Bentuk Fold paling NYAMAN?! Kulik Z Fold 8 & 8 ULTRA | BIT Podcast (YouTube Video)
Langsung jatuh cinta lah istilahnya gitu ya. Walaupun ada walaupunnya nih, ternyata yang free upgrade itu adalah buat orang-orang yang kalau eh PO-nya itu di Samsung ngasih alternatif kalau kalian memang pengen yang 256 aja, itu ada diskon. Tapi kalau kalian pengen upgrade storage ya bayar yang harga normal 256. Tapi ini rasio S Nolan intended, Pak. IMAX IMAX, Pak. So far gua belum coba sih kalau masuk celana jeans. Kalau gua masuk celana kain sih eh enggak kelihatan sih. [tertawa] Jangan jangan. Biar aman-aman aja. Belum mandi kayaknya. Hai guys, welcome back to Beat Podcast bareng sama gua Daniel dan ada Edwin juga di sini sama ada Ko Marvin langsung di lapangan. Beh, langsung dikasih lihat [tertawa] spill spoilernya untuk Beat Podcast kita hari ini. Yes, kita akan ngebahas soal Samsung Galaxy Unpacked HP-HP lipat bareng sama Ko Marvin ini dia langsung ada di lapangan ya di London. Iya, kita akan ngelihat impression-nya seperti apa dan nanti ada pertanyaan-pertanyaan juga dari kami gitu untuk Ko Marvin yang sudah pegang barangnya langsung. Jadi kita langsung masuk aja ke pembahasannya, ke Beat Podcast-nya. Let's go. Oke, mungkin eh pertama-tama kita kasih rekap dulu ya ke teman-teman semua yang mungkin semalam belum sempat nonton eh Galaxy Unpacked. Jadi di event kali ini Marvin datang ke sana langsung di London untuk acara Galaxy Unpacked dan di sana itu Samsung ngerilis ada foldable-foldable mereka ya. Itu kita eh rekap aja satu persatu ada Z Fold Ultra 8 eh sorry, Z Fold 8 Ultra ya. Itu jadi penerusnya dari Galaxy Z Fold 7 sekarang dikasih nama Ultra karena yang Z Fold 8 biasa itu sekarang berubah form factor jadi passport size wide atau bisa dibilang yang wide kayak gini nih Lebar ya Terus ada Z Flip 8 seperti biasa dan juga ada dua wearable, tiga sorry, dua smartwatch itu ada Watch 9 dan juga Watch Ultra 2. Actually jadi lumayan eh surprise material tuh ini enggak sih? Eh intelligent eyewear-nya enggak sih Dan? Iya kacamata pintar Can dari Samsung belum dikasih nama ya kalau dilihat dari acara kemarin kayaknya disebutnya intelligent eyewear terus mereka kerja sama sama Gentle Monster sama Warby Parker gitu ya jadi itu eh recap dari produk-produk yang di perkenalkan semalam sekarang kita coba bahas satu persatu ya Boleh banget dan kita bahas langsung dari Z Fold 8 Ultra dulu kali ya Yes Vin, ada apa yang menarik nih? Warnanya yang baru ini yang hero color-nya ya jadi ini tuh namanya silver shadow Oke Silver shadow Violet silver Bentar violet shadow Oh violet shadow oke Violet shadow ini box-nya anyway jadi sekarang ada tulisannya dengan jelas di bagian layar tengahnya eh jadi kalau ini yang versi kalau kita datang ke lokasi itu dia versi Korea ya jadi masih unit testing doang jadi nanti dibalikin pas kita nanti eh balik ke Indonesia gitu jadi ya yang pertama warnanya sih yang menarik ya gitu Fitur apa yang menurut lu paling stand out di eh Z Fold 8 Ultra kali ini? Kalau secara fitur sebenarnya aku yang gua notice adalah ngebuka tutupnya ini jadi jauh lebih gampang gitu sih kayak ada coba ada kayak apa colokan sedikit kali ya bisa dibilang ya di bagian hinge nya ini di bagian frame nya di mana sebelumnya kalau di Z Fold eh 7 itu enggak ada jadi kadang kalau kalian eh enggak ada kuku itu agak susah tuh ngebukanya gitu jadi kalau pakai yang Ultra 8 Ultra ini enak banget buka tutupnya dan kayak strength hinge nya juga berasa agak beda gitu kayak Z Fold 7 tuh agak susah karena keras hinge nya ini jadi malah lebih ringan Vin eh sedikit lebih effortless lah gitu sama tadi karena selanya juga lebih gampang kayak lebih enak gitu lebih cepat ngebukanya gitu I see terus eh dari hinge nya sendiri lebih bisa kayak di stop di berbagai angle gitu atau masih tetap bisa nih nah cuma ini yang gua notice agak sedikit apa enggak enggak biasa sih jadi biasa kalau Samsung tuh dia kita arahin ke mana dia stop kalau ini kita kayak naikin dikit dia agak turun sedikit baru dia stop em gitu ini naikin dikit agak turun dikit dia baru stop terutama di angle-angle yang miring nih kalau kita buka ya kalau kita buka tuh dia naik dikit kita turun nah dia baru kayak set dia turun dikit gitu tapi bisa stop di mana aja cuma ya posisinya agak turun tiap kali dibuka agak turun dikit beda sama kalau kita turun dari atas nih kalau dari atas dia bisa stop di mana aja em oke itu sih agak anomali nah yang paling ditunggu-tunggu kayaknya Vin crease nya gimana karena