Xiaomi 15: Kameranya ada PLOT TWIST 📸 (YouTube Video)
Gua tuh selalu lemah kalau ketemu HP Compact gitu ya. Kayak penasaran aja tp ada HP Compact yang bagus. Nah, tahun lalu memang salah satu smartphone yang gua paling sering pakai buat daily driver dan lama durasinya itu adalah si Xiaomi 14 ya. HP flagship compact-nya Xiaomi dan ini penerusnya Xiaomi 15 baru aja rilis di Indonesia dan gua akhirnya pakai HP ini udah kurang lebih semingguan terakhir. Dan ada beberapa pengalaman yang gua pengen share ke kalian semua di video kali ini. Jadi langsung aja tanpa basa-basi lagi kita mulai videonya. Let's go. Oke, jadi secara garis besar memang perubahan dari Xiaomi 14 ke 15 itu enggak tergolong banyak ya. Dan udah sempat juga dibahas sama Edwin waktu dia kemarin hands on ke event global launch-nya Xiaomi di MWC Barcelona. Jadi, gua coba ringkas secara cepat aja ya. Dari segi desain sekarang memang jadi lebih minimalis ya frame-nya. Sekarang pakai finish yang matte yang mana gua suka karena tangan gua suka keringetan. Walau gua ngerasa di Xiaomi 14 dengan finish glossy itu ngasih kesan yang premium juga. Terus untuk sensor fingerprint juga jadi ultrasonic yang enggak bikin silau ya ketika kita malam atau pas lagi gelap kayak gitu. Dan secara kecepatan juga sama persis ya, enggak kerasa ada bedanya. Baterai makin gede yang bakal kita cek juga secara endurance-nya. Dan yang terakhir adalah di kamera yang mana katanya ada perubahan di bagian lensa zoom-nya tapi ada plot twist sebenarnya yang bakal nanti kita cek. Jadi emang gua pertama kali pegang HP ini pas Edwin bawa pulang ya. Dan jujur aja pas dipakai case memang ya itu gak terlalu berasa beda sama Xiaomi 14 tapi pas dibuka case-nya tuh langsung berasa banget bedanya ya. Somehow ini ngingetin gua tuh kayak iPhone 15 sama iPhone 16 kemarin. Frame sama bodinya tuh kayak nyatu ke back panel yang mana kayak lebih seess gitu ya. Enggak ada garis-garis tajam kayak sebelumnya. Jadi, frame sama kameranya juga kayak nyambung dengan back panelnya yang mana matte finish-nya juga bikin smooth juga di tangan ya. Jadi megangnya tuh enak banget terutama kalau enggak pakai case. Gua juga bukan orang yang estetik-estetik banget, tapi emang dengan minimnya garis-garis yang dikurangin di sini tuh bikin desainnya jadi lebih estetik gitu kelihatannya ya. Lebih seess, lebih minimalis, dan lebih elegan lah dibanding sebelumnya. Oke, beralih ke bagian depan. Nah, di sini sebenarnya tuh kalian enggak bakal nemuin banyak perbedaan kalau enggak lihat spek sheet ya. Secara panel sebenarnya masih sama memang 6,36 inci LTPO AMOLED full HD plus display refresh rate 120 Hz yang bisa turun sampai 1 Hz. Jadi supervision secara panel. Nah, panel ini juga katanya dicustom sama Xiaomi sendiri dengan nama M9 M9 yang mana dia tuh ada beberapa improvement mulai dari brightness itu picknya bisa sampai 3.200 nits di 25% window. Nah, karena dia pakai custom panel ini juga katanya Xiaomi itu bisa improve basel-nya yang sekarang jadi simetris ya sama tipis kiri kanan atas bawah di 1,38 mm. Nah, ini possible berkat penggunaan teknologi packaging layar 3D katanya yang mana klaimnya Xiaomi ini bisa bikin screen to body rati-ya. [Musik] Nah, satu lagi yang berbeda adalah penggunaan kaca di layarnya ini yang mana dia pakai brand sendiri, brand Xiaomi sendiri yaitu Xiaomi Shield