Panduan Belanja Smartphone Edisi November 2024 - #MANJA Episode 16 (YouTube Video)
iPhone 16 datang resmi bulan ini. Jangan beli flagship Android!? Poco cuci gudang? Selamat datang di MANJA! Masukan Belanja edisi November 2024. Dan ini adalah rekomendasi smartphone yang layak beli untuk di bulan ini menurut SobatHAPE. Rekomendasi ini murni pendapat kami sebagai pengulas gawai ya. Pilihan ditentukan berdasarkan value for money dan experience terbaik yang bisa suatu smartphone kasih Menurut kami, kalau kamu suka dengan cara kami memilih smartphone dan yang kami rekomendasikan, bisa support kami dengan cara subscribe, jadi member, dan share video ini ke kerabat sobat semua yang sedang mencari smartphone, oke? Dan kami juga mendengar kok, keluhan dan masukan dari sobat semua agar bisa ngasih konten rekomendasi terbaik. Keluhan pertama, kenapa nggak kayak dulu? Harga smartphone yang direkomendasikan dilihat dari harga terbaik di toko ijo. Ya, jadi keputusan kami mengganti hal ini didasarkan oleh beberapa hal. Yang pertama, harga toko ijo itu memang bisa kasih harga termurah ya. Tapi stoknya berdasarkan stok toko tersebut yang mana kadang stoknya bisa habis atau bahkan harganya berubah. Beberapa sobat mengeluh kalau harga itu tidak sesuai sama yang saya sampaikan. Yang kedua, disadari atau tidak, harga online ini sangat Jakarta-sentris. Harga smartphone termurah kebanyakan ya di Jakarta aja. Jadi teman-teman yang dari daerah lain mendapatkan harga yang terkadang jauh berbeda. Yang ketiga, toko yang punya reach sampai ke pelosok tanah air adalah Erafone. Dan harganya biasanya standar. Harga di Jakarta sama dengan harga smartphone yang ada di Surabaya misalnya. So, penentuan rekomendasi jadi bisa lebih relate ke semua penonton dimanapun teman-teman berada. Buat memfasilitasi teman-teman yang menginginkan harga termurah, saran saya setelah menonton rekomendasi ini, bisa cek harga online sendiri. Saya sendiri menyarankan untuk membeli di Erafone karena lebih minim resiko aja. Kamu bisa datang ke Erafone, coba HP-nya, dan cek HP-nya sebelum pulang. Kalau ternyata barangnya bermasalah, bisa langsung tuker baru. Nggak harus lewat service center, lebih nyaman juga buat saya untuk merekomendasikan. Apakah harus beli di Erafone? Nggak kok, bebas ya. Oke, segitu aja disclaimer-nya. Langsung aja kita masuk ke kontennya. Seperti biasa, kita mulai rekomendasi smartphone foldable terlebih dahulu. Buat foldable, vivo X Fold3 Pro adalah pilihan utama. Spek terbaik, baterai bagong nan tahan lama, kamera bagus, ada fitur AI-nya juga. Minusnya, nggak ada aksesoris S-Pen kayak Samsung Z Fold 6. Kalau kamu mau smartphone foldable dengan spek terbaik dan nggak butuh stylus buat nyoret-nyoret, vivo X Fold3 Pro adalah pilihan terbaik. Setahu saya, David GadgetIn pake HP ini. Om Ir juga. Saya hampir, hampir banget pindah. So, ini nunjukin kalau X Fold3 Pro ini emang bagus pake banget. Pilihan keduanya baru Samsung Z Fold 6. Secara hardware memang kalah dari X Fold3 Pro. Tapi secara kematangan software dan experience, Z Fold 6 ini juara. Smartphone-nya enak dipake, fitur AI-nya seabrek, nyaman dipake buat kerja, dan ada aksesoris casing yang ada S-Pen-nya. Enak banget buat yang kerja pake HP doang. Untuk harga, keduanya belum ada perubahan berarti. Silahkan dibeli jika kakak pengen. Untuk smartphone flip, pilihannya juga masih sama ya, yaitu Samsung Galaxy Z Flip 6. Ini smartphone lipat paling bener dah. Layar depannya gede, usable, mau selfie juga cakep