Mana Raja HP 6 Jutaan?! 🔥vivo V60 vs OPPO Reno14 5G vs Samsung S24 FE (YouTube Video)
Jadi kalau ditanya mana HP 6 jutaan yang paling worthed saat ini lewat pengetesan kita, kandidat paling kuat ya sesuai dengan request kalian di video Vivo V60 dan polling YouTube Community, di video ini kita aduin tiga HP yang lagi panas di harga R jutaan, yaitu Vivo V60, Oppo Renault 14 5G, dan Samsung S24 FI. Kita cari tahu nih mana rajanya lewat compare performa, hasil kamera, layar sampai user interface. Jadi, selamat datang di bit royale episode kelima di mana kita aduin tiga HP yang lagi panas di Indonesia. Let's go. Oke, sebagai konteks, ketiga HP ini punya harga launching yang berbeda-beda ya. Vivo V60 ini startnya di R jutaan, Oppo Reno 14 5G dari 7,5 jutaan dan Samsung S24 F ini yang paling mahal ya, startnya di R10 jutaan. Tapi saat ini ketiga HP-nya ini udah turun harga dan sama-sama ada di kisaran harga R jutaan di pasaran. Vivo V60 ini pakai chipset Snapdragon 7 Gen 4. Baterai 6500 mAh 90 watt charging. Pakai Fouch OS 15 out of the box dan layar AMOLED 120 Hz dengan pick brightness di 5.000 nits. Harganya saat ini itu ada di 6,8 juta buat storage 12256 GB. Oppo Reno 14 5G pakai chipset Diamond City 8350, baterai 6000 mAh dengan 80 watt charging pakai color OS 15 out of the box dan layar AMOLED 120 Hz dengan pick brightness 1200 nets. Harganya ini dip,6 juta buat storage 12256 GB. Dan terakhir ini Samsung Galaxy S24 Fai chipset Exyos 2400i. Baterainya 4700 mAh dengan 25 watt charging. Udah kita update juga ke OneUI7 terbaru. Layar Dynamic AMOLED 2X 120 Hz dengan pick brightest di Nits. Harga saat ini buat storage 8256 GB itu di 6,7 juta. Tapi yang kita pakai saat ini ini yang versi 8128 GB. Gua juga udah taruh link ketiga HP-nya di kolom deskripsi. Jadi buat yang penasaran sama HP-nya bisa langsung cekin aja di sana. Dan jangan lupa juga buat subscribe kalau kalian belum biar enggak ketinggalan konten-konten seru soal gadget dan teknologi di Indonesia. Oke, kita langsung ke bagian yang paling bikin penasaran dari ketiga HP-nya yaitu performa. Oke, sebagai pembanding performa ketiga HP-nya kita pakai alat ukur atau benchmark untu 10. di mana Samsung itu dapat skor yang paling gede di R1,5 juta dan disusul sama Oppo di R1,3 juta. Sedangkan Vivo ini kami dapat di R1 jutaan. Kita uji skor performa CPU-nya juga pakai Geekbench di mana multicore Samsung ini ternyata jauh lebih ngebut secara skor ketimbang dua HP lainnya. Nembusnya ini sampai 6.000-an ribuan poin nih. Sedangkan Oppo dan Vivo ini masih kejar-kejaran di 3.000-an poin. Walau gitu memang dari segi kestabilan performa Vivo nih yang paling konsisten dengan 86% stability. Sedangkan Samsung sedikit demi sedikit dia bisa nurunin performanya gitu ya karena suhunya yang memanas. Dan Oppo sendiri ini bisa tiba-tiba nge-drop gitu performance-nya pas HP terlalu panas. Nah, yang menarik itu di bagian storage karena Samsung dan Oppo yang pakai UFS 3.1, sedangkan Vivo masih belum bisa move on nih dari UFS 2.2. Hasilnya speed rate-nya enggak bisa sekencang Samsung dan Oppo yang nembus sampai 600 MB/s lebih ya. Dan ride-nya ini bisa sampai 1 GB. Yang mana ini berpengaruh nih ke pengetesan real life usage-nya. Kita uji dari durasi booting di mana Samsung ngacir banget di 18 detik udah masuk ke lock screen. Terus disusul sama Oppo di 26 detik dan disusul lagi sama Vivo di 28 detik. Lanjut langsung kita adu speed test aja. Buka aplikasi harian dari kamera dan Maps di mana ketiganya