Jungkat

Tablet 2 Jutaan Kencang, Irit, dan Support Stylus - Review Redmi Pad 2 (YouTube Video)

  • 10/07/2025

Tablet ini harganya cuma Rp2 juta tapi udah support Stylus. Stylus ini bahkan spesial dari Redmi ya. Punya 4096 pressure level. Cocok nih buat gambar-gambar. Ukuran layar 11 inci dan resolusi 2,5K. Refresh rate 90 Hz. Speakernya ada 4AT support Dolby Atmos. Baterai juga besar 9000 mAh. SOC-nya Mediatch Helio G1 Ultra. Dari sini aja udah kata sangat menarik kan tablet mana lagi di harga segini bisa punya spek seperti ini. Tapi apakah memang tablet ini sebagus itu atau malah dia ternyata bagus banget? Langsung aja kita review ini Redmi Pad 2. Oke, Redmi Pad 2 ini tablet 2 jutaan baru dari Xiaomi di tahun 2025. Menurut Xiaomi ini adalah penerus dari Redmi Pade. Nah, jadi jangan salah menilai ya. Jangan dibandingkan dengan Redmi Pad pertama yang pakai Helio G99 itu. Itu kan rilisan tahun 2022, harganya juga Rp3 jutaan saat rilis Xiaomi itu kelihatannya ingin memposisikan Redmi Pad jadi sebuah tablet yang lebih terjangkau lagi. Makanya harganya lebih murah kan. Perubahan strategi dan posisioning seperti ini memang udah sering terjadi ya di dunia teknologi. Harusnya sudah cukup jelas ya. Karena kalau dibandingkan dengan Redmi Pad yang pakai Snapdragon 680 kemarin, peningkatan yang tawarkan sangat signifikan, tapi harganya mirip-mirip aja. Nah, sekarang kita mulai aja langsung dari paket penjualannya. Di sini ada unit tabletnya, lalu ada chargernya, ada chargernya, ada chargernya. Ini adalah charger 15 watt, lalu ada kabel USB A2C, ada tray ejector, dan ada paket dokumen. Nah, untuk stylus-nya ini tidak masuk dalam paket penjualan, jadi harus dibeli terpisah harganya di Rp699.000. Tapi yang menarik, Xiaomi itu ada promo bandling tablet dengan stylusnya sampai akhir Juli 2025. Jadi kalau dihitung-hitung harga tabletnya sendiri bisa jadi murah banget nih ya. Oke, kita lanjut bahas tabletnya ya. Untuk desain, tablet ini hadir dengan desain yang unib berbahan metal. Back cover-nya tuh palos saja membuatnya terlihat sederhana. Nah, berkat material metalnya bodinya terasa solid banget pas dipegang. Opsi warnanya ada tiga, graphit gry, min gry, dan yang kami review ini adalah yang lavender purple. Opsi warnanya cukup berani ya, enggak cuma warna-warna aman seperti hitam atau abu-abu gitu ya. Nah, ini bisa jadi pilihan buat kalian yang suka warna yang colorful dan lebih ekspresif. Untuk dimensi lebarnya 254,58 mm, tingginya 166,04 mm, dan tebalnya di 7,36 mm. Bobot tabletnya aja sekitar 508 gr, stylus itu sekitar 13 gr. Jadi kalau bawa tablet dengan stylusnya total bobotnya ada di 521 gr. ini udah ringan banget sekitar setengah bobot dari sebuah laptop yang terhitung ringan ya. Oke, sekarang kita coba lihat ada apa di sean tablet ini dengan posisi tablet dipegang secara horizontal. Di atas ada tray untuk kartu micro SD lalu ada mikrofon dan tombol volume up and down. Di kiri ada tombol power dan gr speaker. Di bawah ini kosong ya. Di sisi kanan ada 3,5 mm audio combo jack, lalu ada USBC dan ada grill speaker. Sayangnya di body tablet ini belum ada area magnetik untuk menempelkan si stylus ini ya. Nah, untuk speaker totalnya ada empat dan sudah support Dolby Atmos. Kualitas suaranya udah mencukupilah untuk menikmati konten. Bass belum sampai yang luar biasa mantap. Tapi lagi-lagi ini wajarlah mengingat harganya. Kalau untuk volume sih udah kencang banget, udah lantang ini ya. Nah, menariknya tablet ini dilapi dengan equalizer 10 band untuk mengatur suara sesuai dengan selera kita. Beralih ke sisi depan. Ini adalah layar 11 inci LCD IPS. Resolusinya 2,5K atau 2560 * 1600 pikel. Ini resolusi yang sangat tinggi untuk kelas harganya. refresh rate-nya up to 90 Hz. Untuk brightness-nya kalau kata claimnya Xiaomi itu brightness L bisa mencapai 400 nits di indoor, 500 nit untuk outdoor, dan peck brightness-nya di 600 nits. Kalau hasil tes kami sih brightness layar ini ada kisaran 495 nits untuk indoor dan simulated outdoor. Jadi ini sudah sangat mendekati klaimnya. Nah, untuk