Jungkat

WULING DARION TERNYATA SEBESAR ALPHARD, HARGA 300 JUTAAN! (YouTube Video)

  • 24/11/2025

Woling akhirnya comeback dengan Woling Cortes Darion ini. Ini mobil sih gokil ya. Mungkin teman-teman udah lihat di video-video teman-teman lain, tapi di sini gua belum pernah ketemu mobilnya. Jadi bisa dibilang ini first impression gua terhadap si Cortes Darion lah. Nah, kita lagi ada di GJW sekarang dan lagi ada di bootnya Wuling. Nah, kortes Dari ini sebenarnya kalau kita lihat di secara dimensi di spesifikasi ini gede banget ya. Bahkan gedenya kayak Alpard generasi ketiga. Lebarnya 1,87 m dan panjangnya 4,91 m. Hampir 5 m. Panjang sekali, lebar sekali ini mobil. Tapi yang paling gua suka dari mobil ini adalah harganya. Bayangin ini mobil dimensinya gede ya. MPV full size, harganya Rp359 juta dan ini EV. Nah, untuk tipe tingginya itu Rp419 juta ya. Tapi secara spesifikasi mesin dan baterai itu sama. Baterainya sama-sama 69,2 kWh jadi hampir 70 dan tenaganya juga sama-sama 2011 horsepow dihubungkan ke roda depan. Jadi, mobil untuk ukuran MV itu harusnya kencang ya. Nah, enggak cuma itu range-nya karena dia punya baterai yang besar hampir 70 kWh dia bisa menempuh 560 km berdasarkan CLTC. Kalau dianslate ke WTV mungkin sekitar 480 atau 490 kilo lah ya. Jadi speknya enggak main-main dan varian atas sama varian bawah speknya sama cuma beda fitur-fitur aja gitu. Kita ngomongin dari depan dulu. Jadi dia ada dua model ya pilihan mesinnya tuh ada yang PHV dan ada yang EV. yang PHV 1500 cc NA tapi bisa dicas dan kalau sekali dicas bisa jalan sekitar 125 km tanpa pakai bensin. Tapi buat kalian yang tinggal di Jakarta atau sekitarnya biar bebas gaji genap kayaknya langsung ngambil sekalian deh. Tapi kalau keluar kota kayaknya lebih baik ambil yang PV. Tapi yang menariknya adalah harga EV dan PV ternyata jauh sekali. Jadi yang PHP itu harganya lebih mahal bahkan hampir Rp500 juta Rp492 juta dan untuk yang versi bawahnya yang PH GP itu R442 juta. Nah, kalau yang EV dia tuh grill-nya beda. Dia tuh dibikin lebih clean. Ventilasinya cuma sedikit di bagian atas sini sama bagian bawah sini aja ya. Jadi dia kelihatan lebih kalem dan futuristis. Kalau yang PHV dia warna tengahnya ini hitam dan grillnya juga lebih gede karena dia butuh asupan udara yang lebih banyak. Lampunya sama dan ini gua suka banget ya. Atas bawahnya itu LED diarelnya cakep. Dalamnya ada dua buah proyektor. Dan dari yang udah udah biasanya ya wooling itu lampu standarnya lebih terang dibandingkan dengan merek-merek lain ya. Jadi gua pakai Bingo lampunya sih puas banget. Dan biasanya Woling tuh kalau kenapa-napa di jalan harga lampunya murah, harga fendernya murah, bahkan harga bumpernya murah. Kemarin waktu Bigo gua nabrak ganti vender, ini enggak nyampai R00.000. Bu lebih murah ganti vender dibandingkan kita ngentank. Mungkin yang Piav kenapa dia lebih mahal? Karena dia pajaknya beda. Kalau mobil listrik kan bebas PPNBM. PPN-nya juga dapat tambahan lagi ya jadi 2%. Nah, tapi ya udahlah seperti itulah. Nah, kita lanjut ke bentuknya. Pertama kita lihat bannya dulu. Ini juga kalau kita lihat velegnya juga bagus ya. Desainnya itu two tone tapi elegan dan ukurannya 2155 R17. Nah, linernya bagus sama pas kita ke samping ini juga dia tuh enggak banyak aksen. Elegan, simpel, minimalis