Yakin masih mau beli Applewatch ? Ini Lebih Worth it. HUAWEI WATCH FIT 4 Series Review (YouTube Video)
yang bikin mind blowing ini semua dijual buset dah setengah harga dari Apple Watch. Jadi yang udah beli Apple Watch siap-siap aja bakalan nyesel. Ini literally definisi menang banyak sih. Gimana enggak barang stylish kayak gini dijual setengah harga dari Apple Watch yang biasa dipakai artis selebritis. Tapi fiturnya justru lebih berani. Ada ECG, bisa diajak free drive, main golf, bahkan lari tril sambil lihat peta mandiri. Baterai bisa tahan 10 hari bukan basa-basi. Pengisian cepat, layarnya tembus cahaya matahari. Ya udahlah ya, enggak usah debat sana sini. Selamat menonton yang suka overacting tanpa aksi. [Musik] Hai Andika, Guys. Di sini lagi-lagi Huawei launching smartwatch yang bikin Apple lumayan keringetan. Namanya adalah Huawei Watchfits 4 Series. Dan jujur aja ini bukan smartwatch kaleng-kaleng. Huawei Watch Fit 4 series ini datang dengan fitur yang bahkan belum tentu kalian bisa temuin di Apple Watch SE2 maupun seri 10. Mulai dari golf, terus bisa free diving sampai kedalaman 40 m, ada offline map dan baterainya bisa tahan sampai 10 hari sampai ada fitur-fitur kesehatan yang serius banget kayak elektrokardiogram, deteksi stres, bahkan peringatan slip up apnea. Jadi kalau pernah fosan kalian mulai ngacu pas tidur itu bakalan ada notifikasinya. Untuk kelas harganya, si Huawei Watchfit 4 Pro ini bisa dibilang jam tangan sultan dengan harga yang merakyat atau kalau kategori kita itu BBJS. Budget pas-pasan, jiwa sosialita. Soalnya ini jam tangan pertama di gelasnya yang udah pakai sapir glass dan titanium alloy basel. Sapir itu adalah bahan material yang paling keras kedua di dunia setelah berlian atau diamond. dan umurnya lebih panjang daripada Corning Gorilla Glass sehingga lebih tahan gores. Jadi kalau gak sengaja ke baret kunci ataupun batu, wah masih aman bakalan tetap kinclong. Titanium aloyunya juga enggak main-main ya. Ini adalah material yang biasa dipakai di pesawat tempur dan juga roket. Jadi dia kuat tahan panas dan ringan. Yang gak kalah penting dia tahan dari korosi. Jadi kalau misalkan kalian trail run di gunung yang dingin ataupun di pantai yang panas aman dari [Tepuk tangan] korosi. Layarnya wah dia udah pakai AMOLED 1,82 inch gede, bening, dan terang sampai pick biklist-nya itu 3.000. Kalau dibandingin sama Apple Watch S10 lebih terang sih Huawei Watchfit 4 sih. Apalagi dipakai outdoor. Enggak cuma terang aja tapi tajam juga. Karena untuk pixel per inch-nya untuk ukuran smartwatch lumayan gede, 347 ppi. Buat perbandingan, lihat aja nih, dia lebih terang dibandingkan Apple Watch S10. Dan mirip-miriplah sama Apple Watch Ultra, tapi bentuknya lebih ramping dan lebih ringan. Tebalnya cuma 9,3 mm, sementara Apple masih di kisaran 9,7 mm. Versi Fit 4 biasa juga enggak bisa diremehkan. Layarnya sama-sama besar, sama-sama enak dipakai buat olahraga outdoor dan bodinya juga super ramping. Harganya juga miring dan ggak bikin kepala pening. Tingkat keceraan sampai 2000 nits dua kali lebih terang kalau dibandingkan sama Apple Watch SE2 yang cuma 1000 nitz. Enggak cuma itu aja, fit4 ini juga lebih tipis dan lebih ringan. 