Jungkat

Volvo EX30 : SUV listrik terkecil dari Volvo (YouTube Video)

  • 20/06/2025

[Musik] Desainnya minimalis, enggak banyak tombol. Layarnya gede 12,3 inci. Bukan, ini bukan mobil Cina, tapi ini adalah mobil Swedia. Percaya apa enggak? Percaya dong, ada benderanya tuh. Ini adalah Volvo EX30. Ini adalah mobil blasran Swedia Cina. Percaya enggak? Pengen penasaran? Kita cari tahu di videonya. Ini adalah Volvo EX30 atau EX30. Ini adalah SUV terkecil atau paling compact dari Volvo. Desainnya sih Volvo banget ya. Dia lengkap dengan eh apa namanya? Desain lampunya tors hammernya ala-ala Volvo. Clean ala Scandinavia. Logo Volvoya yang menyilang di tengah-tengah sini juga bagus dan overall proporsinya juga kelihatan kompact. Plus warna moh yellow ini bikin dia eye catching banget di jalan. Entah beberapa orang tuh ya yang sepanjang gua pakai mobil ini tuh ngelirik banget sama ini mobil. Ngelihat dari samping proporsinya juga terlihat kompact. Dia cuman 4,23 m alias segede-gede apa ya? HRV kurang dikit kali ya. Benar-benar kelihatan kompact banget dan mobilnya memang agak low. Cuman untuk versi yang gua bawa kali ini, dia versi ultra. Dia dilengkapi dengan ban berukuran besar 19 inci. Profilnya 24545. Peleknya juga desainnya kayak model-model dop-dopnya mobil-mobil listrik. Karena balik lagi ini mobil listrik. Bagian belakangnya menurut gua paling atraktif. dia SUV, tapi kalau kalian lihat dari belakang ini, dia malah kelihatan seperti sebuah hatchback. Lampunya dia bagi dua gini. Di sini ada position lamp, di sini lampu rem dan mundurnya segala macamnya. Bagasinya juga kompact. Dan sekilas ya, sekilas kalau kalian ingat desain-desainnya Range Rover ini mobil sebenarnya lebih duan daripada Range Rover. Garis lampu yang apa? Garis desain yang memanjang mengotak ini mirip-mirip sama si Range Rover. Biarpun overall desainnya benar-benar mencirikan karakter sebuah mobil buatan Swedia yang mereka nyebutnya apa ya? Quiet. Luxury. Luxury tapi enggak terlalu stand out. Kita lihat bagasinya. Bukanya dari sini kompact ya. Mobilnya pendek tapi kalau kalian lihat stand-nya dia lebar white gitu loh. Dan bagasinya di sini juga cukup lumayan. Di sini kalian bisa dapetin apa namanya? Penutupnya. Ada tonel cover-nya juga tetap dan penutup ininya bawahnya nih alasnya ini bisa diturunin jadi dia bisa dapat akses lebih gede lagi. Di bawah sini juga masih ada beberapa akses lagi apa beberapa tempat penyimpanan lagi buat charging-nya segala macam dan yes, dia tidak dilengkapi dengan ban serap kkhas mobil listrik. Korsinya 4060 masih bisa kalian lipat rata. Nah, jadi flat dari belakang sini sampai ke depan sini untuk bawa barang-barang yang panjang. Dan ini bagian depannya ya karena dia motor karena dia mobil listrik, motor listrik lagi. Karena mobil listrik dia di depannya ada Franknya. Kapasitasnya sih enggak gede-gede banget ya. Dia kayak kehalangan sama radiator kayaknya di sini nih. Ini dia buat naruh kayak kabel charger segala macam. Lumayan banget. Dan overall depannya rapi, ketutup rapi. Untuk variannya sendiri dia ada dua varian, ada plus, ada ultra. Bedanya hanya di kapasitas baterainya. Yang satu dia pakai baterai 49 kWh, yang satu lagi pakai baterai 66 kWh. Otomatis range-nya yang satu sekitar 300-an, yang satu lagi mencapai 480 km