WULING DARION EV & PHEV | First Impression & Drive! (YouTube Video)
[musik] Halo YouTube, selamat datang di channel Motomobili. Woling merupakan pelopor mobil listrik entry level dengan Woling RV. Sangat populer pada saat itu, itu adalah yang A, RV. Kemudian lanjut ke B, Bingo Eeve. Lanjut lagi C, Cloud Eeve. Nah, sekarang D-nya yang paling besar yaitu Darion. Diambil dari kata-kata dari Indonesia. Darion Woling Darion EV dengan range 540 km tapi CLTC. Apakah yang ini bisa sukses seperti RV? Menurut kami bisa karena harganya untuk 1500 pemesan pertama adalah mulai dari Rp356 juta. Dan surprise kali ini bukan hanya EV, ada juga yang plug and hybrid dengan harga dari Rp439 juta dengan range total sama mesin bensin 1500 cc-nya yaitu di atas 1000 km katanya. Masing-masing ada dua varian yang namanya CE dan EX. Bedanya di Adas dan sunroof. Sayangnya hanya ada empat pilihan warna, hitam putih, dan ungu tua. Sepertinya kalau kami, kami pilih yang warna putih. Buing Darion baru aja muncul di Indonesia, launching resmi. Harganya sangat spektakuler sekali. Ee untuk yang EV yang sebelah sana itu lebih murah daripada yang plugin hybrid ini. Harga-harga tersebut yang murah untuk 1.500 pemesan pertama. Nah, mudah-mudahan nanti setelah 1500-nya habis, harganya enggak jauh-jauh amat dari harga promonya itu. Nah, ini Hybrid dia pakai grill. Kalau yang EV itu tidak pakai grill. Bagusan yang sana sih, yang EV. Heeh. Ee lampunya model X begitu yang belah belah tengah. Terus ee oh ban 215 te 55 dapat 17 inch. Kita mau ukur panjangnya. Ini panjangnya sama nih dua mobil ini. 1 2 3 4 5 panjangnya 4.910 mm. Wheel base-nya 2.910 mm. Ee lumayan panjang. Ini lebih panjang daripada MPV [musik] medium di internal combustion. Dan nih yah dikunci kuncinya enggak ada kuncinya. Ini plugin hybrid ya. Jadi pakai baterai. Nah, baterainya sendiri kalau tanpa nyalain mesin itu bisa sampai 125 km range-nya dan bisa dicharge 30 sampai 80% itu hanya setengah jam katanya ya kan. Kalau termasuk bensin range-nya itu bisa sampai 1000 km. Yang pelakin [musik] hybrid jauh sekali. Itu bisa Jakarta. Hmm. Bali ya? Bali nyampai ya. Heeh. Asal nyetirnya hemat mungkin ya. Nah, ini eh Wing bilang mesinnya itu udah dedicated hybrid engine dan gearbox-nya dedicated hybrid transmission. Jadi lebih efisien seharusnya kan ini pintu geser. Pintu geser itu selalu ada rel dan relnya biasanya ngeganggu ya. Nah, kalau ini dia seakan-akan jadi satu sama kaca belakang dan enggak kelihatan. Eh, jadi lebih rapi. Ini yang bensin apa yang ah dikunci lupa. Oke, kita masuk ke yang EV dulu. Ini keren loh, dia bisa tilt sama teleskopik. Keren sekali. Nyalain tinggal mencet seperti buling-bulingnya lain. Mencet rem mobilnya langsung nyala. Asal kita ngantungin kunci. Kuncinya itu seperti ini. Bagus. Banyak tombol-tombolnya ya. Beda. Beda gitu. Heeh. Nah, ini dashboardnya tuh rasanya rendah. Enak. Kita ada feeling luas di dalam sini. Empuk-empuk, empuk-empuk pasti keras. Di sini enggak apa-apa karena yang penting bagian-bagian sini empuk. Nah, ini bisa Apple CarPlay dan Android [musik] Auto. Ini layar 12,8 inch. Eh, yang penting Apple CarPlay Android Auto deh. Sisanya aman. Audio kami belum coba karena ini baru first impression review. Ini fungsi e save-nya tuh komplit ya. Ada ADAS, ada macam-macam deh nih tulisan [musik] nih AC. AC kan fungsinya ada di layar sini kan nih AC bisa langsung dari sini blowernya. Nah, [musik] ini