. Kalau ini ya macet-macet gini untuk mobil listrik itu malah hemat. Iya. I iya iya. Karena enggak ngebuang bensin sia-sia untuk nyalain mesin. Iya. Nah, karena kita masih pakai full listrik sekarang ya. Masih. Nah, kita juga pengin tahu nyalanya nanti di range berapa, di kilometer berapa. Dan kita kadang-kadang suka ngadar ini lagi nyala. Enggak, tapi ini ketahuan kok nanti kalau nyala apa e kita ada indikatornya mobilnya berasa enggak Om lagi switch itu masalahnya enggak berasa ini mobil kalau mesinnya nyala. Iya enggak berasa. Nanti kita ke rest area dulu buat nambah 2 PSI ya. 2 PS 2 PSI aja jangan lebih ya. Mereka tadi baru selesai belanja-belanja, enggak bisa lihat minimarket dikit, langsung belanja. Iya, beli kopi juga. Tapi sekarang udah tekanan udah dibuat ee 40 panas. Oke. 40 pada saat panas. Oke. Si yang tim ceri itu 38 dingin pada saat dingin. Oke, fair. Kita sekarang di kilometer berapa? Sekarang kita posisinya itu sudah jalan 76 kilo. Sekarang di KM 57 udah jalan 76 kilo. Range-nya masih tersisa 38. 38. Oh, masih pakai listrik kita. Iya, masih masih pakai listrik. Tapi yang total tuh 100 tuh. 100 lebih. Tapi n kalau pengalaman saya yang ngetes mobil ini ya masih 20%-an tuh nanti dia udah nyala. Iya. Iya. Karena dia masih nyimpan 20%. Ini listriknya ee kita bisa ubah jadi persen nih, Om. Mau pakai persen aja apa mau pakai range? Range aja ya biar lebih range aja di penonton. Nanti begitu mesinnya nyala atau kita ganti tampilannya jadi yang bisa ngelihat ini. Iya. Oke. Lu enggak enggak mesti ngelihat peta kan? New energi enggak enggak harus ngelihat peta. Nah nanti kan ketahuan kalau mesin sudah nyala kan. Soalnya kita enggak bisa ngerasa. Let's go. Kita pelan-pelan ingat sekolah santai kakinya 80 sampai 90. 80 sampai 90. Oke, udah 22 Om Vitra. Iya, range listriknya tinggal 22 K. Masih 22 km. 22 km. Kita sudah jalan 92 km. Bentar nih kita pindahin dulu bater display setting ke% level. Oke, ini jadi 30% masih 30% baterainya ya. Masih 30% dan ini masih masih pakai baterai terus nih udah hampir 100 kilo nih udah 92 kil nyalanya kapan ya nyalanya tuh kalau enggak salah sekitar 2 25 25% 21 sampai 25 tergantung kecepatan kita. Nah, ini kan kita kecepatan 80. Prediksinya sih mungkin sekitar 23 24% kali dia udah nyala ya atau 25% masih lama dong. Tapi sofar kita masti sesuai ya. Ini udah lebih dari klaimnya. Klaimnya kan 90 kita udah lewat kita udah lewat. Kita udah 93 km dengan kondisi tadi kena macet di tol ya. Iya 5 kilo lah macetnya. Benar lagi Om Mobi sekolah juga di kaki Om Pitra. Iya. Iya. Ini sekolahnya udah tinggi nih. Iya. Benar. Dia udah paling senior, RIP. Kalau kira ini kan pengalaman hidup paling banyak ya dia, Rif. Benar. Benar. Ini kalau buka topeng orang pasti nyangka sumuran sama Arif. Enggak juga. Iya juga. Iya juga. Tapi tapi cewek-cewek bakalan suka sih kalau ngelihat Om buka topeng sih. Masa sih? Iyalah pastilah. Pasti sih. Ini pasti ada punch line-nya nih. Kok lu susun sih Om? gua baik suzon omch line-nya ini enggak ini ngomong-ngomong AC ke belakang boleh nambah satu enggak nih powernya nih? Eh, enggak. Oke. Ah, udah dua, RIP. Udah dua. Ini aja kita udah lebih banyak satu dibandingin tim. Enggak. No, no, no, no. Tim e mereka tuh defaultnya itu emang dua. Dua. Udah. Oh, dua. Oke. Belum nyala juga. You have been distracted. Iya, makanya jangan suka lihat, lihat tuh. Lihat depan. Lihat depan. Galak ya. Dia ada driver monitoring systemnya soalnya masih 28%. 28. Udah kita matiin dulu. Nanti begitu nyala kita nyalain lagi kameranya. 27. Nungg 27. Udah nanggung, nanggung. Nanggung. Mendingan kita ngomongin aja. kita biarin dulu ini sebentar lagi kita mau video call sama Jakarta kita di luar Jakarta nah jadi di pikir itu lagi ada acara juga cer ya om ya ada acara juga mereka mau melakukan uji coba di depan halayak ramai menenggelamkan baterai ke air laut selama 2 hari bukan 2 jam bukan 2 hari 2 hari setelah itu diangkat dari airnya dipasang lagi ke mobilnya kira-kira mobil jalan apa enggak ya he dari air Air laut. Dari air laut 2 hari. Nah, ini mulainya hari ini. Mulainya hari ini. Iya, makanya nanti kita ada video call juga kan buat ngelihat tim yang di sana ya. Iya. Wah, gila sih. Ya kan gini, biasanya kan mobil listrik takut air nih. Ini kan mobil