Jungkat

Seri baru sebagus apa?? | Review vivo V70 FE Indonesia (YouTube Video)

  • 09/03/2026

Beberapa tahun belakangan Vivo itu serius banget menggarap V series-nya mereka. Makanya dari kemarin itu yang V series itu cakep-cakep banget. Bahkan untuk yang base model tahun ini pun kayak V70 FE ini ya. Ini juga enggak kalah keren. Walaupun ini adalah varian yang paling terjangkau, tapi ini sangat menarik. Yuk, kita bahas. [musik] Bismillah, alhamdulillah kita ketemu lagi bareng gua Romi. Dalam paket penjualannya ini udah lengkap ya. Ada softcase transparan, ada batok charger 90 watt flash charge beserta kabel USB A [musik] to USB C. Dan untuk layarnya ini udah terpasang anti gores juga. Unit yang gua pegang ini warnanya Muse Purple dan ada dua pilihan warna lain Ocean Blue sama Titanium Silver. Nah, menurut gua ini warnanya menarik ya, mendekati warna lilac. Dia punya kesan kalem, feminin, apalagi ada aksen yang mirip kayak ini serat bunga gitu ya. Ke atas ada bump kamera yang bentuknya seperti pills vertikal yang isinya itu ada dua lensa dan satu Aura Light yang udah jadi ciri khas V series. Penempatannya juga presisi, rapi, jadi enak dilihat, punya looks yang clean dan jauh dari kesan kayak asal-asal naruh gitu ya. Nah, frame-nya punya bentuk flat dengan lengkungan di setiap sudutnya. Di sebelah kiri ini kosong, enggak ada apa-apa. Di sebelah kanan ada tombol power sama volume. Di atas ada grill speaker, infrared blaster, dan satu mikrofon. Di bawah ada SIM tray dual SIM, satu mikrofon, port USB type C, dan juga grill speaker. Nah, ini sebenarnya adalah HP yang cukup besar. Panjangnya 16,3 cm, lebar 7,6 cm, dan tebalnya cuma 7,59 mm. Jadi, HP ini termasuk tipis dan bobotnya 200 gram. Overall handling-nya termasuk enak, masih cukup oke kalau kita mau ngetik buat ee pakai satu tangan ya, maksudnya untuk cowok. Kalau cewek mungkin dua tangan. Dan jangan lupa HP ini juga sudah punya IP68/69. Vivo ngeklaim dia punya 48 jam rain resistance. Dia juga punya mode underwater photography. Jadi, kita bisa tuh foto-foto di bawah air dengan tenang. Fitur one step speaker water rejection-nya juga ada di sini lengkap. Handling-nya gimana? Nah, back door-nya pakai plastic composite sheet yang dengan finishing matte seperti ini sudah pasti jadinya agak-agak licin. Untungnya, ya kita kan tadi sudah dikasih soft case transparan. Jadi, tinggal dipakain aja biar lebih mantap dan juga aman. Oke, ke depan. Ini ada layar AMOLED 6,83 inci. Resolusinya 1,5K, refresh rate 120 Hz. Kerapatan pikselnya tinggi di 449 ppi, color gamut P3, peak brightness-nya juga lumayan 1.900 nits. Pertama, yang paling notice adalah bezel-nya ini ultra thin banget ya, 1,35 mm di kiri kanan dan 1,86 mm di atas dan bawah. Bikin screen to body ratio-nya ada di 94,4%. Apalagi dengan 2,5D rounded corner dan kamera depan punch hole yang minimalis ada di tengah. Bikin layar Vivo V27 FE ini punya estetika yang mantap. Secara looks ini sudah flexible like design. Jadi, ini kayak layarnya HP flexible lah. Layarnya sendiri kan 1,5K ya, dia punya detail yang tajam. Warnanya juga cakep, vivid. Punya balance yang pas, kontrasnya juga cukup baik, warna hitamnya pekat dan warna putihnya itu juga enak enggak wash out. Di YouTube dia sudah support HDR di konten HDR, dynamic range-nya terasa cukup luas dan tidak ada juga warna yang kelihatan wash out. Di Netflix sudah dapat sertifikasi Widevine L1 juga ya dengan dukungan playback HDR 10. Pas dipakai buat nonton ini enak, puas. Warna dan kontrasnya mantap. Skin tone-nya juga terasa akurat, layering warnanya juga terasa rich. Untuk speaker juga sudah stereo, volumenya cukup lantang dan dia bisa di-boost sampai 200% kalau kita ngerasa ya masih kurang nendang suaranya. Separasi nya terdengar dengan cukup oke, detailnya juga lumayan dan suaranya ini masih bulat walaupun kita sudah mentokin sampai mode boost 200%-nya. Vivo V70 5G pakai MediaTek Dimensity 7360 Turbo. Berjalan di fabrikasi 4 nanometer, dia punya 4 performance core Cortex A720 2,5 GHz, 4 efficiency core Cortex A55 2 GHz. GPU-nya Mali G615 MP2. Nah, untuk cooling-nya pakai vapor chamber size-nya 4.120 mm persegi, RAM-nya gede 12 GB LPDDR5, bisa extend lagi sampai virtual RAM eh 12 GB