Jungkat

YAMAHA XMAX TECH MAX 2026..!!! WINDSCREEN ELECTRIC, MESIN & KELISTIKAN ADA YANG BARU l Otomotif TV (YouTube Video)

  • 24/09/2025

Kalau pendek kayak gini asik banget ya. Gak perlu repot bongkar-bongkar gitu kan. Cuma tinggal tekan tombol bisa naik turun naik turun. [Musik] Selamat siang teman-teman Otomotif TV. Apa kabar? Semo santan bahagia selalu sani. Amin. Kali ini kita lagi ada di IMOS Oos 2025 langsung di depannya Yama Xmax Tex Max 2025. Ada banyak yang baru teman-teman tapi sebenarnya enggak terlalu mengagetkan ya. Kenapa? Karena sebenarnya motor ini sudah launching duluan di Eropa, di Jepang, sekarang baru di Indonesia. Jadi aneh banget ya ini motor X di seluruh dunia diproduksi di Indonesia itu malah Indonesia belakangan dapatnya bukan duluan ya, duluan di Eropa sama di Jepang. Nah, motor ini harganya dijual Rp75,3 juta. Naik Rp3 juta kalau dibanding sama versi yang sebelumnya. Apa aja yang beda? Nah, sama-sama kita lihat teman-teman. Perbedaan paling utama adalah pertama warnanya ya. Sekarang warna yang magma black hilang diganti pakai seramik grey. Jadi ini warnanya kayak abu-abu tapi kalau kalian siang-siang lihat kena matahari jadi warna silver teman-teman. Jadi warnanya bisa berubah-berubah dan ini finishingnya matte atau dove. Cuma dove-nya dove yang halus teman-teman. Cakep banget kelihatan mewah banget. Dan yang paling utama adalah w shield-nya. Ini sekarang baru lebih tinggi dan ini bisa naik turun naik turun 95 mm teman-teman. Ini keren banget sekarang. Jadi mirip kayak Forsa ya. Cuma kalau bedanya Forsa harganya hampir Rp100 juta. Yang ini masih cukup affordable lah ya. Rp75 juta masih oke. Nah, karena ada mekanisme baru di wizitnya ini yang bisa naik turun naik turun, maka di bagian depan sini semuanya berubah teman-teman. Karena ada di dalamnya ada mekanisme motor untuk gerakin naik turun naik turunnya. Dan kemarin saya sempat baca-baca juga desainernya si X ini cerita ya curhat katanya tricky banget bikin wizard elektronik di Yamaha XMAX ini. Kenapa? Karena basicnya motor ini enggak didesain untuk wizard yang naon-nekrun gitu, Teman-teman. Jadi mereka benar-benar memaksimalkan ruang yang sempit ini gimana caranya biar bisa ada wizard elektroniknya. Makanya ada beberapa pet yang dirubah ya misalnya kayak aki. Aki awalnya di depan dipindah ke bagian sini nih di bawah si konsol sebelah kanan. Kemudian yang berbeda juga jelas ini ya body depannya teman-teman. Body depan ini semua berbeda sampai lampu juga beda juga teman-teman. Nah ini bagian depannya kita sama-sama lihat di area ini nih speedometernya ya. Panel indikatornya juga berbeda, Teman-teman. Sini, sini, sini, sini. Pan indikatornya juga berbeda. Kenapa sekarang dibikin kanan kiri? Ya, ini tetap TFT. Yang kanan, yang kirinya digital biasa teman-teman. Tapi digitalnya sekarang warnanya dibikin sama terangnya kayak yang TFT. Lebih enak dilihat ya, lebih cerah. Nah, secara isi sebenarnya sama aja. Kenapa sekarang dibikin ee jadi memanjang ke kanan kiri? Ya kalau awalnya kan dia numpuk ke atas bawah se jadi lebih memanjang. Ada dua alasan. Yang pertama ngasih ruang biar si windshield-nya ini, Teman-teman, bisa benar-benar miring, ya. Jadi, posisinya enggak terganggu. Kalau yang lama dia ada dua gini kan pasti akan mentok sih windshield-nya. Yang kedua, mata jadi lebih mudah ngelihat info-info di pan indikator ya. Jadi buat ngelirik kanan kiri itu lebih gampang daripada naik turun teman-teman daripada atas bawah. Nah, kita sama-sama lihat salah isi yang sebelah kiri masih sama aja masih ada sebelah m ada filmeter ada odometer ya. Ini masih sama yang sebelah kanan. Nah, yang kanan ini ada info-info yang sebenarnya sama aja teman-teman infonya itu. Nah, nih ada music, ada odometer. Meter