Ternyata Masuk Akal?!? Samsung Galaxy A27 (YouTube Video)
Samsung Seri A belum pernah seheboh ini. Galaxy A27 rilis di harga 5,3 juta kurang 1000 untuk varian 6128 dan juga 6,3 juta kurang 1000 untuk varian 8256. Ngerti? Beberapa orang menjeplakkan kata-kata badut, lawak, dan segala macamnya. Sebenarnya sih e more than the di ya untuk handphone yang satu ini, tapi memang limitasinya hadir. Yuk, kita obrolin Samsung Galaxy A27 setelah dipakai lebih lama. Bismillah. Alhamdulillahirabbil alamin. Wassalatu wasalam ala rasulillah. Barengan sama Nobo dan Samsung Galaxy A27 ini udah bisa gua sekarang cerita lebih banyak dimulai dari experience unboxing-nya. Rasa boknya sendiri ini emang bukan yang paling mewah, bukan yang paling mahal seri A tapi ee terasa kayak cut-nya. Bedalah sama Box A57 dan juga box A37. Yang ini terkesan lebih murah. ya mungkin kepangkas sama harga chipset dan juga RAM dan juga storage. Ngerti? Ini bukan bagian yang paling penting, tapi coba tulis kolom komentar deh kalian termasuk orang yang suka perhatin packaging juga enggak? Karena kalau iya mungkin yang ini agak-agak gimana gitu. Tentu untuk kelengkapan dalam sendiri seperti biasa ya Samsung ini kan comply dengan Eropa jadi enggak ada chargeran. Hanya ada kabel type C dan juga panduan penggunaan plus handphone-nya itu sendiri. Untuk masalah fisik sendiri, upgrade-annya gua suka. Hadirnya di kamera bump ada aksen yang ngebikin desain handphone ini jadi seperti lebih mahal ya. Hadir dengan tiga warna, ada biru, ada hitam, dan juga ada warna pink. Em, mata gue itu langsung tertuju sama yang warna pink untuk alasan yang sangat simpel, lebih gampang di-shoot ya dan [tertawa] juga terlihat lebih nongol terutama untuk di bagian kamera buff-nya dengan list warna pink di sekitarannya. Akan gua akui kalau kita lihat lebih jauh desainnya masih sama hadir dengan key island. Di bawah ada speaker type C, ada mic dan juga sim card-nya. Letaknya masih sama di posisi sebelah kiri. Untuk [berdehem] carryay-nya dia ini hadir dengan model hybrid. Jadi bisa naruh SIM card dan juga bisa naruh micr SD. Ingat buat yang pengin naruh micro SD di sini bukan untuk nyimpan aplikasi tapi untuk nyimpan data-data seperti foto, video dan segala macamnya. aplikasi tetap kesimpannya di dalam handphone dan catat jangan asal beli micr SD harus yang asli. Kalau enggak nanti akan bermasalah dengan proses penulisan data di micr SD-nya. Ke bagian atas itu hanya ada mic aja. Dan di bagian depan ini mungkin yang jadi heronya Samsung Galaxy A27 tahun ini yaitu layarnya ya. layarnya udah menggunakan mode punch hole atau infinity O, tidak lagi menggunakan drop notch seperti tahun-tahun sebelumnya, tapi emang datang dengan konsekuensi lagi-lagi ya kalau kita perhatiin sebelah-sebelahan antara handphone tahun lalu A26 dan juga A27 tahun ini untuk bezel bagian pinggir kiri kanannya yang [mendengus] ini jadi terlihat lebih tebal. Good news-nya untuk bagian dagu dia memang sudah menipis. Spesifikasinya sendiri, Samsung Galaxy A27 ini untuk layarnya tetap menggunakan Super AMOLED, FHD Plus untuk resolusinya dan refresh rate di 120 Hz. Tapi di sini hadir lagi catatan ya untuk Samsung Galaxy A27. Dia ini walaupun udah menggunakan panel Super AMOLED tidak hadir dengan yang namanya always on display dan untuk fingerprint sensornya itu dimount di tombol power bukan di bagian