color gambut ada tiga mode tampilan warna. Pertama ada mode Vivit dengan gambut coverage di 86,2% SRGB dan gamut volume di 95,5% SRGB. Lalu ada satu rated dengan gamut coverage 87,3% sRGB dan gambut volume di 96% sRGB. Terakhir ada mode standar yang punya gambut coverage di 86,9% sRGB dengan gambut volume di 95,6% sRGB. Untuk warnanya emang bukan yang paling gonjreng, tapi ini masih jauh dari kata kusam atau burik ya. Masih sangat mantap untuk nikmati konten. Nah, untuk sertifikasi layarnya ada TUV Rinland Low Blue Light. Ini software solution ya, Indo Certified. Lalu ada TUV Rhinland Flicker Free Certified. Ada TUV Rhinland Circadian Friendly Certified. Nah, untuk bezel layar ini ketebalan termasuk yang normal aja nih. Kalau untuk tablet kita malah butuh bezel yang tidak terlalu tipis supaya masih mudah gitu megangnya ya kan kita butuh ruang untuk tangan kita menggenggam. Lanjut di bagian bezel atas layar ini ada kamera depan ya 5 megapel F2.2 2 fix focus. Baman video sampai 1080p 30 fps. Beralih ke sisi belakang. Ini adalah kamera belakangnya 8 megapel F2.0 autofokus. Support perkaman sampai 1080p 30 fps juga. Lalu ada LED flash. Untuk fitur-fitur kameranya dibaca aja nih. Lumayan sih fitur kameranya ya. Nah, untuk spesifikasi SOC-nya pakai Mediatch Helio G1 Ultra. RAM-nya 4 GB LPD dan 4X. Lalu untuk storage 128 GB UFS 2.2. Iya, seharga segini sudah dapat UFS bukan EMMC. Nah, kalau butuh storage ekstra kita masih bisa nambahin micro SD hingga 2 TB. Untuk baterai 9000 mAh. Nah, ini meningkat ya dibandingkan Redmi Pad yang baterai cuma 8.000 mAh. Kapasitas baterai ini bisa dikatakan salah satu yang terbesar di kelas harganya. Nah, nanti kita coba cek ya, bagaimana daya tahan baterainya. Nah, untuk charger bawaan dari paket penjualan tablet ini memang hanya 15 watt, tapi tabletnya disebut bisa mendukung charging di 18 watt. Nanti kita tes juga ya. Untuk sensor dia punya asometer dan virtual ambient light sensor. Jadi memang gyro belum ada di sini. Oke, untuk kektivitas ini Wii only dan sudah support WiFi 5. Bluetooth-nya versi 5.3. Bluetooth kodexnya bisa SBC, AAC, APX, HD audio, dan LDAC. Lalu dia udah support USB OTG juga. Di sini tentunya ada FM radio. Untuk menggunakannya, kita perlu menghubungkan tablet dengan earphone lewat port audio jack. Dari si kameranya, dia punya face unlock. Untuk OS ini pakai Hyper OS 2 berbasis Android 15. Saat pertama kali nyalakan, kami menemukan ada notifikasi update ke versi 2.0.104. Jadi untuk seluruh pengujian kita akan pakai versi yang ini. Nah, kalau bicara soal update Xiaomi itu menjanjikan tablet ini dapat update OS dua kali dan security patch 3 tahun. Iya, masih ingat harganya? masih ada janji update-nya ya. Untuk fitur-fitur ini lumayan banyak ya. Dia punya Xiaomi Interconnectivity misalnya. Ini memungkinkan kita untuk menghubungkan smartphone keluarga Xiaomi ke tablet ini. Nah, untuk bisa menggunakan fitur yang satu ini, kita harus menggunakan perangkat yang udah mendukung fitur tersebut dan di kedua device juga harus login Xiaomi account yang sama. Nah, fungsinya seperti apa? Pertama, ini adalah Shart clipboard. Jadi, kita bisa ngopy teks di smartphone lalu nge-paste di tablet. Nah, asik kan? Bisa kayak gitu. Lalu ada juga call sy bikin kita menjawab panggilan telepon dari smartphone langsung di tablet. Kemudian ada network syc yang ini bisa membuat tablet langsung terhubung dengan hotspot dari HP tanpa perlu nyalain portable hotspot terlebih dahulu ya. Auto nyambung hotspot-nya. Caranya tinggal masuk ke menu Wii lalu pilih nama smartphone kita aja. Beres. Kemudian di sini ada Mi Canvas. Ini adalah aplikasi menggambar bawaan dari Xiaomi yang sudah langsung diinstal di tablet ini. Kita bisa menggambar di sini dengan stylus Redmi Smart Pen ini ya. Tebal tipisnya jelas banget ya karena stylusnya emang support 4096 pressure level kan. Nah, kemudian ada wireless display extension ini membuat kita bisa memanfaatkan tablet jadi layar kedua untuk PC kita. Nah, PC ini bisa laptop, bisa desktop ya. Nah, caranya masuk ke menu