Jungkat

Xiaomi 17 Pro Max: Lebih Baik Dari iPhone? (YouTube Video)

  • 10/10/2025

HP ini kalau di bank iPhone KW pasti banyak yang percaya gimana enggak, desain kameranya mirip. Nomor serinya sengaja loncat dari 15 ke 17 dan ada embel-embel max juga. Tapi pas dilihat lebih detail kok malah Xiaomi 17 Pro Max ini lebih buas ya. Baterai 7500 mAh punya layar belakang colab sama Leik dan masih banyak lagi. Apa benar Xiaomi 17 Pro ini lebih baik dari iPhone? Yuk, kita bahas. Nah, kita mulai dari boknya dulu yang sekarang jadi panjang dan pipi. Di sini ada tulisan Xiaomi 17 Pro Max sama logo Leka. Dan kalau gua bandingin sama boknya iPhone cukup beda, lebih pendek dan tipis juga. Dan udah disiapin bukaannya di sini euy. Oke, jadi ternyata ini penyebab boknya jadi pipi dan panjang karena sekarang dibagi dua. Di bagian bawah ada tempat buat kepala charger 100 wat sama kabel USB type A ke type C. Jadi udah enggak numpuk lagi kayak sebelumnya. Terus di bagian atas kayak biasa ada kotak lagi yang isinya kertas-kertas yang jarang dibaca. Sim ejector dan dapat hard case bening. Tapi ada perpaduan matte di bagian belakang. Dan pas gua goyang-goyangin ada bunyi klewor-klewer gitu enggak sih? Ternyata ini dari tombolnya ya. Habis itu ada HP-nya deh. Pas dinyala langsung disambut sama logo Xiaomi dengan Hyper OS3 berbasis Android 16. Terus gua setup-setup dulu kayak biasa. Dan yang super menarik adalah regis sidik jarinya gua baru lihat sih ini kita disuruh putar aja jempolnya dan kurang lebih tiga kali putaran udah kelar. Habis itu lanjut setup lagi dan pas kelar kelihatan ya banyak blotware-nya dan cukup wajar sih untuk HP dengan China ROM gini yang kalau gua cek storage-nya kemakan cukup gede di sekitar 38an gig dan langsung diminta update software juga sekitar 600 meg. Lanjut ke ritual selanjutnya jangan lupa instal Google Play Store dulu. Oh ya tambahan setelah kelar update software dan diminta restart gua baru ngeh kalau layar belakangnya ikut nyala juga loh. Duh enggak sabar nih pengen otak-atik si layar ini nanti ya. Impresi gua sama HP ini ya sama sih kayak yang kalian pikirin mirip iPhone terutama kamera modulnya. Paling di Xiaomi lensa ultrawide dan flash-nya ditaruh di luar ya. Karena kamera modul Xiaomi ini merangkap jadi layar juga yang sampai dikasih screen protektor juga loh. Cukup niat. Tapi enggak tahu kelihatan di kamera atau enggak nih. Buat detail layar di kamera modulnya kita bahas lebih lanjut nanti. Next. Secara bentuk juga mirip nih. Sama-sama boki dan bongsor dengan ukuran yang bedanya sekitar 1/2 mili Xiaomi lebih kecil dengan berat yang lebih enteng juga sekitar 12 gr. Cuman walaupun sesama boki secara feel genggam iPhone sedikit lebih ada lengkungannya, lebih nyaman aja gitu. Salah satu yang kelihatan itu di frame. Di iPhone agak susah buat diberdiriin, sedangkan Xiaomi lebih flat jadi lebih gampang. Backm finish-nya juga gua suka banget. Kelihatan adem dan hampir enggak kelihatan jiprakan sidik jari. Duh, kalau semua HP dibikin gini sih impian banget dah. Apalagi frame-nya juga bukan yang glossy ya. Dan sebenarnya bisa dibilang mirip iPhone juga. Cuma di iPhone itu pakai desain un body yang mana material kacanya di belakang kotak gede ini doang. Sisanya aluminium. Sedangkan Xiaomi masih sama kayak kebanyakan HP flagship lainnya yang full bermaterial kaca di bagian belakang. Untuk posisi tombolnya ada volume dan power button di kanan. Terus di atas sama kiri kosong. Sedangkan di bawah ada speaker, power type C, mic, dan dual sim card yang enggak bisa tambah memori. HP ini juga masih ke bagian AR blaster yang ngumpet barang ultrawide. Kalau ngomongin layar juga mirip kayak iPhone. Punya basel yang tipis dan termakuk simetris enggak sih? Paling yang ngebedainnya kamera selfie iPhone yang cukup gede berbentuk kapsul. Sedangkan iPhone bullet setitik aja. Paling satu lagi, Guys, untuk