layar. Nah, proses tebang pilih spesifikasi dan juga fitur baik itu software dan juga hardware dari Samsung Galaxy A27 itu juga terasa begitu kita menggunakan layarnya untuk multimediaan. Jangan salah, secara pewarnaan udah oke. Menggunakan mode natural itu udah enak banget buat nonton-nonton, streaming film atau mungkin YouTube. Tapi memang untuk faktor suara dia masih menggunakan single speaker belum stereo. Karakter suaranya untungnya laut dan juga bagus untuk single speaker. Tapi tetap aja mungkin berharapnya hadir dengan stereo speaker ya, terutama untuk faktor harganya yang emang sekarang hitungannya udah menyentuh kepala lima. Dari sisi performa ini menarik sebenarnya karena Samsung Galaxy A27 kena tekanan dari kiri kanan. Harga RAM naik, storage naik, chipsetnya yang dipakai juga keluarannya Snapdragon. Kita ngelihat kiri kanan rilisan R5 jutaan banyak bermain dengan Mediatek dan juga Uni SOC atau unisock. Enggak berhenti di sana. Ada fitur-fitur yang memang spesialnya Samsung, tapi itu juga menekan harga dari Samsung Galaxy A27, yaitu seperti awesome intelligence, update OS en kalinya, dan juga update security 6 tahunnya. Itu semuanya bukan fitur-fitur gratis. Itu fitur-fitur yang sebenarnya kita bayar tapi memang langsung di depan. Makanya enggak berasa harga handphone ini merayap naiknya itu lumayan. Sebelum kita mengarah ke software, kita ngarahin ke yang hardware dulu deh. Internally dia udah menggunakan Snapdragon 6 Genry berpadu dengan RAM LPDDR 5X 6 atau 8 GB dan juga untuk storage-nya udah menggunakan UFS. Ada yang berpegangan dengan JSM Arena katanya 3.1. Kalau gue megang omongannya orang Samsung dikasih tahu ini adalah 2.2 untuk UFS-nya. Untuk besaran storage-nya sendiri ada yang 128 dan juga ada yang 256. Nah, perpaduan ketiga kondisi ini berpadu dengan Onei 8.5 itu bisa menghasilkan skorutu yang sebenarnya udah oke dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Ada peningkatan itu 15% lah. Sementara untuk Geekbench 6-nya ini menyentuh angka 1.000 untuk single core dan juga 3.000 untuk multiore core-nya. Untuk open CL-nya bermain di angka 2.200-an, fullcnya di 3.700-an. Dan yang menarik sebenarnya untuk gue itu hadir di Whel Stress Test. punya stabilitas 99,7%. Langsung dong pengin kita terjemahinnya ke mana? Iya ke masalah gaming. Ada dua game yang biasa gue coba dan belum berubah untuk kali ini. Masih di CODM dan juga MLBB. Jujur aja rasa-rasanya sih pas lagi main enggak terasa kayak ada frame drop yang gimana-gimana, masih oke-oke aja. Dan pas gua coba cek data frame by frame-nya menggunakan aplikasi scene, di sini bisa kelihatan kalau emang rata-rata atau average FPS dari kedua game itu lumayan bermain di 88 atau di 89 FPS tergantung game-nya dengan maksimal FPS-nya itu bisa menyentuh 90 FPS. Jadi overall dari sisi gaming ini Fels-nya masih oke. Untuk layarnya juga gua tidak menemukan masalah, enggak ada ghost touch apa-apa. Gua sempat tes pakai screen test, jatuhnya aman dan kalau diterjemahin untuk pas lagi main game juga jatuhnya feels good aja. Kalau untuk main game yang lagi-lagi menjadi catatan adalah rasa audio yang keluar. benar loud dan juga benar secara suara oke, tapi memang mono ya, tidak stereo. Kalau kita berpindah sekarang ke bagian edit-edit video menggunakan handphone ini, e, gua sempat nyoba mindahin data dari kamera 4K 10 bit 422 60 fps. Terlalu berat