sama-sama kencang ya. Tapi pas buka Instagram ternyata OPPO bisa masuk duluan dan load kontennya juga duluan. TikTok sama-sama ngebut. Tokopedia dan Shopee ternyata Samsung yang masuk duluan. dan Traveloka HP Samsung yang lebih dulu masuk. Nah, sekarang kita aduin buat buka game Mobile Legends. Samsung dan Vivo ternyata bisa kejar-kejaran nih ya buat masuk lobi game-nya. Dan plot twist-nya itu pas kita buka wood wave di mana OPPO nih yang duluan masuk ke lobi game. Mantap. Oke, ini udah mulai memanas ya. Udah mulai sengit. Sekarang kita masuk ke pengetesan produktivitas. lewat render video pakai CapCut dengan footage 4K durasi 1 menit kita render dengan output 4K 30 ya, high rate juga hasilnya Samsung yang paling satset dengan durasi 36 detik disusulnya sama Oppo gitu ya di 49 detik dan Vivo ini ternyata dia ngos-ngosan sendiri guys di belakang ya. Durasi rendernya ini 1 menit 49 detik. Terakhir kita geber gaming ya lewat game Mobile Legends. Vivo ternyata mentok di settingan frame rate super atau 90 fps. Sedangkan Samsung dan Oppo ini sama-sama bisa kita pentokin ke ultra atau 120 fps. Kemungkinan memang karena optimalisasi game-nya aja ya yang belum maksimal di Snapdragon 7 Gen 4. Chipset baru juga nih. Jadi buat yang lagi pakai Vivo V60 dan mungkin settingan ultranya udah kebuka gitu ya, itu boleh banget buat berkabar di kolom komentar. Nah, tapi soal keseluruhan experience mainnya sendiri, ini sama-sama smooth ya. Gak ada drop FPS sama sekali. Lanjut ke game mobile yang berat yaitu Wing Wave. Di mana Samsung yang kasih gameplay paling mulus dengan frame rate rata-rata di 55 fps. Walau gitu memang ini HP panas ya, bisa nembus sampai 42 derajat. Yang berasa banget di telapak tangan, terutama pas kita kena frame HP-nya gitu ya yang aluminium. Waduh, itu cepat keringatan, Guys. Di sisi lain, Oppo kasih performance dan suhu yang paling seimbang. Tetap smooth gitu ya, dengan rata-rata frame rate 52 FPS dan adem juga temperaturnya. Mentoknya itu di 36 derajat Celcius. Vivo sendiri ini rata-rata frame rate-nya ada di 47 FPS dan temperatur juga hanget ya di 39 derajat Celcius. Oke, rasanya game mobile ini belum cukup ya buat ngegeber performa ketiga HP-nya. Masih ada nafas nih. Jadi kita lanjut aja ke emulator PS2. Kita pakai emulator either SX2 dengan game Chaos Legend di render resolution satu kali sampai 4 kali native. Dan settingan GPU rendernya ini juga kita oper semua ya ke vulcan. Vivo ini bisa handle game-nya dari 1 sampai kali native resolution walaupun memang ada frame rate drop ke 20-an FPS terutama pas lagi sumon monster tuh. Oppo ini berasa lebih smooth ya pas kita main di satu sampai kali native. Tapi lagi-lagi memang masih ada frame rate drop sampai ke 20-an FPS terutama pas lagi sumon atau animasi berat. Nah, beda cerita nih pas kita main pakai HP Samsung karena di sat sampai 4 kali nitif pun itu masih playable loh frame rate drop-nya ini tetap berasa tapi cuma sekilas aja di 30-an FPS. Jadi dari segi performa lewat pengetesan kita, Samsung yang paling ngebut. CPST Exyos 2400i-nya ini beneran ngebut ya dan optimal juga buat penggunaan harian ataupun berat. Dari testing benchmark, speed test, rendering video sampai gaming dilibas habis sama Samsung. Ya, walau enggak bisa dipungkiri Exyos ini panas, Pak. Dan berpengaruh ke konsumsi baterai juga. Oppo ini punya performance yang menarik ya, mepet-mepet ke Samsung dan bisa ngejaga suhunya tetap adem. Sedangkan Vivo punya konsistensi performa yang paling stabil di 