TERNYATA BEDA!! | iPhone 18 Pro Max GLACIER Unboxing + Accesories (YouTube Video)
Wuh, cakep banget. Uh, yuhu. Yang ditunggu-tunggu akhirnya datang juga official resmi di Indonesia ada iPhone 18 Pro Series di dalam kantong Apple ini. Plus ada beberapa aksesoris official Apple juga yang rilis bersamaan dengan iPhone 18 Pro series-nya. Sekali gua juga akan rekomen kalian beberapa aksesoris yang cocok buat iPhone 18 series. Jadi, langsung aja kita mulai videonya. Let's go. [musik] Oke, langsung kita buka yang pertama. iPhone 18 Pro Max pilihan gua udah tahu warna apa kalau dilihat dari background-background-nya mungkin. Yes, ini dia iPhone 18 Pro Max warna glacier. Dan ini juga bisa dibilang salah satu warna yang paling spesial selain warna burgundy karena surface finish-nya tuh lebih spesial dibandingin sama warna lain katanya kayak [musik] gitu. Waktu kemarin gua datang ke keynote-nya Apple. Plus ada beberapa aksesoris lain. Yang pertama, yes, ada si cross body strap yang mana ini emang khusus untuk warna glacier-nya crisp blue gitu. Jadi Apple cross body strap crisp blue. Warnanya [musik] kalau enggak salah mungkin sebelumnya ada yang warna biru juga, tapi ini yang emang khusus untuk glacier. Selain itu juga ada yang strap juga, risp ya. Ini bisa dipakai untuk iPhone dan juga bisa dipakai buat AirPods kalau kita lihat di boksnya ini. Dan warnanya juga sama Cris blue. Satu lagi terakhir yang menarik dan juga baru dirilis bersamaan dengan iPhone 18 Pro kemarin adalah ini dia ya si iPhone Fine Woven Wallet. Langsung aja kita akan unboxing pastinya kita mulai dari iPhone-nya. Kalau kalian lihat boxnya ada yang menarik nih ya. Kayak warnanya tuh ada shimmer-simmernya gitu loh. Kayak lebih timbul gitu gambarnya. Cakep banget. Uh, the new [musik] iPhone 18 Pro Max Glacier. Uh, oke nice. Oke, langsung yang ke notice adalah memang bagian belakangnya ini kalau kalian lihat ya, dia kayak lebih single tone gitu ya, enggak dual tone kayak di iPhone 17 [musik] Pro atau Pro Max sebelumnya. Jadi warnanya lebih menyatu ya. Tekstur permukaannya juga enggak enggak ssmooth iPhone 17 Pro Max mungkin ya. Tapi tetap smooth sih ya. Tombol-tombol placement semuanya sama ya. Dan ya pastinya ada perbedaan beberapa yang nanti kita cek pas kita hidupin sambil kita cek apaagi di dalamnya. Adalah kabel C2C ya dan ada sim ejector [musik] juga. Yes. Masih ada SIM card-nya. Beberapa negara itu ada yang enggak ada SIM card-nya. Salah satunya yang di US. Sisanya as usual cuma kayak kertas-kertas manualnya doang nih ya. Kita cek ke aksesorisnya. Rap ini yang gua penasaran banget. Nice. Wah. Oke. Jadi kurang lebih ini tuh sama kayak si cross body strap cuma yang lebih pendek aja ya. Jadi dipakai buat di [musik] arms doang. Uh. Ah. Jadi bagian ujungnya ini tuh dia ada yang ngeganjel ya. Nah ada putih-putihnya yang diangkat. Terus ini nanti masuknya ke sini gitu kayak baru dikancing klik gitu dipasangin juga sama si kayak cavlings-nya gitu. Nanti dimasukin ke dalam case-nya yang mana case-nya gua tidak beli karena case-nya itu kita masih bisa pakai case dari iPhone 17 Pro Max yang Techwoven masih ada. Kalau digabung gimana combo warnanya masih tergolong [musik] oke sih ya. Jadi kalau kalian pakai misalnya bisa