Jungkat

Kamera iPhone bisa sebagus ini??? (YouTube Video)

  • 18/12/2025

Bismillah. Alhamdulillah kita ketemu lagi bareng gua, Romi. Sampai detik ini iPhone ini masih jadi HP yang paling banyak dipakai untuk kebutuhan ngonten. Walaupun kita enggak bisa tutup mata juga kalau kamera flagship Android itu makin ke sini makin berkualitas. terutama kalau kita bicara soal lensa tele. [musik] Nah, Apple sendiri di seri 17 Pro ini menurut gua ya berhasil nge-deliver peningkatan kualitas untuk pemotretan menggunakan lensa tele yang bahkan di atas 10 kali zoom-nya itu hasilnya masih cukup enak buat dilihat dan baru akan berasa kurang di 20 kali zoom ke atas ya. Tapi ini wajar ya. Justru yang menurut gua masih berasa kurang nendang kalau di iPhone terbaru ini adalah sebenarnya lensa ultrawide-nya di mana shadow-nya somehow itu masih suka terasa terlalu pekat dan noise-nya juga berasa kalau kita foto di dalam ruangan. Jadi intinya si lensa ultrawide ini dia cuma optimal buat dipakai di outdoor aja yang notabnya cahayanya itu berlimpah. Terus gimana dong biar kamera iPhone ini bisa lebih step up lagi. Nah, biar bisa bersaing lawan flagship-flexagship-nya Android. Nah, ada yang namanya lensa eksternal kayak momen, sandmark, shift Cam, Freewell Reflex atau Uenzy. Jenisnya juga macam-macam ya. Ada F Eye, ada White, ada tele 2X, super tele, makro sampai anamorphic. Gua sendiri dulu pernah nyoba lensa dari brand momen beberapa tahun lalu dan sekarang gua nyoba lagi. Tapi yang ini dari brand Reflex yang menurut gua ini brand punya kualitas yang bagus dengan harga yang masih termasuk rasional. Nah, lensa dari Reflex ini dia tuh pakai mounting 17 mm. Bisa buat iPhone juga atau seri yang lebih lama iPhone 14 ke atas. Dan bahkan sebenarnya ini bisa juga buat semua HP, enggak cuma iPhone aja. Dan cara pasangnya itu bisa dengan dijepit seperti ini atau yang lebih praktis dengan pakaiin casing yang punya mounting kamera 17 mm. Nah, gua punya casing-nya itu dari brand Sanmark dan juga Small Rick. Untuk lensanya sendiri saat ini gua pakai ada yang white, tele 2X dan juga tele 240 mm plus ada addon untuk lensa makronya. Pasti banyak yang kepo, emang searuh apa sih? Yuk, kita coba disclaimer dulu untuk foto-foto dengan lensa bawaannya si iPhone. Nah, ini gua pakai aplikasi kamera bawaan yang ada di iPhone. Sedangkan ketika gua motret pakai lensa tambahan eksternal ini, gua pakai aplikasi kamera reflex biar bisa milih lensanya secara manual. Kenapa? Karena kalau Motret pakai apps kamera bawaannya iPhone, lensanya itu suka keganti-ganti sendiri secara otomatis. Oke, yang pertama kita coba lensanya white ya. Ini angl-nya 110 derajat. Enggak selebar lensa ultra wide iPhone 17 Pro, tapi masih lebih lebar dari lensa white bawaan iPhone 17 Pro dan tentunya juga tanpa efek distorsi. Perbedaan kualitasnya lumayan lah. Kualitas gambar lensa ultrawide bawaan iPhone itu kalau diperhatiin banget ya itu masih ada berasa e noise-nya. Terus shadow-nya juga agak pekat dan detailnya juga kurang. Kebalikannya hasil lensa white eksternal ini enggak ada noise. Detailnya aman banget dan ada bonusnya juga yaitu kompresi background-nya itu lebih berasa [musik] alias ada efek-efek bokehnya. Nah, kalau kita mau pakai buat ngonten ataupun nge-vlog ya hasilnya juga jauh lebih layak, lebih enak dilihat kalau ada budgetnya. Kita juga bisa beli screen eksternal biar framing gambarnya itu jadi lebih mantap. Di mana kita bisa ngelihat langsung komposisi yang ada di dalam [musik] frame pas kita lagi ngonten atau nge-vlog. Next kita coba lensa yang Tet2X. Sebenarnya untuk iPhone 17 series ini juga udah bisa dua kali zoom dengan level optical yang kualitasnya itu oke banget. [musik] Apakah masih perlu lensa eksternal lagi? Jawabannya ini tergantung dengan kebutuhan. Nah, ini beberapa foto yang gua ambil pakai dua kali zoom bawaan dari iPhone 17 Pro dan juga lensa [musik] external Tele2X. Kalau ngincer detail gambar yang lebih bagus, di