iPhone tipis bikin kantong berasa tipis ๐ค | Hands-on iPhone Air (YouTube Video)
Yo semuanya, ketemu lagi sama gua Fahmi dan sekarang ini gua lagi mampir lagi ke Apple Store yang ada di Central World. Dan di video kali ini kita pengen ngebahas iPhone yang baru yang berbeda dari yang sebelumnya karena punya desain yang baru nih, desain yang tipis dan juga enteng. seperti apa iPhone ini? Ini adalah iPhone AR. Yuk, kita mulai videonya. [Musik] Jadi, setelah gua memegang langsung first impression gua mengenai iPhone Air ini ya sama sih ya karena sebelumnya gua udah pernah megang juga HP tipis dari Samsung yaitu S25H. Jadi ya rasanya tuh sama-sama ya tipis dan juga enteng. Jadi sebenarnya enak banget ya buat pakai HP yang setipis ini. Cuma ini HP ukurannya tuh jadi gua pegangnya itu kayak rasanya kok jadi kayak kecil ya? Jadi kayak komact karena mungkin ukuran layarnya tuh 6,5 inci yang di mana kalau dari bocorannya tuh kita tahunya ini buat ngegantiin yang plus modelnya iPhone. Tapi setelah megang langsung udah rasanya enteng terus tipis dan juga ukuran layarnya enggak terlalu gede. Enggak seperti layar di iPhone yang Pro Max-nya. Dan paling teknologi yang dibawa sama Apple tuh ya plateu. Jadi semua komponen yang ada di iPhone ini ditaruh di kamera barnya ini. Jadi di dalamnya tuh ada SOC-nya, modemnya, dan lain-lainnya. Semuanya ada di bar kameranya ini. Termasuk daripada kameranya. Dan sisanya di bagian bawahnya ini cuma baterai aja paling sama portnya nih. Cuma yang gua heran ini harusnya di bawah ini bisalah dipasangin speaker. Tapi ternyata speakernya tuh cuma satu aja ya. Cuma ada di bagian atasnya. Nah, ini menarik ya soal speaker. Lanjut kita ke pilihan warnanya. iPhone ini hadir dalam empat warna pilihannya itu yang pertama ada yang warna sky blue, terus ada yang warnanya putih white, terus ada yang warnanya gold, light gold, dan ada yang warna hitam. Cuma kita di sini lagi megang yang warnanya itu sky blue dan warnanya seperti ini. Oke, lanjut kita body tour dulu ya. Kalau dari sisi frame-nya sebenarnya gua kurang terlalu suka karena frame-nya itu dia materialnya itu agak mengkilap ya. Jadi memang ngasih look-nya itu kelihatan premium tapi gampang banget nyeplak sidik jari. Nah untuk bagian kanannya ini ada tombol power sama kamera control. Terus di bagian atas ini kosong enggak ada apa-apa. Di bagian kiri ada action button, ada volume dan ini memang benar-benar padat. Terus clicky juga memang kelihatan banget premiumnya sih. Terus ke bagian bawah ini ada port USB aja sama baut-baut buat bukanya mungkin ya. Ini bukan speaker ya, ini lubang ini mungkin lubang mic. Dan ke bagian belakang ini frame kameranya itu ada kayak semacam ring gitu dan ringnya juga berwarnanya tuh sama kayak di frame yang bagian pinggirnya ya mengkilap. Dan kalau mau ngadu tipis-tipisan sama enteng-entengan sama ke Samsung Galaxy S25 ini rada berimbang ya. Karena kalau dari ketipisan, iPhone ini menang karena cuma 5,6 mm. Sementara di S225 itu 5,8 mm. Tapi beratnya ya cuma beda dikit sih ya. Kalau di iPhone ini dia beratnya itu adalah 165 gr. Sementara di Samsung Galaxy S25H itu beratnya 163 gr. Cuma terpaut tipis-tipis ya. Sama-sama tipis dan sama-sama enteng. Sama kalau secara handling sih sebenarnya gua suka ya iPhone ya karena dia bagian belakangnya nih dia masih ada sedikit aja lengkungan jadi masih di enak banget dia buat dihandling-nya karena enggak terlalu tajam, enggak terlalu mengotak juga dan HP tipis gini ya sebenarnya yang harus diunggulkan adalah kekuatannya di mana ini juga udah dites ya sama E Jerry Rick itu juga tahan banget untuk dibanding dan akhirnya bisa patah dengan berat 97 kg. baru bisa patah. Perbedaan yang paling berasa untuk kalau dicompare sama S25H adalah ini sih yang bagian EIM-nya ya. Karena dia kan varian iPhone R ini enggak ada ee SIM fisiknya lagi. Jadi kalau pengin pakai HP ini ya harus menggunakan e SIM. Sementara kalau di S25S itu kan masih ada slot untuk SIM card-nya ya. Nah, secara spek gua mikir tadinya ini bakalan ada di antara iPhone yang base model ke Pro yang artinya ini ngegantiin yang plus-nya. Tapi ternyata dari spek ini dikasihnya yang pro modelnya. Jadi menggunakan chipsetnya sama kayak yang di pro modelnya. Dia pakai A19 yang Pro dan RAM-nya juga setupnya sama pakai RAM-nya tuh yang 12 gig sama loh kayak di Pronya. Yang sangat disayangin sih sebenarnya dari speakernya ya. Tapi yang unik dari speakernya ini adalah dia menggunakan single speakernya tuh bukan yang di bawah, tapi yang di sini, yang di depan. Yang artinya kalau lu pakai buat nonton misalnya