YAMAHA X-RIDE 2025..!!! LEBIH BAIK DARI BeAT STREET..??? l Otomotif TV (YouTube Video)
[Musik] Selamat siang teman-teman Tom TV. Apa kabar? Semoga sehat dan bahagia selalu sat video ini. Amin. Kali kita lagi bersama Yamaha X versi 2025. Apa aja yang beda? Nah, yang jelas yang beda tampilan luarnya ya. skinnya berubah sekarang jadi lebih anak muda, lebih fang teman-teman. Ini adalah warna yang birunya kombinasi antara biru tua di sini dan biru yang lebih menyala di bagian tengahnya. Sebenarnya adalah beberapa pilihan warna, cuma salah satu yang paling ech adalah warna yang ini, Teman-teman. Ini enggak lagi yang bergaya adventure banget ya, lebih ke anak muda. Ini sebenarnya adalah Yamaha X Generasi kedua. Ini pertama kali launching di Indonesia tahun 2017. Kebetulan waktu itu launchingnya di PRJ dan saya review motor itu saat itu ya di tahun 2017 kan. Dan ternyata kalau dilihat dari tampilannya terus spesifikasinya ternyata enggak banyak yang berubah. Masih mirip-mirip, masih sama aja cuma beda di skinnya aja. Nah, sekalian deh biarpun enggak banyak yang berubah tapi boleh dong kita reminding lagi kan apa yang ditawarkan sama si Yamaha Sed ini. Bahkan harganya sebenarnya motor masih oke loh, Teman-teman. harganya cuma Rp20 juta aja. Enggak terlalu mahal ya dengan tampilan desain yang kalau menurut saya cukup EKG cukup menarik gitu kan. Apalagi populasinya di jalanan enggak terlalu banyak. Kalau kalian pakai motor ini sudah dipastikanlah bakal jadi beda sendiri gitu kan jadi pat perhatian. Oke deh kita akan langsung lihat dari tampilannya kali dari bagian depan teman-teman. Di generasi kedua ini sebenarnya ada banyak banget ubahan di bagian fasialnya. Kalau yang generasi pertama kan dia lebih cowok banget ya. Macu kotak-kotak. Yang ini sekarang dibikin lebih modern dengan tarikan garis-garis body yang agak rounded ya. Kayak saya di bagian depan sini. Ini kan enggak terlalu kaku banget kan. Set lampnya memang agak aneh ya. Dia ada dua bertumpuk di bagian sini. Lalu di bagian sampingnya nih kelihatan ada kayak saltnya gitu kan. Bod sampingnya ini kayak slot motor-motor spot. Terus di sini ada rongga yang agak tinggi dengan spatbard yang mirip kayak ujung spatbardornya motor trail. Nih kalau kalian lihat teman-teman di bagian sini ya. Nih kan ujungnya nih membesar di bagian depan agak lebar dan tipis. Nih mirip kayak motor-motor trail. Jadi memang diberikan sentuhan-sentuhan yang mendekati ke motor dual purpos. Contohnya sih spatbornya ini. Sedangkan suspensi depan shock breaker sebenarnya masih ya kalau menurut saya masih kurang ya kurang dual purpose gitu kan karena ini spesifikasi yang mirip kayak suspensi depannya Yamaha Mio. Begitu juga sama pelegnya teman-teman. Sayang banget ya masih pakai peleg yang palang lima dari Yamaha Mio kayak gini. Ini lebarnya cuma 160 dengan ban 80/80 ring 14 inci. Ini sebenarnya kalau bawaannya pakai peleg jari-jari misalnya ya pasti keren banget. A kalian modif sendirilah modif dikasih pelek jari-jari ya. Terus di sini ada kabel buat speedometernya. Terus remnya teman-teman, remnya pakai kaliper satu piston dan disinnya kecil ya. Kecil aja teman-teman kayak gini gitu. Yuk kita lihat di bagian samping sini nih. Cakep teman-teman ada letusan 125-nya ada ekstrem di sini. itu kan dengan grafis yang meriah. Ada biru, ada orang-nya juga. Terus yang jadi ciri khasnya si Exet adalah stang telanjangnya. Stangnya telanjang, lebar dan di bagian depan ini si ee lampu senya dibikin terpisah ya. Dia ada di luar stang kayak gini. Jadi benar-benar mirip kayak motor sport gitu kan. Macau banget gitu. Kalau kita lihat speedometernya, speedometernya sederhana banget teman-teman. Dia analog nih atas speedometer ada odometer di bagian tengah ini ada viometernya. Terus ini ada beberapa lampu ya buat lampu seat lampu jauh. Ada eko indikator sini yang akan nyala memandu kita untuk berkendara hemat bahan bakar. Dan ada engine cek di bagian bawah sini. Stangnya telanjang teman-teman. Pakai