Jungkat

Sebulan Pake Xiaomi 17T, Gini Rasanya…?! 🫣 (YouTube Video)

  • 30/07/2026

Gua ada beberapa trik yang bisa kalian gunakan di Xiaomi 17T ataupun HP Xiaomi seri lainnya dengan nyalain settingan berikut. Setelah sebulan lebih pakai Xiaomi 17T, apakah ini Xiaomi T series terbaik dan layak buat dijadiin HP paling recommended di tahun 2026? Di video sebelumnya kita udah bikin impresi awal dan compare juga Xiaomi 17T dengan rival-nya. kelihatan kalau Xiaomi ngeracik T series mereka di tahun ini dengan sangat menarik. In this ekonomi, kameranya ini [musik] punya karakter, speknya bagus, tampangnya ini juga ganteng ya. Nah, di video ini kita akan explore lebih dalam soal penggunaan hariannya. Apa aja nih keluhannya sampai fitur apa yang wajib kalian coba beserta dengan aksesoris yang perlu [musik] kalian pertimbangin kalau misalkan mau beli Xiaomi 17T atau mungkin udah punya. Jadi, buat kalian yang lagi tadi ya, yang udah pakai dan lagi pertimbangin buat beli bisa nonton video ini sampai selesai biar lebih kenal sama Xiaomi 17T. Let's go. Oke, jadi Xiaomi 17T ini dibagi jadi dua opsi storage sebenarnya ya. Dia ada 12256 GB di harga Rp9 juta dan 1212 GB di harga Rp10 juta. Harga yang dijual di pasaran itu masih stabil ya sejak pertama kali rilis dan ketersediaan unitnya juga sekarang masih banyak di bulan Juli 2026. Xiaomi 17T yang kami pakai di video ini itu versi paling tertinggi ya storage 1212 GB dan hingga saat ini itu baru sekali update software aja. Jadi versi yang terbaru itu adalah Hypros 3.0.303. [musik] Nah, tapi saat kita pegang Xiaomi 17T, salah satu hal yang wajib dixplore dari HP-nya itu adalah kameranya. Karena ini adalah salah satu kamera HP di bawah R juta yang paling berkarakter. Dia pakai tiga lensa di bagian belakang, yaitu white lens atau main kamera 50 megel. Periscop telefotonya 50 megpel juga dengan fokal leng di 115 mm atau 5 kali optical zoom dan ultra wide 12 megapel. Sedangkan selfie-nya dia pakai sensor 32 megapel. Sama kayak generasi sebelumnya, kamera Xiaomi 17T ini koengineer dengan Leica. Nah, sebelum kita cek hasil foto yang udah diambil ya pakai Xiaomi 17T, berikut. Pertama itu hilangin tompel di foto selfie. Ini salah satu fitur beauty yang jarang gua lihat, tapi ada di Xiaomi 17T. Sayangnya settingan ini berlaku cuma buat selfie-nya dan di mode beauty on. Nah, kedua adalah fitur noise reduction 3D sound dan source tracking buat video recording. Ini soal audio-audioan ya. Kita bisa atur smart noise reduction-nya. Ini buat ngilangin suara berisik di sekeliling kayak misalkan angin gitu ya pas kita lagi vlogging ataupun pas bikin konten. Ini hasil sebelum dan sesudah pas kita pakai fiturnya. Nah, ini dia kalau misalkan gua matiin e noise reduction di video recording-nya. Jadi, suara kiri kanan tuh kedengaran gitu ya. Tapi kalau misalkan gua nyalahin jadi kayak gini. Nah, ini dia. Kalau misalkan udah nyala noise reduction-nya, smart noise reduction. Dan memang suara gua jadi sedikit kayak robot tergantung sama noise-nya tuh segimana berat gitu ya. Tapi lumayan mengganggu ee ketimbang sebelumnya yang kayak suara motor apa segala macam itu libas gitu ya. N ini baru motor nih kayak lewat di depan gua. Kedengaran gak sih dari kalian? Nah, 3D Sound sendiri ini dia kasih efek spatial audio kiri kanannya gitu kayak bergerak gitu. Suaranya enggak begitu kepakai memangnya untuk harian tapi worth buat kalian coba. Tapi yang berguna itu adalah source tracking buat vlogging atau ngonten lagi ya. Dia bisa nge-boost suara dari subject atau objek yang kita tap fokusnya. Jadi kalau misalkan objeknya ke kiri dia apa? Fokusnya ada di kiri terus kalau ke kanan dia ke kanan. Keren. Oke, ini adalah pengetesan untuk 3D audio. Jadi, seharusnya gua kiri kanan dan mic-nya juga nangkap suara yang surround kayak semacam stereo gitu kiri kanan. Nah, ini kalau misalkan kita tanpa ada fitur audio sama sekali, jadi source tracking itu dimatiin dan ini tetap pakai si pro videonya. Beda suaranya, ya. Nah, ini dia kalau misalkan gua nyalahin si source tracking-nya atau dia tuh bisa ngedeteksi suara dan ya dia ngedeteksi ng-tracking ke mana pun gua bergerak gitu ya. Ini lumayan buat ngonten-ngonten. Dia ngenhance gitu suaranya. Tapi sayangnya ini fiturnya cuma berlaku buat video record sampai 4K 30 fps aja. Nah, fitur terakhir yang menarik adalah zooming dengan super smooth gitu ya, dengan andelin volume button