banget karena pake kamera utama, dan aksesorisnya itu paling komplit. adalah Z Flip 5. Walau udah berumur 1 tahun lebih ya, kalau soal foto, Z Flip 5 ini tuh malah bisa lebih tajam daripada Z Flip 6. Video perbandingan keduanya sudah saya bikin beberapa bulan lalu, jadi kalau mau lihat, ya langsung aja cek di channel kita. Keduanya belum ada perubahan harga dari bulan lalu ya. Nah, biasanya kan habis rekomendasi smartphone fold dan flip, saya akan merekomendasikan smartphone flagship. Cuman, untuk bulan ini, baiknya jangan membeli smartphone flagship dan beberapa smartphone premium dulu. Karena tercatat mungkin ada 7 brand smartphone yang akan bawa smartphone flagship dan premiumnya ke Indonesia. Jadi buat yang lagi cari smartphone flagship dan smartphone premium Android, ditahan dulu hasratnya. Atau mungkin baiknya saya kasih list jangan beli dulu aja ya. Samsung S24 seris jangan dibeli dulu. Karena S25 seris akan hadir di sekitar bulan Januari 2025 tentunya. X100 seri vivo juga jangan dibeli dulu, karena global launchnya mungkin akan dilaksanakan di bulan Desember 2024. Lebih cepat dari Samsung S25 seris. iQOO 12 juga jangan. Ada kemungkinan iQOO 13 akan jadi smartphone pertama di Indonesia yang menggunakan Snapdragon 8 Elite. Xiaomi yang mencoba untuk menjadi smartphone terbaik, Mi 14 juga jangan. Diperkirakan antara Desember atau Januari akan hadir Xiaomi 15. Fifteen... Fiveteen? Fifteen nih harusnya ya. Haaa, bahasa Inggris remed. Realme GT 6 juga tahan dulu. Realme GT 7 nya udah global launch di India soalnya. Tinggal nunggu waktu aja akan launching di Indonesia. Bahkan ada 1 brand yang sudah mengkonfirmasi akan launching smartphone flagshipnya di bulan ini. Saya nggak bisa kasih tau, karena saya sudah tanda tangan NDA ya sob. Selain itu, masih ada 1 brand misterius yang selama ini nggak jualan flagship, yang nggak tau dari mana, sekarang mau coba jualan flagship. Pokoknya yang punya budget smartphone belasan juta akan dimanjakan karena punya banyak pilihan. Yang mau beli iPhone 16 juga ditahan dulu. Masih belum kelihatan nih, hilang resminya. Kalau nekat beli iPhone 16 yang dijual di toko-toko, ada ancaman dari Kemenperin bakal dihilangin akses IMEI-nya dan nantinya akan jadi wifi only doang. Sayang kan hape mahal tapi wifi only? Jadi ditunda dulu oke? Nggak lama lagi kok, soalnya Apple sudah mengkonfirmasi akan invest pabrik aksesoris di Bandung. So, ini adalah kabar baik buat yang sabar nungguin iPhone 16. Pabrik ya, casing, charger. Karena adanya moratorium jajan smartphone mahal ini, praktis yang paling aman untuk dibeli di segmen premium adalah Xiaomi 14T Pro. Dijual dengan harga 8 jutaan, bikin begitu banyak smartphone jadi nggak worth to buy lagi. Speknya ngebut, kameranya juara, desainnya cakep menurut saya. Sangat mirip flagship banget. Bisa rekam 8K juga lagi. Nggak heran kalau yang beli smartphone ini banyak banget. Saya yakin banyak yang udah pake dan nonton video ini. Mungkin bisa ditulis aja ya testimoni menggunakan Xiaomi 14T Pro-nya ya. Biar teman-teman yang lain terjawab rasa penasarannya. Kalau nggak cocok sama Xiaomi, alternatifnya ada. Cuman harganya lebih tinggi. HP itu adalah Samsung S24 FE. Bisa kasih experience layaknya S24 Plus di harga kurang dari 10 juta, menurut saya adalah hal yang sangat baik. Exynos 2400E-nya nyaman untuk digunakan. Kameranya lumayan bagus, feel smartphone-nya juga premium, nggak kayak S23 FE. Ada AI-nya juga lagi, mantap lah pokoknya. Memang lebih mahal dan secara