XPENG X9 : Terlalu canggih untuk mobil keluarga! (YouTube Video)
Lihat auto parkingnya dan auto parkingnya smooth banget loh sampai dia ngrem. Nice. Kalian bisa dapetin BMW punya X1, X2, X3, X4, X5, X6, X7 tapi enggak punya X9. Xpeng punya X9. Depan gua ini adalah Xpeng X9 full size MV saingannya Denza tapi lebih canggih. Canggihnya kayak gimana? Yuk kita lihat. [Musik] Ngomongin desain dari depannya, dari depannya desainnya dia masih punya karakternya K Xpeng. Jadi ada satu garis nyambung dari kiri ke kanan. Di sini juga ada lampu bertumpuknya. Kaskas mobil Tiongkok ya. Punya lampu-lampu bertumpuk. Cuman ada item menarik nih di sini kayak ada grill heksagonal mirip-mirip kayak LM enggak sih? Sebenarnya sih dia ada dari bawah sini tapi kepotong sini. Di sininya jadi clean. Overallnya mobilnya jadi kelihatan lebih kecil daripada seharusnya. Apalagi kalau kalian lihat dari sampingnya, mobilnya sebenarnya gede banget. Nah, kalian lihat profil sampingnya 5,29 m. Tapi itu agak tersamarkan dengan atap bagian belakangnya yang dia slopping turun gitu. Jadi enggak terlalu boksy banget kayak mobil-mobil di kelasnya dia. Sehingga overall impressinya mobilnya kelihatan kayak lebih pendek dan lebih pepet gitu loh. Padahal hasnya ini lebih panjang daripada Denza. Untuk bannya sendiri dia sudah pakai 20 inci pakai ukuran 23550 dan kerennya udah pakai Micheline e Premacy. Gila, ban ini high performance tapi buat EV. Desain pelegnya sebenarnya sih klasik-klasik aja ya. Cuman gua demen di sini dikasih kayak hubnya center hub-nya ini dibikin chrome dan ada lambang XP-nya di sini bikin dia kelihatan lebih elegan. Terutama warna hitam ini kelihatannya wah presence mobilnya. Uniknya lagi, C9 ini juga dilengkapi dengan airsus di depan dan di belakangnya. Jadi, dia bisa lebih rendah 4 cm sampai lebih tinggi 4 cm alias travelnya bisa mencapai 8 cm. Dan rodanya juga bisa berbelok karena dia ada roda rear wheel steeringnya sampai 5 derajat. Canggih banget ya. Dan e Xpens sendiri bilang mobil ini canggih banget karena gimana enggak canggih, kameranya a banyak banget. Depan ada kamera, sini ada kamera, sini ada kamera. Sini ada kamera, ada sensor juga kanan kirinya, belakang masih ada kamera lagi. Jadi dia enggak pakai liar, tapi dia sudah bisa auto park yang canggih banget. Nanti kita akan coba ya auto parknya canggihnya seperti apa. Oke, dan untuk versi paling tingginya plus dia untuk jendela di pilar yang kedua ini itu dia sudah tinted. Jadi enggak usah pakai kaca film lagi karena dia udah tinted hitem jadi bikin keren ya. Jadi benar-benar kesan elegannya dan kesan privacy-nya udah otomatis jauh lebih terjaga. Nah, bagian belakangnya ini yang bikin dia cocok buat shuttle space shuttle. Karena konsep dia adalah spaceship, kapal ruang angkasa. Dan belakang ini banget kayak kapal-kapal ruangkasa. Sensor-sensor berterbaran di bagian belakang. Kamera lagi-lagi ada dua di sini. Garis yang identik dengan bagian depannya dan tulisan Xpeng dan X9-nya ada di sini. Dan di sini lagi-lagi aginess-nya kuat banget. Suka apa enggak? Kalau gua termasuk yang suka sama desainnya. Sekarang kita lihat bagasinya kayak gimana. Ini kalau enggak dilipat kapasitasnya 755 L. Koper kecilkecil bisa taruh 7 biji, golfbag juga bisa taruh. Tapi kalau dilipat bisa masukin sepeda. Yuk, kita coba lipat. Mas, minta tolong, Mas. Tinggal pencet dan dia akan kelipat langsung. Headnya turun dulu. Head rest akan diturunin ngelipat ke depan ini ya otomatic ya semuanya ya. Dia ngelipat ke depan, habis itu dia baru ngelipat ke belakang sehingga menjadikan semuanya flat bed. Wah, wah, wah, wah, wah. Stoing. Nah, baru dia akan menyimpan ya. Harus dipencet lagi kayaknya. Enggak, enggak. Sebenarnya sekali aja. Sekali ya. Nah, baru dia ke bagasinya. Jadi