Glass namanya menggantikan Gorilla Glass Victus yang mana claimnya itu 10 kali lebih kuat dibandingin sama sebelumnya. Ya, itu mesti kita coba ya apa kita drop tes saja. Nah, mungkin pengalaman bikin kaca mobil di Xiaomi SU7 dibawa ke HP-nya ya yang mungkin bisa bikin cost production lebih rendah daripada beli supplier. Ya itu tebak-tebakan iseng gua doang sih. Lanjut ke bagian kamera. Nah, secara spek utama sebenarnya kelihatan sama-sama ya, triple 50 megapel kamera dari ultrawide main hingga telefotonya. Tapi lensa Leica Vario Sumnilux-nya yang mana sekarang itu angkanya turun jadi 14 sampai 60 mm dari sebelumnya itu 14 sampai 75 mm di Xiaomi 14. Nah, di sinilah ada plot twist-nya. Jadi kalau kita lihat secara interface dari kedua HP ini, Xiaomi 15 itu angka zoom-nya di 2,6, sedangkan Xiaomi 14 itu di 3,2. Nah, kemarin di video hands on ada yang komen nih dari Mas Bantul soal Xiaomi 14 yang ternyata perbedaan lensa telefotonya sebenarnya itu ada di 2,6x yang akhirnya setelah kita coba itu benar dong tapi memang mungkin gua bisa benerin sedikit dilurusin sebenarnya yang itu tuh bukan digital zoom tapi lebih ke crop sensor zoom-nya ya yang mana dulu itu sebenarnya pas Xiaomi posisinya mungkin ngikutin tren dari sebelumnya eh karena orang-orang familiar mungkin ya sama lensa zoom yang telefotonya itu di 3X X. Nah, yang ngebedain juga dari generasi sebelumnya gua lihat adalah di bagian mode portrait di mana sekarang dia ngebuat focal length dari lensa itu jadi parameternya dibanding sebelum-sebelumnya yang simpel kan di 1x, 2x, 3X gitu-gitu. Buat gua yang sedikit ngerti soal perlensaan, jujur gua jadinya lebih suka sih interpretasi kayak gini dibanding angka-angka 1x, 2x, 3x kayak gitu. Walau gua tahu juga buat orang-orang yang enggak ngerti bisa aja ngebingungin. Nah, ada satu model lagi juga namanya Fashot yaitu adalah mode street photographinya si Xiaomi 15 series yang mana interface-nya mirip sama portrait tapi kali ini focal length-nya itu dibikin lebih banyak pilihannya dan lebih proper seperti lensa kamera mirrorless pada umumnya mulai dari 23, 28, 35, 50 sampai 85 mm. Nah, ini bukan cuma sekedar nge-zoom aja, tapi dia memang ngasih karakter di setiap focal length-nya kayak distorsi angle white 23 mm dan compression di 85 mm. Boleh coba baca-baca juga soal ini biar lebih mantap nanti hasil jepretannya kalian. overall sih Secara hasil jepretan menurut gua karakteristiknya masih ala-ala Leik yang artistik ya. Warnanya memang spesial unik gitulah di mata ya. Yang ngebedain di sini sebenarnya lebih ke experience software-nya yang udah kayak diwick dibikin lebih refine ya, lebih nyaman aja buat jepret-jepret pakai Xiaomi 15 ini. Nah, untuk segi video sendiri gua enggak ngelihat ada beda ya. Sama-sama tadi bisa Dolby Vision, HDR, Lock 10 bit juga masih ada dan resolusi sampai 8K. Cuma gua nemuin satu yang ada beda, yaitu ini shoutout juga to Fernanda Gunsan, yaitu soal perekaman video pakai wireless microphone yang mana oke ini kita ngerekam menggunakan Xiaomi 14 ya dengan wireless mic Holyland LAR M2 di kondisi yang emang enggak berisik. Mungkin kalau kondisi enggak berisik dia enggak masalah tapi kalau dihidupin nih suara background noise, nah ini kondisi berisik ya. Kalian mungkin bisa dengar kalau suaranya itu akan kayak dinoise cancellingin otomatis sama si Xiaomi 