untuk dinginnya itu kalau sama seperti bulling yang lain ya, angkanya semakin besar itu semakin panas. Angka semakin kecil [musik] semakin dingin ya. Ini ada full menu, ada kamera 360-nya yang bisa dilihat kanan kiri gitu-gitu. Nah, ini ada gambar mobil untuk segala macam menu-menu ee settingan. Ada tiga driving mode, empat sih sebenarnya sama custom. custom itu kita bisa atur semuanya [musik] termasuk eh power response-nya. Ee pedal [musik] F bisa diatur juga regen-nya mana? Ah ini ada jy ada auto hold juga bisa ngatur e setirnya seberapa berat mau comfort standar atau sport. Nah ini safety fitur-bitur safety-nya bisa kita nyelamatin satu-satu ya. Waper ada autonya apa enggak? Waper ada autonya. Headlamp ngaturnya di layar tengah ya. Headlamp tuh ada di sini. lighting ada volume home light dia ee head ada ketinggiannya bisa diatur dari sini juga. Terus nyalain lampunya mana dong kalau gitu? Oh, di sini. Sorry enggak lihat nih ada tambahan lagi nih. L dekat bisa enggak kelihatan? Nah, nih lampunya sini. Jadi sebelah kanan ini full untuk wiper dan lampu komplit termasuk wiper belakang juga. Nah, shifternya ada di sebelah kiri. P-nya dipencet kiri ngidupin adasnya ke bawahin dua kali. E agak enggak biasa karena biasanya di kanan ya. Ini di bawah ada untuk kalau enggak suka dengan tombol mencet-mencet di layar ada yang [musik] fisik nih blowernya terus suhunya terus nih AC ada PM2-nya nih. Tuh. Jadi bisa tahu juga seberapa kotor nih kabin di dalam dan dia akan membersihkan udara di kabin. Hazard defogor belak depan ini ada wireless charging sebelah kiri sebelah kanan bisa naruh handphone. Wir chargingnya masih sebelah kiri ya. Ada pendinginnya masih sebelah kiri belum sebelah kanan. Ini ada dua buah cup holder ni buat naruh kunci. Terus setirnya flat bottom. Instrumen clusternya seperti bulling-bulling lainnya yang kita bisa atur. Ah, ini buat shortcut. Bisa buat shortcut AC. halaman. Nah, ini halaman dia ada TPMS-nya juga. Trip info untuk kehematan. Trip info untuk kehematan, ya. Odometernya baru 50 kilo. Ada TPMS segitu kecepatan sebelah kanan. Dan ini info-info kayak lagi nginjek rem gitu. Klakson ya bunyinya ton. Klaksonnya bagus. Klakson mahal ya. Ngatur spion ada di mana? Ada tombol fisiknya di sini. Luar biasa. Senang sekali. Kepraktisan sekarang. Kantong pintu lumayan lega. Bisa naruh botol yang enggak terlalu besar. Ini bisa naruh-naruh lagi. Ini yang tadi buat handphone. Di bawah masih ada banyak tempat. Colokan USB C ada berapa? Enggak ada. Enggak ada. Ini ada colokan USB ini C bukan nih? C. C. Ada satu USB C, 1 USB A dan 12 volt per outlet. Di dalam konsol ini. Konsolnya enggak terlalu besar. Dongle CarPlay. Oh, ini dong Apple CarPlay. Benar juga ya. Iya. Kirain buat lagu ya. Lumayan lega. Ee ini enggak auto day night. Ini ada lampu. Uh, gede banget tuh. Kacanya gede banget tuh. Gede lihat tuh lebar banget ya. Bisa ngaca berdua bertiga nih. Jadi spion itu bisa jadi spion tapi ini agak lemas. Hm. Buat buka tutup sliding door belakang itu bisa dari sini. Dan sunroof juga nih. Dia bukan panoramic roof ya, dia sunroof. Terus moonroof-nya itu manual begini. Kami lebih suka manual gini sih. Lebih praktis cepat. Nah, ini buka pintu belakangnya ya. Mundel karena ini bukan fine bukan mungkin belum yang versi [musik] yang dijual nanti ya karena kalau dibuka pintunya tuh agak lambat terakhirnya cepat. Lambat apa cepat segituan? Lambat