ini flat sampai ke sana. Jadi kalau udah flat kayak gini kapasitasnya mencapai 2.554 L alias bisa naruh sepeda yang habis ini gua peragain itu bisa langsung lurus ke sana gitu loh. Udah kayak bawa mobil for seater dengan kapasitas bagasi yang gila-gilaan. Coba sepeda gua angkat ya. Duh trek lagi ini mah. Gua bawa pulang aja ini. Nih, Kang. Mentang-mentang trek ya. Awas lecet. Awas lecet nih. Awas awas awas lecet. Aduh. Aduh. Wah, gila lu muat lu. Beneran lu ini. Ya, ini tinggal diatur dikit nih ya. Tinggal masukin biasanya bawa sepeda gini gua harus copotin roda. Biasanya ini masuk satu utuh paling tinggal dirip dikit muat. Gila bagasinya benar-benar mobil buat utility sehari-hari yang lebih dari cukup nih kalau kayak gini. Gua udah pakai kemeja, kurang token aja nih. Udah cocok belum jadi bos? Kita langsung bahas baris keduanya. Karena mobil-mobil kayak gini biasanya akan dilihat di baris keduanya. Dan gua berani bilang baris keduanya wow banget. Secara build quality ya, secara build quality kalau kalian bandingkan ini dengan Denza hampir mirip tapi dia tampil lebih elegan. Denza tampil lebih kinclong, lebih ngejreng, banyak ROM-nya, banyak elemen-elemennya. Tapi kalau bandingkan ini dengan ziker 009 yang pernah gua review juga, Zer9 masih punya build quality yang lebih bagus dan pemilihan material yang lebih bagus. Jadi ini kayak di tengah-tengah antara zeker dan Denza lebih tinggi tentunya dan desainnya clean, tombol-tombol juga tertata rapi. Korsi sudah zero gravity. Jadi kursinya bisa direbahkan seperti ini. Jadi kalian bisa tidur dengan enak banget. Tombol-tombol di sininya gua demen banget untuk buka pintunya atau segala macam pelipatan TV nih. Contohnya nih, ini cukup pakai di touch gini aja. Itu enak banget tuh. Kelipat kan TV-nya kan. Naik turun jendela juga tuh. Kesan elegannya tuh masuk banget. Biarpun sayangnya blind-nya masih manual ya, enggak electronic blind. Dan gilanya di tengah sini adalah bukan leg room-nya aja, tapi kalian bisa dapetin kulkas. Bisa sampai 0 derajat kulkasnya bisa menampung 6 botol apa botol. En botol kalau enggak salah deh. En botol kalau enggak salah. Ini ukuran segede-gede gini tuh. Ya, kalian bisa nampung di sini. Bisa taruh sini. Oh, enggak bisa delapan dong. bisa delapan ini bisa delan botol model-model kayak begini itu bisa kalian buka tutup hanya dengan sentuhan seperti ini dan kalian bisa atur temperaturnya dari sini dari 0 derajat sampai beberapa derajat. Kalau enggak salah juga tadi tak baca di presentasinya ini juga bisa voice comand untuk mengatur suhunya si kulkasnya ini. Di tengah sininya juga masih ada tombol-tombol pengaturan AC-nya segala macamnya. Masih dapat meja juga. Nah, ini baru nih eksekutif. Biarpun menurut gua ya meja ini agak generik dengan beberapa model lainnya. Asli loh. Ini kayaknya emang di Cina ada produsan meja kayak begini nih. Sumpah nih mirip banget. Speaker pengaturan-pengaturannya sini juga nih. Tombol-tombolnya masih elektrik semua. Speakernya 23 speaker. Susah banget deh ngapalinnya sumpah. Dan kursinya kayak begini nih. Tuh ini cup holdernya. Di sini masing-masing kursi dia ada wireless charging 50 wat. Kalau misalnya ke handphone kalian belum punya wireless charging, kasihan amat ya orang bisa beli mobil ini enggak kebeli wireless charging handphone-nya. Itu masih ada di sini USBC untuk ngecas di sebelah sini. Pengaturan kursi bisa kalian atur dari sini. Ada ventilated, ada heater, ada massage. Ya sebutin deh kursi mau di gimana juga bisa. Terus kalian masih bisa atur maju mundurnya dan naik turunnya dari sebelah sini. Gila ya, benar-benar gila. Nah, apakah dengan desain yang sebenarnya enggak tinggi-tinggi banget di mobil mengurangi headro dan light room-nya? Enggak juga. Karena tadi gua bilang ini