kan sekarang eh pakai mekanisme titanium flex titanium sama armor flex hinge dari penglihatan gua hinge nya pas kemarin baru buka dari box sih enggak ada tapi sekarang setelah dilipat berapa kali itu ya mulai kelihatan lah walau memang posisinya kalau kita tangan ngelewat di sini itu kayak enggak ada enggak ada cekungan gitu. Kayak rata jadinya. Yang mana sebenarnya memang ini sudah dari cukup lama sih ya, dari sebelum-sebelumnya juga sebenarnya sudah rata cuma memang masih kelihatan ada lekukannya. Tapi yang menurut gua menarik sebenarnya adalah si anti reflektifnya nih di bagian eh dalamnya. Di mana di layar dalamnya itu tuh dia kayak ngeredupin ngeredupin cahayanya tuh ngebantu banget. Jadi kalau gua sebelumnya pakai Z Fold 7 terutama kalau buat nonton eh multimedia di kondisi outdoor atau di pesawatlah misalnya lagi travel itu pasti kena banget pantulan cahaya nih. Kita lihat nih sekarang ya. Nih ya. Jadi kalau kelihatan side by side nih kita pantulin dikit ketika kena sinar. Tuh, lebih matte ya bedanya. Iya, beda banget beda banget. Eh iya, kelihatannya lebih matte tapi aslinya enggak. Aslinya tetap glossy. Ya, jadi ini kayak S20 S25 ya dari S25 atau S24 yang punya anti reflektif coating-nya tuh. Nah, ini sekarang dipakai juga di sini. Dan itu memang ngebantu banget sih. Tuh, peredaman cahayanya Iya, lebih lebih lebih kalem. Lebih kalem dan layarnya juga lebih terang. Jadi kalau kalau matte tuh biasa kita lumayan ada burem kan ya layarnya ya. Nah, kalau ini sih enggak sih. So far dari penglihatan gua clear, sharp, tajam ya layarnya dan karena terang plus ngeredam cahaya tadi jadi kita bisa lebih warnanya kayak lebih vibrant gitu, lebih keluar. Oh, jadi buat layar bagian depannya sendiri itu ada anti reflektifnya juga enggak? Enggak, kalau layar bagian depannya sayangnya dia enggak ada sih. Jadi kalau kita lihat layar bagian depan itu sama sama aja nih. Oh, enggak seperti S26 Ultra ya. He em. Tuh. Ya. Oh iya, kelihatan sama-sama sama dia. Yes, gitu. Dari segi dimensi kan sebenarnya sedikit lebih tipis Vin, cuma 0,1 mili sih di satu sisinya. Berasa banget enggak sih? Apa sama sekali enggak berasa? Jujur enggak berasa sih kalau gua ya. Eee mungkin karena faktor tadi ya dibikin apa? Coakan gitu kali ya, jadi bikin feeling kayak apa sih chamfered edges ya kali ya kalau kita ngomongin ujung-ujungnya ya. Bikin itu ada ada ada sedikit curve yang mungkin kelihatannya jadi agak tipis gitu bagian frame-nya. Itu sih yang noticeable kalau dilihat, tapi kalau dipegang sih enggak berasa ya, eee jujur aja feel-nya kayak exactly the same ya secara pegang, cuma tadi perbedaannya memang di layar di hinge-nya juga tadi beda, eee sama ya paling di specs. Sama kamera bump-nya lebih tinggi ya Vin ya? Nah, ini yang menarik. Jadi kamera bump kalau di Z Fold 7 ya, itu tuh dia tuh ada kayak semacam plastiknya di bawahnya ini, ada hitam-hitamnya nih kalau kalian lihat ya. Oke. Nah, kalau si Fold 8 Ultra itu enggak ada. Emm, oke. Tuh, jadi dia full flat kayak kaca semi transparan gitu. Jadi kelihatannya lebih tinggi, padahal mungkin kalau diukur kayaknya sih Emm. berap mungkin sama atau paling berapa mili gitu. Tapi karena ini nyambung ya kelihatannya ya mungkin ya, jadi dia kelihatan lebih tebal gitu sih frame-nya. Padahal si Z Fold 7 juga karena dia ada dudukan plastiknya ini sih yang warna hitamnya. Cuma memang desainnya jadi lebih nyatu gitu sih secara keseluruhan ya kalau di Z Fold 8 Ultra dan gua suka nih kaca ininya tuh kayak identity-nya yang di sekarang, dia ada case-case yang eee kayak semi transparan juga terus yang watch-nya juga pada ada eee strap-strap yang kayak ice-ice kayak gini ya dibilangnya ya kalau enggak salah ya, jadi kayak eh luarnya transparan, dalamnya ada warna-warna gitu, warna biru, warna kuning, gitu-gitu. Ngomongin soal body, Koko ada casing-casing lucu enggak buat si Z Fold 8 Ultra itu? Kalau casing, surprisingly, casing-casing Samsung yang sekarang bagus-bagus loh. Yang official ya. Kemarin sempat lihat beberapa yang baru, kayak ada yang karbon, ada yang karbon stand, terus dia ada juga akhirnya eh mayoritas case itu cuma belakangnya doang. Kalau buat si Fold ya. Tapi ada satu case yang dia itu depan belakang. Gitu, dan cukup raget juga kelihatannya gitu, kayak motif-motif apa sih yang lagi ngetren sekaranglah gitu. Eh polos, black and white cuma enggak transparan, matte black kayak gitu. Ada enggak footage-nya? Kayaknya ada deh. Nanti kalau ada dimasukin, kalau enggak ya trust me bro aja ya. Ada