untuk handphone ini. Akhirnya kita coba menjalankan file yang direkam langsung pakai Samsung Galaxy A27. Videonya ini [mendengus] berjalan dengan sangat aman, tidak ada masalah apa-apa. Yang dicatatan adalah untuk file 4K 30 fps ini kita coba lebih dari dua layer dan layer yang satu lagi itu diambil menggunakan Samsung Galaxy S26 Ultra. Ternyata handphone ini emang mengalami beban yang terlalu banyak. Jadi kalau misalkan emang pengin ngedit menggunakan handphone ini, e perekamannya sangat-sangat gua sarankan di 10, 80, 60 fps jika ingin menggunakan lebih dari satu layer di timeline editing-nya. Tapi kalau misalnya hanya ingin bermain satu layer aja, satu stream, itu masih bisa aman pakai di 4G30. Jadi ya harus mindful dengan pengambilan konten menggunakan Samsung Galaxy A27. Nah, ngomongin soal ngambil konten menggunakan Samsung Galaxy A27, ada satu mode yang gua temukan dan gua tertarik itu hadir di sini adalah mode pro video dan juga mode pro foto. Tapi memang mode pro-nya itu hanya bisa digunakan untuk di main kameranya aja. Dan seperti Samsung Galaxy A series lainnya, Samsung Galaxy A27 ini juga udah bisa ngerekam hasil video itu direct langsung ke exernal SSD atau ke external storage. Ini dia beberapa hasil foto dan juga video yang bisa gua kasih lihat. Emm, kalau misalnya dalam satu buah kondisi yang mendukung ada strike cahaya yang emang luar biasa terang dan ini menarik untuk diambil gambar, kita bisalah melukis dengan cakep menggunakan handphone yang satu ini. Tapi kalau kita foto-foto general aja, lighting-nya lagi enggak oke, ya hasil fotonya juga jatuhnya medioker. Teknik pengambilan foto juga penting nih untuk bisa ngedapetin hasil yang oke menggunakan Samsung Galaxy A27. Tapi in general, it's usable. Oke, jadi sekarang kita lagi coba ngerekam ini menggunakan Samsung Galaxy A27. And for a very specific reason, ini direkam menggunakan mode Pro video. Terus juga direkamnya menggunakan eh 4K. Tujuannya pengin tahu nanti kalau file ini kita edit itu di aplikasi edits, pengulangannya edit di aplikasi edits apa? Ini mencoba menggunakan kaidah-kaidah yang tepat gitu ya dari sisi ee apa namanya? perekaman video dan segala macam. Tapi memang suara ini sengaja direct menggunakan audio yang dimiliki oleh Samsung Galaxy A27. Ini enggak lagi dicoba pakai e wireless mic dan segala macamnya. Kurang lebih akhirnya suaranya seperti ini. Jadi silakan dinilai aja hasil perekaman suaranya gimana. Ini menggunakan main kamera, kamera belakang karena menggunakan mode Pro. Jadi di A27 itu terbatas hanya di situ aja. Tapi alhamdulillahnya tetap masih hadir ya. So, here we go. Oh, untuk settingan kameranya sendiri memang dia ini berubah ya sekarang itu hadir di 50 megapel main kamera, 5 megapel ultrawide angle, 2 megapel makro kamera, dan juga 12 megap untuk front cam-nya. Untuk baterainya sendiri, Samsung Galaxy A27 ini masih menggunakan setup 5000 mAh untuk daya baterainya dan juga 25 watt untuk charging speed-nya. Dan standar 25 watt super fast chargingnya Samsung ini kalau nge-charge handphone dengan daya 5000 mAh itu memakan waktu lebih dari 1 jam 20 menit. Sementara untuk daya penggunaannya sendiri be mindful ini baru di hari ketiga. Jadi belum set in banget secara penggunaan dayanya tapi hitungannya masih oke lah ya. Untuk Call of Duty Mobile 15 menit pengurangan daya di 4%. Untuk MLB 15 menit