9,5 mm dan bobot cuma 27 gr aja. Desainnya tetap cakep dengan lekukan yang elegan dan pastinya bisa gonta-ganti watch face sesuka hati. Dan ngomongin face seperti biasa Huawei selalu ngasih face yang wah pilihannya bejibun banget. Yang free aja banyak loh ya. Kalian bisa pilih sesuka hati kalau mau yang lebih eksklusif ada yang versi berbayar dan enggak mahal juga. Setidaknya chance untuk samaan dengan orang lain itu kecil sekali kalau pakai versi yang berbayar. Pas kita pakai di siang hari mau pakai di fit 4 yang 2000 nits enggak ada masalah sama sekali. Apalagi kalau yang versi Pro yang 3.000 nit. Beh, lebih nyaman lagi kalau ngomongin variabel yang praktis. Si Huawei Watch Fit 4 ini benar-benar nerusin generasi sebelumnya yang overkill untuk harga under R juta. Pertama, dalam pemakaian normal bisa tahan 7 hari, tapi kalau dipakai yang standby dan juga irit aja bisa sampai 10 hari. Enggak perlu tiap malam colok charger hemat listrik juga. Jadi, istri enggak bakal ngomel-ngomel kalau tagihan listrik bulan depannya bengkak. Kedua, kompatibilitasnya fleksibel. Mau pakai HP Huawei bisa, Android lain bisa, bahkan kalau kalian pakai iPhone juga bisa. Semuanya bisa connect dengan mulus. Dan asiknya lagi walaupun harganya under R juta, dia juga udah support sama wireless charging yang juga kalian dapatkan pada paket pembeliannya. Dan bisa dikatakan cukup cepat juga pengesiannya 10 ke 70% butuh waktu sekitar 40-an menit. Bisa balas WhatsApp cepat langsung dari jam, bahkan bisa angkat telepon juga loh. Contohnya kayak gini. Dan dia juga ada NFC-nya yang bisa kalian gunakan untuk buka pintu ataupun absen di kantor kalian. Untuk pilihan warnanya ada warna hijau, hitam, dan biru buat seri Pro dan warna ungu, putih, hitam, dan grey buat seri standar. Dan yang kita review ini warna green untuk seri Fit 4 Pro-nya dan black untuk yang standarnya. Dan sekarang olahraga itu kan lagi hype banget ya. Ada yang suka pedle, ada yang suka golf, badminton, cycling, banyaklah. Dan semua mode itu udah di-cover sama Huawei. Contohnya kalau misalkan kalian pengen golf serius, fitur Golf dari Huawei Watch GT di Huawei Watch Fit 4 ini juga ada. Terus olahraga casual kayak lari, sepedaan, atau berenang, si Fit4 juga udah nyediain lebih dari 100 mode olahraga. Dan sekarang masih ada tambahan baru kayak water sport dan juga olahraga naik tangga pun juga ada L. Lengkap sama sensor tekanan udara dan ketinggian biar datanya makin presisi. Yang suka upload hasil workout ke Straava juga tinggal connect langsung dari jamnya. Enggak perlu ritual macam-macam jadi praktis. Plus GPS-nya juga udah dual band. Jadi akurasi trackingnya udah setara sama Apple Watch Ultra generasi kedua karena sama-sama dual band. Buat kalian yang ngerasa pro dan olahraganya itu mulai ekstrem, outdoor-nya, si Huawei Watchfit 4 ini juga bisa dipakai trail run, hiking sampai free diving karena dia ada fitur backtrack-nya yang bisa bantu kita pulang tanpa harus nanya warga sipil ini arahnya ke mana. Terus buat Golf, kita juga dapat akses 15.000 lebih peta lapangan Golf dari seluruh dunia. Lengkap sama tampilan 3D, kalkulasi jarak, dan bahkan analisa ayunan swing kita. Mirip banget sama Huawei Watch GT yang harganya lebih mahal. Buat yang suka trail running, si Huawei Watch Fit 4 Pro juga cukup akurat karena dia punya peta offline full color dan juga GPS-nya punya tingkat akurasi yang tinggi berkat sunflower positioning system yang punya tingkat akurasi dua kali lebih akurat dibanding versi sebelumnya. Kalian