Jungkat

Iya.. Ini RAJA Kamera HP T3RGIL4! vivo X200 Ultra (YouTube Video)

  • 02/05/2025

Masalah kamera, Vivo X200 Pro aja udah juara banget. Tapi sekarang nongol varian ultranya dong. Kira-kira sem menyeramkan apa HP ini? Kalau dibandingin sama varian Pro-nya sejauh apa? Terus apakah videonya bisa ngelewatin iPhone? Yuk, temenin gua ngulik HP ini sambil nanti kita bawa keluar juga jalan-jalan. Rame banget sampai keringetan. Tapi sebelumnya mari kita ke poin unboxing-nya dulu ya. Yang sebenarnya enggak ada yang menarik sih. Sama aja kayak X200 Pro kemarin dengan bok kotak gini. yang di dalamnya ada HP-nya yang lagi telentang yang kita kesampingin dulu. Terus case elastis, kertas-kertas yang jarang dibaca, SIM ejector, kabel chargeran type A ke type C, dan kepala charger 90 wat. Pas dinyalain, ini yang menarik karena berbasis origin OS5 Android 15 ya, yang kayaknya gua bakal bandingin tipis-tipis nanti sama Vantage OS di X200 Pro. Untuk storage-nya udah kemakan 40 gig, cukup gede dan sempat dipalakin update software juga 1 gig. Oh ya, karena ini HP China ROM, kita mesti instal Google Play Store dulu. Yang caranya buka V App Store, terus search Google Play Store, habis itu instal, dan jangan lupa di-enable dulu Google Service-nya. Terakhir tinggal login kayak biasa deh. Impresi gua sama HP ini langsung salf sama kamera bnya yang tebal banget. Ini kalau gua bandingin sama Vivo X200 Pro tuh. Saking tebalnya gua kepikiran gaya baru pakai HP ini enggak perlu digenggam. Cukup jepit kamera modulnya aja. Cuma karena HP ini emang kamera banget buat gua wajar sih. Justru emang mesti dipamerin. Vivo X200 di B. Apalagi ada garis merah di antara dua lapisan. Yang satu bergerigi dan satu lagi polos. Dan nilai plusnya buat senderan jari kita lebih enak banget ya tanpa harus digenggam. Dari sisi warna ini keren sih. Merahnya itu merah marun matte finish dari glass dengan frame metal. buat layarnya dia ada sedikit lengkungan yang bikin swipe dari samping lebih mulus. Cuman pastiin screen protektor bawahnya dilepas ya. Kalau enggak bakal nyangkut. Buat F genggam solid banget yang punya tebal di atas 8 mili plus berat juga di 229 gr. Oke, kalau buat spesifikasi lengkap langsung lihat di layar aja lah ya. Paling yang butuh di K poin dari X200 Pro ke X200 Ultra ini apa aja yang meningkat? Pertama jelas chipset pakai Snapdragon 8 Elite yang kalau gua cek AnTutunya itu ada di 2,8 jutaan terpaut Rp300.000-an dari Dam City 9400 di profion. Habis itu varian Ultranya dapat satu chip tambahan buat pemrosesan gambar ya. Jadi total ada dua VS1 dan V3 Plus. Yang koreksi kalau salah untuk V3 Plus ini lebih bertugas pemrosesan gambar setelah dijepret yang mana ini ada di X200 Pro juga. Dan cip baru VS1 ini bertugas sebelum gambarnya diambil. Jujur gua kurang tahu sih cara kerjanya gimana. Yang jelas saat VS1 ini digabungin sama V3 Plus bakal menghasilkan gambar dengan kualitas top mantap is the best. Top mantap is the best. Kebanyakan nonton Raffi Ahmad nih gua. Dari sisi baterai sama sih ya 6000 mAh 90 watt charging. Cuma wireless charging-nya dikit meningkat. meningkat dikit jadi 40 watt. Sedangkan buat kamera sebenarnya dari sisi sensor untuk lensa utama sama periscopnya sama ya, sama-sama pakai Lyt 818 dan HP9. Paling beda di aperture aja. Yang gampangnya kalau kalian lihat semakin kecil angka F-nya maka semakin banyak cahaya yang masuk jadi lebih terang dan bokhnya juga lebih dalam. Dan dalam hal ini periscope di S200 Ultra lebih baik ya. Habis itu, ini yang kalian mesti tahu kalau ultrawide-nya sekarang upgrade nih pakai sensor yang sama dengan lensa utamanya Lyt818 yang artinya kualitas dari lensa white sama white-nya bakal mirip. Mirip bukan sama karena ada sedikit perbedaan di aperture. Nanti kita bandingin ultrawide-nya sama X200 Pro dan iPhone dah. Penasaran hasilnya. Terakhir buat selfie sekarang punya resolusi 50 megapel yang sebelumnya 32. kayaknya udah sih, itu aja yang penting-penting. Kalau ada yang kurang, boleh tolong tambahin di komen ya. Plus biar modal