Jungkat

Ketika Apple ikutan bikin hape lipet, dompet auto bergetar..??? (YouTube Video)

  • 10/09/2026

Yes, akhirnya nih Apple ngeramein persaingan untuk foldable phone setelah semalam di Apple Event 9 September mereka launching produk foldable pertamanya, namanya iPhone Duo. Samsung udah 8 generasi nih, tapi Apple baru mulai. Tapi enggak apa-apa, kita nanti bakalan bisa nyobain iPhone lipat pertamanya mereka nanti kalau udah tersedia. Sekarang gua pengen ngerikap nih ya, apa aja di Apple Event semalam buat kalian yang ketinggalan, nonton sampai habis. Oke, kita mulai dari iPhone Duo dulu nih ya, karena ini yang jadi bintangnya nih di acara Apple Event semalam. Kalau dilihat-lihat ya dari rumornya itu namanya Ultra sebelumnya, ternyata namanya iPhone Duo. Mungkin karena Apple tuh ngerasa ini kayak punya dua iPhone jadi satu, seperti itulah. Tapi intinya balik lagi ya, kalau mereka pakai nama Ultra, sementara kalau di Samsung Ultra-nya itu adalah seri yang tertingginya. Kalau kita bicara rasio nih iPhone Duo ini, ini mirip banget sama Z Fold 8 secara rasionya. Jadi kalau misalkan pakai nama Ultra, ya Ultra-nya iPhone jadi sama kayak base model foldable-nya Samsung ya kan. Jadi kayak gitu, mungkin namanya akhirnya dirubah jadi iPhone Duo, mungkin ya. Fokus lagi balik kita ke iPhone-nya. Kalau kita lihat nih secara desain dia memang mainnya tuh rounded ya, karena kalau kita bicara apa desain konsistensi dari produknya Apple di iPhone, iPhone ini memang punya rounded ya di bagian pinggir-pinggirnya seperti ini. Jadi di iPhone Duo itu memang dibuat kalau keadaan terbuka itu semua sisinya itu rounded. Jadi sama kayak menggunakan iPhone tapi versi dua biji, makanya namanya Duo. Jadi pada saat dibuka itu tetap feel-nya tuh rasanya kayak tetap pakai iPhone karena konsistensi daripada desainnya yang rounded di bagian sudut-sudutnya. Nah, ke bagian pinggirnya di bagian frame-nya itu dia bahannya udah pakai titanium, tapi di situ kelihatan finishing-nya tuh glossy ya. Nah, kalau kita lihat lagi dia tuh enggak ada Face ID sama kayak di iPhone-iPhone yang sebelumnya. Jadi, sekarang karena dia foldable phone jadi dia pakai Touch ID lagi di bagian kanannya. Mungkin ditaruh di bagian power button-nya. Nah, untuk kameranya di bagian depan itu punch hole kecil banget ya. Dan itu sudah center stage juga. Nah, kalau kita buka untuk kamera bagian dalamnya itu sudah pakai yang under display kamera. Itu [musik] keren sih. Nah, untuk ukuran layarnya kalau keadaan tertutup itu 5,4 inci dan kalau keadaan terbuka itu jadi 7,6 inci. Ini secara rasio ini benar-benar mirip banget sama kayak di Samsung Galaxy Z Fold 8. Yang gua penasaran di sini tuh bakal seperti apa crease-nya ya. Karena dari klaim mereka ini benar-benar minimal banget crease-nya katanya. Karena mereka sudah pakai nano tekstur yang ada kayak di MacBook. Jadi, mungkin layarnya tuh kayak ada anti glare-nya seperti itu. Supaya buat meminimalisir pantulan. Jadi, enggak kelihatan yang plastik banget di bagian layar dalamnya dan meminimalisir daripada lipatannya juga. Dan untuk bagian lapisan layarnya juga sudah multi layer ya. Display-nya ada titanium plate-nya juga. Terus yang paling menarik juga layarnya sudah support Apple Pencil. Yang gua bikin