vivo sehat? - Unboxing vivo Y100 5G Indonesia! (YouTube Video)
Halo guys, David di sini, dan kali ini kita bakal cobain HP baru Vivo yang agak nyeleneh ya, Vivo Y100 5G. Pas Vivo pertama kali ceritain soal nih HP, saya sampai tanya sekali lagi lho... Y100 atau X100? Typo nggak nih? Soalnya lebih masuk akal kalau yang masuk X100. Saya sudah tahu kalau HP itu ada, di luar sudah rame. X100 Pro, HP Vivo yang kameranya serem. Sistem namanya juga konsisten, ada X60, 60, 70, 80, 90, 100! Lah kalau Y? Kemarin-kemarin kan angkanya 16, 26, 17, 27, kalau tes IQ ya... 18, 28, ini langsung loncat ke 100... Aneh beud! Terus terus soal tagline juga, biasanya tagline Vivo itu agak panjang lah, atau pakai istilah bahasa Inggris lah. "Gaya Sultan, Performa Jagoan" gitu kan? Atau "Ultimate Portraits". Kalau tagline Vivo Y100, "Mantap Y"... Hah? Nggak salah baca ya... Bukan Mantap Ya, atau Mantap Ye, tapi Mantap Y. Saya tahu itu pas dapat iklannya, Vivo sehat kah? Atau mereka memang sengaja pengen kasih kesan yang baru banget lewat nih HP. Namanya baru, tagline-nya berani, speknya juga paling baru sih, pertama buat pasar Indonesia, fitur-fiturnya juga baru buat ukuran HP Vivo. Graansinya juga terlalu berani dan saya salut. Kita sambil unbox aja lah! Dari pada kebanyakan ngomong di awal, Kita lihat satu satu aja yang saya maksud sambil lihat isi kotaknya. Kita lihat dulu desain kotaknya ini Vivo Y100 5G, di sini ada tulisan Y yang gede banget, ini pede banget, kali ini Y gitu. Y lah, apa lah, Y Ya gitu... Atau balasan yang sudah nggak niat ngechat, Y udah selesai... Di sebelah kiri ada logo Vivo, ada label "Contain Soy Oil" buat tinta cetakannya, di sini ada Y lagi tebal. Yang tipis justru fitur kuncinya, dibikin tipis doang kayak nggak sepenting itu padahal ini penting banget ini dia punya 80 Watt Flash Charge, plus 5000mAh baterenya, ada 120Hz Full HD AMOLED Display, ada extended RAM 8GB, dan large storage, storage-nya gede, ada 128 dan 256GB, dan Dual Stereo Speaker. Entah apa yang dipikirin Vivo, seri V nggak ada dual speaker, seri yang biasanya lebih tinggi nggak ada dual speaker, kali ini seri Y punya, makanya fiturnya lumayan berani buat HP Vivo. Di belakangnya ada logo Vivo, ada serinya, ada RAMnya 8GB, internal 128GB, ada yang 256GB kalau mau lebih gede, warnanya Ungu Anggrek, ada satu lagi yang namanya Hitam Onyx. Jadi pilihannya ada 2 warna buat si Y100 ini. Ada sisanya nggak penting-penting banget, kita langsung buka saja. Ya salah satu tanda kepercayaan diri orang itu mereka berani macam macam! Karena mungkin HPnya dianggap bagus dan terserah lah marketingnya mau gimana nanti juga nanti orang bakal obrolin jadi marketing yang gratis juga yang penting HPnya bagus... Mau Mantap Y mantap apa juga terserah. Ini dapat casing silicon, buat protektornya ada bonus, ada info garansi, Terus di sini ada charger Flash Charge 80 Watt Flash Charge, ini juga yang pertama buat seri Y, terus ini ada kabel, USB A to USB C! Sama ada SIM Ejector, kita langsung lihat HPnya aja. Kita buka aja HPnya, kalau dari desainnya juga ini katanya pertama kali Vivo Y series pakai yang namanya desain kulit fiber premium! Jadi ini ya kulit-kulitan