settings, klik more connectivity option, lalu wireless display extension. Kemudian tinggal aktifkan opsi yang paling atas. Nah, kemudian di PC kita yang ingin kita hubungkan tadi masuk ke menu display atau pakai shortcut Win Plus huruf K ya. Setelah itu pilih wireless display. Ini menarik ya, karena kita bisa menggunakan tablet ini sebagai monitor eksternal secara portable ya. Dipakai untuk kerja multitasking dengan banyak aplikasi jadi lebih asik ya kalau kayak gini ya. Mau dipakai buat aktivitas lain bisa juga ya. Seperti kalau anak mau belajar pakai laptop dengan multimonitor ee misalnya mau nonton tutorial edit video sambil langsung dipraktikin di tabletnya bisa nih bisa tentunya tablet ini juga punya Circle to Search atau mau pakai Gemini AI bisa juga tinggal tahan tombol power aja seperti ini. Nah, kan langsung tuh Gemini AI tuh. Oke, sekarang kita bahas Redmi Smart Pen-nya. Ini adalah stylus khusus yang dihadirkan Xiaomi untuk tablet yang satu ini dan mungkin beberapa tablet lain juga. Stylus ini diklaim punya 4096 pressure level dan lensinya di bawah 10 m. Udah mantap nih ya. Bisa dipakai untuk menggambar dengan beragam aplikasi atau bisa juga kalau sukanya membuat catatan dengan tulisan tangan tuh pakai pen ini bisa ya. Catatannya di sini adalah tabletnya belum punya magnet untuk mendudukkan stylus. Jadi kalau mau dibawa-bawa masih butuh diletakkan di kompartmen tas kita yang lain. Nah, selain stylus sebetulnya itu ada juga keyboard case khusus ya. Tapi sayangnya ini kayaknya tidak masuk ke Indonesia. Nah, kalau misalnya butuh beraktivitas pakai keyboard fisik, nah gimana nih? Nah, kita bisa pakai keyboard Bluetooth, mau pakai keyboard USB itu juga bisa. Oke, sekarang kita masuk ke benchmark ya. Anut 10 kita pakai 3D Lite di sini tentunya skornya adalah R04.000-an. Lalu, Geekbench 6 single core 725, multiore di 1910. Trimax sling shot extreme open IS 3.1, graphic SW di 2.268. Nah, untuk kestabilannya kita lihat di 3 trimli Life stress test. B score di 1209, lowest score di 123. Jadi, stability-nya 99,5% tinggi nih ya. Untuk JFX Bench T-Rex 1080p off screen dia dapat 60 fps. Untuk Manhattan 3.1 1080p off screen dia dapat 25 fps. Oke, sekarang kita masuk ke pengujian game. Untuk subway server game ini sayangnya berjalan cuma di 60 fps aja karena refresh rate layar-nya itu langsung otomatis turun ke 60 Hz saat game ini dijalankan. Kita coba setting manual ke 90 Hz. Tapi sayangnya layar tetap otomatis turun ke 60 Hz. Seenggaknya sih game ini masih jalan dengan mulus banget ya tablet ini ya enggak ada masalah. Lanjut ke Mobile Legends. Opsi frame rate yang terbuka di sini sampai high alias 60 fps. Kalau kita mainkan dengan sting grafis rata kanaran seperti ini, frame rate yang kami dapatkan ada di kisaran 60 fps juga. Jadi mau main Mobile Legends di tablet ini bisa banget, enggak ada masalah, mulus lancar kok. Lanjut untuk PUBG Mobile. Di sini setting grafs yang terbuka itu sampai smooth ultra alias 40 fps. Kalau dimainin ya lagi-lagi dia lancar tapi dikesaran 40 fps juga. Jadi, ya enggak ada masalah. Harapannya sih bisa naik ke 60, ya. Lanjut untuk Free Fire Max. Kita coba dengan setting graphics max dan frame rate di high. Hasilnya game ini bisa jalan di kisaran 50 sampai 60 fps. Mantap tuh. Ya, mau diajak tanding-tanding tipis-tipis bisalah. Oke, sekarang kita pindah ke Gensin Impact dengan setting lowest 60 dan standar pengujian selama setengah jam. Kita bisa dapat frame rate di kisaran 25 sampai 30 fps. Kadang bisa ada frame drop di bawah 20 FPS. Kemungkinan besar ini karena RAM-nya yang 4 GB untuk ranking. Jadi, dia masuk ke dalam C-US. Nah, untuk suhu setelah 30 menit dimainkan, kita coba ukur suhu permukaannya ya. Body belakang suhunya terlihat cuma mencapai 35 derajat celcius di area dekat modul kamera. Sementara area lainnya tuh Sya lebih adem bahkan di bawah 33 derajat celcius. Untuk layar suhunya juga hanya menyentuh 35 derajat Celcius saja. Jadi ya suhu enggak ada masalah di sini. Oke, sekarang kita masuk ke pengujian kameranya. Oke, langsung saja