VINFAST VF7: VINFAST TERMAHAL DI INDONESIA! (YouTube Video)
Yes, akhirnya FinFas nglaunching mobil mereka yang paling mahal nih di Indonesia. Jadi kalau di Vietnam sana ada yang sampai VF9 eh VF8. Nah, ini VF7. Dia masih di bawahnya VF8 tapi masih di atasnya VF6. Tapi kita udah nyoba mobil ini, baik yang VF7 dan VF6 waktu di Vietnam kemarin. Sama John juga sama Rihanna dari Jajago Keliling Indonesia. Nah, buat teman-teman yang belum nonton bisa cek di deskripsi di bawah atau gua pin di komen deh biar bisa langsung ke video waktu kita lagi di Vietnam. Nah, ini dia mobilnya. Tampilannya sih gokil karena FinVast sendiri dia tuh menggunakan desain dari Italia ya, Ital. Di mana kalau kita lihat dibandingkan dengan mobil-mobil yang ada di GIAS, dia itu punya satu pakem yang khusus. Jadi setiap mobil Winfas kalau diperhatiin dia tuh ada garis terus di sini kayak V dan logonya dari tengah mulai dari VF7 sampai VF3 yang paling kecil ya. Tapi enggak semuanya ada LED-nya. Kalau untuk yang VF3 dia cuma garis doang enggak nyala. Tapi kalau VF7 sama VF6 itu dia nyala dan kalau malam kelihatannya keren ya. Jadi kalau untuk desain enggak ada komplain ya, keren. Jadi bisa gua bilang ya di antara jajaran mobil-mobil FinP yang ada di Indonesia ini yang paling keren dan juga yang paling besar paling mahal juga harganya itu dari Rp599 juta untuk yang varian plus dan untuk yang varian Echo itu harganya di Rp499 juta alias Rp600 juta dan Rp500 juta. Cuman di Gas ini ada harga spesial dari 599 early bird jadi Rp568 juta aja. Kita lihat detailnya yuk. Kalau kita lihat dari depan, dia tuh sebenarnya lampu utamanya ada di bagian sini dan dia sudah pakai bet. Nah, di atasnya sendiri dia ada LED DRL yang sama. Jadi, enggak cuma di bagian atas, tapi di sininya ada lagi. Bawahnya projecttor warnanya silver. Cuma kalau menurut gua dibikin warna hitam kayaknya lebih keren. Nah, di bawahnya ada aksen hitam sama ada parking sensor. Terus ke depan lagi ini tuh ada chrome tapi kayak aluminium finish. Keren. Dan di sini tuh ada radar di tengahnya. Nah, di atasnya juga ada kamera karena dia sudah level 2 adasnya. Kemarin untuk kita coba di Vietnam, kita ah nyobain ADASnya seperti apa ya, akselerasi dan pengeremannya juga halus ketika kita pakai di tol. Kemudian kalau kita lihat dari sampingnya dia tuh sebenarnya SUV ya, crossover. Jadi di sini tuh kayak dikasih overfender warnanya black glossy dan bannya mungkin teman-teman kalau ngelihat pertama kali di foto ya di video kayaknya ini mobil enggak terlalu gede ya tapi pas lihat langsung ini gede banget jadi kelihatan kecil karena dia punya ban sama veleg yang gede. Dia pakai ban 24501 R19 dan desain velegnya untuk yang plus dia warna hitam tapi kalau untuk yang CHO dia warnanya silver. Nah, dari samping baru kelihatan mobil ini panjang ya. Dia 4,545 m dan lebarnya 1890 mm. Jadi hampir 1,9 m. Makanya pas kita lihat di video di itu kelihatannya kecil pasti tas. Oh, ternyata gede ya. Tapi dia itu tingginya cuma 1,636. Jadi kalau kita berdiri seperti ini dengan 370, gua masih bisa ngelihat atapnya. Dan kalau kita lihat di sana atapnya dia tuh dibikin kayak floating ya. Jadi bagian depannya tuh hitam sampai ke bagian belakang. Terus di sini tuh kayak nguncup kecil. Nah, ya ini nih jadi ciri khasnya FinFast. Jadi kalau kalian