seharusnya, soalnya kemarin sempat megang juga tuh, dan ada di YouTube Bestindotech juga. Kita sempat kasih lihat spill warna biru kalau enggak salah ya, Ris ya. Yang karbon gitu. Itu Samsung original case buat Z Fold 8 Ultra. Iya. Banyak sih, banyak banget makanya. Ada satu lagi yang sebenarnya paling notable buat gua dari Z Fold 8 Ultra ini adalah akhirnya, finally, Samsung pakai silicon carbon battery ya. Iya. Dan kapasitasnya jadi naik. gimana ya? Agak em ya gong gong besarnya adalah ya finally pakai silicon carbon, walaupun secara ukuran sebenarnya enggak gede-gede banget sih ya. Peningkatannya lumayanlah, jadi 5.000 mAh. Walaupun ya kalau di HP-HP yang lain kan kalau kita tahu silicon carbon 5.000, 6.000, 7.000 gitu. Bahkan ada yang mau 8.000 ya. 9.000. Tapi memang ini tipis banget sih, jadi menurut gua ya sudah okelah gitu. Sudah bisa digedein dan at least sudah pakai silikon karbon. Itu kan yang diminta sama netizen-netizen ya. Kalau menurut gua kayaknya sih mereka bisa save up for the next yang Z Fold berikutnya karena kalau dari segi limitasi sebenarnya karena mereka pakai dual cell kan di kiri kanan gitu. Mereka tuh bisa tembus lebih dari 5.000 mAh. Dibanding kalau misalnya HP candy bar biasa itu ada limitasinya di regulasi US sama EU tuh maksimal di 20 watt hour atau 5.000 mAh. Makanya mereka selama ini enggak terlalu bisa nembus batas itu gitu. Tadinya gua kira dengan akhirnya mereka pakai silikon karbon dan juga HP-nya foldable kan jadinya dual cell itu mereka bisa paling enggak taruh di atas 5.000. Tapi untuk kali ini kayaknya dibuat 5.000 dulu nih biar sama. Terus nanti next mungkin baru mereka bisa lebih eksploratif gitu ya. Karena sekarang kayaknya fokusnya di peluncuran kali ini semua adalah makin tipis makin tipis makin tipis. Iya enggak sih Vin? Iya, jadi dari beberapa device yang dirilis fokusnya memang lebih tipis. Sampai dari yang Fold 8 Ultra lebih tipis, Flip pun juga jadi lebih tipis. Tapi baterainya jadi lebih gede karena tadi penggunaan si silikon karbonnya. Cuma memang ya itu sih secara angka kelihatannya enggak gede, tapi use case-nya gimana nanti ya gua akan tes lebih lanjut pasti selama kita di London. So, stay tune di sosmed terutama kita akan share lebih detail sih. Experience-nya nanti kayak gimana. Yes, sekarang kita lanjut ke yang paling ditunggu-tunggu kali ya. Form factor yang paling baru. Yap, Galaxy Z Fold 8. Cret cret cret. Wow. Warna putihnya sih ganteng banget sih, Pak. Itu yang warna apa ya? Jadi ini hero color-nya. Jadi ini tuh warna lavender cuma kelihatannya kayak agak putih ya. dikira warna putih sampai di sini ya. Tapi jujur warna putihnya memang demen banget. Mungkin kalau disuruh pilih gua akan pilih warna putihnya sih. Tapi ini karena ya itu balik lagi karena ini event-nya itu memang semua kalau kalian lihat ya konten-konten yang ada di sosmed, di YouTube unboxing-nya kedua warna ini. Satu yang si violet shadow, satu lagi yang si lavender. Karena ini yang hero color-nya. Cuma memang ngomongin warna, tadi yang Z Fold itu ada warna yang lucu juga ya eh green violet ya atau mint gitu sebelumnya [berdehem] namanya ya. Itu menarik sama kalau yang di Z Fold ini ada namanya pistachio. Warna hijau-hijau gitu. Tapi ini sekarang yang kita pegang yang warna lavender. Jadi kalau menurut lu sendiri gimana Vin form factor yang baru ini kalau lu bandingin sama yang sebelumnya yang tall aspect ratio lu preferensinya lebih ke sini atau lu tetap yang sebelumnya? Gua suka banget jujur aja. ya. By the way ini pas for ya. Jadi kemarin kita udah share ya side by side ya kurang lebih ukurannya kayak gini kan. Tuh kalau diselipin di belakangnya hampir enggak kelihatan. Karena emang kayak semirip itu ukurannya ya. So eh secara feeling dipegang ngingetin banget sama BlackBerry ya. Bisa dibilang eh agak lebar memang tapi enggak yang sampai aneh atau gimana sih. Karena mungkin kita juga mungkin yang eh di Indonesia atau rata-rata orang pasti pernah pegang BlackBerry kali ya. Jadi ini bisa dibilang mirip banget kayak Layarnya ini menurut gua juga karena gua sendiri eh pakai si Fold 7 sebelumnya memang most notably buat entertainment ya. Jadi karena bisa jadi tablet, layarnya gede. Jadi secara intention penggunaan, gua ngerasa ini tuh udah cocok banget karena memang dia fokusnya di multimedia sih. Dengan layar depannya dia yang eh 16 banding 10 gitu. Terus ke layar dalamnya juga dia jadinya lebih lebar, gitu. Jadi kalau buat nonton-nonton konten, jadi jauh lebih enak. Ditambah kalau