fiber atau vegan leather, yang pasti ini bukan kulit asli, nggak mungkin HP midrange-nya Vivo itu pakai kulit yang asli, HP yang mahal aja nggak pakai kulit yang asli karena mungkin soal itu juga ya, apa, etika atau apa istilahnya kalau pakai kulit yang asli itu rasanya kurang aja ya? Jadi tekstrunya berasa kulit-kulitan gitu, di sini ada ala jahitan-jahitan, biar lebih kelihatan kulit-kulitnya lagi, padahal ya ini sebenarnya bukan jahitan, ini polanya aja. Buat desain kameranya sendiri mirip kayak desain HP Vivo lain sih, mirip seri V juga, ini ada triple camera, ada kamera utama 50MP, ada kamera ultrawide 8MP, dan kamera satu lagi itu kamera gimmick atau kamera apa lah, yang sifatnya ngelengkapin biar jadi 3, ini ada tulisan "Aspherical", di bawah ada logonya Vivo, ini katanya stain-free juga sih jadi katanya bebas noda gitu tapi cara buktiinya gimana ya? Boleh kopi tuh! Jadi katanya selain dia kelihatan cantik, dia juga nggak gampang- Tissue? Oh iya ya. Eh iya ya, ya udah lah... Dia juga tidak gampang kotor! Cuma kalau kena kopi gitu entah ya, coba ya... Nah terus kita... Nah kalau misalnya dia bisa- Eh kalau nggak ada stain-free, biasa ada bekas dikit ya? Oke coba ya... Gini ya, nah... Gini nih... Coba pakai tangan dulu settt! Oh oke, terus pakai tissue... Widih, mayan, nggak kelihatan ya? Nggak kelihatan, coba banyakin... Nah ini kotor banget sih! Oke, 1, 2 , 3, set set set set set set! Wisss! Boleh, oke... Jadi- Eh kalau bahan belakangnya kebuat dari kaca atau plastik, mungkin stain-free stain-free gitu nggak usah diomongin ya? Udah pasti stain-free. Tapi kita lagi ngomongin bahan yang kelihatan kayak kulit-kulitan, jadi 1 nilai jual yang boleh dipamerin sih kayak ginian. Oke, jok-jok mobil gitu... Lama-lama sih, umur itu. Lanjut, kalau dari bahan frame-nya sendiri, dia dari polikarbonat yang difinishing metal, mengkilat-mengkilat gitu, di sini ada tombol power, ada tombol volume, tombol powernya nggak bisa... Baca fingerprint ya karena sistem fingerprintnya udah ada di dalam layar, terus di sini ada 1 mikrofon kecil banget, ada speaker di sini tapi speakernya tadi kita lihat di kotak, tulisannya ada dual speaker, mungkin dia di earpiece, nanti kita dengar aja, dan di bawah dia ada port USB C, ada speaker, ada mikrofon lagi, dan SIM Tray Hybrid kalau nggak salah... Kalau lihat speknya itu dia bisa masuk 2 nanoSIM atau 1 nanoSIM. Yep, 2 nanoSIM atau 1 nanoSIM dan 1 MicroSD. MicroSDnya sendiri bisa masuk sampai 1TB sih. Entah butuh atau nggak sebanyak itu. 5 juta... Kalau dari bobotnya sendiri dia biasa aja, dia sekitar 180 gram kurang lebih, tepatnya 185 gram tapi timbangan orang mungkin beda 1-2 gram... Kalau buat tebalnya, buat varian Orchid ini atau yang Ungu Anggrek ini, dia 8mm, kalau yag hitam dia 7.7 berapa milimeter gitu. Jadi lumayan tipis buat HP yang punya baterai 5000mAh, dan yang saya agak terkejut pas ngobrol sama orang Vivo soal baterai HP ini, bukan soal 5000mAh-nya atau soal charging 80 Watt Flash Charge-nya itu, memang ini kencang 80 Watt tapi mereka kayak gimana ya... Baru banget ini, jadi jelasinnya harus agak pelan-pelan. Jadi baterai HP ini yang kapasitasnya 5000mAh, dijamin