dispnya juga bisa diganti ya ee tampilannya. Navigasinya juga masih pakai Garmin. Ini harus connect ke smartphone juga. Ada notifikasi telepon sama pesan masuk cuaca setting. Dan ini ada windsreen-nya. Nah, untuk menaik turunkan win screen-nya kita harus masuk ke dalam menunya dulu teman-teman. Setelah di sini kita klik. Nah, ini bisa naik turun nih. Nah, ini nih. Ini bisa naik turun gini, Teman-teman. Jadi, memang harus masuk dulu ke dalam menunya. Ini tinggi rendahnya naik turunnya 95 mm kurang lebih segitu, ya. Jadi, secara total juga motornya jadi lebih tinggi, Teman-teman. karena ee ada si binset yang lebih tinggi ini, Teman-teman. Dia kira kayak gitu. Oke, Teman-teman. Ini kalau tombol-tombol di saklar-saklar masih sama ya, tidak ada tambahan apapun. Ini ada tombol buat ee navigasi di multi% display-nya. Kemudian yang kiri ada buat lampu lampu jauh, lampu se, klakson. Masih sama aja, Teman-teman. Enggak beda kayak versi sebelumnya. Kemudian kayak kilos sama S juga masih sama. Masih sama aja kayak versi yang lama. Nah, kalau dari depan gini nih. Dari depan kayak gini kira-kira tuh. Asik ya. Jadi sini ada kayak batangnya nambahin panjang, Teman-teman. Benar-benar dia naik ke atas ya. Kalau pendek kayak gini asik banget ya. Enggak perlu repot bongkar-bongkar gitu kan. Cuma tinggal tekan tombol dengan naik turun naik turun. Dan yang saya suka juga adalah ini nih. Di sini ada kayak e pemegang si windshield-nya. Butuhnya cakep ya. Jadi seolah-olah jadi kelihatan lebih berotot di bagian depannya teman-teman. Kemudian banyak yang nanya juga di mana posisi plat nomornya. Kalau yang lama kan dia di wiset ya. Sekarang enggak teman-teman. Dia ada lubang di sini. Ini adalah lubang buat plat nomor depan. Jadi nanti plat nomornya akan di bagian sini ya, di jid atas sini teman-teman. Kira-kira kayak gitu. Nah, teman-teman ternyata efek dari winsit baru ini banyak banget yang berubah. ECU berubah, kabel body semua berubah. Jadi kalau misalnya ada yang berpikir, "Ya ah aku mau beli ininya aja lah beli winit sama mekanisme motor fotek turuninya." Ternyata enggak semudah itu ya. Ternyata malah jatuhnya bisa mahal banget gitu kan. Jadi kalau saya sih daripada upgrade susah-susah bagian depan ini banyak banget yang berubah bahkan sampai rangka. Rangka pun berubah teman-teman. Rangka di bagian depan ini berubah buat dudukan-dudukan baru si komponen-komponen windshield-nya ya. Jadi kalau menurut saya sih mendingan ganti BPKB ya daripada ganti ee pasang bisnya doang gitu kan sekalian beli motor baru. Ternyata kelistrikannya juga beda banget. ECU berubah juga karena ada tambahan juga di motor ini fitur baru yaitu emergency stop signal. Jadi selampusan belakangnya ini dia akan nyala berkedip cepat banget ngasih tahu kalau kita lagi hard breaking. Jadi kalau kita lagi ngerem keras 6 m/s diselerasinya perlambatannya maka secara otomatis si lampu senya akan kedip kencang banget. Mirip kayak hazard tapi lebih kencang teman-teman. Jadi ngasih tahu kalau kita lagi breaking yang belakang biar bisa antisipasi jadi menghindari tebrak belakang. Kira-kira kayak gitu. Kemudian mesin. Nah ternyata mesin di motor ini juga baru teman-teman. Mesinnya itu enggak benar-benar plekpleksan sama yang lama ya. yang baru salah satunya adalah motor ini udah ngikutin mesin yang dijual di Jepang. Karena sebenarnya kan Indonesia jadi basis produksi untuk ke seluruh dunia. Salah satu ke Jepang juga kan. Jadi setiangan-nya di motor ini udah pakai setiangan yang Euro 5 juga teman-teman tapi knalpotnya ini masih pakai knalpot yang Euro 3 khusus yang Indonesia. Kalau yang di Jepang bentuk kampotnya bulat ya, lebih bulat dan lebih ringan 800 gr. Yang Indonesia masih sama kayak versi sebelumnya. Jadi sebenarnya secara output