mau baca-baca artikel, ya kita tinggal kayak flip aja nih layarnya, gitu. Dia jadi vertikal juga. Jadi kayak best of both worlds. Walaupun ada walaupunnya nih, yang nanti kita coba bahas deh bareng-bareng nih. Nah, tapi ada yang aku penasaranin sebenarnya dari rasionya, yaitu optimization soal aplikasi. Karena aplikasi kan harus meng menyesuaikan bentuknya eh bagian depannya, covernya, dan bagian dalamnya, ya. 3 banding 4. Itu gimana? Selama Koko pakai, apakah ada aplikasi yang kayak yang nge-stretch lah atau eh black [berdehem] bar kiri kanan lah. So far ini udah pindahin setup dari Z Fold-nya ke sini. Yang mana pertanda ini bakal kita pakai permanen. Cuma so far sih aplikasi memang nih kayak YouTube, misalnya ya. Ya jadi emang challenging sih kalau kita buat scrolling, dia cuma kayak nongol satu video, gitu. Karena lebar, kan. Di mana kalau misalnya kita pakai eh HP-HP candy bar lah yang biasa, itu kita bisa at least lihat dua sampai berapa, tiga video mungkin di home screen-nya, gitu. Nih, kayak at least ini dua dua video kan bisa ngelihat. Bisa lihat shorts juga, gitu-gitu. Kalau ini cuma satu Satu setengah lah, bisa dibilang gitu. Tapi memang kalau ditidurin, baru dia bisa lebih banyak nih. Horizontalnya horizontal space-nya enak. Cover depannya sendiri itu lebarnya seberapa jauh sih sama yang biasa, Vin? Kalau lu side by side sama yang Side by side, ya. Fold 8 Ultra sama ini Z Fold. Atas bawah kali, bukan side by side. Jadi lebar seberapa apa lebar, gitu. Nah. Ini aja ya biar kelihatan ya. Oh, luma lumayan. Lumayan ya. Lumayan. Sekitar nambah 1 cm mungkin. Tuh, ya paling beda sekitar berapa nih? 10% 15%? Secara width-nya ya. Jadi eh lebarnya sebenarnya enggak signifikan sesignifikan yang kita bayangin sih. Cuma pendeknya deh kayaknya nih karena dia jadi He. gepeng eh gepeng enggak gepeng sih ya jadi lebih kotak. Panjangnya yang sedikit lebih banyak pengurangannya nih. Ini mungkin bisa berkurang berapa 20% kali ya secara tinggi. Dengan lebar segitu masuk kantong jeans depan gitu eh enak enggak Vin? Jangan [tertawa] jangan. Masuk kantong aman-aman aja. Enggak kok udah udah udah mandi guys. Udah udah siap udah pakai celana panjang. Well, kalau menurut gua ini secara fisik secara hardware jadi one hand mode dari smartphone karena biasanya gua pakai one one hand mode yang dikecilin. He. Oh, iya. Iya iya dan ini secara hardware bentuknya es maksudnya secara form factor bentuknya jadi kecil gitu kalau Tapi one hand mode lebih apa maksudnya kalau dipakai satu tangan lebih enak mana Vin? Dengan sekarang jadi lebih lebih lebar hand gymnastic. Ini masih masih bisa dipakai tangan sih. Mungkin tangan gua juga cukup gede ya. Nanti mungkin kalian mesti cobain juga deh. Eh mungkin tangan orang beda-beda terutama buat cewek. Cuma gua ngomongin cewek sendiri antiknya dari kemarin ini Samsung tuh ngeportray HP ini tuh dipakai sama cewek. Jadi HP ini kayak lebih cocok buat eh semua gender lah istilahnya. Di mana kalau fold kan mungkin orang cenderungnya ke cowok nih gitu. Mungkin untuk profesional use, bisnis use gitu-gitu. Kalau Fold 8 yang reguler ini kayak bisa cocok ke cewek, bisa cocok juga ke cowok. Dan ya kalau ngomongin one hand ya jadinya menurut gue sih masih possible sih. Terutama bisa swipe typing gitu-gitu ya. Eh kalau gue sih kemarin sempat coba satu tangan cukup oke walau gue enggak 100% nyaman lah. Gitu tetap lebih cepat, lebih nyaman pakai dua tangan tapi itu pun juga masih adaptasi karena kayak masih berapa kali typo karena lebar kan dia kan. Kita lanjut ngomongin Z Flip sedikit sih. Ini nanti akan kita gabungin juga sama One UI 9. Jadi Z Flip 8 itu juga ada eh improvement-nya di makin tipis saja kali ya Vin ya. Z Flip 8 itu literally kemarin kalau kalian nonton event Unpacked-nya itu tuh agak lucu sih. Jadi waktu "Tada Z Flip 8." "Ini dia Flip 8." Tapi yang dibahas One UI dulu. Kayak yang dibahas One UI 9. Gitu. Kayak "Iya optimize for foldables." Gitu kan. Tapi literally enggak bahas specs-nya apa gitu. Pakai dia kan pakai chip Exynos sekarang. Itu enggak dibahas. Gue enggak tahu sih kayaknya harusnya seluruh dunia sama ya. Enggak ada beda-beda chip lagi ya kalau untuk Flip-nya. Kelihatannya. Well kalau enggak salah Exynos. tadi eh correct me if I'm wrong, di pasar global pakai ada yang pakai Snapdragon guys. Betul ya? Di Amerika. Di Amerika ada yang pakai Snapdragon dan Snapdragon 8 Elite Gen Gen 5 berarti ya? Di MKBHD si Flip 8 si Flip 8 itu pakai Snapdragon. Oke di MKBHD untuk Flip 8-nya pakai Oh