HP Lipat dulu 30 Juta, Barunya sekarang 16 Juta !! Hp apa?? (YouTube Video)
Hai Andika, guys di sini. Selamat datang di retas atau review HP bekas berkualitas. Setelah kemarin kita ngebahas Samsung S25 [musik] yang harga barunya itu Rp20 juta. Jadi R jutaan itu baru ya. [musik] Nah, sekarang ini saya kasih clue deh. HP-nya itu HP lipat yang dulu launchingnya itu sekitar Rp29 [musik] juta. Nah, sekarang kalau kalian cek harga barunya ya, bukan bekasnya itu di kisaran Rp15 sampai Rp16 juta. [musik] Tapi kalau second-nya wah makin berantakan. 9 sampai R juta tergantung kondisi, tergantung dia barang yang resmi atau enggak. Tapi coba kalian tebak sebelum saya buka ini HP-nya apa dan mungkin saya kasih clue ya. Ini dulu itu dia. J sama Huawei tapi sekarang udah pisah. Wah, ini clue yang sangat-sangat terlihat ya. Jadi kenalin ini adalah Hor Magic V3. dari R9 juta kalau kalian beli second sekitar 9 sampai R juta tergantung kondisi itu kayak terdengar menggiurkan ya karena diskonnya itu 50%. Tapi namanya HP lipat wah bekasnya itu berbahaya. Jadi saran saya kalau misalkan ada budgetnya sih mending baru Rp16 juta. Tapi pertanyaannya apakah under Magic Fitri HP keluaran 2024 itu masih enak dipakai di tahun 2026? Langsung aja kita buka. Wah, ini boksnya sampai menjamur ya. Gila tuh banyak banget jamurnya nih. Wah, karena memang umurnya udah 2 tahun ya. Nah, untuk yang kita beli ini Magic Fitry, RAM-nya 12, storage-nya di 512 GB. Tapi ini kayaknya bukan versi Indo ya, karena kalau versi Indo kan ada bahasa Indonesianya tuh. Nah, ini versi internasional. Oke, sekarang langsung aja kita buka di dalam paket pembeliannya. Her. Ada apa aja? Wih. Nah, ini juga fun fact buat kalian ya. Kalau misalkan kalian punya HP lipat, cara yang benar itu kalau misalkan kalian simpan itu kayak gini. Jadi jangan dilempit ya, jangan dilipat ya terbuka kayak gini. Dan kalau misalkan ngecas pun sebenarnya yang baik itu ya ngecas sambil posisinya terbuka kayak gini. Nah, ini HP-nya. Coba kita lihat dulu di dalam paket pembeliannya ada apa aja ya? Ada charger, kabel, sama buku panduan lah ya. Ini masih lengkap sih. Harusnya ada case ya. Bentar saya buka dulu case-nya. Wah, ada sim ejector di sini. Terus case-nya, case-nya seingat saya under itu case-nya menarik kok, bukan case yang soft case biasa gitu. Jadi case-nya itu sama kayak back covernya tuh ya. Jadi cave-nya itu pakai leather kayak gini sesuai dengan back covernya. Sebenarnya kita udah pernah ngebahas ya berarti ya bukan 2 tahun lalu sih 1 tahun lalu kalau enggak salah ya. Karena her di Indonesia itu entah kenapa mereka itu selalu telat. Misalkan Malaysia atau global sudah launching di Indonesia itu selalu telat. Makanya banyak yang bilang, "Ander nih niat enggak sih kok kayak masuk di [musik] Indonesianya itu pasti telat gitu." Dan ini adalah H magic V3-nya. Uh. Hmm. Kalau lipatannya sih langsung masih kelihatan ya, cuman kalau kondisinya, kondisinya sih masih oke. Coba kita cek di bagian sini enggak ada enggak ada bekas. Ada enggak sih? Oh, enggak ada. Ini juga enggak ada bagian sini enggak ada. Cuman ternyata her punya anti reflectif ya. Jadi kalau misalkan kena lighting tuh dia enggak yang langsung berbinar gitu. Untuk kameranya, kameranya ini dulu waktu dia launching itu foldable dengan kamera terbaik. Tapi apakah bisa terbaik di 2026? Nanti kita coba. Kebetulan di sini kita juga udah ada uh sekalian, Guys, kita pasangin case-nya, ya. Eh, jangan deh. Jangan dulu. Kita coba lihat dulu sama