hardware dan kualitas, kamera tuh kalah dari Xiaomi 14T Pro ya. Cuman kalau soal kenyamanan, menurut saya Samsung adalah juaranya. Smartphone-nya enak dipake, dan dukungan software-nya juga panjang. Selanjutnya kita masuk ke kelas midrange. Pilihan pertamanya adalah Vivo V40 5G. Smartphone ini memang terlalu bagus. Kameranya bagus, Snapdragon 7 Gen 3-nya tuh gesit. Funtouch OS-nya juga enak untuk digunakan. Ada sertifikasi IP68 dan IP69-nya juga. Udah lebih bagus daripada beberapa smartphone flagship kalau soal sertifikasi. Jadi bisa dibilang hape ini tuh bisa lebih awet daripada smartphone flagship sekalipun. Yes, memang smartphone ini tuh nggak sempurna ya. Untuk harganya bisa mencapai 7 jutaan untuk varian yang 12/512-nya. Dan di harga segini nggak punya lensa tele tuh bisa dibilang kekurangan. Smartphone lain di harga segini biasanya itu tuh pada pake. Tapi Vivo V40 5G ini tuh bisa mensiasati dengan kamera utamanya yang di-crop 2 kali untuk menghasilkan foto potret dan hasilnya tuh bagus. Ya logo Zeiss ini emang bukan pajangan doang ya. Jadi kalau mau beli Vivo V40 5G, silahkan. Untuk smartphone 7 jutaan di bulan November, pilihan saya hanya ini aja. Selanjutnya untuk smartphone 6 jutaan, ada Vivo V40 5G juga yang varian 12/256. Cuman ini bukan pilihan pertama saya. Saya ngerasa Xiaomi 14T bisa ngasih value yang lebih baik dengan harga yang nggak jauh beda. Chipset yang lebih baik, Dimensity 8300 Ultra-nya punya raw power processing yang lebih tinggi, kamera yang lebih baik dengan hadirnya telephoto 50MP, RAM storage di harga segini juga bisa kasih 12/512. Dua kali lipat daripada si Vivo V40 5G. Makanya Xiaomi 14T ini jadi pilihan pertama saya. Pilihan keduanya baru Vivo V40 5G yang 12-256. Pilihan ketiganya ada nggak? Ada! Realme 13 Pro Plus. Satu-satunya kelebihan dari Realme 13 Pro Plus ini adalah periscope telephoto 50MP-nya menggunakan OIS. Xiaomi 14T tuh nggak punya ini. Jadi kalau pake telenya, terutama di malam hari, bisa agak ngeblur karena gerakan tangan. Tapi kelebihannya hanya di situ aja sih, karena spesifikasi lainnya itu nggak lebih baik daripada Vivo V40 ataupun Xiaomi 14T. Oh, kalau beli 14T, ambil yang 512GB aja ya. Sayang banget beda 500 ribu doang sama yang 256GB. Sekarang smartphone 5 jutaan. Poco F6 tuh turun harga. Udah mau pake Snapdragon 8s Gen 3, harga awalnya juga udah kagak ngotak, eh malah turun lagi. Kayaknya lagi mau ngabisin stok deh, soalnya Poco X6 Pro 5G juga lagi turun harga. Kalau kamu mau smartphone 5 jutaan tapi performa smartphone 10 jutaan, ini pilihan terbaiknya. Tapi kalau mau smartphone dengan kamera yang bagusan dikit, saya biasanya merekomendasikan Xiaomi Redmi Note 13 Pro Plus 5G. Kamera 200MP dengan OIS-nya ini, itu tuh oke. Nggak ada lensa tele sih, tapi buat foto-potrait itu pake in-sensor zoom, sama kayak Cuman perlu diingat ya, Redmi Note 13 series itu tuh udah muncul dari awal tahun. Jadi penerusnya mungkin akan muncul dalam beberapa bulan lagi. Alternatif dari Redmi Note 13 Pro Plus 5G paling Vivo V30 5G. Meski nggak ada embel-embel, zais, kameranya tuh masih tergolong bagus. Kamera utamanya 50MP, ultrawidenya juga 50MP. Jadi nggak jomplang kayak Xiaomi Redmi Note 13 Pro Plus 5G yang kamera utamanya 200MP, tapi ultrawidenya 8MP aja. Kayak formalitas aja tuh, ada ultrawide. Belum lagi kamera depan Vivo V30 5G yang oke banget. 