sini bisa kelihatan kalau sebenarnya in terms of detail ya kualitasnya sebenarnya 111 lah. Tapi kelebihan kalau kita pakai lensa eksternal Tele2X lagi-lagi kita bisa dapatin kompresi background yang lebih berasa. Ada efek shallow depoo field-nya yang seolah itu kayak lagi ngelihat hasil dari kamera profesional. Dengan titik fokus yang pendek sekitar 12 m aja itu udah lumayan berasa bokehnya. Dan kalau kita nge-zoom lagi pas kita motret atau video ya bisa ngasih point of view yang lebih intimate, yang lebih dekat. Ini bagus buat capture foto-foto close up. Gua sendiri paling sering pakai lensa ini buat bikin konten nge-shoot e produk karena vokaleng-nya ini menurut gua yang paling pas. Next. Lensa tele 240 mm. Sebenarnya ini fungsinya buat dua kali magnifikasi dan dirancang khusus buat dipasang di lensa telenya iPhone. So, kalau di iPhone 17 Pro lensa telenya empat kali zoom. Berarti kalau dipasangin lensa tambahan lagi yang kayak gini ya, itu otomatis jadi 8 kali optical zoom dikali 2. Nah, karena ini adalah lensa teleoptical ya, jadi udah pasti bisa ngasih level detail yang slightly better. Gua enggak berani bilang peningkatan itu drastis banget tapi tetap berasa kok bedanya dan setidaknya terlihat lebih profesional serasa kita motret pakai lensa tele di kamera yang beneran. [musik] Nah, kita bisa dapetin background dengan perspektif yang lebih realistis. Tapi lagi-lagi yang paling nikmat tentunya adalah shallow depoi-nya yang mantap banget. Memang kita juga bisa tuh dapetin efek kalau motret pakai mode potret di HP. Tapi tentu hasilnya lebih realistis ketika kita pakai lensa beneran dan juga hasilnya akan sangat jauh berbeda ketika kita pakai untuk perekaman video. Karena efek potret yang [musik] cuma komputasi itu kan masih belum bisa ngelawan efek yang tercipta dari lensa. Sesungguhnya lensa beneran. Dan satu poin yang menurut gua cukup jadi game changer adalah kita bisa tambah add-on lensa makro di lensa tele 240 mm. Ini cukup ditempel aja karena ada magnetnya, ada opsi makro 200 mm yang artinya ini ideal buat motret dari jarak 20 cm atau makro 300 mm buat motret dari jarak 30 cm. Hasilnya cukup impresif, cukup jauh berbeda [musik] dibanding motret makro dengan lensa ultrawide bawaan iPhone. Hasil fotonya itu lebih close up, detailnya lebih tajam tapi tetap natural, perspektif gambarnya juga lebih enak dilihat dan pastinya efek yang jauh lebih creamy. Ya, sebenarnya dengan keberadaan aksesori kayak lensa eksternal seperti ini bisa jadi solusi terutama buat orang-orang yang e masih pakai iPhone ya. bukan cuma S a daily phone, tapi juga dipakai untuk ngonten karena bisa ngedongkrak kualitas kameranya jadi [musik] lebih bagus lagi tentunya selama ada budget buat belinya. Dan jangan lupa sebenarnya ini enggak cuma bisa buat [musik] iPhone terbaru ya, tapi juga untuk eh iPhone Air atau bahkan iPhone seri yang lama mulai dari iPhone 14 series termasuk juga bisa buat HP Android. So, gimana menurut teman-teman kira-kira lensa eksternal yang seperti ini? Kira-kira apakah worth itusi biar ngonten kita bisa dapat kualitas yang lebih baik? Coba drop komen di bawah.

Lihat di YouTube

Video Lainnya

Brand Terkait

iPhone 17 Pro

iPhone 17 Pro adalah salah satu smartphone flagship terbaru Apple yang hadir resmi di Indonesia dengan membawa kombinasi performa tinggi, desain premium, dan sistem kamera profesional dalam ukuran yang tetap nyaman digunakan sehari-hari. Perangkat ini tersedia....

iPhone 17

iPhone 17 merupakan model utama dari lini iPhone 17 yang dipasarkan secara resmi di Indonesia. Perangkat ini dijual melalui saluran resmi Apple Indonesia seperti iBox, Digimap, dan Apple Authorized Reseller lainnya. SKU iPhone 17 yang tersedia di Indonesia hanya....

iPhone

iPhone adalah smartphone premium dengan kamera pro dan performa tercepat berkat chip Apple Silicon. iPhone menghadirkan desain elegan, keamanan tinggi, dan ekosistem Apple terintegrasi untuk pengalaman terbaik.