lagi ya dan storage-nya 256 GB sudah UFS 3.1. Untuk Bluetooth-nya versi 5.4. Di AnTuTu Benchmark versi 11.09 dapat overall score 967.000-an, CPU score-nya 337.000 dan GPU score-nya 132.000. Selama ngetes suhunya naik setinggi 6,5 derajat Celsius dengan baterai berkurang di bawah 1%. Di 3D Mark Wild Life Stress Test dari 20 kali loop, kestabilan HP ini ada di angka 98,1% dengan best loop score 3.279 dan lowest-nya 3.218. Dan selama ngetes baterainya berkurang sebanyak 3%, suhunya naik 4 derajat Celsius saja, ini outstanding, mantap. Di Geekbench 6 score single core-nya 1.020, multi core-nya 2.955. Buat main game Mobile Legends ya dengan setting-an yang gua mentokin di map quality ultra, efeknya quality high, frame rate ultra dengan resolusi HD, ya main game ini enggak ada masalah pastinya, bisa dilibas dengan baik. Gua main beberapa game juga ini aman, paling ya agak anget dikit aja kalau kita main lebih dari 1 jam. Game lain yang juga gua coba adalah Diablo Immortal, di sini gua set grafiknya resolusi high 60 FPS dan enggak ada masalah juga pas gua pakai main di waktu yang cukup lama lebih dari 1 jam ya, palingan back door-nya lah agak-agak anget dikit aja, tapi enggak ada frame drop ataupun lag yang mengganggu. Untuk OS-nya dia pakai Origin OS 6 berbasis Android 16 dan ketika gua shooting ini security patch-nya ada di Januari 2026. Origin OS sendiri ini termasuk salah satu UI favorit gua selain stock Android sendiri dan memang udah beberapa tahun kita-kita tuh eee suka request ya Funtouch OS itu enaknya gantiin dong sama Origin OS. Nah, ini sekarang udah kesampaian. Untuk looks-nya ada yang suka, ada yang mungkin kurang suka, tapi semuanya pasti setuju kalau ini adalah OS yang smooth. Animasi juga enak, fluid dan udah mateng lah. Untuk multitasking-nya juga enak, gua bisa buka sampai 10 aplikasi dan semuanya masih running dengan smooth, enggak ada yang kena force close. Ada beberapa fitur di sini ya kayak Origin Island, ya sini adalah dynamic Island yang akan muncul misalnya pas kita pakai stopwatch atau lagi pakai aplikasi recorder. Nah, yang gua suka dia itu smooth enggak nge-lag. Ya, beberapa Island kayak gini biasanya itu kadang suka kurang smooth kalau di Android. Untuk kustomisasi kayak deep effect eh di background-nya itu juga udah ada. Untuk update-nya sendiri juga panjang ya, Vivo ngasih 4 tahun major Android update dan 6 tahun security update. Untuk AI-nya udah pasti dong ada Gemini dan circle to search, ini udah bisa langsung dipakai. Sisanya paling gua bahas yang sering banget gua pakai kayak AI yang ada di galerinya. Ada AI erase-nya, ini udah rapih banget buat proses eh ngapus, dia cepat dan juga AI UHD buat naikin resolusi dan AI color adjustment yang dia itu bakal ngedit foto kita secara otomatis. Dan jangan lupa ada fitur one tap transfer juga untuk ngirim file antara HP dengan seamless dan cepat. HP ini sudah dilengkapi sama infrared blaster di bagian atasnya. Jadi kita bisa pakai buat jadiin sebagai remote kayak AC ataupun TV. NFC-nya juga sudah multi function yang bisa dijadiin akses card. Nah, di HP yang setipis ini ada baterai super gede kapasitasnya 7.000 mAh yang bisa dipakai itu sampai 3 hari baru ngecas lagi. Sebenarnya gua rencananya memang mau running PC Mark battery test, tapi gua nyerah soalnya sudah running di atas 12 jam baterainya ini masih ada di atas 50%. Asiknya beli HP Vivo, kita juga masih dapat batok casan ya. Daya maksimalnya juga kencang 90 watt fast charge. Jadi kayaknya ini cukup tinggal bentaran saja baterainya sudah penuh. Habisnya lama, ngecasnya cepat. BTW ada hal yang mungkin jarang dibahas yaitu soal after sales karena ini cukup penting FYI untuk Vivo V27 5G ini dikasih garansi 1 tahun di mana kita dikasih benefit 15 hari unit replacement plus ada garansi 6 bulan buat aksesoris kayak batok charger-nya dan juga kabelnya. Ini jarang ada di brand lain. Terus juga jangan lupa bikin Vivo account karena kalau kita sudah jadi member, kita bisa ganti screen protector dan juga soft case-nya secara free di service center-nya Vivo selama masa garansi. Kita juga bakal dapat free service fee, device cleaning sama pick up and delivery service. Mantap bangetlah. Next, kameranya dia pakai main