VinFast LIMO GREEN : Mau lawan BYD M6 & Aletra L8 ⁉️ (YouTube Video)
[Musik] kayaknya merek-merek baru udah pada nyadar kalau di Indonesia itu senang banget sama mobil seven seater tiga baris mobil keluarga lah intinya. Makanya ada BYD M6, ada Aletra L dan kayaknya nanti bakal ada ini. Ini adalah FinFas Limo Green. Dan ya, kalian bisa tebak sebuah mobil keluarga tiga baris seven seater bertenaga listrik dari FinFast. Kita lihat gimana mobil ini ya. Jadi kita lagi di Viet ya, kita pengen lihat beberapa model FinFast. Tapi gua bilang ke orang FinFast ini yang paling menarik karena balik lagi orang Indonesia senang mobil seven seater yang harganya Chengli. Tapi ee klarifikasi bentar, kita enggak bisa masuk ke dalamnya. Tapi entar kita coba intip-intip aja bagian dalamnya kayak gimana ya. Ya. Jadi biarpun namanya Limo Green tapi bentuknya beda banget sama limo green yang jadi taksinya Green SM di Indonesia ya. Dan seperti Vinfas-Finfast yang lainnya dia ada aksen grill yang kayak menyatu di tengah dan membentuk logo V dari Finfas-nya. Terus ini kayaknya dia buat LED DRL sama buat SE mungkin ya. Lampu utamanya di sini udah projecttor nih. Dan ada ini sensor. Oh bukan sensor kayaknya mika hitam doang ya. Sensornya kayaknya di sini deh buat adas-adasannya di sebelah situ ya. Dan gr radiatornya lagi-lagi membentuk huruf V. Terus di bagian sini ada karet biar mobil ini lebih aerodinamis sehingga jarak tempuhnya bisa lebih baik dan mobilnya lebih licin terhadap angin. Nah, seperti mobil modern lainnya, di kap mesinnya itu enggak ada tonjolan hitam kecil buat apa namanya? Air wiper. Jadi, air wipernya itu nyatu ke assembly wiper-nya di sekitar sini nih. Kalau bisa lihat. Nah, baik lagi ini bikin kap mesin jadi lebih bersih dan penggunaan air wiper jadi lebih hemat. Terus kalau kalian bisa lihat ini ada kamera 360 derajat di sini. Tapi ini kayaknya di blank ya. Mungkin ada option-nya nanti ada varian yang ada kamera 360-nya. Terus ini buat casannya. Iya, dia udah type 2. Jadi kalau masuk ke Indonesia udah enggak perlu rubah colokan lagi. Jadi udah sesuai ya sama SPKLU di negara kita. Kita tutup lagi ya. Eh entar lihat lagi sekali lagi. Oh iya benar. Terus untuk pelegnya dia pakai peleg ukurannya 18 inci ya, 2355 R18 dengan diesel 2 kayak gini dan bannya dari Sailon ya. Kita lanjut lagi. Atapnya bersih ya, enggak ada sunroof atau apa-apa dan dia pilarnya kinclong. Terus handle pintunya normal. Enggak ada model aero, model flip apa-apa normal. Coba balik lagi kita enggak bisa buka. Entar aja ya. Handle pintu belakangnya juga normal, enggak ada yang aneh-aneh. Dan nih, feeling bukanya lumayan loh, paling enggak dari mobil yang ini ya. Terus di bagian belakang dia punya aksen yang sama kayak di depan ya. Jadi ada garis terus ke tengah membentuk logo V-nya Finfast. Ada wiper belakang bagus, ada defoger bagus. spoiler dengan lampu rem ketiga. Dan di sini ada coakan kecil buat kita bisa buka bagasinya. Nah, namanya Limo Green dan kamera mundurnya ada di tempat plat nomor. Terus di sini ada aksen palsu ya, cetakan waffel. Ini buat hiasan aja, enggak ada lubang udara atau gimana. Dan kalau bicara dimensi, mobil ini sedikit lebih panjang daripada Kijang Zenix. Jadi kalau Kijang Zenix itu 4740 mm. ini 4755. Sedikit lebih panjang dari Toyota Kijang Innova Zenix. Coba kita lihat interiornya. Oke, sekarang kita bisa intip interiornya ya. Dan ini gua pakai jaket gua biar lebih kelihatan, biar enggak banyak pantulan di kaca itu. Setirnya kalau kita bisa lihat enggak banyak tombol ya selain klakson. Tapi baik lagi ini mungkin varian tertentu yang mungkin kalau di varian lain ada tombolnya itu dia e buat wipernya di sebelah kanan dan se-nya di sebelah kiri seperti itu ya. Kita minta maaf banget karena kita enggak bisa masuk ke bagian dalamnya tapi ada beberapa detail yang bisa kita tahu. Layar tengahnya sekitar 10,1 inci dan udah bisa radio, Bluetooth, USB, dan lain-lain. Nah, bicara soal USB di baris depan ada dua port charger, satu USBA dan satu USBC. Di baris tengah juga sama satu USB A dan 1 USBC. Nah, buat penumpang baris ketiga yang paling belakang mereka bisa ngatur AC berkat adanya tombol fisik, tombol AC fisik di bagian plafon. Jadi lebih nyaman buat penumpang yang paling belakang sekalipun. Dan kelihatannya bagasinya juga lega ya. Nah, bicara soal baterai dan motor, dia pakai satu motor listrik penggarak for depan. Tenaganya 150 kW jadi sekitar 200 horsepow. Torsinya sekitar 280 Nm. Baterainya 80,16 kWh dan kalau baterai penuh kita bisa jalan sekitar 450 km. Dia bisa AC charging dan bisa juga fast charging. Nah, kalau kita cas pakai wallbx di rumah, wall charger, daya maksimalnya itu sekitar 6,9 kW rata-rata mobil listrik pada umumnya. Kalau kita pakai fast charger itu daya maksimal bisa sampai 80 kW. Nah, ngecas dari sekitar 10 hingga 70% itu cukup 30 menit aja. Lumayan oke ya. Jadi itu dia info sekilas soal si Finfast Limo Green ini. Dan kayaknya kalau misalnya dia masuk ke Indonesia ini bakal jadi rival yang legit buat MPV tiga baris atau seven seater yang udah ada di Indonesia kayak misalnya BD M6 sama Aletra L8. Ini menarik banget. Tinggal tunggu aja kapan dia datang ke Indonesia dan berapa harganya. Karena kalau di segmen ini orang sensitif banget sama harga. Beda sedikit aja orang yang bisa pindah ke lain hati. Oke, itu aja dari kita. Thank you sudah nonton. Jangan lupa komentar, jempo, dan subscribe-nya.
