Xpander Cross 2025 Makin Jantan, Rivalnya Enggak Ada Yang Punya (YouTube Video)
Halo teman-teman, selamat datang di channel GRD Auto. Mitsubishi Expanded Cross 2025. Jadi, pertengahan Mei lalu, Mitsubishi merilis evolusi terbaru dari Expander dan Expander Cross. Sebagai mobil yang populer, tentu pembaruan yang ada di Xpander Cross itu dinantikan oleh eh para penggemarnya. Tapi ternyata, Teman-teman, ketika kita post e di Instagram-nya GRD Auto atau di artikel web gitu ya, menuai beragam komentar ya yang suka dengan pembaruan. Tentu itu sebuah kabar yang bagus ya. Tapi mereka yang tahu bahwa Expander itu juga punya sistem hybrid di Thailand lalu kemudian enggak masuk ke Indonesia di generasi terbarunya ini, itu menunjukkan kekecewaannya. Padahal menurut kami di luar dari soal teknis itu sebenarnya Expander Cross tuh punya plus minus yang ee apa ya sangat menggoda. Dia punya banyak kelebihan yang switch untuk ke apa namanya? keinginan atau selera dari konsumen di kelasnya. Dan untuk itu kami perlu mengulas lebih jauh kira-kira apa aja sih kelebihan dan kekurangan dari Expander Cross 2025. Ini ulasan sebelumnya perlu saya jabarkan dulu teman-teman kira-kira apa saja ubahannya. Yang pasti ini bukan full model change, melainkan facelift. Jadi, ya bukan revolusioner, melainkan detail-detail kecil saja. Untungnya enggak hanya eksterior, tapi juga interior. Nah, yang paling kelihatan kalau di eksterior adalah ini grillnya, Teman-teman, dengan maze, lalu kemudian eh skit plate di bawah. Dan kombinasi dua ini memberi apa ya, kesan macau yang lebih kuat sesuai dengan nafasnya. Kalau Expander Cross dalam bayangan saya dibanding BRV, dibanding XL7 atau Stargazer X gitu ya, ini yang paling jantan kelihatannya. Iya, ini yang paling jantan dan saya ee suka dengan ee pembaruan ini. Lalu itu pun juga ditingkahi dengan eh daytime running light baru dan eh SE-nya sekarang dengan running. Jadi, ya ada sense of modernnya. Iya enggak? Iya enggak? Dan ini by the way salah satu warna baru yang disediakan Mitsubishi untuk expander cross. Green bronze metalic dan twoon. Kelihatan ya di bagian atap dari pilar A udah berwarna hitam sampai ke belakang. Jadi ya tuton ee bagi sebagian ee pabrikan mobil adalah salah satu cara untuk ngebuat sensasi visual yang berbeda. Kalau menurut teman-teman gimana dengan warna tuton? Green bronze metalic tuton ini oke apa enggak? Tulis di kolom komentar ya. Lanjut lagi. Veleg teman-teman ini incinya sama ee tapi dengan desain yang baru. Ini mestinya segar. Cuma masalahnya adalah yang model sebelumnya itu udah keren banget. Dan ketika kami post di IG-nya Grid Auto pun juga menenuai komentar, "Ya, kenapa desain velknya seperti ini malah lebih oke yang lama." Dan saya rasa saya setuju sih yang lama lebih keren. Ya, itu handicap buat dia. Dia bukannya apa-apa tapi yang lama itu udah bagus banget. Jadi, ya dia ee menuai komentar yang mungkin jadinya beragam gitu. Lalu di belakang juga mendapat pembaruan teman-teman dengan e desain bumper yang baru. Sehingga secara keseluruhan eksterior yang dominan memang di bagian depan. E tapi kalau buat teman-teman yang udah mulai bosan dengan tampilan Expander Cross, mestinya eh facelift-nya bisa memberikan kesegaran itu. Kemudian di interior Teman-teman, pembaruannya adalah sekarang wuduh sori ini koinnya