WULING EV VAN! TERNYATA BESAR SEKALI! (YouTube Video)
Oke, kembali lagi di Farida Anif ya. Dan di sebelah saya kali ini ada Woling Mitra EV Fan. Sebenarnya gua pengen bahas yang model standarnya yang enggak dimodif macam-macam. Tapi ternyata yang hadir di sini cuma ada dua, yaitu yang udah dimodif ala luxury seperti ini sama di sebelah sana yang jadi cap 1000 tahun. Enggak tahulah itu apa. Dia jadi kayak e moko, mobil toko. Nah, ini menarik sebenarnya karena gua pikir harganya bakal mahal tapi ternyata harganya Rp300 juta kecil aja. Jadi startingnya dari 299. Ada dua jenis baterai nanti kita akan bahas. Dan mobil ini dia punya dimensi yang gede banget ya. Jadi kalau kalian bandingin sama Grand Max kayaknya enggak bisa ya. Justru gua mikir buing harus bikin yang lebih kecil lagi. Sukuran sama Grand Max. Ini dimensinya itu kayak highs mungkin ya. Panjangnya 5 m, lebarnya 1,8 m, dan tingginya ya ini karena lagi pakai US ya. Tingginya hampir 2 m 1960. Gede banget. Kalau kalian bandingin sama Grand Max. Grand Max tuh panjangnya cuma 4 m, lebarnya cuma 1,7 m ya, 1,6 sekian gitu ya. Dan tingginya cuma segitu doang. Jadi lihat coba dari samping tuh lihat besarnya ini mobil panjang dan enggak cuma wheelbase panjang. Oke, kita punya wheelbase panjang panjangin lagi kali ya. Tuh. Jadi kalau diceperin begini kita nanjak ini bawahnya bisa mentok nih. >> Panjang banget ini mobil. Jadi >> ya sebenarnya dikasih mesin bensin aja dengan harga Rp300 jutaan kecil itu udah murah karena kalau dibandingin sama traga atau L300 minibus kalau mereka masih jual ya. Traga minibus ada, tapi dia karoseri ya kurang lebih dimensinya mirip gede sekali. Nah kita bahas bagian depannya. Cuma ini versin yang udah dimodifikasi ya. Jadi kalau kalian lihat itu bumper depannya dia berbeda. Aslinya enggak kayak gini. Aslinya lebih sederhana. Cuman ini kan mobil barang ya, mobil buat kebutuhan antar jemput mungkin. Lihat ini lampunya niat banget. Ini mobil sama mobil R00 jutaan yang buat passenger aja belum tentu sebagus ini loh. Lihat ini ada chrom-nya dari ujung sini juga desainnya bagus ada projecttornya. Kita nyalain ya. Dia pakai LED atau pakai alogate? Projektornya pakai LED dong. Dan biasanya lampunya wooling itu enggak redup kayak e lampu LED-nya mobil di Jepangan, ya. Sama di bawahnya ini ada lampu senja warna kuning ya. Ini masih pakai bolam biasa. Sama lampu senya juga masih pakai bol lam biasa. Jadi enggak dikurang-kurangin dong. Luar biasa woling ya buat lampu loh. Padahal kalau dibikin lampunya sederhana harusnya bisa menghemat banyak. Dan kita lihat bagian port chargernya kalau teman-teman ragu karena aduh pasti Wly pakai GBT ngecasnya susah ya. Harus ngecas di kantor atau di rumah. tenang. Sekarang dia sudah pakai CCS dan dia juga sudah pakai fast charging. Jadi kalau kalian keluar kota butuh ngecas, ini sudah gampang ya. Ini by the way kalau dibikin ceper diganti desain bumpernya jadi ganteng banget ya. Tapi kalau kalian beli baru enggak kayak gini bentuknya. Bentuknya kayak gini. Nah sekarang kita buka bagian kap mesinnya. Dia enggak dikasih tempat lagi ya buat naruh-naruh barang. Jadi biarin dibuka seperti ini aja. Dan unit yang dipajang ini sebenarnya unit prototype. Jadi kayak tadi kita buka nih ya, ini kelihatan nih masih belum rapi buat bumpernya. Terus juga ininya juga masih ngeplek-ngeplek ya. Nanti aslinya akan lebih rapi lagi. Tapi bisa kita lihat di