Rekomendasi HP TERBAIK buat OKTOBER 2026! (YouTube Video)
Halo guys, David sini dan selamat datang di video rekomendasi HP edisi Oktober 2026. [musik] Buat setahun dua tahun ke depan saya mau lebih sering bikin series ini ya, mungkin tiap dua sampai tiga bulan. Saya pengen kalibrasi terus, update terus soal harga HP di pasaran yang lagi naik terus. HP yang dua tiga bulan lalu enggak worth it mungkin sekarang malah jadi menarik ya karena saingannya pada naik harga. Atau sebaliknya, HP yang mantap tiba-tiba langsung enggak banget karena harganya digoreng. [musik] Buat nominasinya sendiri, asalkan dia HP resmi terus kondisinya baru dan masih mudah nemu di pasaran langsung masuk pertimbangan. Jadi walaupun kami belum pernah bahas barangnya, mungkin HP-nya enggak ada di sini tapi ternyata value-nya berasa mantap di atas kertas tetap bisa saya pilih, tetap bisa menang. Sebaliknya juga, HP non resmi walaupun pernah kami bahas atau HP-nya bagus tapi stoknya susah banget enggak masuk hitungan. Atau HP second itu udah dunia yang berbeda, enggak ada standarnya dan enggak ada garansi juga. Itu tergantung hoki pribadi lah bisa dapat HP second di harga berapa, kualitasnya kayak gimana, dan seller-nya ngasih jaminan apa. Terakhir tentu aja disclaimer wajib kalau semua HP yang menang adalah pilihan saya subjektif 100% menurut pendapat saya pribadi. Kalau Anda punya pikiran lain bisa komen di bawah dan jelasin kenapa Anda suka. Terus walaupun saya bilang kalau bakal sebutin semua HP yang lagi dijual yang resmi, udah scan berbagai toko, mungkin tetap ada HP bagus yang enggak sengaja ke-skip dan enggak saya sebutin ya, Anda bisa komen di bawah juga. Bakal sangat membantu. Sip, mari kita mulai dari kategori satu sampai satu setengah juta dulu. Ya harusnya bukan kejutan kalau saya enggak bisa rekomendasiin apa-apa ya. Kalau kita cari HP harga di bawah satu setengah juta pakai filter e-commerce bakal keluar tiga kategori HP. Pertama, HP KW yang mirip Samsung atau iPhone atau HP antah berantah yang tidak ada mereknya. Kedua, HP second dari toko yang saya enggak familiar dan HP-nya sudah kayak lima tahun lalu gitu. Dan kategori ketiga ada HP resmi sih Fila on V50s RAM-nya 3 giga atau Fila on Hyper 100 RAM-nya 3 giga juga. Saya enggak bisa rekomend keduanya. Fila on, Fila on, Fila in, Fi, Fila on. Dia memang brand resmi dan masih satu grup sama Transsion. Dia dijual di toko besar kayak Agres juga. Tapi statusnya itu masih sangat baru, baru setahun di Indonesia dan baru keluarin tiga HP sepanjang pantauan saya. Saya enggak nemu website resmi dan IG-nya terakhir update tahun 2025 kemarin. Jadi, seperti kata 8488_fans buset brand baru sudah hilang saja. Tidak meyakinkan. Jadi, kalau ditanya HP apa yang rekomend buat budget di bawah satu setengah juta saya tidak punya jawaban bagus. Jadi, kita lanjut ke kategori satu setengah sampai dua juta. Nominasinya kebanyakan dari grup Transsion ya, Infinix, Itel, Tecno, dan beberapa HP Realme sama Nubia. [musik] Belum ada brand mainstream kayak Samsung, Oppo, Vivo, mereka sudah tinggalin kelas ini. HP-HP di sini semuanya hampir pakai prosesor Unisoc Uni SOC model lama fabrikasi 12 nanometer dan masih ada beberapa yang pakai RAM 3 giga. Saran saya apapun HP-nya hindarin kalau RAM-nya 3 giga. Terus hampir semuanya juga pakai storage