HP Fold keluaran 2026. [musik] Ini ada Razer Fold, ya, yang kemarin juga sempat kita review. Nah, yang menarik kalau kalian lihat dari sisi ketipisannya entar tipisnya itu lebih tipis si her loh. Padahal ini 2 tahun lalu ya. Tuh, walaupun tipis aja tapi wah aner lebih tipis. Plus beratnya coba kita lihat kalau her magic fiture itu di 234 gr. Sementara razer ini ada di berapa nih? 245 gr. Jadi dia lebih berat dan harganya itu R9 [musik] juta ya sekarang ya. Kemarin itu Rp5 juta, ternyata dia pas promo aja. Dan di sini juga ada HP Samsung Galaxy Fold 7 yang nanti bakalan keluar full 8. Uh, dia lebih enteng sih ya, 216 dibandingkan dengan berapa nih? 234. Tapi yang enggak bisa dibandingin sebenarnya harusnya dibandinginnya sama fold 6 ya, karena kan 2 tahun lalu ya. Tapi ya karena adanya ini enggak apa-ap guys ya. Oke, jadi sekarang coba kita lihat kalau untuk angselnya atau untuk lipatannya her ini masih cukup kelihatan kalau kondisi mati kayak gini tuh. Sementara Fold 7. Fold 7 juga masih kelihatan juga ya. Sama ya. Tuh. Terus di fold-nya Razer masih kelihatan juga. Dan kalau kalian lihat fold-nya Razer ini belum bisa kebuka 180 derajat. Jadi masih ada kayak ee melengkungnya di area sini. Sementara V sementara punyanya her uh HER udah 180 derajat ya udah bisa kebuka semua gitu tuh. Nah harusnya sih under magic V5 ya. Tapi enggak tahu anak magic 5nya itu masuk Indo atau enggak. Kalau di global sih saya pernah diundang ke MWUC Barcelona itu udah launching, tapi sampai sekarang kayaknya juga belum ada kabar. Nah, kalau untuk Samsung sama juga Samsung kayak Razer sama jadi dia belum bisa dibuka 180 derajat masih di 178 derajat. Oke, jadi kalau si Motorola ini kan pakai Snapdragon 8 Gen 5 ya. sayangnya dia enggak pakai 8 Elite Gen 5. Sementara F 7 dia pakai Snapdragon 8 Elite. Oke, jadi sekarang kita coba nyalain si Hor Magic V3-nya ini sambil nanti kita komparasi tipis-tipis lah ya. Kita instal-instalin dulu ini karena versi global. Harusnya [musik] sih casannya yang kaki tiga ya. Nah, kalau kalian minat dengan HP ini nanti ya kita bakalan jual lagi terus kita cari HP bekas berkualitas yang lain. Coba kalau misalkan kalian ada ide HP bekas apa yang menurut kalian layak untuk dibahas di segmen ini? Terlebih lagi yang masih layak dipakai di 2026. Karena kalau misalkan kalian beli baru itu sekarang di era phone sekitar Rp16 juta. Nanti link pembelinya di sini Rp16 juta itu kalau untuk HP lipat bisa dibilang yang paling terjangkau sekarang ya. Walaupun memang dia keluaran 2 tahun lalu. Oke, jadi HP-nya udah selesai kita instalasi untuk hands on. Wah, ada banyak banget aplikasinya. Jadi nanti kita bisa compare-care juga. Tapi sebelum itu kita coba lihat lagi apakah software update-nya masih ada ya. sistem update, software update. Dia sih sekarang Magic OS10 dan ini kalau kalian lihat check for update dia udah mentok, enggak ada update lagi. Terus mungkin coba kita lihat untuk her AI-nya ya. HER ini sebenarnya ya kalau kalian itu butuh Huawei yang punya Google resminya ya her ini ya. Karena HER dulu kan satu company sama Huawei. Tapi karena Huawei itu ada masalah dengan Amerika jadi diputuskan untuk berpisahlah biar under itu bisa tetap pakai GMS. Makanya kalau kalian lihat secara desain hampir mirip-mirip aja antara her dan juga kemarin apa ya? Hulawi Mid Fold X7. Nah, untuk AI-nya juga lengkap bahkan ada deep fake detection juga. Ini pernah kita demoin juga pas di Barcelona. Jadi kalau misalkan kalian ditelepon sama orang