sini ya. Jadi kalau kita lihat kap mesinnya itu pertama dia enggak ada motor listriknya di bagian depan karena dia adalah rear wheel drive atau RWD. Nah, terus juga dia punya dua buah cooling system ya. Ini ada dua buah tempat coolen. Yang satu buat motor listriknya dan satunya lagi untuk baterainya. Jadi, baterainya sudah pakai liquid cooling, bukan pakai air cooling. Biasanya lebih awet dan baterainya juga pakai LFP. Ya, kalian tahu LFP baterai. Gua lebih suka mobil pakai LFV dibanding pakai NFC karena nikel. Lagi heboh belakang ini di Indonesia itu pertambangannya merusak. By the way, berapa range-nya? ada yang 300 kil sama 400 kil. Nah, yang 300 kil itu dia punya baterai e gedenya itu 41 kWh dan untuk yang versi 400 kil dia itu baterainya 56 kWh. Tapi mobil-mobil kayak gini itu apa yang diangkut itu bisa berpengaruh sama range-nya. Jadi mungkin itu kalau 400 kilo dalam keadaan kosong. Kalau misalkan diisi pasti turun. Nah, buat teman-teman yang pakai mungkin sebelumnya pakai Grand Max, pakai Traga atau segala macamnya gitu ya, sebelum beli wooling Mitra EV Fan, kalian tuh harus tarik ke belakang data setahun 2 tahun kalian pakai minius itu jalan sehari berapa kilo. Karena berapa banyak orang tuh punya ketakutan yang enggak valid. Misalkan gini, "Wah, gimana nih ini ni segala macamnya." Ternyata kayak gua nih, gua ada grand max di rumah di kantor ya, ternyata sehari dipakai itu paling cuma 50 kilo, jarang sampai 100 kilo gitu. Artinya ketika gua mau ganti ke wuling mitra, gua enggak perlu beli yang varian tertinggi. Varian yang 300 kilo aja itu udah ke mana-mana cukup. Yang penting ngecasnya rajin. Udah sih, itu aja sih kalau dari gua ya. Jadi kalau kalian mau beli itu tarik data dulu ke belakang deh. Jadi jangan sampai kita tuh ketakutannya enggak perlu karena kita enggak punya data selama ini setahun 2 tahun terakhir kita pakai mobil minibus ini dipakai buat ke mana aja. Jadi EV enggak untuk semua orang tapi banyak orang yang bisa pakai EV. Yuk lanjut. Kemudian bagian belakangnya. Jadi sayang sekali ini enggak bisa dibuka ya karena ya seperti gua bilang tadi entah karena prototype atau karena emang versinya modifikasi. Jadi bagian belakangnya ini, ini gua suka banget. Kenapa? Karena kalau mobil segede gini kita buka ke atas, kita kan butuh space. Nah, ketika dibuka ke samping dan ke belah jadi ban dooror kayak gini itu kita punya akses yang lebih gede dan benar-benar kotak sempurna ya. Sama buat >> bawahnya juga lebih pendek dia. Jadi enggak ada bumper yang ganggu buat kita masukin barang. Nah, dibukanya juga lucu. Yang kanan dulu ya, nanti buka ke sini. Terus dia tuh exselnya dua kali. Exel 1, engsel 2, dia benar-benar bisa dilipat sampai ke bagian belakang sini. Jadi benar-benar tanpa ada pintu sama sekali yang ngalangin. Jadi kalau misalkan kita parkir di belakang tembok atau kita mau masuk dari samping, pintu ban doornya itu bisa benar-benar dilipat sampai dalam. Jadi kita enggak perlu khawatir yah ketutup dari samping ya ketutup dari sana. Enggak. Ini benar-benar udah dipikirin sama Woling biar bagus sih, bagus banget saynya enggak bisa kita buka karena gua sering banget tuh pakai Grand Max gua pepetin gitu kan di kantor set pas buka halus aduh susah banget. Nah ini enggak kejadian. >> Kemudian lampunya juga sederhana dan dia ada high mounted stop lamp di bagian atas jadi harusnya lebih aman sama ada tempat buat naruh kamera