kita tes kamera dari Redmi Pad 2 ini. Kita mulai dari kamera selfie-nya ya. Ini saya rekam di studio dengan lampu studio menyala dan lampu ruangannya juga menyala. Jadi hasilnya kalau di kondisi yang proper kurang lebih seperti ini. Lalu kalau misalnya lampu studionya dimatikan, jadi hanya menggunakan lampu ruangan aja hasilnya jadi seperti ini ya. Kualitasnya sudah mulai menurun, wajah saya mulai terlihat soft dan noise juga mulai terlihat. Lalu untuk hasil perekaman kamera belakangnya kurang lebih seperti ini ya. Ini saya menggunakan lampu studio dan hasilnya seperti ini. Lalu kalau misalnya lampu studio dimatikan dan hanya menggunakan lampu ruangan aja hasilnya jadi seperti ini dan kualitasnya memang sudah mulai menurun ya. Oke, sekarang kita tes untuk video meeting dan ini saya pakai Google Meet di sini ya. Nah, di sini kita bisa menggunakan berbagai fitur dari Google Meet dengan baik. Ini kita coba dengan virtual background terlebih dahulu. Dan bisa dilihat kalau di sini videonya mungkin sedikit patah-patah, tapi setidaknya ini masih oke ya, wajar kita bisa pakai virtual background dan lumayan cepat ya. Kita coba juga untuk menggunakan filter. Misalnya seperti ini. Nah, hasilnya kurang lebih seperti ini. Overall untuk kemampuan kamera dari Redmi Pad 2 ini bisa dibilang sudah sangat membadai untuk digunakan video call ataupun meeting online. Oke, sekian dulu dari saya. Kita lanjut ke pembahasan selanjutnya. Oke, kita lanjut lagi kita tes daya tahan baterainya. Xiaomi itu mengklaim bahwa daya tahan baterainya ini bisa sampai 17 jam untuk video playback. Nah, kita tes nih ya dengan YouTube lokal video playback yang pakai video 1080p. Ternyata baterai tablet ini baru habis setelah bukan 17 jam tapi 25 jam 48 menit. Ini bahkan ternyata lebih awet dibandingkan klaimnya Xiaomi. Sementara kalau kita banding-bandingin sama Redmi 4 SE yang dulu itu cuma tahan sekitar 14an jam untuk nonton video secara lokal. Jadi ini adalah upgrade yang signifikan sekali. Kemudian untuk YouTube streaming 1080p 30 fps non HDR, baterai itu berkurang 3% dalam 30 menit. Lalu untuk scrolling TikTok selama setengah jam baterai berkurang sekitar 4%. Ini tergolong irit ya karena layarnya kan besar. Lalu untuk main Gensin Impact lowest 60 selama setengah jam, baterai hanya berkurang di 5% saja. Nah, lalu kita sekarang coba untuk charging-nya. Kita coba pakai charger bawaannya dulu yang 15 watt ya. Mencapai 50% kita butuh waktu 1 jam 25 menit. Sementara dari kosong sampai penuh kita butuh waktu 3 jam 3 menit. Ini enggak bisa dibilang kencang ya, tapi ingat baterainya di 9000 mAh dan chargernya cuma 15 watt. Ini hasil yang sebetulnya wajar. Nah, kita coba deh pakai charger lain yang lebih besar dan kita coba tes pakai charger power delivery yang sudah support 18 watt juga ya. Nah, dalam pengujian terlihat bahwa tablet ini bisa menerima input hampir 18 watt dan hasilnya dari 0 sampai 50% butuh waktu 1 jam 18 menit. Sementara dari kosong saya penuh, butuh waktu 2 jam 39 menit. Jadi memang bisa sedikit lebih cepat pengisian baterainya kalau kita pakai charger seperti charger laptop tadi ya. Oke. Ee sekarang kita lihat untuk Netflix dia bisa WiFi L1 tanpa dukungan HDR tentunya. Untuk YouTube streamingnya bisa sampai 1440p 60 fps tanpa dukungan HDR. Nah, ini berarti pas dengan ukuran layarnya atau resolusi layarnya ya. Lalu untuk HTICH feedback di sini enggak ada tapi ya wajarlah untuk sebuah tablet ya. Ini kan bukan HP. Lalu Wii sharing apakah bisa? Ternyata di sini masih bisa. Caranya tinggal aktifkan portable hotspot saat terhubung ke jaringan Wii. Nah, kita bisa nge-share tuh Wii yang kita dapatkan tablet ini ke device-device yang lain. Oke, untuk layar bisa nerima input berapa jari. Nah, di sini bisa sampai 10 jari. Ya udah pas tuh. Mantap tuh ya. Lalu bisa multiwindow enggak? Bisa. Ini bisa sampai tiga window sekaligus. Dua di mode split screen dan satu di mode pop up. Oke, tadi kan kita pakai keyboard tambahan. Kalau tambah mouse bisa enggak? tentunya bisa juga karena secara standar Android