Emang Ngefek?! Unboxing Xiaomi Buds Pro 5 WiFi (YouTube Video)
Yo, what's up guys? Welcome back to B YouTube channel sama gua Mavin dan yes, kita bakal unboxing ada TWS terbaru dari Xiaomi yang pakai teknologi menarik banget nih ya buat dunia pertws-an, yaitu dia ada Wii-nya nih. Yes, ada tulisan wifi ya. Ini dia Xiaomi Buds 5 Pro. Jadi memang ada dua versi yang dijual sama Xiaomi Indonesia. Ada versi Bluetooth yang mana cukup normalnya, sama ada versi Wii ini yang mana kita bakal coba. Karena kalau pakai Wi kan secara transmission data dia itu jaraknya lebih luas ya kayak dibandingin Bluetooth. Kemudian juga data transmisinya bisa lebih tinggi. Misalnya kalau di TWS ini tuh bisa 4,2 megbit/s dua kali lipatnya teknologi Bluetooth yang maksimal itu di 2,1 M/s. Dan yang ketiga itu adalah yang menarik kalau kalian pakai Wii itu bisa multiple device kayak Google Home itu kita bisa pairing beberapa device jadi kayak stereo speaker bisa bahkan satu full home sound system pakai Wii speaker. Nah, makanya menarik untuk kita bahas bareng-bareng. Jadi langsung aja tanpa basa-basa lagi kita mulai videonya. Let's [Musik] go. Oke, jadi ini dia untuk Xiaomi Bud 5 Pro yang mana kalau kalian bisa lihat warnanya hitam dicampur emas. ya, logo Xiaomi dan ada logo Harman Audio IFX. Nah, untuk warnanya sendiri memang yang WiFi ini cuma satu warna aja, warna hitam. Kalau yang Bluetooth dia ada dua warna namanya ceramic white sama Titan Grey. Oke, kalau kita cek di bagian samping udah ada beberapa fitur ya, dual amplifier triple driver, Qualcom Uptex loss audio build in Dimensional audio atau spatial audio dikenalnya ya, Ultra Deep Active Consellation ANC, WiFi lossless transmission. Nah, nanti ini yang menarik ya. dan ada build in audio recording. Ini juga menarik karena katanya menggunakan case ataupun TWS-nya kalian bisa ngerekam suara gitu. Jadi suaranya bisa dipakai untuk nanti dianscribe ya menggunakan hyper AI. Jadi, AI-nya bisa dipakai kalau kalian meeting. Kalau kalian ingat, gua juga pernah share ini semacam kayak cloud ya, cloud note itu yang gua pernah share di Gager of the Man bulan lalu yang mana itu device voice recorder bisa nge-transcribe hasil meeting. Jadi kalian enggak perlu catat-catat, ribet-ribet soal meeting. Dia bisa ngebikin kayak semacam summary-nya mungkin kayak gitu kali fungsinya. Cuman ini gua kita bakal cobain. Oke, tadi gua cek deh di sini ya Xiaomi Budge Fer Wii warnanya translucent black dan ada aplikasinya. Ya, ada Xiaomi Earbud sih ya. Di mana gua cek katanya bisa di iOS juga selain di Android. Nah, ini dia. Uh, menarik. Kita coba cek dulu di bagian bawahnya ada apa ya. Seperti biasa ya ada Oh, oke. Untuk ear tips-nya ada cadangan tiga ya dari ukuran XS, S, dan juga L. Jadi yang dipakai itu yang medium dan dapat kabel ya USB ke USB type C tapi enggak dapat charger dan ada manualnya juga. Ini unit resmi dari Indonesia ya, jadi eh garansinya juga resmi Indonesia punya Xiaomi. Oke, ini dia ya dikasih QR. Nanti kalau kalian belum download tinggal download aja kalau memang pakai gearbudge-nya. Dan Alright. Uh. cukup berbobot. Nah, Guys, jadi kurang lebih kayak gini desainnya dan uh lihat tuh bagian atasnya ini dia transparan ya. Dan ada logo Xiaomi yang diembos. Terus kalau kita cek di bagian belakang ini juga glossy dan ini benar-benar nempel fingerprint langsung tuh ya. Oke, di bagian bawah ada USB type C dan ada engraving C Harman-nya. Kalau kalian kelihatan kecil banget, Harman IFX sound karena itu katanya ada salah satu fiturnya. Port USB type C-nya ada ring berwarna