penasaran buat lihat langsung sama UI-nya sih ini adaptasi iOS ya untuk HP foldable. Ini bakalan seenak apa. Karena memang dilihatnya seenak itu. Smooth banget. Posisi dock-nya dirubah ke bagian kanan. Multitasking pakai layar dalamnya. Sejauh yang kita lihat ya di event ini, ya ini sih baru dua aplikasi yang dibuka secara bersamaan saja ya. Ada di bagian atas sama bawah atau di bagian kanan atau kiri. Ya, intinya mungkin belum lebih dari dua aplikasi yang bisa tampil secara langsung di bagian layarnya. Baru sebelahan-sebelahan kayak gitu saja. Lanjut buat perlindungannya ini di bagian-bagian belakangnya itu sudah pakai ceramic shield dan untuk yang bagian depannya layarnya itu sudah pakai ceramic two dan dia sudah IP rating 68 juga. Sementara buat mesinnya iPhone 2 ini pakai SOC A20 Pro yang pasti sudah ngebut lah. Yang jadi catatan di sini adalah soal baterainya nih, ada beberapa kali dia nyebut silicon custom, silicon efisien yang harusnya sih mengacu ke baterai silicon carbon. Secara desain HP tipis begini harusnya sudah pakai teknologi itu. Kemampuan ngecasnya juga 50% dalam waktu 20 menit saja. Lanjut kita ke bagian belakang. Nah, di sini ada kameranya, nih kamera bar-nya ini dia modelnya yang eh horizontal ya. Jadi cuman ada dua kamera saja, main kameranya tentulah sama kayak iPhone-iPhone yang sebelumnya 48 megapixel fusion kamera. Eh, bukaannya juga gede F1.6 ya intinya buat foto, buat video, time lapse-nya juga sudah bisa 4K, HDR, Dolby Vision. Terus kamera yang satu lagi-nya adalah kamera ultra wide-nya 48 megapixel sama kayak di iPhone yang pro model sebelumnya. Jadi memang sudah bisa motret makro dan yang paling penting ya kalau pakai foldable phone itu bisa pakai kamera belakangnya menggunakan eh preview dengan bagian layar depannya. Jadinya itu enak banget ya bisa pakai kamera ultra wide-nya, bisa pakai eh buat nge-vlog kayak begitu jadi lebih gampang. Concern gua justru ada di bagian harganya nih, harganya iPhone 2 itu start dari 2.000 US dollar dengan base-nya itu yang 256. Ini kalau kita konversi ini sekitar 35 jutaan ke atas lah. Sementara yang 1 tera mungkin bisa di atas 50 atau sampai 60 juta ya. Mulai tersedia tapi 23 Oktober. Jadi [musik] kalaupun nanti kita bakal jalan buat beli iPhone karena kan kita selalu jalan buat beli iPhone ya ke Singapura atau ke Malaysia di tanggal 17 atau 18 September itu belum tersedia. Jadi kita hanya bisa beli iPhone yang Pro modelnya dulu aja. Nah untuk yang Duo itu tanggal 23 Oktober baru tersedia. So lanjut kita ke bagian yang iPhone Pro modelnya. iPhone Pro model untuk iPhone 18 Pro series ini langsung dibuka sama John Ternus selaku CEO barunya. Ini langsung dibuka sama klip yang menandakan ada fitur baru di bagian kameranya yaitu variable aperture dari F 1.48 ke F 4.0. [musik] Nah ini memang benar-benar mekanisme variable-nya real ya. Sebenarnya kalau di Android ini bukan bukan fitur baru ini ada fitur lama ya dari [musik] generasi Android Showmi Showmi juga ada waktu itu terus Huawei juga ada variable aperture. Yang pasti sih dari semua cuplikan yang ada tentang variable aperture ya kalau dia pakai yang F4 gua ngelihat ada star bars-nya. Jadi ada kayak bintang gitu ya kalau misalkan kita foto terkena cahaya lampu ataupun ya intinya