14-nya. Itu problem yang terjadi dan sampai sekarang masih belum dibenerin. Oke, jadi ini Xiaomi 15 ya di kondisi memang sunyi. Sekarang kita hidupin ee suara berisiknya noise. Nah, jadi kedengaran kalau emang ada background noise jadi dia enggak nge-compres suaranya ya. Nah, itu tadi perbandingannya kalau kalian pakai Xiaomi 14 sama Xiaomi 15. Satu yang pastinya banyak dibahas akhir-akhir ini adalah soal AI yang mana di Xiaomi itu namanya Hyper AI. Yes, itu basnya dari si OS saya Hyper OS. Nah, Hyper AI sendiri itu ada beberapa macam kalau gua lihat. Pertama, untuk urusan foto video itu ada namanya AI Creative Assistant yang bisa meng-enhance gambar, ngilangin shadow, bisa ngexpand gambar ya, image expansion buat ngegedein. Dan yang gua paling suka dipakai, yang paling iseng ya pastinya adalah si AI delete Pro. Jadi bisa ngilang-ngilangin kalau kalian ya compare ya sama yang lain nanti kita bakal bikin comparison-nya juga. Nah, di bagian produkct ada juga AI berbasis Google aka Gemini dan juga udah ada customized AI assistant-nya dari Xiaomi buat fitur-fitur kayak AI writing, voice recognition hingga interpreter itu udah ada di sini. Yang paling seru buat dicustomisasi sebenarnya si AI Dynamic wallpaper. Jadi kalian bisa ganti-ganti wallpaper-nya, bisa video juga dan dia bisa nge-detect mana foreground, mana background yang mirip sama sebelum-sebelumnya lah bisa dibilang ya. Terus yang urusan Google pastinya Circle to Search e itu ada Gmailnya juga bisa untuk overlay ngerangkum video YouTube bisa juga image creation dan nyambung juga ke aplikasi Google lain. Jadi kalian bisa pakai misalnya pengen masukin jadwal ke Google Cendar itu bisa langsung dari si Gemai-nya. performance ya udah jelas ya update terbaru Snapdragon 8 Elite chipset HP terkencangnya Qualcom yang mana peningkatannya lumayan jauh dibanding generasi sebelumnya. Bisa lihat dari benchmark kayak AnTu tuh naiknya sampai ini 2,6 juta gua dapat angkanya ya. Lumayan jauh perbedaannya. Cuma memang buat day to day use gua ngerasa enggak terlalu ada yang berubah sih. Paling memang lebih noticeable kalau kalian gaming berat kayak main Zizi Genless Zone Zero itu dari segi settingan emang di Elite kayak lebih playable ya, lebih smooth FPS-nya. Cuma balik lagi karena HP ini kompact masalah utama ya si suhu panasnya karena itu physics lah ya udah pasti permukaannya semakin kecil ya penyebaran panas juga akan ee semakin kurang gitu permukaannya gitu. Dan suhu panasnya sendiri pas kita tes gaming memang lumayan ngumpul di bagian chipsetnya ini. Dan so far sih buat dipegang tangan memang karena dia smooth ya jadi nyaman-nyaman aja masih walaupun ya gua enggak rekomen dalam waktu yang lama. baterai. Nah, ini upgrade-nya yang lumayan banget ya. Sekarang jadi 5.240 mAh. Naik dari 630 mAh dibanding sebelumnya yang mana ini lebih gede dibandingkan S25 Ultra yang secara bentuk jelas lebih gede. Ya, ini emang berkat baterai silikon carbon atau Xiaomi sebutnya itu Xiaomi Search Battery yang bikin kapasitas jadi lebih gede di form factor atau di bentuk yang sama. Dari segi ketahanan, gua sendiri ngerasa kalau ini lebih awet dibanding Xiaomi 14. Yang aslinya juga sebenarnya udah awet ya. Nah, ini gua coba tes batery drain sama satu HP lagi yang nanti coming soon videonya comparison-nya ya. Jadi boleh subscribe ke Botch. Dan kalau