YAMAHA NMAX TURBO 2024..!!! FITUR PALING LENGKAP TEKNOLOGI PALING MAJU l Otomotif TV (YouTube Video)
Selamat siang teman-teman tiba-tiba. Apa kabar semu? S bahagia selalu satun ini. Kali ini saya lagi ada di launchingnya Yamaha NMAX Turbo. Nah, ini dari kemarin kalian penasaran banget kan akhirnya sekarang benar-benar diluncurkan di Indonesia dan turbo itu juga ternyata ya di luar ekspektasi saya ya karena ternyata turbonya memang turbo gimik lah. Biarpun gimik tapi teknologi yang dipakai keren banget teman-teman. Nanti sama-sama lihat di area mesinnya. Jadi turbonya ada di daerah CVT ya. Bukan di ruang bakar tapi di CVT-nya. Oke, sekarang kita ngomongin overall dulu deh semuanya deh. Ini motor ini sekarang jadi ada banyak varian. Kalau cuma tiga varian sekarang jadi ada lima varian, Teman-teman. Jadi ada NMAX Neo itu yang paling murah ya. NMAX Neo yang paling basic yang masih pakai kunci manual. Ada NMAX Neo yang S. Lalu ada Max Turbo. Nah, yang turbo itu baru yang pakai transmisi baru namanya Yamaha Electronic CVT. Enggak semuanya pakai. Kalau yang versi Neo itu masih pakai transmisi CVT biasa kayak versi yang sebelumnya. Makanya secara harga murah, Teman-teman. Harganya cuma mulai dari saya harus saya contekkan dulu ya, karena saya enggak hafal gitu kan. Yang paling murah dijual cuma Rp32,7 juta. Itu naik sekitar ya sekitar Rp500.000-an lah kalau dibanding sama versi yang sebelumnya. Kemudian yang S R3,7 juta dan yang turbo itu mulai dari Rp37,7 juta. Nah, yang di depan saya ini teman-teman ini adalah versi yang paling mahal. Harganya Rp43 juta. Ini adalah varian yang tex Max. TMAX ini udah pakai turbo, CVT-nya baru dan dia pakai fitur-fitur mirip kayak di XMAX. Di speedometernya sekarang ada navigasi dari Garmin. Lh sama-sama lihat detailnya mulai dari bagian depan sini ya. Oke, Teman-teman. Kalau secara desain di bagian depan ini kelihatan banget si windshield-nya baru ya, sekarang lebih tegak dan dia akan ke luar gitu. Jadi kalau misalnya kenabrak angin, anginnya enggak langsung kena ke pengendara. Terus di bagian bawah teman-teman lampunya keren banget. Dia udah pakai proyektor. Ini ada dua proyektor di tengah sini teman-teman. Ini lampu yang mirip kayak apa ya? Kayak si MT25 gitu kan. MT15 udah pakai lampu proyektor di bagian tengah. Jadi LED proyektor teman-teman. Wah, nyalanya terang banget. Mantap ya. Nah, ini buat lampu jauhnya. Kalau yang bawah lampu dekatnya, Teman-teman. Kemudian di bagian sampingnya ini, ini justru buat lampu seinnya nih. Lampu sein ada di sini, Teman-teman. Di bawah sini. Terus kalau kita turun ke bawah ini ada kayak bibirnya, ya. Emang bentuk mukanya di kayak alien gitu kan. Kemudian si spat bardnya di mirip kayak si XMAX juga kayak kakaknya. Jadi dari bagian samping ke bawah itu nyatu. Sedangkan di bagian tengah dia kasih plastik yang ee plastik kasar ya. Sedangkan rem depannya pakai kaliper satu piston udah ABS dan pelegnya masih sama aja teman-teman. Udah hampir 10 tahun peleknya masih gini-gini aja ya. Kenapa enggak ganti gitu kan sayang banget. Tapi yang cakep teman-teman lihat nih pas ke sini pasp bagian dalam-dalam sini nih. Kalau kalian bisa lihat ini ada sebu petnya mirip-mirip kayak karbon-karbon F sekarang gitu kan. Oke kita lihat di bagian samping yuk. Bagian samping ini juga baru teman-teman