pengurangan daya di 5%. TikTok 30 menit full brightness, pengurangan dayanya 3%. Dan untuk YouTubean 30 menit full brightness, pengurangan dayanya di 4%. Sementara yang cukup bikin gua kagum itu adalah daya tahan penggunaan hariannya. Per hari ini gua udah pakai lebih dari 12 jam dan ternyata sisa dayanya itu masih ada 46% dengan total screen on time itu ada di 3 jam 50 menit dan screen off time-nya di 8 jam 51 menit. Untuk penggunaannya ini lagi banyak di aplikasi streaming ya. Kalau misalkan digunakannya mungkin lebih digas untuk editing dan juga untuk digas di kamera, penggunaan daya baterainya sangat mungkin akan lebih banyak lagi. Nah, terakhir gua pengin ngebahas tentang e fitur software-nya Samsung. Hal yang emang diunggulkan dan juga bisa dibilang menjadi pressure membuat Samsung harus naikin harga dari Samsung Galaxy A27. Itu yang pertama adalah update OS 6 kali. Terus juga security update selama 6 tahun. Awesome intelligence sekarang hadir dengan voice transcript dan enggak ketinggalan karena ini adalah One UI 8.5. Tentu Bixby udah versi yang baru, Perplex City juga udah hadir di sini. Dan satu hal yang mungkin ini jarang diomongin, sempat gua omongin dulu awal-awal tapi sekarang udah tidak terlalu sering. Itu adalah masalah e split screen atau multi windows. Kita kalau masuk ke bagian setting, masuk ke bagian advance features dan juga labs, kita bisa ngelihat di sana ada fitur-fitur tambahan yang sangat mungkin kita gunakan di handphone ini. Dan kalau kali ini di A27 itu hadirnya adalah multi Windows for all apps. Semisal kalian lagi buka IG yang di mana nature-nya untuk IG itu adalah tidak bisa multi atau split screen. Swipe dari bawah menggunakan dua jari kemudian pilih apa yang akan menjadi aplikasi keduanya kalian. Semisal I don't know Gmail misalnya pengen scrolling sambil ngelihat email. Dan itu dia sedikit fitur software dari Samsung Galaxy A27 yang mungkin kalau kalian tertarik dengan tips and trik seperti ini, tulis aja kalian di kolom komentar. Mungkin nanti akan gua buatin versi lebih pendeknya. Jadi bisa dibikin seri tersendiri lah. Nah, pada akhirnya gua paham kalau kalian itu udah punya label atau persepsi tersendiri untuk Samsung Galaxy A27. Ngerti gua ngerti banget. Tapi yet at the same time penting juga buat kita ngelihat ee ke kiri dan juga ke kanan. Di saat yang lain itu mencoba menekan mulai dari RAM, storage, bahkan juga chipset eh membesarkan baterai untuk bisa meng-counternya. Samsung tetap mencoba hadir dengan fasilitas yang biasa mereka berikan. Tapi memang akhirnya cost-nya adalah fakta bahwa harganya harus naik. Good news-nya kita ngerti ada yang namanya marketplace di luar sana. Dan per hari ini gua tadi coba iseng-iseng ngecek. Dan untuk yang varian 8256 sudah menyentuh harga R5 jutaan. Tentu ini adalah harga coret. Tapi ya kalau kalian tertarik, sok monggo silakan cek-cek aja linknya gua coba taruh di bawah. And in the meantime, itu dia pendapat gua tentang Paham? Gua paham banget konsernya kalian. Lihat at the same time gua ngerti kenapa Samsung harus naikin harga. Jadilah akhirnya gua keinjak-injakan dari ini begini, dari itu begitu. [tertawa] Tapi kalau kalian sendiri gimana menanggapi Samsung Galaxy A 27? Tulis kolom komentar. Ayo kita ngobrol. Buat sekarang Tafin bunuh diri. Asalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. by

