Vivo nggak bakal turun sampai 80% battery health-nya dalam waktu 4 tahun, istilahnya itu 4 tahun proteksi baterai. Jadi battery health-nya bakal di atas 80% pas kita pakai HP ini selama 4 tahun. Kalau turun di bawah 80% gimana bang? Nah itu hebatnya atau terlalu beraninya Vivo ya, mereka bakal ngeganti baterai HP ini secara gratis selama 1 kali. Jadi mungkin kalau kita sudah pakai 2 tahun, battery health-nya 79% atau kita pakai 3 tahun, battery health-nya 75%, Vivo bakal gantiin baterainya gratis di service center mereka. Ini langkah yang terlalu berani sih buat Vivo karena potensinya ribet buat Vivo! Buat brand! Sudah durasi jaminannya lama banget, sampai 4 tahun, tiap kasus juga pastinya bakal unik soalnya cara pakai tiap orang kan beda, lokasi tiap user beda, selama ini ngecasnya gimana, pakai charger apa, kabel apa, pernah jatuh atau nggak, belum lagi kalau kita ngomongin manusia-manusia yang nyari kesempatan! Mau customer service-nya, mau user-nya, pasti ada aja yang nakal. Jadi proses klaimnya bakal menarik sih, case by case lah, tiap kasus itu dilihat tiap sikonnya kayak gimana, soalnya saya yakin nggak bakal semuanya bisa diganti, cuma... Buat langkah awal ini saya kasih jempol dulu sih ke Vivo, yang dari awal berani ngomong gitu, berani ngomong aja nunjukin rasa pede mereka soal kualitas baterai. Dari jaminan itu doang itu sudah jadi nilai tambah HP ini sih, semoga... Vivo baik baik lah, jagain kebijakan gini, semoga janjinya ditepatin dan kitanya sebagai user juga nggak aneh-aneh sih... Kalau kita aneh-aneh brand pasti mikir lagi kalau pengen bikin program yang bagus kayak gini. "Wah bang, pasti Vivo ini udah ada hitungannya lah, kayak asuransi gitu, pasti harganya udah dinaikin!" "Kalau nggak ada jaminan baterai, mungkin harganya bisa jadi lebih murah!" Ya nggak salah tapi nggak bener juga sih... Soalnya saya nggak tahu hitungan pastinya kayak gimana, tapi buat harga yang dipatok Vivo Y100 5G ini rasanya nggak ada yang aneh buat RAM 8 internal 128, harganya Rp3.899 juta. buat RAM 8GB internal 256GB, harganya Rp4.199 juta... Speknya lumayan balance! Kita langsung tes aja!! Soalnya prosesornya lumayan baru, bukan lumayan baru lagi, prosesornya baru, pertama kali buat Indonesia, dia pakai Snapdragon 4 Gen 2, terus ya RAM 8GB, internal 128/256 sama. Sep! Jadi ini adalah penampilan paling awal dari Vivo Y100 5G! Dia pakai layar AMOLED 120Hz, ukurannya 6.67 inch, full HD+ dan dia brightness maksimalnya di 1200 nits. Kalau ini sih speknya lumayan familiar ya buat HP yang harganya 3-4 jutaan, 120Hz, AMOLED, kalau nggak kayak gitu mungkin malah dibilang ketinggalan... Sistem operasinya Funtouch OS 14, terus RAM-nya 8GB + extended RAM 8GB, ada Snapdragon 4 Gen 2, Android-nya udah 14, yang ini versi 128GB! Dan gimana, kita coba segmen bertanya pada Ekbal, ini bezel bawahnya kelihatan berat sebelah? Iya sih... Yep, kalau dilihat ini memang ada, ini jelas lebih tebal dari kanan, kiri-kanan, terus atas, ya bawahnya jelas lebih tebal, jadi nggak bener-bener simetris, terus satu lagi, saya baru ingat, di sini ada option baterai, omongin soal yang garansi baterai tadi, kita sendiri gimana cara cek battery