ada cahayanya kayak gitulah. Jadi ada star bars-nya kalau di bukaan yang kecil. Nah kalau di bukaannya gede biasanya dipakai buat foto low light ataupun video low light. Ya intinya di situ di pamerin mereka tuh merekamnya pakai iPhone 18 Pro juga. Nah lanjut dengan adanya variable aperture ini mereka pasti ada menyiapkan fitur-fitur barunya itu yaitu Pro manual control. Nah di sini kalian bisa set white balance-nya terus aperture-nya bisa di set juga, shutter speed-nya bisa di set juga. Kalau mau bikin sinematik itu kan kayak kita bisa bikin FPS 24 dengan shutter speed yang agak slow biar Anda kelihatan banget motion blur-nya. Jadi namanya adalah Pro Control. [musik] Nah, balik lagi ke HP-nya kalau bicara desainnya tuh sebenarnya kayak belum terlalu ada perubahan ya. Intinya kalau lu masih pakai iPhone 17 Pro secara desain ini mirip banget ada island-nya. Cuma bedanya di bagian kamera ini ada blade aperture-nya. Terus yang jadi pembeda adalah warnanya. Nah, di sini ada warna warna yang baru yang menandakan kalau itu adalah iPhone 18 Pro Series. Yang pertama adalah warna burgundy kayak keunguan-unguan. Terus ada warna yang black, yang black-nya sih keren banget menurut gua karena kayak dove gitu ya hitamnya ya. Terus ada warna silver-nya, silver-nya juga agak sedikit dibedain ya. Terus ada satu lagi adalah glacier blue. Keempat warna ini menurut gua menarik ya menandakan kalau itu adalah iPhone yang baru kecuali yang silver ya. Kalau lu beli, berniat beli iPhone yang baru, ya pastiin itu warna black atau warna burgundy sih kalau menurut gua ya. Ke bagian SOC-nya ya udah pastilah pakai A20 Pro samalah kayak foldable-nya. Di sini memang ada 6 core terus fabrikasinya 2 nanometer. Ditambah lagi dia punya GPU 7 core yang peningkatannya itu 40% lebih cepat daripada generasi yang sebelumnya. Nah, kalau prosesornya sendiri sih menurut gua iPhone udah kencang ya. Ditambah lagi ya ini katanya sih 20% lebih kencang daripada seri yang pendahulunya. Terus mereka pasti nambahin namanya NPU ya. Ini kan untuk processing daripada AI. Ada 32 core. Ya, ini kan NPU untuk support Apple Intelligence karena di sini juga udah makin kece ya Apple Intelligence-nya. Ada Siri-nya juga yang makin bagus yang udah terintegrasi dengan berbagai macam apps, cross apps, agentic AI yang langsung bisa ngedeteksi misalkan kalau ada event tinggal foto doang langsung masuk ke kalender atau mau balas pesan, balas email bisa langsung bikin secara otomatis. Ya intinya AI yang untuk menunjang produktivitas daripada user-nya. Nah, ke bagian baterainya ini juga sama ya disebutnya pakai silikon efisien di sini sih gua dengarnya ya. Tapi intinya di sini ngecasnya juga cepat ya 50% dalam waktu 15 menit aja. Ya sebenarnya kalau ngomongin baterai iPhone, gua pakai 17 Pro Max ini juga awet banget baterainya. Apalagi kalau di mode yang standby dia bakalan irit banget. Terus lanjut kita ke bagian layarnya di sini sih dibilangnya Dynamic Island-nya ini jadi lebih kecil dan dia juga jadi bisa separate [musik] kayak tiga notifikasi gitu ya di bagian Dynamic Island-nya. Jadi bisa ada di sebelah kanan bulatan doang, terus yang tengah Dynamic Island, terus di sebelah kiri ada. Jadi ada mungkin ada tiga tiga aplikasi bisa ada di situ ya nyelip