lihat yang VF6 itu di belakangnya gitu juga. VF5, VF3 itu juga belakangnya itu dia punya ciri khas yang beda sama mobil-mobil lain. Di bawahnya lagi ada aksen hitam lagi ya, black glossy sama dia punya pegangan pintu. Dulu gua pikir pertama kali kita dekat dia bakal kebuka enggak? Ternyata dia ngebukanya harus dipencet dulu bagian sini baru ditarik. Sebenarnya ini kayak ini sih kayak orang lagi salaman ya, handshake ya. Jadi tekan dulu, habis itu baru kita tarik baru bisa kita masuk. Sebelum kita masuk kita lihat belakang dulu ya. Terus ini dia desain belakangnya galak banget ya. Jadi depannya udah galak ternyata belakangnya juga ikutan galak. Ada lampu dari ujung ke ujung. Garis basah desain itu masih sama kayak depan. Jadi belakangnya itu sama dibikin kayak ada V di tengah sini ya. Dan bagian bawahnya itu dibikin hitam seperti ini. Kemudian lampu mobilnya itu nyambung sampai bagian bawah ya. Jadi untuk lampu mundur, lampu sein itu ada di bagian bawah. Nah, kita buka belakangnya. Dia sudah pakai elektrik, tapi pas kita buka bagian belakangnya ternyata yang kebuka cuma tengah sini doang, sebelah kanannya sini ya. Dia di karena meliuk-meliuk. Ini ada space yang enggak kepakai ini. Nah, terus untuk bagasinya dia cukup besar tapi emang enggak selebar itu ya. Dan bagasinya ini dia kan ke bawah ya. Ini kayaknya tuh disiapin buat naruh separasi ya. Tapi ini enggak dikasih separasinya. Jadi kalau misalkan mau dibikin bertumpuk itu bisa. Kemudian di bagian atas ini, ini sepertinya tuh udah disiapin buat separasi. Cuma gua gak tahu dikasih apa enggak. Ini kan mobil display ya. Di situ tuh kayak ada exelnya gitu. Dan overall tuh desainnya rapi ya, plastik-plastiknya segala macamnya bagus. Sama di sini tuh kayak ada tongan sedikit bisa dibuka juga. Kalau misalkan powerbnya rusak bisa ditarik dari sini secara manual. Kita tutup lagi aja. Tutup. Sekarang kita masuk ke dalam interiornya. Dinyalain loh. Tadi mati loh. Sekarang tiba-tiba dinyalain sama Vinfas ya. Nah, kursinya kita turunin dulu. Hah. Asinnya nyala enggak? Nyala dong. Nyala dong. Dinyalain sama dia tadi mati loh sama orang Vinfasnya dinyalain. Nih bagus nih. Dia punya lampu di sini ya. Buat lampu interior ya. Jadi kelihatannya kayak bagian dari desainnya. Biasanya kan dia taruh di atas sini gantung doang ya. Oke, by the way kita balik lagi ke mobilnya. Ini kalau kita lihat waktu gua kemarin di Vietnam ya, gue nyobain di mobil dalamnya enggak warna coklat, dalamnya warna hitam. Yang masuk ke Indonesia dia warnanya berubah jadi coklat. Atasnya juga coklat, bawahnya juga coklat. Dan joknya sampai ke sininya dia semuanya coklat. Nah, biasanya kalau mobil warna coklat begini, jahitannya itu juga pasti warna coklat kan. Ini tuh dibikin kayak kekuningan, orange gitu, enggak sih? Jadi beda gitu loh kelihatan sebelah kirinya sampai sini. Semua jahit-jahitannya itu dibikin warnanya kontras agak berbeda. Sampai ke sini pun juga sama. Terus e yang gua suka dari Finfast VF6 sama VF7, dia tuh interiornya benar-benar minimalis. speedometer enggak ada, tapi kita dikasih head up display yang gede dan semua informasi kayak misalkan ada range-nya, ada kecepatannya, transmisi sampai untuk ADAS-nya itu ditaruh di head up display. Jadi head up displaynya itu benar-benar jadi pengganti si speedometernya. Nah, kalau