50MP dan autofocus yang terbaik diantara yang lain di 5 jutaan ini. So, ya pilihan saya 3 itu aja. Di MANJA kemarin, banyak dari sobat yang protes, kok Samsung A55 5G nggak masuk rekomendasi smartphone 5 jutaan? Ya abisnya saya nggak liat nilai lebih yang dikasih sob. Yang pertama ya ini ya, Exynos 1480-nya kalah sama 7 gen 3-nya Vivo V30 5G. Dan nggak jauh beda sama 7200 ultranya Xiaomi Redmi Note 13 Pro Plus. Apalagi sama Snapdragon 8s gen 3-nya Poco F6, udah kayak langit dan bumi. Kameranya juga kalah sama Vivo V30 5G, IP rating IP67. Lumayan sih. Tapi Xiaomi Redmi Note 13 Pro Plus 5G sertifikasinya udah IP68. Karena nggak ada kelebihan yang ditawarkan inilah saya sih lebih merekomendasikan yang lain. Kalau nggak setuju ya nggak apa-apa, mau beli Samsung Galaxy A55 juga ya monggo. Cuman menurut saya, Poco F6, Redmi Note 13 Pro Plus 5G dan Vivo V30 5G adalah pilihan yang lebih menarik. Buat smartphone 4 jutaan juga, pilihan utamanya masih Poco F6. Varian 256GB-nya dijual di harga 4.799.000 rupiah. Ini turun 200 ribu dari harga bulan lalu. Sekali lagi, buat yang ngincer performa tapi fitur lainnya masih bisa diterima, Poco F6 ini adalah jawarannya. Pilihan keduanya masih Poco lagi, yaitu Poco X6 Pro 5G. MediaTek Dimensity 8300 ultranya ngebut, walau nggak se-ngebut Poco F6 ya. Kameranya juga lebih baik daripada Poco F6, dan di harga segini, dapet varian yang 12/512GB. Harganya sekarang turun banget, jadi 4 jutaan kecil. Mending beli sob, mumpung masih ada. Belum tentu bulan depan kagak goib barangnya ya. Pilihan ketiga baru Samsung Galaxy A35. Nah, berbeda sama Samsung Galaxy A55, saya lihat Samsung A35 5G ini bisa lebih fight di range harga 4 jutaan ini. Exynos 1380-nya tentu bukan hal yang bisa dibanggakan, cuman punya sertifikasi IP rating IP67, nyaman digunakan, dan kamera depan yang bisa merekam 4K adalah hal yang tidak dimiliki sama Poco F6 dan Poco X6 Pro 5G. So, yang kepengen Samsung di harga segini, Samsung A35 masih worth to buy. Terakhir buat yang pengen smartphone dengan aura gaming, Infinix GT20 Pro adalah smartphone yang menarik untuk dilerik. Di harga segini, nggak ada yang ngasih smartphone dengan look gaming, kecuali hape ini soalnya. Di kolom komentar masih ada yang kepengen iQOO Z9 masuk ke list rekomendasi. Cuman sekali lagi mohon maaf, saya melihat iQOO Z9 ini sudah kalah bersaing. Pertama, performa Snapdragon 7 Gen 3-nya ini tuh kalah sama yang ada di Infinix GT20 Pro. Kemudian kameranya juga sederhana banget lagi. Infinix aja yang smartphone gaming, kameranya ada OIS-nya. iQOO Z9 nggak ada, jadi sekali lagi mohon maaf. Ketika keluar, iQOO Z9 bagus kok. Baterenya juga gede, 6000 mAh. Cuman smartphone-smartphone yang keluar kemudian lebih bagus aja, walau baterenya nggak segede iQOO Z9. Lanjut ke rekomendasi 3 jutaan, bulan lalu pilihan pertamanya saya adalah Poco X6 5G. Cuman bulan ini berubah sob, karena ada smartphone yang sebelumnya di harga 4 jutaan, eh turun ke harga 3 jutaan. Smartphone itu adalah Redmi Note 13 Pro 5G. Chipsetnya sama kayak Poco X6 5G, tapi kameranya lebih superior. 200MP dengan OIS. So itu adalah pilihan pertamanya. Dengan harga 500 ribu lebih murah, barulah Poco X6 5G bisa kamu miliki. Kameranya aja yang turun ke 64MP jika dibandingkan sama Xiaomi Redmi Note 13 Pro 5G. Pengen kameranya bagus tapi seharga sama Poco X6 5G? Ya, kamu bisa ambil Xiaomi Redmi Note 13 Pro 4G. Kameranya sama kayak yang versi 5G ya, 200MP dengan OIS. Tapi catatan pentingnya adalah chipset yang digunakan ini adalah Mediatek G99 Ultra. Chipset standar nyaman aja. Kalau budget 3 jutaan tapi mau smartphone buat main game gimana? Nah, buat para