tipe eMMC yang lambat kecuali Redmi A7 [musik] Pro yang jadi pilihan saya buat kelas ini. Dia sudah pakai UFS tipe storage yang lebih bagus. RAM-nya juga oke di 4 giga, internal 64 giga, layarnya gede 6,9 inci dan brightness 800 nits. Ini salah satu yang paling terang di harga segini. Kameranya 13 MP plus selfie 8 MP, lumayan. Yang lain kebanyakan pakai kombinasi 8 plus 5, ini 13 plus 8. Cuma HP Redmi itu bisa muncul iklan ya kalau kita pakai aplikasi bawaannya. Terus harganya emang udah mepet banget di 1 triple 9 juta kalau enggak pakai promo. Ada yang udah offside malah 2.009.000, 2.080.000. Jadi emang saya ambil yang batas atasnya. Kalau punya budget lebih nambah 200.000 buat dapetin storage 128 GB juga oke sih biar bisa muat data lebih banyak buat jangka yang lebih panjang. Biar tadi saya tunjukin screenshot ya karena saya enggak punya HP-nya di meja ini, belum pernah cobain Redmi A7 Pro karena waktu itu kerasa enggak menarik. Ternyata sekarang boleh juga. Lanjut, kategori 2 sampai 2 sampai 2,5 2,5 juta. Di sini juga hampir semuanya pakai RAM 4 GB dan hampir semuanya juga pakai chipset Unisoc T7250 yang performanya pas-pasan aja. Jadi kalau ada yang bisa ngasih lebih, tuh HP bakal berasa spesial ya. Saya ada nemu beberapa, bisa sesuaiin sama selera Anda. Kalau pengen spek mesin paling garang, masih ada Advan X1. Prosesor Helio G100, RAM 8 GB, storage 128 GB UFS, layar full SD, [musik] NFC, gyro fisik udah ada. Itu luar biasa. HP pilihan di edisi kemarin, kali ini jadi saya pilih lagi karena mesinnya makin enggak ada lawan. Harganya stabil di bawah 2,5 juta. Entah kapan sih habisnya? Advan X1 itu udah beredar setahun lebih loh. Cuma ya saya wajar juga karena pasti banyak yang ragu sama Dido OS yang ala kadarnya. Android-nya 14 tanpa tahu status update-nya. Mikrofon, speaker, brightness-nya kurang. Jadi, walaupun performanya kencang, tapi minusnya kencang juga. Mungkin itu yang bikin orang jadi melirik Samsung Galaxy A07 buat cari aman. Saya juga suka sih. Support OS super lama sampai 6 tahun. Pas video ini dibuat pun OS-nya sudah paling update, sudah One UI yang baru juga. Harga 2 juta kecil, kamera bagus, chipset juga oke, sudah mirip Advan dan masih oke buat main game enteng, dan layarnya [musik] juga bagus sih buat kelasnya. Cuma RAM-nya memang ngepas saja ya, 4 giga, internal 64 giga UFS. Enggak ada zero physics sama tidak ada NFC. Kekurangan yang memang lumayan berasa. Dua itu sih, Advan sama Samsung pilihan saya buat kelas 2 sampai 2 setengah juta. Honorable mention buat Nubia V80 Max yang RAM-nya 6 giga, internal 128. Terus ada Itel P80 yang sudah punya rating tahan nyemplung air dan baterainya jumbo, sama Itel A300 Plus yang punya fitur layar di belakangnya. Tapi ketiganya pakai internal eMMC dan prosesornya enggak sekencang Advan atau Samsung ya. Next, kategori 2 setengah sampai 3 juta. Dari panpawan kami, kelas harga segini ternyata masih kebanjiran Unisoc T7250. Prosesor yang benar-benar populer di masa harga komponen lagi mahal. Mungkin murah ya jualnya ya. Di kelas ini RAM 4 giga masih mendominasi. Brand-brand kayak Vivo sama Oppo mulai kelihatan. Dan saya punya kabar yang kurang enak kalau juara di kelas ini versi episode kemarin sudah enggak ada barang lagi di pasaran. Itel Super 26 Ultra yang super memang. Cantik, bagus. Bye