digelangin kayak gini sambil teleponan gitu kan. Wah, next kita cek si cross [musik] body strapnya. Uh, yang ini baru lebih wah gitu ya, lebih tebal, lebih panjang. Nah, jadi kalau yang ini tuh dia dapatnya dua. Jadi kalau kalian mau pasang satu lagi di ujungnya itu bisa. Nah, guys, [musik] trapnya ini tuh heavy duty banget. Buat kalian yang pengen pakai buat kamera itu juga bisa ya. Ya, dan ini tinggal diadjust aja kalau kalian mau pendekin atau dipanjangin kayak disilangin gitu sih. Nah, guys. Oh, iya. Dia tuh juga pakai magnet. Nah, ya. Jadi kelihatan warna iPhone-nya gitu ya. Ini cakep sih. Tidak aku sangka gua suka kombinasinya karena waktu itu kan cosmic orange ya sama case yang coklat. Uhuh. Asik. Satu lagi. Tada. Nah. Jadi Finewoven ini materialnya memang sekarang kan udah enggak ada lagi dipakai di case-nya iPhone. Makanya sekarang pakainya tuh ini si Techwoven. Karena kemarin sempat kayak bisa dibilang durabilitasnya kurang gitu, Guys. Makanya gua penasaran, gua pengin lihat lagi. Kita tarik. Uh. Uh, yes. Jadi, Fine Woven ini tuh memang dia kayak materialnya tuh lebih halus ya. Kayak kalau digores kuku tuh kayak kadang [musik] ngeri-ngeri. Tapi yang ini kayaknya Oh, bisa dihilangin gitu sih. Mungkin ini lebih baru materialnya. Nah, di bagian belakangnya ada gambar hijau nih ya. Jadi, kita bisa tarik kalau kalian mau ambil kartu ya. Tuh, dikasih indikatornya juga. aksesorisnya Apple kalau nempel ya [musik] official ke iPhone dia kayak ada bunyinya juga. Oke, Guys. Jadi itu dia untuk unboxing aksesoris-aksesoris dari official [musik] Apple buat iPhone 18 series, ya. Next, gua pengen testing dulu beberapa dari HP ini. Mana [musik] tahu kalian juga bisa lihat, ya nanti upgrade-nya sejauh apa dibandingin sama seri-seriumnya. Oke, Guys. Udah kelar setup dan udah beberapa hari kita testing, ya. Jadi, langsung aja kita masuk ke satu hal yang pertama kali banget langsung gua noti setelah pegang ini beberapa hari adalah bobotnya yang lumayan berisi nih ya. Naiknya hampir 20 gr 17 Pro Max ya dan lumayan berasa di tangan gitu. Kayak ngingetin gua sama zaman iPhone 13 14 Pro Max yang pakai stainless steel jadi bobotnya lumayan berat gitu ya. Dan buat kalian mungkin yang masih pakai HP itu berasa cukup familiar pas pegang 17 Pro Max ini. Tapi memang bobotnya naik ini karena ada alasannya yaitu baterainya yang mana kapasitasnya itu naiknya signifikan. Kalau dicek nih, gua cek dari GSM Arena secara kapasitas itu lebih dari 10% ya untuk varian yang beredar di Indonesia dengan nano ships sini. Kalian bisa lihat ya kayak 13 Pro Max itu dari 4.000 ke 18 Pro Max sekarang 5.300 jadi naiknya 1000 mAh lebih. Nah, so far gua baru 3 harian lah kurang lebih ya. Jadi belum bisa ambil kesimpulan banget soal battery life-nya. Tapi impresi awal sih memang kerasa lebih awet gitu ya. Dan udah banyak juga sebenarnya di YouTube yang ng-review e baterainya iPhone Pro Max dicompare sama yang lain itu paling badak bahkan pas diadu sama smartphone Android flagship sekalipun. [musik] Jadi menurut gua faktor utamanya memang selain dari baterai adalah chipsetnya yang mana nanti kita bahas habis ngomongin si [musik] baterai lebih detail. Yes, walaupun baterainya gede, chargingnya juga lebih cepat. Sekarang