aja. Yes, kita bisa custom fungsi volume button-nya di HP Xiaomi 17T ini. Efeknya itu jadi kayak nge-zoom pakai cam corder gitu. Ini unik, kayak bisa kayak vlogging-vlogging gitu ya. Ala-ala retro. Oke, kalau udah puas sama settingan kamera, kita cek hasil foto dan video menggunakan Xiaomi 17T sambil gua jelasin detailnya. [musik] Nah, lensa andalan Xiaomi 17T itu ada periscope 5 kali optical zoom yang mana itu punya bentuk yang unik secara hardware karena dia ngebentuk persegi panjang dari lensa periscopnya. Di lensa ini kita bisa dapetin detail yang tajam, tapi memang kalau misalkan diperhatiin lebih dalam, ini dibantu sama processing AI. Alhasil pasti ada aja imperfection-nya pas kita motret. Dan salah satu yang gua temuin adalah di jepretan ini tubuh subjek ini jadi berbayang. Nah, motret di lokasi outdoor yang lokasi itu lagi trik-triknya gitu ya, dia kasih efek glow pada objek ataupun subjek. Ini berpengaruh dari style Leica vibrant dan authentics-nya. [musik] Jadi kita enggak bisa hindarin efek ini di kondisi yang terang banget gitu, yang terik [musik] ya. Kamera utamanya sendiri dia kasih detail yang cakep dan vi alaal Laica Authentics yang paling berasa. Racikannya lewat sensor light Fusion 800 itu cocok ternyata di sini ya. Selfie-nya sendiri itu belum ada autofokus dan gua cek sendiri untuk yang 17T Pro itu pun tidak ada. Ini salah satu hal yang bisa di-upgrade oleh Xiaomi untuk kamera T series-nya [musik] ke depannya. Nah, tadi kita udah banyak bahas soal La Leica photographic style di Xiaomi 17T yang mana itu jadi jiwanya Xiaomi T series ataupun number series. Kita bisa pilih opsi fibrant yang cakep banget menurut gua untuk penggunaan lokasi outdoor terutama di area pantai atau landscape gitu ya. Dan Authentics yang cocok buat motret subjek ataupun objek di area yang lebih remang atau studio-studio gitu. Tapi di luar itu eksplorasi warna Laica di HP Xiaomi ternyata lebih luas lagi lewat La Leica filtersnya yang mana kita bisa akses di menu ini. Nah, total itu ada enam filter khasnya Leica dan ada banyak lagi sebenarnya filter lainnya. Favorit gua itu ada dua, Laica natural dan Leica black and white high contrast. Leica natural ini gua andelin buat motret subject dengan Leica portrait mode. Hasilnya warna itu lebih pekat dan tone yang lebih dark. Sedangkan Leica black and white high contrast itu maksimalin warna hitam putih yang lebih berasa kontrasnya. [musik] Tapi gimana kalau kalian? Mana filter Laica yang menurut kalian paling oke menurut racikannya kalian? Nah, improvement kamera di Xiaomi 17T ini bukan soal hardware-nya aja, tapi processing fotonya ini juga di-improve. Nah, kalau kita sandingin sama Xiaomi 15T Pro atau generasi sebelumnya, skin tone dan white balance ternyata ini lebih netral ya di Xiaomi 17T. enggak sewarm atau kuning kayak di 15T. Main kameranya juga ini ambil warna yang lebih vibrant dan ngebenerin efek flare dengan lebih baik. Oke, sekarang kita ngecekin untuk lock video lewat menu pro dan ini bentuknya udah video ya dan kita pakai main cam di 4K 60 fps. Keep in mind di sini enggak bisa ganti-ganti lensa setelah kita record gitu ya. Dan di sini lats-nya gua itu ada di n ya. Jadi nanti bisa kita apply sendiri keempat LS ini di galerinya Xiaomi gitu. Nah, ini sekarang gua record aja. Kalian bisa lihat perbedaannya kalau misalkan udah di-apply LS. Let's go. Xiaomi 17T itu untuk perekaman video punya frame rate yang berbeda-beda untuk tiap lensanya. Jadi misalkan ini gua record pakai selfie-nya ini mentok di 4K 30 gak bisa ke 60. Tapi kalau misalkan kita oper eh di 4K60 main kamera itu kita enggak bisa ganti-ganti lensa dari situ. Jadi kalau misalkan kalian pengen ganti-ganti lensa itu cuma bisa mentoknya di 4K30 dan ini gua coba putar ke rear kameranya langsung ya tanpa dicut. Dia defaultnya ada di satu kali kita bisa ganti ke 0,6 tu ya. Kalian bisa ngelihat ada perubahannya. Balik lagi ke satu kali. Dan ini gua coba optical zoom ke lima kali. Oke, digital lagi 10 kali. Dan dia mentoknya ada di 15 kali. Gua ganti ke ultrawide pom. Oke, itu kalian bisa lihat perubahan eh lensanya ya, segimana mulusnya. Dan ini gua coba untuk stabilisasinya juga. Gua turun tangga. Gimana menurut kalian? Ini mic-nya gua matiin semua ya fitur-fiturnya. Jadi ya polosan dari Xiaomi 17T-nya. Tulis di komen ya menurut kalian kayak gimana hasil video recordnya. Nah, Xiaomi 17T ini jadi salah satu