kayak gini enggak apa-apa. Cuma gua sebel aja. Kadang-kadang kalau speedometernya enggak ada, head up displaynya juga enggak ada. Semuanya dari sini. Nah, kalau misalkan kita enggak pengin lihat head display, tenang, masih ada informasinya di layar tengah. Jadi, layar tengahnya ini yang sebelah kanannya itu semuanya buat informasi-informasi yang dibutuhkan karena enggak ada speedometer tadi. Nah, setirnya sendiri dia tuh lingkarnya tebal ya, sama setirnya yang bikin ngerasa mobilnya kecil ya, padahal mobil gede ya. Ini bentuk setirnya itu kecil ya, jadi enggak terlalu besar ya. Dan dipegang itu antara tangan kiri sama tangan kanan itu rasanya emang dekat gitu. Nah, setelnya sendiri juga sudah tilt dan teleskopic ya. Untuk sebelah kanan kita dapat pengaturan untuk wiper. Nah, untuk sebelah kirinya untuk lampu sein dan lampu high beam sama low beam sama buat atur tripnya itu dari sini. Tapi yang lucu adalah tripnya itu bukan di head up display tapi di sini ni kecil. A B auto oh jadi dia auto reset ya sama odo 112 km sama ada temperatur juga jadi bisa diatur dari sini terus pertanyaannya tuas lampunya di mana? Ada di layar tapi langsung ditaruh di depan. Nah di sini langsung bisa lampunya di auto, low beam atau lampu senja dan bisa dimatiin di sini ya. Kita set di auto aja. Terus ini ada gambar orang nyetir. Kita pencet dia langsung buat ngatur head display kebuka langsung menunya. Nah, penyesuaian posisi bisa dimatiin, warnanya bisa diganti hijau, putih ya. Satuan baterainya persen atau jarak ya bisa diganti. Wah, tinggal 20%. Navigasi, bantuan pengemudi, indikator belok, deteksi titik buta. Oke, BL spot monitoring. Ada peringatan laliin belakang berarti R cross traffic alert. Dan kalau misalkan kita pakai ya setat gua kemarin tuh waktu kita pakai si Android Auto, kita pakai peta, dia juga ikut muncul di head up display. Jadi kita enggak usah pusing lihat ke sini langsung ke tengah aja. Kemudian ada car mode, ada echo normal dan sport. Ini berpengaruh ke pedal gasnya seperti apa rasanya sama ke setir. Dan ada cam mode. Jadi buat kita camping tiduran dalam mobil bisa pakai ini. Ada pet mode juga. Pet mode itu kalau misalnya kita lagi di parkiran kita ninggalin e anjing kita atau kucing kita di dalam mobil. Jadi dia tetap nyala AC-nya masuk pet mode jadi kencang amat AC-nya ya. Sama di sebelah kanan sini ada preferensi mengemudi. Jadi kita bisa atur creeping mode mode rayap ya mati atau hidup. Kalau hidup nanti kita lepas rem nanti dia akan maju. Tapi kalau kita matikan kita lepas rem dia akan berhenti aja. Jadi kayak kita pakai auto hold sih sebenarnya ya tapi bukan auto hold. Dia dari transmisinya dari mesinnya langsung. ESC dimatiin dari sini dan tr control juga bisa dimatiin dari sini. Bentar, masih terlalu kencang, masih dingin. Nah, kita matiin. Terus kita balik ke menu. Kalau misalkan kita tarik dari atas sini, nah ini ada settings, ada wifi-nya, ada volume, sama ini apa nih? Oh, ini buat wireless charger sama buat brightness display-nya ya. Ada notifikasi juga. Kita balikin ke sini ya. Nah, sekarang kita masuk ke menu. Bisa kita lihat ada Android Auto, Apple CarPlay, Baja Big Air. Ada games dong bisa ditambahin ya, ada Nancy Drew, terus ada game namanya Sugar Pop Paradise. Tapi waktu kemarin gua coba di Vietnam itu