ya ini sebenarnya kayak Euro 3 tapi plus lah ya lebih sedikit lebih baik emisinya karena tadi ada settingan ECU yang sama kayak versi Jepang yang sudah Euro 5. Kemudian yang ber juga adalah di blok silindernya ini udah pakai mirror blok silinder ya yang mirip kayak di NMAX di Aerock yang baru ya. Jadi di bagian dinding permukaan bloknya itu benar-benar kinclong banget, benar-benar licin banget untuk mengurangi gesekan. Tapi secara spesifikasi umum ya, kayak mesinnya 1 silinder 250 cc pakai radiator 4 k flap, kemudian powernya 22 HP, torsinya 24 Nm. Masih sama aja teman-teman, enggak berbeda. Kemudian yang beda juga kalau dibanding sama versi yang standar ini adalah varian yang Text Max ya. Text itu ada beberapa part, beberapa aksesoris yang berbeda. Contohnya nih, sini dekat, sini dekat yang berbeda textpack ini nih ada emblem text sini, Teman-teman. Kemudian grip gas-nya ini juga beda ya. beda. Di sini ada tulisannya nih, ada tulisan tex max-nya di bagian sini. Istimewa banget ya. Kemudian ini nih di sini nih ada kayak dilapis kulut ya. Dapis kulut dan busa si konsolnya. Jadi kalau di belakang memang lebih lembut ya. Ini beda sama yang versi standar. Kalau standar tuh plastik biasa. Kemudian ini nih floor deck-nya juga istimewa banget. Di sini ada logo XMAX-nya kayak gini. Ini kalau dilepas kinclong teman-teman. Jadi ada material bersihnya. Jadi ini karet yang sininya besi. Kemudian yang beda lagi adalah ini nih jok Eropanya ya. Jok Eurospek-nya. Ini jok yang waduh enak banget. Kemarin kita waktu jalan dari Jakarta ke Jogja kan kita bawa X-Max buat ini ya, buat motor e tracking kamera kan teman-teman. Videografer pakai motor ini nyaman banget teman-teman, sama sekali enggak pegal. Ini benar-benar menambah kenyamanan, ekstra kenyamanan. Cuma kalau tinggi jok masih sama, masih 795 mm sama, Teman-teman. Gitu. Paling yang beda bobotnya. Nah, bobot motor ini naik 3 kilo dari yang 181 sekan jadi 184 kg. Jadi naik 3 kilo. Dari mana? Dari tadi ya winseld ya, dari mekanisme besi yang buat naik turun naik turuninnya kira-kira gitu. Kemudian yang beda juga ada di modul ABS. Oh ya, saya lupa juga modul ABS. Modul ABSnya berbeda. Kenapa? Karena jadi satu sama sistem untuk e emergency soft signal-nya. Kira-kira gitu, Teman-teman. Perubahan yang sebenarnya lumayan banyak ya. naikin cuma Rp3 jutaan, tapi perubahannya banyak banget kalau dibanding sama versi TX yang sebelumnya. Kalau menurut saya sih daripada repot-repot nih ya modifikasi gitu kan, ganti kabel body, ganti ECU, ganti ya macam-macam yang harganya pasti lebih dari Rp2 juta, mendingan beli baru aja cuma b Rp3 juta dibanding sama versi yang sebelumnya. Ya teman-teman kira-kira itu saat kita ngomongin ee Yamaha XMAX Texmax versi 2026. Perbedaannya paling utama ada di winseld tadi, windshield sama di panel indikatornya. Tapi perintilannya ikut banyak banget ya. Kabel body beda, mesin juga ada beda juga. Kemudian kalau kayak spek kaki-kaki ya, suspensi saner depannya dia panjang teman-teman. Kayak motor sport ya sampai ke atas sini itu masih sama rodanya depan belakang belang, depan 15 inci, belakang 14 inci juga masih sama aja. Rem juga masih sama pakai ABS. Suspensi juga sama aja teman-teman. Ini juga masih pakai suspensin yang sama kayak versi yang standar. Teman-teman, kira itu saat kita ngomongin Xmax T max versi 2026. Nanti kalau udah ada unitnya kita akan cobain, kita akan rasain ya siapa tahu di mesinnya ada feeling yang berbeda atau ini kata ngerasain si winsit-nya seaman apa dari pesan angin kira-kira kayak gitu kan. Ya sampai jumpa di video berikutnya. Jangan lupa tonton terus Otomotif TV, nyalakan tombol notifikasi, like, subscribe, dan follow juga Instagram_. Sampai jumpa di video berikutnya.

Lihat di YouTube