Jungkat

WAJIB PUNYA! 5 Gadget Rekomendasi Buat Para Ojol ! (YouTube Video)

  • 18/07/2026

Jadi, beberapa waktu belakangan ini aku tuh sering banget buat pakai ojol untuk berkelana. Mulai dari makan, nonton, nonton ulang beli makan. Nah, setelah beberapa kali aku tuh naik ojol, aku notice kalau mereka ini ada pelivel-nya. Hmm, sama kayak gemel ya, tapi ya beda balangnya aja gitu. Jadi, kali ini aku mau kasih rekomendasi balang apa aja yang sangat berguna buat menunjang kerja. Pastinya dengan harga yang masih bersahaja dan tetap ada konteks teknologinya. Ya udah, [mendengus] enggak usah lama-lama langsung aja kita ke beta Mas Dika. Eh, maksudnya langsung aja kita masuk ke videonya. [musik] Hai semua, aku Azula. Jadi, sama kayak yang aku omongin tadi di awal dan buat tahu balang apa aja yang dibutuhin, aku langsung tanya ke ahlinya, yaitu Mas Yanza. Kebetulan selain jadi script writer-nya DK ID, Mas Yanza ini adalah Kapten Amerika. Enggak sih, jadi beliau ini sering jadi ojol kalau lagi gabut. Setelah aku konsultasi beberapa lama, aku udah dapat balangnya apa aja. Cuman tadi Mas Yanza itu pesan kalau si balang ini harus murah tapi bagus. Ya, pokoknya worth it lah indies ekonomi. Jadi, kita cari balang-balang ini semuanya itu under 100 ribu. Kalau memang ada yang lebih, itu harus benar-benar worth it palah. Balang yang pertama itu udah pasti phone holder karena aku sering banget kalau pas naik ojol gitu kan, itu di depan itu pasti ada phone holder-nya. Nah, aku kemarin pernah kejadian itu lihat ada ojol yang dia itu tuh eh, phone holder-nya itu kayak diisolasi gitu. Jadi, kan agak kasihan ya, tapi berarti benar-benar phone holder ini sangat amat dibutuhkan oleh para ojol. Nah, kalau semisal ditanya, sebenarnya phone holder kayak gimana sih yang cocok buat motor dan ojol? Jujur ya, aku sebenarnya enggak begitu mengerti karena aku bukan yang sangat into dengan otomotif gitu. Jadi kalau semisal motor mogok aja, aku mikirnya mungkin bannya bannya bocor gitu kali. Good job. Nah, jadi daripada aku salah kira atau salah pilih dan terus ujung-ujungnya kalian jadi enggak bisa pakai, akhirnya aku langsung nanya ke ahlinya, yaitu Mas Yanja. Dan menurut Mas Yanja yang cocok adalah phone holder dari Daivo Style X50 Pro. Alasannya simpel, karena harganya masih affordable, materialnya solid dan bisa universal ke banyak HP. Modelnya ada dua, yang full set sama bracket dan yang biasa enggak pakai bracket, cuman phone holder doang. Pilihnya sesuaiin aja sama motor kalian. Kalau semisal motor kalian itu matic yang enggak ada balstangnya, itu kalian bisa beli aja yang full, karena biar kita tuh dapat bracket untuk masang si phone holder ini ke dudukan spionnya. Nah, kalau semisal kalian motornya itu kopling, ambil yang biasa aja biar enggak mubazir duit karena harganya lebih murah. Phone holdernya nanti bisa langsung dijepit ke stangnya. Nah, kalau semisal kita melihat cuaca Malang atau sekitarnya pada saat ini, kita bisa paham kalau memang kadang hujan, kadang panas, nah gitu kan. Kalau semisal pas hujan, pasti khawatir dong kalau si HP ini kita pasang begitu aja ke si phone holder. Jadi, barang yang kedua adalah waterproof case. Barang yang kedua ini ada waterproof case. Sebenarnya waterproof case ini bisa dibilang penting enggak penting sih ya. Penting pas lagi musim penghujan, gerimis atau musim panca loba. Tapi kalau pas panas, ya ya udah jadi akhirnya bikin si HP-nya gelah doang gitu. Nah, buat rekomendasinya, ini aku pilih dari Yougline waterproof phone pouch. Buat harganya kisalannya ini dia 50 ribu. Ini sebenarnya agak lumayan ya untuk sekadar waterproof case aja, tapi sebenarnya ada alasan kenapa aku akhirnya pilih si Yougline waterproof Phone Case ini. Soalnya dari Ugreen, brand yang biasanya bikin aksesoris HP. Jadi, soal kualitas pasti dia pertama lewat QC, terus bahannya plastik yang tebal tapi tetap bisa dipencet pas lagi hujan, dan penguncinya rapat dan enggak ringkih kayak waterproof lain yang banyak dijual di toko online. Daripada beli murah terus langsung rusak, kata aku mending nambah sedikit buat beli yang lebih awet. Jadi, kita bisa pakai berkali-kali dan ya lebih hematlah ya