bisa up to 60 watt dibandingin sebelumnya yang cuma 40 watt. Gua pakai charger ini dari Rapa namanya Power Zen Pro 60 wat. Kemarin gua juga bahas ini di konten sebelumnya dan ini udah kompatibel sama protocol Apple terbaru ya. PD 3.2 AVS ngecas up to 50% cuma dalam 15 menit aja. Gila ya dulu gua inget banget mesti sampai 30 menit. Jadi sekarang udah setengahnya itu super convenience. bentuknya kecil jadi gampang juga buat dibawa-bawa dan ada pendinginannya juga ya plus harganya [musik] yang cuma Rp200.000-an super affordable dengan teknologi yang sama. Nah, ini beberapa hasil test benchmark yang gua lakuin dengan beberapa iPhone yang ada di studio mulai dari iPhone 15 Pro ya sebagai baseline-nya. Highlight-nya kalau kalian lihat adalah hasil peningkatan satu generasi nih, terutama dari 17 ke 18 yang mana signifikan banget walau kalau dilihat terutama dari 16 ke 17 itu juga cukup tinggi udah naiknya. Jadi ke-18 lebih gila lagi dan ini gong banget sih dari [musik] Apple. Normalnya dari pengalaman gua ngetesin peningkatan device per generasi itu biasanya tuh satu generasi sekitar 10% lah sampai belasan gitu [musik] average-nya ya. Nah, yang ini agak gila karena naiknya dari 25% sampai 50-an% ya dari satu generasi aja gitu yang sebelumnya. Padahal naiknya juga udah tinggi. Dari sini bisa dibilang ya, kalau kalian pakai HP bertahun-tahun, mungkin secara e performance ini akan age like fine wine gitu ya. Harusnya bisa lebih panjang umurnya dari generasi sebelum-sebelumnya. Jadi, chip 820 [musik] Pro di iPhone 18 Pro Max ini gong banget sih. Next yang noticeable banget pastinya Dynamic Island ya, yang mana sekarang jadi lebih kecil dan bisa nampilin lebih banyak live activities. Jadi memang Apple menyiasatin ini dengan pindahin sensor kayak infrared-nya. ke bagian samping ujung siku kirinya gitu ya. Jadi kalau kalian tutupin sensor itu Face ID-nya enggak bisa. Nah, makanya kalau kalian pengen pasang kayak temper glass itu mesti hati-hati ya. Kalau yang matte atau yang anti spy yang pokoknya ada burem-buremnya gitu, itu bisa nutupin lubangnya dan ujung-ujungnya bikin Face ID-nya jadi enggak bisa. Jadi jangan sembarangan beli temper glass pelindung layarnya. Walaupun Apple bilang mereka enggak mau kita pakai temper glas tapi mencegah lebih baik daripada mengobati. Nah, ini gua pakainya itu adalah dari Montra anti reflective temper glass-nya mereka yang mana smooth banget juga ini bikin pantulannya jadi minim dan dipakainya juga super enak karena ujung-ujungnya tuh kayak ada 3D-nya gitu ya. Jadi smooth banget transisi dari frame ke layar. Dari body ke layer bikin kayak kita tuh enggak pakai tempered glass. Nah, satu lagi yang membedakan di iPhone 18 Pro series ini adalah selular modemnya yang mana akhirnya Apple itu sekarang pakai custom C2 cellular modem untuk versi yang di luar US. [musik] Katanya di US tuh masih campur pakai Qualcom sama pakai punya Apple. Jadi ini gua coba tes koneksinya dengan tukar SIM card gua ya. Dan ternyata ada satu perbedaan fisik lagi di SIM tray-nya. Jadi posisinya sebelumnya horizontal. sekarang itu jadi kayak lebih vertikal gitu ya, lebih lebar SIM tray-nya. Nah, hasilnya untuk pengetesannya sendiri sejujurnya enggak terlalu beda signifikan sih