gamers, kamu bisa ambil iQOO Z9 yang 128GB. Storage memang mepet sih, tapi chipsetnya paling ngebut buat main game, Snapdragon 7 Gen 3. Cuma perlu diingat, kameranya nggak begitu bagus ya jika dibandingkan sama smartphone lain di rentang harga yang sama. Sekarang kita lanjut ke rekomendasi smartphone di harga 2 jutaan. Sebelumnya saya dikasih masukan sama kalian untuk mempertimbangkan Poco M6 Pro. Alasan saya tidak masukin smartphone ini di rekomendasi bulan lalu adalah karena chipsetnya masih pake Mediatek G99 Ultra. Kalah ngebut gitu sama Dimensity 6080-nya Xiaomi Redmi Note 13. Tapi setelah saya pertimbangkan lagi… Oh iya, bener juga masukan dari kalian. Poco M6 Pro itu lebih balance. Ya memang chipsetnya standar nyaman, tapi kamera 64MP-nya itu pake OIS. HP 2 jutaan mana coba yang masih ada OIS-nya? Kan langka banget. Udah begitu support fast chargingnya 67W lagi. Jadi Poco M6 Pro ini adalah smartphone paling komplit di 2 jutaan. So, terima kasih teman-teman atas masukannya. Terus kasih masukan ya, biar rekomendasi belanja ini makin akurat. So, itu dia pilihan pertama saya, yaitu Poco M6 Pro. Dijual dengan harga 2,5 juta aja. Dengan adanya Poco M6 Pro, saya memilih untuk nggak masukin Xiaomi Redmi Note 13 5G, Redmi Note 13 4G, dan Poco X5 5G. Karena Poco M6 Pro ini walau ada kalah di bagian performa, tapi kameranya tuh lebih juara. Pilihan lain di 2 jutaan adalah Samsung M15 5G. Alasan saya merekomendasikan smartphone ini adalah buat sobat yang kepengen Samsung dan punya kapasitas baterai yang besar 6000 mAh. Sedikit ngasih diferensiasi gitu dengan M6 Pro. Dan buat kamu yang pengen HP 2 jutaan yang enak buat dipake main game, ambil Nubia Neo 2 aja. Harganya turun jadi 2,5 juta sekarang. Uni SoC T820 di Nubia Neo 2 ini punya performa gaming yang lebih baik dari G99 Ultra ataupun Dimensity 6100 Plus di Samsung M15. Baterainya juga 6000 mAh juga lagi. Jadi HP ini memang diproyeksikan sebagai HP gaming entry level. Terakhir, rekomendasi smartphone 1 jutaan. Pilihan pertama saya kembali lagi ke Poco M5s. Smartphone stok lama yang masih aja diobrak. Bayangin dengan harga 1,2 juta. Kamu dapetin smartphone dengan layar AMOLED, kamera 64MP yang masih ditemani sama kamera 8MP ultrawide, dan chipset yang masih lebih baik dari mayoritas smartphone 1 jutaan lain, Mediatek G95. Belilah HP ini kalau memang butuh HP buat komunikasi aja ya. Karena kekurangan dari HP ini adalah storage yang cuma 64GB aja. Sangat kurang untuk standar sekarang. Kalau mau yang storage agak gedean, baru bisa pilih smartphone 1 jutaan terbaru mereka, yaitu si Poco C75 atau Redmi 14C. Speknya pleg ketip pleg dan desainnya juga beda corak aja ya. Jadi pilih aja gitu corak yang kamu mau kayak gimana. Karena basically kedua HPnya ini tuh sama. Kayak milih UBIN lah. Beda corak doang. Sama-sama dari ini... Apa? Essenza? No tile like it. *ketawa* Nggak ada yang tau ya? Cuman kalau dibandingkan sama Poco M5s ya, kamu tuh kehilangan banyak hal kayak layar yang masih IPS, walaupun sudah 120Hz ya. Kamera ultra wide dan performa yang turun dikit karena mereka pake Mediatek G81 Ultra. Kalau di harga sejutaan dan mau main, game pilihannya adalah Itel RS4. Yes, ini adalah request teman-teman di MANJA bulan lalu. Sebelumnya tidak saya masukkan, karena saya pikir Poco M5 itu lebih baik. Sama-sama pake Mediatek G99, tapi harganya lebih murah si Poco M5. Cuman downside-nya Poco M5 adalah storage yang cuma 64GB. Nggak cocok kalau segini buat main game. Jadi sekarang rekomendasinya