Jungkat

Varian FE?! Kamera 200MP-nya Cakep!🔥 - vivo V70 FE (YouTube Video)

  • 01/01/1970

Saya bingung sebenarnya. Seingat saya terakhir mereka ngeluarin seri Light deh. Kenapa sekarang jadi F? Seri ini sebenarnya diposisikan tidak untuk menggantikan varian Lite, tapi lebih ke strategi baru aja. Jadi seri FV ini tuh strategi barunya Vivo buat ngejawab masukan dari para Vivo fans ya. Mereka mau ngasih opsi V series yang lebih affordable dari versi angka regulernya, tapi tetap bawa kamera yang bagus. Bisa dibilang F ini adalah pengganti sekaligus upgrade dari seri Light. Beda karakter tapi masih satu keluarga V series. Kalau seri L dulu fokusnya ke performa yang balance atau allrounder plus design. Nah, di F ini mereka balik ke DNA seri V aslinya gitu, yaitu casual photography. Ya, begitulah kira-kira jawaban mereka waktu saya tanya soal ini. Tapi yang pasti ada beberapa hal yang bikin saya tertarik sama HP ini. Pertama tentu aja soal baterai ya. For your information, ini HP baterainya gede banget. Buset, 7000 mAh. Udah kagak ngerti lagi dah. Ini BBK GR bikin HP baterainya gede-gede bener. Udah gitu HP ini tuh enggak tebal loh. Tuh lihat tuh. Maksudnya tebalnya itu kayak HP-HP normal aja gitu. Tebalnya bahkan gak sampai 8 mm. Sumpah kocak banget nih HP. Ajaib. Baterai segede gaban berjenis blue ini sudah pasti punya daya tahan baterai yang edan menurut saya. Dalam penggunaan casual tanpa main game dia bisa hidup sampai 3 hari loh. Bayangin 3 hari woi jamuran dah itu powerbank. Bahkan dalam pengujian benchmark HP ini bisa bertahan sampai 24 jam. Di atas 20 jam itu udah pasti sangat awet sekali ya. Baterai gede udah pasti ngecasnya lama dong. Template komentar netizen kan kayak gitu ya. Untungnya HP ini udah support flash charge 55 watt yang ngisi baterai dari 5 sampai 100% dalam waktu 1 jam lebih sedikit aja. Hal menarik kedua yang saya lihat dari HP ini adalah kameranya. Ini kameranya 200 megapel. Hah, kagak salah? Buset. Jadi kamera utama HP ini punya 200 megapel OIS ultra clear main camera dengan sensor Samsung HP5 Ultra Sens. Anjay. Kamera keduanya 8 megapel wide angle camera dengan sudut kelebaran 120 derajat. Untuk kamera depannya beresolusi 32 megap HD selfie camera. By the way, kamera 200 megapel-nya punya sensor gede ya dan katanya yang paling gede di antara semua seri V. Buset dah, mantap sekali. Paduka setupnya simpel memang cuma dua kamera tanpa kamera tele. Jadi emang ini Vivo kayak ngasih opsi aja. Kalau cukup dengan kamera utama dan ultra wide bisa beli HP ini tapi kalau butuh tele silakan stikard Vivo V70. Dalam kondisi terang, lensa 200 megapel ini bukan gimmik doang ya. Detail yang ditangkap itu banyak banget. Buset, warnanya akurat, kontrasnya pas, dan ketajamannya itu menurut saya juara. Dia tuh punya yang namanya AI telefoto enhance yang kalau kita zoom antara 10 sampai 30 kali foto akan tetap tajam edan. Pokoknya kamera utamanya apa ya kalau harus dijelaskan dengan satu kata itu, buset deh. Oh ya, fitur yang tadi ada di seri flagship mereka juga masuk ke sini ya, namanya film camera mode. Jadi di UI kamera tinggal swipe ke atas nanti dia masuk ke mode ini. Di mode ini kita bisa pakai filter-filter lucu dengan konsep vintage. Pokoknya cakep dah. Untuk lensa ultrawide-nya ya sudah lebih cukuplah. T warnanya enggak beda signifikan dari lensa utamanya. Memang bukan lensa ultrawide yang tajam banget ya, tapi menurut saya ini usable kok. bisa dipakai kalau emang butuh foto dengan sudut lebar atau buat foto landscape. Dalam kondisi low light, untuk kamera utamanya karena dia udah punya OIS dan sensor yang gede, hasil jepratan malam harinya minim noise, warnanya fibran, detailnya masih dapat, dan dynamic race-nya itu cukup oke loh. Gelir-gelir lampu itu berhasil dihilangin. Kalau foto lolet dan lens ultrawide-nya ya sudah pasti detailnya enggak sebanyak dalam kondisi siang pasti ya. Saya susah sih ngandalin lensa teraw di kondisi gelap. Jadi alangkah baiknya pakai lensa utamanya aja. Terus gimana foto portretnya? Jadi HP ini enggak punya lensa telefoto. Maksudnya enggak punya lensa khusus buat telefoto gitu. Tugas bikin foto boke dibebankan ke sensor 200 megapel-nya lewat teknik crop zoom dibantu AI. Hasilnya resolusinya tajam dan skin tone warnanya natural khas Vivo. Separasi boka juga lumayan rapi tapi enggak sempurna ya. Karena kalau latar belakangnya terlalu ribet AI-nya kadang bingung gitu ini blur apa kagak ya. Terakhir untuk kamera depannya walaupun cuma 32 megapel tapi foto selfie-nya itu tajam coy. Mimik muka, tarikan senyum kelihatan jelas gitu. Bahkan kerutan-kerutan wajah yang berarti saya sudah tua gitu ya. Juga bisa kelihatan jelas gitu. Untuk mode portraet-nya efek blur-nya itu pintar nge-frame muka kita gitu. Walau kadang rada agresif ya. Muka saya yang aslinya emang udah cakep gitu jadi cakep banget. Buset gitu. Mulus kayak pantat bayi gitu. Jerawat flek hitam dan dosa masa lalu itu bisa hilang enggak berbekas gitu. Muka saya kelihatan kayak bersih dan suci. Anjay. Saya cuma khawatir dikira orang karena sering ambil wudu. Walaupun kita wudu sehari bisa lima kali minimal. Ya masih soal foto, ada beberapa fitur yang juga menurut saya menarik terutama yang melibatkan AI. Misalnya AI travel portrait dan AI for season portrait yang bikin kita bisa dapat foto portrait dengan latar empat musim. cukup membahagiakan mengingat Indonesia cuma punya dua musim, musim hujan dan musim banjir. Oke, pengujian video kita mulai dari kamera depan di mana kamera depan apa ini bisa merekam video di resolusi 4K. Dan untuk hasilnya seperti yang kalian lihat sekarang dengan pencahayaan yang ideal seperti ini. Gambar tidak tajam walaupun 4K-nya hanya mentok di 30 atau 30 fps, tapi menurut saya ini overall sudah oke. Enggak