ya. Dia enggak ada kerum-keruman di bagian sini which is good ya. Terus juga handle pintunya masih model normal bukan yang model flush gitu ya. Lanjut ke belakang. Desainnya seperti ini. Masih sedap dipandang dan juga dia lengkap ya kalau lihat lampu depannya, lampu belakangnya sorry dia sama kayak lampu depannya. Ada devoger, terus juga ada high motor stop lamp-nya sama ada wiper di bagian belakang sini. Kita buka bagasinya yuk. Uh, sudah elektrik ya. Nah, bagasinya ini besar sekali. Dia enggak cuma besar tapi dalam. Ini sebenarnya harusnya bisa dikasih separasi ya biar jadi ada under storage, tapi sama enggak. Ini dibiarin bolong seperti ini aja. Jadi kalau kita mau naruh barang itu bisa sampai ke dalam. Nah, terus kursinya di bagian belakang ini masih bisa kita buat rebah ya. Jadi di belakang itu enggak tegak juga dia masih bisa dibikin rebah. Cuman ya ee kekurangan dari buling. Tapi sebenarnya itu hal yang bagus. Biasanya mobil-mobil kayak begini biar belakangnya itu lebih lega, kursinya dibikin tipis-tipis. Woling tuh enggak. Nih, lihat kursinya tebal banget ya. Bisa dimundurin lagi set. Nah, jadi bisa dibikin rebas seperti dia enggak bisa dilipat seperti mobil-mobil Jepang yang pintar-pintar. Misalkan kayak Stepwagon bisa ditaruh kolong atau mungkin Serna bisa taruh samping kiri kanan. Dia cuma begini aja. Paling di sini ada bisa kita tarik. Nah, dia modelnya tuh kayak kijang lawas gitu. Jadi kalau kita mau lipat itu pertama dia enggak rata lantai ya. Karena bagian sininya kan lebih turun. Ya udah, cuma gitu aja. Nah, sekarang kita masuk ke dalam interiornya ya. Kita tutup dulu. Seperti ini dia bagian kursi tengahnya. Lumayan lebar dan a di tengah sini ya buat gang kita masuk ke belakang itu juga lumayan gede. Tapi kalau kita lihat bagian depannya dia itu kursinya gede dan keker gitu. Jadi headrnya gede, padangan kita tuh agak sedikit keblok gitu. Nah, cuman pas kita duduk di sini ini sih rasanya lega sekali ya. Cuma yang gua impress adalah ini mobil kursi tengahnya dia sudah elektrik buat sliding. Biasanya kan elektriknya itu buat trick line doang ya. Sliding tuh jarang loh. Even eh Alpar yang generasi 3 aja tuh sliding-nya belum elektrik. Baru yang generasi 4 yang hybrid baru dia pakai sliding yang elektrik. Ya, ini sudah elektrik ya. Jaraknya juga lumayan jauh. Rline juga sama. Kita coba tiduran di sini ya. Mundurin terus tiduran. Hap. Hup. Yah. Oh, enak loh. Enak. Nah, tapi kursi tengahnya ini kalau misalkan kita tiduran gini meresnya tetap naik ya, enggak bisa dikebawahin lagi ya. Oh, enak loh ternyata. L ini gua kebayang sih ini kan harganya agap kita beli 419 ya. Kita bawa ke Om Ferry, kita ganti joknya pakai jok Alpard atau jok yang pilot seat yang keren-keren deh. Ini pasti enak banget karena ini lega loh. Kanan kirinya masih ada space ya, panjang juga leg room-nya. Terus yang gua suka juga ini mobil ya, pemilihan bahan-bahannya itu bagus. Jadi kalau kita lihat door trim-nya atasnya tuh empuk, sininya empuk ya. Ini tuh ada silver tapi enggak ada lampunya ya. Biasanya nih ada lampu ambiance light-nya, tapi ini enggak ada. Sama kacanya bisa dibuka turun banget. Biasanya mobil-mobil segede gini tuh kaca enggak bisa turun banget ya. Kacanya juga tebal tapi enggak double glass dan sudah allo. Sama