gua beli HP ini enggak sia-sia, boleh bantuin gua buat like video ini. Thank you. Oke, guys. Kali ini kita mau ajak bocil jalan-jalan sekalian ngetes kamera HP [Musik] ini. Berarti ini gua pakai lensa ultra white-nya ya, Guys. Yang harusnya emang lebih luas ya. Cuman gua pengen cobain pakai lensa white-nya. satu kalinya terlalu nge-zoom enggak sih? Gua pindahin dulu. Nah, ini dia untuk lensa white-nya. Gua baru cek footage-nya nge-zoom banget. Kalau ini gua pakai lensa selfie. Oh ya, Guys. Sebenarnya secara fokal lengranya ini. Jadi default-nya yang satu kali itu dia ada di 35 mili. Beda sama pro-nya satu kalinya itu dia ada di sekitar 23 tuh lihat berasa banget kan lebih nge-zoom di varian ultra. Kenapa Vivo ngelakuin ini? Karena katanya buat para fotografer di luar sana, vokal yang 35 mili itu adalah vokaleng yang pas karena merupakan jarak pandang yang natural sama kayak apa yang mata kita lihat. Dan ini bikin gua baru nge kalau ternyata brand lain udah tahu loh tentang ini. Karena kalau kalian perhatiin di iPhone itu dia settingan satu kalinya bisa dipencet lagi untuk dijadiin 35 mili. Dan sama juga buat Xiaomi kalau kita tap satu kalinya dia ada pilihan jadi 35 mili. Tapi pertanyaan selanjutnya kalau kedekatan gimana, Bang? Ini tinggal pindah ke lensa ultrawide aja sih. Secara sensornya sama kan, jadi kualitas gambarnya hampir mirip. Kalau terlalu luas bisa dizoom juga kan. Dan kalau gua bandingin sama iPhone cukup berasa jomplangnya dari sisi jarak pandang ya untuk sesama lensa white ngedua HP ini. Dan kalau gua pindah ke ultrawide terus zoom dikit di Vivo hasilnya cukup mendekati. Yang paling berasa itu bok di iPhone emang lebih dalam. Sedangkan kalau kita ke sesama ultrawide yang paling kelihatan itu dari sisi jarak pandang di mana iPhone lebih luas dibanding Vivo. selebihnya gua cukup yakin bakal kelihatan bedanya saat low light entar kita tunggu nanti pas malam ya. Dan terakhir untuk selfie-nya sama-sama baik. Dynamic range juga sama-sama bagus tapi yang berasa beda ada di warna kulit muka sih. Yang mana yang lebih mendekati asli? Yang kanan apa yang kiri? iPhone apa Vivo? Ini sih iPhone ya. Vivo diputihin. Iya sih, benar. Oke, guys. Kita udah kelar di bagian sini. Sekarang mau ke Gardens by the Bay dulu. Ini lagi backlight kayak gini. Gimana, Guys? Ini gua pakai lensa ultrawide juga, ya. Tanpa harus bandingin Pro sama ultra, gua tetap harus bilang kalau 200 megapel periscope di HP ini menyeramkan. Kalian bisa lihat gambar sejauh ini saat dizoom 10 kali atau sekitar 230 mili bisa tajam banget. Dan ini diambil dari HP loh, bukan kamera profesional. Untuk foto portretnya juga kayak punya racikan sihir sendiri. Angkat topi sih sama Vivo yang bisa hasilin kamera HP kayak gini. Momen-momen spontan bareng Nyonya dan bocil bisa terekam dengan baik. Sini, tapi gak bisa di sini. Hai, bocil bocil. Terus karena HP ini punya lensa white dan ultra white dengan sensor sama, hampir enggak ada perubahan secara warna enggak sih saat pindah lensa gini. Paling bokehnya aja emang berasa lebih dalam karena beda aperture di lensa white. Terus salah satu yang baru di ultranya ini, Guys, HP ini kedapatan kamera control ya. Penggunaannya sama sih kayak iPhone. Kita tahan setengah buat atur fokus, pencet full buat jepret, dislide buat nge-zoom atau ganti exposure dan lainnya. Ada settingan khusus juga kok buat kamera control ini. Cuma yang ngebedain kamera control di Vivo itu dia bukan tombol fisik ya. Saat kita pencet, dia ada vibration-nya, tapi saat HP-nya mati gak berasa apa-apa. B, Guys, setelah pakai beberapa lama, kayaknya Origin OS ini lebih menarik dari Vantage OS ya. Misalnya ada satu komplain gua di X200 Pro, Vantage OS, yaitu saat kita mau edit foto yang ada watermark-nya, misal dilurusin dikit, masa watermark-nya kayak ikut miring dong. Tapi di origin OS ini enggak masalah. Jadi saat edit dia umpetin dulu bentar watermark-nya baru pas kelar nongol lagi. Habis itu control panel di fou yang ada volumen-nya itu cukup ngeganggu sih. Sedangkan Origin OS