cuma di kamera depan, kamera belakangnya juga ternyata support 4K. Jadi handphone ini depan belakang sudah beresolusi 4G. sebuah peningkatan karena staingat saya versi light seri V60 kemarin tuh cuma mentok di SD aja tapi ini sekarang sudah bisa 4K depan belakang. Sayangnya untuk lesel ultrawide-nya dia belum bisa 4K mentok di resolusi aja tapi kualitasnya sudah lumayan oke seperti kalian lihat. Jadi memang untuk 4K-nya hanya di lensa utamanya aja menggunakan kamera ultrawide-nya belum bisa 4K. Hal menarik ketiga dari HP ini adalah durability-nya. Dia udah dibekali sertifikasi IP68 dan IP69. Artinya HP ini kebal dari debu ekstrem dan tahan semprotan air bertekanan tinggi. Kalian bawa HP ini menerobos banjir di Jakarta atau mandi hujan pas lagi banyak petir menyambar juga bisa. Intinya mah dicemplungin ke air dia aman karena udah punya sertifikasi IP68. Apakah selain ketiga hal tersebut HP ini enggak menarik? Karena yang lain juga tetap menarik menurut saya. Misal desainnya saya sempat tanya ke Vivo ya, coba jelaskan soal desain dari HP ini dan mereka menjawab desain mereka adalah a vertically align minimalist design with shimmering highlights. A minimalistic redefined build a vertical lens layout. The camera model is now even more compact and simple. Reducing clutter while exuding a premium feel. Ngerti orason ora ngarti. Ya udah skip. Jadi secara tampilan HP ini punya garis desain yang berbeda dibandingkan versi biasa. Bodinya ngotak dengan tiga pilihan warna ocean blue, M purple, dan Titanium silver. Body belakangnya punya finishing yang enggak glossy, enggak gampang jari. Ya, pokoknya Vok dipegang itu kerasa lumayan solid dan padat gitu. Enggak setipis kakak-kakaknya. Tapi wajar aja karena dia nyimpan baterai tanda kutip monster di dalam bodinya. Terus untuk layar berjenis AMOLED 6,83 inch dengan resolusi 1.5K. Ukuran segini juga dengan resolusi segini menurut saya pas ya, masih kelihatan tajam. Refresh rate-nya juga udah 120 Hz. Tapi kalau kalian perhatikan layar ini kerasa lebih luas ya. Iya kan? Alasannya simpel karena dia pakai yang namanya rounded corner with flat screen design. Jadi bagian sudutnya itu lebih melengkung gitu dibandingkan HP pada umumnya. Maksudnya sudut baselnya gitu ya. Ditambah lagi basel yang juga lumayan tipis. Sayangnya saya enggak nemu jenis pelindung kaca apa yang dipakai. Apakah Corning orella Glass atau pakai yang lain. Untuk performanya sendiri, HP ini pakai SC yang lumayan ngebut loh. Dia pakai Dimens City T 7360 turbo. RAM-nya 12 GB dan storage-nya 256 GB. Skor dari aplikasi benchmar sintetis macam Antutu nembus angka nyaris R1 juta. Untuk penggunaan casual, buka banyak aplikasi, mult tasking, ngedit video di CapCard sampai nantangin grup WA keluarga dengan segala hoaxnya itu bisa jalan sangat smooth. Enggak ada cerita HP ini tiba-tiba lemot gitu. Sedangkan untuk experience main game juga lumayan menurut saya beberapa game bisa dimainin dengan lumayan lancar di HP ini. Mobile Legends Delta Force bisa dipaksa mentok rata kanan. Sos ini juga lumayan adem. Manajemen panasnya bagus. Dalam pengujian stres tes juga enggak kelihatan ada gejala throtling. Pokoknya buat performa ini udah jauh lebih dari cukup menurut saya. Beberapa fitur pendukung juga lengkap mulai dari dual stereo speaker yang suaranya juga lumayan enak, terus ada dual sim dan NFC multifunction. Dan terakhir soal software. Rasanya gak perlu dijelasin panjang lebar lagi ya soal Origin OS6 karena berkali-kali saya bilang UI ini adalah yang paling nyaman yang pernah saya pakai. UI yang secara default terinstal di HP ini berbasis Android 16. Visualnya cakep, animasinya fluid, dan sama kayak versi regulernya. Vivo ngasih garansi 4 kali update OS dan 6 tahun security patch. Pokoknya soal update software Vivo mah cingcai lah, enggak pelit. Kesimpulannya jujur saya masih bingung soal positioning HP ini. Tapi yang pasti kamera HP ini di atas standar HP-HP menengah. Ditambah lagi baterainya yang tiada tara saktiimandra reguna itu loh yang akan bikin kalian bingung gimana ngabisinnya. Soal harga yang naik juga eh rasanya mau enggak mau harus kita maklumi ya. Karena memang harga pars dunia tuh lagi naik gila-gilaan bersama dengan teman-teman gitu. Kayak lagu ya lagu siapa ya gila-gilaan bersama teman-teman. Jadi enggak cuma Vivo doang yang naik yang lain juga. Oh iya, buat yang mau beli HP ini ada promo eksklusif ya mulai 9 sampai 15 Maret 2026. Setiap pembelian HP ini kalian akan dapatin tambahan garansi 12 bulan dan perlindungan layar. Untuk ini wajib klaim di aplikasi Vivo Store ya. Berlaku juga garansi internasional untuk perbaikan dan software khusus seri V17 dan V17 FE. Selain itu untuk basic warranty juga meliputi garansi perangkat 1 tahun, garansi aksesoris 6 bulan, dan jaminan ganti unit baru kalau ada masalah di 15 hari pertama sejak masa pembelian. Ada juga keuntungan alias keimawan kalau kalian jadi member ya. Jadi dengan bikin akun dan naik level, kalian akan dapetin beberapa layanan gratis. Misalnya penggantian anti gores dan softcase. Terus ada biaya servis, pengecekan, pembersihan, konsultasi sampai antar jemput perangkat. Buset banyak amat ini layanannya. Beli handphone begini amat layanannya. Terakhir untuk service center total ada 129 service center resmi yang ada di berbagai kota. Tapi Vivo kalian kenapa-kenapa? Tenang, service centernya gampang dicari. Nah, buat review service centernya kita sempat bikin kontennya ya. Jadi ada investigasi misterius ke service center Vivo. Kalian bisa lihat di eh di sini di di kanan atas layar kalian silakan klik di situ. Ya udah, ini HP bagus. Kalau tertarik silakan dibeli. Link udah ada di bawah ya. Kalian bisa klik. Jadi beli dari situ. Segitu aja video kali ini. Iron pamit dan adios. Yeah.