mundur. Tapi sayaknya ini enggak ada kamera mundurnya nih. Enggak tahu nanti versi yang keluar kayak gimana. Yuk sekarang kita masuk ke dalam. Oke. >> Nah, sekarang kita masuk ke dalam interiornya ya. Setahu gua waktu gua lihat di website itu interiornya enggak gini sih. Jadi warnanya tuh enggak ada krem-kremnya begini ya. Dan flafonnya juga enggak begini. Ini kan karena versi dibikin mewah-mewahannya ya. Nah, posisi duduknya karena dia enggak punya mesin di kolong jok ini tingginya buat gua pas banget dan kalian enggak akan takut kalau misalkan peredamannya udah jelek terus jadi panas ke atas. Enggak. ya percuma juga ngapain. Jadi ini mobil yang proper pada umumnya dan kita bisa majuin ya, >> bisa atur tapi ketinggian enggak bisa diatur. Recline-nya sebenarnya bisa panjang cuma karena ada separator jadi enggak bisa ya. Setirnya ini kurang lebih sama seperti setirnya Woling Convero. Dan di sebelah kanan sini kita ada tombol untuk ngatur head unit ya, buat ngatur volume dan kawan-kawan head unitnya pun juga keren. Ini head unit paling keren di sebuah mobil pick up. Bayangin ada touch screen-nya. Iya, bentar kita cek dulu di website-nya. Gua takutnya salah nih. Jangan-jangan ini versi yang untuk display doang. Kalau versi aslinya dia nih kita lihat wooling EV fan dual sliding doors ya seat adjustment tuh kan aslinya kan warnanya coklat bukan coklat abu-abu gitu ya dalamnya interiornya head unit mana head unit ya gua enggak nemu informasinya tapi kalau misalkan nanti salah mohon dimaafkan ya karena ini terlalu mewah untuk sebuah mobil fan ya kayak ibarat Grand max dikasih head unit touchsreen gitu ya ini mewah banget sih terus kita juga dapat AC jadi semua varian dapat AC, dapat power steering, terus AC-nya ini tombolnya mirip sama punyanya Wooling RV persis sama. Nah, untuk bagian konsol tengahnya ini dibikin agak tinggi ya, ada rem tangan, terus ada colokan 12 volt sama tuas buat switch transmisinya, PRND-nya itu sama loh, sama kayak punyanya Woling RV. Kemudian di sebelah kirinya ada switch buat ngatur power window ya. Jadi menarik loh ini buat buat orang yang nyetir nih sangat dimanjakan sama si Woling EV Fend ini. Sama di bawah sini juga tempat buat naruh barang. Tapi ini kayaknya buat tempat naruh botol yang besar kayak 1,5 liter gitu ya. Sama di bagian sininya dia enggak ada laci ya buat dibuka ya. Cuma begini aja ya. Tapi seperti gua bilang ini mobil masih prototype ya. Jadi kelihatan agak kurang, tapi nanti versi yang udah dijualnya itu lebih bagus dibandingkan dengan yang ini. Nah, terus kita lihat sebelah kanan ada pengatur ketinggian lampu. Ini penting. Kenapa? Karena mobil-mobil kayak begini gua pernah tuh bawa Hilux ya, pas lagi bawa barang dangak dia. Akhirnya gua banyak didiam sama orang karena lampunya yang lobipnya jadi naik. Akhirnya gua matiin dah. Jadi pakai lampu kecil aja sepanjang jalan dan itu sangat enggak safety ya. Terus ada Echo sama sportnya ada modenya di sini sama ada buat ng-riset TPMS. Nice. Dia punya tire pressure monitoring system di mana itu penting banget. Berapa banyak mobil minibus yang keguling atau pecah bannya di jalan karena kurang angin dan kurang perawatan juga sih. Speedometer mirip kayak punya Convero, cuma sebelah kirinya ada off, max, sama charge ya. Ada 02 3 4 5 6 sama ada kecepatan sebelah kanan. Dan ngomong ngomong soal kecepatan, dia punya mesin listrik 75 kW ya sekitar 100 PS dan