bye. Kalau masih ada yang jual di e-commerce, tokonya bukan official store lagi dan harganya juga digoreng jadi [musik] 4 juta. Males ah, Redmi Note 14 4G juga udah enggak ada. Jadi harus ada juara baru ya, juara yang enggak sebagus dua HP tadi, tapi untungnya masih mudah saya rekomendasiin karena dia berasa beda sendiri. Infinix Hot 70, pilihannya satu ini aja. Prosesornya bagus Helio G100 bisa buat main game, internalnya gede 128 giga UFS, kamera 50 megapixel bagus. Waktu itu kita udah pernah coba unboxing dan saya happy sama jepretannya, desain colorful, tahan hujan, layar juga oke walaupun cuma HD, [musik] ada gyro, NFC, baterainya 6000 mAh. Minus-nya cuma RAM aja yang emang sulit banget di kelas ini, 4 giga aja. Kayak saingan yang lain sekali. Kalau mau varian RAM 6 giga atau 8 giga, dia punya tapi harus nambah 500 ribuan dan itu udah beda kelas harga ya. Next, kelas selanjutnya yaitu 3 sampai 4 juta. Di sini pilihannya ada sangat banyak buat banyak tipe orang juga. Mau cari yang prosesor 5G? Ada. Kalau mau layar AMOLED? Ada. Kamera ultra wide? Ada. Tapi HP yang punya semuanya enggak ada. Harus milih, [musik] mau nilai plus yang mana. Juara edisi tahun lalu Tecno Pova Curve yang menang banyak hampir bisa ada ada ada, dia enggak ada di pasaran, udah habis. [musik] Lagi-lagi cepet banget ilangnya, baru jarak 3 bulan loh dari video kemarin, situasinya udah beda. Untung Motorola G57 Power, dia masih ready ya walaupun dia udah naik dari 3 juta kecil [musik] jadi 3 juta gede. Kelasnya sama tapi kayak bobotnya agak beda ya. Itu di toko yang bukan Motorola official ya, kalau Motorola official malah udah naik jadi 5 juta. [tertawa] Hah, barangnya emang keren sih, baterai gede 7000 mAh, kameranya dua, RAM-nya 8 giga, internal 128, full HD 120, 5G, UI-nya asik, tahan hujan. Walaupun update OS-nya cuma sekali, tapi ini salah satu HP yang cakep kalau harganya masih kepala tiga. Kalau [musik] udah lima sih, ya agak kepedean sih. Buat sisanya enggak ada yang benar-benar menarik, enggak ada yang menonjol. Saran saya kalau Anda punya budget 3 sampai 4 juta, mending upgrade Infinix Note 70 yang juara [musik] 2 jutaan tadi. Biar RAM-nya itu jadi lebih gedean. Ada yang RAM 6 giga internal 256 atau RAM-nya 8 giga internal 128. Jadi, itu pilihan lagi. Masih lebih bagus dari kebanyakan HP 3 jutaan lain. Sebenarnya ada sih HP yang bagus juga spek-nya, cuma namanya Advan Macha. Ini HP yang berasa overprice di masanya. Cuma makin ke sini rasanya makin cakep ya, karena bisa jagain harga. [musik] Prosesor 5G, AMOLED full HD, RAM 8, internal 256, mantap loh. Tapi Android-nya kayak, ya Advan, mentok di 15 saja tanpa tahu rencana update-nya. Dan walaupun namanya Macha, tapi warnanya cuma ada hitam ya, tidak ada hijau. Next, kategori 4 sampai 5 juta. Di sini level HP-nya udah lumayan all rounder yang semua bagian aman dari performa, kamera, desain, udah cakep. Layar udah AMOLED, terang, bezel tipis. Kelemahan udah agak jarang lah. Misalnya, saya suka sama Infinix Note 60. Harganya emang udah mepet 5 juta sih, udah batas atas dari kelas ini. Malah ada beberapa toko yang udah offside, tapi itu sesuai karena dia udah mantul di semua bagian. Kameranya cakep buat foto, video, sampai selfie pun ganteng videonya. Desainnya tipis, body-nya metal, dan ada fitur-fitur