mobil sebenarnya panjang banget, hampir 5,3 m. Lightroom luar biasa. Asik tuh ini bisa gua majuin. Terus headroom gua masih cukup. Di atas ini juga AC-nya dia enggak tipe yang nge-blower langsung gitu, tapi dia banyak titik-titik gitu. Banyak katanya 2000 titik gitu. Jadi dia diffuse jadi kayak shower gitu loh. Jadinya di sini, di sini masih ada TV 21 inci yang bisa kalian buka dari sini. Tentu saja sudah touch screen dan bisa streaming segala macam di sini biar enggak bosan waktu di perjalanan. Kita masuk ke baris pertamanya si X9. Kita mundurin dikit ya. Desainnya 180 derajat berbeda dibandingin Denza. Kalau Denza dia tampil rame banget, in your face banget, kelihatan pengin kaya. Kalau ini lu udah kaya gitu. Memang memang balik lagi ya eh beberapa build quality-nya menurut gua bisa lebih bagus lagi. Ini beapa detail-detail yang menurut gua masih agak-agak kasar. Masih ada beberapa agak kasar. Tapi overall feeling dan desainnya ini malah lebih mencerminkan old money. Lebih minimalis, lebih kayak IKEA, lebih kayak Swedia kalau menurut gua. Yang paling mirip ini sebenarnya garis-garis desainnya si Zeker. Setirnya aja lihat kotak minimalis. Logo X-nya dibikin offset kagak di tengah. Tombol-tombol minimalis. Dan lagi-lagi khas mobil-mobil modern. Semua pengaturan ada di layar utamanya yang 15an inci ini hampir tidak ada tombol kecuali tombol setir PRND-nya dan tombol-tombol lampu di sini. Di sini juga masih ada driver monitoring ya buat mengawasi kelakuan kita menyetir. Spion tengahnya sudah digital karena di belakangnya nanti ada kamera karena mobilnya panjang banget. Terus kisi-kisi asnya keren ya. Di sini kayak model diffuse. Di sini ada lapisan fabrik lagi. Di sini juga model ada diffuser lagi-lagi di sebelah sini. dan enggak ada kisi-kisi AC tradisional gitu loh, konvensional gitu loh. Semuanya dibikin terintegrasi dengan desainnya. Dan tipe yang di display ini adalah tipe plus. Tipe plusnya sendiri dia sudah dilengkapi dengan napader ya. Terus udah ada fragrance diffuser kayak buat wangi-wangi ambience-nya sendiri. fragrance-nya bisa dipilih ini wangi-wanginya nanti dia diwuse pelan-pelan gini lah. Aroma terapi lah ini kesannya tu bisa strong, light atau dimatiin kalau misalnya enggak mau terlalu wangi-wangi. Wangi sih. Tinted glass yang tadi gua tunjukin di eksteriornya sendiri juga dia sudah standar dan dia ada comfort plus mode untuk jalanan yang benar-benar smooth banget. itu cuman ada di tipe plus-nya atau tipe paling tingginya dari si X9 ini. Nah, ini interface setengahnya. Lagi-lagi kalian bisa setting semua dari sini. Ada navigasi, ada mobilnya sendiri. Settingannya kalian bisa smooth ya. Ini dia pakai Snapdragon. Bahkan ke depannya mereka akan bikin chip sendiri. Turouring chip. Windowo-nya, lights-nya, seatnya bisa dietting segala macamnya, driving-nya tuh ya. Ini juga bisa di-etting. Power steering, brake pedalnya, suspension-nya, regeneration stiffness-nya juga bisa disetel, real time VR, drive resistance-nya segala macam. Active safety driving, dan parking-nya kalian bisa setting dari sini. Terlalu banyak gua sientar buat pas kita pinjam mobilnya untuk explore ini lebih lanjut ya. Tapi balik lagi ada highank-nya juga untuk voice assistant sound. Kalian bisa atur 23 speakernya ini bisa ke mana aja settingannya segala macam. Charging discharging-nya ya kapan mau ngechasnya segala macam. Intelligent imaging-nya juga kalian bisa atur. Display device connection dan generalnya. Sadis memang mobil-mobil zaman sekarang. Di sini masih ada 360 ya. Aplikasinya sendiri dan mobilnya sendiri. Untuk Xeng X9 ini dia memakai motor listrik 315 HP. Torsinya sendiri 450 Nm dipadukan dengan baterai 94,8 atau 101,5 kWh Range-nya sendiri lumayan banget ya 610 sampai 702 km menurut CLTC atau 