Tablet UNDERPRICED, Dengan "Minus" Fatal? - Redmi Pad 2 (YouTube Video)
Gue hampir gak percaya tablet 2 juta kembali seceng sekarang bisa sebagus ini. Mau tahu gimana? [Musik] Tablet Xiaomi dengan harga 2 juta pas saat launching sebelumnya adalah Redmi Padsi. Selang hampir 2 tahun, akhirnya Xiaomi nurunin penerus Redmi Pad dengan beberapa upgrade yang cukup menggemparkan di harganya. Ya, langsung aja ke nomor satu tap. Harga R juta pas actually jarang-jarang punya build unibody aluminium serapi dan sesolid ini. Redmi Pad dan Redmi Pad 2 bisa ngasih build yang oke tapi ramah kantong. Ukurannya pun basically enggak berubah, nambah bobot secuil doang. Dua salah satu improvement yang paling signifikan dan paling bikin worth it buat upgrade dari Redmi Padsi SE ke PE 2 ini adalah layar. Skilas ya, sama-sama masih IPS 90 Hz ukuran 11 inch. Bedanya sekarang resolusi jadi 2.5K dan lebih terang up to 600 nits menjadikannya tablet QHD plus paling terjangkau di pasaran. Asli dari resolusi FHD Plus ini layan kerasa naik resolusinya terutama kalau kalian suka nikmatin konten video QD atau buka dokumen PDF resolusi tinggi. Nah, resolusi ternyata bukan apa-apa dibanding peningkatan layar yang satu ini, yakni stylus support. Saat ini Redmi P 2 adalah tablet Xiaomi termurah yang support stylus aktif. Ini adalah Redmi Smartpen. Mungkin emang enggak punya build quality sebagus Xiaomi Smartp series yang lebih mahal, enggak support magnetic charging, dan beberapa fitur lainnya. Namun yang penting ini udah sama-sama ultra low latency dengan sensitivitas 4096 tingkat. Sayang banget ini enggak bisa nempel di tabletnya. lumayan bangetlah dibanding kudu pakai stylus pasif. Terutama buat yang mau pakai tablet ini sebagai penap resolusi tinggi yang sangat portable buat gambar gambar dan ngedit-ngedit. Termasuk kalau kalian punya anak atau keponakan yang baru masuk sekolah tapi udah hobi gambar. Kemampuan stylus aktif dengan harga banding 2,5 jutaan saat ini sangat changly. Kekurangan utama yang perlu dicatat, Redmi Smartpand enggak bisa nempel ke Redmi Pad 2 dan harus dicas pakai kabel USBC. Lebih parahnya saat video ini dibuat, Xiaomi belum ngeluarin case resmi atau keyboard case resmi untuk Redmi Pad 2 ini. Nomor 4, chipset Mediotch Helio G1 not bad low di harga segini. Mengingat Infinix masih berani ngasih Helio G88 yang jelas kalah telak di XP20 harga R jutaan lebih dikit. Namun perlu diketahui saat ini Xiaomi sayang banget baru masukin versi RAM 4 gig plus 4 gig virtual RAM doang tanpa varian 4G. Padahal banyak game dan aplikasi yang struggling banget dengan RAM kecil bahkan enggak kompatibel. Andai ada versi yang lebih mahal dikit dengan RAM 6 atau 8 gig aja, wah ini udah ideal pakai banget. Story 128 gig-nya udah UFS pula. Kalau nanti Xiaomi ngeluarin yang 256 lebih bagus lagi. Yang penting chip ini adem. Di luar RAM kecil. Hyper S2 ini usable meski belum support mode desktop. Dan tentu UI-nya belum seperfect dan senyaman tablet-tablet Samsung. Floating window sih support, namun scaling aplikasinya saat diresize masih jauh dari optimal. Semoga Hypro S2 ini bisa lebih dioptimiz lagi buat UI tablet ke depannya sekaligus lebih ringan. Secara UI jujur aja ada kalanya kurang responsif dan kurang mulus. Maybe juga karena chipsetnya struggling dengan resolusi layar tinggi. Selama enggak dipakai nge-game berat, cuma dipakai sekolah, bikin presentasi, baca PDF, browsing, dan Netflixan dengan support whiteine L1. Ini basically bisa ngalahin semua rival-rivalnya di price bracket yang sama. Enggak sebatas layar bagus, pengalaman nonton film, dengar musik, dan main game pun dibikin lebih mantap berkat sistem quad speaker berlabel Dolby Atmos dua kiri dan dua kanan. Kencang ia, jernih ia ngalahin semua HP R jutaan meski enggak sebagus kualitas quad speaker tablet-tablet Xiaomi yang lebih mahal terutama dari segi BS. Wow. Faktor terakhir yang penting kami mention adalah kenaikan kapasitas baterai dari 