bagian door openernya ini juga dikasih kayak semacam chrome. Tapi ini bukan chrom, ini kayak plastik. Jadi kelihatannya lebih mewah. Pegangannya juga ada di sini. Atapnya dia pakai warna hitam sampai ke pilar-pilarnya. Airbags-nya sampai ke belakang sini ya. Dan kita dapat AC juga. Tombolnya sama kayak punya Corttees yang lama. Sama kayak Convero juga nih. Ini buat matiin buat nyalain sama ini buat atur. Nice. Nice loh. Ini bagus ya. Sekarang gimana ke belakang ya? Ini kita majuin dulu biar belakangnya ada space. Ini masih bisa maju lagi sebenarnya tapi ini lega loh. Leg room-nya lega, headroom-nya lega. Ini benar-benar proper seven seater. Tengahnya juga gede banget ini. Jadi kita duduk di tengah pun juga enggak perlu kesempitan. Iyalah lebarnya lebih gede di Alpard sedikit ya kan. AC-nya juga di kiri kanan sini nih. Dia bukan AC yang ditaruh tengah ya. Jadi enggak di downgrade sama si wooling ini. Dan ciri khasnya wooling kulitnya itu lembut ya. Meskipun enggak terasa semahal itu cuma joknya tuh empuk-empuk semua gitu. Kayak kita duduk di sofa. Dan kalau misalkan kita ngerasa terlalu tegak, ini masih bisa kita mundurin lagi nih. Set. Aduh. Wah, enak loh. Cocok buat jadi mobil yang suka wara-wiri tiap hari nih. Travel gitu ya. Pakai ini kayaknya enak banget deh. Wow, nice. Cakep. Yuk, sekarang kita pindah ke depan. Oke, sekarang kita ada di dalamnya. Tempatnya di posisi depan ya. Kalau kita lihat ini sebenarnya dia mobil lega sekali kiri kanannya ya. Cuman kursinya dia tuh bagian ujungnya sini agak kurang maju sedikit dan kurang ditinggiin karena dia tuh posisi karena dia mobil listrik ya bawahnya ada baterai dia emang lantainya enggak terlalu rendah agak sedikit dibikin tinggi. Jadi posisi duduk kita itu kakinya nyelonjor ke depan ya. Nah ini pedal gas, pedal rem itu juga pas ya sama udah tilt dan teleskopic ya. Cuma ini agak sedikit menggantungannya di bagian sininya ya. Kursinya king empuk ya. Tombol-tombolnya sayangnya enggak terlalu banyak ya. Jadi di tombol setir ini ada buat neong ya kan. Sebelah kiri ini ada buat e adaptif cruise control-nya. Kita tinggal pencet ke bawah dua kali ya. Kemudian bisa diatur nanti seberapa jauh jaraknya sama kecepatannya. Nah di atas ini ada shortcut ya. Kalau AC-nya lagi mati, kita pencet nanti dia berubah jadi kamera 360-nya seperti ini. Oke, yang bawahnya ini kita bisa cek berapa tekanan ban ya, trip info udah cuma dua doang trip info sama tekanan ban. Yang sebelah kanan sini ada tombol dipencet buat mute sama e matiin mute-nya. Nah, untuk lampu dia ada tombol di sini ya. Oke. Sama wiper dia ada sebelah kanan diputar ya. Sama buat belakangnya dipencet. Nah, terus ke sebelah kanan. Door trim-nya atasnya sudah empuk, bawahnya empuk juga. Ya, sampai ke sini bagus, cuma bawahnya plastik semua. Dan di pintunya kita masih dapat tombol buat pengaturan spion. Forindo sudah allo, sama ada buat matiin window lock ya. Nah, ke tengah sini layarnya tuh enggak segede itu ya. Jadi gua pikir layarnya bakal gede banget pas ngelihat rata enggak segede itu. Di bawahnya ada AC sama ada tombol AC. Jadi ini buat temperaturnya. Cuma temperaturnya tuh lucu gitu ya. Dia tuh bukan low atau high, ada one gear, two gear, 3 gear, four gear. Anjir kalau makin ke atas dia semakin panas. Gambarnya