HP dengan balance performa thermal dan efisiensi baterai yang paling cakep yang pernah gua coba untuk HP-HP-nya Xiaomi. Chipsetnya ini dia ngandelin Dimensity 8.500 ultra. [musik] Upgrade dari yang sebelumnya, Dimensity 8400 Ultra. Dan sampai sekarang gua belum ngalamin adanya throttling ataupun kepanasan pas daily usage. Terutama kalau misalkan kita motret di lokasi outdoor. Karena heavy usage-nya sendiri untuk gaming pribadi itu gua sebenarnya jarang ya. Tapi untuk referensi heavy usage gaming kita sebelumnya udah tes, udah uji menggunakan wooding waves. Settingan ultra high 60 itu dapat 48 fps untuk setengah jam gameplay. Gua dapat di temperatur 43 derajat di bagian layarnya dan 41 derajat di bagian body belakang. Iya, memang lumayan angat, tapi paling aman ketimbang HP allrounder lain di harga Rp9 jutaan yang udah pernah kita bahas di battle royale [musik] lalu. Nah, tapi yang banyak gua pakai untuk daily lebih ke multitasking sebenarnya. Kayak misalkan buka Waze atau maps gitu ya, terus buka juga Spotify buat dengerin podcast atau lagu sambil chatting atau mungkin buka sosial media. Buka banyak apps dan HP-nya ini ternyata masih santai, masih optimized gitu ya. Hyper OS3 ini lumayan oke lah buat handle banyak apps sekaligus. Baterainya sendiri ini buat daily gua dapat screen on time sot-nya itu di 7,5 jam dan ini masih ada sisa baterai sedikit gitu ya untuk pemakaian dari jam .00 pagi sampai jam 12.00 malam. Jadi untuk sebelumnya yang gua itu bawa power bank di tas buat ngecasin iPhone 16 Pro itu enggak kepakai sama sekali di Xiaomi 17T. Nikmat sekali rasanya tidak ngecas di tengah hari. Nah, walaupun ganti aplikasi itu berasa smooth gitu ya di Hyper OS, enggak ada masalah. Tapi gua beberapa kali nemuin detail-detail kecil yang ngeganggu soal user experience-nya. Nah, experience yang ngeganggu adalah soal ngetik di Xiaomi 17T yang mana menurut gua pribadi itu kurang apa ya, kurang nyaman gitu, enggak cocok sama gua pribadi. Hepticsnya berasa biasa aja dan entah kenapa jari jempol gue itu sering banget taipo ngetik di sini. For information, keyboard default yang dipakai sama Hyper OS3 atau Xiaomi itu dari Google Keyboard. Mereka gak punya keyboard bawaan. Jadi, alternatifnya memang kita bisa cari keyboard yang lain gitu ya. Dan itu udah banyak juga di Play Store atau ya tunggu waktu aja gitu buat kita adaptasi ngetik di Xiaomi 17T. Nah, selain ngetik, notifikasi WhatsApp pas lagi gaming dan nonton itu belum optimize. Pop up notification-nya ini mengganggu di bagian atas. bentuknya transparan yang nge-blend sama background. Jadi notifnya tuh sulit kebaca dan nutupin area atas juga jadi serba salah gitu ya. Ngapain dia pop up? Ini soal optimalisasi WhatsApp dengan Hyper OS3 aja. Solusinya ya bisa nyalain aja si do not disturb-nya pas kita main game atau kita nonton. Tapi tetap aja jadi ngeselin gitu ya. Dan bakal lebih oke kalau misalkan ke depannya itu diperbaiki oleh Xiaomi. Nah, let's put aside soal kekurangan. Sekarang kita bahas soal apa aja yang seru dari UIU Xiaomi 17T. Pertama adalah custom wallpaper pakai AI Dynamics. Nah, di sini kita bisa ubah wallpaper statis jadi bergerak gitu ya dengan bantuan AI. [musik] Udah pernah kita bahas sebelumnya di video HyperOS 3 dan fiturnya itu bisa ya di Xiaomi 17T. Sayangnya memang fitur dep effect yang dibarengin sama AI dan Mix itu [musik] enggak bisa di sini ya. Jadi kita dipaksa untuk pilih antara kita pakai wallpaper dynamic atau [musik] effect. Enggak bisa dua-duanya. Nah, fitur seru dan sangat berguna untuk produktivitas sendiri adalah Xiaomi Interconnectivity. Akhirnya gua berasa kayak udah smooth gitu ya, udah optimized nih di HP-nya. Ini adalah fitur penyelamat buat over data ke iPhone ataupun Mac karena Xiaomi 17T ini quick share-nya belum kompatibel dengan Airdrop. Fitur ini bekerja dengan nghubungin Xiaomi dengan device Apple apapun lewat hotspot. Jadi mau di mana aja kita operan data ke iPhone ataupun ke MacBook itu bisa. Nah, yang sering gua lakukan gitu ya pas lagi kerja outdoor entah itu di cafe atau ya pokoknya di luar kantor menggunakan Mac dan Xiaomi [musik] adalah nyalahin hotspot langsung lewat interconnectivity-nya, lewat aplikasi gitu ya. Jadi Xiaomi 17T-nya ini enggak gua keluarin dari tas ataupun dari kantong itu tinggal buka aja dari laptop. Bahkan kita bisa mirroring juga ya lewat home screen plus di laptop kalau misalkan kita mau pesan