setengah listrik nih. Iya. Ini kan airnya air laut gitu. Tetap ya kami tidak sarankan Anda kalaupun punya ceri 38 CSA dicemplungin ke air laut. Ini cuman cuman tes e ekstrem aja. Ekstrem. Tapi yang bik penasaran kan airnya air laut sih. Iya. Ee tapi sebenarnya gini, kalau masalah air masuk ke dalam sistem, enggak peduli dia mau air laut atau enggak. H dia kalau misalnya sistemnya enggak waterproof, dia masuk. Cuman air laut itu menambah sifat korosif. Korosif. Makanya kan dua dua du hari udah cukup bikin korosi dong. Masa sih? Enggak lah. Maksudnya efeknya agak jangka panjang. Eh, tapi kan bisa cepat juga ya. Bisa cepat juga. Kalau besinya bukan besi yang ini ya berkualitas. Iya. 26%. 26% dan kita udah 97,8 97,7 Iya, Mas masih pakai listrik dan ini masih dua masih belum 3/4 baterai loh kita pakai. Oh ya, baterainya by the way kapasitasnya itu 18,3 kWh. Iya, baterai yang besar untuk sebuah plugin HB 18,3 kWh klaimnya di situ bisa kan awalnya 92 tuh. Heeh. anggaplah 90 itu berapa kilom/ kWh? Bisa kita hitung. Bisa kita hitung coba langsung ayo. Bentar. Itu kita nyala di berapa? 90 nyala di 25%. Iya. Artinya 3/4 dari 18 kWh I. 3/4 dari 18 kWh itu adalah kira-kira 13an kWh. Oke, Omobi enaknya kita cek pakai kalkulator human kalkulator. Coba, R kita ceknya. Kita cek seberapa benar atau seberapa soto Vitra berapa lu ngitungnya, Om? 18 kWH. Udah 18, 3-nya enggak usah ya. Dikali 0,75. 18 * 3/4nya ya kira-kira 13, oke betul tuh. Betul 13,5 km. Eh 13,5 kWh untuk menjalankan mobil ini 90 90 km artinya km/ km/ kW-nya adalah per liter/KWH 90 dibagi dibagi 13 13 ya berapa Om itu kira-kira 6,9 kira-kira ya? Ya hampir benar tapi benar 6,666. Oh, hampir benar 13,5 soalnya ya. Tadinya 13 ya 6,66 i by the way udah 25% masih belum nyala juga. Dan ini sudah 100 99,8 99,9 enggak ini untuk ukuran mobil listrik ya? Hemat sekali loh. Hemat banget. 100 km nanti kita kita Oke. 100 km 3/4 ya. Jadi 100 km memakai 13,5 kWh kWH. Heeh. Itu artinya naik tuh tuuh om. Tujuh iya 100 7 om 11,5 coba 7,6 kira-kira tuh benar enggak? Untuk ukuran mobil sih ketat banget. Coba rif berapa? Ee 100 / 13,5 7,6 bukan? 100 / 13,5 7,4 7,4 ya ini hemat sekali. Ya, kayaknya hidupnya di 23 itu kami coba 23 artinya fix pengujian kami tiga orang. Pokoknya untuk bagian listrik pas ya lebih dari 100 km. Lebih dari 100 km tapi bagian bensinnya. Nah, bagian lagi kita masuk era itu. Era era itu jadi mobil listrik berubah menjadi mobil hybrid. Iya. Belum juga belum. Lu lebih khawatir di bagian bensinnya atau di bagian Omobi yang nyetirnya, Om? di bagian omobinya. Sebenarnya Rif kalau jujur-jujur gua juga belum tahu, belum pernah disetirin sama lu nih. Oh iya juga benar. Iya karena lu dibandingin kita bertiga Rif, lu yang paling sering disupirin ya. Gua pernah nyetir ke Bali. Pernah. Pernah. Katanya kata-katanya pernah. Harian RIP. Tiap hari dalam satu hari lu nyetir berapa kilometer? Nol. Itu itu prapnya Om. Tapi weekend gua nyetir mulu Om. Tapi biasanya ya plugin hybrid itu akan menyalakan mesinnya setelah tinggal 5%, 4% bahkan kadang-kadang 1% gitu ya. Kenapa dia banyak ya Om bumbernya Om ya? Enggak karena kan habis itu kan juga siklus hybrid itu tiba-tiba buffernya banyak ini. Iya 20%. Artinya nanti sewaktu-waktu mobil ini bensinnya habis kita Oh oh masih reservoarnya tuh bukan di bensin tapi di listrik. Iya. Jadi listriknya masih cukup buat bawa kita ke mana-mana. Pintar deh nanya sendiri, jawab sendiri. 21% masih belum ada tanda-tanda. Sudah 104 km. Eh, coba lihat datanya mereka. Mesin nyala di kilometer berapa? 18 km di 16% until 16% 16 dia sampai 16% 18 km distance ya tah 110 kita sudah nyampai 110 masih belum nyala mesinnya masih 17% tapi mereka 118 ya kalah kita enggak apa-apa tuh high voltage battery low switch to smart power ya oke ok belum belum nyala tap nah tuh merah Ah, oke. Kita mencatat 110,4 km. Berarti kita kalah 5,6 ya. Kita kalah 8. Mereka 100 berapa? 