case bawaan itu dia ada satu detail yang kalian mesti tahu. Selain bunyi klewer-klewer tadi kalau digoyangin di bagian kamera modulnya, mereka bikin lebih lebar di sebelah kiri buat ngelindungin dua bulatan lensa tadi. [Musik] Oke, lanjut ke spesifikasi. Coba gua bahas yang penting-penting aja nih. Yang punya ukuran layar sama kayak iPhone 17 Pro Max 6,9 inch dengan perlindungan kaca yang pakai punya mereka sendiri. Xiaomi Dragon Crystal Glass 3.0 yang katanya lebih kuat jatuh 30% dibanding model sebelumnya. Xiaomi 16 eh Xiaomi 15 Pro maksudnya. Xiaomi 16 kan enggak ada. Habis itu buat layar belakangnya 2,9 inch AMOLED yang punya refresh rate 120 Hz juga. Dan gua berasa kualitas layarnya juga bagus sih. Kalau kondisi gelap gini animasinya kayak nyala dan hidup gitu. Lanjut buat chipset. Bisa dibilang ini HP pertama yang pakai prosesor baru dari Qualcom yaitu Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang detailnya gua udah sempat bahas di video ini ya. Cukup seru karena enggak cuman bahas tentang chipset tapi Snapdragon ada kenalin teknologi baru yang menarik juga gua bahas di sana. Dan buat yang penasaran gimana dengan benchmark HP ini dapat di 3,37 juta ya. Yang mana kalau gua bandingin sama pendahulunya Snapdragon 8 Elite di Vivo X200 Ultra terjadi kenaikan sekitar 15% atau selisih skor hampir R5 juta tuh. Bang, Bang, tapi di video kemarin bisa sampai 4,3 juta. Kenapa di sini beda? Nah, beberapa alasannya karena HP yang dipakai tes kemarin pakai HP khusus Qualcom atau yang dinamain QRD yang emang fokusnya buat ngetes performance dan fitur-fitur yang berhubungan sama chipsetnya. Saat diimplementasiin ke brand bakal beda tuh hasilnya. Belum lagi RAM HP itu 24 gig, sedangkan yang punya gua ini 12 gig doang. Jadi ya enggak sengebut pakai HP Qualcom tadi. Sama juga kayak channel ini yang belum bisa ngebut ke 1 juta subscriber. Jadi supaya bisa kesampaian dan kabadtin terwujud, jangan lupa subs buat yang belum. Oke, bakal berarti banget. Thank you. BT buat yang gatal pengen komen di Xiaomi performance mod-nya enggak dinyalain kali, Bang. Tenang, itu udah gua cobain juga dan hasilnya mirip ya, selisih enggak sampai 10.000 poin. Dan lanjut ini buat Geekbench yang selisihnya enggak bisa dibilang jauh juga. Sedangkan 3D Mark peningkatannya lumayan. kelihatan enggak cuman di bas loop, tapi lowest dan stabilisasinya beda sampai 10%. Kalau buat baterai sih juara lah ya. Dan harusnya iPhone berbenah nih karena bedanya jauh banget dengan ukuran yang mirip tadi. Xiaomi 7500 mAh, sedangkan iPhone 5.000 pun enggak sampai. Belum lagi support 100 watt charging dan 50 wat wireless charging. Buat kamera punya lensa yang semuanya 50 megapel pakai Leeka Sami Lookux. Samiuxilux. buat hasilnya nanti bakal gua tes di luar ya dan bandingin tipis-tipis juga sama iPhone. Untuk spek lainnya kalian bisa lihat langsung aja di sini lah ya. Dan kalau lihat spek lengkapnya daripada dibilang iPhone KW, Xiaomi 17 Pro Max ini lebih cocok dibilang iPhone versi rajin enggak sih? Terus Xiaomi 17 juga ada versi Pro tanpa Max yang bentuknya lebih kecil. Secara spek bedanya ada di layar utama 6,3 inch, terus layar belakangnya juga lebih kecil di 2,7 dengan pendindungan kaca pakai yang generasi pertama. Dari sisi chipset juga sama ya, paling untuk cooling systemnya punya area enggak seluas si Pro Max dengan baterai yang lebih kecil juga di 63.300 mAh. Dan terakhir untuk kamera hampir semua sama nih, kecuali untuk telefotonya punya aperture yang lebih baik di Pro Max. Buat sensor telenya gua gak ada info sih beda juga atau tetap sama. Oke, sebelum kita tahu sebuas apa kamera Xiaomi 17 Pro Max ini, mari kita main-main dulu sama layar di kamera belakangnya. Pertama, buat berinteraksi atau bangunin layarnya itu kita butuh tap dua kali. Habis itu swap dari atas ke bawah buat buka notif, terus kiri ke kanan buka kamera. Yang