banyak. Saya nyalain dulu biar tidak panas. AC nyala. Oke, e kelihatan di sini bahwa warnanya sekarang dengan black and bergundi. Merahnya itu lebih ke coklat kali ya atau ya ini warna bergundi yang menurut saya e udah lebih e karismatik tanpa terasa berlebihan. Jadi warnanya masih adem dan dipadu dengan hitam ya ee memberikan ee warna baru ya di interior expander cross gitu. Tetapi ee balik lagi teman-teman, tetap ada orang yang lebih suka dengan ah mendingan hitam saja gitu misalnya atau mendingan krem saja. Ee kalau dengan warna tuton itu lebih spesifik ee seleranya kalau teman-teman termasuk yang suka dengan warna ini apa enggak. Kalau saya suka, saya fine. Dan pembaruan berikutnya ada di panel instrumen 8 inci. Jadi lebih leluasa ngelihatnya enak sekali. Ini 10 inci layar head unit pun tajam dipakai buat eh kamera parkir gitu yang allround view monitor atau 360 gitu ya. Ya, jadi lebih enak memantau sekitar. Bentuk setir pun juga baru membulat dan enggak ada masalah. Saya suka teman-teman dengan ee apa ya? kontrol dari eh interior Expander Cross ini. Kita tahu bahwa kebanyakan mobil listrik Cina zaman sekarang itu terpusat ee di head unit gitu misalnya disimplifikasi dengan pengaturannya di head unit dan itoler sentuh. Tapi mungkin saya termasuk yang ee agak konvensional. Saya lebih suka dengan tombol fisik dan Mitsubishi memberikan tombol fisik yang banyak di sini untuk cruise control misalnya, untuk volume atau pengaturan lain yang menggunakan ee tombol setir di sini e sangat mudah dilakukan. Lebih intuitif pun dengan pengaturan AC gitu. Jadi ya e sesuatu yang menurut saya ee format seperti ini lebih menyenangkan gitu ya. Udah mulai gerimis nih ya, Teman-teman. Jadi, yang dilakukan Mitsubishi terhadap Expander Cross dalam soal penyegaran meskipun facelift itu menjadi kelebihan pertama yaitu refreshment. Sehingga buat mereka yang memang suka expander cross maksudnya lalu kemudian dapat penyegaran seperti ini mestinya bisa menjadi nilai lebih ya. [Musik] Dan kenyamanan teman-teman itu tentu kita masukkan dalam kelebihannya kalau di Expander Cross. Expander cross akarnya dari Expander dan Expander teman-teman di awal kemunculannya itu membuat standar baru tentang MPV 1500 cc 7 seater yang nyaman. Ya, kebayang dulu ee dia bisa memberikan e keempukan suspensi, kekedapan kabin, lalu kemudian dengan e body yang besar gitu ya, sehingga sering dibandingkan sama Innova dulu awal munculnya. E lalu kemudian itu semua memberikan kenyamanan yang sangat bagus dan ya kalau misalnya dibanding sama Avanza dulu ya jauh sekali perbedaannya dan expander adalah mobil yang sangat amat nyaman dan kenyamanan itu diracik ulang sama Mitsubishi e dan dipertahankan sehingga tetap ada sampai sekarang termasuk di expander cross. Kenapa diracik ulang? Karena di salah satu evolusinya set suspensinya Expander dan Expander Cross ya ini itu juga diset sama Mitsubishi agar mungkin enggak seempuk di generasi awal tapi dia tetap bisa memberikan keempukan dengan apa ya handling yang lebih stabil. Soal handling nanti akan saya ceritakan lebih jauh. Tapi kalau soal kenyamanan ini tetap teman-teman tetap menjadi mobil yang sangat pantas untuk menjadi benchmark. gitu. Dan sekali lagi soal ee kenyamanan itu yang tadi saya sampaikan enggak hanya soal suspensinya yang empuk, enggak