118. Iya. Bukan 16 bukan. Mereka pun bisa 118 baru nyala. Enggak apa-apa perjalanan masih jauh. Masih jauh. Cuma nih Om Fitra nyetirnya kalah sama mereka. Oke, bentar ya. Kita bisa 110 kilo, tapi baterainya itu masih sisa 16%. Artinya kalau baterai benar-benar dihabisin itu baterai 18 kWH-nya itu bisa 120 kilo, Om. Lebih tuh dia naikin lagi listriknya karena pindah ke smart nih sekarang otomatis tuh. Okeal dapat 110 aja dengan rekan-rekan media kita pada hari ini. Ada Om. Halo. Halo. Halo. Tben Om. Kama akrab akrab akrab sama akrabal ni ada lagi kamera on soalnya ada we driving toward the east of Java and we try to challenge the result that has been conducted conducted by cherry team so cherry team can do 1332.2 in one tank of one of them. Yes. Yes. Yes. Wah, wah. Ya. Yes. Yes. This is this is this is our first day. Yeah. And let's see what we what we we get. Oke. Oke. Great. Great. So I will see you call you again when you around Bali. Okay. I will I would like to know your result and also invite you to with me the battery contest. Jun great I I think in 48 hours we are going to arrive in Bali in Bali. Yeah. Yes. Luck the hope your battery can test ya can pass the test. Oke, let's on thank you thank you. Bye by ya. Enggak gini biasanya tes kan dilakukan enggak ada enggak ada yang lihat nih saciis-sentisnya aja ini diin loh. Berarti mereka yakin banget baterainya. Tapi ya emang Cherry itu emang transparansinya sih luar biasa. Waktu gue sama Omobi ke Cina, Rif. Iya, itu mereka crash tes depan mata kita. Cr tes. Aduh. Banteng. Heeh. Terus sama rollover kebalikin. Dan enggak pakai diapa-apain mobilnya boleh langsung dilihat sama kita. Kita boleh masuk ke dalam mobil ya. Terbuka banget. Soalnya ini sebenarnya kan tricky banget ya. Itu baterai dimasukin ke laut 2 hari kan. Harusnya kalau mereka mau klaim-klaim mereka lakukan itu e dipublish ke media setelah lakukan itu diam-diam kan. Iya. Nah ini live mereka bikin itu gila. Iya. Gila tuh. Ini langkah gila. Iya. Maksudnya kalau mereka kualitas baterainya enggak bagus, beresiko sekali tes kayak gini. Ngerikan seas banyak itu yang ngtin. Iya. Hujan, Om. Iya. Emang kadang-kadang suka random hujannya nih di Iya. T hujan kering. Hujan kering. Ini kalau hujan gini ada dck enggak? Ekstra drag enggak bikin kita boros. Oke. Yang jelas kalau jalan itu basah udah pasti hambatannya bertambah dibandingkan kering. Oh, rolling resistance ya. Iya. Apalagi kalau misalnya ada genangan-genangan. Oke. Tapi di lain sisi, hujan seperti ini bikin suhu kabin itu kalau siang-siang kayak gini lebih dingin. Jadi kerja juga enggak berat. Jadi ya mungkin plus lah ya. Heeh. Nah, sekarang kita ngomongin range ya, Om. Iya. Kita pas berangkat itu kita 1080 km untuk yang range bensinnya yang listriknya 86. Yang artinya kalau ditambahin 11116 eh 1166. Iya. Tapi sekarang karena kita bawanya itu hemat, dia bertambah nih range-nya. Kita sekarang udah jalan 196 km ditambah 1034. He. Itu artinya adalah 1200 40 km. Lebih baik belum ditambah range baterai yang sisa. Baterai. Iya. Oke. Baterai yang sisa nih range-nya berapa? Jadi kira-kira 1250-an lah. Iya. Lebih baik. Tapi, Om, belum ke 1300-an Om. Belum. Tapi moga-moga kalau misalnya kita nyetirnya konsisten seperti ini terus kita bisa naik ke range-nya ke 1300-an. I eh ini nih momen ee bagian terindah di tol ini. Yes. Ini bagian terindah pembukitan sebelah sana. Iya. Eh, sudah berapa kilometer? Jadi hampir 200 ya? Belum. Belum 200. Sudah waktunya gantian. 197. Sudah waktunya gantian. Berbahaya ya. Fokus fitra sudah mulai berkurang. Oke deh, sekalian kita early lunch. Oke, boleh ah. Huh, tidur lagi. Bangunin dong. Iya, bangunin. Ini kan ya gini. Cara bangunin itu yang paling efektif itu adalah yang tegas. Tegas tu maksudnya H tegas itu kita pakai pakai apaan? Harus ada device itu apaan? Ini namanya. Jangan nge-vape. Ini bukan vape. Ini namanya kazu. Kazu. Kazu ini adalah alat musik termudah di dunia. Selama kita bisa nyanyi, kita bisa main alat musik. Itu penjat-pencatannya mana? Buat nada. Enggak. Enggak ada. Buat nada itu dari mulut kita. Mau nada apa? Terus buat bangunin dia. Ah, tenang aja. Kita pakai ini tanpa listrik, tanpa apa-apa. Itu apaan sih? Kaget om. Ini musik. Coba misalnya lagu apa? Lagu apa? Ayo. Semua lagu bisa dimainin. Titanic angkatan lo tuh. Omra, Omitra. M lu tahu mim yang lagu yang yang sumbang enggak Om? Iya iya. Nah, ini untungnya dia mobil ini kan dia punya sistem ini kan line cube assis kan dan adasnya itu juga bisa bekerja pada hujan kayak gini. Coba mainin lagi. Bisa tutup kuping entar pasti ada momennya lu ketiduran juga. Gua balas nanti lu tidur gua bales