lucu. Lampu notifnya warna-warni loh. Layarnya 1 setengah K 144 Hz dilengkapin prosesor 5G kencang, RAM 8 giga internal 256, bukan 128 lagi. Baterainya gede 6.500 bisa wireless charging, speakernya JBL stereo. Ini keren banget sih. Minus-nya cuma di rating tahan air yang terbatas di kena hujan aja. Jangan sampai kecemplung. Tapi sisanya Infinix Note 60 gokil. Kalau enggak suka Infinix ada juga Motorola G86 Power yang speknya mirip tapi udah aman kalau kecemplung air, udah IP68. Ini cakep juga. Body emang bukan metal tapi pilihan warnanya lucu-lucu dan baterainya juga gede. Motorola juga dikenal punya UI yang kaya fitur dan kualitas rekaman videonya itu salah satu yang paling stabil buat Android mid-range. HP ini bakal cepat habis sih karena dia udah launching setahun lalu. Kalau pengen harga 4 juta kecil ada juga Infinix Note 8 di 4 juta 9.000 rupiah saja. Desainnya mirip kayak Note 60 tadi, baterai tetap gede, layar tetap cakep nge-curve pula, dual speaker juga, dan kameranya tetap bagus walaupun se biji saja. Prosesor tetap 5G walaupun dia lebih pelan, internalnya juga 128 aja. Kalau mau nambah 300.000 bisa dapat yang 256 giga. Honorable mention buat iQOO Z11X dan Vivo T5 Pro yang juga jadi pilihan bagus kalau Anda pengen beli dari brand yang lebih dikenal ya. iQOO dan Vivo itu sama aja kok. Lanjut kelas 5 sampai 6 juta. Ini titik paling sweet spot sih. Harganya belum melambung banget dan udah enggak banyak kompromi, udah all-rounder sejati lah. Nama-nama HP nya juga kelihatan serius ya, banyak yang pakai kata Pro. Camon Pro, Infinix Note Pro, Redmi Note Pro. Pilihan pertama saya jatuh kepada Tecno Camon 50 Pro, HP yang andal banget soal kamera. Udah lengkap cuy, ada triple kamera sampai dapat tele juga, desain, baterai, UI nya cakep, performa aman, all-rounder yang nikmat dan harganya belum naik-naik banget dari launching kemarin. Sebenarnya ada pilihan yang enggak kalah bagus buat kelas ini awalnya ya, namanya Motorola Edge 60 Fusion. Awalnya dia masuk kelas 5 sampai 6 jutaan, tapi terakhir saya cek sehari sebelum syuting harganya sudah 6 jutaan. Minggu lalu 5 jutaan loh, kok sekarang pada jual 6 jutaan semua? Ditinggal dikit harga sudah naik. Ya ini kayaknya biar sesuai kayak HP 5 jutaan Motorola yang lain ya, Moto G 67 Power yang downgrade-nya lumayan jadi mau enggak mau mereka harus naikin. Ini nih alasan saya pengen bikin video rekomendasi itu tiap 2 bulan sekarang, harga pasaran emang seliar itu. Lengah dikit. Next, kelas 6 sampai 8 juta. Di kelas ini cara mainnya harus spesial, harus ada satu bagian yang nampol biar bisa narik tipe customer tertentu. Misalnya kalau Anda suka gaming, ada Poco X8 Pro yang mesinnya kencang. Buat main game apapun juga sudah enak. RAM, storage aman. Kalau mau versi yang lumayan sultan yang lebih melimpah storage-nya ada yang 12 512, itu nambah 1 juta dan masih masuk ke kelas harga ini. Soal desain, baterai, kamera, lain-lain juga aman. Poco X Pro emang selalu ngeri ya di manapun kelasnya. Kalau enggak suka Poco karena ada selipan iklan tapi tetap suka gaming, ternyata masih ada iQOO Neo 10. [musik] Ini juga speknya serba kencang sih, prosesor, ngecas, refresh rate. Luar biasa bagus walaupun enggak bakal tahan kalau kecemplung air, dia tahan hujan aja. Harganya hampir sama kayak Poco jadi bisa dipilih sesuai