torsinya 180 Nm. torsinya gede udah kayak diesel. Kemudian dia juga bisa fast charging 30 ke 80% hanya dalam waktu 30 menit saja. Jadi lumayan cepat kalau misalkan di kantor kalian atau di pabrik kalian dia punya yang fast charging. Set jalan lagi. Set. Pas loading kan bisa 30 menit lebih ya. Itu cepat banget sih. Nice. Wah ini sih ini kita bikin video nih invalid nih. Kenapa? Karena kalau kita beli enggak kayak gini. Aslinya enggak kayak gini. Ini jadi mewah banget ya. Ini bayangin kursinya nih. Kursi kayak joknya Om Ferry ya. Udah elektrik sama ada pendingin sama pemanasnya. Cuma kalau kita beli Woling Evan Fan enggak bakal dapat yang kayak gini dari sananya. Dan kayaknya >> Woling juga enggak mau bikin beginian >> karena mereka sudah punya Woling Darion EV ya. Woling Corttez Darion dari Indonesia. Ada yang EV dan PHV. Nah, tuh versi mewahnya ada di situ. Cuma bukan enggak ada hubungannya sama Wing Mitra. Beda jauh ya. Apa yang mau kita omongin ya? Mobil bagus kayak kayak masuk ke baze gitu. Ada double blowernya, ada TV yang besar, ada tempat buat karaokenya, ada kulkasnya kecil di bagian sini ya. Tapi ya ini namanya juga customan. Tapi kalau kalian lihat ini mobil gede banget ya interiornya. Ini udah dimodif gini aja itu kelihatan berasa sih masih lega sih. Beda banget sama Grand Max. Even ini rasanya kayak kita di sebuah high sih dengan kelegaan yang seperti ini. Cuma kurang lebar dikit aja ya. Kalau highs kan lebih lebar ya. Ini gedenya sih pol. Bawa motor gampang nih kali ya. >> Gampang. Dan ini kan udah diace ya, udah dinaikin ya, karena ada lantainya aslinya ini lebih pendek lagi. Jadi kalau kalian mau buka towing motor atau semacamnya pakai ini sih ini solusi banget sih. Bisa panjang nih, bisa bawa moge tinggal dicopot ee apa namanya? Spionnya tek masukin jadi. Dan dia tuh ada dua pilihan, ada ee minius sama ada varian yang blind fan buat bawa barang. Yang mini bus-nya itu tuh kalau kalian lihat di gambar kursinya itu dibikin mepet tapi belakang gak dikasih lega banget buat naruh barang. Edan. Jadi emang ini mobil kayaknya buka kelas baru sih. Traga buat minibusnya enggak terlalu diseriusin ya kan. Eh Carie juga minibusnya RAO ya kan ada yang buat karoseri tapi ini different level ya. Jadi enggak bisa dibandingin sama dua mobil itu. Ini dari bawahnya ada gede. Enak sih ini buat bikin toko gitu ya. Kayak cap 1000 tahun tadi ya. Asik sih. Yes yuk kita keluar nih. Lihat nih. Tuh dia pakai sliding door. Pintunya kacanya juga bisa dibuka geser gini ya. Yaah gede ya. Ya, wes, gitu aja vlog kita kali ini. Buat teman-teman, kira-kira beli enggak nih woling dari EV buat gantiin Grand Max? Yes, gua tahu EV enggak buat semua orang, terutama buat yang sering dadak luar kota jarak jauh. Mungkin ini bukan buat kalian, tapi yang buat dalam kota harian enggak nyampai 200 kilo lah. Let's say ini bisa menghemat banyak loh, menghemat bensin, menghemat lain-lain. Cuma memang kalau kalian pikir beli pertama kalinya agak mahal, anggaplah kalian beli telaga dibikin minibus. Jangan dianggap beli Grand Max. Karena kalau dibandingin Grand Max udah harganya beda, dimensinya pun juga beda. Justru gua kepikiran harusnya wooling bikin yang dimensinya sama kayak Grand Max tapi listrik dengan harga yang mepet. Itu aja mungkin vlog kita kali ini. Jangan lupa untuk like dan subscribe Aniif. Sampai jumpa di video berikutnya. Terima kasih telah menonton. Bye bye.