selekukan-lakukannya ini. Bumerangnya masih ada sini ada dua baut gede gitu ya. Kelihatan lebih berotot gitu kan. Terus bagian belakang bodinya juga sekarang lebih mengecil ini. Jadi mirip kayak bodinya XMAX teman-teman enggak terlalu besar. Terus lampu belakangnya juga baru. Ini agak ke Xmax Xmaxan juga sih sebenarnya kalau secara tampilan. Tuh lampunya kayak gini. Lampu belakangnya kalau direm makin terang dan yang unik adalah lampu sennya malah dibenar ke belakang sini ya di bawah sini teman-teman. Terus si ee spag belakangnya ini malah bentuknya mirip kayak versi yang sebelumnya enggak beda jauh. Nah teman-teman ini adalah versi yang tex max ya yang paling canggih. Nah yang paling canggih ini dia pakai ee layar instrumen yang udah ada TFT-nya, Teman-teman. Ini ada TFT sini layar digital biasa. Yang digital ini ada speedometer, ada odometer, sama ada ee filometernya. Nah, di bawah ini yang keren nih. Ini ada tampilan e untuk ini ya, RPM-nya gitu kan. Dan sini ada T mod nih. Ini adalah reading mod-nya, Teman-teman. Jadi, motor ini ada riding mode, ada T mode, ada s mode. S mod buat yang spot touring yang lebih powerful. Kalau time mod-nya buat ke muting harian lah, tahun mode kayak gitu. Jadi buat dalam kotak ya mungkin kursi bahan pakai a lebih bagus ya. Tapi tenaganya enggak segede yang mod-nya gitu. Dan ini kalau misalnya motornya jalan, Teman-teman. Kalau motornya jalan nyala tuh cakep banget kan iluminasi ininya nih. Apa namanya si RPM-nya ya. Oke teman-teman kita lanjut lagi teman-teman. Kita lanjut ke ini nih fitur-fitur yang lain ya yang ada di motor ini. Ini ada buat koneksi ke musik, ada buat settingan odometer, ada navigasi juga teman-teman. Ada navigasi juga cuma sayangnya kita belum terkoneksi ya. Ini jadi mirip banget kayak si X-Max pakai Garmin Street Co juga teman-teman gitu. Kemudian pokoknya kalau secara tampilan ini mirip banget kayak versinya si X-Max ya, cuma sekarang dimasukin ke versi yang murahnya gitu. Kemarin di bawahnya ada logo-logo nih, ada TCS, ada buat killnya, ada CVT apa segala macam ni. Buat ending stopnya juga ada juga lengkap banget teman-teman. Kemudian lihat ada stangnya. Stangnya juga sekarang baru lebih kotak-kotak ya, lebih kaku gitu kan. Sedangkan sebelah kanan ini panelnya mirip kayak versi yang sebelumnya ada buat e stop-stop sistemnya, ada hazard, ada tombol klakson. Sedangkan yang sebelah kiri ini baru banyak banget tombolnya, Teman-teman. Ini ada lampu dekat lampu jauh. Yang depannya adalah mode buat milih reading mode-nya, ya. Kemudian di bawahnya ada tombol pusen, ada tombol klakson, ada shift buat ngatur turbonya. Terus yang ini yang bagian sini ini adalah tombol untuk memilih menu di tampilan layar TFT-nya. Oke, kita turun ke bawah, Teman-teman. Ini ada kill. Killesnya masih sama kayak sebelumnya. Ada tombol buat buka tangki bahan bakar. Ini masih sama kayak yang lama ya, 7,1 Lit. Jadi, kalau kalian yang berharap tangkinya nambah lebih gede, ternyata enggak bisa, Teman-teman. cuma 7,1 L. Kemudian sini ada konsol. Ada konsol di sini buat naruh barang-barang. Keban ada ee remote-nya juga, Teman-teman. Ada remote keylessnya cuma satu tombol kayak gini sama kayak ver yang sebelumnya juga. Kemudian di sebelah sini ini ada power outlet. Power outletnya kalau yang yang tex max yang paling mahal udah pakai USB