lens-nya sensornya Samsung HP 5 ultra sensing 200 megapixel size-nya 1 per 1,56 inci didukung OIS 4.0. Sayangnya kamera ultra wide-nya cuma 8 megapixel 120 derajat. Buat kamera depannya 32 megapixel. f/2.2. Kamera utamanya dia punya detail yang tajam, untuk post processing-nya cepat dan tuning-nya itu menurut gua enak dilihat. Dynamic range-nya juga terasa luas, warnanya vivid dan kontrasnya ini dapat banget. Eee walaupun kalau kita zoom, nah ini kelihatan ada sedikit over sharpening. Dalam kondisi low light, surprisingly dia masih punya detail dan warna yang masih kejaga ya dan dynamic range-nya juga masih eee berasa luas walaupun kalau kita nge-zoom ya lagi-lagi pasti terlihat over sharpening dan noise reduction-nya cukup agresif. Tapi overall menurut gua sih ini udah oke lah untuk kualitas kamera utamanya. Dan karena dia punya 200MP resolusinya ya, Vivo berani bilang kalau mode portrait-nya ini bisa punya detail yang terjaga di ekuivalen 85mm atau 3,7x zoom. Ya dengan bantuan eee post processing memang membantu, tapi jujur menurut gua detail-nya itu sudah hampir hilang, jadi gua lebih prefer untuk portrait-nya di 35mm atau 50mm aja. Dan ini kebantu juga sih ya sama AI telephoto enhancement. Di mana kalau kita foto dengan 10x zoom ke atas, memang itu bakal dibantu AI untuk processing-nya. Terus juga ada AI travel portrait, dia mirip yang ada di flagship X series buat ngubah background jadi lebih cerah, bisa kayak ada sunset ataupun tema say berbang gitu yang lumayan gemas juga ada watermark khusus hasil kolaborasi sama Pop Mart. Nah untuk videonya ini mentok resolusinya 4K 30. Dia punya OIS CIPA 4.0 yang harusnya videonya itu jadi lebih stabil. Ya cahaya cukup, videonya memang stabil tapi detail-nya menurut gua masih berasa ya ngepas lah. Oke ini kita tes ya untuk perekaman video di main kamera pakai resolusi 4K 30fps. Nice, ini emang zaman sekarang tuh 4K udah jadi standar yang apa yang dibutuhin lah untuk konten. Dan ini stabilisasinya aktif. Gua coba lari sekarang. Nah, teman-teman silakan menilai sendiri bagaimana kualitas stabilisasinya. Dan untuk dynamic range cakep ya. Hari ini cukup mendung tapi terlihat jelas. Terus kita bisa toggle ke dua kali. Tuh ya. Digital zoom dan bisa Uh, kamera depannya juga bisa 4K 30. Ini 0,8 kali ya. Terus satu kali. Ini dua kali. Dan ini 0,8. Ya, cuman untuk kamera depannya eh, dynamic range-nya tidak sedahsyat untuk kamera belakang ya, karena dia ngatur ke muka juga nyusuaiin. Gitu. Tapi overall ini cakep sih. Dan ini gua jalan cepat ya. Teman-teman bisa nilai juga gimana stabilisasinya. Terus kalau kita swipe dari bawah ke atas, di sini kita bakal masuk ke film kamera mode. Di sini bisa dapetin looks retro style gitu. Banyak banget pilihan preset-nya. Ini lumayan banget ya, karena kalau kita instal aplikasi pihak ketiga itu kan harga langganannya lumayan. Dan untuk kamera depannya, wah, tidak boleh diragukan. Vivo dari dulu mah udah terkenal banget buat selfie detailnya ini tajam skin tone-nya akurat. Untuk videonya mentok 4K 30 FPS punya opsi 0,8 kali juga. Ya, kalau seandainya terasa kurang lebar. Eh, BTW kalau teman-teman tadi lihat video kamera depannya itu dia stabilisasinya kurang oke. Nah, jadi untuk bisa stabil itu kita harus aktifin steady face kayak gua sekarang, tapi resolusinya memang cuma turun ya, jadi 1080p aja, tapi ini jauh lebih stabil. Oke, ini lagi puasa nih, untung enggak panas. Gua bela-belain lari, kita olahraga. Oke. Dan kesimpulannya, walaupun ini adalah lini paling terjangkau dari V-Series, tapi Vivo enggak ada kesan main-main ngasih fitur di HP ini. Desainnya cakep, sudah tahan air, dipakai daily atau nge-game juga enak, kameranya oke, bikin si V70 FI, ini menurut gua layak ya untuk dilirik. Dan selama masa pre-order 9 sampai 12 Maret, itu bakal dapat benefit. Tapi kalau belinya tanggal 13, 14, 15, itu pun masih bakal dapat tetap benefit-nya ya, yaitu extended warranty dan screen protection selama 12 bulan. [musik] Dan untuk link pembeliannya gua drop di deskripsi.

Lihat di YouTube

Video Lainnya

Brand Terkait

Vivo V70

Hasil potret buram di cuaca ekstrem sukses diatasi oleh Vivo V70 dengan perlindungan IP69 serta ketajaman lensa ZEISS berpadu chip Snapdragon.