kayak apa nih? Silver platinum gitu ya. Oke. Uh. Jadi bukaannya cukup luas, cukup lebar ya. Langsung nunjukin ke TWS-nya. Dan kalau kalian lihat dari frontal tuh kurang lebih kayak gini nih ya. Cukup mewah ya kelihatannya ya, gabungan warna hitam sama emas. Nah, di sini lampu LED-nya kedip-kedip. Artinya dia mulai pairing. Coba gua ambil HP-nya dulu. Yes. Kita bakal pakai Xiaomi 15 Ultra yang gua juga baru lagi testing ya dan gua bakal bawa ini sekalian liburan. Sama sih TWS-nya juga gua udah mau liburan ke Korea Selatan. Kita bakal tes beberapa kamera sekaligus kalian gua pakai buat adu ya. Dan ketika gua hidupin langsung nongol ya Xiaomi Bud 5 Pro WiFi dengan Lostless dan Harman Audio IFX-nya tadi ya. Kita connect aja. Nah, udah kelihatan ya. Jadi ada earbuds left right dan case-nya. Memang posisinya enggak full karena masih baru gitu kan. Kita klik done. Nah, ini untuk aplikasinya. Jadi kalau kalian ee belum download harus download biar bisa maksimalin fitur-fitur dari si EWS ini. Nah, dia ada beberapa juga yang bisa connect ya. Xiaomi Buds 3T, Buds 3. Buds juga ada versi T-nya ya. Oke, sekarang kita open aja. Oke, kita granted license dan lain-lain. Region-nya Indonesia. Oke, ada formware update, ada settingan noise cancellation, ada find earphones in ear detection. Kita tinggal allow dan langsung ke detect ya. Oke, salah satu promo menarik yang mungkin nanti gua juga akan share di bagian harga ini. Kalian bisa dapetin 3 bulan Spotify premium gratis buat kalian yang beli Xiaomi Bud 5 Pro. Cuma memang bisanya buat pengguna baru aja. Oh, ternyata ada plastiknya juga, Guys, di bawah. Ini kayak TWS yang ratusan ribu gitu ya, yang kita mesti copot juga nih. Tuh. Oke. Terus di bagian bawahnya juga ini ada plastiknya gitu. Tapi bukan nutupin si gold pinnya sih, cuma nutupin bodinya aja. Ini untuk bentuk earbuds-nya ya. Jadi ada sensornya kayaknya di sini nih atau di mana gua juga kurang mengerti. Oh, langsung ada animasinya gitu, Guys. Kiri kanannya tuh. Oke, kita coba masukin. Uh. Oke, jadi sekarang kita menggunakan Xiaomi Buds 5 Pro. Nah, gua pencin transparency. Oke, ini transparency mode. Oh, nice. Lumayan natural walaupun harus gua bilang ini eh kita masih sedikit berasa pakai earbuds. Cuma suara yang masuk kayak gua lagi pakai earbuds aja gitu posisinya. Bukan kayak mikrofon yang dimasukin ke dalam earbuds-nya gitu ya. Nah, di sini ada settingannya ada enhanced voice sama ada enhanced ambiience sound. Ohow. Hooh kalau ini suaranya agak sedikit bergema gua berasanya gitu jadinya. Jadi gua ee regular kayaknya yang masih paling natural gitu ya. Nah, yang menarik di sini biasanya kan kalau kita tuh TWS kita tes mic-nya kita pakai aplikasi pihak ketiga. Kalau di Xiaomi Bud 5 Pro itu udah ada record audionya gitu ya. Nah, record dari earphone ini bisa sampai 2 jam per earbuds. Jadi dia itu ada memori di dalam si earbudge-nya. Wow, ini pertama kali kayaknya ya ada fitur ini. Plus dia juga bisa record dari HP. Sekarang kita coba rekam langsung menggunakan si earbuds-nya ya untuk merekam eh audio di sekitar. Tadi sempat dikasih tahu juga eh kalau memang kita pengin ngerekam itu ada notifikasi kalau jangan sampai mengembran privacy orang lain, jangan sampai mengganggu privasi orang ya. Misalnya kita lagi ada sesuatu yang ee kita tidak apa semestinya kita rekam misalnya kayak gitu ya, takutnya bisa berbahaya kayak gitu kan. Nah, ini kita sudah rekam sekitar 30 detik. Kita coba pause. Nah, sekarang kita udah ada. Nah, nanti kita coba putar ya hasil eh recording-nya. Oke, untuk kualitas