type C ya. Kalau yang versi standar masih pakai colokan lighter gitu, Teman-teman. Kemudian joket teman-teman ini versi yang paling tingginya cakep banget nih. Ada embos NMAX-nya. jahitan-jahitannya gold cakep banget nih yaarnya cakep banget ini ada embos-embosnya juga terus bagasinya ternyata sedikit lebih besar ini 25 L teman-teman kalau yang sebelumnya 24 L sekarang 25 L naik sedikit kalau dibandingin sama versi yang sebelumnya gitu teman-teman Nah Teman-teman nih di belakang sini nih ya dia udah pakai suspensi belakang yang ada subtanknya terus ini ada setelan buat ini ya preload-nya kan mirip kayak versi yang sebelumnya kemudian di motor ini juga masih ada TCS Tas kotor sistem masih ada TCS S AB masih ada juga. Terus area mesinnya juga tampilannya sekarang lebih segar ya. Cover si CVT-nya sekarang lebih bagus nih. Ada ee ornamen yang kayak karbon-karbon kayak gitu di bagian sini. Terus kalau yang box filter udara sih masih mirip sebelumnya, tapi ada tulisan Y CVT. Oke, sekarang kita sama-sama ngomongin mesinnya, yuk. Nah, ini dari kemarin banyak jadi pertanyaan ya. Kenapa? Karena ada embel-embel turbo. Turbonya di mana sih? Banyak yang ekspektasinya ketinggian. kepenginnya benar-benar turbo keong ke ruang bakar gitu menkan tenaga. Tenaga enggak, Teman-teman. Ternyata turbonya itu dari CVT-nya, Teman-teman. CVT-nya namanya Yamaha Electronic CVT. Yamaha Electronic Continuous Variable Transmission. Jadi, sebenarnya ini konsepnya mirip kayak CTI yang udah-udah yang biasa gitu ya, ada puli, ada dua puli depan belakang. Terus dia akan mengecil, membesar rasionya. Cuma bedanya kalau di yang YT ini dia enggak pakai roller lagi, Teman-teman. Jadi bergeraknya bukan berdasarkan gaya sentrifugal, tapi pakai ada dinamo listrik ya, ada motor kecil gitu mirip kayak eh VV, kayak kinerjanya VV. Nah, selain ECU ada juga transmission control unit ya, itu yang akan membaca sensor-sensor dan menentukan pergerakan si transmisinya. Ini canggih banget sih buat motor CVT kayaknya baru pertama kali ya. Ini mirip kayak kosek di mobil, Teman-teman. Nah, ketika kita lagi jalan jalan biasa dengan mode yang biasa aja, dia kan bekerja normal dari pelan sampai ke to speed ya. Layaknya mesin transmisi CVT konvensional kan. Tapi di motor ini ada tiga pilihan, Teman-teman. Ada tiga pilihan isi tombol shift-nya ya, level turbo, W shift-nya. Jadi istilah turbonya dari sini nih, dari tombol situ, Teman-teman. Jadi, ada pilihan yang low, medium, sama high-nya ya. 1 2 3. Nah, kalau kita pencet yang low atau medium atau high tadi, si CV ini akan tertahan di rasio tertentu, Teman-teman. Nah, itu bikin ee akselerasinya lebih kencang sesaat aja. Jadi, mirip kalau di mobil tuh kayak misalnya kita mobil ee matic yang ada pilihan giginya ya. Kita pindahin dari D ke satu atau kedua, dia akan tiba-tiba akselerasinya kencang, tiba-tiba responsif tapi tertahan di kecepatan tertentu aja. Nah, untuk mengembalikannya lagi tinggal pencet yang tombol mode. Tombol modenya dipencet maka secara otomatis akan kembali normal lagi berjalan seperti biasa. Ini fungsinya bisa kepakai buat waktu lagi nyalip-nyalip misalnya ya, lagi nyalip, lagi nanjak-nanjak. Jadi kalau lagi nanjak itu tahan di rasio yang enteng banget, yang ringan. Jadi waktu nanjak tuh akan kuat banget sampai ke atas kira-kira