health-nya, tenang aja ada di sini. Ini bukan battery health ya, ini sisa baterai, 80%... Baru hidupin battery health 80% kan langsung bawa service center kalau gitu... Battery health-nya lihat di sini, battery health and charging, dan di sini statusnya masih calibrating ya, dia masih kalibrasi, karena HPnya baru dihidupin, baru dicoba beberapa saat, dan dia butuh waktu kalau di sini tulisannya butuh beberapa minggu buat tahu kapasitas baterainya itu sebenarnya berapa. Dan nanti bakal muncul persenannya. Di sini ada option buat fast charging juga, dan ada option buat... Optimalisasi battery life jadi ini hidupin aja sih... Layarnya juga sudah bisa baca fingerprint jadi... Ya ini Vivo dari dulu gitu sih... Ya ini bukan fitur yang baru-baru banget, bahkan kalau nggak salah dulu Vivo, Vivo sih yang pertama kali kenalin fingerprint dalam layar kayak gini, seri apa gitu... Untung sekarang udah mainstream. Yang lucunya itu dan saya senang, sama Y100 5G ini, dia pakai Dual Stereo Speaker. Kalau misalnya seri di atasnya nggak pakai dual speaker... Kita bisa majuin, "Nih kok yang seri Y bisa punya dual speaker tapi kok seri V nggak punya, kok seri ini nggak punya", kalau misalnya ke depannya kayak gitu. Ini lumayan buat ngasih patokan sih. Ya itu sesuatu yang sampai sekarang, sampai kemarin-kemarin nggak ngerti lah kenapa midrange Vivo itu sekarang nggak ada alasan lagi. Kencangan bawah lah, mungkin porsinya 40:60 ya. nggak 50:50. Yaa nilainya 7-7.5 lah. Nggak sebulat itu bass-nya, ini menang kencang aja, nah kalau ini, kalau 100% bagus... 300%! Jadi gua tekan ke atas sampai full terus kan, jadi dia punya fitur audio booster 300%. Tapi saya nggak terlalu saranin karena pas 300% jadinya memang kencang tapi agak pecah ya. Kalau 100% dia bass-nya ada, bulat! Tapi kalau kita jadiin 300%, sini 100, ini 200, ini 300, jadi agak... Yang penting rame doang mungkin kalau ada yang protes suaranya nggak kedengaran baru dihidupin. Kalau 100 oke. Oke... Mayan, ya kalau 100% jadinya nilainya 8 lah. Kalau 300% 7. Kalau dari performanya, mari kita lihat AnTuTu-nya berapa, tadi udah dites sih. Emm berapa nih. Dia dapetin skor Snapdragon 4 Gen 2 ini buat AnTuTu 9, dia 368 ribu! Kalau AnTuTu 10 dia skornya 440 ribuan. Itu mirip kayak Helio G99 atau Snapdragon 695 lah. Tapi yang Snapdragon 4 Gen 2 ini dibandingin Helio G99, dia sudah punya 5G! Kalau dibandingin 695... Nggak terlalu jauh beda sih jadi prosesornya itu mirip kayak seri V29e lah... Harganya itu 200-300 ribu lebih mahal. Dari settingan, dia frame rate tinggi dan grafisnya tinggi jadi maksimal 60 fps. Kita sikat dulu, wuh sikat... Di sini ada wuh Bahasa Indonesia... Kalau 1 kill langsung cut selesai. Ya MM *ketawa* Baru bilang salah positioning MM ya... Langsung... Ya, biar enteng maju dulu ada siapa ini, ada Balmond, waduuhh... MM pemberani, bukan pemberani sih ini... Tidak bijak... Yang penting kita lihat lancar, oke sip sip sip wisss... Waduh, oke. Baru 1 menit dan kita kalah 9-4, luar biasa... Wiss... Eh kok tebal banget? Wiss, widih mantap! Oke, habis ini mereka beli item dan lebih kuat lagi. Oke, oke, nah... Harusnya kasih dia ya tadi. Udah lah brawl kok serius