audio harus gua bilang udah bagus. Cuma tadi kan posisinya itu enggak ada suara berisik ya. Nah, sekarang kita coba putar ambient noise dari komputer yang ada di sebelah gua sebentar. Oke, ini kita ngerekam ada posisi komputer dengan audio di sana ya. Dan ini e dengan ada ambientience sound cafe. Jadi ala-ala kalau kita lagi di dalam kafe dengan suara yang berisik ee itu kurang lebih perekaman suaranya kayak gimana. Nah, kalian bisa dengar dan ya di sini kita coba cek juga. Oke, overall sih udah nice juga ya karena dia ada tiga mikrofon. Jadi kayaknya ada salah satunya juga bertindak sebagai noise cancelling-nya. Dan overall gua dengar tadi cukup clear e ada ambient sound, ada suara-suara bocor sedikit di belakang masih cuma masih dalam taraf yang normal menurut gua. Enggak ada yang e bermasalah dan suara kita juga terdengar dengan jelas. Oke, lanjut kita ngomongin aplikasinya lagi. Nah, di sini ada gestures juga. Nah, di sini kita bisa press left earphone. Jadi, kita ada pencet sekali, pencet dua kali, pencet tiga kali, pencet ee dan tahan. Atau terakhir kita bisa swipe. Jadi, ini sama banget kayak Airpods Pro yang mana kita bisa cubit. Oke, cubit untuk pencet sekali, bisa cubit dua kali untuk next, ya. Kalau kita pencet sekali, oke, jadi cubitnya harus agak dalam sih, Guys, ini. Oke, swipe pencet dua kali. Next. Oke, tiga kali untuk rewind ke awal ya. Tuh, mundur lagi. E, kalau kita tahan itu buat ganti noise canceling. Oh, jadi dia ada prom kayak Airpods Pro banget. Benar-benar kayak mirip suaranya. Kita tahan tuh dia ganti noise cancellation sama transparency aja ya. Itu untuk gesture. Tapi katanya ada salah satu fitur baru yaitu kalian bisa aktifin si voice recording ya. Kalau kalian mau ganti misalnya yang kanan nih, nah kita bisa pilih mode lain kayak voice assistant, installation, tap foto atau record audio. Nah, ini yang katanya tadi ya, kalian bisa record audio menggunakan mikrofonnya dan bisa nanti dicribe. Nah, kalau yang ini juga untuk noise scation kalian bisa pilih mau noise cancellation sama transparency aja atau kalian mau aktifin yang dua-duanya mati juga. Bisa take foto juga kalau kalian pakai e kamera atau juga bisa pakai mikrofonnya katanya ya. Press and hold earphone to open camera then tap once to take photo. Oke, audio effect. Nah, di sini kita bisa ada dimensional audio atau tadi ya, spatial audio. Oke, immersive sound. Nah, bisa track head movement juga. Adaptive sound ini misalnya kalau kalian lagi berisik ya, kayak di AirPods itu juga ada fiturnya. Kalau misalnya ada sirene lewat itu dia bisa kasih kita dengar ada suara sirine gitu-gitu atau suara berisik dan dia akan adjust suaranya. misalnya dia perlu kencangin bass atau kencengin trable dan ada juga adaptive volume. Nah, ini yang gua bilang tadi mungkin lebih cocok kalau misalnya ada ee lingkungan kita lagi berisik banget dia akan gedein sedikit volumenya. Kalau enggak dia akan turunin sedikit ya. Di sini ada audio balance juga dan ada pilihan-pilihannya nih yang mana kalian bisa custom ya. Ada custom equalizer dan ini katanya bisa sampai ada dua kalau kalian pengen save nih. Misalnya gua bikin V shape gini ya. N-nya gua turunin, trel gua naikin. Nah, ini kan kita kesimpan jadi custom dan ada pilihan audio file juga buat kalian yang audio file gitu ya. Additional setting. Nah, di sini ada inar detection juga ya. Harusnya udah ada sensornya. Dual connection. Jadi kita bisa connect ke dua device sekaligus ya. Multipoint. Take calls ini juga bisa otomatis. Dan ada earp fit test. Jadi kita bisa