dia bisa full loh. Apa ada settingannya ya? Ini dia cuma segini aja. Oh, ini kayak ini ya, kayak diceras. Iya, enggak sih? Tapi menyenangkan tuh dia punya layar ngadapnya tuh ke driver. Jadi enak gitu pas kita lagi pakai tangan kiri kita tuh gini-gini aja enggak usah sampai terlalu jauh. Sama kayak dia kan ada head up display-nya tapi kalau kita enggak pakai head up displaynya kita pengin lihat speedometer karena dia ngarahnya ke sini kita tuh lebih enak gitu lebih pas. Roket. Oh, bisa main Candy Keras cuma namanya Sugar Pop. Masuk lagi. Ada pengaturan ya. Ini ada wifi voice comand-nya. Hei Vinfas. Ih langsung nyaut dia. Suara temanya bisa diganti juga. Oh, ada macam-macam. Tema ringan ya. Jadi warna putih. Tema Vinfas. Jadi warna biru keamanan pagar waktu modus val perikatan pencurian ya dia ada aplikasinya juga jadi bisa pakai GPS kendaraan spion samping pintu wiper pengisian near kabel wireless charging perpanjangan. Oke jadi dia kan ada namanya ee favorit key ya tombol bintang. Tapi karena bahasa Indonesia dia bilangnya perpanjangan ini kita bisa mode berkendara. Jadi kalau kita pencet ini nanti kita dia ubah mode berkendara tuh eo normal sport. Tapi kalau kita matiin udah jadi enggak ada fungsinya nih. Kenapa cuma satu ya? Kayaknya ini masih ini ya unit prototype ya. Oke lampu dan kawan-kawan. Ini lampunya eksterior interior bisa diatur juga dari sini ada auto high beam-nya. Lampu selamat datang. Follow me home. Umum bahasa Indonesia. Kita ganti yuk about-nya. Nah, ini color zenit gray gyc service. Oh, ada TPMS-nya, alert dan kawan-kawannya. Kemudian drive AID. Nah, ini buat ngatur ADAS-nya ya. driver resistance lane sama driving-nya ada control pollution avoidance bisa diatur di sini parking assistance juga ada ada di cross traffic alert-nya nah kamera 360 dia juga udah ada bisa kita lihat ya kamera lumayan bagus dan AC-nya itu dia dual zone kiri kanan bisa kita atur max AC ada bisa diingink kiri kanannya terus sirkulasi bisa kita atur auto, luar sama dalam. Nah, sama arah semburannya juga bisa kita atur di sini. Devoger depan, devoger belakang, sama ada dua buah kabel USB. Terus di sini ada tombol yang pertama buat ngunci, terus volumenya sama buat matiin yang ada di sini ya, buat audio sama ada hazard-nya. Dan di bawah sini kita dapat tempat penyimpanan yang cukup besar. Kalau kita buka, nah ada lampu sama ada storage-nya. Tapi enggak gede juga sih ya. AC-nya dia banyak loh. Jadi sebelah kanan satu, di sini ada dua. Tapi kan AC-nya tuh kayak ngadap ke arah driver ya. Nah, kalau kirinya ngerasa ee jadi anak tiri, tenang langsung dikasih dua nih sama Finfas. Nah, ke atas dia sudah elektrocromatik spionnya ada lampu kiri kanan. Tapi gua enggak tahu kenapa di atasnya ini enggak dikasih panoramic sunroof. Dan kalau kita lihat emang di Vietnam sendiri itu mobil pakai panoramic sunroof itu agak sedikit jarang sih, enggak banyak ya. Jadi kalau kita lihat tuh dari VF6, VF7 yang punya Panoramaic Sunerf itu dia cuma VF8 sama VF9. Yang lainnya enggak ada. Cuma ini warna ininya bagus ya, hitamnya bagus. Dipegang pun juga enak. Sama kita dapat lampu dan kaca penity mirror. Nah, kemudian door trim-nya power window sudah all penyimpanan juga. Kursi untuk driver dia sudah elektrik dan way depannya itu bisa diatur tilting-nya ya. Enggak cuma