pokoknya. Wi. Udah, udah. Makan, makan, makan. Kamera kenyang. Sebenarnya masih pengen nyetir. I gantian dong. Cuman udah harus gantian. Gantiannya. Enggak boleh. Tapi ini perfect habis makan enaknya tidur. Tidur. Semangat, Om. Ya, enggak apaapa. Enggak apa-apa. Kita lihat bisa tidur apa enggak. Ee maksudnya apa tuh? Jangan dong. Jangan ugal-ugalan dong. Enggak ugal-ugalan, kita tetap hemat-hematan. Ingat misi kita, Om. 1332 harus kita percaya. Bisa jangan demi emosi pribadi mengorbankan kepentingan. Alat musik tadi mana? Ada aman di sitak pokoknya ugal-ugalan langsung diganti. Enggak ada ugal-ugalan enggak ada ya. Tenang aja, tenang aja. Pir tenang aja. Apa parir si pir depan. Ayo Pir, yuk. Ayo, Pir. Enggak ada parirparpir. Let's go, Pir. Ini berisik mainin juga nih. Iya, Om. Om om. Kita ngomong data dulu. Kita ngomong data dulu. Entar entar kita nyalain AC dulu. Oke. Sisa berapa, Om? Sisa bensin 1020 km. 1020 km. Sip. Kita sudah menempuh jarak 223 km. Sebenarnya ini enggak fair kalau misalnya kita enggak bisa enggak ngitung baterainya sih, Om. Enggak ya. Jadi udah 1243 km ini energi ini kita ganti udah 1243 km ditambah range baterainya eh range baterai 20 km. 1020 + 20 1040 plus 1063 1000 1060 1263 km bisa makin bagus nih makin makin bertambah nih totalnya nih target kita kan 133 32 iya cuman kayaknya bakal heavy-nya entar pas di Banyuwangi itu kan kita mesti nyalip-nyalip ya makanya di sini kesempatan kita buat menghemat-hemat menghemat-hemat menghemat tapi jangan terlalu pelan juga harus 1000 di atas 1300 lah ya. Pada saat range itu 1020 kira-kira berapa kilometer? Dia sudah menempuh jarak sekitar 270 km. Aduh jauh banget. Beda 50 kilan sama. Oke sekarang Om Mobi caranya enggak pakai cruise control? Pakai kaki. Pakai kaki. Lebih percaya kaki dibandingin teknologi canggih. Yes. Yes. Lebih percaya kaki. Oke. Tapi make sense sih. Mak sense. Iya. Karena dia kalau kalau cruise control itu dia dekat baru dia ngerem. Kalau kita kan dari jauh halus loh ini cruise controlnya halus. Oh iya. Satu lagi tadi ee setelah ee mesin listriknya berganti jadi hybrid. Setelah mesin bensinnya nyala konsumsi bahan bakarnya 24,4 km/l. Kalau sekarang berapa? Sekarang 50 km terakhir 23,8 23,8 ya hampir 24 km/l. Itu bukan yang pakai plakinnya tuh. Itu benar-benar pure siklus hybrid. Oke. Jadi 23,8. Kita lihat dalam 50 km ke depan Omobi berapa konsumsinya. Iya, sudah. Nah, Om Mobi status terakhir sudah berapa? Eh, range kita gini mulai dari kita sudah jalan 393,8 km. 93,800 ya artinya ya. Oke. Yang masih bisa ditempuh pakai bensin masih bisa tu 886. 886. Oke nih kita enggak jauh nih karena pengetesan tim Cherry ketika mereka ee sudah mencapai 400 km. Heeh. Itu range mereka tinggal 885. Ini 885. 886. 886. Plus 17. B. 17. Oh iya. Baterai kan mereka emang gak enggak hitung di baterai berapa persen? 17. Eh 17 kilo. Jadi kalau gua hitung, gua tambahin, kita masih bisa dapat 1296 km. Tambah ya bentar itu berapa si udah ditambah? Sudahud ditambah 12 berapa? 1296 ini udah all in total sekitar 3 kilo lagi. Enggak 1332 masih ada 35 kiloan lagi. Oh iya bentar ini kita sekarang lewat jembatan Kalikuto. Heeh. Iya. Ih, keren. Lihat panoramic gede. Keren. Oke, Om. Sekarang berapa range-nya? Sekarang range-nya 396,8. Itu bukan range, itu. Itu iya distance. Distance-nya kita udah 398. 397 ya. Oke. 397. Nah, range tersisa 882. 882 untuk F. Jadi, kita menempuh 400 kilo, range-nya itu 880. Sedangkan tim Cherry range-nya eh range-nya itu masih 885. ketika 400 km kita tinggal ketinggalan 5 km lagi nih dari 5 km kita tinggal ketinggalan 5 km dari mereka oke oke. Jadi saat ini posisi kita ketinggalan tinggal 5 km dari tim Cherry secara teoritis tetap di atas 1300 tapi belum ngalahin rekor mereka. Iya masih hampir 1300 perjalanan masih panjang suspensinya tuh enak. Seriusly enak muat tujuh orang iritnya minta ampun. Kita bisa iya ngomongin irit kita lihat ya 50 km terakhir satu berapa nih? Kan cuman pakai siklus hybrid kan. 22,2 yang bawah 22,2 km/l. Kilm/l. Irit banget sih untuk ukuran SUV sebesar ini. Iya, irit sekali untuk ukuran SUV yang bisa dicas juga. Om. Yes. Hampir 450 km nih. 449,2. Oke. Udah 450 belum? 450. Oke. 821 18 berapa? 821. 