gitu, Teman-teman. Selain itu ini juga bisa jadi semacam engine break ya. Jadi kalau misalnya kita lagi mau turun curam, secara otomatis akan ada ee efek engine break menahan putaran mesinnya gitu, Teman-teman. Emang sih sedikit agak repot ya kalau saya membayangkannya karena saya belum pernah pakai si motor ini gitu kan. Cuma masih sense masih masuk akal. Mirip-mirip kayak mobil. Ketika kita lagi enggak butuh turbonya kita bisa pakai motor ini layaknya motor biasa. Tinggal buka gas seperti biasa aja kayak motor-motor matic biasa. Tapi ketika kita butuh aksesasi cepat, butuh respon di tanjakan, kita bisa atur pilih si ee modenya tadi ke W shift turbonya ya. Selain itu, Teman-teman, kalau secara mesin, secara keseluruhan ini akhirnya benar-benar beda banget. Baru banget. Kenapa? Karena crank cash-nya terus ruang mesinnya semua benar-benar baru karena ada teknologi tadi ya. Teknologi sih Yamaha elektronic CVT-nya. Sedangkan kalau kepala silinder ternyata ini mirip kayak mesinnya Lexi yang baru yang kemarin. Power torsinya sama teman-teman. Powernya sesama kayak NX yang lama tapi torsinya naik teman-teman. Torsinya naik dan udah pakai tensioner rantai keteng yang sudah hidrolis. Jadi meemang benar-benar dari area kepala silinder ya dari kerkas ke atas tuh mirip kayak Lexi, Teman-teman. Oke teman-teman sekarang kita cobain duduk di atas joknya ya. Harusnya sih mirip kayak versi sebelumnya sih. Lebar-lebarnya, gendut-gendutnya masih mirip-mirip sih. Saya 165 cm masih jinjit dikit aja. Jadi masih lumayan nyaman dan masih khasnya Maxi Yamaha ya yang semuanya sebuah lega gitu kan dari bareng ke stang lumayan jauh, kaki juga lega banget bisa benar-benar selonjoran. Ini masih dipertahankan karena memang ini salah satu yang paling enak dari Yamaha NMAX kan posisi berkendara salah satu selling poinnya gitu teman-teman. Oke sih kalau ini sih impressnya enggak beda jauh dari versi sebelumnya karena memang udah oke banget ya. gitu teman-teman. Gimana menurut kalian? Nanti kita akan kulik lebih detail ya di video berikutnya. Kita akan ngomongin lebih detail mesinnya, perubahan di mesinnya. Kemudian saya juga kepengin banget nyobain, cuma sayangnya unitnya belum ada buat tes ya. Nanti kalau ah ada unitnya kita akan langsung bikin videonya, kita kupas tuntas semuanya gitu teman-teman. Kira-kira s kita ngomongin Yamaha NMAX terbaru. Ada yang Neo, ada yang turbo. Kalau yang Neo itu ternyata ya paling murah basic banget ya mesinnya belum ada turbo-turboannya. Transmisinya mesti pakai transmisi yang biasa pakai roller. Kalau yang turbo transmisinya udah enggak pakai roller lagi. CVT-nya pakai CVT elektronic yang harganya lumayan mahal, Teman-teman. Lebih mahal kalau dibandingin sama versi yang NEO. Dan ini yang paling tinggi specjual Rp43 juta. Eh, ada lagi yang lebih mahal lagi. Yang lebih mahal lagi adalah Yamaha All New NX Turbo TXmax Ultimate. Nah, yang Ultimate itu dijual Rp45 juta. Udah ada tambahan kayak damper di XPX gitu ya untuk di bagian sasis biar waktu nikung-nikung bisa lebih rigit, lebih enak, Teman-teman. Kira-kira itu teman-teman video singkat kita ngomongin Yamaha All New NMAX versi 2024. Sampai jumpa di video berikutnya. Jangan lupa tonton terus Otomotif TV-yalakan tombol notifikasi, like, subscribe, jugam otomotif TV. Sampai jumpa di video berikutnya. Dadah.
