Jungkat

VinFast VF8 : Flagship SUV listrik dari Vietnam (YouTube Video)

  • 05/08/2025

[Musik] Hai guys, welcome back to Waton Max dengan saya Satria Katana dan saya sedang ada di Vietnam lebih tepatnya di Hochimin City atau berapa orang tahunya Saigon. Di sebelah saya ada sebuah SUV flagship. Ini ukurannya dimensinya gede ya, 4,7 m dengan nama Finfas VF8. Basically sebenarnya mobil ini bukan benar-benar mobil yang baru banget ya karena udah di launching dari tahun 2022. Tapi karena baru kali ini kita dapat kesempatan buat lihat langsung, bahkan nanti kita akan nyobain. So, kita akan bahas mobil ini secara keseluruhan. Kita mulai dari desain di bagian depan terlebih dahulu. Oke, kita bahas dari bagian depan dulu ya. Kalau kalian perhatikan, dia masih memiliki wajah depan dengan bahasa desain yang sama dengan finas-finas yang lain. Mau itu FinFast VF5, VF6, VF7 dia menggunakan bahasa desain yang sama yang namanya adalah dynamic balance yang mana dynamic balance ini adalah memberikan balance atau mungkin keseimbangan antara sporty dan juga luxury. Kenapa? Karena balik lagi kok butuh luxury? Karena mobil ini adalah sebuah flagship SUV dari FinFast. Tapi Finfast kepengin ada sentuhan sporty-nya. Jadi ada sporty ala-ala sedan yang dicampurkan dengan SUV. Kalau kita lihat ya bagian depan lampu depan lampu utamanya di bagian bawah seperti ini dengan dual projecttor ada ornamen black glossy-nya plus dia ada warna emas-emasnya. Nanti kita akan bahas masalah warna emas-emasnya ya. Dan di bagian atas dia ada LED diarel dengan lampu sen-nya serta diarelnya dia nyambung ke bagian tengah ke dekat logonya seperti ini. Dan logonya juga lagi-lagi sama warna gold juga. Bahkan warna gold-nya juga ada di bagian bawah di lip spoilernya. Dan di tengah di sini dia ada radarnya. Karena mobil ini punya adas dan adasnya enggak dikit. Kita akan cantumin di bawah seperti apa adasnya. Ada kamera buat kamera 360 dan itu kepakai banget. Entar kita akan coba waktu kita tes drive ya. Ada sensor parkir juga buat ngebantu karena mobil ini ukurannya gede 4,7 m dan juga dia ada ornamen warna black glossy di beberapa bagian dari bodinya dan karena dia mobil listrik tengahnya dia enggak lubang. Enggak ada grill yang berlubang. Yang lubang cuma di bagian bawah di intake-nya seperti ini aja ya. Tapi kalau kalian perhatikan ya, ini mobil punya banyak banget tarikan garisnya. Tapi kelihatan masih cukup cantik karena balik lagi yang desain mobil ini adalah rumah desain dari Italia si Pinin Farina dan kapesinnya juga masih ada tarikan-tarikan garis seperti ini dengan kamera buat adasnya di bagian atas. Dan ngomong-ngomong warna tadi ya, mobil ini base warnanya adalah putih dengan tambahan warna abu-abu di bagian kap mesin atap dan juga di spionnya plus ada ornamen warna emas tadi ya. Dan kita akan lihat ada beberapa ornamen warna emas lainnya di bagian samping dan juga belakangnya nanti ya. Oke, mumpung di bagian depan kita langsung lihat bagian frang-nya atau front trang-nya. Dan di sini dia dicover bagus ya, plus ada lampunya juga di bagian depannya. Kita bisa taruh-taruh barang di sini dan masih dikasih akses buat beberapa hal penting. Contoh di sini ada fuse box-nya, kita bisa buka tutup seperti ini. Dan ada akses untuk akinya. Balik lagi, siapa bilang mobil listrik enggak punya aki? Nih, mobil listrik punya Aki ya. Dan dia taruh di depan seperti ini. Kita bisa taruh-taruh mungkin tool kit or sebagainya di sini. Dan di sini ada akses buat si washer-nya. Dan ukurannya sendiri ee pihak Finfas e mengklaim sekitar 88 L kalau dimasukin e ngukur dengan cairan seperti itu. Jadi lumayan lah bisa nambah buat bawa-bawa barang di bagian depannya. Oke, kita geser ke bagian