hanya soal sasisnya yang proper gitu ya, tapi juga soal kekedapan kabin karena ini kekedapan kabinnya bagus banget. Ini adalah mobil MPV 1500 cc. Kalau dalam hal expanded cross adalah crossover gitu ya atau di beberapa rival-nya disebut SUV. Tapi ee dia bisa memberikan ee rasa berkendara enggak hanya bagi pengemudi tapi juga penumpang yang ee kenyamanan itu kayak mobil di atasnya, Teman-teman. Jadi, ini adalah mobil yang secara kenyamanan dipertahankan oleh Mitsubishi berada di level yang optimal, kenyamanan. Jadi saya bisa bilang kalau teman-teman termasuk e pencari mobil crossing over seperti ini kan rivalnya ada misalnya Honda BRV, ada XL7, ada Stargazer X gitu ya, Expanded Cross adalah salah satu yang paling nyaman di kelasnya ya kalau enggak mau disebut paling nyaman. akomodasi, teman-teman. Eh, mungkin Teman-teman ingat ya, di awal kemunculannya Expander yang menjadi basis dari Expander Cross itu eh jelas bahwa dia bertarung dengan Toyota Avanza, Avanza Velos ya dulu ya atau Dehaseni ya. E tapi kemudian karena bodinya yang besar, banyak yang membandingkan wah Expander itu kayak Innova. Sedikit lebih kecil tapi e hampir setara dengan Innova. Dan itu menjelaskan betapa akomodasi itu sesuatu yang e sangat optimal di Expander Cross. Ini ruang yang lega buat banyak penumpang, Teman-teman. Ini udah dietpot ketinggian saya 168 cm. kelihatan ini jok yang bisa sliding dan bahkan di paling maju pun dia masih lebih dari 5 jari. Di paling mundur dia lebih dari 10 jari. Artinya ini lega teman-teman ini lega gitu. Lalu headro kelihatan di sini ya ee sangat leluasa dan ini menyenangkan. Ini joknya bisa reclining di set yang paling optimal kompromi gitu ya. Dia enggak terlalu rebah dan enggak terlalu tegak. dia bisa memberikan penumpang rileks. Ini sandarannya ketika ditarik menjadi armr yang berfungsi penuh. Jadi ya ketika dia diaktifkan armr-nya ini bolong dan ini memberikan akses tambahan ke belakang gitu. Ada cup holder juga dan akomodasi di belakang. Saya perlu tunjukkan teman-teman di baris ketiga nih misalnya ya saya set di paling maju nih bahkan nih paling maju yang lebih dari lima jari seperti apa duduk di bangku baris ketiga. Oke seperti ini teman-teman ini saya aktifkan dulu headr-nya. Ini masih lebih dari empat jari. Ini lega, Teman-teman. Ini lega. Dan ini bisa di set nih. Ini yang tegak. Enggak enak juga kalau dibikin tegak, ya. Lalu kalau yang paling rebah, yang paling rileks ini seperti ini. Dan ini lebih oke. Ini lebih oke dari Velos yang beberapa waktu lalu saya ulas. E ini lebih oke. Tapi eh kita juga sempat tes kalau dibanding XL7. Memang XL7 ternyata lebih lega dari Expander, Expander Cross atau Livina. Sama kan tuh satu basis semuanya gitu. Tapi even dia bukan yang paling lega, tapi tetap ini hitungannya sudah sangat leluasa. Enggak akan ada masalah ketika penumpang dewasa duduk di bangku baris ketiga. Lalu di bagasinya ketika semua bangku itu diaktifkan masih bisa menampung ee barang yang lumayan misalnya backpack gitu ya atau copper cabin size masih aman. Lalu di bawah lantainya pun juga masih ada ruang untuk menyimpan barang yang tertutup. Lalu ini ketika butuh ruang ekstra buat barang, bangku baris ketiga dan bangku baris kedua itu bisa mendapatkan lantai rata. Jadi oke. Dan soal akomodasi untuk barang kecil untuk penyimpanan