coba. Rata-rata sih kuping gua sih aman ya. Oke, udah good fit ya jawabannya dua-duanya. Cuma dia muterin lagu kayak lagu di Dufan gitu loh. Ada find your earphone juga di sini ya. Jadi bisa kalau hilang bisa dipakai. Update firmware juga eh current version dan ya itu untuk settingan basic dari aplikasinya. Gua tidak menemukan tapi gua tuh pengen nyari settingan yang Wi-Fi karena yang Wi-Fi yang menarik adalah dari si Xiaomi BCH 5 Pro. Ini tuh teknologi namanya Qualcom Xpend ya, yang mana Xpend itu dia adalah si Wii-nya yang mana bisa transmit sampai 4,2 megbit per second. Kalau yang Bluetooth itu kan cuma Qualcom Uptex lossless Audio. Kalau ini setingkat di atas si Uptex tadi namanya Xpend. Nah, Qualcom Uptex sendiri itu ada dua macam. Ada yang 2,1 sama 1,2. 1,2 itu kompatibel kalau gua cek di website-nya Xiaomi itu sampai Xiaomi 14. Jadi, Xiaomi 14 Ultra itu cuma bisa 1,2. Kalau Xiaomi 15 itu bisa sampai 2,1 ya. Sampai Xiaomi Ultra juga bisa 2,1. Tapi yang lebih menarik yang ultra ini bisa Wii yang mana nih gua masih cari ya belum gua temukan. Ada Bluetooth LE Audio. Nah, L audio ini tuh sebenarnya pakainya kalau kalian telepon. Katanya kalau teleponan mikrofonnya ini bisa 32 khz HD call. yang mana itu juga sama kayak di Galaxy Bud yang mikrofonnya bisa ngerekam high resolution audio. Cuma memang katanya belum kompatibel di Indonesia ya, tapi di luar negeri itu bisa. Dan ya enggak lupa juga ada low latency buat gaming ya, ada Aptex Adaptive Li. Oh, jadi setelah diaktifin tadi mode Bluetooth low energy-nya dia baru kompatibel nih nongol si Eless 2,1 MB/s. Sama ada satu lagi Qualcom Adaptive R4 mana kalau kita klik wah 96 kHz. Jadi bisa dibilang ini udah kayak CD quality lah gitu ya untuk si earbuds-nya. Nah, jadi infonya adalah memang untuk si software-nya ini untuk kompatibel secara WiFi dengan HP di bawah Xiaomi 15 Ultra itu nanti bakal ada software update katanya di Q2 ya, di Q2 di bulan April mungkin katanya ya seterusnya. Jadi ya kita tunggu aja put case and earbuds dulu. Oke, sip. Ah, masuk ke case-nya dan kita coba update. Kenapa ya? Ini sering banget terjadi sekarang ya, kalau HP-HP atau device-device baru yang dijual selalu ada update pas kita pertama kali buka. Kenapa enggak di-update dulu aja gitu dari pabrikan gitu ya sebelum dijual? Jadi kita waktu buka dari bok ya tinggal dipakai gitu loh. gua tadi coba putar beberapa lagu dan gua juga sempat mainin si Kodex-nya sendiri. Kita tadi putterin lagunya by the way di Apple Music ya yang mana udah ada lostless audionya. Jadi memang seimbang sama si kapabilitas dari TWS-nya. Dan pertama yang gua pengin komen dari segi suara ini overall quality menurut gua bagus ya. Bassnya punchy banget. Detail vokal itu separasinya tuh kerasa open white jadi enak. Dan karakter overall menurut gua lebih ke warm sih memang ya. Jadi panci yang mana vokalnya juga kayak berasa lu kayak nonton konser kayak gitu mungkin. Nah, satu juga gua juga sempat cobain nih ya testing si audio balance ya kalau nama fiturnya si Xiaomi ini yang mana dia ada Harman Audio FX, Harman Master decrease base ya. Jadi dia enggak ada extra bass, adanya decrease terus ada enhance trble, enhance voice, audio file, dan custom. Yang gua paling suka masih si audio file-nya karena custom gua belum sempat nge-twick yang gimana-gimana banget. Cuma overall audio file menurut gua kalian bakalan happy-happy aja. Dan kalau gua bisa bilang kayak nama-namaan sendiri ya kayak Harman Audio FX tuh ini tuh kayak semacam apa sih namanya? Kayak balance kali ya. Dia pengen nge-enhand semua bass-nya