sampingnya. Oke, ini bagian sampingnya dan dari bagian samping inilah baru kelihatan mobil ini itu panjang. Total panjangnya adalah 4,7 m lebih dengan wheel base 2,9 m. Jadi, wheel base-nya juga panjang. Si mobilnya sendiri juga bongsor. Dan di sini kelihatan banget kalau Finfest sepertinya mau memaksimalkan banget ruang kabinnya karena wheel base-nya benar-benar ditarik ke depan dan juga ke belakang sehingga dia untuk overhang depan dan belakangnya itu enggak terlalu panjang. dengan kaki-kaki dia pakai ring 20 245/45 ring 20. Jadi ini gede dan kalau kalian lihat dia fitmentnya juga bagus ya. Lagi-lagi ini sebuah flagship dan di sebagian sebelah kiri dia ada untuk si charging-nya atau port chargernya. Spionnya seperti ini. Ada lampu sen-nya dan juga dia ada kameranya. Plus kalau kalian perhatikan dia velegnya bukan dual tone lagi, bukan two tone polish lagi tapi triple karena dia ada warna emasnya juga ya. Walaupun sepertinya warna emasnya ini bisa kita lepas pasang gitu ya. Jadi yang asli cuma yang warna silver dan juga hitamnya. Emasnya bisa kita lepas pasang. Di sini juga ada overfender warna hitam ee biasa gitu ya. Dengan ee bagian sampingnya juga ada warna gold-nya seperti ini. Di bagian window lainnya di bagian atas dia kasih chrome biar kelihatan manis gitu ya. Dan juga di bagian atapnya dia masih ada antena model shock fin dia juga masih ada panoramic sunroof-nya. Handl-nya dia model biasa tapi dia ada akses untuk smart key-nya seperti ini. Dan karena sepertinya ini model khusus ya, dia kasih tarikan garis stiker seperti ini ya. Bukan yang digaris kayak ee ya salah satu brand premium itu bukan. Cuma dia kayaknya kasih stiker seperti ini, satu line seperti ini. Jadi memberikan kesan lebih premium lagi. Lalu kita akan lihat bagian belakangnya seperti apa. Yuk. Oke, kita bahas sekarang bagian belakangnya. Dan kalau kalian perhatikan, dia menggunakan lampu yang seolah menyambung ke tengah. Padahal enggak. Jadi, lampunya di sini, di sini ada lampu untuk lampu remnya, lampu mundur, dan juga lampu sein di sini. Tapi kalau kita nyalain lampu ya, dia akan kayak bikin sekuensial di bagian atasnya seperti ini. Dan dia akan menekuk di sini dengan Lovin Fas-nya di bagian tengah seperti itu. Dan dia ada semacam kayak glossy gitu ya, black glossy yang ada di sekitaran lampunya dan konsisten ya. Walaupun ini kita ganti unit yang warna hijau tapi dia ada ornamen arah gold ala-ala gold gini di bagian belakangnya seperti di bagian depan yang tadi atau bagian sampingnya. Dan di bagian belakang dia bumper bawahnya itu kayak ada beberapa tarikan garis yang ala-ala diffuser seperti itu. Walaupun sebenarnya ya karena mobil listrik enggak ada knalpotnya juga ya. Sensor parkir juga tentunya ada. Dan di bagian belakang dia masih ada wiper walaupun di sini enggak kelihatan karena wipernya itu ngumpet di bagian bawahnya dari high stop lamp-nya. T spoiler juga ada dan seperti yang saya bilang dia ada antena shffin. Tapi ini tipe yang sepertinya tipe bawah ya. Dia tipe Echo. Jadi dia belum electronic power tailgate. Harusnya dia udah electronic power tailgate ya. Ya, dia hanya biasa gini dan bagasinya gede. Dan enggak cuma bagasi belakang, di depan juga ada bagasi, ada frangnya yang sekitar 88 L. Dan di bagian bawah bisa masih bisa simpan-simpan kayak charger dan sebagainya seperti ini. Lalu seperinya bagian bawah juga bisa untuk akses ke ee ban cadangannya. Harusnya di sini juga ada e tray-nya buat penutup, tapi ini sepertinya enggak dipasang ya. Untuk mobil 4,7 m ini termasuk cukup lega. Oke, kita lihat ke interiornya seperti apa. Oke, kita masuk ke interiornya dan tenggak kursinya sudah elektrik ya dan lembar supportnya bisa kita atur juga naik