oke berarti ini region ya beda-beda ya. Kita dari kemarin jujur saja tidak diinformasikan soal ini, ada beberapa info-info yang Soalnya di Unpacked juga enggak dibahas Iya, enggak dibahas pakai chip apa. Cuma memang dibilang baterai lebih gede ya di Flip 8. One UI 9 sama ya itu si Flex Window semuanya jadi full screen katanya aplikasinya. Iya, jadi sekarang pakai aplikasi apa? Main di cover screen-nya saja sudah bisa buka aplikasinya full screen gitu, enggak kayak dulu yang lebih mini kali ya. Lebih mini interface-nya. Betul, betul. Which actually sebenarnya dulu juga ini yang yang gua pakai dulu ditambahin sama Good Lock sebenarnya sudah bisa untuk semua aplikasi sih. lu harus pakai Good Lock untuk beberapa aplikasi tapi yang menarik sekarang adalah si bagian no grief no no notch-nya tapi itu juga optimalisasi di bagian layarnya saja yang lebih luas, lebih lebar kayak main main screen-nya jadinya. Oke, kita bahas sedikit yang soal One UI 9 ya. Ada beberapa fitur baru yang jadi highlight yang tadi ada Flex Window yang sekarang di Z Flip 8 itu sudah bisa buka aplikasi secara full screen gitu ya. Dan ada lagi no notch. Sebenarnya ini sudah ada dari One UI 8.5 ya. Jadi AI-nya bisa ngerti konteks secara apa yang lagi happening di layar untuk ngasih suggestion-suggestion untuk bisa kita tinggal tap buat quick action. Terus yang kayaknya bakal disukain sama orang-orang yang suka nonton konser My Fan Cam ya Vin ya. Jadi ini fitur kameranya buat ngerekam video terus nanti bisa gua enggak tahu bisa diperagain enggak ya langsung dari aplikasi galeri mungkin atau dari aplikasi kameranya Vin, ada fitur fan cam-nya? Kemarin tuh sebenarnya gua sempat lihat beberapa teman-teman nyobain tapi gua kemarin enggak sempat nyobain. Cuma memang yang kita rekam dulu videonya nih let's say Jadi kita rekam video banyak, misalnya di mana, nanti misalnya ada orang atau um ada beberapa orang di dalam layarnya gitu. Nanti dia misalnya sudah kita stop, eh dia akan coba kayak di-tag gitu pakai si Galaxy AI-nya. Terus dia akan masukin ada tuh, ada tulisannya tuh. My Fan Cam. Ya, jadi kalau kita klik, dia akan cari nih ada muka, detecting detecting people. Nah, kita bisa cari gitu. Nah, entar kalau ada orangnya di mana, tuh, dia akan nongol ada kotaknya. Tuh, nanti dia akan istilahnya kita bisa pilih rasio-rasio layarnya. 2:3, 3:5, cuma default-nya dia 9:16, ya. Karena eh kayak buat video vertikal gitu kan, ya, TikTok gitu-gitu. So, ya. Itu sih yang kita tinggal klik follow, nanti dia akan generate kayak gitu. ping gua. Oke, itu fitur My Fan Cam. Sama sekarang eh untuk foto assist di kalau [berdehem] pakai layar dalam bisa ngedit foto side by side, ya. Jadi, original sama hasil edit-nya gitu, ya, Vin, ya. Nah, itu gua belum coba tuh, Vin. Iya, jadi yang kiri original, yang kanan hasil edit-nya gitu. Itu juga kayaknya dari sebelumnya sudah ada enggak sih yang foto assist bisa lihat before after gitu, ya? Nah, itu gua enggak tahu, soalnya gua enggak pakai foldable-nya, ya. Mungkin teman-teman yang tahu, silakan dikomen deh itu. Ya, kalau enggak salah itu sudah sudah ada, sama kayak di eh One UI 8.5. Eh, mungkin dimaksimalkan di sini. Dan yang paling baru memang si My Fan Cam itu enggak pernah gua lihat sebelumnya. Ehm, dan itu ada juga di Flip Oh, iya, iya, iya. Nih, kalau kayak gini sih, dia bisa kayak mungkin tambah lagi gitu, mungkin sebelahan. Tapi ini sudah bisa dari sebelumnya sih, kayaknya. Sebenarnya yang menarik di sini tuh, menurut gua adalah mus multitasking-nya. Nih, jadi kayak gini nih. Nih, Google Maps, nih, YouTube ya. Terus di ujung ada yang nyempil tuh, satu. Nah, kalau kalian mau buka misalnya nih, kita klik, nyamping gitu nanti dia. Nih. Kelihatan enggak? Nih, yang nyempil di ujung kita klik, tuh. Berubah dia. Tuh, jadi bisa yang dipakai misalnya yang utama gede bisa di tengah, sisanya dia nyem bisa nyempil di ujung-ujung gitu. Nah, ini sih yang yang baru kayaknya di One UI 9. Dari kemarin enggak ada yang bahas nih, gua juga agak bingung kenapa. Multitasking lumayan niche kali ya. Yang beneran pakai dalam posisi kayak begitu. Kita lanjut ke wearable saja kali ya. Watch Ultra 2 sama Watch 9, lu ada hands-on Vin di sana atau dipinjamin unitnya untuk ngetes-ngetes? Sebenarnya ada, cuma memang terbatas unitnya. Jadi, lagi digilir eh Ultra itu cuma ada satu unit untuk kita testing sama ada Watch 9. Cuma kalau hands-on kemarin sempat hands-on di lokasinya itu [mendengus] eh secara desain kayaknya memang berubah total ya, lebih