86%. Walaupun performanya enggak sekencang Oppo dan Samsung. Buat daily ini tetap aman kok. Nah, tadi gua sempat nyebut soal konsumsi baterai Samsung yang boros pas main game. Karena pertama itu memang kapasitas baterainya yang paling kecil dan kedua daya yang dipakai ini juga paling banyak. Mobile Legends sendiri ini habis sampai 4% dan watering wave di 7% pas kita mainin 10 menit tuh. Sedangkan Vivo dan Oppo punya konsumsi daya yang serupa pas kita tes game mole itu di 3% habisnya dan watering wave itu di 5% aja. Dan buat durasi charging-nya sendiri, ternyata Oppo yang paling ngebut ya di 51 menit. Baru Vivo di 1 jam 1 menit. Sedangkan Samsung itu butuh waktu 1 jam 21 menit buat ngecas dari 0 sampai 100%. Oke, selain performa, hal kedua yang bikin gua penasaran yaitu soal kameranya ya. Karena di sini cuma Vivo yang koengine engineer dengan brand kamera yaitu Zize. Sedangkan Oppo dan Samsung ini enggak. Ketiganya memang punya setup lensa yang sama-sama lengkap ya dengan telefoto Zoom. Tapi OPPO nih yang paling jauh focal length-nya di 80 mm atau 3,5 kali zoom tuh. Buat menggambarkan perbedaan hasil foto dan videonya, kita cek langsung hasilnya yuk. Motret pakai kamera utama Oppo bisa dapetin tone warna yang paling natural nih nyerupain kondisi aslinya. Vivo sekilas mirip-mirip kayak Oppo, tapi kalau diperhatiin white balance-nya memang sedikit warm gitu ya. Samsung entah kenapa kasih hasil yang paling rendah exposure-nya dan terlalu warm sih. Beda cerita kalau ketemu low light nih. Nah, di sini Samsung yang ngambil suasana malam paling natural. Entah kenapa Oppo jadi agak rendah gitu ya exposure-nya dan Vivo malah nge-bost banget nih. Nah, kalau kita oper ke lensa telefoto opticalnya yang diandelin buat potret subjek di kondisi outdoor, Oppo ternyata bisa hasilin foto yang paling oke dengan potongan paling rapi. Skin tone juga natural dan detailnya ini tajam loh. Samsung dapat skin tone yang serupa tapi potongannya memang kurang rapi ya. Sedangkan Vivo di sini oversharpen nih dan warna wajah jadi agak kekuningan. Buat motret objek jarak jauh ketiga HP-nya sama-sama dapetin hasil yang tajam ya. Dan kita tarik lagi nih sampai 10X digital zoom. Ternyata Vivo ini bisa bersaing sama Oppo nih. Buat motret ruangan atau arsitektur kita pakai ultra wide yang mana Samsung punya luas tangkapan paling lebar di 13 mm. Sedangkan Vivo dan Oppo ini sama-sama kasih detail yang cakep di ultrawide-nya. Terakhir itu di bagian selfie, Vivo dan Oppo sama-sama punya luas tangkapan yang lebar. Walaupun Oppo sedikit pucet ya, tapi pas di kondisi low light memang Oppo bisa kasih hasil yang paling natural. Nih memang kondisinya segelap ini, Guys. Oke, ini adalah contoh perekaman video pakai ketiga HP-nya dan di sini gua pakai resolusi 4K30. Kenapa? Karena Vivo mentoknya di 30 fps. Kalau Oppo dan Samsung ini sama-sama bisa di 60. Tapi ya kita coba di e resolusi dan frame rate ini sambil jalan outdoor. Dan ini kelihatan banget di bagian belakang ya, HDR dynamic range. Samsung ini yang paling mantap gitu ya. Tapi memang ee apa sudut tangkapannya itu enggak seluas Vivo yang paling lebar. Nih sekarang kita lihat buat kamera belakangnya yuk. Oke, ini adalah perekaman buat kamera belakangnya. Kita pakai di lensa white atau main kamera ya dan resolusinya sama 4K frame rate 30 fps di ketiga HP-nya. Tapi di sini memang Vivo itu harus dinyalain eh standar stabilization-nya. Kalau enggak dia tuh getar banget gitu ya. Sedangkan Oppo dan Samsung ini sama-sama udah