yang kira-kira itu AI, under bisa deteksi kalau itu bukan orang asli. Kalau untuk performanya ya lumayan beda ya. ini kan pakai Snapdragon 8 Gen 3, sementara Razer F kemarin pakai Snapdragon 8 Gen 5. Jadi kalau secara untutu coba saya cek lagi karena saya lupa. Nah, tentunya Razer itu dengan Snapah selisihnya lumayan hampir dua kali lipat memang ya. Dengan ini AnTutu cuman R,5 juta ya. Ini hampir sama dengan chipset-chipset midrange tapi keluaran 2026. Tapi jangan salah ya, Snapdragon 8 Gen 3 itu kalau dipakai di 2026 kayak misalkan game aja ya, itu masih oke. Contohnya ini game Gensin Impact. Coba kalian lihat average-nya dapat di 58 FPS, minimalnya di 51 fps. Gensin loh itu ya. Terus Mobile Legends kebukanya 120 fps dan aman-aman aja nih kalian lihat langsung sendiri aja. Average 119, minimumnya 92 dan grafiknya lurus lempeng-lempeng aja. Terus di game PUBG juga sama. Oh, sayangnya dia enggak kebuka 120 ya, kebukanya 90. Tapi aman aja dengan average FPS di 88 FPS. Boering wave ada enggak? Oh, ada watering wave. Kita coba lihat watering wave. Dia awal-awal stabil tapi terus throttle ya. Throttle turun di kisaran 40-an FPS tapi masih playable sih. Jadi Snapdragon 8 Gen 3 walaupun dia flagship 2 tahun lalu chipsetnya, untuk kondisi sekarang sih 2026 ya game berat aja bisa. Apalagi kalau misalkan kebutuhan kalian produktivitas kayak misalnya ngedaput. Terus untuk entertainment, wei enggak bedanya main entertainment. Coba kita lihat ya untuk YouTube-nya apakah sound-nya juga masih enak di 2026. Coba kita lihat layarnya kayak gimana ya. Kita coba 4K video dulu di secondary screen-nya atau layar depannya. Kita coba upskilling dia bisa di berapa. Untuk spesifikasi layarnya editor nanti tolong dipop aja ya biar durasinya enggak terlalu panjang. Karena sebenarnya kita pernah nge-review HP nih. Yah. Bentar, Guys. YouTube-nya tidak premium. Nah, kalau kita lihat di sini, dia bisa di-upskill sampai 260p. [musik] Ya, kita mentokkan aja coba. Dan kira-kira seperti ini untuk kualitas layar depannya. Masih oke sih ya, speakernya juga masih lumayan. Coba kita kencengin. Baselnya juga tipis, apalagi kameranya punch hole. Masih oke sih. Dan karena dia ada anti reflect-nya kalau misalkan kita [musik] kena lighting gitu ya. Wah, bentar brightness-nya mungkin coba kita naikin. Oh, masih di sini, Guys. Kalau misalkan kita mentokin di sini, wah masih oke. Tapi terlalu terang segini aja. Nah, seperti ini. Speakernya juga masih mantap surprisingly. Dan apakah ada dia kayak Samsung [musik] Continuity set? Wah, ada juga ya. Jadi bisa langsung kebuka di layar main screen-nya. Nah, kalau misalkan pakai YouTube karena dia YouTube itu aspek rasionya 16 bing 9, jadi ada bar di sini. Tapi tetap kita bisa [musik] zoom kayak gini. Nah, tapi kok enggak nge-lock ya? Oh, kalau di Samsung kan dia langsung nge-lock gitu ya, langsung tek penuh gitu. [musik] Kalau ini kayak zoom-nya jadi kayak zoom biasa gitu. Nah, seperti ini [musik] kira-kira. Dan untuk her baterainya baterainya itu untuk keluaran 2024 ya tetap her ini termasuk baterai yang lumayan waktu itu 5.150 mamp karena di waktu itu rajanya fold aja itu cuman 4.400 mamp ya. Untuk OS-nya sih oke ya. Magic OS-nya ini dia ada tampilan ala-ala desktop walaupun ini tetap Android. Terus untuk fitur-fitur multitasking sih dia ada multiw window kayak gini jadi bisa digeser-geser. Harusnya bisa satu window lagi ya. Coba ya. Misalkan ini deh saya taruh di sini bisa enggak? Oh, bisa lah. Kok jadi ke situ? Entar