Lihat di YouTube

Video Lainnya

Brand Terkait

Vivo

Vivo menghadirkan smartphone dan perangkat pintar dengan kamera canggih serta desain stylish. Vivo dikenal dengan teknologi fotografi inovatif, performa andal, dan fitur modern untuk kebutuhan komunikasi, hiburan, dan produktivitas.

Vivo V70 FE

Memasuki pasar Indonesia, Vivo V70 FE meluncur sebagai smartphone andalan yang menawarkan keseimbangan ideal antara tenaga dapur pacu, keawetan baterai, dan kualitas fotografi. Ponsel pintar ini mengusung pendekatan yang sangat praktis guna menunjang rutinitas sehari-hari, tentunya tanpa harus memangkas deretan fitur esensialnya. Dengan memahami dinamika mobilitas masa kini, Vivo meracik...

Vivo V70

Resmi menyapa para pencinta fotografi di Indonesia, Vivo V70 meluncur sebagai smartphone yang menempatkan keunggulan potret visual sebagai fokus utamanya. Perangkat ini membawa kebanggaan tersendiri lewat kolaborasi eksklusif bersama ZEISS, sebuah nama legendaris yang sangat diakui dalam industri teknologi optik dan imaging. Sinergi strategis ini dirancang untuk menyajikan pengalaman fotografi...