di jaringan 5G Telkomsel di daerah gua ini [musik] di Jakarta Barat, Tangerang ya. Cuma ada satu momen gua waktu ingat dulu di mana waktu itu teman gua Ibro Kumar dia testing iPhone 16ei [musik] yang mana dia pertama kali waktu itu pakai Apple C1 modem. Nah, itu kita tuh ketemuan di lokasi yang agak tinggi ya dan HP gua pas waktu itu adalah hilang sinyal tapi HP dia lumayan full sinyalnya. [musik] So, yes, mungkin ada benarnya juga kalau pada bilang ada satu brand yang sinyalnya lebih bagus dari brand lain itu memang faktor di selular modemnya. Dan Apple kelihatan udah improve nih dengan modem mereka sendiri. Dan sisanya dari segi physic sih kurang lebih sama. Makanya case dari iPhone 17 Pro Max itu rata-rata bisa dipakaiin di 18 Pro Max. Nah, ini salah satu case favorit gua pas pakai iPhone 17 Pro Max juga dari Montra ya. Ini pakai material kulit leather yang sekarang tuh memang Apple udah enggak bikin lagi. Jadi feels nice to the touch. Ada fitur TMC ya, thermal chip monitoring. Jadi kalian tahu kalau HP-nya tuh lagi panas ya, biar dia gak overheat lah. [musik] Support-nya juga make safe-nya oke. Ada kamera control juga dan tombolnya semuanya metal ya, jadi clicky banget. [musik] Dan pilihan warna juga sekarang banyak buat nyesuain. Yang bergundi juga udah ready. Lanjut ke bagian kamera. Nah, ini juga yang bisa dibilang jadi gong utamanya Apple di keynote kemarin, yaitu fitur variable aperture. Secara teknologi sebenarnya fitur aperture ini tuh udah dipakai sama waktu itu dari tahun 2018 ya di S9 mereka dan dibawa juga ke generasi berikutnya di S10 walaupun akhirnya di S20, S20 itu dihilangin ya pas ya tahun berikutnya. Nah, di iPhone 18 Pro Max setelah gua testing memang ada sedikit experience baru juga yang ngebedain dibandingin sebelumnya. Mulai dari aplikasi kamera yang sekarang lebih ada kontrol manual ya atau pro control bahasanya Apple kayak misalnya shutter speed, exposure, focus mode, dan pastinya si lens aperture tadi ya. Di iPhone 17 Pro Max ini enggak ada semua. Harusnya kalau dari segi control sih iPhone 1 Pro Max juga bisa ya karena hardware-nya juga udah capable. Paling enggak ada harusnya sih lens aperture-nya aja. Tapi sayangnya gitu, Apple masih kayak di [musik] ya ini enggak ada di 17 Pro Max gitu ya. Dari segi hasil sendiri gua compare ya ke iPhone 17 Pro Max secara hasil jepretan. Ternyata ada satu aspek yang lumayan beda yaitu di white balance-nya. Di iPhone 18 Pro Max kayak lebih netral sekarang ya, enggak swarm sebelumnya. yang mana itu jadi komplain gua kalau gua foto terutama indoor kayak gua mesti cari white balance yang pas, gua mesti lock dulu baru gua foto biar enggak terlalu kuning. Nah, variable aperture-nya sendiri ini memang lebih kepakai di kondisi yang ada lampu-lampu gini ya karena bikin hasilnya kayak ada star filter gitu. Jadi kalian mesti set aperture-nya ke F1,8 ya dan seterusnya bukan di F1,4 yang bukaan paling lebarnya. Baru kalian bisa lihat nih ya pergerakannya ya. Gua ada screen record-nya gitu kayak variable aperture-nya ketika diganti kayak ada yang muter gitu. Sama kayak tadi kalian lihat pas si [musik] variable aperture-nya diganti-ganti dia ada penutup di bagian belakangnya gitu. Sini ngapain di situ? sini. Bye. Bye. Adun. Ini