yang lebih spesifik ini lebih ee baik juga, Teman-teman. Termasuk di sandaran bangku depan itu ada kantong yang bisa menaruh HP gitu. termasuk ada e kompartemen tertutup tambahan di bawah bangku penumpang depan. Jadi, ya akomodasi adalah e sesuatu yang ee bagus banget di Expanded Cross ya. Dan kalau soal fitur teman-teman, sebenarnya dia bagus. Ini bisa menjadi kelebihan tapi di ee apa ya parameter atau di seksi tertentu dulu. Kalau soal kenyamanan dia oke. Dia masuk dengan tombol. Lalu nyalain mesin pun juga dengan tombol. Sehingga modul remote-nya itu bahkan enggak perlu dikeluarin dari kantong. Sungguh ee memberi kenyamanan karena praktis. Lalu semua yang terlihat di sini itu enak dilihatnya. Layarnya gede. Tadi saya sudah sampaikan bahwa eh cluster instrumen itu sampai 8 inci, head unit itu 10 inci. Jadi leluasa ngelihatnya. koneksinya Apple CarPlay, Android Auto itu benar-benar sebuah fitur yang sangat seless dengan kehidupan kita ya. Semua HP kan kebanyakan Android Auto atau eh Apple CarPlay. Lalu di sini ada wireless charging dan bisa dicharge juga karena ada eh type A dan type C pun juga dengan di belakang gitu. Dan ee saya suka ini mobil salah satu yang paling tinggi utilitasnya. dia adalah mobil berbasis MPV, tapi soal kemampuan untuk ngelewatin medan yang lebih beragam, menanjak, dan lain sebagainya itu sangat support. Ini enak untuk dia ee ketika kita menaklukkan a banking yang frontal depan atau ketika miring gitu. Karena e pengemudi ini bisa diinfo dari sini, Teman-teman. Ada pitch, ada roll, dan ultimeternya, bahkan ada kompasnya juga. Jadi ya kayak benar-benar siap overland banget. Ini mobil e SUV atau MPV crossover yang sangat kuat kesan SUV-nya. Apalagi ground clarence-nya tinggi kan. Jadi ya makin apa ya makin enteng aja atau makin terasa tenang aja ngelewatin banyak handicap. Lalu fitur keselamatan pun juga oke. Active vi control itu menjadi eh autentiknya dari expander cross Mitsubishi. Lalu kemudian dia punya kontrol stabilitas sudah jelas. dan dia e perlindungan airbag-nya pun juga mumpuni. Jadi untuk mobil yang berfungsi penuh untuk memberikan ee kenyamanan dan keselamatan buat keluarga ini mobil bagus banget fitur-fiturnya, Teman-teman. Iya, sorry ya, ini lupa di silent. Kemudian soal handling, Teman-teman. Itu pun juga sebuah kelebihan. Tapi dari awal saya perlu sampaikan bahwa handling Mitsubishi Xpander Cross itu udah sangat bagus. Tapi kalau dibanding apakah dia yang paling bagus? Enggak. Karena saya suka dengan handling-nya Honda BRV dan mereka sekelas by the way. Jadi eh ya BRV lebih enak buat menikung, lebih enak buat berzigzag gitu ya di kecepatan tinggi dan itu adalah tolok ukur mobil iklasen tentang seperti apa mobil yang paling lincah. Nah, tapi apakah berbeda jauh dari Expander Cross generasi ini? Enggak, Teman-teman. Handling dia saya bisa pastikan udah sangat enak, Teman-teman. dia bisa memberikan percaya diri buat saya untuk nikung kencang buat zigzag gitu misalnya. Jadi ya set suspensinya ee bisa empuk, bisa memberikan kenyamanan, tapi juga bisa stabil ketika dia bermanuver cepat. Itu sesuatu yang menurut saya ee oke untuk racikannya. Ini adalah mobil yang lincah dan enggak hanya soal e sistem yang pasif gitu ya, enggak hanya soal set suspensi atau sasisnya gitu. tapi juga sistem yang aktif yaitu