stabil dari sananya tanpa kita pencet ee stabilisasinya dulu. Nah, ini kita cek juga buat pergantian lensa ya. Karena di sini cuma Samsung yang bisa diover ke ultra wide di resolusi ini. Sedangkan sisanya itu enggak bisa. Kalau Vivo itu benar-benar enggak bisa di ganti lensanya ya. Jadi satu kali sampai 2,9 kali nih gua zoom-zoomin. Kalau di Oppo itu ternyata dia bisa diover ke telenya di 3,5 kali tuh ya. Ada perubahan lensa di situ. Dan Samsung sendiri ini bisa dari ultra wide satu kali sampai ke telenya. Tapi gimana menurut kalian soal kualitas video dari ketiga HP-nya? Tulis di komen. Oke, lanjut ke bagian layarnya yang mana Vivo ini paling lebar di 6,77 inci dengan keempat sisinya yang curve gitu. Dan Oppo ini yang paling kompact ya di 6,59 inci. Sedangkan Samsung dia pakai ukuran 6,7 inci tapi dengan basel dagunya ini yang agak tebal ya, enggak simetris. Ketiga HP-nya sama-sama cerah ya, pakai panel AMOLED dan smooth juga pas kita pakai buat scrolling dengan 120 Hz refresh rate. Kalau gitu pas kita compare sampingan, white balance Samsung ternyata agak orangen gitu ya. Vivo dan Oppo sendiri ini sekilas mirip ya, tapi kalau diperhatiin lebih dekat ya. Warna Vivo sedikit dibost nih dan Oppo lebih pekat hitamnya. Ketiga HP-nya ini HDR kompatible di YouTube ataupun Netflix, tapi pas nonton animasi di Netflix ternyata Oppo mentok di HDR aja. Sedangkan Vivo dan Samsung ini muncul HDR 10 Plus-nya. Penyebabnya ini dari codex HI VC yang gak supported di OPPO. Tingkat brightness ketiga HP-nya juga ini berbeda ya pas kita bawa ke lokasi outdoor. Samsung ini yang paling cerah layarnya. Samsung memang enggak nyebutin secara resmi ya berapa tingkat HBM atau highest brightness-nya ya di S24 Fe. Tapi kalau kita lihat dari pengetesan di GSM Arena bisa nembus ke 1300 nits. Terus disusul juga sama Vivo yang sama-sama cerah dan Oppo ini yang berasa paling rendah gitu ya tingkat kecerahannya. Buat dipakai entertainment awalnya gua kira Samsung nih yang paling mantap tapi ternyata Oppo bisa kasih kualitas audio yang enggak kalah bagus malah lebih bright gitu ya kalau kita setel lagu. No matter where I hide, you got me sleep to pride. [Musik] Jadi buat entertainment yang ngandelin layar sama speaker, gua pribadi condong ke OPPO ya. Ukuran layarnya kompact, pas juga buat nonton gitu ya, karena cerah gitu warna layarnya. Dan speakernya ini juga mantap. Sayang aja memang tingkat brightness-nya yang enggak seterang Vivo dan Samsung. Ngebahas soal ukuran layar yang berbeda di tiap HP-nya, sama halnya juga buat ukuran body si HP-nya. Nih, Oppo yang paling kompact dan ringan juga ketimbang dua HP lainnya. Bobotnya ini di 180-an gr. Sedangkan Vivo dengan sisi roundednya dan Samsung yang frame-nya menyiku itu bisa nembus ke 200 gr lebih. Jadi buat pakai harian memang lebih nyaman genggam HP-nya Oppo nih. Walau gitu dari segi desain gua sendiri terpikat ya sama Vivo V series ini memang paling cakep nih tongkrongannya. Terakhir soal user interface yang mana ketiga HP-nya punya jaminan pembaruan software yang berbeda-beda. Samsung ini dapat jaminan 7 tahun buat OS dan security patch-nya. Oppo kasih 5 tahun buat OS dan 6 tahun buat security patch. Sedangkan Vivo ini dapat 4 tahun OS dan 6 tahun security patch. Soal user experience sih Samsung ini yang paling nyaman gitu ya buat dipakai harian. Kita lagi banyak bahas juga soal pemakaian good loock. Plus ada mods and routins juga yang mana itu berguna banget di HP-nya Samsung. Tapi di sisi lain ya, Color