jatuhnya. Nah, kalau semisal kita keliling-keliling dan ternyata HP kita tuh baterainya udah drop, pasti kita butuh yang namanya powerbank biar kita enggak keselingan berhenti buat ngecas. Jadi, barang yang ketiga adalah powerbank. Nah, powerbank yang kita rekomendasiin ini dari Vention Dash Series Kito 10.000 mAh. Harganya ada di 400.000-an. Enggak yang paling murah, tapi yang paling masuk akal buat yang cari praktis dan jangka panjang. Powerbank-nya ini udah ada kabel type-C yang nyatu sama body-nya, enggak perlu ribet lagi bawa kabel tambahan, dan enggak bakalan ketinggalan pas lagi nali. Pengisian dayanya 35 watt fast charging yang dilengkapi sama PD dan PPS yang bisa otomatis nyusuain tegangan sama arus yang dibutuhin berapa. Jadi, waktu ngecas lebih aman, enggak bikin rusak device yang dicas. Powerbank-nya udah magnetic wireless juga. Jadi, buat ngecas HP atau TWS yang udah support, tinggal tempelin aja, enggak perlu ribet pakai kabel. Di bagian belakang powerbank-nya udah ada stand yang bisa nyangga HP. Jadi, bisa dipakai nonton sekalian ngecas pas nunggu orderan masuk. Powerbank ini memang cukup pricey ya, tapi menurut aku masih masuk akal karena si powerbank-nya ini udah ada fitur-fitur yang oke, terus praktis, dan keamanannya terjaga karena dia ada PD dan PPS-nya. Sama kayak orang, tak kenal maka tak sayang, ini tak lengkap kalau powerbank tak ada kabelnya. Hah, apa coba? Apa sih? Aneh banget. Good job. Jadi, di barang yang keempat ini aku rekomendasikan kabel USB type C. Nah, kalau kalian cari kabel, menurut aku better kalian langsung cari kabel yang braided saja biar dia itu tetap awet dan enggak cepat putus. Sudah, cukup hubungan kalian yang tidak jelas itu saja yang putus. Kalau kabel jangan, karena kalian pasti membutuhkannya. Nah, buat kabel type C yang aku rekomendasikan itu ada Vention type USB type C braided di harga 90 ribuan buat yang 1 meter. Menurut aku panjang 1 meter untuk kabel itu tuh sudah sangat pas, karena dia enggak kependekan maupun kepanjangan. Kelebihannya selain awet karena pakai nylon braided yang bikin lebih tahan lama buat pemakaian harian. Kabelnya sudah mendukung buat USB power delivery 3.1 sampai 240 watt dengan arus 5 ampere. Jadi, dia enggak cuman bisa buat ngecas tablet atau HP yang tegangannya rendah, tapi dia juga bisa dipakai buat ngecas laptop yang dia itu mendukung buat power delivery juga. Buat transfer data, dia bisa sampai 480 megabit per second. Memang enggak sekencang kabel USB 3.3, tapi harusnya sudah cukup kalau semisal kalian mau mindahin file foto, video, atau yang lainnya. Nah, kalau semisal kalian itu merasa kayak aku kayaknya enggak butuh deh yang type C to C gitu kan atau kalian ternyata kepala charger-nya itu masih type A to C, aku juga bakalan rekomendasikan kabel yang dia itu dua tipe berbeda atau type A to type C. Kabel USB type A to C yang aku rekomendasikan ini masih di merek yang sama yaitu Vention. Dia lebih murah 20 ribu dibanding sama yang type C. Buat pengisian dayanya maksimal di 100 watt dengan arus 6 ampere. Jadi, si kabel ini sudah kompatibel ke berbagai macam brand kayak Oppo Super Vooc, Xiaomi Turbo Charging, dan yang lainnya. Kekurangannya kalau kita bandingin sama si USB Type C-nya Vention, itu paling dari kecepatan maksimum pengisian dayanya. Kalau kecepatan transfer data, itu masih sama aja di 480 megabit per second. Jadi, kalau semisal kita mau kirim-kirim gambar atau file apa, itu masih sama-sama cepat. Jadi, sebenarnya kalau kabel itu enggak ada yang mending kalian pilih mana ya, disesuain aja sama kebutuhan kalian. Semisal kalian lebih butuh USB Type C, ya beli aja yang USB Type C to C. Kalau semisal kalian butuhnya USB Type A to C, karena misalkan charger kalian itu banyakan yang A to C atau kalau kalian pengen bisa dipakai di banyak tempat, ya kalian cukup beli aja yang USB Type A to C. Jadi, kayaknya itu aja rekomendasi barang-barang yang paling sering dipakai buat ngojol. Kalau semisal kalian ngojol atau kalian tahu barang-barang yang mungkin sangat berguna tapi ternyata belum aku sebutin di sini, boleh langsung ditulis di kolom komentar. Ya udah, segitu dulu aja. Aku Azila, bye bye.

Lihat di YouTube