kita coba lagi. Misalkan Play Store kita taruh di tengah. Nah, kayak gini. Jadi bisa tiga window sekaligus. Plus her itu terkenalnya dulu under connect ya. Bentar kita masuk ke setting. Terus di area undercon connect. Nah, undercon connect ini intinya dia bisa kayak ya Android sekarang lah ya. Quick share dengan iPhone terus juga bisa connect dengan Mac gitu-gitu. Terus fitur lain ya standar sih ya kayak optic feedbacknya udah nyaman. Foldable phone-nya ini ada beberapa fitur kayak parallel space app extender dan fingerprint-nya dia ada di sebelah kanannya enggak kayak Vivo yang ada di bagian depannya. Oke sekarang kita cobain kameranya karena menarik karena ini kan diklaim jadi peringkat satu di XAX di kategori foldable ya. Nah kita coba sekarang kameranya kalau misalkan dibandingin sama her magic fitry yang pada zamannya juga jualannya itu kamera. Makanya kalau kalian lihat bum kameranya lumayan. Tapi gede Motorola ya. Gila gede banget Motorola. Boh. Oke, sekarang kita coba dulu untuk kamera depannya dan kira-kira hasilnya seperti ini. Kayaknya masih bagusan mutu ya, karena memang mungkin beda chipset ya, beda ESP ya. Kalau dari sini sih kayak bagusan mutu cuman sekarang kita coba untuk moto tanaman ini deh sambil kita coba nanti foto di luar ya. Ini Motorola dan ini her. Nah, oke untuk sampel-sampelnya lainnya nanti biar videonya dibantu sama Azura dan sampel-sampel fotol di luar kalian lihat aja. Oke, jadi ini adalah kamera belakang dari HP Anel Magic Vit sama Moto Lasel F. Nah, ini kita pakai kualitas ada soloti. Eh, bentar. Jadi ini kualitasnya adalah [tertawa] ditawalin ini kualitasnya 4K 4K 60 fps. Anjay tuh dia bagus ya, cakep ya. Kalau aku lihat sini dari kamera sini ya, punyanya moto tuh kayak lebih viblend terus white balance-nya tuh kayak lebih apa ya? Hmm. Aku sih lebih suka si magic fit ya. Tuh kayak warnanya tuh kalau magic fitnya kayak lebih natural nih. Padahal kan ini lebih balu ya si moto. Tapi ya udahlah ada kucing lagi. Nah kita sekarang coba rotating kucing. It's ok kucing bah. Oh takut. Oke baiklah kucing. Bye. Byye. Ya udah kita jalan karena kucingnya takut. Terus ini kita bisa nge-zoom nih satu kali. Terus habis itu ini dua kali, ini tiga kali, kalau di sini empat kali di si magic vite. Terus kalau moto bisa sampai 6 kali. Terus ini bisa lagi. Oh, ini bisa sampai 10 kali si magic fit. Tapi ya ngeblul ya, Guys. Hah, sampai 20 kali gak kelihatan. Ah, tidak ngeblul semua. Ya udahlah. Tapi intinya begitu. Nah, ini 10 kali, Guys. Sama 10. Hah. Ini dia sama 110 ya. Hasilnya ngeblur sekali ya, Guys ya. Aduh, goyang, Guys. Gimana ini? Ini tapi kalau aku lihat sih kayaknya OIS-nya si Magic Fut kayak lebih battle [berdehem] ya. Lebih battle kayak lebih controlled gitu loh, Guys. Ya, gitu. Sekarang kita balik ke satu kali karena aku mau menemukan kucing. Nah, sekarang kita coba lotating di kucing. Halo, kucing. Tuh. Kita loting. Wih, cakep banget. Ada kucing Oyen. Halo, sayang. Tuh, lucu banget kucing Oyen. It's oke. Terus kita sekarang coba zoom ya. Eh, zoom. Coba fokusnya. Ada apa, Oen, it's oke. Sini [berdehem] kita fokus. Pertama ini fokus ke tiang. Terus geser tuh fokus ke tiang. Terus bisa ke sana. Oh, kalau dari si ini si Magic F itu lebih halus perpindahan fokusnya. Tapi kalau si Moto itu masih patah-patah gitu, Guys. Tapi dua-duanya cakep. Oke, ini adalah kamera depan dari Anold Magic F3 dan Motol Fold. Kalau punyanya An Magic F ini dia lebih maju daripada punyanya motorizer Photus. kayak lebih