pengalaman pakainya cukup unik loh. Nanti gua share di bagian kamera. Oke, kalau swipe dari kanan ke kiri atau bawah ke atas enggak terjadi apa-apa. Paling kepakai buat back atau keluar aja kalau misalnya kita lagi buka kamera atau app lain. Sama satu lagi kalau ditahan gini kita bisa ganti wallpaper. Macam-macam ya. Ada hewan-hewan lutu juga yang bisa digerep-grab gini. Cuma buat detailnya kita bisa langsung ubah dari setting sih. Mereka ada menu khusus yang namanya rear display. Terus ke personalization. Di sini kita juga bisa upload foto dari galeri yang sering teman-teman lihat juga tuh yang pakai foto mirip iPhone. Terus bisa digenerin sama AI juga. Tambahin jam, teks beserta posisi, warna, font, ukuran, dan ketebalan. Untuk wallpaper hewannya juga cukup banyak ya di sini. Yang panda kayaknya lucu sih, bisa kita toel-toel gitu. Terus kalau kita balik lagi ke setting-an, ada notif dari app apa aja yang bisa keluar di layar belakang. Dan ini masih terbatas ya. Kebanyakan app-f khusus Cina yang general itu ada font, jadi kita bisa terima telepon langsung dari layar belakang. Tapi ini gua ketemu bug sih, enggak tahu kenapa. Tahu-tahu udah 30 menit aja. Padahal kalau pakai layar utama benar kok. Terus kalau kita set timer bakal nongol di belakang. Dan sama juga buat aplikasi musik bawaan mereka ya, ada info lagunya, pause, next, sama previews. Kalau YouTube musik gitu bisa enggak, Bang? Sayangnya sih belum bisa ya. Mungkin kalau emang ada versi globalnya baru di-support kali. Kalau ada gua punya teori sotoy sih tentang ini yang pengen di-share, tapi setelah kelar bahas ini. Oke. Terus sisa menunya ada AOD sama info aja sih tentang layar belakangnya. Eh, sama satu lagi dia ada fitur pin message. Jadi, kita bisa tampilin gambar di layar belakang yang caranya tahan di bawah sini kayak circle to search. Terus pilih menu ketiga, nanti bakal nongol di belakang tuh. Kalau mau dibuang bisa di-delete aja. Sebenarnya ini bisa jadi telepromp terala-ala ya, tapi kita mesti lakuin pakai cara lama, yaitu rekam videonya dari layar utama. Karena kalau kita aktifin preview di kamera layar belakang, pinnya tadi bakal hilang. Gimana, Guys? Menarik banget ya layar belakangnya. Kalau bisa support lebih banyak app lagi sih bakal seru. Belum lagi HP ini pakai Hyper OS3 yang detailnya kita bahas di video terpisah aja. Oke, kalau pengen gua percepat bikin videonya bisa kasih tahu dengan like video ini. Oke, sekarang kita bahas yang paling seru yaitu kamera. Dan mulai sekarang Xiaomi bisa pindah lensa depan belakang saat lagi rekam videonya ya tanpa harus stop dulu. Akhirnya nih bisa ngikutin jejak HP Samsung dan Vivo. Dan ini kalau kalian lihat di satu kalinya dan ini ultrawide-nya tipis banget ya. Enggak berasa nih, geli-geli aja. Ini satu kali, dua kali, lima kali, ini 5 kali dan ini 10 kali, Guys. Untuk zoom-nya dia bisa mentok sampai 15 kali, ya. Kalau buat kualitas foto enggak usah diraguin lagi. Yang mana gua pakai Lec vibrant di sini yang bisa dizoom sampai 120 kali. Untuk foto objek orang juga cakep tentunya. Dan di HP ini selfie sekarang udah gak perlu pakai kamera depan lagi karena cukup balik HP-nya aja bisa pakai kamera utama yang punya detail gambar mantap. Boke juga lebih berasa dan kalau dirasa kurang luas bisa pindah ke ultrawide. Kalau buat videonya sama. Selfie pakai lensa utama hasilnya tajam banget tuh. Cuma penurunan kualitas bakal berasa kalau pindah ke ultrawide. Lumayan hangat guys pakai kameranya lumayan lama. Mungkin masih baru kali ya. Dan sekarang mari ngomongin pengalaman pakai kamera lewat layar belakang. Jadi kita bisa pilih lensa nih 0,7 * 1 2 sampai 5. Cuman sayangnya mesti urut ya. Jadi enggak bisa mundur langsung dari satu kali ke 0,7 tanpa lewatin dua sama lima kali dulu. Buat modenya ada video, foto, potret, sama foto collage. Untuk resolusinya juga kita bisa rekam sampai 4K 120 