adalah Itel RS4, karena punya storage yang lebih lega. Ada yang 128GB dan 256GB. Sekali lagi terima kasih atas masukannya ya sob. Selanjutnya buat yang lagi nyariin smartphone buat orang tua atau anak sekolah di harga sejutaan, rekomendasi saya adalah Samsung A06. Perhatian, smartphone ini hanya untuk komunikasi aja, karena fiturnya minim banget. Saya pilihin ini karena ini Samsung ya, anti ribet dan ada fitur keamanan Samsung Knox. Jadi kalau kena pesan spam, ortu kalian atau anak kalian yang suka pencet-pencet, itu bisa terhindar dari malware. Jadi kalian nggak akan diteleponin lagi, aduh nih, HP papa kenapa ini? Terus kalian harus ngebenerin terus gitu. Ya gitu lah. Sebelum ditutup, ada 1 lagi smartphone yang fun dengan harga di bawah 1 juta. Nubia Music. HP ini lucu banget dan speakernya itu gede. Kalau kualitas dari suaranya sih nggak oke-oke amat sebenernya ya. Dominan di treble. Cuma suaranya jadi kenceng aja buat dengerin musik atau speakerphone. Yang paling keren menurut saya desainnya aja. Enak banget buat dilihat. Dikurangin di 900 ribuan lagi, lumayan lah. Buat iseng-iseng koleksi, bisa. Dan itu dia semua rekomendasi sobat HP buat bulan November ini. Bagikan rekomendasi smartphone ini ke teman atau saudaramu yang membutuhkan dan terus kasih komentar dan sanggahan di kolom komentar ya, agar konten MANJA ini semakin baik. Sekian aja dari Mouldie, Mouldie out! Selamat belanja! Belinya di Erafone ya! Closed Caption by @subbox.id
Video Lainnya
Mendobrak smartphone kelas menengah, vivo Y500 tampil memukau dengan baterai monster 8100mAh. Visual AMOLED simetris dipadukan algoritma foto ala X300 juga...
Bursa ponsel 2026 memanas oleh inovasi brutal. Persaingan kini berpusat pada pesona lensa periskop, monster baterai ekstrem, dan cip pendingin cair. Panduan taktis...
Di tengah lonjakan harga kebutuhan sehari-hari, menemukan perangkat pendukung produktivitas yang andal tanpa menguras kantong menjadi tantangan tersendiri bagi para...
Langkah tidak biasa diambil oleh Jagat Review saat mendadak menunda ulasan mendalam untuk vivo X300 Ultra, kasta tertinggi ponsel flagship di tahun 2026. Di balik...
Kehadiran bocoran seputar iPhone 18 Pro di tengah riuhnya pasar smartphone tahun ini memicu perdebatan sengit mengenai urgensi melakukan upgrade. Lewat pendekatan...
Kabar mengejutkan datang dari jagat media teknologi tanah air seiring keputusan DKID Media untuk menyudahi KOTEK (Komedi Teknologi) tepat di episode kesepuluhnya....
Dunia teknologi kembali diguncang oleh sebuah inovasi radikal lewat kehadiran lini Huawei Pura X Max yang siap menggeser dominasi iPhone dan Samsung. Kehadiran...
Bayangkan jika smartphone andalan Anda tiba-tiba kehilangan sinyal akibat masalah IMEI yang diblokir di Indonesia. Situasi tak terduga inilah yang memaksa seorang...
Pertarungan sengit di lini kamera smartphone flagship kembali memanas lewat adu mekanik tiga raksasa ultra yang membawa inovasi pemrosesan gambar paling ambisius...
Rumor mengenai lonjakan harga ekstrem pada lini Reno terbaru sukses memicu perdebatan hangat di kalangan pencinta gawai. Pasalnya, seri yang biasanya menyasar kelas...
Ketika hampir semua produsen ponsel berlomba-lomba menyematkan emblem 'Ultra' pada produk andalan mereka, sebuah pertanyaan besar muncul: apakah sang pionir masih...
Persaingan di pasar ponsel pintar kembali memanas setelah sebuah perangkat baru hadir dan langsung mengguncang dominasi merek yang selama ini dikenal sebagai raja...


















