MAKIN COMPACT MAKIN CAKEP | Review vivo V70 5G Indonesia (YouTube Video)
lebih kencang, tapi juga lebih compact. [musik] Bismillah, alhamdulillah kita ketemu lagi bareng gua Romi. Enggak tahu ada angin apa ya. Tahu-tahu Vivo mempercompact size layar V70. Sebelumnya V60 6,77 inci, sekarang V70 6,59 inci. Enak sih ya, jadi lebih compact. Cuma beda dikit dibanding sama flagship-nya X 300. Megang tanpa casing ini lebih enak, lebih berasa HP high end karena frame-nya udah aerospace grade aluminium alloy, bukan plastik lagi. Ketebalannya aman di bawah 8 mili. BTW, desain housing kameranya juga udah beda nih ya. Dia pakai frame aluminium persegi ngasih kesan yang lebih bold di bagian kamera. Warnanya juga cakep yang gua pakai ini sandalwood brown alias coklat yang elegan. Eh, cuma sayang casing-nya ini [musik] biasa banget. Kayak gini ya. Kalau dikasih style case yang lebih tipis harusnya bakal lebih mantap dan harusnya juga tetap aman secara body-nya ini punya sertifikasi tough armor drop resistance sama IP 6869 kuat semprotan waterjet dan tahan air 24 jam. FYI, HP ini punya infrared blaster di atas untuk slot kartu ada di bawah bisa nampung dua SIM bersamaan tanpa slot micro SD dan bisa ditambah satu e-SIM lagi jadi totalnya bisa nampung tiga nomor. Next, gua mau bahas kameranya dulu ya karena ini menarik. Secara spek, setup-nya sama kayak V60 main kamera Zeiss 50 megapiksel Sony LYT-700V ditambah OIS. Terus ada Zeiss 50 megapiksel telefoto Sony IMX882 sama super wide angle 8 megapiksel. Nah, walaupun spek-nya sama tapi kemampuannya ini udah [musik] di-upgrade ya khususnya buat yang hobi traveling, Vivo ngasih AI travel portrait pengembangan dari AI four seasons yang ada di V60. Pas foto pakai mode portrait, sekarang kita bisa ubah kondisi langit beserta atmosfernya, sekalian bisa hapus foto bom yang mengganggu. Termasuk bisa koreksi komposisi foto kayak yang teman-teman lihat sekarang ini. Pokoknya hasilnya ini dijamin cetar. Kalau kita swipe ke atas, kita bakal masuk ke mode film kamera. Ini mode kreatif ya, bakal fun banget buat dipakai motret terutama untuk para Gen Z karena di sini ada delapan template yang disediain. Ini kekinian banget, pokoknya bikin hasil foto itu beda dari yang lain. Terus sekarang juga ada AI stage mode kayak di Vivo X series ya buat foto konser. Toggle focal length-nya ini dikasih beragam mulai dari satu kali sampai 20 kali yang masih bisa dipentokin lagi ke 100 kali zoom. Tapi buat hasil paling optimal saran gua pakainya antara tiga sampai 10 kali aja dan enggak cuma motret, kita juga bisa rekam video 4K 30 FPS di AI stage mode ini. Tapi kalau ngerekamnya di mode yang normal, mode biasa itu malah udah juga lebih di-upgrade lagi ya karena sekarang bisa 4K 60 FPS, jos banget. Dan jangan lupa masih ada mode lain yang suatu saat ini bakal kepakai banget kayak super moon buat foto bulan, ada astro buat motret bintang atau langit sampai mode underwater ini juga disediain. Oke, ini gua lagi ngetes kamera depan dari V70 ini. Dia bisa 4K 60 FPS. Ya. Eh, ini by default 0,8 kali kita bisa ubah ke satu kali sekarang. Terus ini ke dua kali. Satu kali. 0,8 kali. Dynamic range-nya cukup kelihatan ini memang langitnya tidak terlalu cetar karena hari ini mendung ya. Terus eh, untuk detail muka ini sih cakep ya. Skin tone-nya juga oke lah, cerah kelihatannya. Dan bisa pakai eh, ini juga ya sebenarnya steady face. Kalau pakai steady face harus turun resolusinya ke full HD. Ini kita coba sekarang. Nah, ini bedanya ya stabilisasinya dengan steady face aktif. Tapi lagi-lagi resolusinya mentok ya di full HD. Jadi tidak bisa 4K. Tuh, kualitasnya masih cakep ya kalau untuk detailnya. Nah, yang sekarang teman-teman lihat adalah rekaman 4K 60 dari kamera belakangnya main kamera. Tapi sebenarnya ini agak-agak eh, gimana ya? Karena di viewfinder di layarnya real time-nya gua ngelihat ini resolusinya eh, enggak kelihatan kayak 4K dan frame rate-nya juga cuman 30 FPS gitu. Jadi eh, dia mungkin untuk biar enggak terlalu berat ya. Jadi untuk