juga bisa import rute kalau mau trail running tinggal masukkan rutenya ke aplikasi dan kalian import ke Watchfit 4 Pro. Jadi kalau misalkan pas trail run sinyalnya tiba-tiba hilang, GPS hilang, seenggaknya kalian enggak tersesatlah. Udah disiapin dulu di offline-nya. Kalau kita ngomongin weable sensor dan juga software dari Huawei itu selalu terdepan sih. Datanya juga lumayan lengkap dari hard rate terus waktu kita di zona aerobik sampai total tanjakan dan turunan selama lari semuanya itu dilacak dan datanya lumayan akurat. Buat yang suka diving, tenang aja. Dia juga udah punya sertifikasi padi bukan tanaman ya. Padi itu adalah singkatan dari Professional Association of Diving Instructor. Selain itu juga ada sertifikasi dari Aida. Aida 64 bukan ya, itu buat ngecek software. Aida ini intinya buat free dive sampai kedalaman 40 m lah tanpa alat apapun. Jadi udah ada sertifikasinya. Mau yang basic tapi tetap komplit si Huawei Watchfit 4 ini udah cukup. Mau yang totalitas sampai diving 40 m buat main Golf serius bisa ya Huawei Watchfit 4 Pro. Buat yang seri Pro ini bahkan ada fitur ECG ya, pendeteksi kekakuan arteri sampai monitoring ritme jantung yang enggak normal. Semua bisa dicek langsung dari pergelangan tangan. Jadi kalau tiba-tiba jantung kalian berdetak aneh, jam ini bakalan ngasih notifikasi lebih dulu. Karena kan sering ya kita lihat olahragawan entah itu di olahragawan cabang mana pun ya sepak bola atau apapun itu yang tiba-tiba kena serangan jantung itu bahaya sih. Tidur kalian juga dipantau bahkan bisa ngasih peringatan diri kalau misalkan berpotensi ada slip anea. Dan yap dia juga bisa mendeteksi detak jantung yang terlalu cepat atau terlalu pelan saat kita tidur atau istirahat. Sebenarnya kalau dipakai olahraga dia lumayan tipis dan ringan. Jadi feel-nya itu nyaman. Tapi kalau buat tidur ya butuh penyesuaian sih. Jadi biar pergelangan tangan kita lu terbiasa. Paling ajak aja tidur sekitar 3 sampai 5 hari baru tuh kerasa lumayan nyaman. Nah, yang unik, Huawei juga punya fitur pemantau emosi berbasis emoji kucing. Jadi, kita tinggal pilih emoji yang sesuai mod kita hari itu dan si jam bakal bantu analisa tren emosi. Kita lucu? Iya sih, tapi itu enggak bakalan lucu kalau dipakai sama cewek kalian dan pas dia mood swing. Jadi walaupun emoji kucingnya lucu, kita yang ngadapinnya itu yang enggak lucu. Semua ini berkat Huawei True Sense ya, teknologi pemantauan kesehatan berbasis EA yang sudah dikembangkan Huawei lebih dari 10 tahun. Dari akurasi, stability sampai bacanya ini udah bukan fitur yang main-main sih. Bahkan Rodi juga sempat ke Cina sana ke tempat headquarternya Huawei dan di sana memang untuk RnD Perry peerlal-nya wah gokil banget. Serius banget sih. Huawei Watch Fit 4 dan Fit Pro ini bukan cuma sekedar jam pintar ya, tapi udah masuk kategori jam niat dengan fitur flagship yang harganya bersahabat. Dari segi kesehatan, keduanya punya fitur pemantuan kesehatan 24/7 yang bisa real time monitoring, punya fitur slip up apnea warning, deteksi aritmia, dan mood tracking pakai emoji. Tapi versi Pro lebih advance, ada ECG-nya yang bisa ngebantu untuk pantau kondisi jantung kita. Kalau buat olahraga si Fix 4 ini udah cukup buat olahraga rutin kayak lari, sepedaan atau renang udah support 100 plus mode olahraga juga. Kalau yang pro levelnya beda, bisa tril running dengan navigasi