berdasarkan standar WLTP. Lumayan banget ya. Benar-benar lumayan banget. Untuk tenaganya sendiri lebih dari cukup karena mobilnya cuma 1,6 ton, tenaganya mencapai 272 HP. Torsinya sadis Nm. Akselerasi 0 sampai 100 km/h 5 detikan saja. Kalau enggak percaya entar kita cobain deh. Benar-benar kerasa 5 detikan mobil ini. Oke, cukup teknisnya. Sekarang kita lihat interiornya. Sebelum kita masuk, ada beberapa detail menarik di segi eksteriornya. Satu, spionnya keren banget. Dia modelnya kayak frameless gitu kayak kaca ditempel terus ada indikator blind spotnya di sebelah sini nyala kalau misalnya dia deteksi sesuatu yang ada di belakang. Terus kalau ngelihat samping sini juga dia benar-benar clean banget kagak ada tombol sama sekali buat ngunci atau buka pintunya cuman ada kayak sensor sedikit di sini. Di sini juga dia ada buat buka pakai NFC atau pakai kartu. Tinggal diap dia bisa buka pintu dan nyalain mobilnya. Tambahannya lagi beberapa detail X30 ada di pilar C-nya. Keren ya, minimalis khas Scandinavian. Oke, sekarang kita di dalam interiornya si Volvo EX30. Begitu masuk seperti tadi opening gua ya, ini mobil Cina banget. Enggak, enggak, enggak, enggak. Bercanda, bercanda, bercanda tapi beneran. Kenapa? Karena dia punya karakteristik mobil Cina. Layar gede, enggak ada tombol. Tombolnya cuma di sini doang. Yang lainnya enggak ada tombol. Bahkan tombol power window-nya aja bersih di sini dipindahin ke sini. Kalian bayangin. Tapi enggak salah juga dia punya darah Cina separuh tanda kutip ya. Karena mobil ini join development antara Zeker dan Volvo. Dan bahkan dia pakai platform yang sama dengan Zeker X, Volvo X30 dan juga Smart Cross One atau Smart Hash One. Jadi tiga mobil itu pakai platform yang sama. Jadi ya enggak heran juga kalau dia punya darah cinanya sedikit. Tapi kalau ngomongin desain, desainnya dia benar-benar didesain oleh Swedia. Jadi apa ya namanya ya, kas-kas Candy Avan kan itu enggak mau kelihatan gitu ya, enggak mau terlalu oh gua gua punya duit gua kaya gitu kan. Mereka tuh maunya kalem aja lah stay low gitu, humble gitu kan. Di sini juga gitu. Ini minimalis banget. Benar-benar minimalis banget. Kebetulan interior yang kita dapetin ini warnanya indigo jadi agak kebiru-biruan. Dia pakai kombinasi-kombinasi kayak bahan plastik, bahan-bahan soft touch-nya, fabrik-fabriknya, dan ada bahan-bahan daur ulangnya sebelah sini yang bikin dia kelihatan ecooriendly dan very very Swedish gitu kan. Very very Scandinavian. Bahkan sampai ke sininya ya, ini kulit dikombinasikan sama bahan kayak fabrik biru yang keren sih. Asli keren banget dan elegan banget. Dan nuansa birunya juga benar-benar digabungkan di sini trim-trimnya di kisi-kisi AC-nya. Bahkan sampai di lantai center konsolnya juga dikasih aksen warna biru. Untuk tuasnya juga kalau lihat sebelah sini ya untuk tuas ininya juga tuh minimalis banget dan keren banget. Kayak cuman begini doang. Ergonomi banget dan ininya kayak floating. Jadi kayak kursi-korsi IKEA gitu loh di sini tuh. Tuh, benar-benar dibikin floating. Tengah sini dibikin floating juga. Di sini juga kalian bisa dapetin cup holder yang isinya duit. Kalau di gua cup holder dua biji di sini bisa dimajuin atau dimuduunin kayak gini. Power window ditaruh tengah-tengah. Terus e kuncinya juga ditaruh di