gitu. Oke lah sudah mulai ada flicker-flicker... Dikejar habis nih, oke... Oke, finish! Oke... Jadi dibilang HP gaming ya bukan, tapi buat main game enak, tadi Mobile Legends juga dapetin flat 60 fps, Genshin bisa 40an fps rata-rata, kalau dari suhu juga dari 42-44 derajat. Jadi nggak ada yang spesial banget, nggak ada kencang banget dari Vivo Y100 5G. Tapi mau protes apa sampai nggak bisa apa juga nggak juga sih. Ini ya tipikal HP all rounded banget sih, dia nggak ada bagian yang bener-bener kuat, nilainya 10/perfect, dia nggak ada. Cuma kalau kita mau cari bagian yang pengen dikritik abis-abisan, juga nggak ada jadi silahkan dikomen aja. Mungkin kalau Anda kepikiran... Bagian apa yang bisa dikritik dari Vivo Y100 ini, mungkin dari... Apa... Dari fotonya juga bukan yang terbaik dari kelasnya sih, cuma kalau mau diprotes ini jelek atau ancur, ya nggak juga, ini bagus-bagus aja. Kalau kita foto malam, dia warnanya masih dapat, masih keluar, masih rapi, paling noise-nya aja agak kelihatan, terus kalau siang juga ada beberapa foto yang warnanya kurang konsisten. Ini processingnya mirip kayak seri V kemarin deh. Kadang ada foto yang agak keunguan, kadang fotinya terlalu terang. Ada yang agak kebiruan tapi kadang on point. Ultrawide-nya bagus, tapi kadang juga terlalu gelap. Ini entah kenapa processing Vivo kayak gini ya, buat seri V juga kayak gini, walaupun processornya sudah Snapdragon punya. Mungkin bakal dikembangin terus lewat update, yas emoga cuma buat sekarang fotonya ya oke aja lah buat harga 4 juta. Kesimpulan buat Vivo Y100 5G. Apakah HP ini bener-bener semantap Y itu? Ya mantap kalau kita bandingin sama seri Y yang kemarin. Dia sudah ada dual speaker, fiturnya juga lengkap, NFC ada, ada satu lagi... IP54, yang bisa disemprot-semprot tuh, itu boleh tuh, banyak airnya tapi ya? Kalau kita tembak-tembakin kayak gini ya HPnya aman sih, di dalamnya ada Gyro fisik, terus apa lagi ya? Yang biasanya orang bilang nggak ada gitu... Gyro fisik ada, NFC ada, IP54 ada, terus dual speaker tadi udah ada. Prosesornya oke, baterainya bagus, tebal, dijamin yang tadi juga itu harus lumayan ditekanin sih karena... Oh suaranya ini, suara air. Ya soal garansi itu harus ditekanin sih karena saya bayanginnya udah ribet banget. Tapi Vivo berani 4 tahun masih mikirn HP ini stok baterainya harus masih ada, mungkin malah tahun-tahun terakhir itu malah bakal mulai muncul yang battery health-nya kurang jadi itu ribet sih. Tapi Vivo berani ya oke lah. Terus dari kamera tadi juga bisa dilihat kualitasnya dipamerin lagi juga nggak masalah, dari desain bagus, ini warnanya cakep, dari kulit-kulitan, terus layarnya juga oke, set yep, oke... Terus apa lagi... Udah sih, memang susah ngekritik HP all rounder gitu. Memang nggak bakal banyak pujian yang menggebu-gebu, yang "Gila, wah kencang banget!!" nggak juga sih tapi kita mau protes apa juga nggak kepikiran, jadi gitu aja, unboxing buat Vivo Y100 5G. Ini kotaknya... Like kalau Anda suka dengan video ini, dislike kalau nggak suka, dan kita ketemu lagi di video selanjutnya. Yo! Closed Caption by @subbox.id Ceklek! Waduh basah tangannya. Sett, waduh eh... Nah, sett! Nah, sep, kok 8 Gen 4?