turun, maju mundur tentunya dan yang kanan juga ya yang driver juga dia sudah bisa diatur. Tapi ada satu yang langsung saya merasa aneh, enggak ada panel instrumennya, speedometernya enggak ada. Jadi di sini memang eh FinFas melakukan sebuah pendekatan yang unik ya. Dia enggak kasih panel instrumen sama sekali, tapi kalau kita lagi jalan speedometernya bisa muncul di sini. Termasuk untuk indikator ee transmisinya juga akan muncul di head unitnya. Plus kita masih dapat headup display kok di bagian depan. Jadi pada dasarnya kalau kita mau fokus saja ke depan, lihat headup display-nya, informasinya juga sudah cukup. Sebenarnya nambah panel instrumen juga enggak penting-penting amat. Kenapa? Karena ya balik lagi ini nambah cost lagi, nanti harganya makin mahal. Ini pintar sih Finfas jujur aja. Di sini ada driver monitoring systemnya, ada kameranya bisa detect kita juga. Dan di kanan dan kiri nih dia juga ada kayak sensor gitu atau kamera ya, saya juga kurang tahu. Tapi di sini kedetect waktu eh kita ambil kamera itu ada infrared-nya di bagian sini. Build-nya bagus. Ini dia soft touch. Walaupun yang bagian sini enggak soft touch ya, tapi yang bagian-bagian atas ini soft touch. Di bagian area tangannya juga soft touch. Soft touch. Semuanya di sini juga soft touch. Setirnya dia kesannya sporty ya, flat bottom. Dan di sini masih ada tombol-tombol buat adasnya. Jadi yang buat addasnya tetap dia kasih tombol langsung biar bisa lebih cepat. Sebelah kirinya dia ada untuk ngatur ee instrumen dan sebagainya, lagu dan sebagainya. Plus juga bisa dipakai buat ngatur spion kanan dan kiri ataupun buat ngatur eh tilt and telcopicnya. Jadi, tapi kita harus akses dari si panel instrumennya buat nyalainnya ya. Kulit tentunya ada ornamen warna black glossy juga. Dan yang unik adalah untuk tuas di kanan dan kiri buat wiper, buat lampu ini pakai punyanya BMW. Pek banget bentuknya. Karena balik lagi mobil ini pengembangannya banyak pai part dari Jerman. Jadi mereka kerja sama dengan ZF, kerja sama dengan Continental, banyaklah ya vendornya mereka. termasuk juga karena e kalau kita tarik historynya, mobil-mobil ice pertama dari Finfast juga pakai basis dari BMW. Layarnya gede ya, kita juga tampilkan seperti apa fitur-fitur di dalamnya, ada apa aja. Dan di sini kisi AC-nya dan di bagian bawah ada charger dan juga ada dua colokan USB type A. Di sini masih ada tombol volume dan juga on off untuk audionya. Jadi, kita enggak harus atur di sini. Tapi kalau kalian lebih suka yang contactless yang benar-benar enggak mau ngatur-ngatur sendiri, si FinFas VF8 ini punya virtual assistant yang namanya Vivi. Iya, kayak nama cewek di Indonesia ya. Tapi mungkin itu lebih gampang diingat ya, karena namanya Viv. Di sini juga ada dua cup holder dan dia karena sudah shift by wire dia pakai tombol di sini dan jujur aja ini kelihatan keren ya. Perpaduan warna coklat dengan warna hitam dan juga silver. Di sini di bagian interiornya ada panoramic sunroof yang gede banget. Dan ada tombol SOS di sini yang artinya mobil ini tentunya sudah punya teknologi IOV. Jadi kalian bisa pakai aplikasi kalau enggak salah namanya Myfin FinFast. Dan enggak cuma itu, di dalam head unitnya juga tertanam SIM card. Jadi dia bisa kalau ada amit-amit kejadian apa yang butuh emergency gitu tinggal pencet aja langsung dikirim bala bantuan. Kursinya tentunya sudah kulit dengan warna coklat seperti ini. Airbag-nya ada 11 ya, bukan 7uh bukan 8. 