tipis, eh banyak eh apa aksen-aksen menarik, terus watch face-nya juga bagus-bagus yang baru. Eh dan bisa pakai strap yang lama katanya. Walaupun strap-strap barunya juga eh bagus-bagus juga sih. Chipset-nya upgrade, ya. Baterainya lebih gede juga, walaupun desainnya lebih tipis dia bisa masukin baterai lebih gede, cuma dia enggak mention nih kalau yang ini silikon karbon atau enggak. Terus IP 69, eh Eh. 5 ATM juga, jadi bisa dibuat diving. Ya, dan ya itu tadi layarnya yang paling terang di seluruh jagat smartwatch. Hampir 5.000 nits. 5.000 nits. Iya, pertama kali di dunia. Dibilang dia punya smartwatch dengan layar seterang itu. By the way, tadi gua sempat ngelihat tipis-tipis soal Ultra 2. Eh, buat buat kedalaman airnya kayaknya sampai 10 ATM enggak sih, Ko? Oh, 10 ya? 10. Yang 5 ATM itu kalau enggak salah Watch 9. Ehm. Jadi sama-sama bisa dipakai nyelam. Actually, dua-duanya. Tapi yang Ultra 2 kayaknya lebih lebih dalam dan lebih canggih juga kemarin sempat di Oh, oke. sama sama apa tuh? Mares atau apa sih namanya yang buat aduh, lupa Mares. Mares. Marigold Residence. Tuh, kalau ngomong-ngomong Mares. Kayaknya kalau misalkan untuk lari kan ada Strava kali mungkin ya. Kalau Mares tuh gua juga enggak pernah pakai sih, kan gua bukan diver. Dan aplikasinya itu eh, eksklusif cuma di Galaxy Watch Ultra doang buat 2 tahun Jadi benar-benar niche banget nih buat orang yang emang scuba diving. Mereka pakai aplikasi ini. Buat nge-track. Mungkin yang paling berkesan sebenarnya adalah kalau buat gua, itu eh iWear [menghela napas][terkesiap] atau eh, kacamata pintar baru ya, smart smart glasses gitu ya. Eh. Kemarin disebutinnya Samsung Intelligent iWear. Yang kerja sama sama kerja sama sama Gentle Monster dan Warby Parker. Lu sempat hands on enggak, Vin? Kemarin sempat hands on, sempat megang, tapi kena marah waktu kita mau pakai. Wah. [tertawa] Jadi, sempat ditegur. Cuma memang eh, karena produk yang ada itu kata dia alasannya adalah belum di eh, masih prototype lah istilahnya gitu. Yang Gentle Monster sih kayaknya udah produk jadi ya. Jadi ada casing-nya, itu keren banget desain keseluruhannya, packaging-nya kayak lebih eh apa lebih futuristic bisa dibilang gitu. Kalau yang Warby Parker posisinya masih proto kayaknya. Jadi dia enggak ada case-nya, jadi cuma si kacamatanya aja. Desainnya sih keren-keren eh kalau yang Warby Parker lebih apa namanya lebih low profile kali ya. Lebih lifestyle kalau yang Gentle Monster emang lebih edgy ya. Lebih futuristic look gitu. Dan ya dia mereka sih memberikan premis kalau ini ya karena dengan Google itu akan punya fitur AI yang lebih familiar lah kita gitu. Karena kan kita rata-rata pakainya misalnya Gemini. Jadi Gemini on device atau di kacamatanya langsung. Itu yang maksudnya si intelligent eyewear-nya gitu. Jadi enggak ada layar sih memang. Enggak ada screen di kacamatanya cuma kamera aja. Dan eh ya itu ada kamera dan eh bisa kita interaksi dengan smartphone juga. Gitu. Jadi mungkin bisa dibilang ini direct kompetitornya sama Ray-Ban Meta AI Glasses kali ya. Yes. Belakangan itu aku ngelihat ada kacamata namanya Even Realities yang dia itu kasih-kasih lihat ada AI-nya, ada ada kayak eh petunjuk jalan segala macam bisa chatting segala macam. Tapi kalau Even Realities itu ada controller-nya. Hmm. Bisa ngontrol si kacamatanya. Ini ada controller-nya juga enggak kok? Atau memang fully kayak Meta Glasses? Dia ada tombol aja di sampingnya. Mirip-mirip sama Ray-Ban Meta sih. Jadi ada tombol untuk misalnya akses ke Gemini, untuk kayaknya gede kecilin volume bisa di ada gesture-nya. Terus ada switch on off juga kalau enggak salah gitu yang kita lihat kemarin. Atau mute iya. Gitu ya, mute eh on off mikrofonnya maksudnya gitu. Jadi eee secara desain mirip, mirip banget sama Ray-Ban Meta, eee apa namanya feature wise, cuma karena yang Ray-Ban Meta kan Facebook punya AI, kalau ini yang Google dengan Gemini-nya. Dengan desain yang mungkin eee Meta sendiri juga sebenarnya sudah banyak ya desain-desainnya kan ada Oakley juga kerja sama. Nah ini memang approach yang lebih menarik dan eee hopefully harganya lebih oke ya. Karena ya gua belum 100% melihat istilahnya gitu, eee pro-nya istilahnya gitu ya dibandingin sama Ray-Ban Meta. Ditambah juga ini masih belum tentu masuk ke ke Indonesia gitu. Mungkin faktor regulasi dan sebagainya sih ya. Kita belum bahas pricing sebenarnya dari tadi Dan. Kita bahas pricing sekalian semuanya aja kita rangkum ya. Silakan Bapak Edwin. Gua kira lu sudah Kan kemarin lu