preview-nya enggak real time di 4K 60. Tapi untuk hasilnya 4K 60 teman-teman bisa lihat. Ini juga bisa pakai stabilisasinya aktif. Terus dynamic range-nya ini cakep ya. Oke, dan kita bisa switch ke dua kali digital zoom. Oke, seperti ini teman-teman kualitasnya. Selain setup kamera, chipset V70 juga masih sama kayak V60. Dia pakai Snapdragon 7 Gen 4, tapi dibarengin dengan upgrade storage yang sebelumnya UFS 2.2 dua, sekarang UFS 4.1. Opsi RAM udah 12 giga, enggak ada lagi yang 8 gigabyte dan baterai bisa dipertahanin di 6.500 mAh 90 watt flash charge dengan size yang sekarang ini kan dia lebih compact padahal ya. Nah, langsung aja di AnTuTu benchmark 1109 skornya [musik] nyaris 1,5 juta dengan CPU skor hampir 500 ribuan dan GPU skor 370 ribuan. Sedangkan di tes kestabilan pakai stress test 3D Mark Wild Life dapat angka 64%. Bukan hasil yang impresif, tapi menurut gua ini cukup wajar untuk sebuah chipset menengah ke atas yang cukup powerful yang ditanamin di sebuah HP compact. Langsung gua tes pakai game War Wind Smith karena ini adalah game yang berat jadi enggak muluk-muluk untuk ngejar 60 FPS. Cukup 30 FPS aja ini bisa dilalui dengan aman terkendali, no complain, no problem. Main game sejam itu ngabisin baterainya antara 15 sampai 17%. Dan kalau buat streaming Netflix sejam itu cuma berkurang 4% aja dengan catatan semua koneksi internetnya ini gua ngetesnya pakai Wi-Fi. Dan semua kegiatan yang berhubungan dengan multimedia ini berasa enak dinikmatin di layar V70. Pertama, karena bezel di semua sisinya ini tipis 1,25 mm. Yang kedua, karena memang spek layarnya gacor ya AMOLED 1,5K 120 Hz 5.000 nits HDR 10 plus. Patokannya ketika streaming Netflix bisa nampilin skin tone yang akurat, ya udah mantap. Enggak perlu banyak cerita lagi. Nah, di layar ini juga ada fingerprint under display yang speed dan akurasinya seng ada lawan. Asli effortless banget. Proses unlock-nya itu bener-bener sat-set. Cuma memang kalau dari sisi speaker, dia masih perlu peningkatan sebenarnya. Soal stereo ini aman. Kelantangan juga masih dalam takaran yang oke. Clarity juga oke. Kurangnya itu ada di bass-nya aja yang berasa tipis. Jadi kalau dipakai dengerin musik ini kurang greget, tapi kalau buat nonton film ataupun main game so far fine-fine aja. Terakhir untuk OS, V70 udah dapat update Origin OS 6 dengan basis Android 16. Ini mantap. Origin OS 6 sendiri mmm lumayan ngasih banyak fitur ya. Mulai dari Origin Island untuk jadiin poni-nya buat shortcut transfer file atau eh, musik player. Terus ada office kit buat connect antar device, ada one tap transfer buat sharing file. Dan level customisasinya ini juga luas. Dan ada kolaborasi Flipkart juga ya sama Pop Mart Ziziga. [musik] Nah, pilihan icon style-nya ini banyak. Temanya cakep-cakep. Pokoknya customisasinya ini mantap termasuk lock screen-nya juga next level ya termasuk bisa pakai video nih di sini di lock screen, bukan cuma gambar. Dan untuk AOD-nya juga bisa diset nyala terus, bukan cuma beberapa detik aja [musik] terus mati. Nah, kesimpulannya kehadiran V70 tahun ini harusnya bisa jadi suksesor yang baik buat V60. Chipset-nya masih sama, tapi dikasih RAM 12 giga. Setup kameranya masih sama, tapi dikasih skill yang lebih jago. Ya, intinya jarang ada HP mid to high yang compact, good looking sekaligus [musik] juga strong kayak gini.
Video Lainnya
Pasar ponsel kelas 9 jutaan sedang memanas, dan Bestindotech turun tangan untuk menguji tuntas tiga kontestan yang paling banyak diperbincangkan: Xiaomi 17T, Vivo...
Langkah vivo merilis suksesor lini V-series kali ini memicu perdebatan hangat di kalangan pencinta gawai akibat lonjakan harga yang dinilai tidak sebanding dengan...
Persaingan ponsel di kelas harga 7 hingga 8 juta rupiah kini memasuki babak baru yang semakin membingungkan sekaligus menarik bagi konsumen. Pertarungan sengit...
Kehadiran vivo V70 FE di pasar smartphone kelas menengah membawa angin segar sekaligus tanda tanya besar bagi para pencinta fotografi mobile. Sebagai lini baru yang...