memang bisa pakai keyboard dan mouse tambahan, bisa pakai Bluetooth, bisa pakai kabel via USB-nya ya. Nah, untuk harga Redmi Pad 2 ini hanya tersedia dalam satu varian yang 4128 dan harganya adalah Rp1.999.000. Sebentar. Berarti ini harganya harusnya disebut di bawah Rp2 juta ya harusnya ya. Ya udah, enggak apa-apa. Untuk stylus Redmi Smartp-nya itu harganya di Rp699.000. Jadi kalau mau beli Redmi Pad 2 dengan Redmi Smartphone-nya harusnya jadinya Rp2.698.000. Nah, di awal penjualannya Xiaomian promo sampai 31 Juli 2025 ya. Harga tablet plus stylus-nya itu jadi Rp2.598.000. Lumayan ya, ada potongan harga nih di sini ya. Oke, kita masuk ke hal yang perlu diperhatikan. Pertama, konektivitasnya WiFi only, tidak mendukung selular. Jadi kalau butuh terhubung ke internet, kita perlu ada Wii di sekitar kita atau bisa ttering dari HP juga. Untungnya kalau kita pakai smartphone Xiaomi yang support interconnectivity ini jadi lebih mudah ya kalau mau nyambung ke internet. Kemudian tidak ada tempat khusus untuk ngeletakin stylus. Jadi hati-hati aja ngeletakin stylusnya ya supaya enggak hilang. Lalu untuk RAM-nya ini 4 GB. Untuk entertainment, menggambar, bikin dokumen untuk kerja atau sekolah ini sebetulnya masih cukup-cukup aja tapi emang belum pas untuk main game berat. Tapi ya lagi-lagi ingat harganya ya. Nah, kemudian charging dengan charger bawaannya terasa kurang kencang. sebaiknya emang dicas pas kita lagi tidur aja. Untungnya baterai lumayan awet. Jadi masih pas untuk pemakaian seharian. Nah, dari si menariknya performanya ini kencang untuk kelas harganya. Layarnya juga gede dan resolusinya tinggi 2,5K di sini ya. Dan refresh-nya juga 90 bukan yang 60 Hz. Lalu dia udah mulai start dari Android 15 masih ada jaminan update OS dua kali dan juga ada jaminan update security patch selama 3 tahun. Ya, di harga segini susah loh nyarinya kayak gini ya. Nah, lalu meskipun dijual terpisah tapi setidaknya tablet ini sudah support stylus. Stylus yang benar bukan stylus generik ya. Baterai juga awet. Bisa dipakai nonton hingga 25 jam lebih. Speakernya juga lantang dan kontesernya udah okelah untuk kelas harganya. Lalu dia support semua fitur Google Mobile Services ya. Jadi ada Play Store beneran bisa pakai Google Drive via aplikasi, Gmail via aplikasi dan sebagainya. Intinya semua fitur Google dan Android-nya lengkap di sini. Kemudian fitur-fitur lainnya juga ada banyak. ada Xiaomi Interconnectivity, ada Mi Canvas, dan bahkan bisa dipakai sebagai monitor tambahan untuk komputer kita. Sarana hiburan G juga ada kan ada radio FM tadi ya dan garansinya itu bukan 12 bulan, ini 15 bulan. Pertanyaannya, tablet ini cocoknya buat siapa? Nah, untuk yang lagi nyari tablet buat entertainment, buat nonton-nonton ya cocok, layarnya gede, resolusinya tinggi, ya, daya tahan baterai juga awet. Lalu buat yang nyari tablet untuk menggambar tapi bajunya terbatas. Nah, ini bisa jadi pilihan yang menarik. udah support Redmi Smartpen dengan pressure sensitivity sampai 4096 level. Enggak mudah ya mencari tablet dengan kemampuan seperti ini di kelas harganya. Tentunya tablet ini bakal cocok juga untuk orang tua yang sedang mencari tablet untuk anaknya karena punya Google Mobile Services yang versinya full ya. Jadi kita bisa menginstal aplikasi Family Link untuk parental control kan jadi bisa pakai layanan Google di sini ya. Nah, mau dipakai anak-anak belajar juga bisa. Kita kalau mau sih bisa instal Microsoft 365 atau yang dulu mungkin dikenal sebagai Office. Mau buka spreadsheet jelas lebih enak di sini dibandingkan di HP kan layarnya lebih besar. Nah, kalau ditanya apakah pengguna Redmi Padak untuk upgrade ke sini? Menurut kami ini sangat layak sekali ya karena performanya jauh lebih kencang, layar juga lebih tajam, baterai jauh lebih awet, support stylus yang serius pula nih. Menurut kami sih tablet ini terlalu menarik untuk kelas harganya. Saran kami sih kalau mau beli ini manfaatkan promo bandling stylusnya karena itu membuat tablet ini jadi sangat layak untuk dibeli. Saya D Irfan Jaka TV. [Musik]