lengkap. Terus free dive sampai 40 m bisa main Golf dengan 15.000 c map 3D dan semua gratis ya tanpa subscribe tambahan dan kalian bisa koneksikan dengan Strafa juga. Jadi kalian bisa joki tuh kan banyak tuh sekarang joki Strava ya. Versi yang pro yang saya suka sih dia bisa import offline map ke sini. Jadi kalau misalkan enggak ada sinyal, enggak ada GPS, kita enggak bakalan kesesat. Terus baterainya juga awet 7 sampai 10 hari. Wireless charging-nya juga udah include. Balas WA bisa langsung dari jam. Angka telepon juga bisa langsung dari jam. Jadi si Huawei Watchfit 4 Series ini buat siapa ya? Buat pelari pemula bisa, terus buat yang pengen keren-kerenan aja di sosial media bisa sampai yang versi pro buat atlet dadakan atau atlet yang beneran bisa juga. Untuk harganya dia mulai dari R,8 jutaan aja. Dan bukan cuma itu ya, dia juga dapat gratis Huawei Freebuds SE2 dan gratis 3 bulan membership Huawei Health Plus. Jadi, setelah tahu fitur-fitur itu tadi, kalian bakalan pilih mana Apple Watch atau Huawei Watchfit yang sebenarnya desainnya mirip-mirip sama Apple Watch juga. Coba tulis di kolom komentar ya. Saya and see you on the next video.
Video Lainnya
Di tengah lonjakan harga kebutuhan sehari-hari, menemukan perangkat pendukung produktivitas yang andal tanpa menguras kantong menjadi tantangan tersendiri bagi para...
Kehadiran bocoran seputar iPhone 18 Pro di tengah riuhnya pasar smartphone tahun ini memicu perdebatan sengit mengenai urgensi melakukan upgrade. Lewat pendekatan...
Kabar mengejutkan datang dari jagat media teknologi tanah air seiring keputusan DKID Media untuk menyudahi KOTEK (Komedi Teknologi) tepat di episode kesepuluhnya....
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sebuah inovasi radikal lewat kehadiran lini Huawei Pura X Max yang siap menggeser dominasi iPhone dan Samsung. Kehadiran...
Bayangkan jika smartphone andalan Anda tiba-tiba kehilangan sinyal akibat masalah IMEI yang diblokir di Indonesia. Situasi tak terduga inilah yang memaksa seorang...
Mencari laptop tipis dan ringan di tengah lonjakan harga RAM global belakangan ini menjadi tantangan tersendiri bagi para pelajar dan mahasiswa yang bersiap...
Kabar mengejutkan datang bagi para pencinta ekosistem Apple karena raksasa teknologi ini dikabarkan siap merombak strategi harga mereka secara global. Kenaikan...
Perdebatan mengenai jam pintar terbaik tampaknya memasuki babak baru lewat kehadiran Huawei Watch Ultimate 2, sebuah perangkat yang berani mendobrak batas premium...
Kehadiran laptop berprosesor mobile sering kali dipandang sebelah mata oleh para pencinta performa, namun adu tanding terbaru antara MacBook Neo dan laptop gaming...
Kabar kurang menyenangkan datang bagi para pencinta ekosistem Apple, menyusul rumor kuat mengenai lonjakan harga perangkat masa depan mereka akibat ketergantungan...
Kehadiran Huawei MatePad Mini sukses memberikan angin segar di tengah tren pasar yang dipenuhi tablet berukuran raksasa. Membawa dimensi super tipis dan panel...
Mencari gawai ringkas yang benar-benar bisa diandalkan untuk mobilitas ekstrem kini bukan lagi sekadar angan. Lewat gebrakan layar Flexible OLED PaperMatte yang...
Di tengah obsesi industri teknologi pada layar raksasa, kehadiran tablet seberat 260 gram ini menjadi anomali brilian bagi kaum bermobilitas tinggi. Ulasan HUAWEI...


