lambat kan tapi ada ngegasnya dikit terus pelan lagi. Pelan cepat pelan ya enggak apa-apa sih cuma beda sedikit aja sama yang normal buat safety ya. Heeh. H C-adang orang yang enggak sabaran suka gemes. Siapa yang enggak sabaran biasanya? Enggak ada. He. Oke, sekarang kita coba dulu mobilnya. Nah, sekarang kita nyetir yang EV. Terusang kami lebih tertarik yang EV karena ha selain harganya lebih murah, kami memang lebih kepengen EV dibanding sama yang plugin hybrid. Kalau untuk hari-hari ngantar anak sekolah, enggak usah mikirin ganjil genap, ngajaknya murah. Nah, EV lah [musik] pilihannya. Nah, ini begitu. Kesan pertama begitu masuk mobil ini suspensinya. suspensinya itu enak ya. Kekedapan kita belum bisa nilai sekali karena gak ada motor di sekitaran. Engak ada motor brong jadi kita gak tahu seberapa kedap. Dan yang agak kaget shifternya shifternya itu ada di sebelah kiri bukan di sebelah kanan. Buat yang biasa pakai mobil ee yang shifternya sebelah kanan itu akan kebalik-balik nantinya. Sebenarnya normalnya harusnya kalau Indonesia kanan karena se Indonesia tuh se [musik] di kanan yang biasanya mobil Jepang. Normalnya sih begitu, tapi shifter biasanya di kanan malah. Kayak ini dapat layar 12,8 inch. Enak dibaca dan cukup terang di trik matahari. Ee ini juga cukup enak dibaca. Nah, ini fungsinya ini seperti pada buling-buling yang lain ya. Ada trip info gitu-gitu. Tapi sekarang yang mau kita bahas adalah rasa nyetirnya dulu. [musik] Terus bensinya enak loh. Bensinya enak. Ini woling yang paling empuk mungkin dibanding dengan woling-wuling lainnya. Hah, mantap. Tis putarnya bagus walaupun BBS-nya ee hampir 3 m kan. Posisi duduknya juga enak ya. Dia ada tilt dan teleskopik walaupun mekanical ya. Tapi enak udah pas jadinya. Eh jok electric seat-nya bisa diatur tinggi rendahnya tapi enggak bisa diatur bagian depannya aja. Jadi ini sixway dan ini udah cukup ok lah. Nah, visibilitas ke depan enak juga ngelihatnya ini was ada kaca, ada jendela segitiga lagi di sini untuk membantu eh blind spot nya. Ini enak kita ada rasa tingginya gitu. Dashboard tuh terasa rendah kayak naik mobil 90s tuh kan ada rasa-rasa seperti itu. Feeling setirnya, feeling setirnya nih ada-ada miripnya teman-teman Woling lainnya. Cloud lah ya. Heeh. Mungkin karena bentuk setirnya sama ya. Sama kan cloud juga begini. Sama. Sama. Dan dia ada adasnya. Adasnya bukan dipencet di jempol tapi di bawahin [musik] dua kali tuh. Intelligent driving activated. Oh, nunggu marka. Yes. [musik] Sayang sekali diik ini enggak semuanya ada markanya. Yang ini enggak ada ya kan road noise ya. Ada sedikit audio nih. Kita belum nyoba itu ada Darion lagi dites ganti-gantian [musik] kali mereka. Warna putih kali ya. Cocok ya. Kayak kestabilan. Pegangan penumpang belakang. Nah, ya respon setirnya tuh eh ini sih arahnya lebih kenyaman. Enggak ada sporty-nya sedikit pun. Tapi ya feedback dari jalanan juga enggak terlalu terasa di setir. Arahnya ya nyaman, enggak bisa dipakai manuver seperti itu. Tapi mobilnya tadi e miring, ada body roll cuma ya segitu aja [musik] enggak sampai mau kebalik gitu rasanya. Enggak. Ada tiga driving mode dan di sport mode. Sport mode tuh luar biasa. Enggak usah sport mode sih. Tadi standar juga bisa. Ini kalau kita gaspol saya gak bawa nol cepek. 