berubah jadi matahari. Jadi bukan pakai derajat celcius dia, dia pakai jir. Agak sedikit unik. Nah, untuk ngatur hembusannya, nah bisa dari sebelah kiri sini nih. Tuh, kencang sama angganya dari sini. AC, hazard sama devoger depan. Ya udah itu doang. Nah, kursinya dia ada ventilasi buat jadiin dingin. Tapi sayangnya cuma di kursi bagian dua aja. Baris pertama dia enggak ada. Jadi buat captain seat-nya. Nah, lanjut. Dia ada kamera 360 di sini. Terus kalau kita pencet menu, dia sudah punya ibox. Ini buat Android Auto sama Apple CarPlay-nya. Itu dia juga sudah wireless ya. Sisanya ada vehicle settings, phone, radio, USB music, bluetooth music dan kawan-kawan ya. Ada scene mode juga. Nap mode, C mode, power keep, quick fan, range snow mode, dan dia juga ada aplikasi handphone-nya My Walling Plus buat jadi digital key buat remote engine start termasuk juga buat ngelacak mobilnya ada di mana. Nah, sayangnya untuk volume dia tombolnya ada di sini sih. Jadi kalau misalkan kalian bukan driver ya ngatur volumenya dari sini. Dari atas juga ada shortcut ya. Jadi bisa kita atur beberapa shortcut dan bisa kita edit juga tuh mau apa yang ditaruh di sana. Kurang lebih kayak gitu. Sama sih kayak mobil listrik lainnya ya. Nah, soal ruang penyimpanan ini gua juga suka nih. Pertama lacinya lumayan besar, sudah soft opening ya. Ada wireless charging buat HP kalian dan ini gede 50 watt. Ada kipasnya ya di sebelah kanan sini bukan wir charging tapi ini bahannya blu bagus. Di bawah ada storage yang gede juga tapi enggak dilengkapi dengan karet ya. Jadi ini kalau kita naruh bareng bisa bunyi-bunyi. Nah di sini ada cup holder, ada tempat penyimpanan lagi dan tengahnya ini bisa dibuka. Nah, ini nih dongle buat ebox-nya ada di sini ya. Ini kayaknya harus dikasih kabel lagi. Kalau enggak ini bisa patah nih. Gampang nih. Ada colokan 12 volt juga dalam sini. Kecil sih bagian sininya ya, bok sini. Nah, sama ada cup holder dua di belakang kanan kiri. Sunroof ada untuk yang tipe tertinggi tapi sunroof-nya ya cuma segede gini aja. Nah, sama buat buka pintu kiri kanan yang bagian tengah sliding itu ada tombolnya di sini ya. Sama buat buka sunroof juga ada di sini. Dan oh ini touch sensitif ya rasanya mahal ini lampunya. Kita buka lagi. Nah, ini lucu nih. Dia kacanya gede banget. Tapi ada lampu yang nyala di sini ya. Kalau kita buka lampunya kehalangan sama tutupannya. Jadi agak kurang pas kayaknya penempatan lampu di bagian sini tuh. Ya, ini udah dayal ya. ya. So far sih dengan harga ya let's say kita dapat harga 359 ya, cuma e pintu tengahnya tuh enggak geser otomatis ya. Gesernya itu kita mesti pakai tenaga sama enggak ada ADAS dan kawan-kawan gitu ya. Ini menurut gua harganya bagus sekali gitu. Kayak let's say kita dapat harga segini tuh dapat BYD M6 tapi range-nya lebih rendah dan rasanya juga lumayan keras. Ini kemarin gua tanya teman-teman anak-anak media yang udah cobain ini ke Bali, Jakarta, dari Jakarta itu enggak perlu isi bensin sama sekali ya. Katanya mobilnya enak sekali. Nanti kita coba pinjemuling deh seperti apa rasanya. Saniif, sampai jumpa di vlog berikutnya. Terima kasih telah menonton. Buat teman-teman yang sudah beli mobil ini dan mau unitnya sudah sampai katanya sudah mulai delivery, coba komen di bawah seperti apa.

Lihat di YouTube