selera. Atau kalau mau yang punya fitur ala-ala gaming, ada juga Infinix GT 50 Pro atau Nubia Neo 5G keduanya punya trigger khusus dan sistem cooling-nya juga ekstra, tapi prosesornya enggak sekencang iQOO atau Poco tadi sih. Kalau Anda enggak suka gaming, enggak butuh prosesor kencang banget, bisa pilih Tecno Camon 50 Pro tadi, tapi varian RAM dan storage yang lebih gedean atau Redmi Note 17 Pro Max yang baterainya itu super jumbo 10.000 mAh atau ya Samsung A57 kalau Anda suka Samsung harganya sudah oke kok dibanding waktu launching kemarin. Lanjut kelas 8 sampai 10 juta. Kalau ini banyak sih yang bagus. Kalau Anda lihat-lihat HP-nya juga pasti kenal. Sudah asyik-asyik. Kita mulai dari Xiaomi 17T. HP yang nilainya itu serba 88991010. Enggak ada bagian yang jelek dan banyak yang bikin wow. Misalnya kamera Leica, wow buat foto-foto. RAM-nya juga enggak hemat lagi di 12 giga. Prosesor sudah setara kayak Poco X8 Pro yang kita happy buat pakai nge-game. Desainnya cakep, enggak ada iklan dan ukurannya juga enak cuma 6,59 inci. Ini serba pas buat banyak tipe orang. Saya happy sama nih HP. Terus ada iQOO 15R dan Poco X8 Pro Max. Dua HP yang super kencang [musik] tapi cuma punya dua kamera ya. Kita sudah pernah coba keduanya dan enggak terlalu masalah sih enggak punya kamera tele. iQOO 15R itu mantap kalau Anda suka HP yang pegangnya asyik. Layar 6,59 inci juga. Body metal, desain juga unik. Poco X8 Pro Max itu kalau Anda pengin yang serba gede. Dua-duanya cakep bisa pilih saja. [musik] Dari Motorola pun ada Edge 60 Pro dan Samsung ada S25 FE yang harganya masih kejaga di bawah 10 juta. Samsung S25 ya, lima. 25 FE bukan S26 FE yang paling baru. Kalau Anda perhatiin dari tadi rekomendasi saya itu memang hampir semuanya HP lama. HP keluaran yang setengah tahun lalu lah yang mungkin sudah ada seri barunya. Cuma kalau keluaran baru rata-rata antara harganya naik jauh atau speknya diturunin. Jadi, [musik] yang lama lebih menggoda ya. Kebanyakan brand lagi mode defense [musik] sih. Next 10 sampai 15 juta. Sudah dua digit nih. Biasanya harga begini sudah masuk level flagship, tapi sekarang harus biasain kalau kita bakal ngelihat nama-nama khas mid range kayak Oppo Reno, Xiaomi T, Realme angka. Jadi, kalau kita masih bisa nemu nama nama flagship di kelas ini macam IQ 15, itu sudah tanda bagus. HP yang selalu pakai prosesor the best di masanya, baterai super badak, kamera juga sudah serius. Saya bisa rekomendasiin hampir ke semua orang buat budget di bawah 15 juta. Kurangnya paling di kamera yang masih belum sebagus flagship klasik ya kayak Vivo, Samsung, Oppo Ultra, iPhone, sama internal juga sisa yang 256 giga saja. Jadi, enggak benar-benar benar lega buat sebuah flagship. Tapi, buat harganya ini sudah cakep sih. Oppo F9 Ultra juga luar biasa bagus. HP baru yang saya bilang salah harga karena berasa terlalu murah. Soalnya harusnya dia di atas 15 juta. Dia sudah dapat prosesor yang sama kayak IQ, RAM-nya 16 giga, internal setengah tera. Masalah dari F9 Ultra memang soal stoknya sih yang habis terus karena memang rebutan atau sengaja dikit karena harganya berasa jual rugi. Kalau bisa dapat F9 Ultra di harga resmi 14 juta atau malah 12,5 juta, harga flash sale kemarin, first first sale. Ya, yang murah itulah. Itu sikat sih. Cuma, enggak ada barang. Itu agak