sudah hands-on Dan. Oh iya sudah boleh boleh boleh, boleh boleh boleh. Gua gua coba spill-spill aja ya tipis-tipis untuk eee harga-harga dari tadi yang pertama adalah Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra itu start harganya di 32 juta Pak. 32 juta 500 itu yang 12 256 GB sampai yang paling mahal itu nembus ke 44,5 juta yang 16 GB RAM dan 1 TB storage-nya gitu. Nah untuk harga yang Samsung Galaxy Z Fold 8 reguler atau yang wide itu start-nya dari 28,5 juta sampai yang paling mahal itu di 40,1 juta. Flip-nya sendiri itu start-nya di 20 juta ya 19 9999 sampai paling mahal itu ada di 20 3,9999 atau 24 juta. Dan ini kalau misalkan kalian cek langsung di website resminya eee Samsung Indonesia itu lagi ada diskonnya atau promo pre-order. Jadi langsung kepotong 2 juta gitu. Nah, ini yang mesti dilurusin nih sekalian dan ini juga yang sebenarnya aku aku bingung karena di situ ada ada tulisan free storage update upgrade, sorry. Tapi mungkin aku belum menemukan free storage upgrade-nya itu. Gimana, Ko? Di video kita sempat sebutin kalau promonya kurang lebih sama kan, kalau dia dapat free upgrade storage. Ternyata kalau kita belinya di online di samsung.com itu dia cuma dapat diskon. Gitu, diskonnya sebesar 2 juta dari harga yang 256. Nah, sedangkan kalau kita beli yang 512 itu dia bisa kasih diskon 4 juta. Which 4 juta itu bikin harganya jadi sama dengan yang 256 tanpa diskon. Oh, pantas di sini tulisannya hemat 2 juta plus 2 juta. Ah, iya dan itu pun mesti pakai kartu kredit, Win. Untuk bisa dapat diskonnya gitu. Jadi agak-agak ini sih, agak-agak informasinya agak-agak campur aduk ya. Dan ternyata setelah gua make sure lagi ke tim Samsung, ternyata yang free upgrade itu adalah buat orang-orang yang kalau PO-nya itu di toko. Di toko offline, misalnya kalian ada Samsung Store di mall atau di toko HP langganan kalian yang yang mungkin ada kerja sama juga dengan Samsung. Nah, itu kalian bisa dapatin yang free upgrade storage tapi memang enggak ada diskon tadi. Jadi mungkin dari sisi lain Samsung ngasih alternatif kalau kalian memang pengen yang 256 aja itu ada diskon, tapi kalau kalian pengen upgrade storage ya bayar yang harga normal 256. Singkatnya seperti itu. Mungkin ini bisa ditaruh di awal kali karena kemarin lumayan banyak yang nanya ya di video eh, hands on kita. Nah, itu ternyata juga gua sempat eh, make sure lagi ke tim Samsung untuk eh, memperjelas biar jelas ya. Soal harga-harga ini gitu, karena ya lumayan PR nih mesti kita infoin lebih jelas lagi satu-satu. Yes, thank you Ko Malvin sudah meluruskan soal per promoan Samsung ini di awal pre-order dan tadi kita belum mention soal eh, watch-nya. Jadi harga watch-nya. Jadi kemarin tuh gua sempat eh, sempat review dan belum ada harga resminya, tapi pas eh, kemarin launching itu sudah muncul harga resminya dari dari Samsung. Kalau misalkan kita lihat di sini watch ultra 2 itu harganya di 10 juta 500 ribu rupiah, untuk yang watch 9 sendiri itu di 6 juta atau 599 juta untuk yang 40 mm dan yang 44 mm ukurannya itu di 6,5 juta. Ada promo pre-order enggak Den? Untuk yang Galaxy watch ultra sendiri nampaknya promo-promo free installment, trade in dan segala macam, tapi enggak ada Enggak ada diskon. Enggak ada diskon seperti tadi ya yang smartphone-nya. Sama juga untuk yang Galaxy watch 9-nya. Oke, ada lagi? I think I think that's it atau mungkin ada ada sesuatu yang kita sebenarnya tidak tahu dan di experience oleh Ko Malvin di sana. Hahaha. Apa ya? Experience-nya saya akan ke stadion Emirates. [terkesiap] Ngitip Arsenal punya jersey sih. Untuk ngelihat Premier League champion yang mana bikin agak kesal ya. Harusnya kita ke Old Trafford ya Win ya, malah harus ke Emirates nih, experience-nya. Iya, karena ya kebetulan di London. Jadi, mau enggak mau. Kenapa enggak ke Stamford Bridge saja gitu atau ke yang lain ya? Kenapa harus ke Emirates ya gitu ya? Gitu. [mendengus] Agak agak ya. Ya, nanti lebih lengkapnya pasti kita akan bahas lebih detail ya untuk kita bisa explore soal HP ini. Jadi, ditunggu saja konten-kontennya. Tapi, kalau ada yang mau ditanyain, silakan komenin di bawah saja, Guys. Nanti kita bisa jadi referensi juga buat kita kontenin gitu. Kemarin gua sudah banyak sih bikin di community post sama di Instagram dan lumayan banyak pertanyaan-pertanyaan menarik. Nanti kita jawabin satu-satu. Yes. Dan buat kalian juga yang mungkin penasaran buat pembahasan lebih detailnya atau hands-on-nya soal Galaxy Z Fold 8 series, Z Flip, wearables-nya Galaxy Watch