misalnya active EO Control. Itu fitur khas dari Mitsubishi muncul pertama kali di Mobile Legendaris mereka Lancer Evolution seingat saya atau mungkin teman-teman bisa mengkoreksi kalau saya salah tapi yang pasti AEC itu berguna secara optimal untuk membuat kemampuan bermanuvernya expander cross stabil. Ini mobil ground clearance-nya kan tinggi kan. Tapi ketika diajak berzigzag ya masih tenang-tenang aja dia. Masih anteng dan itu memberikan e rasa percaya diri yang bagus dan penumpang pun juga enggak terlalu terombang ambing gitu. dan AYC, Teman-teman. Di sisi lain ee itu merupakan nilai tambahan karena ya iya sistem RAM-nya itu bisa aktif secara spesifik di titik di mana mampu membantu mobil ketika wah ada gejala atau cenderung undertir nih. Lalu kemudian direm di titik itu yang kemudian dia bisa membuat mobil ee bermanuver lebih dalam. Jadi eh titik kompromi antara oh diunder steer tapi kecepatan mobil enggak terlalu turun dengan aktifnya rem itu. Jadi, ya memang kalau udah bermanuver ekstrem udah e sampai di titik limitnya gitu udah ada bunyi the cheat ban gitu berasa tuh bahwa ada salah satu ban ee yang direm sama sistem gitu dan ee pada gilirannya ketika meskipun kecepatannya berkurang tapi setir tuh terasa mantap untuk mobil mengarah sesuai dengan input dari pengemudi. Jadi itu sesuatu yang bagus banget untuk pengemudi ee secara general dan ya termasuk saya pun mendapatkan e nilai lebih dari fungsinya AEC itu, Teman-teman. Jadi ada dua. Pertama memang dari set suspensi dan sasis yang proper. Terus kemudian ada fitur active vi control yang membuat atau menambah stabilitasnya ketika bermanuver. Y itu enak sekali ground clearance, Saya rasa itu juga bisa ya jadi kelebihan ya karena fungsi Expander Cross sebagai mobil keluarga itu salah satu intensinya adalah si pemilik tuh mungkin juga punya hobi yang outing. Bukan offroad ya teman-teman ya, tapi outing gitu. misalnya mau menuju ke tempat camping sama keluarga gitu, mungkin ada handicap tipis-tipis gitu. Sekali lagi bukan offroad, cuma kalau misalnya ketemu gundukan atau polisi tidur yang tinggi atau misalnya terpaksa mesti ngelewatin pembatas jalan yang tinggi gitu ya. Eh, dalam bayangan saya yang secara handicap lebih dari 5 cent, 10 centti gitu misalnya atau bahkan 15 centti gitu ketinggiannya itu bisa dilindas atau dilewati dengan mudah, Teman-teman. Karena ini ground cleans-nya paling tinggi nih di kelasnya. Iya, dia paling tinggi. Dia lebih tinggi dari apa? Misalnya XL7 200 mili kalau enggak salah ya. Eh, dibanding sama Stargazer X, dibanding sama Honda BRV, ini yang paling tinggi. Dan hemat saya, ground clearance yang lebih tinggi itu positif nilainya selama enggak mengorbankan kenyamanan dan handling. Dan kita tahu tadi sudah saya sampaikan bahwa secara kenyamanan, secara handling ini mobil enggak ada masalah. Jadi ya kita udah tinggal ngedapetin e nilai baiknya dari ground clearance yang tinggi. Dan by the way ini SUV atau crossover gitu ya di kelasnya ya, jadi ground clearance semakin tinggi ya semakin terlihat macu teman-teman semakin kelihatan gagah. Jadi ya itu menjadi kelebihan berikutnya dari expanded cross. Lantas apa saja kekurangannya? Oke, dimulai dari yang tadi saya sudah paparkan di awal, Teman-teman, yaitu ternyata di ee yang 2025 Expander Cross tetap belum mendapatkan