Lihat di YouTube

Video Lainnya

Brand Terkait

Redmi Pad

Redmi Pad adalah tablet terjangkau dengan layar luas dan performa andal untuk belajar serta hiburan. Redmi Pad menghadirkan baterai tahan lama, desain modern, dan pengalaman multimedia nyaman untuk penggunaan sehari-hari.

Xiaomi

Xiaomi adalah brand elektronik inovatif dengan produk smartphone, AIoT, dan smart home berteknologi canggih. Xiaomi menghadirkan perangkat berkualitas dengan harga kompetitif, mulai dari HP, tablet, wearable, hingga perangkat rumah pintar.

Redmi Pad

Redmi Pad resmi dipasarkan di Indonesia sebagai tablet serbaguna yang difokuskan pada hiburan, pembelajaran, dan penggunaan harian berbasis Wi-Fi. Tablet ini dirancang untuk pengguna yang membutuhkan layar besar dengan pengalaman multimedia yang nyaman. Redmi Pad menempatkan keseimbangan antara performa, layar, dan audio sebagai kekuatan utamanya. Perangkat ini cocok digunakan di...

Redmi Pad 2

Redmi Pad 2 resmi dipasarkan di Indonesia sebagai tablet yang menonjolkan layar 11 inci beresolusi 2.5K, baterai besar, dan pengalaman multimedia yang fokus pada hiburan harian. Perangkat ini menjalankan Xiaomi HyperOS 2, sehingga ekosistem dan fitur perangkat lunak mengikuti arah terbaru dari Xiaomi untuk lini tablet. Redmi Pad 2 juga...