ada tuh. Sama satu lagi yang gua notice di Origin OS untuk kamera app-nya itu dia lebih fleksibel ya buat nentuin informasi lensanya. Misalnya kita bisa pilih mau yang milimeter by default atau diganti jadi yang kali-kali. Sedangkan Vantage OS gua cari settingan ini enggak ketemu. Gimana? Ada yang sempat pakai Vantage OS dan enggak setuju? Coba siap pendapatnya di komen deh. Oke guys, jadi walaupun bum kamera HP ini tebal banget tapi ada satu hal yang bisa dia lakuin. Gua tunjukin nih bentar. bisa berdiri. Yuh, kenyang, Guys. Saatnya kita tes kamera Lol yang serius. No debat untuk sesama ultrawide. Vivo juara. Gambar lebih terang, jadi lebih banyak detail yang bisa kelihatan. Kalau diarahin ke muka gini juga muka gua jauh lebih bersih dibanding iPhone ya yang noise-nya cukup berasa. Paling emang jarak pandangnya gak seluas iPhone aja. Cuma kalau bandingin ultrawide Vivo yang dizoom dikit dengan white iPhone masih lebih baik iPhone ya secara gambar lebih terang juga. Terus saat gua pindahin ke sesama lensa white ya hasilnya mirip-mirip sih. Cuman yang pasti untuk flare enggak bisa dihindari iPhone masih juara dan dalam menghandle cahaya Vivo bisa meredam lebih baik. Hasil ini juga sama saat gua bandingin sesama ultrawide dengan X200 Pro yang mana jauh lebih gelap di pro version-nya. Kalau diariin ke muka juga lebih gelap dari iPhone tadi. Cuma gua ada berita buruk kok selfie low light di varian ultra ini malah paling cupu ya. Gua coba bandingin sama X200 Pro bedanya jauh banget. Terus sama iPhone juga lebih terangan dikit dan dalam menghandle cahaya iPhone lebih baik. Gimana dengan foto? Gak usah diraguin lagi lah ya. Mari kita nikmatin aja keindahan tempat ini. Bahkan sampai zoom jauh pun masih bagus juga. Wow. Rame banget panas sampai keringetan. By the way, Guys, buat kalian yang masih penasaran sama hasil kamera dari HP ini, gua bakal bikin video terpisah ya, tapi khusus buat membership yang nanti videonya bakal lebih nyantai sih. Terus ada beberapa scene yang enggak gua masukin di video ini, beberapa proses di balik layar dan lain sebagainya. Kalau tertarik bisa cus join aja ya. terakhir. Oke, guys. Sekarang saatnya kita motret ciwi-ciwi yang lagi ng-dance. Walaupun enggak semua gambar yang gua jepret tajam, tapi saat ketemu yang pas kalian bisa lihat hasilnya nih. Udah kayak foto profesional bangget. Nah, HP ini punya tiga warna. Ada merah yang gua pakai ini, terus silver sama black. Yang ketiganya ini punya tekstur beda-beda loh. Kalau yang silver, dia ada garis-garis memanjang ke bawah dengan bagian atas polos gitu. Sedangkan yang hitem teksturnya bintik-bintik atau kotak-kotak super kecil gitu. Apa jangan-jangan materialnya dari leather kali. Anyway, gila sih niat banget ini Vivo bikinnya. Untuk varian yang dijual di Cina ini ada empat ya. Yang paket hemat ada 12+ 256 seharga Rp15 juta sampai yang 16+ 1 ter di 18,5. Dan buat varian tertinggi tadi, mereka juga ada bundle sama fotografic kit-nya seharga R22,4 juta. Jadi sama kayak Xiaomi 15 Ultra kemarin, HP ultranya Vivo ini juga ada fotographic kit ya, tapi emang lebih wah dan tentunya lebih mahal juga karena di dalam kitnya itu sampai ada lensa tambahan telefoto dengan focal rank 200 mili. Jadi lensanya ini nanti bakal nempel ke-nya yang udah termaksud di dalam kit. Terus ada grip-nya juga yang ada baterai 2300 mAh yang bisa buat ngecas. Terus connectnya itu pakai USBC bukan Bluetooth. Dan kalau gua lihat ya, ini kayaknya perang ke depannya enggak cuman seberapa bagus kualitas kamera dengan sensor-sensornya, tapi secanggih apa sih fotografi kit tadi buat menunjang pemakaian HP-nya, terutama buat para tag dan kamera antusias. Udah ada Xiaomi, Vivo dan yang gua baru dengar nih, ada Nubia Z70S Ultra yang keluarin sama kitnya kayak gitu juga. Menurut kalian bakal seru enggak sih, Guys, kalau trennya mulai ke arah sana atau B aja? Dan untuk sekarang jangan request gua buat review fotography kit-nya ini ya. Karena gua mesti lebih hemat-hemat lagi sekarang kecuali ada penerimaan. pinjam to dulu