821 kilo ee range tersisanya. Heeh. Yes. Oke. Ini tim Cherry. Hah. Di 450 km range-nya juga 821. Sama. Wah, udah sama nih berarti. Oke. 450 + 821 itu kan artinya 1271. Agak turun nih karena mungkin karena kita nanjak ya. Nanjak banget dari tadi nih. Oke, artinya kita dari ketertinggalan sekarang sudah menyamai tim Cherry. Hii. Oke, tinggal sekarang estafet berlanjut. Udah dong. Lihat dong performance-nya. Tadi Om Fitra jauh sama tim Cheri. Begitu diganti Om Mobi langsung nyalain tim Cheri. Karena kita pas mulai midunkan range dari bensin yang penuh tuh cuman 1080. Sedangkan tim Cherry pada saat mulai itu range-nya apa? Range-nya itu 1117. Jadi kemungkinan mobilnya sebelum dipakai tes dipakainya lebih irit dari kita. I dari kita. Tapi kan dia kan langsung menyesuaikan pas jalan. Tapi tadi overall akhirnya lu pakai cruise control enggak? E dipakai ketika stabil. Kalau ketika banyak truk gini mesti ngegas, ada ngurangin kecepatan enggak dipakai manual. Manual. Tapi Om ini tuh halus penyaluran tenaganya dan cruise control juga halus. Iya. Anyway ini udah dasar ya. Kita tukaran di sini. Tukaran sini. Mau di sini apa di mana ya? Tukeran di sini aja. Di sini aja. Oke Rif lu akan menerima estavet berikutnya Rif. Jangan kecewakan kita, Rif. Oh tenang tenang. Ini kaki sekolah. Cara caranya cara Om Mobi bukan cara Om Fitra. No no no no. Gua punya cara sendiri. Nah kan. Aduh aneh dia ni. Aneh kok enggak makin tenang gitu benarnya tuh. Gua membolehkan kalian tidur tiba-tiba kalian bangun terus kalian kaget. Wowincnya udah dikit banget. Gggak gak gak. Kan ngisi bensin. Enggak boleh curang. Enggak enggak enggak gua enggak curang. Tapi pokoknya kalau pas bangun kalian kayak wow masih sisa banyak rensnya gitu. Tengah jalan-jalan dia tidur juga. Ah, beli cemilan dulu yuk. Kan masih banyak Omobi entar kayaknya ada pengen buah-buahan lah. Enggak. Ah, langsung buah-buahan. Buah-buahan. Buah-buahan langsung langsung langsung yuk langsung. Kenapa mau istirahat dulu? Ya udah mereka mau istirahat dulu sambil nunggu mereka istirahat beli cemilan. Saya jelasin dulu deh tentang e mesin mobil ini. Oke, kita keluar lagi. Nah, mesinnya enggak kelihatan tapi percaya saya ada di bawah sini mesinnya. Ini kebetulan Nah, ini kelihatanlah dikit benar-benar kan ada mesinnya. Jadi, ini bukan front trung. Nah, mesinnya ini 1500 cc turbo. Jadi, kecil sekali, kompact sekali mesinnya. Atkinson cycle yang memang sudah dirancang khusus didedikasikan untuk sistem hybridnya. Nah, sistem hybridnya juga spesial. Jadi dia itu ada baterai yang cukup besar. Makanya ini baterai bisa dicharge secara terpisah. Tidak harus ee hanya dengan mesinnya saja karena ini adalah plugin hybrid. Baterainya 18,3 kWh yang tadi ketika penuh bisa menjalankan mobil lebih dari 100 km sebelum mesinnya itu menyala. Tenaga mesinnya sendiri itu 143 PS dan torsi 215 Nm. Sementara untuk motor listriknya itu lebih besar lagi mencapai 204 PS dan torsinya 310 Nm. Dan ini membuat Cherry 38 CSH ini memiliki tenaga yang sangat kuat walaupun Cherry tidak me-reveal berapa ee persisnya tenaga kombinasi. Tapi kalau dari motor listriknya saja sudah 204 dan torsinya 310 Nm, artinya secara kombinasi mobil ini mungkin dekat ke 300 HP dan torsinya mungkin di dekat 400 Nm. Tapi yang jelas akselerasinya diklaim 0 sampai 100 km/h dalam 8,5 detik. Dan saya mendapatkan kira-kira hampir 1 detik lebih cepat daripada klaimnya. Nah, yang membuat mobil ini irit juga karena dia memiliki transmisi yang memang dibuat khusus untuk sistem Plug in hybrid ini. Sehingga efisiensinya, efisiensi mentransfer tenaganya diklaim oleh Cherry mencapai 98,5%. Dari 100% tenaga hanya 1,5% dari energi itu yang terbuang untuk menjadi panas atau lainnya. Dan 98,5% menjadi gerak yang membuat mobil ini sangat efisien. Dan sekarang posisi kami sama dengan tim dari Cherry 450 km dan range tersisa kira-kira 821 km. Perjalanan masih jauh. Kalau kita baru 400 kil artinya kita masih ada 900 km lagi untuk kita lalui kalau nyampai. Oke. Ah, mereka udah siap. Yuk, let's go. Katanya belanja cemilan. Mana cemilannya? Hah? Cuman berubah pikiran. cuman cari angin. Oke, kita harus support Arif, Om. Karena ini gengsi kita juga ini apa tergantung performa nyetirnya Arif juga nih. Ini pertama kalinya gue nyetir ini mobil. Sebelumnya kan gua belum pernah nyoba. Kalian udah pernah nyoba sebelumnya