keluar. Mungkin kayak Vsape bisa dibilang kayak gitu ya. Eh kalau Harman Master itu tuh bass doang, ekstra bass doang. Makanya dia mungkin enggak ada ekstra bus karena ekstra bassnya di Harman Master ini gitu ya. Nah, gua di audio file. Tapi kalau kalian pengin custom juga ya kalian juga bisa custom. Tak time aja sih kurang lebih kayak gitu. Kalau kalian pengin langsung masuk ya langsung ke yang audio file aja ya. Tapi overall sound quality harus gua bilang ini aspek yang menurut gua mungkin paling oke dari TWS ini. Setelah nunggu beberapa minggu, akhirnya fitur WiFi di Xiaomi Buds 5 Pro WiFi ini udah masuk lewat update software di Xiaomi 15 Ultra ya di Hyper OS-nya. Tapi memang perlu dicatat lagi, fitur ini eksklusif cuma buat HP ini Xiaomi 15 Ultra. Dan anehnya memang itu aktifnya bukan lewat aplikasi Xiaomi earbudge ya, yang mana kita kemarin pernah coba cekin kan ya, yang warna hitam ini ya, tapi itu lewat setting Bluetooth di earbudge-nya sendiri. Nah, ini gua coba compare pakai Wii dan pakai Bluetooth. Memang lumayan kerasa perbedaan audionya, cuma pas gua tes secara jarak itu enggak ada perbedaan yang gimana banget sih. Nah, karena Wii ini dia memungkinkan bit rate sampai 4,2 megbit pers. Jadi memang lebih tinggi dua kali lipat dibandingin Bluetooth yang mana dia itu mentoknya di uptex adaptive L ya. Yang mana itu 2,1 megbit/s. Jadi setengahnya doang. Cuma memang ibarat nonton YouTube kalau gua bisa gambarin mungkin tuh ini nontonnya tuh kayak kalian nonton dari full HD 1080p naik ke 1440p. Jadi dari segi kualitas memang sedikit kerasa lebih tajam kayak lebih enak ya cuma memang enggak jauh banget. Nah, catatan juga ini harus pakai music player juga yang udah ada lossless audio kayak misalnya gua itu pakainya Apple Music ya. Nah, gua juga sempat ngecekin lostless Apple Music itu kan ada settingannya ya. ada yang sampai high rest lostless yang mana kalau gua hitung-hitung dia ada tulis tuh ya per lagu itu ada berapa jadi 10 GB bisa 200 lagu yang mana sekitar 50 MB ya kalau dihitung-hitung ya yang sebenarnya memang bit rate-nya itu di 4,2 megbit/s itu capable cuma memang berdasarkan spek yang ada di website e Xiaomi itu Bud 5 Pro cuma maksimalnya bisa up to 96 kHz 24 bit sedangkan highest lostless yang ada di Apple Music itu tuh up to 192 kHz 24 bit. Jadi ya cuma sedikit lebih tinggi dan ya itu up to ya. Jadi ya balik lagi ya iPhone ini bisa gitu harusnya. Nah, dari segi kualitas suara gimana buat gua yang udah nyoba berbagai macam TWS dari yang affordable sampai yang flagship ya gua bisa bilang sih Intel Sok kualitas suara ini masuk top three lah menurut gua yang terbaik yang gua pernah dengar tapi memang ada catatannya. EQ default-nya menurut gua itu kurang oke dari pilihan-pilihan yang ada ya. Tapi pas gua tuning pakai settingan custom gua, hasilnya menurut gua jadi oke banget. Ini favorit banget sih. Bassnya nendang, vokalnya clean, sound stage-nya juga luas ya. Jadi ya intinya kalau kalian beli ya gua saranin langsung oprek aja IQ-nya di aplikasi Xiaomi earbuds. Next ada fitur menarik juga triple price untuk recording yang mana kita bisa lihat ya dan kualitas mic-nya juga udah clear fitur transkip ini yang sayangnya di Xiaomi Hyper AI belum tersedia sekarang ya nanti akan ada di Q2 jadi masih coming soon. Nah, buat KGnya sendiri Xiaomi Budge 5 Pro WiFi ini tuh termasuk memang TWS yang tinggi harganya ya di 2799 itu harga PO-nya kemarin ya. Jadi memang ini bukan sekedar TWS biasa ya walau ya ini memang lebih cocok buat kalian yang pakainya HP ini Xiaomi 15 Ultra