ya, masih rada aman lah kalau buat dipakai nonton karena speakernya itu ngarahnya ke depan langsung seperti itu. Jujur yang paling gua suka sebenarnya bagian displaynya ya karena ukurannya tuh 6,5 inci pas banget buat di tangan dan spek layarnya itu sama kayak di pro modelnya semua speknya 120 Hz. Terus brightness-nya semuanya sama kayak di yang pro modelnya. Bezelnya juga ketipisannya itu sama kayak di pro modelnya. Jadi ini benar-benar HP yang dari look dari depan sampai ke belakang sampai ketipisannya memang dibuat sangat sepremium mungkin ya. Dan yang sangat disayangkan tuh sebenarnya kameranya cuma satu ya, karena kalau kita compare sama pesaingnya langsung S25H itu punya kamera dua dan secara resolusi memang di sini pendekatannya beda ya. Apple itu resolusinya pakainya 48 megap fusion camera di mana ini juga udah bisa support untuk dua kali optical quality yang literally itu adalah insensor zoom yang kalau di Samsung itu pakainya 200 megapel sama kayak di ee Samsung Galaxy yang versi ultranya. Jadi sebenarnya konsepnya hampir mirip cuma perbedaannya hanya di lensa aja. Dia cuma ada satu kamera aja. Kita langsung aja lihat sampel-sampel foto dan juga videonya. Oke, ini adalah contoh perekaman videonya dari kamera depan iPhone Air. Ini gua pakai mode yang center stage-nya dan gua ngerekamnya ini megang HP-nya ini vertikal ya, tapi hasilnya itu bisa horizontal seperti ini. resolusinya bisa di 4K 4K 60 fps dan seperti ini. Gimana dynamic range-nya? Kita coba lihat awannya. Tuh, dynamic range-nya sih oke ya. Meskipun hari ini awannya agak-agak mendung tuh keren. Dan yang paling mantap sih dari perekaman kamera depannya iPhone yang terbaru adalah ya ini ya. Punya center stage seperti ini. Jadinya ngerekam gampang banget. Sekarang kita pindah ke kamera belakangnya. Nah, yang paling berasa kehilangan adalah pada saat menggunakan kamera belakangnya sih kalau menurut gua ya. Karena kalau pakai iPhone ya udah lu cuma punya kamera satu kali, enggak punya kamera ultra wide 0,5 dan zoom-nya juga digital doang. Ini zoom dua kali ya. Tuh. Ya, intinya kalau kalian pengin membeli iPhone Air ya udah e harus rela tuh kehilangan opsi untuk kameranya seperti ini. Jadi cuma punya satu kamera aja. Tapi ya ini bisa rekam 4K 60 fps. Nah, ini kita coba sambil jalan. Kira-kira seperti ini stabilisasinya. Nah, terus dia juga dapat fitur yang terbaru dari iPhone yang terbaru juga yaitu perekaman video dual capture seperti ini. Jadi bisa ngerekam sekaligus kamera belakang dan kamera depan. Nih, kita lihat contohnya. Kamera belakang tapi cuma satu kali aja ya, enggak bisa pindah-pindah. Paling kalau pindah pun bisa zoom digital dua kali seperti ini tuh. Dan asik sih, enak kalau punya dual capture seperti ini. Apalagi untuk para content creator kalau misalkan lagi ada liputan atau apa gitu bisa ngerekam langsung dan sambil ngomong langsung ada cuplikannya di bagian seperti ini. Pertanyaannya adalah HP ini tuh sebenarnya buat siapa sih? Ya kalau menurut gua ya HP ini tuh sebenarnya buat pengguna iPhone mungkin yang flagship-nya ya, yang pro model tapi yang udah boring gitu sama desainnya yang gitu-gitu aja. Nah, ini kayak refresh, kayak ngasih experience, ngasih pengalaman baru, ngasih sensasi yang baru. Jadi, buat pengguna yang flagship-nya bisa nyobain HP yang tipisnya. Ya, sebenarnya ada beberapa yang di-owngrade sih ya. Paling masalahnya tuh sekarang di bagian harga ya. karena dia ada di harga yang udah benar-benar nyerempet pro modelnya yaitu startnya di 99lar yang mungkin kalau dirupiahin atau resmi ke Indonesia nanti harganya tuh bisa nyentuh sampai Rp jutaan yang artinya itu udah harga yang sangat mahal banget, harga yang harusnya lu bisa dapetin iPhone yang pro modelnya. Terus yang namanya HP yang lumayan mahal ya, ini harganya juga ada di angka R jutaan. Meskipun ini desainnya tipis, kalau dipegang tanpa casing tuh enak banget handlingnya. Tapi ya biar gimanapun juga kayaknya sayang ya kalau kagak di-casingin ya. Jadi ya di sini gua pakai casing dari Zack ini yang namanya Santa Cru. Kalau menurut gua ini masih agak oke ya karena uh masih clear case kelihatan. Jadi bentuk desainnya juga masih kelihatan dan ngelindungin juga daripada bar kameranya di sini kelihatannya sangat-sangat aman. Jadi ya ketipisannya juga enggak terlalu nambah tebal-tebal banget sih ya. Oke, jadi gua rasa segitu aja video kali ini. Pembahasan kita soal iPhone Air langsung dari Thailand langsung di depan Apple Store-nya. Gua pam, like, dan komen juga. Dan sampai ketemu lagi di video yang berikutnya. Bye.

