makanan atau apa gitu ya. Itu [musik] yang enggak perlu kita buka-buka HP gitu lebih nyaman. Oh iya, gua punya satu trik buat kalian yang pakai Xiaomi seri apapun termasuk Xiaomi 17T. Xiaomi kan biasanya punya banyak blotware gitu ya, pas buka aplikasinya udah ada aja gitu macam-macam. Nah, salah satu cara yang cepat gitu buat delete semua aplikasi yang tidak penting itu adalah lewat Get Apps. Jadi kalian tinggal masuk ke profile di dalam Get Apps, terus pencet yang uninstal dan centang semua aplikasi yang tidak penting. Terus kalian pencet uninstal aja dan bersih HP-nya. Nah, Xiaomi 17T ini punya layar yang menyusut dari sebelumnya dari yang ukurannya 6,83 inci sekarang jadi 659 inci AMOLED 120 Hz. [musik] Sayangnya memang fitur AOD always on Display yang full screen itu enggak muncul di sini. Dan AOD-nya sendiri ini dia terbatas di 10 detik setelah kita tap layar HP-nya. Gua enjoy pakai HP dengan ukuran seperti ini ya. Semakin kompact menurut gua semakin nyaman buat pakai harian. Dan tingkat brightness-nya ini buat outdoor surprisingly terang banget. Amanlah ngelawan sinar matahari. Nah, di sisi lain pas lagi malam gitu ya, pas gelap HP-nya ini bisa otomatis nyalain Blue Light filter. Ini ngebantu mata biar enggak capek dan lebih nyaman buat kita pakai di kondisi gelap. Terutama kalau kalian suka scrolling, doom scrolling sebelum tidur. Kebiasaan buruk ya, tapi sering terjadi ya. Nah, fiturnya itu ada di settingan display and brightness yang mana itu kalian bisa cek namanya Xiaomi Vision Care itu tinggal dinyalain aja. Nah, last but not least adalah aksesoris apa aja yang perlu kalian pertimbangin saat beli Xiaomi 17T, yaitu casing, antigores charger, dan kabel. Untuk saat ini gua sendiri masih andelin casing dan antigores bawaan dari bok HP-nya. Tapi di pasaran kalau misalkan gua cek atau kalian cek, itu udah banyak sebenarnya yang jual third party case dan temper glass juga. T series-nya Xiaomi ini lumayan gampang lah buat kalian cari printilannya di online shop. Chargernya sendiri ini dia memang perlu protokol khusus Xiaomi ya buat dapetin si 67 watt hyperchnya. Xiaomi sendiri dia nyediain charger resmi 67 watt di online shop mereka. Jadi kalau misalkan ada apa-apa soal charger bawaannya ya kalian tinggal cari penggantinya aja itu dengan mudah, gampang. Tapi gua sendiri prefer pakai gun charger yang biasanya gua pakai untuk cas multidevice ya. Dan pastiin aja si fitur intelligent charging-nya itu menyala. Jadi kalau misalkan kalian ngecas lama gitu semalaman itu enggak masalah. Jadi setelah pakai Xiaomi 17T selama kurang lebih 1 sampai 2 bulan, gua bisa bilang ini HP Xiaomi yang paling menyenangkan yang pernah gua coba. Kameranya, Pak, punya karakter sama kayak abangnya sendiri dengan lensa periscope ya. Dan sensor lensa periskopnya ini juga pleketi buset dah. performanya salah satu yang terbaik di kelas harga R jutaan. Layarnya juga cakep ya. Dia semakin kompact gitu. Jadi kayak spek-spek hardware yang kayak sebelumnya tuh ada di Tro, [musik] Xiaomi T Pro itu ada di sini. Dan desainnya ini juga ganteng asli. Walaupun ya memang dari segi material biasa aja plastikan nih Pak. Dan Xiaomi 17T ini menurut gua bisa bikin generasi T series setelahnya jadi ngebosenin. Karena semua hardware HP premium itu udah didapetin di sini gitu. Dan Xiaomi berani sih masukin lensa periscopnya ke seri T standar. Ini enggak hantam dari tarik 17T Pro, Pak. Nah, tapi Xiaomi 17T sendiri ini jadi salah satu HP yang memang menurut gua masuk ke rekomendasi wajib lirik kalau kalian nyari HP baru di budget Rp10 juta. Walau gitu memang ada beberapa hal yang perlu atau bisa di-upgrade sama Xiaomi ke depannya untuk nyempurnain si [musik] T series. Mulai dari material bodnya, heptic feedback-nya sampai optimalisasi UI dengan aplikasi penting yang kita gunakan sehari-hari. Tapi gimana menurut kalian soal Xiaomi 17T? Apakah kalian masih mempertimbangkan ya HP ini atau ada pertanyaan lain yang mungkin belum kita bahas? Lemparin aja ke kolom komentar kalau misalkan ada pertanyaan lain ataupun ada request soal si HP-nya. Entah itu yang 17T biasa ataupun 17T Pro, kalian bisa ya berkabar aja di sana dan kita saling belajar, kita saling berpendapat. I'll see you guys on the next video. Coo Bella. Sampai sekarang gua masih bingung kenapa lensa periscopnya masuk ke sini gitu ya. Maksudnya jadi jadi bagus gitu. Cuman terlalu bagus ini HP. Aduh.