1 2 3. Uh, itu [tertawa] nyebrin enggak kelar-kelar. Baterai 42% loh. Nyeprintinnya enggak kelar-kelar. Powerful. Torsinya gede ya. Ini front wheel sih lebih gampang eh apa namanya? Slip. Cuma luar biasa seru nih mobil. Nah, Om Mobi sudah nyobain yang EV. Om Fitra sudah pakin habit gimana? Nyamannya. Jadi ee pas dibawa sendiri aja tuh udah lumayan empuk gitu ya. Iya emang enggak empuk-empuk banget karena sendiri dan ini kan dirancang buat bertujuh kan. Enggak sayangnya jalanan tempat ngetesnya jalan rata bagus semua. Iya jadi kita harus nanti harus nyoba di jalan yang rusak. Tapi ini presi pertama oke setir. Setirnya enteng. He setirnya enteng. Responsif. Responsif apanya? Tenaganya. Tenaganya responsif. Setirnya enggak terlalu iya setirnya enteng aja buat dalam kotak. Terus habis itu e dia hening dia kacanya udah double yang depan. Oh double glass yang depan. Iya. I enggak bisa enggak bisa bedain hening apa enggak kalau enggak ada motor. Betul. Terus ee setirnya bisa tilt dan teleskopik. Teleskopik lumayan jauh. Lumayan jauh. Heeh. Ya, tapi kurang panjang dikit. Ah, enggak ah. Udah pas ah. Oh, karena mobil 174 saya 174. Enggak karena tangannya udah cukup panjang. Enggak itu kaki enggak tangan. Tangan. Iya. Tangan sampai kaki. Kaki lebih Heeh. Tapi ini untuk harganya sih luar biasa, Om. Luar biasa untuk 1500 pemesan pertama. 1500 pemesan pertama. Tapi kalau lihat dari sejarahnya sih di pembeli ke 150 juga naiknya enggak banyak-banyak banget. Oh, sejarah di woling. Iya. Makanya jadi kita mudah-mudahan nanti setelah 1500 itu habis. Tapi yang menyenangkan apa? Bagus. Pertama kalinya kita dikasih pilihan ada EV, ada PHV. Itu dia satu jenis mobil. Iya. Makanya banyak orang yang belum terlalu percaya Ee penginnya mobil bensin. Nah, ini mobil bensin paling baik. Enggak harus belum percaya. Misalnya dia cuma punya satu mobil dan dia pakai di dalam kota atau luar kota. Nah, ini kalau di dalam kota dia bisa 125 km kayak listrik aja. Iya, secara teorinya begitu. Cuma kenyataan orang Indonesia banyak juga yang belum percaya EV. Iya. Tapi bahkan yang udah percaya EV pun khawatir yang udah percaya EV pun tapi kalau misalnya belum bisa punya satu mobil hanya EV aja ya dia bisa yang PHV ini all in ah dapat bisa jalan 125 kil itu lebih murah dari yang PV lumayan lagi. Yang ini mulai dari 439 yang itu mulai dari 356 itu varian yang tanpa sunroof. Varian yang tanpa gas ya. Iya. Jadi kepikiran Om daripada kepikiran mending langsung ke dealer woling belakangnya. Coba di belakang persis nyetir apa belakangnya berapa? Captain seat elektrik. Captain seat elektrik nih. Electric seat senderan juga. Terus ini cukup lumayan menyangga ya. Tinggian dikit sih enak. Kanan kiri armr-nya belakang tuh bisa rebah, Om. Belakang bisa rebah sekali. Jadi bisa buat tidur rebah. Bisa buat tidur. Double blower ke belakang. Terus sama ini ee railing buat sliding doornya tersembunyi di bawah kaca. Itu keren tuh. Di hitam-hitam. He iya. Jadi enggak ngeganggu body. Iya. Nah, ini dimundurin habis. Terus kalau buat tega untuk yang belakang. Nah, ini belakang udah ini oke loh. Oke, oke loh. Gede loh dia. Panjangnya 4,9 m. Iya 4910. Kalau wheel base-nya berapa? 