8.000 mAh ke 9.000 mAh. Lumayanlah untuk playback YouTube ini bisa nyamain banyak laptop ultrabook di sekitar 12 jam playback tapi charging masih mentok di 18 watt sesuai charger bawaan yang butuh sejam lebih buat ngecas dari 0 sampai 50% dan hampir 3 jam untuk ngecas penuh. Alangkah baiknya Xiaomi bisa ngasih fast charging 33 watt di ukuran baterai segini gede. Soal perkameraan, depan belakang speknya enggak berubah dari iPad SE. 8 megapel autofokus di belakang, 5 megapel di depan yang sama-sama mentok di resolusi video 1080p yang support face unlock sederhana. Kualitas video kamera depan dan mikrofon kurang lebih seperti ini. Jadi kekurangannya apa nih fungsi GPS, giroskop, dan kompas? sayangnya hanya ada di versi 4G yang enggak masuk Indonesia secara efektif membuat Redmi Pad 2 ini masuk Pasar Indo sebagai versi sunat di luar konfigurasi RAM dan storage yang kecil. Andai Xiaomi jual versi 4G dengan giroskop, GPS, dan konfigurasi 8/256 gig di harga 2,5 jutaan aja, wah otomatis keok sih si Infinix Xp20 LTE yang dijual di harga 2,3 jutaan. Tapi sekali lagi dengan harga sekarang pun sulit dipercaya di harga 2,5 jutaan bundling termasuk Redmi Smartpen. Xiaomi berhasil ngasih alternatif super menarik buat pelajar dan mahasiswa yang membutuhkan tablet berstylus. Tinggal kurang aksesoris Bluetooth Keyboard case official aja nih biar jadi tablet rasa laptop paket hemat. Semoga aja dengan aturan TKDN yang baru-baru ini agak dilonggarin, Xiaomi bisa ngasih konfigurasi memori lebih gede dengan LTE. Itu dulu aja tentang Redmi Pad 2 dari kami. Jangan lupa like dan share. Gue Mike. See you in the next video
Video Lainnya
Menikmati hiburan atau bekerja kini makin praktis lewat perangkat layar sentuh ekonomis. Simak ulasan 11 Tablet Mantap Di Bawah Rp 5 Juta! - Rekomendasi di...
Mencari jam tangan pintar berkualitas di kisaran satu hingga dua juta rupiah sering kali membingungkan. Jagat Review membedah berbagai pilihan terbaik guna membantu...
Menemukan Xiaomi Watch S5 46mm di kelas dua jutaan membuka standar baru jam tangan pintar berdaya tahan baterai masif. Layar terang optimal dan navigasi luar ruang...
Menembus batas fungsionalitas harian, perangkat ini membawa pengalaman ala desktop ke dalam genggaman lewat dukungan PC level office dan performa gahar. Penasaran...
Di tengah dinamika harga ponsel yang meroket tahun ini, GadgetIn membedah pilihan terbaik dari berbagai kelas. Simak ulasan lengkapnya sekarang!
Menelusuri performa kelas atas di kisaran harga sembilan jutaan, ponsel ini menawarkan kamera Leica dan lensa periskop yang memikat. Simak ulasan mendalam Sebulan...
Mencari ponsel berperforma tinggi dengan bujet Rp 7 hingga 10 juta kini penuh pertimbangan akibat tren kenaikan harga. Ulasan dari Jagat Review ini membedah...
Peta persaingan wearable terjangkau pertengahan 2026 kian sengit. Tak sekadar pamer baterai awet, integrasi Health Connect kini jadi standar mutlak. Segera klik...
Tampil identik dengan Redmi Pad, Poco Pad C1 memikat lewat layar 2K di kelas dua jutaan. Sayangnya, sisa memori minim dan limitasi teknis memaksa kompromi. Apakah...
Bursa rekomendasi HP flagship terbaik di 2026 kian memanas. Inovasi mutakhir beradu, dari baterai raksasa bodi tipis Oppo Find X9 hingga takhtanya Samsung S26...
Di tengah lonjakan harga kebutuhan sehari-hari, menemukan perangkat pendukung produktivitas yang andal tanpa menguras kantong menjadi tantangan tersendiri bagi para...
Pertarungan sengit di lini kamera smartphone flagship kembali memanas lewat adu mekanik tiga raksasa ultra yang membawa inovasi pemrosesan gambar paling ambisius...
Persaingan di pasar ponsel pintar kembali memanas setelah sebuah perangkat baru hadir dan langsung mengguncang dominasi merek yang selama ini dikenal sebagai raja...
Pasar ponsel kelas 9 jutaan sedang memanas, dan Bestindotech turun tangan untuk menguji tuntas tiga kontestan yang paling banyak diperbincangkan: Xiaomi 17T, Vivo...

