melanggar aturan saya sih, tapi biasanya Poco dan masih baru harusnya bakal stok terus. Kalau misalnya Anda suka sama brand mainstream, Oppo juga ada Oppo 15 Pro Max. Bukan 16 ya, itu yang baru. 15 Pro Max yang edisi kemarin. Harganya masih di bawah 15 juta dan rasanya sudah masuk akal. Samsung S25 X yang desainnya super tipis juga menarik kalau Anda cari HP yang megangnya enak atau Samsung S25 base model yang kecil itu. Menarik karena harganya kejaga di 11 sampai 12 jutaan. Itu seri flagship beneran loh yang jangan sampai kelewat. Soalnya harga flagship baru sekarang, beh. Lanjut rentang 15 sampai 20 jutaan. Ini pilihannya mudah sih. Samsung S25 Ultra. Mantap bener harganya 16 juta aja. Flagship-nya Samsung tahun lalu loh. Sudah turun harga di masa harga HP lagi pada naik. iPhone base model aja sudah naik jadi 20 juta. Kualitas S25 Ultra itu sudahlah masih sangat-sangat bagus dan harusnya tetap kejaga sampai 5 tahun lebih. Paling enggak ada fitur privacy display aja kalau versus yang baru tapi enggak ngaruh lah. Privacy display kan bikin kualitas layarnya juga turun dikit. [musik] Jadi ada plus minusnya. Dan ngomong-ngomong soal S26 Ultra, dia juga masuk di kelas yang sama loh. Tapi dia masuk batas atas ya 19 jutaan. Ini juga sudah turun dari harga launching yang 25 jutaan. Pilihan bagus juga. Atau ada Xiaomi 17 Ultra yang harganya konsisten 19 triple 9. Ada iPhone R yang desainnya mewah. Oppo Find X 9 si kecil ganas. Itu favorit saya sampai sekarang. Ternyata masih ada stok walaupun enggak banyak. Soalnya sekarang kebanyakan X9 S ya. Itu bukti kalau HP baru itu speknya diturunin. Saya lumayan happy sih di kelas yang mahal begini justru banyak yang turun. Karena teori saya di kelas harga kayak gini brand itu ambil untungnya lebih banyak. Jadi selisihnya bisa dimainin lah, lebih bisa digoyang lah. Brand itu ambil untungnya lebih dikit lah biar bisa jualan. Kalau entry level kan untungnya tipis banget jadi mau enggak mau harus ikutin harga bahan baku. Dan terakhir kelas 20 juta ke atas ini kayaknya harga naik enggak terlalu ngaruh ya, cocoknya buat orang yang enggak peduli harga kali mungkin lebih bingung ambil iPhone 18 Pro atau Pro Max, Glacier atau Burgundy, mau Oppo Find X 9 Ultra atau Vivo X 300 Ultra ya, mau Z Fold 8 biasa yang pendek lebar atau yang Ultra ya. Silakan, silakan. Atau kalau Anda sultan yang pengen hemat dikit tapi tetap dapetin HP yang bagus banget iPhone 17 Pro harganya sudah agak turun sih dibanding kemarin dan harusnya enggak terlalu ngerasain bedanya dibanding 18 Pro kecuali warna dan kalau Anda benar-benar perhatiin baterai. Demikian rekomendasi HP Gadgetin buat Oktober 2026. Semoga bisa jadi pertimbangan ya buat milih HP yang cocok atau bisa jadi info tambahan buat kondisi pasar sekarang. Kalau ada HP yang ke-skip boleh komen-komen aja di bawah bakal sangat membantu teman-teman yang baca dan pasti bakal saya love [musik] juga sih kalau emang buh hidden gem banget ini. Like kalau suka dengan video ini, dislike kalau enggak suka. Kita ketemu lagi di video selanjutnya. Yo. Nanti akhir tahun dong. Hah. Apa lagi yang sold out nanti.
Video Lainnya
Pasar ponsel bekas sering kali menyimpan permata tersembunyi yang menawarkan rasio harga dan performa luar biasa. Penasaran lini flagship lama mana yang masih...

