Ultra 2 ataupun Galaxy Watch 9 itu sudah bisa ditonton di YouTube Bestindotech. Itu sudah lengkap ada di sana. Ada juga beberapa konten-konten yang sudah tayang di semua channel Bestindotech di sosial media, entah itu Instagram ataupun TikTok. Oke, kalau gitu untuk Galaxy Unpacked Recap di Beat Podcast kali ini, lumayan seru, lumayan beda karena kali ini kita langsung Ada reporter-nya di lapangan. Reporter di lapangan langsung di London. Ngetes-ngetesin langsung ada Z Fold 8 dan Z Fold 8 Ultra ya. Bisa ngetes-ngetesin tadi ada banyak hal yang kita enggak bisa coba langsung gitu ya. Nah, ini bisa langsung dicoba sama Koh Alvin di sana. Dan again, kalau misalkan ada pertanyaan ataupun ada kritik atau saran boleh banget buat ditaruhin di kolom komentar dan Edwin, apakah ada sepatah dua patah kata? Harga naik tapi ya itu new normal. Udah enggak bisa ngapa-ngapain lagi kita. Tapi jujur menurut gua jadi Z Fold 7 patut banget dilirik sih kalau pengen foldable yang lonjong. Tapi otherwise kalau enggak suka yang lonjong ya ini udah Z Fold 8 reguler yang sangat-sangat menarik untuk dicoba. Itu salah satu bentuk shrinkflation sebenarnya Vin ya. Jadi harganya sama sama Z Fold 7 waktu launching. Benar benar benar benar. Agak mini gitu kan. Efisien tapi enggak ada ya. intention fungsionalnya masih dapat sih Vin gitu. Masih dapat. Itu cara men-justify sendiri sih ya kalau gua pengen beli gitu nanti. Iya jadi lebih-lebih buat orang umum lebih make sense buat beli yang biasa gitu kan daripada yang ultra. Well, ya um ya kita lihat saja nanti bagaimana saat masuk Indonesia. Um kalau misalkan kalian sendiri gimana? Apakah kalian tertarik dengan Z Fold 8 Ultra atau Z Fold 8 reguler? Tulisin saja di komen. Dan kita ketemu lagi di Bit Podcast selanjutnya. Oke, thank you guys. See bye bye. Bye bye bye bye. Gua kira tahu juga.
Video Lainnya
Pengalaman sepekan memakai Samsung Galaxy Z Fold8 mengungkap perubahan besar pada cara pakai dan pengalaman layar lipat. Ada kejutan performa, efisiensi baterai,...
Persaingan sengit ponsel lipat Samsung kini memasuki babak baru lewat kehadiran model Ultra. Perbedaan desain, daya tahan baterai, hingga kompromi fitur antar...
Menikmati hiburan atau bekerja kini makin praktis lewat perangkat layar sentuh ekonomis. Simak ulasan 11 Tablet Mantap Di Bawah Rp 5 Juta! - Rekomendasi di...
Eksplorasi Samsung Galaxy Watch Ultra 2 mengungkap bodi titanium kokoh dengan kapasitas daya lebih besar dan bodi ramping. Saksikan ulasan unboxing lengkapnya lewat...
Menilik lini ponsel lipat terbaru dari Samsung lewat Samsung Galaxy Z Flip8, Z Fold8 atau Z Fold8 Ultra mengungkap perbedaan performa dan fitur yang menarik untuk...
Membawa empat port kencang dalam bodi ringkas, pengisi daya serbaguna ini menjadi jawaban bagi penyuka kepraktisan. Ulasan mendalamnya mengungkap efisiensi daya...
Menggenggam ponsel lipat seharga puluhan juta tentu menyisakan ekspektasi tinggi. Namun di balik bodi tipisnya, tersimpan kompromi menyebalkan. Simak Keluh kesah...
Evolusi ponsel lipat Samsung Galaxy Z Fold8 Ultra membawa baterai silikon karbon 5000 mAh dan performa tangguh. Simak Jagat Review untuk ulasan lengkapnya!
Uji coba sepekan Samsung Galaxy Z Fold8 Seminggu Kemudian ... membuka sisi praktis ponsel lipat yang kian ramping di saku, namun tetap menyisakan catatan performa...
Menawarkan desain bodi kaca premium serta performa kencang berkat Snapdragon 6 Gen 3, Samsung Galaxy A27 unboxing mengungkap sederet peningkatan menarik termasuk...
Membawa bentuk kotak yang ringkas, Review Samsung Galaxy Z Fold8 Indonesia | Jadi Beda Bukan Berarti Paling Bagus mengupas tuntas ponsel lipat ini. Di balik baterai...
Penasaran bagaimana sensasi memegang Samsung Galaxy Z Fold 8 hasil pre-order? Simak ulasan fisik, proses trade-in, hingga perubahan layar lipatnya yang terasa...
Banyak yang mencibir Samsung Galaxy A57 karena dibanderol delapan juta rupiah dengan spesifikasi biasa saja. Namun, setelah harganya anjlok ke kisaran enam jutaan,...
Memilih ponsel kelas atas keluaran sebelumnya kini menjadi strategi cerdas ketika harga perangkat baru terasa semakin melambung. Menelusuri penawaran menarik HP...
Motorola RAZR Fold siap mengguncang pasar ponsel lipat lewat gebrakan performa dan desain yang kian matang. Temukan kejutan fitur utama serta alasan mengapa...
Penurunan harga drastis membuat flagship tipis ini kembali menarik untuk dipinang. Performa tangguh dan bodi ringan menjadi daya tarik utama bagi kreator yang aktif...

