11 langsung ya. Banyak banget. Sini juga masih ada tempat penyimpanan ya yang berlapis bludru gini. Memang sepertinya beberapa detailnya memang sangat menunjukkan bahwa mobil ini konsernya di level flagship. Cakep ya dan menarik. Electronic parking brak-nya ada di mana? Ada di sini ya. Ini yang kudu dihafalin ya posisinya ya. Visibility juga kelihat ke depan ini comending banget. Dan ini kalau kita duduk turun paling rendah kita masih bisa kelihatan kap mesinnya. Spionnya juga sudah elektrokromatik tentunya. Di sini masih ada konsol box yang gede banget seperti itu. So, berikutnya kita lihat ke bangku baris keduanya seperti apa. Oke, berikutnya kita duduk di bangku baris kedua di belakang. Ini posisi nyetir saya tadi ya. Ruang kaki sisanya banyak banget. Kaki agak sedikit naik tapi masih bisa ditolerir dan bagian tengahnya dia memang ada tonjolan tapi sepertinya memang mobil ini diciptakan untuk duduk berempat karena dia punya amres yang enak banget di sini dan ada cup holdernya dua biji seperti ini ya. Nah, di bagian tengah dia ada dua kisi AC, ada dua USB untuk type E buat charging plus ada satu type C 90 wat. Wow, itu fast charging banget ya. Ada dua kantong seperti ini buat simpan-simpan barang. Dan tadi benar di bagian atasnya ini ada panoram sunroof dengan model shade-nya ini yang dioll gitu ya. Jadi yang bukan yang tebal. Jadi space-nya ke atasnya masih sisa banyak banget. Segini nih masih segini sisanya masih luas banget ya. Atapnya warna hitam. Jadi kesannya nyatu dengan atau cocoklah dengan warna coklat seperti ini. Dan dia kesan warna hitam ini juga memberikan kesan sporty ya. Dan di belakang juga masih ada airbag di bagian samping-sampingnya. Jadi benar-benar ini masalah safety-nya dipikirin banget. Dan ngomong-ngomong safety, mobil ini juga sudah dapat bintang 5 AN Cap. Ada ISOIX juga di sini seperti dan sebenarnya walaupun memang dia di tengah ada tonjolan ya, tapi dia proper untuk duduk bertiga di bagian tengah karena dia juga ada headr di bagian tengah dan juga ada seat belt-nya. Ada lampu juga di kanan dan kiri seperti ini dan lampunya juga warnanya sudah putih. Oke, itu aja di bangku baris keduanya. Oke, jadi kita akan nyobain langsung si E Finfast VF8 lewat beberapa obstacle ya. Dan pertama kita akan cobain zigzag dulu enggak terlalu jauh dan dia menggunakan shift by wire. Jadi, kita tinggal tekan tombol dan dia sudah sampai di D ya. Kita jalan aja. Oh, dia bisa creping ya. Jadi enggak kayak mobil listrik yang biasanya kalau kita lepas rem itu dia diam, dia bisa jalan. Dan untuk mobil 4,7 m, well, ini bisa dikendalikan dengan cukup mudah loh. Oke. Nah, kita harus mengandalkan ini nih, mengandalkan kamera nih. >> Oke, kayaknya kita harus ee adjust dulu. Oke. Eh, kita >> Oke, kita akan naik ke water wading ya. >> Kita bisa mengandalkan kameranya di sini >> dan kita akan masuk >> slow >> ke dalam airnya. Pelan-pelan. Wow. Pelan-pelan. >> Ini kita di dalam air sekarang ya. Oke, ini kita akan biarkan airnya jatuh dulu ke bawah >> ya. >> Oke. Dan setelah itu >> airnya dia habis dia kita akan jalan lagi dan kita tetap harus sedikit rem-rem gitu ya. >> Oke, boleh joy suspensi dia >> ya. Sekarang kita coba suspensinya lewat jalan yang enggak rata nih. Gimana? >> Laju sikit belum boleh. Oke, menakutkan >> Nah, berikutnya kita akan naik ke rem. Kita akan nanjak ya. >> Kita akan nanjik dan lagi-lagi kita akan mengandalkan sekali kameranya. Karena ini mobil gede dan kita nanjak-nanjak kayak begini kan bind spot-nya banyak. So, we can rely on the camera. >> Thank God it is a high definition. >> Dan kita bisa lihat dari samping juga ya. Kita bisa lihat posisi bannya. Kita bisa nanjak dikit di sini dan kalau perlu kita bisa stop. Sebenarnya dia ada heal start assist-nya. Dia akan nahan sekitar 3 detik. Jadi kalau kita lepas gasnya sampai 3 detik dia akan nahan. Tapi kita bisa lanjut juga naik. Oke, >> go go go go. >> Kita bisa lanjut sini. Oke, kita di tengah-tengah. >> Ini posisi ada