tengah-tengah. Dan power window-nya ini biarpun cuma dua biji, dia bisa ngontrol depan dan bisa ngontrol belakang. Caranya gimana? Tinggal pencet rear kalian bisa ngontrol belakangnya. Minimalistik deh. Benar-benar Scandinavia banget. Maunya kepikiran aja kayak bikin kayak gini. Jadi enggak mau bikin empat biji, bikin dua aja. Tapi dia bikin satu tombol, ngurangin satu tombol. Bagian depannya gua ada satu pembahasan yang enggak harus gua bahas karena enggak ada instrumen panelnya. Di sini cuma ada sensor buat ngedeteksi muka lo kalau lu ngantuk atau capek kalau lagi nyetir. Tuas transmisi di sini dinaikin turunin PRND-nya. Terus di sini juga masih ada tuas lampu dan wiper. Di sini ada tuas-tuas untuk ada tombol-tombol untuk e adaptive cruise control-nya, menunya eh apa namanya? voice comand, maju mundur TRKnya radio dan segala macam. Setirnya kotak ya, kotak banget. Dan kalau kalian pindah ke samping sini intinya semuanya dimasukkan informasinya di dalam sini. Layarnya 12,3 inci. Gua punya kecurigaan enggak sih? Enggak kecurigaan sih. Ini layar benar-benar mirip banget sama yang gua pernah cobain di Zeker X. Karena mirip banget sumpah. Cuman memang interface-nya di sini smooth banget. Dan lagi-lagi khas Scandinavia clean tuh kontrol-kontrolnya bisa kalian akses dengan gampang. Aplikasi kalian bisa akses dengan gampang. Kalau ada yang nanya kecepatannya di mana? Kecepatannya ditaruh di sini. Kecepatan, indikator gigi segala macam kalian akan lihat di sini. Agak membingungkan di awal-awal karena kita kan biasa ngelirik ke sini tapi lama-lama kita biasa juga di sini. Kapan lagi sih kalian engak kecepatan. Beberapa detail yang menarik dari sini, ini interface awalnya ya. Dia langsung build in Google karena dia pakai operasional Google. Jadi udah ada peta offline tapi ya offline ya ingat eh apa namanya terintegrasi langsung. Tapi kalian bisa connecting juga dengan handphone dengan Apple CarPlay karena dia juga sini ada Apple CarPlay-nya, ada App Store-nya atau Play Store-nya bisa buat nge-download macam-macam. Radio, Bluetooth, media, phone, assistant dan segala macamnya. User manual juga sudah online. Dan di sini kalian bisa setting segala sesuatu berhubungan dengan mobil. Ee agak-agak harus membiasakan diri. Contoh untuk ngurusin kaca spion kanan kiri ya. Kalian harus pakai tombol sini, pilih kiri atau kanan, terus nanti kalian otak-atik dari setir nih, dari bagian sini. Folding juga segala macam kalian bisa atur di sini. Mirip-mirip kayak sisi siapa ya? Eh, cloud ya, uling cloud ya kayak gitu. Terus exterior light juga kalian bisa atur mau kayak gimananya. Rain sensitivity glove box-nya kelihatannya enggak ada ya, ternyata ada di bawah sini dan kalian harus pencet. Walah, low box-nya kira-kira segede gini. Benar-benar segede glove box. Ini stek-nya ya. Jangan sampai hilang. Nutupnya sayangnya manual. Trangnya kalian bisa buka dari sini. One pedal driving bisa diaktifin. Land keepeping 8 driver alert-nya semuanya bisa kalian aktifin dari sini termasuk profile-nya. Dan kalau kalian mau lihat lagi car status-nya bisa dari sini. Trip info update software user manual tire pressure juga dari sini dan setting-nya bisa kalian akses dari sini juga. Jadi driving driving support-nya seperti apa kalian mau atur safety-nya bisa kalian atur