Video Lainnya
Bursa ponsel 2026 memanas oleh inovasi brutal. Persaingan kini berpusat pada pesona lensa periskop, monster baterai ekstrem, dan cip pendingin cair. Panduan taktis...
Langkah tidak biasa diambil oleh Jagat Review saat mendadak menunda ulasan mendalam untuk vivo X300 Ultra, kasta tertinggi ponsel flagship di tahun 2026. Di balik...
Pertarungan sengit di lini kamera smartphone flagship kembali memanas lewat adu mekanik tiga raksasa ultra yang membawa inovasi pemrosesan gambar paling ambisius...
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sederet perangkat antimainstream yang siap mengubah total kenyamanan setup harian Anda. Mulai dari inovasi TWS dengan konsep...
Pasar ponsel kelas 9 jutaan sedang memanas, dan Bestindotech turun tangan untuk menguji tuntas tiga kontestan yang paling banyak diperbincangkan: Xiaomi 17T, Vivo...
Tren ponsel pintar berdimensi ringkas kembali mencuri perhatian lewat kehadiran vivo X300 FE, sebuah perangkat kompak yang digadang-gadang menjadi idaman baru para...
Pertarungan supremasi fotografi seluler tahun 2026 akhirnya mencapai klimaks melalui benturan dua raksasa: OPPO Find X9 Ultra dan vivo X300 Ultra. Lebih dari...
Di tengah sengitnya kompetisi adu tajam lensa smartphone, kemunculan sebuah ponsel pintar yang sepenuhnya menanggalkan kamera justru memicu rasa penasaran yang...
Persaingan vivo X300 Ultra dan OPPO Find X9 Ultra melampaui sekadar adu spesifikasi di atas kertas. Melalui pengujian ekstrem dari stabilitas suhu, efisiensi daya,...
Pasar smartphone kelas menengah kembali diguncang oleh inovasi radikal yang menjawab keresahan terbesar setiap pengguna gawai: daya tahan baterai. Kehadiran lini...
iQOO kembali menggebrak pasar smartphone tanah air lewat lini terbarunya yang membawa spesifikasi baterai di luar nalar. Melalui impresi pertamanya, David GadgetIn...
Bagi seorang tech enthusiast yang dikenal setia pada satu brand, berpaling ke perangkat lain bukanlah perkara mudah. Namun, kehadiran OPPO Find X9 Ultra tampaknya...
Bagi para gamer yang sering frustrasi karena baterai smartphone mendadak sekarat di tengah-tengah push rank, iQOO Z11 5G hadir membawa dobrakan teknologi yang sulit...
Perdebatan panjang mengenai takhta kamera smartphone terbaik tampaknya telah mencapai titik balik yang mengejutkan. Di tengah dominasi raksasa seperti iPhone,...
Pasar smartphone flagship kembali diguncang oleh kehadiran vivo X300 Ultra, sebuah perangkat yang tidak hanya mengaburkan batas antara ponsel dan kamera...
Pasar ponsel kelas menengah kembali diguncang dengan kehadiran vivo T5 Series yang mendefinisikan ulang arti ketahanan sebuah smartphone. Dijuluki sebagai "HP...


