di atas dan kita akan nyoba turunnya. Kita akan pelan-pelan turun sambil kita mainin remnya. Dengan tanjakan dan turunan yang setajam ini, mobilnya enggak gasuk depan, enggak gasuk belakang. Jadi bisa dikatakan mobil ini >> aman untuk ngelewatin jalan-jalan yang ee enggak bagus ya. Jadi approach sama departur angle-nya cukup bagus. Nah, di sini ini tantangan ya karena kita akan ngelewatin jalan yang sempit banget dengan mobil yang ukurannya besar. Kita akan coba ngandalin si kameranya ya. Kita akan look I >> kita akan coba, saya akan coba lihat ke sini doang ya. >> Dan wow kita bisa mengandalkan kamera 360-nya sih ini dan aman tidak kena con sama sekali. Mantap. Kameranya bagus. Dan sebelumnya kita udah nyobain akselerasi pakai sport mode ya. Sekarang kita akan coba beda. Kita akan coba di normal mode aja. Tadi waktu sport mode sih gila banget ya. Torsi adjust mode if. >> Ah because before we try in sport mode now I want to try in the normal mode. >> Oke >> for >> kita coba di normal mode aja ya. Sorry >> clear to go. Oke kita coba akselerasinya. 5,5 detik dan kita akan mulai. Wuh. Oke. Jadi kita udah lihat eksterior, interior, bakal nyobain dan mobilnya ganti lagi. Karena di tempat acara ini kita di Hochimin ini Finfas VF8-nya itu banyak banget karena memang benar-benar VF8 tuh jadi senter atau jadi pusat dari acara kali ini. Bahkan test drive-nya juga tadi emang benar-benar cuma VF8 doang. Dan kita akan ambil kesimpulan ya. Tapi sebelum kesimpulan, saya juga mau jelasin bahwa mobil ini punya beberapa tipe. Ada yang tipe paling murah seperti yang warna hijau yang kita tunjukin ataupun yang tipe tengah seperti ini. Plus yang dia e AWD ya. Kalau Eco itu FWD single motor doang. Yang ini AWD dengan dual motor. Plus yang paling mahal yang kita bahas eksteriornya tadi yang warna putih itu yang tipe Lux. Dan tentunya kalau Lux juga sama-sama AWD juga ya. Oke, kita masuk ke kesimpulan. seperti apa mobil ini? Sebagai sebuah SUV flagship-nya dari FinFas tentunya semua yang terbaik yang FinVas punya udah dimasukin ke sini semua ada adasnya komplit, interiornya bagus banget dan beberapa fitur lain yang sudah kita sebutin sebelumnya itu menawarkan sebuah nilai lebih kepada mobil ini. Plus ada satu fun fact selama kita di Hochimin selama 4 hari ini adalah mobil yang kita pakai. Jadi kita ke mana-mana naiknya Finfast VF8. Jadi kita lumayan dapat impresi ya gimana bantingannya yang ternyata nyaman, soundproofing-nya yang bagus, build quality dalamnya juga bagus. Plus motornya apalagi dual motor itu emang kencang sih ya. Walaupun secara spek sekilas sebenarnya 5,5 itu enggak yang kencang banget kalau dibanding dengan beberapa EV lain yang ada di Indonesia. Tapi hei SUV gede nih 4,7 m 5,5 sih masih termasuk kencang ya. Plus baterainya gede 80-an kWh dan itu menawarkan range yang juga cukup gede juga ya. Kalau enggak salah-nya sekitar 500-an. Kita akan cantumin di bawah ya angkanya berapa. So dengan semua yang ditawarkan ini kita sih berharap akan ada versi setir kanannya karena untuk saat ini memang belum ada ya. Kepenginnya sih nanti mungkin ada bisa masuk ke Indonesia. kita bisa cobain di Indonesia langsung dengan kontur jalan Indonesia seperti apa rasanya waktu kita pakai di Indonesia. Oke, kayaknya itu aja dari Autonet Max kali ini. Thank you buat teman-teman yang nonton sampai akhir. Kalau kalian suka, boleh like, share juga ke teman-teman. Komen juga di bawah terkait mobil ini gimana bawa atau enggak. Kalau di bawah cocoknya harganya berapa kalian bisa komen di kolom komentar di bawah. Sampai ketemu di video selanjutnya. Jangan lupa juga mampir ke sosial media TikTok, Instagram juga website-nya ATMX. Sampai ketemu lagi.

Lihat di YouTube