bisa kalian setting juga di view all tuh forward collision-nya, blind spot information-nya segala macam bisa kalian atur. Terus balik lagi kalau dari controlnya ada lights-nya, ada mirror wiper-nya, locking-nya segala macamnya bisa kalian atur. Lanjut lagi ke sound. ya, setting audio ya, termasuk equalizernya segala macam. Connectivity, Bluetooth, Wii kalian bisa settingin dari sini. Add new apa namanya? New device juga bisa. Charging bisa kalian atur ya. Mau jadwalin chargingnya mau gimana, mau kapan, sampai berapa bisa profile bisa kita setting privacy Google dan sistemnya sendiri cukup lengkap dan cukup apa ya namanya? Intuitif sih. Dan kebetulan lagi-lagi mungkin kalian lihat ya, respon layarnya juga bagus. Di bagian bawah sini kalian bisa dapetin wireless charging. Dan di sini kayak ada apa ya? Tuh kayak ada empuk-empuk gitu. Jadi handphone biar enggak goyang tuh bisa di kayak tahan begitu. Sini juga bisa ada apa namanya ya? Kayak tempat penyimpanan lagi. Ini bisa buat kalian taruh barang atau tuh bisa digeser gini dalam sini lebih dalam. Ada USB type C du biji untuk kalian ngecas. Jadi kalau misalnya kalian ngecas langsung di sini handphone-nya taruh di sini bisa ditutup dan masih bisa kalian taruh barang di atas sini. Praktis. Benar-benar praktis. Dan di bawah sininya, di balik sininya juga masih ada tempat penyimpanan lagi yang tembus, Men. Ya, tembus dari belakang sampai ke depan. Dan ini bisa di kayak di expand lagi dikit lagi nih. Tuh, jadinya nih. Hei, bahkan bisa dicopot. Walah, dan lucu banget sumpah. Jadi begitu dicopot ternyata ada gambar-gambar pohon pinus sama elk ya. Rusanya mereka lah. Karabo ya. Enggak tahu deh pokoknya rusanya Scandinavia. Lucu banget. Ini aksen menarik nih. Eh, mobil-mobil Eropa mereka punya heritage dan punya keisengan untuk naruh sesuatu sesuatu yang unik yang kita bisa appreciate kalau kita lihat detailnya. Contohnya kayak gini. Tambahan lagi speakernya sudah Om Herman Karton. Herman karton. Dan enggak ditaruh di pilar. Ditaruhnya di depan mata kita. Gede-gede banget. Dan satu lagi yang gua demen dari mobil ini biasanya gua enggak demen gimik-gimikan ya. Tapi di sini entah kenapa ambient light-nya keren banget. Ini ada ambience ya. Ambiience-nya ini dalam bentuk vi serius vi. Jadi kalau Nordic Twilight dia agak keungu-unguan kayak gini. Midsummer dia agak ke apa ya? Merah-merahan gini. Archipelago dia agak kayak sunset oranya. Forest bed agak kehijau-hijauan. Ini nanti semuanya berpendar sesuai dengan tema apa ya? ambient light yang kita pilih. Jadi enggak cuman ambient light doang gitu. Niat, niat banget kalau kayak gini-ginian. Ya, pindah ke atas dikit. Lagi-lagi apa namanya? Spion tengahnya ini benar-benar clean ya. Modai-modai frameless. Sensor-sensor untuk adasnya ditaruh di bagian sini seperti biasa di atasnya sini juga kalian bisa dapetin kayak SOS-nya, hazard-nya, lampu-lampu di sini. Dan kebetulan versi ultra yang kita coba ini dia sudah dilengkapi dengan panoramic glass roof sampai bagian belakang. Dan panoramic glass rof-nya ini kayak di tinted gitu. Jadi kayak agak-agak gelap dikit kesannya. Jadi kayak kaca. Keren sih. Asli keren. Ada dua hal menarik yang gua temuin dari interiornya. Yang satu adalah ini nih buat nyeting naik turun mobilnya apa korsinya ini pakai