Lihat di YouTube

Video Lainnya

Episode Terakhir.....
Oleh DKID Media
10m 24s

Kabar mengejutkan datang dari jagat media teknologi tanah air seiring keputusan DKID Media untuk menyudahi KOTEK (Komedi Teknologi) tepat di episode kesepuluhnya....

Brand Terkait

Vivo

Vivo menghadirkan smartphone dan perangkat pintar dengan kamera canggih serta desain stylish. Vivo dikenal dengan teknologi fotografi inovatif, performa andal, dan fitur modern untuk kebutuhan komunikasi, hiburan, dan produktivitas.

Vivo X200

Vivo X200 hadir sebagai "Flagship dengan Kamera ZEISS Canggih dan Performa Tinggi untuk Fotografi, Videografi, dan Gaming" untuk pengguna yang mengutamakan kamera serbaguna dan kinerja kencang. Perangkat ini dipasarkan di Indonesia dalam dua pilihan warna, yaitu Hijau dan Hitam. Varian memori yang tersedia untuk pasar Indonesia adalah 12GB + 256GB....

Vivo X200 Pro

Vivo X200 Pro hadir sebagai smartphone kelas flagship yang dirancang untuk memberikan pengalaman fotografi profesional dan performa tinggi dalam satu perangkat. Smartphone ini menggabungkan teknologi kamera ZEISS, prosesor generasi terbaru, serta layar premium untuk kebutuhan fotografi, hiburan, dan produktivitas modern.Perangkat ini membawa konsep "Smartphone Flagship dengan Kamera ZEISS Profesional dan...

iPhone

iPhone adalah smartphone premium dengan kamera pro dan performa tercepat berkat chip Apple Silicon. iPhone menghadirkan desain elegan, keamanan tinggi, dan ekosistem Apple terintegrasi untuk pengalaman terbaik.