2910. Iya. Angkanya gampang. Gampang angkanya. Nomor-nomor cantik ini. Ini yang berarti yang C CX. Eh, apa? EX. EX. Ex. Pakai sunrus sama adas. Enggak butuh-butuh amat ya sebenarnya kalau buat dalam kota ngantar-ngantar anak. Iya. Pakai yang basic aja enggak apa yang basic yang EX ya? E yang C. Ce CE mahal tuh biasanya, Om. Iya makanya CE lebih mahal apalagi kondisi bagus ya. Ini ada tempat naruh-naruh dua cup holder di pintu. Ada tempat naruh-naruh juga yang suka ketinggalan. Ini kalau naruh sini suka ketinggalan nih, Om. Pintu-pintunya kebuka enggak kelihatan sih. Enggak lupa ya kalau mobi mungkin. Ah. Eh, bagasinya ke berapa ya? Belum lihat nih bagasinya. Om ngamanya baru ketiga. Udah. Hah? Udah. Gimana leganya? Lumayan. Lumayan. Lumayan banget. Dan dia bisa rebah nih. Eh, ditarik. Bentar ya. Bukan digotok-gotok. Rubah loh. Rubah banget. Iya. Reubah banget. Dan ini gede loh. Ini masih ada space lagi. ini. Andai bisa munduran dikit sih. Coba. Udah, udah, udah. Peranya nih. Enggak, ini enggak bisa dimundurin lagi. Ini kan fix kan bawahnya kan. Masih bisa majuin lagi. Masih bisa maju. Oke. Oke. Nyaman lu seberapa? Ini masih agak nempel cuma ya enggak ganggu. Iya. Tapi enak loh rebah. Heeh. Kakinya masih bisa masuk ke bawah. Jok. Iya. Ini ada kantong lagi. Ada cup holder kanan kiri. Engak ada joknya. Empuk. Joknya empuk. Heeh. Terus karena rebahnya tuh enak, udah bisa bertiga di belakang. Tengahnya dapat seal 3 titik. Kan tebal baterai bawahnya. Om, baterainya berapa kWh? Enggak disebut sama woling. Nge-charge DC. Charging berapa? Kalau kalau yang mana nih? Yang PHV apa yang EV? Yang EV. Yang EV [musik] itu kan dia bilang mobil ini bisa 540 anggap aja 500. Anggap aja konsumsi listrik [musik] mobil beginian nih 5 km/ K. Ah, keborosan dong. Enam. Enaman lah. Enaman. 6 km/h. Kalau kalau teknologinya bagus tujuh bisa tujuh lah. Oke. Karena klaim anggap aja tuuh ya. Artinya sekitar 70 kWh. 71,4 sebenarnya kalau dihitung benar. 70 kWh. 50% nge-charge. 50 ngcar. 35 kW. 30 eh 35 kWh. Dicarge dalam setengah jam. Artinya 70 kW. Enggak nyampai 100 kW mesyampai 100 kW ininya dc charging-nya. Tapi ya bisa aja. Ya, makannya agak lebih banyak aja pas makan siang di rest area isinya. Bentuknya oke loh, Om. Iya, bentuknya oke. Gede. Depannya kayak mobil premium lampu split. Bentuknya keren. Kerenan yang EV atau yang plugin hybrid bentuknya? Kerenan yang EV. Keren EV ya. Udah kayak gimana? Ada. Ini ada bagasinya enggak dia. Mesin kayak gimana? Gimana coba jawabnya? Mesinnya kayak gimana? Iya, ada mesinnya. Salah tuh. Bagasi enggak ada bukaan kupnya Eh, enggak ada mesinnya yang ini. Yang itu ada. Ada keranjang buat bagasinya. Enggak ada keranjang kuning juga di sini. Follow TikTok Om Mobi beneran di situ banyak keranjang kuningnya. Mestinya bisa jadi bagasi ya depannya ya buat yang tapi kadang-kadang itu sih Rend-nya agak susah mesti water proof kan. Heeh. Narik nih Om buat antar anak sekolah. [tertawa] Heeh. Iya. Maksudnya dari dulu nih wuling ngularin gini ya. Oke, itu saja videonya. Overall mengenai Woling Darion merupakan mobil yang cocok untuk keluarga kami. Keluarga yang butuh kapasitas banyak, butuh mobil listrik. Tapi apakah bisa melawan pesaingnya yang sejenis pada saat ini? Yes, tentu bisa. Selama harganya setelah 1500 unit ini habis tidak jauh-jauh naiknya. Semua ini adalah opening pribadi saya. kami timobi tidak ada beros apapun dan apapun yang terlihat pada video ini jangan lupa tekan tombol jempol ke atas dan subscribe Motom Mobi Mobi dan Mobi apabila belum berikutan tombol loncengnya share video ini ke seluruh dunia melalui sosial media anda dan jangan lupa follow sosial media kami semua termasuk Instagram cek motomobinews.id untuk berita-berita otomotif terbaru. Terima kasih telah menonton.