ya kan. Jadi kita adaptasi dulu ini. Ini boleh gua tes nomus-nya enggak? Lu jangan jangan. Udah lu gak lu percaya gue ini kencang dan gue udah pernah melakukan tesnya sendiri. Kita udah pernah ngetes ya kan gua belum pernah. Omobi 0100 dapat berapa? Di bawah 8 detik. Di bawah 8 detik. Iya kita kita dua-duanya di bawah 8 detik di 7 komaan 1500 cc turbo. Tapi kan dia ada motor listrik dan motor listriknya tenaganya lebih gede daripada mesin bensinnya. Nah tapi kenapa gua enggak boleh nyoba? Enggak boleh. Karena misi kita bukan bukan mencari cepat. Misi kita mencari jauh. Eh, enak. Tapi ini mobilnya enak banget. Enak. Halus banget. Gua malah mau nanya satu doang nih. Gua nanya satu dulu nih. Itu kamera 540 itu konsepnya maksudnya gimana, Om? Tadi kan gua udah nyobain 540 itu dari 540 derajat. Iya kan biasa kamera tuh 360 360 derajat ke sekeliling mobil. Nah, ini ditambah 180 derajat lagi. Itu kamera belakang sama depannya dia ng-record dulu. Jadi kita itu bisa melihat mobil seolah-olah transparan. kita bisa ngelihat bawah kita sebawah-bawah deknya itu kayak kayak di bawah tuh ada kamera. Iya. Sebenarnya cara kerjanya kan ada kamera depan sama belakang. I ketika kita maju atau mundur image dari kamera depan atau belakang itu itu disatuin sama dia. Iya oleh software dibuat seolah-olah melewati bawah mobil. Oke gitu. Karena sebenarnya sama aja kan ya kalau kita maju artinya yang di depan tadi kita lewatin di bawah mobil kita. Eh eh pelan-pelan ini cruise control 86 emang enggak boleh 86? Boleh 86 boleh dong. Kayak apa sih? Banyak cincung Om. Lu tidur aja Om. Om om ini kan kita sudah berteman sama dia lama Om. Heh. Tapi kan kita harus anggap sebagai anak magang nih untuk masalah nyetir gini. Jadi tiap kilo kita pantau nih. Tiap Iya 50 kilo kita lihat tabel ya. Bandingin ya. Iya kita bandingin sama tabel. Terakhir posisinya Om Mobil-lekan nih. Oke. Mau nanya satu lagi. Mau nanya satu lagi. Speaker yang di kepala. Speaker. Speaker apa? Salon sekalian. Calon itu cuman ada yang di sini doang ya? Di di driver aja. Ini fungsinya buat kalau kita lagi nelpon itu langsung di drivernya. Jadi mudah-mudahan penumpang lain enggak dengar. Oh gitu. Jadi e kita enggak perlu volume gede-gede dia bisa langsung di samping head. Om ini kan pertama kali nih gue nyetir ya. Plug and hybrid yang harganya under Rp500 juta ini saingannya banyak enggak, Om? Enggak ada ya kayaknya Om ya? Enggak ada. Eh enggak ada sama sekali kayaknya. Enggak ada plugin h biasa ada tapi kelasnya jauh banget kayaknya harusnya plugin hybrid harganya dua kali lipatnya ini ya plugin hybrid itu yang jelas pasti lebih mahal daripada hybrid di mobil yang sama ya karena dia ukuran baterainya lebih gede. Karena hybrid biasa tuh ukuran baterainya tuh cuman senya. Inilah ini 18 kWh itu paling enggak nyampai 2 kWh. Cuman ini nyetir ini ya ini rasanya tuh kayak nyetir mobil yang lebih mahal dari ini harganya gitu loh. Jauh. Oke Om Fitra 500 km. Oke saatnya tes pertama. Oke. 500 km. Range-nya tersisa berapa? 754. Oh no om. We are in trouble. Jauh kan. Beda kan? Sebentar. Si ini siapa? Si tim Cherry ketika dia 500 km range-nya masih 806. Waduh, Om. Om harus diote dari tadi tanjakan terus, Om. Ya enggak, ini kan sama rutenya. Ini tinggal 754. Oh no. Oh my god. Oke, tenang. Gini, gini. Rip, rip, rip. Nginjak gasnya tuh tenang. Dari tadi gua enggak nginjak gas. Kalau bisa sebisa mungkin jangan sentuh rem. Dari tadi gua enggak nginjak gas. Lu nginjeg ngebut-ngebut gitu loh. Itu adaptif cruise control. Oke. Ya udah makanya enggak usah dipakai. Pakai kaki aja. Kita kasih kesempatan kedua nih buat Arif nih. Oke kesempatan kedua. Sekarang dia selisihnya artinya tadi 7548. Ada 20 km. Oh enggak. Kita lihat yang ininya aja. Range fuel. Ya udah fuel range. Gua berkurang berapa dari Omobi tadi? Oke Om Mobi tadi A sama persis par ya. Sekarang kita minus 52. Hah? Kok banyak banget, Om? 806 ke 754. Astaga. Cara nyetirnya itu. Tenang, tenang. Kakinya enggak sekolah apa emang tadi tanjakan. Nah, sekarang kita akan ee mestinya akan mulai turun lagi. Kita lihat, kita akan cek berikutnya di 550 km. Oke. Aduh, Omi. Tapi lu harus mengapi dari tadi tanjakan semua om. Iya, tapi ini orang rutenya sama itu juga pas tanjakan. Tapi mungkin starting point-nya kan