kita testing kamera depan di posisi low lights. White balance-nya beda banget. iPhone 17 Pro Max 17 Pro itu masih warm. Ricin lebih neutral ya warnanya ya. Ini mungkin karena perpindahan sensor juga. Cuma gimana menurut kalian? Mana yang lebih oke? Coba. Oke, dari segi video sendiri sebenarnya enggak terlalu ada perbedaan ya. Balik lagi ya dari segi resolusi semua kurang lebih sama. Paling bedanya tadi karena ada variabel aperture ya. Kalian lihat tuh ya kalau kita mengarah ke matahari ya ini beda ya bentuk daripada mataharinya kayak ada filternya tadi gua bilang. Dan kalau di iPhone 18 Pro Max kalian bisa lihat nih gua coba screen recordnya di posisi landscape untuk perbandingan ketika kita atur si aperture-nya ya. Jadi lumayan banyak perbedaan dan ya sisanya sih kurang lebih sama gitu paling warna aja nih ya. Balik lagi yang kayak gua bilang white balance agak lebih netral berasanya di 18x. Balik lagi itu juga software mungkin bisa diadjust-just dikit tapi di 17 Max kalian bisa lihat lebih warm ya. Dan ini waktu gua rekam juga yang gua notice adalah layar 17 Pro Max itu sedikit lebih cepat ngeredup. 18 Pro Max masih stabil dari segi kecerahan ee layarnya gitu. Oke, lagi paling lari. Kalau mau lari kita kestabilan ya. Tuh, sama aja sih kelihatannya. Oke, kalau untuk zoom kita coba ke 4X. Oke. Nah, kurang lebih kayak gini ya. kestabilannya juga dan agak berangin sih nih tangan gua agak tremor pegang 2 HP dan 17 Pro Max semakin meredup semakin lama jadi ya kurang lebih langsung keenotice perbedaannya di situ juga sambil pas ngerekam video karena rekam video biasanya pasti panas. Sip. [musik] Oke, Guys. Jadi, segitu dulu buat iPhone 18 Pro Max ini, ya. Overall, it's a noticeable improvement kalau dibandingin sama 17 Pro Max, terutama dari sektor performance-nya, [musik] ya. Apalagi kalau dibandingin sama yang generasi kayak 13, 14, 15, 16. [musik] Cuma memang in this economy ya to justify harga R jutaan mesti jelas ya reason-nya ya. Nah, banyak dari kalian pasti nanya gimana kalau dibandingin sama 17 Pro atau Pro Max ya. Nah, secara harga memang pas gua cek di e-commerce sekarang itu bedanya di 20% untuk yang Pro dan 30% untuk yang Pro Max. [musik] Jadi bedanya masih ya bisa di sekitaran 3 4 5 6 sampai Rp8 juta. Tapi memang kalau kalian bisa maksimalin promo pre-order [musik] itu bisa ada potongan cicilan ya sampai tiga kali kalau enggak salah. Itu mungkin harganya akan paling beda sekitar 1015%. Jadi make sure kalian do your own research aja biar dapat promo terbaik yang bikin [musik] harganya jadi lebih worth it. Nah, next. Sebasin sendiri masih ada konten buat iPhone 18 Pro ya. Gua sendiri penasaran sama 18 Pro karena dia lebih kecil dan gua pengen coba turun ke yang ukuran lebih kecil ya biar enggak perlu berat-beratan banget. Jadi subscribe [musik] kalau belum dan stay tune. Thank you so much guys for watching. Nama gua Mafin. I'll see you guys on the next video. Coah. Tapi glacier [musik] cakep banget sih. Tapi penasaran juga sama yang lain gitu kan. Jadi ya udahlah.
Video Lainnya
Pasar ponsel bekas sering kali menyimpan permata tersembunyi yang menawarkan rasio harga dan performa luar biasa. Penasaran lini flagship lama mana yang masih...

