480 sampai 575 km menurut WLTP. Penggeraknya sendiri kalau di Tiongkok ada yang AWD, ada yang front wheel drive. Oke, sekarang kita cobain gas tipis-tipis. Si X9 ini ngiterin tempat parkir sih ada beberapa kayak obstacle yang bisa kita lewatin. For your information, si X9 ini panjangnya 5,29 m hampir 5,3 m. Tapi dia satu-satunya MPV segede gini, sebongsor ini yang dilengkapi dengan re wheel steering. Yes. Jadi roda belakangnya itu bisa belok. Keren gak tuh? Otomatis radius putarnya entar kita akan coba cuma 5,4 m. Makan tuh Nissan Livina. Nissan Livinanya 5,5 m. Kita coba. Biasanya mobil segede gini gua bawanya ngeri karena gede men. Udah segede truk kasarnya. Tapi kita coba ini apakah enak? Yuk kita coba jalan. Nah, biasanya gua udah ngambil banget ini. Oh, iya euy. Oh, iya uy. Biasanya gua lebih jauh sih ngambil kalau udah sepanjang ini tadi. Oke oke oke. Tadi dia kerasa kayak belakangnya pivoting dikit gitu loh. Jadi enggak gini tapi begini gitu. Oke, dia ada. Kita coba tarikannya dulu ya. Ini ee acceleration biarpun enggak jauh-jauh banget. Kita dari lurus smooth sih. Tapi cukuplah ya buat mobil segede gini. Enggak sampai gimana-gimana banget ya. Areanya juga agak terbatas. Ini radius seputarnya sih keren banget sumpah. Dan kita coba speed bomb sekarang. Oke ya. Dia kerasa ya bantingannya ngeredam banget bodinya. Dia mainnya cuman dikit toet. Oke. Nah di sini kita akan coba MPV 5,3 m slalom. Gokil enggak sih? Oh man. Putaran setirnya lebih banyak. Ya, ya, ya, ya, ya, ya, ya, ya. Uh, gokil loh itu asli. Ini asli gila. Benar-benar gila. Jadi selalu tuh rapat. Sebenarnya hampir segede-gede ini. Gua sih kayaknya nyenggol dikit sih tadi cuman wow gitu loh buat mobil segede gini wow banget. Nah, tapi di sesi ini juga kita sekarang mau lihat auto parking-nya si Xpeng. Auto parking mereka tuh berbeda ya, canggih. Kita kondisi seperti ini kita R a gila enggak gilanya ya mereka punya kamera di sekeliding mobil. Jadi mereka akan ngasih unjuk slot-slot parkir yang tersedia. Padahal slot-slot parkirnya itu cuman garis-garis doang dengan pembatas. Jadi di layar itu langsung kelihatan slot parkir mana yang mau gua pilih. Coba gua mau pilih yang di samping gua tepat ini ya. Di sini tinggal pencet start auto park. Gua lepas rem dan mobil ini akan parking sendiri. Itu buat kalian yang bawa aduh buat bawa mobil-mobil kayak gini ya gimana ya. MPV itu biasanya kalian pakai untuk disupirin. Cuman kalau bawa mobil segede ini dengan fature seperti ini, sah-sah aja kalau kalian mau nyetir sendiri. Mobilnya masih asik dan nyaman dikendarain di tengah hektiknya Jakarta. Lihat auto parking-nya. Dan auto parkingnya smooth banget loh sampai dia ngerem. Nice. Sangat smooth. Nah, sekarang kita sampai pada kesimpulannya. Si Xpeng X9 ini kesimpulannya seperti apa? Kesimpulannya ini menawarkan sesuatu yang berbeda kali ini ya, Xpang-nya. Dia menawarkan paket yang lebih elegan, paket yang lebih quiet luxury ibaratnya dibandingin rival-rivalnya yang ada di pasaran saat ini. Dia juga punya teknologi yang beberapa yang menurut gua cuman ada di Xpank sendiri. Auto parkingnya itu beda banget dibandingin sama teknologi yang ada di Indonesia saat ini. Itu bisa jadi plus poin buat dia. Tapi balik lagi di kelas ini harga juga masih jadi perhatian utama. Berapa harganya? harganya waktu ini di launching katanya dengar-dengar bakal dipepetin ke rival-nya yaitu si Denza. Kalau menurut kalian kalau harganya sama atau 11 12 sama Denza kalian pilih ini atau Denza D9 tulis di komen ya. Oke mungkin sekian e kesimpulannya. Thank you sudah nonton video ini. Kalau kalian suka video ini, klik like, saran dan jangan lupa tekan tombol lonceng untuk tahu video-video terbaru di AutonetMax. Audi Sign off. Thank you sudah nonton. Bye bye.
