Jungkat

XPENG G6 sudah sampai Indonesia! (YouTube Video)

  • 04/06/2025

Halo, kembali 10 Max dengan Audi. Dan kalau kalian udah nonton videonya si Xpank X9 ini versi SUV-nya. Ini adalah Xpank G6 atau G6. Detailnya seperti apa? Menarik seperti apa mobil ini? Cek terus video ini. Kita ngomongin soal eksteriornya. Sekilas warnanya kayak warnanya Porsche ya, orange-nya asli. Desain depan-depannya juga berbau-bau Eropa. Dia masih punya karakternya khas Xpank. Garis lurus yang menyambung dari kanan ke kiri. Di bawahnya dikasih dual headlight. Kalian percaya enggak? Mengingatkan gua sedikit sama SUV-nya Xiaomi yang baru. Dan enggak salah juga karena Leun pendirinya Xiaomi itu dulu pernah ada di boardnya Xpeng. Google deh kalau kalian enggak percaya. Terus eh aksen-aksen yang kita temuin di C X9 ternyata juga masih ada di sini. Heksagonalnya di bawah sini. Tapi dia lebih lebih kepisah ya. enggak terintegrasi, enggak sehalus transisinya kayak si X9. Di sini dia lebih kelihatan SUV-nya. Dan mobilnya sendiri kalau dilihat sebenarnya kelihatannya kompact, tapi kalau lihat dari samping enggak kompact-kompa banget. Dia agak panjang juga dan profilnya agak unik kayak punuk, kayak hunchback gitu turun kayak coue tapi belakangnya enggak tinggi. Belakangnya agak sloping roof. Tambahan lagi dia punya aksen fendernya dikasih hitam gini berlanjut sampai ke bagian belakangnya dan bannya sendiri sudah pakai ban 20 inci Michelin juga eh apa ya dia pakai pilot Sport malahan pilot Sport EV ukurannya 25545 dia juga sudah ada kamera di sini dua biji depan dan belakang di sini juga ada kamera lagi flash handle tarikan garis ke belakangnya dan tarikan ke belakangnya juga masih punya karakternya si Xpeng jadi tarik dari sini sampai ke bagian belakang itu lampu semua. Sekarang kita lihat bagasinya kayak gimana. Naik naik naik naik. Nah, ini bagasinya si Xpang G6. Lumayan ya, lumayan lega juga. Ada petuno cover-nya yang bisa kalian buka di sini. Dan sih kalau kalian lihat di sini dia masih ada penyimpanan lagi di sebelah sini yang cukup dalam juga. Wah, ternyata lumayan banget kapasitasnya. Di sini udah ada subwover juga dan udah ada power outlet 12 volt-nya di sebelah situ. Lumayan juga, desain juga. Oke, sekarang kita masuk ke dalam baris pertamanya si G6. Langsung ya, kita set up dulu dikit nih. Setir pengaturannya udah teleskopik dan eh tilt juga udah dapat. Setirnya simplistik banget. Di sini kayak ada pattern-pattern yang apa ya namanya ya? apa yang enak dipegang lah ibaratnya tuh enggak terlalu futuristik sampai gimana banget tapi clean gitu loh. E instrumen clusternya juga kecil di sini terintegrasi langsung sama dashboard-nya. Di tengah sini masih ada layar yang cukup gede juga beberapa belas inci dan semua pengaturan dimasukin ke dalam layar. Ciri khasnya mobil-mobil Tiongkok yang modern enggak punya tombol. Tombol gua cuma nemuin di sini, di sini transmisi, dan di sini untuk wiper dan lampu. Sisanya semua pengaturan kalian lakukan dari sebelah sini. Uniknya lagi ya, semua mobil Xpang yang gua pernah lihat di Indonesia ini, baik si X9 maupun si G6 ini, dia enggak ada kisi-kisi AC yang bisa diatur-atur, digeser-geser gitu loh. Yang biasanya nempel debu ini. Semuanya fix. Semuanya fix, baik yang di tengah maupun yang di kiri kanannya itu fix semua. Jadi dia sistemnya adalah e anginnya atau udaranya itu berhembus dengan kayak diffuse gitu loh. Pelan-pelan gitu enggak nge-blow langsung ke badan kita. Dan ini kalian bisa atur semua settingan dari sebelah sini dari bagian layarnya. Kita lihat layarnya ada apa aja. Ini layar utamanya ya. Tuh mobilnya masih bisa kalian putar-putar di sini. Di sini bisa ada setting mobil vehicle-nya sendiri health-nya seperti apa. Energy curve consumption-nya seperti apa. Window door-nya bisa kalian atur ya. Lighting-nya kalian bisa atur, headlight level-nya, controlnya segala macam. Seat-nya bisa kalian atur, memorynya, adjustment-nya juga kalian bisa atur dari sini. Driving juga, echo standard sport individual kalian bisa setting. Power respon regeneration, power steering, brake pedal segala macamnya kalian bisa atur. Var assist, driving ris alert sama preceding vehicle starter-nya. Eh, driver assistance-nya atau ADAS-nya juga kalian bisa atur di sini. For coalition-nya, Land support, Lingure, emergency, blind spot, rear