ginian lucu banget sumpah. Bisa diputar-putar maju mundur gini. Dan fungsi garis ini atau tombol yang tengah ini kalau dipencet dia nge-lock. Jadi kalau enggak dipencet tuh dia masih bisa maju mundur ya. Begitu dipencet tuh untuk mencegah bergerak ketika tidak diinginkan. Minimalis banget khas Scandinavia. Dan satunya lagi adalah ini. Jadi kalau di sisi sebelah kanan ini dia ada tulisan EX30 kayak batch gitu ditaruh di sini. Tapi kalau di sisi sebelah kirinya itu jadi tuas untuk mematikan airbag penumpang. Jadi mereka kayaknya ya bikin ininya tuh biar bisa kanan kiri. Jadi kalau di setir kiri nanti dia tinggal pindahin di sini dia tuas batch-nya dipindahin ke kiri enggak mau rugi. Sekarang kita di baris kedua kita tutup dulu sempit. Ciri kasih mobil-mobil Eropa prioritas ada di pengemudi atau di baris pertama. Di baris kedua agak dianak tirikan. Kenapa? Ini posisi duduk gua tadi. Gua 174 ininya ngatung sih. Jadi eh lantainya agak tinggi ya. Karena dia di bawahnya sini dia untuk baterai. Jadi nantai agak tinggi. Kaki enggak bisa terlalu nyelonjor ke depan. Dan ini juga sudutnya sudutnya sebenarnya cukup miring tapi ini kayak kurang panjang. Jadi gua supporting tuh ini gua tuh masih ngatung banget ya. L room sisa seginilah dengan posisi gua duduk. Agak tegak ya. Headro-nya juga tinggal sisa segini. Tapi untungnya power window masih konsisten sama kayak di depannya, ada di tengah-tengah nih tuasnya buat kanan dan kirinya. Dan di sini juga masih ada USBC untuk ngecas masing-masing gadget kalian. Dan yang gua sayangkan lagi adalah tidak ada amres di tengah-tengahnya. Jadi sini enggak ada amres tapi ya dikasih headr tiga biji dan headr-nya belang karena di sininya sesuai dengan fabrik dengan warna indigo fabriknya di sininya malah leather. Swedia. Swedia. Oke, sekarang kita bahas driving-nya si Volvo EX30. Rasanya seperti apa. Pertama dari posisi duduknya dulu ya. Ergominya sih spot on. Duduknya agak rendah ya di bawah ya. Ya, mobilnya juga enggak tinggi-tinggi banget. Eh, apa namanya? Cuman ada satu hal yang agak mengganjal ya menurut gua. Kakinya tuh kalau kalian selonjorin ke depan no problem. Tapi begitu kalian duduk di samping ya, kaki kalian pengen naik dikit gini, ini agak ganjel karena lantainya ini cenderung makin ke belakang itu makin tinggi. Karena baterainya tuh mulai kayak dari sisi depan m ee sisi depan kursi sampai ke bagian belakang itu lantainya cenderung agak meninggi. Jadi enggak flat depannya itu enggak flat sampai ke belakang gitu loh. Dia cenderung tinggi. Agakjel aja. Jadi kakinya kalau kalian tarik mundur gini nih jadi tinggi banget posisi kakinya. Itu aja sih yang yang komplainan gua. Sisanya dari segi apa namanya ya? E visibilitas. Mobil ini enggak ada masalah. Pilarnya enggak terlalu gede. Terus bonetnya juga kelihatan. Mobilnya memang kelihatan lebar banget. Kalau kalian nyetir mobilnya enggak panjang tapi lebar. Cuman memang ke belakangnya agak ee kurang ya karena kacanya kecil dan dia cenderung e apa namanya? Bentuknya tuh agak sloping, agak kayak coue look gitu. Jadi enggak terlalu bagus-bagus banget. Tapi overall kalau nyetir ini langsung sit in banget sih. Benar-benar se in banget. Dan pengaturan kursi juga bisa kalian atur naik turun, maju mundur, rebah kagaknya itu bisa dapat posisi duduk yang