OS15 itu menarik buat kalian coba nih karakternya tuh gimana ya? Dia fun gitu ya dan banyak permainan warna yang manjain mata gitu. Dan pindahan data juga ini dipermudah sama fitur O connect buat kalian yang pakai device-device-nya Apple. Misalkan laptopnya MacBook gitu tapi HP-nya mau Android. Sedangkan Vivo di sini rahasianya udah lama nih enggak kasih sesuatu yang fresh gitu ya buat UI-nya. dan mungkin akan menarik ya kalau misalkan Origin OS bisa masuk ke Indonesia. Hm. Oke, setelah kita adu baru berasa nih keunggulan masing-masing HP-nya. Vivo V60. Dia bisa hasilin foto yang ready to post gitu ya. Jepretannya menarik di mata. Punya ukuran layar yang paling luas dan cerah juga buat pemakaian outdoor. Baterainya awet dan desainnya menurut gua ini cakep sih. Sayangnya memang performa chipset dan speakernya di HP ini masih kalah dengan Oppo dan Samsung. Cocok buat kalian yang nyari HP daily dan ngutamain soal kamera sama ketahanan baterainya. Oppo Reno 14 5G ini yang paling allrounder di sini. Performanya kencang, adem juga. Kameranya cakep yang bisa hasilin hasil yang natural gitu ya. Layar dan speakernya juga asik buat diajak entertainment. Charging ini juga paling kencang dan body yang paling kompact gitu ya. Sayangnya memang pas kita ajak ke penggunaan outdoor tingkat kecerahannya yang paling rendah. Cocok buat kalian yang memang nyari HP yang aman di harga R jutaan. Dan terakhir, Samsung S24 FI yang punya performance paling ngebut. Layarnya dan speakernya juga ini sama-sama asik gitu ya buat kita pakai entertainment. User interface-nya ini nyaman udah buat dipakai harian dan layarnya juga paling cerah gitu ya buat penggunaan outdoor. Tapi memang sayangnya si HP ini tuh cepat panas memang betul ya dan beel layarnya juga enggak simetris di bagian dagunya tuh cocok buat kalian yang nyari HP performa kencang dan UI yang nyaman buat dipakai harian. Jadi kalau ditanya mana HP 6 jutaan yang paling worth saat ini lewat pengetesan kita, kandidat paling kuat ya Oppo Renault 14 5G. Kayak yang gua bilang tadi nih, ini HP allrounder dan harganya di pasaran itu juga yang paling rendah ketimbang Vivo dan Samsung. Tapi gua mau tahu juga pendapat kalian nih, mana HP 6 jutaan yang paling worthed saat ini dan mana yang paling sesuai dengan kebutuhan kalian juga. Tulisin di kolom komentar dan kalau kalian mau ada masukan, pendapat atau kritik gitu ya atau ada salah data atau apapun kalian boleh tulisin aja di kolom komentar. Kita saling berbagi, kita saling belajar. Dan ya kita ketemu lagi di video selanjutnya ataupun battle royale blind test rekomendasi gadget apapun itu. Thank you guys. Co next apa nih Net? Battle Royale nih banyak yang baru kan. Ada ip ada bentar lagi mau ada apa nih seharusnya Xiaomi terus ada apa lagi nih ya? Ah capek ah.
Video Lainnya
Bursa ponsel 2026 memanas oleh inovasi brutal. Persaingan kini berpusat pada pesona lensa periskop, monster baterai ekstrem, dan cip pendingin cair. Panduan taktis...
Pasar jam tangan pintar Android kedatangan penantang serius lewat kehadiran OPPO Watch X3 yang digadang-gadang sebagai upaya terbaik sang produsen sejauh ini....
Langkah tidak biasa diambil oleh Jagat Review saat mendadak menunda ulasan mendalam untuk vivo X300 Ultra, kasta tertinggi ponsel flagship di tahun 2026. Di balik...
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sebuah inovasi radikal lewat kehadiran lini Huawei Pura X Max yang siap menggeser dominasi iPhone dan Samsung. Kehadiran...


