collision. Lengkap ya, lengkap banget. Driver drawiness ya. Ada driver status monitor. Nih dari sini baca sensornya nih. Tuh. Oke, speed limitnya dan kawan-kawannya termasuk eh apa namanya? Adaptive cruise control atau mereka sebutnya X Pilot-nya dan parking-nya. Tuh, kalian juga bisa setting dari sini. Di bawah sini juga masih ada voice assistant untuk si HX-nya. sound ya, charging dan discharging kalian bisa control imaging transparan sasis atau tidaknya, display-nya sendiri, koneksi alat-alat dan generalnya seperti apa. Intinya semua kontrolnya kalian bisa atur dari head unit ini. Oke, sekarang kita masuk ke baris keduanya si Xpeng G6 ini. Kalau by the way tadi kalian noti enggak? Pintunya udah pilarless ya. Jadi enggak ada pilarnya sama sekali. Jadi clean banget kayak mobil-mobil sport. Duduknya enak jujur aja dia ngedelap banget. Light room masih cukup banget. Headro bagus banget. Dan di sini biarpun dia cupe ya, tapi karena di sini dikasih panoramik yang gede banget, uh ini jadi kesannya lega banget. Dan ini masih bisa kalian atur ya. Korsinya bisa kalian atur. Bisa agak tegak gini, munduran dikit sampai rebah begini juga pas banget. Di bawah sini masih ada dan cup holder. Lucunya lagi di sini dibikin clean, ada ventilasi sedikit di sini dan ada USB port di sini dua biji untuk USBC yang kayak terintegrasi sama si center konsolnya. Semuanya dibikin clean dan menarik. Di bagian depannya sayangnya dia enggak ada frang tapi dia dilengkapi dengan single motor yang bisa menghasilkan tenaga sampai 292 HP dan torsinya GD ya 450 Nm. Baterainya sendiri dia dipadukan dengan baterai 66 kWh LFP ya atau 87,5 kWh tapi pakai NMC. Dia menggunakan penggerak roda belakang. Nah, sekarang kita akan cobain langsung si Xpeng G6 ini ya. muter-muter tipis di tempat parkir. Yuk, seperti apa infresinya? [Musik] Yuk. Oke, kita langsung nyoba di tes pertama adalah acceleration test. Seperti apa akselerasinya? Memang enggak bisa jauh-jauh banget ya. Kita coba lurusin dikit dan tarik. Enak sih. Namanya juga mobil listrik sih ya. Narikannya. Tarikannya tuh beda banget sih. Memang sih benar-benar kerasa responsif banget. Oke, selanjutnya kita cobain speed bumpu bantingan suspensinya seperti apa. Nah, kira-kira seperti ini bantingannya. Dia cenderung soft ya. Benar-benar cenderung soft. Lalu sekarang agility test atau slalom. Wah, lumayan juga loh. Ininya lincah juga nih mobiljel. Lumayan lincah banget ini mobil nih. Padahal enggak kecil-kecil banget sebenarnya mobilnya. Dan di sini kita bisa cek atau cobain auto parking-nya. Oke, pertama kali adalah kita nyalain ke reverse gear. Begitu reverse gear dia langsung kelihatan parking lot-nya langsung kebaca dong. Gila, canggih banget. Padahal itu cuman garis-garis doang sama ada kayak batas-batasnya. Jadi, kita bisa pilih nih parkingnya mau di titik yang mana. Gua pilih yang ini deh. Coba deh. Oke, kalau udah langsung tinggal pencet ini. Start auto park ya. Kalau kita pilih spotnya mau yang mana, langsung kita pilih start auto park. And just release the and release the brake. Langsung kita lepas brake-nya. Dia akan maju sendiri. Gua enggak megang ya, Mak. Mobilnya gua jalan sendiri, Mak. Oke, teknologinya canggih loh, asli. Ini gua baru kali ini ngelihat auto Park segampang ini, seintuitif ini, dan smooth. Dan dia langsung bisa baca parking lot dengan mudah. Lihat tuh. Dan set, set, terus, terus, terus, terus, terus stop. Wow, autoparknya keren banget. Oke, sekarang kita sampai pada kesimpulannya si Xpang G6 ini kesimpulannya seperti apa? G6 ini menampilkan sebuah SUV dengan tampilan yang sporty. Ya memang mungkin enggak semua orang suka denganback belakangnya, tapi overall desainnya sangat-sangat sporty dan di dalamnya dia punya elemen-elemen luxury yang understated, yang cenderung lebih kalem, enggak gjujreng, enggak norak gitu lah. Nah, balik lagi ya. Xpeng Indonesia akan naruh mobil ini di harga berapa? Kalau harganya kira-kira lebih murah daripada let's say e BYDC Lion atau jauh lebih murah daripada si Hyptech HD, kalian tertarik enggak? Tulis di komen ya. Oke, mungkin sekian itu aja video kali ini. Thank you sudah nonton. Kalau kalian suka video ini, klik like, subscribe, tekan tombol lonceng untuk tahu video-video terbaru di Autonet Max Audi Sign off. Thank you sudah nonton. Bye bye. [Tepuk tangan]

Lihat di YouTube