beda. Jadi mungkin dia tanjakan pada saat dia tiba-tiba jadi sama sama Om Mobi tuh dia udah ngelewatin tanjakan mungkin Om. Udah, udah kita juga ngelewatin tanjakan tadi pas Om Mobi belum Om. Pas lo itu belum tanjakan ke mobil. Udah, udah. Eh, udah udah udah udah. Pas mulai tanjakan kita berhenti di rest area. Enggak, tanjakan tapi setengah tanjakan lah. Ya udah, kita lihat habis ini. Ini kan udah udah enggak tanjakan lagi nih. Kita lihat ini benernya nih. Oke, Bapak Arif Muhammad. Yes. Kita akan lihat lagi. Waduh, ini udah mulai gelap. Berapa? Berapa? Ini pasti impresif karena datar jalanan dari tadi. Belum tentu. Oke. 550 km berapa range-nya? Sisa sisa 720. Wah. Oke. Prestasi membaik. Tim Cherry pada saat mereka sudah menempuh 550 km, range-nya itu 743. Artinya tinggal selisih 23 kilo lagi. Iya. Dari tadi defisit 52 kilo sisa membaik. Sekarang tinggal sisa 23. Berarti membaik 30 kiloan dong. Membaik 30 kiloan. Ya udah oke. Good job. Good job. Udah mulai ngejar lagi nih. Pasti ngejar karena tadi tuh tanjakan banget. Oke, sekarang kita akan menempuk ke KM 650 kilo lagi. Dan targetnya adalah range-nya masih 697 untuk tim. Oke. Oke. Rif udah 200 kilo lebih lu nyetir. Oke. Berapa? Berapa oke sekarang berapa kilometernya? 596.6. Oke. Hampir 600 lah ya. Oke. Ee range-nya sisa 674. Oke. Kalau di tim Cherry 697 sisanya artinya masih 23 kilo lah. Masih segituan. Masih sama kayak tadi. Iya masih. Wah hu deras banget hujan. Oke. W tray drive aja. W drive. I ya w drive. Oke kita cari tempat buat gantian. Kita langsung jalan lagi. Oke. Oke langsung. Let's go. Oke, sekarang kita udah menempuh hampir 650 km. Gimana? Capek enggak? Sumpanya ini mobil enggak berasa habis jalan jauh ya. Iyalah suspensinya enak gini. Enak banget joknya enak depan. Benar. Enggak ada rasa capeknya loh. Enggak ada ber sama sekali 650 km. Belum, belum, belum 650. Masih 648,5. Setengah jam lagi kita sampai. Tapi ini karena kita malam nih ya. He. Jadi malam tuh ada listrik yang kepakai tambahan nih. Hm. Ada lampu depan. Terus habis itu tadi sempat hujan deres sekali. Deres banget. Deras banget. Tapi pas hujan tadi adasnya masih bisa loh. Normal ya. Normal. Cuman memang pasti ada hambatan lebih di jalan. Iya. Oke, sekarang kita 649,1. Oke, ini di 650 km. Iya. Harus mereka sisa fuel-nya 640. Kecil banget sih ini. Sini, sini, Om. Sini. Ini ni 650. He mereka sisanya 642. Waduh, kita 615 selisih 27. Jadi makin banyak, Om. Oh, jadi makin banyak ya. Mas ya paling jago mobi memang gini-gini entar ya. Ini kita konsumsi bensinnya itu 20,8 km/l atau mungkin agak nanjak kali ya. Enggak rata dong ini lihat nih depan nanjak nih. Ini rata dari tadi rata rata. Waduh. Waduh. Ini ini gimana kakinya engak sekolah nih. Oke, sekarang kalau kita gabungkan ya, kita sudah jalan 650 km sisanya ada 615 artinya tinggal 1265 kita projected rnya. Kita akan update per 50 km gimana prestasi kita. Sementara ini prestasi kurang menggembirakan. Kayaknya speed-nya turunin lagi. Ini 89, Om. Lari 89. Sekarang 85 dari tadi '9 tadi 89 ya turunin kalau bisa 75 80 gitu loh. Oke sambil nunduk kalau enggak biar angin enggak kalahin tapi ya. Oke sekarang kan kita mencoba mengalahkan ee ini ya timnya Cherry ya. Tapi sebenarnya ini impresif banget. Ini masih setengah lebih bensinnya dan kita sudah 650 km. Ee di beberapa mobil yang kami punya di rumah itu udah kehabisan bensin. Iya. Rata-rata kehabisan bensin. Udah kehabisan pasti. Iya. Iya. Dan Jakarta Surabaya biasanya orang ngisi bensin sekali. Iya. Ini masih setengah-setengah lebih dikit. Jadi mestinya secara teori sih. 650 * 2 tuh 1300. Dan teorinya kalau yang range-nya ini udah nol, kita pasti bisa jalan lagi. Iya, karena masih ada reservoornya. Tapi emang kalau kita bandingin sama Cherry, kita ketinggalan 27 kil ini kan. Iya. Tujuan kita mau men kita mau ngelawan ini nih angka-angka ini. Iya. Kita tahu mobil ini bisa jalan jauh cuman kita bisa 90 92 kan Om kenapa jadi ngebut banget Om? Eh 85 di itu alam bawah sadar. Kayak pokoknya targetnya saya di video saya ini nyampai hotel belum habis e bensinnya pasti. Hotel mana? Hotel mana doang? Hotel Surabaya. Kita tinggal 119 km lagi ke hotel. Oke Om. 200 m lagi kita akan 700 km. Oke. 700 km. Kalau di 700 km kita range-nya 561 km. Aduh, ini 5 95, Om. Wow, 34 km kita ketinggalannya lagi. Boros banget sih nyedirnya. Ah, boros banget. Gimana 85 km/h dari tadi enggak harusnya di bawah. Dan dalam 50 km terakhir kita konsumsi bahan bakarnya 23,3. Irit banget itu. Irit banget. Cuma ini kan kita perbandingan sama dia nih. Sekarang kita tinggal 70 km lagi nyampai ke hotel di Surabaya. Ya udah, kurangin aja kecepatannya. Berapa menit lagi Omobi? 