fps dan 8K30. Di sini juga kita bisa preview foto yang baru kita ambil. Ini dia penampakannya seperti ini, Guys. Terus kalau ini penampakan saat lagi vlogging. Cuman kalau diperhatiin saat lagi recording tuh enggak ada tombol buat pindah lensa. Ya, kalau mau zoom atau pindah ultrawide, kita mesti pinch in atau out layarnya. Habis itu kalau kita lagi main-main layar belakang dan biar layar depannya enggak ke-touch, HP ini bakal otomatis nge-lock dan kalau mau dibuka tinggal swap ke samping. Nah, lanjut. Kalau sekilas dibandingin sama iPhone 17 Pro Max, untuk foto daylight ultrawide-nya lebih cerah dan detail di Xiaomi. Sedangkan white dua-duanya mirip. Cuma ini kita enggak ngomongin warna ya, karena di Xiaomi itu bisa pilih karakter warna dan di sini gua pakai Lea fibrant. Habis itu kalau pindah ke telefoto bisa gua bilang Xiaomi lebih tajam dan bokehnya itu loh lebih berasa. Enggak cuman background tapi foreground juga. Terus walaupun selfie-nya seuprit doang tapi dia ada autocus crash buat foto orang. iPhone terlihat lebih natural sementara di Xiaomi lebih glowing dan lagi-lagi kalian bisa lihat bok yang dihasilkan Xiaomi lebih cakep. Kalau buat video kayak yang gua bilang sebelumnya cukup greget sama jarak pandang ultrawide-nya Xiaomi. Enggak berasa aja. Beda sama iPhone yang jauh lebih luas dengan kualitas yang lebih cerah. Kalau buat white-nya sih mirip ya dengan telefoto yang bisa dibilang jernihan di Xiaomi. Untuk selfie bisa gua bilang skinone di Xiaomi agak kurang lebih kepucet gitu. Beda sama iPhone yang terlihat lebih natural. Dari sisi dynamic range juga lebih baik. Yang bisa dilihat background di belakang cenderung putih di Xiaomi. Terus buat Lola, Xiaomi punya foto yang lebih terang dengan detail yang tetap kejaga. Kalian bisa lihat nyonya dan pohon di belakang. Untuk telefotonya juga sama ya dengan foto selfie yang terlihat lebih natural di iPhone. Habis itu gimana dengan flir? Ternyata iPhone ada temannya nih. Xiaomi juga cukup berasa flir-nya tapi lebih tebal mana nih? Agak mirip kayaknya. Terakhir buat selfie lagi-lagi iPhone lebih baik. Punya skin tone yang lebih natural dan dynamic range yang lebih baik khususnya dalam meredam cahaya di belakang. Dan satu lagi hal kecil tapi penting karena lensa ultrawide posisinya di luar kamera modul jadi gampang kesentuh dan kotor. Kalau hasil fotonya tiba-tiba soft, jangan panik ya. Tinggal lap aja nih lensa yang di sini. HP ini punya empat warna ya, ada hitam, putih, ungu, sama hijau. Buat storage-nya sendiri ada tiga pilihan mulai dari 12 + 51 di, juta sampai 16+ 1 tera dip 16,3 juta. Xiaomi juga keluarin aksesoris casing berbentuk handheld gitu yang bisa bikin layar belakang kita jadi monitor main game. Kalau kita beli sama HP-nya itu mesin nambah lagi sekitar Rp700.000. Kalau beli case-nya doang kurang tahu sih berapa. Tapi ingat ya, harga-harga yang gua sebutin barusan itu konversi langsung dari harga di Cina sana. Belum termasuk biaya ongkir dan impor masuk ke Indonesia. Dan pertanyaan selanjutnya, apakah Proversion ini bakal launching global Indonesia? Mungkin jujur gua agak ragu ya bakal keluar global karena mengingat Xiaomi 15 Pro-nya aja enggak launching global. mau yang 15 Pro biasa ataupun 15 Pro yang pakai chipset buatan Xiaomi sendiri yang Xring itu yah. Semoga gua salah nih. Padahal kalau kita lihat antusiasnya cukup tinggi sama HP ini ya. Di Cina sana aja dalam seminggu udah kejual 1 juta unit untuk Xiaomi 17 series. Kalau yang Xiaomi 17 reguler yang enggak ada layar di belakang harusnya bakal keluar global sih dan Indonesia juga kayak di Xiaomi 15 kemarin. Tapi dari kalian sendiri gimana, Guys? Kalau uang bukan masalah. Apakah teman-teman bakal pakai HP yang punya layar di belakang ini atau ya sekedar tahu aja HP ini bisa apa. Kalau daily-nya ya tetap pakai HP normal. Serius penasaran gua kasih tahu di komen ya. Yeah.