enak buat si Volvo EX seperti ini. Yang selanjutnya akan kita bahas yaitu soal suspensi. Nah, ini yang sebenarnya make or break ya untuk beberapa mobil-mobil. Jadi, mobil Eropa itu biasa punya karakteristik suspensinya long stroke. Dia plus banget. Plus tuh dalam artian dia bisa meredam kondisi jalan, tapi di satu titik mobilnya stabil. Mobil ini bagaimana? Enggak jelek. Tapi menurut gua untuk sebuah mobil Eropa ini bisa lebih baik lagi. Kenapa? Dia tuh stabil memang, tapi begitu kalian kecepatan agak tinggi, dia mulai kerasa agak ngayun-ngayun. Itu satu. Kedua, begitu ketemu kayak jalanan agak jelek, e jalanan kayak apa ya namanya? Curvep-kurb kecil kayak ded gitu, itu dia ngerasa kalau belakangnya sebenarnya agak keras, agak deg gitu. Ini kalau cuman kayak gini doang ini enggak kerasa. Tuh. Ini tadi lumayan tuh. Tuh. Sebenarnya belakangnya agak keras jadi agak mental dikit belakangnya. Gua expect untuk sebuah Volvo harusnya bisa lebih meredam lagi. Terutama balik lagi kalau kalian paksa nge-push banget mobil ini kayak misalnya di tikungan kalian agak kencang. Dinamik lah ibaratnya gitu. Mobil ini kerasa agak lebih ke bukan tertoyor-toyor sih ya, tapi gimana ya agak keteteran gitu buntutnya agak ngebuang. Sayang banget. Karena menurut gua mobilnya segede gini nih sebenarnya size-nya komact dan pas banget buat kalian bawa agresif karena tarikannya enak 5 detik gitu kan. Mobilnya kecil, kompact tapi saying suspensinya enggak cukup kaku atau enggak cukup compliance seperti halnya sebuah mobil Swedia. tambahannya lagi, biarpun memang driving dynamicnya tidak seperti yang gua harapkan ya, tidak seperti yang gua ekspektasikan, tapi kekedapan kabin sama kenyamanannya juara banget ini. Kalau kalian demen muter lagu atau cuma dengerin ambience sound dari si e vipe-nya, di ambience-nya ini, mobil ini sih kedap banget. Suara dari kanan kiri itu minim, suara dari bawah itu minim, plus karena mobil listrik enggak ada suara engine sama sekali. Jadi kalian bisa nyetir dengan tenang dan nyaman di mobil. Nah, kalau soal tarikan ya 5 detik itu enggak bohong. Jadi sekali toel kayak gini W cepek udah 5 detik itu enggak bohong asli. Dan lucunya lagi mobil ini tidak punya sport mode atau eco-ekoan mode sama sekali. Jadi murni kayak pengaturan sportnya itu cuman di steeringnya saja. Jadi steingnya pembobotannya akan lebih berat atau lebih enteng itu aja. Tapi modenya cuman ada satu. PK mode kencang aja sekalian. Oke, sekarang kita sampai pada kesimpulannya si Volvo EX30. Kesimpulannya apa? Ternyata darah Tiongkoknya, darah Cinanya lumayan kuat. Apalagi kalau versi dalam hal driving-nya atau dalam hal suspensinya. Tapi untungnya beberapa detail-detail dari eksterior, interior, termasuk apa ya pritan-pritan kecilnya itu masih punya karakteristik khas Eropa, cas Swedia. Tapi balik lagi dengan harga udah 1-an sampai 1,2-an m si Volvo EX30 selaku SUV terkecil listriknya Volvo worth the money enggak menurut kalian? Gua jadi penasaran sama kakak-kakak yang lebih gede. XC60, XC90. Apakah lebih Volvo daripada ini? Nanti kita pinjam juga. Oke. Oke. Thank you sudah nonton. Kalau kalian suka video ini, klik like, subscribe, saran, komen, dan tekan tombol lonceng untuk tahu video-video terbaru dari Auton Audi Soo. Thank you non. Bye bye.

Lihat di YouTube