setang pipa. Terus di sini nih, ini keren nih si kabel gasnya. Sengaja ditaruh di bagian atas nih. Ditaruh di atas. Tunjuknya apa? Jar mirip kayak gas spontan ya. Dia ada dua kabel gini push and pull. Jadi kalau ditarik ditutup tuh responnya cepat teman-teman. Respon baliknya. Di sini ada lampu buat headset, ada tombol starter. Sedangkan sebelah kiri lampu lampu jauh ada lampu se dan klakson aja. sederhana banget. Sedangkan di remnya ini ada parking black yang khasnya Yamaha yang gampang banget dioperasikan. Asli enak banget, Teman-teman. Ini semudah ini mengoperasikan parking break-nya. Kemudian turun ke bawah. Di sini ada kayak cover gini ya. Cover untuk nutupin bracket si stang ke komfstirnya gitu kan. Jadi ketan rapi. Terus kalau kita lihat sini lagi nih di bawah sini ada kunci dengan pengaman bermanet ya. Terus di sini ada kentungan barang. Sederhana banget. Tidak ada konsol apapun. Di bagian samping sini kelihatan sporty, Teman-teman. Terus yang asik juga adalah ini nih area deck pijakan kakinya. Di sini ada beberapa pilihan ee posisi kaki ya. Kalau bagian yang bawah ini jelas yang dikasih pattern yang kasar gitu. Jadi beneran keset banget nih. Beneran keset banget teman-teman. Mungkin karena sesuai sama konsepnya dual purpose ya. Beneran sekeset ini. Dan di bagian depan ini. Ini sengaja dibikin melandar. Ini buat kaki. Kalau misalnya kaki kalian mau selonjoran, Teman-teman. Jadi kalau misalnya mau selonjoran bisa kayak gini. Nah, misalnya kalian lagi turunan atau mau ngerem, pengin mempertahankan badan, kakinya bisa langsung incek ke bagian depan sini. Jadi lebih santai ya, lebih rileks, Teman-teman. Tapi kalau kalian pengin berkendara yang sporty, ini bisa dimundurin sampai sini nih. Nah, bagian sini juga dikasih sedikit pattern ya. Jadi kalau misalnya kalian mau agak sporty, nah ini masih bisa kayak gini, Teman-teman. Asik ya. Jadi ada beberapa pilihan posisi kaki saat kita berkendara gitu. Kemudian FTP pijakan lagi, Teman-teman. Dia pakai model yang eh metal kayak gini, aluminium gitu, ya. Lalu di bagian samping cakep, ya. Ini kelihatan berotot banget. Sini ada dua layer di bagian ee bawah sini sama di bagian atas, ya. Ini mirip kayak NMAX enggak sih? Ada kayak gininya. Dan yang belakang kelihatan tebal gitu kan. Kemudian diakhiri sama ada behel dari logam yang bentuknya kayak tanduk ya, dari bagian tengahnya kepotong. Dan yang asik juga teman-teman dari motor ini adalah joknya. Lihat dong. Joknya mirip kayak apa coba? Mirip kayak motor-motor dual purpose ya. Kayak trail special engine, kayak YZ, kayak support moto gitu kan. Dia bentuknya fret. Tujuannya apa? Untuk memundang kita waktu mau pindah posisi badan. Jadi mau ke depan, mau maju, mau mundur lebih gampang. Jadi misalnya nih lagi tajakan kita badan condong ke depan ke depannya gampang gitu kan. Atau misalnya lagi mau turunan badan langsung condong ke belakang, pantatnya langsung digeser ke belakang juga gampang. Bisa gampang dipindah-pindah geser-geser k-k kayak gitu, Teman-teman. Kemudian di bagian belakang ini lampunya dia model kayak gini nih. Segi 1 2 3 4 5 6 7 8 segi delapan ya. Bentuknya unik dengan lampu se yang ada di bagian luar kayak gini mirip kayak motosport pasti pakai bohlam teman-teman. Dan yang asif juga lihat nih ada di shoper belakangnya dia pakai sap tank tabung dan pernya sekarang dikasih warna putih jadi kata lebih e keci kan. Jadi di bagian samping ini meriah banget gini tapi dikasih juga suspensi yang warnanya juga cakep gitu kan. Koda belakangnya pakai 100/70 ring 14. Ini lumayan lebar teman-teman ban belakangnya. Jadi biarpun palangnya mirip kayak Mio, tapi lebarnya ini lebih lebar dari punya Mio, Teman-teman. Gitu. Kemudian kita akan ngomongin mesinnya deh. Ini mesin sebenarnya mesin 125 cc yang generasi pertama ya dari blue core gitu kan. Jadi mirip kayak mesinnya Yamaha Mio gitu ya, Mio M3. Salah satu ciri khasnya adalah dia masih pakai dinamo starter konvensional ya, masih pakai brush gitu. Ada