ya notifikasinya. Terus ya udah pasti iOS 27 itu juga menurut gua keren. Gua sih belum pakai karena masih pakai iOS 26 di iPhone 17 Pro Max gua. Cuma kalau dilihat-lihat memang desain tampilan glass-nya ini makin lebih mantap lagi ya. Kalau dilihat tuh memang Apple meratakan semua aplikasi, aplikasi third party jadi support daripada glass desainnya mereka ini. Nah, balik lagi ke kameranya tadi kan baru ngomongin aperture doang ya. Dua kamera sisanya sih sebenarnya belum ada perubahan yang signifikan ya. Harusnya sih masih sama di 48 megapixel untuk ultra wide-nya dan tele fotonya juga gua sih enggak ada notice perbedaan yang gimana-gimana ya karena enggak ke mention kurang ke mention sama sekali, enggak ke highlight sama sekali ya. Intinya yang di highlight itu dari main kameranya yang ada variable aperture ini. Ya sebenarnya gua berharap ya kalau dari iPhone sendiri kayak ada perubahan di lensa tele fotonya apalagi kalau support tele foto macro. Mungkin masih dikit biar ada upgrade buat generasi yang berikutnya. Dan terakhir kita ke bagian harganya iPhone Pro, bukan yang Max, itu start-nya di 1199, itu yang 256. Dan untuk yang Pro Max-nya itu di 1299, itu yang base-nya 256. Ini kenaikan harganya katanya sih 100 dolar dari harga yang versi yang sebelumnya ya. Intinya harusnya sih harganya hampir-hampir mirip ya. Paling kalaupun naik ya naik sejuta atau naik satu juta setengah. Kita enggak tahu nanti harga resminya seperti apa, kita tungguin aja kalau udah resmi di Indonesia. Kita tuh enggak ada ngelihat iPhone base model. Jadi di sini tuh cuman ada iPhone Pro model dan iPhone Duo aja, iPhone foldable model mereka aja. Jadi di sini habis itu paling ya sisanya ada beberapa aksesoris. Di sini ada Apple Watch 12, terus ada Apple Watch Ultra 4. Terus untuk aksesoris yang berikutnya ada Airpods 5 di sini 50% noise cancellation-nya daripada yang versi yang sebelumnya. Ini open air, ada NC-nya. Terus fitur-fiturnya yang dari yang Pro model kayak adaptive audio, live translation, integrated Siri, itu juga masuk ke Airpods 5 ini. Oke, jadi segitu aja Apple event yang kita recap semalam. Nah, kalau dari gua sendiri ya upgrade ke 18 Pro kayaknya terlalu biasa aja ya. Paling nambahnya cuma variable aperture doang. Tapi kalau lu pengen nyari warna-warna yang baru terus pengen nyobain di iPhone itu ada star burst-nya kalau foto ya ya menurut gua silakan aja kalau memang pengen upgrade. Warna hitam sama warna yang baru ini sih keren ya. Tapi kalau untuk yang iPhone Duo kalau lu adalah fanboy garis keras Apple dan lu pengen punya handphone lipat Apple pertama ya kan ya lu wajib beli sih. Ya kalau dari 17 Pro pengen naik ke iPhone Fold, silakan. iPhone Duo namanya, silakan. Ya itu saja. Sekian video kali ini. Gua Fahmi dan sampai ketemu lagi di video yang berikutnya. [musik] Bye.

Lihat di YouTube

Video Lainnya

Brand Terkait

iPhone

iPhone adalah smartphone premium dengan kamera pro dan performa tercepat berkat chip Apple Silicon. iPhone menghadirkan desain elegan, keamanan tinggi, dan ekosistem Apple terintegrasi untuk pengalaman terbaik.

Apple iPhone 18 Pro

Keterbatasan jarak panggung diatasi oleh Apple iPhone 18 Pro dengan zoom optik 8x dan aperture variabel, wujudkan detail konten visual memikat.