karena baru di HP inilah semua fitur canggihnya bisa kepakai maksimal. Nah, beberapa catatan lain juga kayak gua sempat mention ya control pitch-nya itu agak keras. Jadi mesti dicubitnya mesti dibiasain cubitnya agak keras. Kemudian transparency mod-nya juga cukup standar lah bisa dibilang. Kalau buat HP Android lain kalau gua mungkin akan lebih condong rekomen ke Samsung Galaxy Bud 3 Pro aja karena memang secara fitur udah teruji. Sempat ada masalah tapi harusnya sekarang udah dibenerin sama Samsung. Review-nya juga udah ada di YouTube Basch. Silakan dicek habis nonton video ini di atas ini juga. Sip. Itu aja untuk videonya guys. Paling satu pertanyaan gua juga yang pengin gua tanya kalian. Menurut kalian fitur Wii di TWS itu bakal jadi standar baru atau cuma hype sesaat aja? drop komen kalian langsung di bawah ya. Gua penasaran juga pengen baca pendapat kalian di sana. Oke, kita diskusi langsung dan itu aja. Kalau kalian suka videonya kasih jempol. Jangan lupa subscribe ke B YouTube channel dan itu aja nama gua Malvin. Thank you so much for watching. I'll see you guys on the next video. Ciao. Yes, suaranya bagus. Cuma mungkin bodinya kali ya agak berasa B aja gitu. Yeah.
Video Lainnya
Di tengah lonjakan harga kebutuhan sehari-hari, menemukan perangkat pendukung produktivitas yang andal tanpa menguras kantong menjadi tantangan tersendiri bagi para...
Kehadiran bocoran seputar iPhone 18 Pro di tengah riuhnya pasar smartphone tahun ini memicu perdebatan sengit mengenai urgensi melakukan upgrade. Lewat pendekatan...
Kabar mengejutkan datang dari jagat media teknologi tanah air seiring keputusan DKID Media untuk menyudahi KOTEK (Komedi Teknologi) tepat di episode kesepuluhnya....
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sebuah inovasi radikal lewat kehadiran lini Huawei Pura X Max yang siap menggeser dominasi iPhone dan Samsung. Kehadiran...
Bayangkan jika smartphone andalan Anda tiba-tiba kehilangan sinyal akibat masalah IMEI yang diblokir di Indonesia. Situasi tak terduga inilah yang memaksa seorang...
Mencari laptop tipis dan ringan di tengah lonjakan harga RAM global belakangan ini menjadi tantangan tersendiri bagi para pelajar dan mahasiswa yang bersiap...
Pertarungan sengit di lini kamera smartphone flagship kembali memanas lewat adu mekanik tiga raksasa ultra yang membawa inovasi pemrosesan gambar paling ambisius...
Kabar mengejutkan datang bagi para pencinta ekosistem Apple karena raksasa teknologi ini dikabarkan siap merombak strategi harga mereka secara global. Kenaikan...
Kehadiran laptop berprosesor mobile sering kali dipandang sebelah mata oleh para pencinta performa, namun adu tanding terbaru antara MacBook Neo dan laptop gaming...
Persaingan di pasar ponsel pintar kembali memanas setelah sebuah perangkat baru hadir dan langsung mengguncang dominasi merek yang selama ini dikenal sebagai raja...
Kabar kurang menyenangkan datang bagi para pencinta ekosistem Apple, menyusul rumor kuat mengenai lonjakan harga perangkat masa depan mereka akibat ketergantungan...
Kehadiran Huawei MatePad Mini sukses memberikan angin segar di tengah tren pasar yang dipenuhi tablet berukuran raksasa. Membawa dimensi super tipis dan panel...
Pasar ponsel kelas 9 jutaan sedang memanas, dan Bestindotech turun tangan untuk menguji tuntas tiga kontestan yang paling banyak diperbincangkan: Xiaomi 17T, Vivo...
Langkah berani Apple menggandeng Gemini demi mendongkrak kecerdasan Siri akhirnya menjawab skeptisisme panjang para pengguna setia. Pembaruan besar ini tidak hanya...

