Lihat di YouTube

Video Lainnya

Brand Terkait

Xiaomi

Xiaomi adalah brand elektronik inovatif dengan produk smartphone, AIoT, dan smart home berteknologi canggih. Xiaomi menghadirkan perangkat berkualitas dengan harga kompetitif, mulai dari HP, tablet, wearable, hingga perangkat rumah pintar.

Xiaomi 17T

Di era di mana smartphone telah bertransformasi menjadi pusat dari segala aktivitas, Xiaomi 17T menjawab tantangan tersebut dengan memperkuat tiga lini krusial: kemampuan fotografi jarak jauh, kejernihan visual layar, dan efisiensi baterai. Penyelarasan ini dilakukan karena batasan fungsi ponsel kini telah bergeser; dari yang semula hanya alat bertukar pesan, kini...

Xiaomi 15T Pro

Xiaomi 15T Pro adalah smartphone kelas atas yang resmi dipasarkan untuk konsumen Indonesia dengan rangkaian fitur dan spesifikasi teknis yang kuat serta ditujukan untuk pengguna yang membutuhkan performa tinggi, fotografi profesional, dan konektivitas canggih. Perangkat ini hadir sebagai model flagship pada lini seri T dari Xiaomi di Indonesia pada tahun...

Xiaomi 15T

Xiaomi 15T merupakan smartphone kelas atas yang secara resmi dipasarkan di Indonesia sebagai bagian dari lini seri T terbaru dari Xiaomi. Model ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman flagship yang seimbang, dengan fokus pada performa tinggi, layar berkualitas, kamera hasil kolaborasi dengan Leica, serta pengisian daya yang sangat cepat. Xiaomi 15T...