belakangnya doang. Tapi untuk yang sebelah kiri dia belum elektrik ya. Sekarang kita ke belakang. Oke, ke belakang. Oh, seperti biasa lega ya leg room-nya, headroom-nya lega, enggak ada tanda-tanda mentok ya. Door trim-nya juga masih sama seperti bagian depan. Dia ada empuk-empuknya di bagian atas sampai bagian bawah ya. Ini baru ketemu plastik dan aksen silvernya sampai ke bagian sini nih. Biasanya beberapa mobil itu aksen silvernya suka dihilangin ya ke belakang ya. Jadi, door trim depan sama door trim belakang tuh beda. Nah, kursinya sendiri ya dia tu buat ngatur atas bawahnya ada tombol di bagian samping. Tahu enggak desain itu masih ada rasa-rasa BMW-nya karena ee waktu FinFast pertama kali bikin mobil dia pakai basis dari BMW F10. Nah, itu tuh rasa-rasa kayak misalkan door trim-nya ya, kursi yang BMW yang agak naik gitu masih ada juga nih kerasaan di sini nih. Karena kursi BMW kebanyakan depannya agak naik, belakangnya turun. Jadi pas kita duduk ya, ini tinggal dipanjangin dikit aja. Ini pasti lebih enak lagi. Dan rasanya tuh di sini agak sedikit rebah, cuma bagian sininya tuh rata ya. Amres bisa dibuka dan dia enggak jatuh ya. Jadi ada tahanannya sama ada cup holder yang bisa dibuka seperti ini. Ini rasanya kayak BMW sih. Sama AC di bagian belakang ada ya kanan bisa diatur. Cuma untuk hembusannya dia ngikut sama depan. Nah, colokan USB ada tiga dan tengahnya ini 90 watt USB type C. ada tempat buat naruh handphone-nya dan kalau kurang tetap ada storage di balik kursi sama sebelah kanan bisa buat naruh cup holder tapi ini kayaknya lebih dari cup holder ya gede ya ini mesinnya berat banget ya dan kalau kita lihat ya ini kayaknya itu masih bisa dikasih kayak cover biar jadi tempat storage tambahan nih karena kalau kita lihat ya VF3 itu juga pas kita buka ternyata tuh dia punya storage yang gede juga tinggal dikasih cover aja nah mungkin mobil itu juga sama mungkin nanti untuk next development-nya atau aksesorisnya ya itu akan dikasih kayak plastik buat tempat naruh barang ya buat kita bisa naruh-naruh sesuatu. Nah, sekarang pertanyaannya speknya gimana? Jadi mobil ini kan ada dua harga, ada yang 499, ada yang 599 dan ada harga spesial early bird dias. Nah, untuk yang varian tinggi yaitu varian plus dia punya baterai lebih gede 70,8 kWh dan untuk yang CHO itu 59,6 kWh. Nah, tenaganya beda ya. Yang satu 250 Nm, 1 500 Nm, dan satunya lagi 349 HP karena dia all wheel drive. Yang Echo 174 HP doang. 0 ke 100-nya 5,8 dan untuk yang varian Echo 0 ke 100nya 10 detik. Kemarin gua udah coba yang 5,8 kencang banget. Dan untuk range-nya yang plus 471 km ndeko 430 km. Jadi beda R juta menurut gua sih mendingan ambil yang plus aja sekalian. Nah, cuman untuk fast chargingnya varian yang plus itu lebih lama 3 menit dibandingkan dengan yang EO. Kalau yang varian Echo dari 10% ke 70% itu cuma butuh 25 menit aja. Kalau yang plus jadi 28 menit. Nah, seperti itulah. Finfast VF7. Gimana menurut kalian? Ya, jujur ngomong kalau untuk mobil ASEAN ya dibandingkan dengan Proton yang pernah gua lihat ini yang terbaik sih. Apalagi dia itu langsung desainnya sendiri gitu. Jadi bukan ngambil produk dari orang. Ya udah belakang udah mulai berisik ya. Itu aja vlog kita kali ini. Buat teman-teman jangan lupa komen di bawah menurut kalian gimana Finfast V7 ini.