kalian bisa lihat ya, hasilnya screen on time dari Xiaomi Mi 15 ini bisa up to 6 jam lebih. Jadi udah bagus banget sih itu. Oke, urusan charging-nya juga ini kencang banget pakai charger 90 watt bawaan. Dari low bet gua di 20% dan mode boost itu 20 menit udah nambah 50-an% udah 70-an ya kalau kalian bisa lihat di sini. Dan full-nya cukup 46 menit aja dalam pengetesan gua. Mantap banget. Dan kalau kalian memang pengen cari aksesoris yang support 90 fast charging ya kita juga udah pernah bikin videonya. Jadi boleh dicek aja habis video ini. Dan enggak lupa untuk wireless charging juga bisa ya sama reverse wireless juga ada. Kalau wireless charging-nya 50 wat yang mana kalian bisa dapat docnya kalau kalian ikut PO dan reverse wireless charging-nya juga bisa dipakai misalnya perlu ngecas TWS gitu-gitu. Oh ya, docnya itu sama ya kayak yang ada di Xiaomi 14T Pro. Bisa dipakai bareng lah istilahnya kayak gitu. Last but not least gua pengen bahas sedikit si Hyper OS2 dari Xiaomi. Ya, secara tampilan memang enggak banyak beda kayak sebelumnya ya. yang gua notice berbeda sebenarnya lebih ke wallpaper yang tadi kita sempat bahas juga di mana always on display-nya itu ada beberapa yang baru dan juga integrasi sama AI dan wallpaper bikin lebih interaktif ya dan ya intinya kayak banyak fokusnya di AI waktu itu terakhir memang gua pakai Hyper OS1 masih waktu gua pakai Xiaomi 14 yang terbilang udah nyaman buat gua mungkin top three lah kalau ngomongin OS ternyaman ya si Hyper OS ini. Dan sekarang ternyata memang udah update juga ke Hyper OS2 di Xiaomi 14 ya. Bahkan ada timotek yang pakai Redmi Note 14 itu yang reguler udah dapat Hyper OS2 juga. Jadi bisa dibilang dari segi update Xiaomi bisa tempatin janji ya. Jadi enggak asal janji-janji aja kayak brand sebelah yang software update-nya panjang. Tapi ternyata di HP-HP flagship sebelumnya masih belum ada update. Walaupun dengar-dengarnya katanya di awal April sih ya. Intinya sih Xiaomi ngejin 4 major OS update buat HP-nya dan 6 tahun untuk security update. Dan seperti yang juga pernah dibilang ya sama MKBHD, jangan pernah beli gadget cuma karena dijanjiin update 5 6 7 tahun ke depan ya karena enggak ada kepastian gitu kan. Dan buat brand yang udah ngejin juga ya ditepatin janjinya gitu. Oke, so ya itu aja experience gua sama Xiaomi 15. Overall ini HP Compact yang solid banget ya. makin refine, makin perfect, dan secara overall package itu kayak susah nyari kurangnya. Bodinya kecil, kompact, dipegangnya enak, tahan lama, bisa diajak membuat kenangan yang indah. Ya, dari segi harga juga enggak ada kenaikan dari sebelumnya. Cuma memang ada sekarang versi 512 yang mana banyak dari kalian yang protes di Xiaomi 14 kenapa enggak ada versi 512-nya. Jadi, sekarang udah ada dan ya kalau kalian pengin ya silakan dibeli 11999 sama 13999. Oke, next. Kira-kira pengin dibuatin konten apa soal si Xiaomi 15 ini? Apakah comparison, apakah e adu kamera atau yang lain? Silakan dikomen aja di bawah. Nanti kita diskusi di sana. Dan itu aja. Thank you semua yang sudah nonton. Kalau kalian suka videonya dikasih tombol jempol ke atas. Jangan lupa subscribe ke Botch dan di-share ke teman-teman yang lagi nyari HP Compact yang bagus ya. Nyari review 15 di-share aja. Dan itu aja nama gua Mafin. Thank you so much for watching. I'll see you guys on the next video.