halus gitu sih e gelakannya ya maksudnya dia kayak layasnya lebih oke pnya moto ini gempa banget enggak tahu deh terus kalau kita lihat itu dinding langit ya langit di belakang itu. Oh ini masih ketutupan pohon. Kita maju dikit deh di sini coba ya kita muter sekalian. Nah ini dindingnya putih ya. Kalau semisal kita lihat di langitnya itu mm punyanya Anel ini nyalu banget ya. Kayak dia telang banget. Kalau punyanya si Moto itu dia lebih ada bedanya gitu kayak lebih lah dari lench-nya kayak mungkin lebih luas ya. Terus habis itu kalau punyanya si E moto ini dia cuman bisa FHD 30 FPS. Kalau punyanya si Anel itu dia bisa 4K sebenarnya. Tapi ini aku samain biar kalian bisa lihat bedanya di FHD-nya itu kayak gimana. Nah, habis itu kalau dari Walna masih sama kayak yang kamera belakangnya. Aku sih lebih suka punyanya punyanya Magic Fit sih kayak lebih natural gitu. Kalau punyanya moto tuh kayak lebih dibikin apa ya kayak vibrand terus habis itu tapi warna hitamnya sih lebih ya karena lebih vibrant ya. Maaf guys aku kesandung sapi entar. Aduh ada kucing sapi di belakang aku bentar. [tertawa] Itu kalau dari warna hitamnya sih karena si moto tuh lebih dibikin viblend jadi dia lebih hitamnya lebih pekat gitu. gitu. Kalau dari skinone, hm sama aja sih. Mungkin kalau punyanya si moto karena dibikin lebih vibrant jadi kayak warnanya lebih peachy pink gimana gitu sekali ya. Tapi overall dua-duanya masih oke. Okelah. Jadi mungkin cukup segitu aja video dari rehabilitas dari Under Magic Fitri. Dan menurut saya kalau misalkan kalian beli baru dip juta dengan kondisi sekarang itu masih oke sih. Karena kalau kalian beli bekas resikonya HP full itu kan dia ada umurnya ya exel-nya ini ada spend life-nya umurnya. Jadi kalian juga enggak mungkin kalian tanya udah dibuka tutup berapa kali, Bang? Enggak mungkin kan ya. Nah jadi ngeceknya sih mungkin kalian bisa lihat exel-nya ini kalau misalkan suaranya ada aneh-aneh. Tapi kalau ini enggak ada ya. Nah ini enggak ada. Cuman kalau misalkan fold saran saya sih mending beli baruah. tohp Rp16 juta misalkan beli second Rp3 juta selisihnya cuman Rp3 juta karena Rp9 juta itu saya lihat ya kondisinya enggak bagus lah selisih Rp3 juta saran saya mending baru toh garansinya juga masih jalan jadi biar aman aja lah karena HP full itu kan ya masih spesies baru ya dan exel serta lipatannya dan layarnya ini juga menakutkan kalau misalkan rusak ya kalian menghemat Rp3 juta tapi kalau misalkan tiba-tiba suatu saat layarnya rusak wah itu biayanya malah lebih mahal. Nah, sekarang balik lagi ke pertanyaan. Worth it enggak? Worth it kalau harganya sekarang di Rp16 juta ya. Misalkan dia udah dip juta gitu menurut saya masih kurang ya. Atau nanti ketika video ini ramai terus under naikin jadi R juta gitu enggak usah dibeli. Enggak usah dibeli ya. Mending kalau misalnya Rp16 juta masih ok lah. Tapi kalau udah naik lagi R juta ke atas enggak usah. Lebih banyak pilihan Vold. Karena ini kan ya walaupun tetap baru tapi kan HP keluaran lama ya. Tapi menurut kalian gimana kalau kalian punya uang Rp6 juta, kalian mau beli Hor Magic V3 atau HP kayak Oppo Reno 16 [musik] Pro apalagi 16 juta Oppo Find X9s kemarin, terus mungkin nanti Vivo V80 atau kalian prefer HP lipat yang kelihatan mewah kayak gini. Wah, langsung kayak [musik] jadi bos gitu ya. Dan untuk perbedaannya sama under magic V5 juga mirip-mirip aja. Jadi orang pun gak tahu ini magic V5 atau magic V3. Ya, saya budi and see you on the next video.

