3 menit lagi sampai. Alhamdulillah keluar to sampai Surabaya loh tanpa rasa capek. Lapar. Oke, jadi tapi dengan rasa lapar. Lapar banget. Jadi di Surabaya ini kita langsung menuju ke hotel kita langsung makan istirahat. Sekarang posisinya menunjukkan range-nya masih 501 km. Artinya expected range-nya itu 12270. Kita masih under tapi lagi. Iya masih under emang belum sampai ke 1300. Heeh. Artinya tapi tadi waktu di 750 kil kita bandingin lagi enggak masuk kamera. Heeh. Selisihnya kita tinggal 27 km, Om. Iya. Sama tim Cherry. Cuma tetap kalah nih. Tetap masih kalah nih. Kita belum jadi the winning. Tapi Om tenang. Jagoan biasanya datangnya belakangan Om. Ini tergantung siapa yang nyetir sih. Iya. Ini tinggal dua kemungkinan. Jagoannya datang belakangan atau jagoannya enggak datang sama sekali. Enggak ada jagoannya sama sekali. Kalah. Kalah semua. Oke. Ee jadi sekarang kita ee langsung nih bermalam di Surabaya. Kita sengaja pilih hotelnya juga yang enggak jauh dari tol. Nah, nanti ee kita akan recap semua perjalanan ini besok ya pas udah terang ya. Heeh. Oke, kita langsung ke lobi hotel besok pagi. Selamat pagi. Gimana tidurnya? Wah, enak sekaliak sekali. Luar biasa. Gimana kepitingnya? Uh, luar biasa juga. Luar bias. Omobi makan dua porsi loh. Enggak satu porsi plus satu capit kita 1 seteng 1 seteng gara-gara kita kemarin bertiga pesannya kepiting untuk empat orang karena kita pikir teman kita yang gabung sama kita bakal datang ternyata tidak makan datang. Oke. Anyway sekarang sudah hari kedua sudah siap melanjutkan perjalanan lagi. Dan sedikit recap dulu. Kemarin kita total 770 kilo. Heeh. Oke, kita sudah berusaha semaksimal mungkin, tapi kita masih tertinggal dari tim Cherry kita sekarang. Range-nya itu ada di 500 1 km range bahan bakarnya. Oke. Kalau range ee listriknya di 20 km 501 artinya 770 + 501 itu kan 1271 + 2091. Ketinggalan berapa kilo kita? keting ketinggalannya itu kira-kira tinggal 27 kilo. Oke oke oke. Tapi amazing bahwa recap dari perjalanan ini pada saat full baterai semua kita bisa lebih dari 100 kilo baru mesin nyala 110 kilo. Ternyata kayak enggak sesuai mid. MID bilangnya 90. Iya ternyata bisa 110 kilo. Dan konsumsi bahan bakar selama kita pakai mesinnya itu selalu di atas 20 km/l. selalu enggak pernah di bawah. Selalu i oke di tol ya di tol ya dengan kecepatan 85 sampai 90 ya. 80 sampai 90 lah km/jam. Iya. Oke. Tapi perjalanan masih berlanjut karena kami akan menghabiskan semua listrik dan bensin mobil ini tujuannya sampai Bali. Bali sih kayaknya nyampe. Nyampai tapi enggak tahu berhentinya di mana. Tapi tujuan kita bukan hanya Bali. Hah? Tujuan kita bukan hanya Bali. Jadi mengalahkan ini tim Cherry. Oh iya ya memang iya kok mikirnya tujuan mana gitu. Tapi sebenarnya justru kalau menurut gua hari ini tuh yang paling sulit karena kan kemarin kita rutenya tol tol tol tol. Nah Banyuwangi nih Banyuwangi ini akan jadi challenge yang lebih berat dan perjalanan hari ini akan dilanjutkan di channel Om Mobi. Yes, Om. Enggak enggak ini channelnya videonya bukan yang bawa lu nyetir duluan ya kan. Kita berharap banyak sama lo. Jadi di Banyuwangi itu treknya itu kan bakal banyak truk-tralip nih. I jangan emosi, jangan emosi. Tenang. Sebentar. Kan nyetirnya ganti-gantian. Enggak selalu. Oke. Strateginya nanti kita omongin nanti di channelnya Om Mobi ini udah kepanjangan nih yang ini. Oke, jangan lupa and klik like bila menyukai video ini. Komentar di bawah dan subscribe ke channel Fitra Eri, Om Mobi, dan Arif Muhammad. Karena ini part 2 dan part nya penentuannya itu akan ada di Arif. Apakah kita bisa mengalahkan atau kita terkalahkan? Apakah jagoannya datang belakangan ataukah jagoannya emang enggak pernah datang ya? Oke, follow Instagram kami juga bertiga di sini. Terima kasih banyak Anda sudah menyaksikan. Sampai jumpa di part kedua. Bye bye. Terima kasih telah menonton. Terima kasih. Ayo P yuk