sistem hybrid. Ini sebuah kekecewaan ya, karena kita tahu bahwa di Thailand gak ada, sementara yang di Indonesia belum. Jadi buat teman-teman yang sedang menantikan Expander dan Expander Cross Hybrid ya sekarang belum saatnya. Mestinya sih dalam waktu dekat ya, entah di tengah tahun, akhir tahun atau ya bukan di tahun ini. Dan kekurangan berikutnya adalah soal ADAS, Teman-teman. Kita tahu bahwa rival-rivalnya kayak BRV itu punya Honda Sensing, Stargazer X itu punya Smart Sense ya. Dan kita juga tahu bahwa Mitsubishi itu punya diamond sense tapi belum dilengkapi di Exped Cross ini. Sehingga sangat disayangkan benar bahwa fitur utilitasnya kenyamanan tuh bagus, cuma kalau soal ADAS dia belum se apa ya selengkap atau sekomplit rival-rivalnya. itu sebuah kekurangan ya mestinya ya gitu atau sebuah catatan untuk di lengkapi di evolusi berikutnya. Yes, teman-teman sekarang kita bisa sampai pada akhir ulasannya. Kalau dijabarkan secara plus dan minus tentu plusnya lebih banyak karena ini adalah mobil yang menarik. Tapi sayangnya teman-teman minusnya itu berada di parameter yang krusial. Pertama sistem hybrid. Kita tahu bahwa di Thailand itu udah ada, tapi ternyata yang versi Indonesia itu belum. sayang sekali. Lalu kemudian sistem eh teknologi ADAS ya, fitur ADAS itu juga belum ada di eh Expander Cross 2025. E padahal kita tahu juga kalau di beberapa rivalnya itu sudah punya ADASnya masing-masing. Sayang sekali itu adalah kekurangannya. Kelebihannya itu lebih banyak teman-teman. Pertama ya sekarang dia refreshing bentuknya lebih segar dibanding sebelumnya. facelift saja, tapi menurut saya efektif meskipun velegnya saya suka yang model lama ya. Terus kemudian akomodasi jelas sesuatu yang sangat menyenangkan di Expander Cross dari dulu. Lalu soal kenyamanan, salah satu benchmark dari mobil yang nyaman di kelasnya yaitu Expander Cross. Lalu fitur di luar dari ADAS, fiturnya tuh oke untuk kenyamanan, Teman-teman. baik kenyamanan, keselamatan, bahkan untuk driving impression, active vi control itu sangat menyenangkan. Dan yang e saya paling suka adalah soal rasa berkendara. Di antara semua mobil di kelasnya ini yang paling terasa SUV-nya nih. Terios sama RAS itu SUV juga ya, tapi dia e pengorbanannya banyak, bantingan suspensinya keras dan itu mengorbankan kenyamanan. Sementara ini enggak. dia memberikan kompromi yang optimal agar dia tetap e terasa SUV, mobil tinggi tapi enggak terasa limbung. Buat bermanuver tetap enak. Iya. Apalagi di antara ee yang lain ini fitur untuk memberikan informasi tentang misalnya sudut kemiringan mobil baik e nanjak frontal maupun miring. Dia paling ada nih. Lalu ground clearance-nya pun juga paling e tinggi. Jadi ya sesuatu yang kayaknya paling siap. eh untuk menjadi e crossover atau sekalian SUV sejati. Ini paling otentik. Ini adalah ee yang paling kalau buat saya ya paling siap untuk ngelewatin ee beragam medan perkotaan yang mungkin banyak aspal atau bahkan gundukan yang mungkin tinggi gitu ya. hingga ke pencarian camsite yang mungkin gundukan tanahnya atau e batu yang dilewatin lebih tinggi. Saya ee rasanya pde gitu kalau menggunakan ini. Asik ya. Gimana menurut teman-teman Expander Cross 2025? Mungkin itu dari kami teman-teman. Terima kasih sudah menonton dan sampai ketemu di video Grid auto berikutnya. Terima kasih.