Video Lainnya
Di tengah lonjakan harga kebutuhan sehari-hari, menemukan perangkat pendukung produktivitas yang andal tanpa menguras kantong menjadi tantangan tersendiri bagi para...
Pertarungan sengit di lini kamera smartphone flagship kembali memanas lewat adu mekanik tiga raksasa ultra yang membawa inovasi pemrosesan gambar paling ambisius...
Persaingan di pasar ponsel pintar kembali memanas setelah sebuah perangkat baru hadir dan langsung mengguncang dominasi merek yang selama ini dikenal sebagai raja...
Pasar ponsel kelas 9 jutaan sedang memanas, dan Bestindotech turun tangan untuk menguji tuntas tiga kontestan yang paling banyak diperbincangkan: Xiaomi 17T, Vivo...
Membuat konten video berkualitas tinggi sering kali terbentur oleh rumitnya proses produksi dan beratnya peralatan yang harus dibawa. Lewat ulasan terbaru dari...
Menghadirkan layar raksasa 98 inci di ruang keluarga kini bukan lagi sekadar mimpi mahal kaum sultan yang menguras kantong hingga ratusan juta rupiah. Lewat...
Penasaran apakah Xiaomi 17T Pro benar-benar layak disebut sebagai perangkat flagship dengan harga belasan juta? Kreator akan mengajak penonton membongkar langsung...
Xiaomi 17T Pro hadir sebagai upaya Xiaomi untuk mempertahankan tahta "flagship killer" di tengah pasar tahun 2026 yang kian kompetitif. Kreator mengulas tuntas...
Pasar tablet murah kembali bergeliat dengan hadirnya sebuah perangkat metal yang mendefinisikan ulang standar gadget ramah kantong. Di harga dua jutaan, perangkat...
Ingin tahu apakah Xiaomi 17T masih pantas menyandang predikat "HP menang banyak" di tengah tren harga yang makin meroket sepanjang tahun 2026? Kreator mengajak kita...
DHIARCOM mengupas tuntas kehadiran Xiaomi 17T Pro yang mendobrak pasar lewat kombinasi performa kelas wahid dan baterai jumbo 7000 mAh. Penonton akan diajak melihat...
Siapakah rajanya midrange tahun ini? DKID Media mengupas tuntas Xiaomi 17T yang hadir dengan kemampuan zoom optik 5x, baterai jumbo 6.500 mAh, serta desain compact...
Pasar smartphone kelas premium midrange kembali memanas lewat kehadiran Xiaomi 17T yang membawa kejutan besar di angka Rp 7.999.000. Dengan harga seseksi itu,...
Xiaomi kembali menggebrak pasar lewat lini 17T yang membawa lompatan besar pada sektor fotografi mobile. Di tengah fluktuasi harga yang memicu perdebatan, perangkat...
Redmi Pad 2 9.7 hadir di tengah ketatnya persaingan pasar tablet terjangkau dengan membawa sejumlah perubahan desain dan spesifikasi yang cukup berani. Namun, di...
Xiaomi kembali menggebrak pasar smartphone lewat lini terbarunya yang kali ini mencoba mendobrak batasan kelas menengah demi mendekati standar flagship sejati....

