motornya di bagian tengah sini nih. Jadi belum pakai smart motor generator. Kalau misalnya kalian starter masih ada suaranya yang cecek cce ccek gitulah belum yang halus ya langsung greng nyala gitu. Nah mesin ini sebenarnya cukup responsif teman-teman. Mesinnya responsif. Biarpun secara kursi bahan bakar tidak sehemat mesin 125 hybridnya Yamaha sekarang kayak Pasio, kayak Yamaha Gear ya enggak seirit itu sih. Spesifikasi mesinnya SOHC dua klep berpendingin udara pakai injeksi bahan bakar tentunya diameter pistolnya 52,4 struknya 57,9 mm kompresi 9,5 dengan power maksimal 9 HP dan torsinya 9,6 Nm. Tenaganya punya ciri khas yang transpornya tuh rata ya. Jadi putaran bawah sampai ke atas tuh rata, ngisi terus, Teman-teman. Kalau buat nanjak-nanjak, buat boncengan sih enak ya. Ini mesin yang menurut saya sih powerful ya untuk ukuran mesin 125 cc yang masih sangat sederhana. Kira-kira gitu, Teman-teman. Kalau secara tampilan enggak banyak berubah. Terus bobotnya ini motor bobotnya lumayan ringan, Teman-teman. Cuma 98 99 kg enggak nyampai 100 kilo. Jadi buat agility juga masih lincah ya. Buat harian juga pastinya masih oke. Tinggi joknya juga enggak terlalu tinggi-tinggi banget, Teman-teman. Ini cuma 760 mm aja. Jadi buat kalian yang enggak terlalu tinggi masih nyaman. Beda sama yang generasi pertama yang memang benar-benar lebih dual lepur pos secara bentuk ya. Karena motornya kan lumayan tinggi, joket tinggi, suspensinya juga panjang-panjang, suspensi depannya empuk, belakang juga empuk juga. Kalau di motor ini, ini secara karakter rasanya waktu kita pakai buat berkendara sih mirip banget kayak Yamaha Mio M3 gitu kan. Sedangkan posisi duduknya sama-sama kita cobain yuk. Gini, Teman-teman nih posisi kakinya santai ya, rileks ya. Karena jarak dari deck ke jok lumayan tinggi. Jadi kaki itu rasanya lega gitu ya. Kemudian yang agak beda adalah stangnya ya. Stangnya dia lebar dan relatif lebih ee rata ya. Enggak terlalu ke dalam di ujung stangnya. Jadi mau enggak mau badan tuh kayak kebuka gitu tangannya ya. Dan sedikit agak menunduk sih. Kalau musnya sih kurang tinggi. Jadi kalau misalnya dibikin tinggi pasti akan lebih nyaman. Cuma enaknya karena dia pakai ee stang pipa, jadi lebih gampang lah kalian bisa cari stangnya motor-motor sport itu bisa dimasukin ke sini gitu kan. Asik sih posisi berkendara yang kalau menurut saya memang mendukung style-nya ya. Mirip kayak naik super moto kayak R WR gitu kan. Kira-kira gitu teman-teman. Jangan tadi ya posisi kaki yang bisa nanti ke depan sini bisa di tengah atau bisa agak lebih resi kayak gini gitu. Kemudian di bawah joknya, Teman-teman, ini ada bagasi yang enggak terlalu gede. Tangkinya cuma 4,2 L. Ya, enggak terlalu gede juga sih dengan kisi bahan bakar yang kalau menurut saya ya masih okelah masih bisa 40 km/l ya. Untuk teknologi yang sudah 8 tahun yang lalu teman-teman ya masih okelah ya biarpun enggak seirit motor-motor zaman sekarang gitu. Gimana menurut kalian? Keren enggak kira-kira? Masih kepengin enggak? pasti ngiler enggak dengan ee konsep Yamaha Xtet motor semi-semi dual purpose gitu ya konsepnya. Biun sebenarnya secara frame rangka suspensi ini lebih ke motor harian sih mirip kayak Yamaha Mio atau malah mungkin sebaiknya NMAX aja kali ya bikin NMAX yang versi kayak Xred 155 misalnya wih keren tuh lebih powerful tenaganya buat turouring-touring buat Outlander atau motocamp lebih keren gitu kan sekalian buat jadi kompetitornya Honda ADV 160 gimana menurut kalian tulis kolom komentar ya. Ya wis sampai jumpa di video berikutnya. Kira-kira itu review singkat kita ngomongin Yamaha Exit versi 2025 yang ternyata masih ada, masih eksis teman-teman dengan beberapa pilihan warna baru. Okelah, sampai jumpa di video berikutnya. Jangan lupa tonton terus Otomotif TV, nyalakan tombol notifikasi, like, subscribe, dan follow juga Instagram otomotif_TV. Jangan lupa follow juga ik saya di Mas Papo pakai di bagian belakang. Sampai jumpa di video berikutnya. Dadah.