Lihat di YouTube

Video Lainnya

Episode Terakhir.....
Oleh DKID Media
10m 24s

Kabar mengejutkan datang dari jagat media teknologi tanah air seiring keputusan DKID Media untuk menyudahi KOTEK (Komedi Teknologi) tepat di episode kesepuluhnya....

Brand Terkait

Xiaomi

Xiaomi adalah brand elektronik inovatif dengan produk smartphone, AIoT, dan smart home berteknologi canggih. Xiaomi menghadirkan perangkat berkualitas dengan harga kompetitif, mulai dari HP, tablet, wearable, hingga perangkat rumah pintar.

iPhone 17 Pro Max

iPhone 17 Pro Max merupakan varian paling besar dan paling lengkap dari lini iPhone 17 yang dipasarkan secara resmi di Indonesia. Perangkat ini dijual melalui jaringan Apple Authorized Reseller di Indonesia seperti iBox dan Digimap. Produk yang beredar merupakan unit retail resmi Indonesia, bukan varian impor atau pasar lain.Dari sisi...

iPhone

iPhone adalah smartphone premium dengan kamera pro dan performa tercepat berkat chip Apple Silicon. iPhone menghadirkan desain elegan, keamanan tinggi, dan ekosistem Apple terintegrasi untuk pengalaman terbaik.

Xiaomi 17

Xiaomi 17 hadir sebagai smartphone premium yang menggabungkan desain compact, kamera Leica, dan performa tanpa kompromi dalam satu perangkat. Smartphone ini dirancang untuk memberikan kenyamanan penggunaan harian tanpa mengurangi kemampuan flagship modern. Ukurannya tetap nyaman digunakan satu tangan dengan tampilan yang terlihat elegan dan modern. Xiaomi 17 cocok untuk pengguna...